Abstrak
Pertumbuhan ritel modern berjejaring di kota tarakan membawa dampak negatif bagi warung tradisional, persaingan yang mempengaruhi modal, biaya, jam kerja dan pendapatan. Fenomena dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh pendapatan pedagang warung tradisional di kota tarakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode analisis regresi berganda. data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. populasi penelitian adalah pedagang warung tradisional dan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah keseluruhan populasi sebesar 92 responden dengan teknik simple random sampling. Variabel independen yang diteliti meliputi modal (X1), biaya (X2), jam kerja (X3) sedangkan variabel depenten adalah pendapatan (Y). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa jam kerja (X3) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang warung tradisional di Kota Tarakan. sedangkan, modal (X1), biaya (X2) tidak berpengaruh terhadap pendapatan. Modal, biaya, jam kerja secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Nilai koefisien determinasi (R2) 0,086 menunjukkan bahwa 8,6%. Sedangkan sisanya dipengaruhi yakni 91,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar penelitian.