Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Tarakan ditinjau dari self confidence. Kemampuan koneksi matematis merupakan kemampuan menghubungkan konsep matematika dengan konsep lain, bidang pengetahuan lain, dan kehidupan sehari-hari yang dipengaruhi oleh self confidence peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian meliputi tiga peserta didik kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga-1 yang ditentukan melalui teknik purposive sampling yang mewakili tingkat self confidence tinggi, sedang, dan rendah dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner self confidence dan wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan model Creswell dengan enam tahap. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi, member checking, dan deskripsi kaya dan padat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat self confidence peserta didik sebagian besar kategori sedang (68,75%). Peserta didik dengan self confidence tinggi mampu menunjukkan kemampuan koneksi matematis pada ketiga indikator dengan memberikan berbagai contoh dan sikap positif terhadap tantangan. Peserta didik dengan self confidence sedang menunjukkan kemampuan koneksi matematis yang cukup memadai pada sebagian besar indikator meskipun mengalami kesulitan pada materi tertentu. Sementara itu, peserta didik dengan self confidence rendah cenderung mengalami kesulitan dalam menjukkan kemampuan koneksi matematis pada ketiga indikator. Terdapat keterkaitan antara self confidence dengan kemampuan koneksi matematis, yang juga dipengaruhi oleh pengalaman belajar dan dukungan sosial. Temuan dalam penelitian ini yaitu pemanfaatan matematika dalam kehidupan sehari-hari, self confidence dan persepsi terhadap matematika, hubungan matematika dengan akuntansi, hubungan antar konsep matematika, dan strategi mengatasi kesulitan matematika.