Abstrak
Kesejahteraan spiritual merupakan aspek penting pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis karena dapat membantu pasien dalam menghadapi kondisi penyakit kronis dan meningkatkan kemampuan adaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteraan spiritual pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Jusuf SK Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 205 pasien. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Spiritual Well-Being Scale (SWBS) versi bahasa Indonesia yang terdiri dari 20 item pertanyaan. Karakteristik responden didominasi usia dewasa, berjenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir SMA, lama menjalani hemodialisis ≥12 bulan, serta frekuensi hemodialisis 2 kali per minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien HD memiliki kesejahteraan spiritual tinggi sebanyak 58,5%, kategori sedang sebanyak 39,5%, dan kategori rendah sebanyak 2,0%. Kesejahteraan spiritual yang tinggi diharapkan dapat membantu pasien dalam meningkatkan kemampuan koping dan kualitas hidup selama menjalani terapi hemodialisis.