Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya kebenaran sebuah opini yang dikeluarkan oleh auditor atas laporan keuangan perusahaan yang diaudit sehingga tidak ada kerugian yang dialami oleh pemakai laporan keuangan. Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh rasio likuiditas, rasio profitabilitas, dan debt default terhadap pemberian opini audit going concern pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2020-2023. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling yang menghasilkan sebanyak 69 perusahaan yang memenuhi kriteia dengan total 276 unit analisis. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tekik uji data menggunakan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas tidak berpengaruh terhadap pemberian opini audit going concern, akan tetapi rasio profitabilitas berpengaruh negatif dan debt default berpengaruh positif terhadap pemberian opini audit going concern. Likuiditas mencerminkan ketersediaan dana yang dimiliki perusahaan guna memenuhi semua hutang yang akan jatuh tempo, sedangkan default menjelaskan bahwa kemampuan perusahaan memenuhi hutang dan bunganya. Dan perusahaan yang memiliki profitabilitas yang tinggi berarti semakin baik dan efisien kemampuan dalam mengelola asetnya. Kontribusi penelitian ini adalah auditor harus memastikan bahwa laporan keuangan mengandung informasi komperatif yang diperlukan dan sesuai dengan konteks pelaporan keuangan yang berlaku. Opini audit yang diberikan oleh auditor sangat penting, terutama opini going concern, yang menunjukkan apakah perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.