Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Analisis Kandungan Proksimat dan Asam amino pada udang mantis (Harpoisquilla raphidea) dari Perairan Kota Tarakan

•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ANALISIS KANDUNGAN PROKSIMAT DAN ASAM AMINO PADA UDANG MANTIS (Hairpoisquilla raphidea) DARI PERAIRAN KOTA TARAKAN ABSTRAK Udang mantis merupakan hasil tangkapan sampingan dari alat tangkap seperti jaring insang hanyut (gillnet monofilament) dan mini trawl, yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal meskipun memiliki potensi sebagai sumber protein hewani serta alternatif pangan bergizi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan proksimat dan profil asam amino pada udang mantis (Harpiosquilla raphidea) yang diperoleh dari perairan Kota Tarakan. Analisis dilakukan terhadap sampel dalam kondisi segar dan kering, mencakup pengujian kadar air (SNI 01-2354.2-2006), abu dengan metode (furnace), protein (SNI 01- 2354.4-2006), lemak (SNI 01-2354.3-2006), karbohidrat (SNI 01-2370-1991), disertai dengan identifikasi kandungan asam aminonya. Analisis kandungan asam amino dilakukan menggunakan instrumen UPLC-PDA dengan metode 18-5- 17/MU/SMM-SIG). Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar air pada udang mantis segar sebesar 82,00% dan mengalami penurunan menjadi 8,66% setelah proses pengeringan. Kandungan protein relatif tinggi, yakni 43,40% pada sampel segar dan sedikit menurun menjadi 41,56% pada sampel kering. Kadar lemak terdeteksi rendah 1,86% pada sampel segar; 1,51% pada sampel kering, Adapun Kadar abu tercatat sebesar 21,43% pada sampel segar dan menurun hingga menjadi 5,00% pada sampel kering, sementara Karbohidrat meningkat dari 21,43% pada sampel segar menjadi 24,26% pada sampel kering. Profil asam amino menunjukkan adanya asam amino esensial (histidin, isoleusin, leusin, lisin, valin, fenilalanin, treonin) serta non-esensial (alanin, aspartat, glutamat, glisin, prolin, serin, tirosin, arginin). Dari kelompok non-esensial, asam glutamat (11.461,44 mg/kg) dan alanin (7.049,62 mg/kg) paling dominan, sedangkan leusin (6.307,54 mg/kg) merupakan esensial tertinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa udang mantis termasuk sumber protein bermutu tinggi dengan profil asam amino lengkap, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pangan alternatif bergizi sekaligus bernilai  ekonomi.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Kandungan Proksimat dan Asam amino pada udang mantis (Harpoisquilla raphidea) dari Perairan Kota Tarakan2025 · oai:ais:library-item:32302