Abstrak
Pencemaran makrodebris di sungai menjadi permasalahan lingkungan yang dapat menurunkan kualitas perairan serta berkontribusi terhadap pencemaran wilayah pesisir dan laut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis dan menganalisis kepadatan makrodebris pada lima sungai di Kota Tarakan, yaitu Sungai Bandara, Sungai Karang Anyar, Sungai Selumit, Sungai Sebengkok, dan Sungai Pamusian. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan jaring berukuran 10m2 yang dipasang melintang aliran sungai. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan pada setiap lokasi dengan interval 24 jam. Parameter yang diamati meliputi jenis, jumlah, komposisi, serta kepadatan makrodebris berdasarkan jumlah dan berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 21 jenis makrodebris yang dikelompokkan ke dalam tujuh kategori, yaitu plastik, logam, kaca, kayu, kain, karet, dan kertas/kardus. Plastik merupakan kategori yang paling dominan dengan persentase sebesar 87%. Kepadatan jumlah tertinggi ditemukan di Sungai Bandara sebesar 13 item/m², sedangkan kepadatan berat tertinggi ditemukan di Sungai Pamusian sebesar 320,8 gram/m². Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat di sekitar bantaran sungai berkontribusi terhadap keberadaan makrodebris sehingga diperlukan pengelolaan sampah yang lebih efektif untuk mengurangi pencemaran perairan.