Abstrak
Produksi krisan di Kalimantan Utara khususnya di Kota Tarakan masih terbilang minim sehingga perlu dilakukan peningkatan produksi. Salah satu caranya adalah penggunaan kombinasi antara ZPT dan lama perendaman. Adapun tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh ZPT terhadap respon pertumbuhan dan pembungaan stek krisan, pengaruh lama perendaman terhadap respon pertumbuhan dan pembungaan stek krisan dan interaksi ZPT dan lama perendaman terhadap respon pertumbuhan dan pembungaan stek tanaman krisan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Agustus 2023 di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu Faktor 1 : Rootone-f dengan 4 taraf yaitu R0 = Kontrol, R1 = 0,1 ml/liter, R2 = 0,2 ml/liter, R3 = 0,3 ml/liter dan Faktor 2 : Lama Perendaman dengan 4 taraf yaitu P1 : 10 Menit, P2 : 20 Menit, P3 : 30 Menit, P4 : 40 Menit, setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 satuan percobaan. Berdasarkan dari hasil analisis, tanaman yang paling tinggi dijumpai pada perlakuan R3P4 dengan tinggi 51,33 cm. jumlah daun yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R2P2, yaitu ±53 helai. Jumlah anakan yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R0P1, yaitu 6 anakan. Jumlah akar yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R3P4, yaitu ±36. Akar yang paling panjang dijumpai pada perlakuan R3P4, yaitu 14,66 cm. Jumlah cabang yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R0P2, yaitu ±6 cabang. Jumlah cabang yang mengeluarkan bunga yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R1P3, yaitu ±2 cabang. Jumlah bunga pada batang utama yang paling banyak dijumpai pada perlakuan R3P1, yaitu ±6 bunga.