Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2025Versi 1

PENGELOMPOKAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PADI DI KALIMANTAN UTARA MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING K-MEANS

•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Penelitian ini di latar belakangi oleh keinginan untuk menjawab permasalahan: (1) Berapa klaster potensi padi yang dapat dibentuk berdasarkan variabel luas panen, produksi, dan produktivitas padi tahun 2021-2023 di Provinsi Kalimantan Utara; (2) Berapa klaster tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan variabel luas panen, produksi, dan produktivitas padi di Provinsi Kalimantan Utara. Oleh karena itu Provinsi Kalimantan Utara perlu mengelompokkan kabupaten/kota penghasil padi menggunakan metode clustering untuk mengetahui daerah dengan potensi produksi padi. Clustering yang digunakan adalah dengan menggunakan algoritma k-means. Clustering k-means mengelompokkan kabupaten/kota berdasarkan kesamaan dalam tiga variabel utama yaitu luas panen, produksi, dan produktivitas. Hasil yang didapatkan dari metode ini yaitu 3 Cluster antara lain C1, C2 dan C3. Penelitian ini mengelompokkan kabupaten/kota berdasarkan luas panen, produksi, dan produktivitas padi. Cluster 1 (Malinau dan Tarakan), memiliki produktivitas yang mendekati rata-rata dengan nilai z-score sebesar -0,10209. Namun, luas panen dan produksi rendah, dengan nilai z-score masing-masing -0,55757 dan -0,56876. Jarak euclidean untuk wilayah Malinau dan Tarakan, yaitu 0,65416. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas menjadi prioritas kedua untuk cluster ini, yang berada pada kategori cluster sedang. Cluster 2 (Bulungan dan Nunukan), menunjukkan kinerja yang tinggi di semua variabel, dengan nilai z-score sebagai berikut: 1,01700 untuk luas panen, 1,02876 untuk produksi, dan 0,87317 untuk produktivitas. Jarak euclidean untuk wilayah Bulungan dan Nunukan, yaitu 0,19420. Oleh karena itu, upaya menjaga keberlanjutan menjadi prioritas ketiga untuk cluster ini, yang berada pada kategori cluster tinggi. Cluster 3 (Tana Tidung), memiliki kinerja yang rendah di semua variabel, dengan nilai z-score sebagai berikut: -0,91887 untuk luas panen, -0,92000 untuk produksi, dan -1,54216 untuk produktivitas. Jarak euclidean untuk wilayah Tana Tidung, yaitu 0. Oleh karena itu, perbaikan produktivitas secara signifikan menjadi prioritas utama untuk cluster ini, yang berada pada kategori cluster rendah.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGELOMPOKAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PADI DI KALIMANTAN UTARA MENGGUNAKAN METODE CLUSTERING K-MEANS2025 · oai:ais:library-item:31366