Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2025Versi 1

INVESTIGATING THE EFFECT OF ROLE-PLAY ON ELEVENTH-GRADE STUDENTS’ SPEAKING ABILITY AT SMKN 4 TARAKAN

•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa Inggris yang masih menjadi tantangan bagi banyak pelajar di Indonesia, termasuk di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Permasalahan yang dihadapi siswa antara lain adalah rendahnya kelancaran berbicara, pengucapan yang kurang tepat, serta kurangnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan ide secara lisan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh role play terhadap speaking ability siswa, teknik role-play digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan model one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 29 siswa kelas XI SMKN 4 Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan rata-rata nilai speaking terendah. Instrumen penelitian meliputi tes berbicara (pre-test dan post-test), observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji normalitas, data tidak berdistribusi normal sehingga analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata kemampuan berbicara siswa dari pre-test ke post-test. Nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,000 (p 0,05) menunjukkan bahwa teknik role-play memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa. Temuan kualitatif juga menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa, keberanian dalam menyampaikan pendapat, serta penggunaan ekspresi yang lebih bervariasi. Dengan demikian, teknik role-play terbukti efektif dan dapat dijadikan strategi alternatif dalam pengajaran berbicara bahasa Inggris yang lebih komunikatif dan interaktif di lingkungan sekolah kejuruan. Speaking is one of the most critical yet challenging aspects of mastering the English language for many Indonesian students, particularly at the vocational secondary school level. Learners often encounter difficulties with fluency, pronunciation accuracy, and confidence when expressing ideas orally. This study examined the effect of the role-play technique on students' speaking ability, employing it as an alternative instructional strategy. The research adopted a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 29 Year 11 students from SMKN 4 Tarakan, selected purposively based on their low average speaking scores. Instruments included speaking tests (pre- and post-tests), observation, and documentation. Due to non-normal data distribution, the Wilcoxon Signed-Rank Test was used for analysis. The findings revealed a significant improvement in students' speaking scores, with a significance value of 0.000 (p 0.05), indicating a positive impact of role-play. Qualitative observations further highlighted increased student participation, greater confidence, and more varied language use. Thus, role-play proves to be an effective and communicative strategy for enhancing speaking skills in vocational education contexts.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1INVESTIGATING THE EFFECT OF ROLE-PLAY ON ELEVENTH-GRADE STUDENTS’ SPEAKING ABILITY AT SMKN 4 TARAKAN2025 · oai:ais:library-item:32251