Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi Work-Life Balance, Hybrid Work Motivation, dan dominasi Impression Management dalam komunikasi digital KAP PwC Indonesia pada platform LinkedIn periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratori dengan metode qualitative content analysis terhadap jejak digital organisasi berupa unggahan LinkedIn yang dipublikasikan secara resmi oleh KAP PwC Indonesia. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan memilih konten yang secara eksplisit membahas Work-Life Balance dan motivasi kerja hybrid. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis-interpretif untuk memahami bagaimana organisasi membangun makna dan representasi budaya kerja profesional melalui komunikasi digital strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi Work-Life Balance dikonstruksi melalui narasi fleksibilitas kerja, manajemen batas digital, dan dukungan organisasi terhadap wellbeing sebagai strategi mempertahankan keberlanjutan performa profesional auditor. Hybrid Work Motivation direpresentasikan melalui pemenuhan kebutuhan psikologis dasar berdasarkan Self-Determination Theory, yaitu autonomy, competence, dan relatedness, yang dibangun melalui narasi fleksibilitas kerja, pengembangan kompetensi, dan konektivitas sosial dalam sistem kerja hybrid. Selain itu, Impression Management berperan sebagai kerangka utama dalam membingkai representasi organisasi melalui strategi self-promotion, ingratiation, dan exemplification untuk membangun citra sebagai employer of choice yang modern, human-centered, dan adaptif terhadap transformasi kerja digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi LinkedIn tidak hanya berfungsi sebagai media informasi korporat, tetapi juga sebagai praktik strategis dalam membentuk persepsi publik terhadap budaya kerja auditor di era digital. Dengan demikian, jejak digital organisasi menjadi sarana konstruksi realitas profesional yang merepresentasikan identitas institusional dan legitimasi organisasi dalam ekosistem kerja global berbasis platform digital.