Abstrak
Pangan merupakan kebutuhan pokok yang sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Ketahanan pangan adalah kondisi dimana pangan cukup tersedia secara kualitas dan kuantitas untuk mendukung kehidupan yang sehat dan produktif. Aspek ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan dapat merubah kondisi tahan menjadi rawan pangan. Kerawanan pangan bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti ketersediaan pangan yang rendah, distribusi yang bermasalah, bencana alam, dan kondisi sosial yang terganggu. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat ketahanan pangan dan sebarannya setiap kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara berbasis Sistem Informasi Geografis melalui perhitungan nilai indeks yang disesuaikan dengan cut off point untuk menampilkan status setiap daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Tarakan memiliki Indeks Ketahanan Pangan (IKP) tertinggi dengan nilai 86,47, diikuti oleh Kabupaten Malinau 77,11, Kabupaten Nunukan 76,17, Kabupaten Bulungan 73,08, dan Kabupaten Tana Tidung 65,47. Status ketahanan pangan dikategorikan sebagai Sangat Tahan pada Kota Tarakan, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Nunukan, status Tahan pada Kabupaten Bulungan, dan Agak Tahan pada Kabupaten Tana Tidung.