Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang kerang temberungun (Telescopium telescopium) sebagai katalis heterogen dalam produksi biodiesel dari minyak jelantah melalui proses transesterifikasi. Cangkang dikalsinasi pada suhu 600°C dan 750°C serta dibandingkan dengan sampel tanpa kalsinasi. Sintesis biodiesel dilakukan dengan rasio berat jelantah terhadap metanol 5:1 menggunakan katalis sebanyak 2% dari berat minyak, direaksikan dengan refluks pada suhu 60°C selama 3 jam. Biodiesel yang dihasilkan dianalisis melalui uji rendemen, densitas, viskositas dan karakteristik nyala. Hasil menunjukkan bahwa kalsinasi suhu tinggi berhasil mengubah CaCO3 menjadi CaO yang aktif secara katalitik. Spektrum FTIR menunjukkan bahwa sampel 750°C menampilkan puncak khas Ca-O, menandakan konversi sempurna dari CaCO3. Biodiesel dari katalis non-kalsinasi menghasilkan rendemen tertinggi (10,09%), namun suhu 600°C memberikan hasil densitas dan viskositas paling sesuai dengan standar. Studi ini menunjukkan bahwa cangkang kerang temberungun memiliki potensi sebagai katalis ramah lingkungan dan ekonomis dalam produksi biodiesel.