Abstrak
Cooling Water Pump (CWP) merupakan komponen penting dalam sistem pendingin mesin JMS-620 yang berfungsi menjaga stabilitas temperatur operasi. Penurunan performa pompa dapat mengganggu proses pendinginan dan berdampak pada keandalan mesin. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa aktual pompa dengan membandingkan data operasional di lapangan terhadap spesifikasi desain. Analisis dilakukan melalui perhitungan debit aliran, head total, daya hidrolik, efisiensi pompa, kerugian gesek, serta evaluasi NPSH untuk memastikan tidak terjadi kavitasi. Data diperoleh melalui pengukuran tekanan masuk dan keluar, debit aliran, karakteristik pipa, serta parameter fisik fluida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit aktual sebesar 90,66 m³/h masih sesuai dengan debit desain 90 m³/h. Namun demikian, nilai head total aktual hanya mencapai 20,75 m, jauh lebih rendah dari nilai desain 48,70 m. Daya hidrolik turun menjadi 5,023 kW dari 11 kW, sedangkan efisiensi aktual hanya mencapai 45,66%, lebih rendah dari efisiensi desain sebesar 61,3%. Penurunan performa ini terutama disebabkan oleh keausan impeller, peningkatan kerugian gesek pada pipa, serta potensi penurunan putaran motor. Analisis NPSH menunjukkan bahwa nilai NPSHa masih lebih besar dari NPSHr, sehingga kavitasi tidak terjadi. Secara keseluruhan, kinerja CWP berada di bawah standar desain dan memerlukan tindakan pemeliharaan untuk mengembalikan performanya. Kata kunci : Cooling Water Pump (CWP), performa pompa, head total, efisiensi pompa, NPSH, mesin JMS-620.