Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan membaca siswa sebelum dan sesudah menggunakan Story Mapping Strategy di SMA Hang Tuah Tarakan. Penelitian ini Menggunakan Pre-Experimental. Penentuan sampel dilakukan dengan cara teknik cluster random sampling. Terdapat satu kelas yang diperoleh sebagai sampel dalam penelitian ini. Sample dari penelitian ini adalah kelas X MIA 2 dengan jumlah 36 siswa. Kelas yang diberi perlakuan diajarkan menggunakan Story Mapping Strategy. Instrument penelitian ini adalah tes membaca teks narrative dengan tipe essay. Data yang diproses adalah data dari pre-test dan post-test dari kelas X MIA 2. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan paired sample t-test dalam aplikasi SPSS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dari nilai siswa antara pretest dan posttest. Ini dibuktikan dari hasil nilai rata-rata siswa dari pretest adalah 67.22 dan 84.31 pada hasil posttest. Ini berarti terdapat peningkatan membaca siswa dengan nilai rata-rata sebesar 17.09. Hasil dari Paired Sample t-test menunjukkan bahwa -9.944 > 2.030 itu berarti kemampuan membaca siswa mengalami peningkatan setelah perlakuan diberikan. Dengan kata lain hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hasil dari perbandingan sig (2 tailed) 0.00 0.05, itu berarti bahwa Story Mapping Strategy dapat memberikan kontribusi pada kemampuan menulis siswa pada teks narrative. Berdasarkan penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Story Mapping Stratgey efektif dalam pengajaran kemampuan membaca siswa.