Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengangguran dan pertumbuhan ekonomi terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Kalimantan Utara, khususnya pada aspek pendidikan (diukur dari indeks gabungan Rata-rata Lama Sekolah/RLS dan Harapan Lama Sekolah/HLS) dan kesehatan (diwakili Angka Harapan Hidup/AHH). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara periode 2014–2024, serta melalui Uji asumsi klasik dipenuhi sebelum analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara parsial, pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas SDM baik pada aspek pendidikan maupun kesehatan; (2) Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan pada kedua aspek; (3) Secara simultan, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap kualitas pendidikan dan kesehatan, dengan pengangguran sebagai variabel dominan. Implikasi penelitian menyoroti pentingnya: (1) Reformasi kebijakan ketenagakerjaan untuk mengurangi pengangguran terdidik; (2) Optimalisasi alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan sesuai standar internasional; (3) Pemerataan layanan dasar guna memutus hubungan negatif pengangguran-SDM. Pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya alam terbukti gagal meningkatkan kualitas SDM tanpa kebijakan inklusif.