Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2025Versi 1

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN BERKELUARGA DENGAN KESIAPAN DIRI REMAJA UNTUK MENIKAH DI SMKN 2 KOTA TARAKAN

•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Masa remaja merupakan masa kritis dalam kehidupan, peran remaja sebagai bagian dari usia produktif untuk pembangunan berkelanjutan yang bertujuan menghapus semua praktik berbahaya termasuk perkawinan anak. Di Kota Tarakan angka remaja yang melahirkan di usia 15-19 tahun masih tinggi, disertai 27 kasus pernikahan usia dini, dan sebanyak 1.857 kasus perceraian terjadi di Kota Tarakan terjadi sepanjang tahun 2021-2023. Hal ini menunjukkan kurangnya pengetahuan dan kesiapan sebelum menjalani kehidupan berkeluarga dan menghadapi pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan berkeluarga dengan kesiapan diri remaja untuk menikah di SMKN 2 Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Sampel berjumlah 93 siswa-siswi SMKN 2 Kota Tarakan yang diambil dengan proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner tingkat pengetahuan berkeluarga dan kesiapan menikah. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi square. Hasil uji menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan berkeluarga dengan kesiapan diri remaja untuk menikah di SMKN 2 Kota Tarakan dengan nilai p-value = 0,004 (p value 0,05). Hasil penelitian menunjukkan remaja di SMKN 2 Kota Tarakan memiliki tingkat pengetahuan baik tentang kehidupan berkeluarga, namun untuk kesiapan menikah terdapat sedikit perbedaan. Kesimpulan dari hasil menunjukkan semakin baik tingkat pengetahuan berkeluarga, semakin baik kesiapan yang dimiliki remaja untuk menikah.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN BERKELUARGA DENGAN KESIAPAN DIRI REMAJA UNTUK MENIKAH DI SMKN 2 KOTA TARAKAN2025 · oai:ais:library-item:32044