Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis media cangkok terhadap pertumbuhan akar tanaman mangga madu (Mangifera indica L.). Teknik cangkok merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang memungkinkan tanaman memiliki sifat yang sama dengan induknya serta lebih cepat berbuah dibandingkan dengan metode generatif. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan, yaitu P0 (tanah), P1 (tanah + serbuk kayu), P2 (tanah + arang sekam), dan P3 (tanah + cocopeat), masing-masing diulang enam kali. Pengamatan dilakukan pada parameter panjang akar, jumlah akar, jumlah tunas, dan persentase keberhasilan cangkok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media cangkok berpengaruh terhadap pertumbuhan akar tanaman mangga madu (Mangifera indica L.). Media arang sekam (P2) memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan panjang dan jumlah akar serta jumlah tunas dibandingkan perlakuan lainnya. Persentase keberhasilan cangkok mencapai 100% untuk semua perlakuan. Media arang sekam terbukti dapat mempertahankan kelembapan serta menyediakan aerasi yang baik, sehingga mendukung perkembangan akar secara optimal. Sementara itu, media cocpeat dan serbuk kayu juga memberikan hasil cukup baik tetapi tidak seoptimal arang sekam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referansi dalam perbanyakan vegetatif tanaman mangga madu (Mangifera indica L.) menggunakan teknik cangkok dengan media yang optimal.