Abstrak
Latar Belakang: Nyeri punggung pasca persalinan sering dialami ibu nifas dan dapat mengganggu aktivitas serta pemberian ASI. Penanganan farmakologis memiliki keterbatasan, terutama pada ibu menyusui. Effleurage massage merupakan terapi komplementer yang aman, efektif, dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan melalui effleurage massage untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu nifas di Puskesmas Tanjung Lapang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus asuhan kebidana pada masa nifas dengan pemberian effleurage massage untuk mengurangi nyeri punggung pasca persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada satu ibu nifas hari ke-3 pasca persalinan normal yang mengalami nyeri punggung. Intervensi yang diberikan berupa effleurage massage sebagai terapi komplementer. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, serta pengisian format SOAP dan skala nyeri NRS. Evaluasi dilakukan sebelum, selama, dan setelah intervensi untuk menilai efektivitas terapi dalam menurunkan intensitas nyeri. Jika perlu disesuaikan dengan batas karakter atau kata abstrak Anda, beri tahu saja. Hasil: Setelah intervensi effleurage massage selama 3 hari (6 sesi), terjadi penurunan intensitas nyeri punggung dari skala NRS 6 menjadi 0. Penurunan nyeri berlangsung progresif: hari ke-1 (67%), hari ke-2 (83%), hingga eliminasi total pada hari ke-3. Disertai perbaikan postur, peningkatan range of motion, kualitas tidur, serta kenyamanan dalam menyusui dan merawat bayi. Tidak ditemukan efek samping, dan kepatuhan terapi mencapai 100%. Kesimpulan: Effleurage massage efektif dan aman sebagai terapi komplementer untuk nyeri punggung pasca persalinan, serta layak diterapkan di pelayanan kebidanan. Kata Kunci: asuhan kebidanan, terapi komplementer, effleurage massage, nyeri punggung, masa nifas.