Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya motivasi intrinsik siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) pada kelas III-A SDN 029 Juata Sesanip Tarakan. Latar belakang penelitian ini muncul dari fenomena rendahnya minat, perhatian, serta keterlibatan siswa dalam kegiatan PJOK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskripsi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III-A berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi angket motivasi intrinsik, wawancara, dan observasi. Data dianalisis dengan persentase, kemudian diperkuat dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator kesehatan, 2 siswa (7%) berada pada kategori rendah, 16 siswa (57%) kategori sedang, dan 10 siswa (36%) kategori tinggi. Pada indikator perhatian, 5 siswa (18%) berada pada kategori rendah, 20 siswa (71%) kategori sedang, dan 3 siswa (11%) kategori tinggi. Pada indikator minat, 4 siswa (14%) berada pada kategori rendah, 15 siswa (54%) kategori sedang, dan 9 siswa (32%) kategori tinggi. Pada indikator bakat, 4 siswa (14%) berada pada kategori rendah, 15 siswa (54%) kategori sedang, 9 siswa (32%) kateegori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori sedang, namun masih terdapat persentase cukup besar pada kategori rendah, khususnya pada indikator perhatian. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi intrinsik siswa dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, perhatian, minat dan bakat yang belum optimal. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan strategi pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan