Abstrak
Pulau Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar yang ada di Indonesia dan memiliki pulau-pulau kecil salah satunya adalah pulau Derawan. Pulau derawan dikenal juga sebagai daerah episenter kehidupan laut yang memiliki keragaman biota laut salah satunya adalah bulu babi. Bulu babi dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan obat-obatan yang berkhasiat, selain itu gonad bulu babi memiliki kandungan omega 3. Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi pengukuran morfometrik, memperoleh rendemen ekstrak kasar menggunakan larutan metanol, etil asetat, dan n-heksana, menganalisis aktivitas antioksidan dan antibakteri dari gonad bulu babi, dan memperoleh senyawa bioaktif dan nilai toksisitas dari ekstrak gonad bulu. Penelitian diawali dengan pengujian morfometrik yang meliputi pengukuran panjang, diameter, berat daging, dan berat cangkang dengan hasil morfometrik didapatkan panjang total 6,48 cm, diameter 4,99 cm, berat total 51,90 gram, berat gonad 4,33 gram, berat cangkang kosong 33,63 gram, dan rendemen gonad 4,32%. gonad bulu babi diekstrak melalui proses maserasi dengan 3 pelarut. Hasil rendemen ekstrak didapatkan metanol sebanyak 2,41%, etil asetat sebanyak 0,85%, dan n-heksana sebanyak 0.28%. uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1 Diphenyl-2-Pikrylhydrazyl) hasil yang didapatkan nilai IC50 dengan ekstrak metanol 2,14 µg/mL, etil asetat 2,59 µg/mL, n-heksana 1,83 µg/mL, asam askorbat 1,55 µg/mL. Uji aktivitas antibakteri menggunakan bakteri E. coli, dan S.aereus hasil yang didapatkan dari ketiga ekstrak metanol, atil asetat, n-heksana mendapatkan hasil yang sama yakni 6,00 mm dengan gram positif dan gram mendapatkan hasil bakteri E.coli 24,69 mm dan bakteri S.aereus 25,31 mm untuk gram negative mendapatkan hasil yang sama yakni 6,00 mm sehingga tidak memiliki aktivitas antibakteri. Dan uji toksisitas menggunakan metode BSLT mendapatkan hasil metanol 171,56 µg/mL, etil asetat 159,84 µg/mL, n-heksana 354,10 µg/mL. Pengujian fitokimia ekstrak gonad bulu babimenggunakan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, fenol, steroid mendapatkan hasil yang kuat.