Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 96 dari 338

DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA KELAS V D SD NEGERI UTAMA 2 TARAKAN

MUHAMMAD IBNU SINA ALY
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V-D SD Negeri Utama 2 Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi operasi hitung bilangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa tes berpikir kreatif dan wawancara mendalam. Penelitian ini melibatkan 24 siswa, kemudian dipilih 4 subjek berdasarkan hasil tes yang menunjukkan kemampuan berpikir kreatif dengan memenuhi minimal dua indikator kemampuan berpikir kreatif. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat subjek, tiga subjek memenuhi tiga indikator berpikir kreatif, dan satu subjek memenuhi dua indikator. Indikator keluwesan dan keaslian menjadi indikator yang paling banyak terpenuhi, sedangkan kelancaran menjadi indikator yang tidak dapat terpenuhi. Sementara itu, pada indikator elaborasi tiga subjek mampu menjelaskan proses berpikir mereka secara detail dan satu subjek tidak dapat memenuhi indikator tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika berbasis soal cerita dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa, namun dibutuhkan strategi pembelajaran yang lebih variatif agar siswa dapat memenuhi keempat indikator secara optimal.

EFEKTIVITAS PENERAPAN TERAPI SLOW STROKE BACK MASSAGE DALAM MENURUNKAN NYERI KEPALA DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI

DEBY
2025 · Thesis · Open Access

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat dan sering kali tidak disadari oleh penderitanya, sehingga dikenal sebagai "silent killer". Salah satu gejala yang sering muncul adalah nyeri kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial. Terapi non farmakologi seperti Slow Stroke Back Massage (SSBM) telah terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan nyeri kepala melalui mekanisme relaksasi saraf parasimpatis dan pelepasan endorfin. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan terapi SSBM dalam menurunkan nyeri kepala dan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui pendekatan proses keperawatan. Penelitian dilakukan terhadap dua pasien hipertensi dengan keluhan nyeri kepala, menggunakan metode case report yang meliputi lima tahap keperawatan: pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Terapi SSBM diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 10 menit sebanyak dua kali sehari. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah dan skala nyeri kedua pasien. Nyeri kepala menurun dari skala 5–6 menjadi 0, sedangkan tekanan darah menurun dari 169/101 mmHg dan 161/106 mmHg menjadi 136/89 mmHg dan 134/90 mmHg. Hasil ini menunjukkan bahwa terapi SSBM efektif sebagai intervensi keperawatan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah dan nyeri kepala pada pasien hipertensi.

PENERAPAN DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT WILAYAH PESISIR PERBATASAN

YUSNIA
2025 · Thesis · Open Access

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kelima jumlah penderita tertinggi di dunia. Wilayah pesisir perbatasan, seperti Kalimantan Utara, menghadapi berbagai keterbatasan dalam layanan kesehatan, termasuk rendahnya tingkat literasi dan edukasi pasien mengenai manajemen diabetes. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Tujuan penulisan ini untuk menerapkan Diabetes Self Management Education (DSME) sebagai intervensi edukatif guna meningkatkan pengetahuan pasien dalam mencegah komplikasi Diabetes Melitus Tipe II. Metode yang digunakan adalah case report pada dua pasien dengan diagnosis DM Tipe II di Rumah Sakit Wilayah Pesisir Perbatasan. Intervensi dilakukan selama tiga hari menggunakan metode edukasi langsung dan media leaflet, mencakup pengenalan DM, pengelolaan mandiri, dan pencegahan komplikasi. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan secara signifikan. Pasien pertama (Ny.I) mengalami peningkatan dari 40% menjadi 80%, dan pasien kedua (Ny.M) dari 50% menjadi 85%, dengan rata-rata peningkatan sebesar 37,5%. Kategori pengetahuan kedua pasien meningkat dari rendah dan cukup menjadi baik. Kesimpulan dari studi kaus ini adalah bahwa penerapan DSME secara terstruktur dan singkat efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien tentang manajemen diabetes. Intervensi ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan, khususnya di daerah dengan akses layanan kesehatan yang terbatas, guna memperkuat kemandirian pasien dalam pengelolaan penyakit dan pencegahan komplikasi.

Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Metode Pembelajaran Directed Reading Thinking Activity (DRTA) Pada Siswa Kelas V-B SDN 002 Selumit Pantai

MONICA REVALINA
2025 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dengan menerapkan metode pembelajaran Directed Reading Thinking Activity (DRTA) pada siswa kelas V-B SDN 002 Selumit Pantai. Jenis peneltian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Desain dalam penelitian ini secara umum terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini terdiri dari 26 siswa yaitu 9 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran DRTA dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada siswa kelas V-B SDN 002 Selumit Pantai. Pada penilaian kemampuan membaca pemahaman siklus I diperoleh persentase 54% siswa yang tuntas dengan diperoleh hasil tes membaca pemahaman dengan rentang nilai 30-49 sebanyak 2 siswa dengan persentase 8%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 50-74 sebanyak 10 siswa dengan persentase 38%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 75-89 sebanyak 11 siswa dengan persentase 42% dan siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 90-100 sebanyak 3 siswa dengan persentase 12%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu diperoleh persentase 85% siswa yang tuntas dan diperoleh data dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 50-74 sebanyak 4 siswa dengan persentase 15%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 75-89 sebanyak 13 siswa dengan persentase 50% dan siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 90-100 sebanyak 9 siswa dengan persentase 35%. Aspek kemampuan membaca pemahaman telah mencapai 5 indikator keberhasilan dalam membaca pemahaman yaitu menemukan informasi, interpretasi, integrasi, evaluasi dan refleksi, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil dengan kategori baik.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY MATERI BANGUN RUANG UNTUK SISWA KELAS V SDN 003 LONG PARI

REYNAR WELLY MARKUS
2025 · Thesis · Open Access

Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) yang dirancang khusus untuk membantu siswa kelas V SD dalam mempelajari materi bangun ruang. Media ini berbentuk aplikasi Android yang menggunakan marker cetak untuk memunculkan objek 3D berupa bangun ruang seperti kubus, balok, kerucut, dan tabung. Objek-objek ini dapat dilihat secara interaktif dari berbagai sudut, memungkinkan siswa untuk mengamati sisi, rusuk, dan titik sudut secara nyata. Aplikasi ini juga dilengkapi tombol navigasi untuk memilih bangun ruang, deskripsi bentuk, dan fitur informasi tambahan yang mendukung pemahaman konsep secara visual dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi bangun ruang untuk siswa kelas V SDN 003 Long Pari serta mengetahui kelayakan dan ketertarikan siswa terhadap media tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahap pengembangan, media dinilai oleh tiga ahli: ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media dinyatakan “Sangat Layak” digunakan dengan rata-rata nilai kelayakan sebesar 92.67%. pada tahap implementasi, dilakukan uji coba terbatas kepada 5 siswa dan uji coba lapangan kepada 8 siswa. Berdasarkan angket yang dibagikan, tingkat ketertarikan siswa terhadap media AR mencapai nilai rata-rata 95.65% yang termasuk dalam kategori “Sangat Tertarik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AR ini sangat layak digunakan dalam pembelajaran dan mampu memberikan rasa tertarik siswa dalam pembelajaran matematika materi bangun ruang secara visual dan interaktif. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.

Asuhan Kebidanan Kehamilan Kombinasi Akupresur Pada Titik Perikardium 6 dan Terapi Vitamin B6 Untuk Menurunkan Frekuensi Emesis Gravidarum Ibu Hamil Primigravida Trimester I

ZULFA RAHMALIA KHAIRANI
2025 · Thesis · Open Access

Mual dan Muntah (emesis gravidarum) merupakan keluhan umum pada trimester pertama kehamilan yang dapat berkembang menjadi mual dan muntah berlebih (hyperemesis gravidarum) bila tidak ditangani secara optimal. Terapi farmakologis seperti vitamin B6 sering digunakan, namun pendekatan non-farmakologis seperti akupresur pada titik perikardium 6 juga berpotensi sebagai terapi komplementer untuk menurunkan frekuensi mual dan muntah. Tujuan asuhan kebidanan ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi akupresur pada titik perikardium 6 dan terapi vitamin B6 terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum ibu hamil primigravida trimester I. Asuhan Kebidanan ini menggunakan pendekatan studi kasus, melibatkan satu orang ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Akupresur titik perikardium 6 dilakukan selama 7 menit setiap pagi hari dan Terapi B6 diberikan sesuai dengan dosis yang diberikan Puskesmas yaitu 3x1 selama 4 hari perlakuan dan pada hari kelima dilakukan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan frekuensi emesis gravidarum, dari skor pre-test sebesar 8 (kategori sedang) dan skor post-test sebesar 5 (kategori ringan). Selain itu, berdasarkan pernyataan responden (Ny. N), ia merasakan penurunan frekuensi mual setelah dilakukan akupresur pada titik perikardium 6. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi terapi non farmakologi yaitu akupresur perikardium 6 dan terapi farmakologi yaitu vitamin B6 efektif dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama, sehingga dapat dinyatakan bahwa teknik akupresur titik perikardium 6 berpotensi menjadi terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah, serta dapat dikombinasikan dengan vitamin B6 sebagai terapi standar mual muntah trimester pertama. Terapi akupresur perikardium 6 dapat dilakukan secara mandiri dengan memperhatikan titik akupresur yang tepat dan kondisi ibu untuk menghindari ketidaknyamanan.

ASUHAN KEBIDANAN REMAJA PADA Nn. A DENGAN KOMPRES HANGAT DAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM UNTUK MENGURANGI DISMENOREA DI WILAYAH PUSKESMAS MAMBURUNGAN

SALSABILLA FIRDA HARTANTO
2025 · Thesis · Open Access

Remaja ialah anak berusia 10-24 tahun dan pada masa ini merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Pada remaja perempuan ditandai dengan menstruasi. Pada siklus menstruasi, sebagian besar remaja mengalami dismenorea. Prevalensi kejadian dismenorea di Indonesia mencapai 64,25% dengan rincian mencakup 54,89% mengalami dismenorea primer dan 9,36% dismenorea sekunder. Hal ini menjadi perhatian untuk ditanggulangi sebab dismenorea berdampak bagi aktivitas remaja berupa ketidaknyamanan nyeri dan terganggunya aktivitas sehari-hari hingga gelisah akibat kram yang hebat. Dismenorea dapat diatasi dengan metode farmakologis dan non-farmakologis. Metode non-farmakologis salah satunya kompres hangat dan teknik relaksasi napas dalam merupakan pilihan terapi yang efektif, mudah diterapkan dan terjangkau dalam manajemen nyeri. Tujuannya adalah melakukan asuhan kebidanan remaja dengan kompres hangat dan teknik relaksasi napas dalam untuk mengurangi dismenorea. Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus ini dilaksanakan di kediaman responden pada tanggal 28-31 Mei 2025. Responden adalah Nn. A usia 13 tahun yang mengalami dismenorea pada hari 1-3 dalam siklus menstruasinya. Instrumen yang digunakan meliputi lembar SOAP, kuesioner penilaian derajat dismenorea dan alat serta bahan untuk memberikan kompres hangat. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa derajat dismenorea pada Nn. A sebelum diberikan terapi dalam kategori dismenorea sedang (11 poin) dan setelah mendapatkan terapi, derajat dismenorea menurun menjadi kategori dismenorea ringan (5 poin). Hal ini menandakan pemberian kompres hangat dan teknik relaksasi napas dalam dapat mengurangi dismenorea pada Nn. A. Tenaga kesehatan disarankan untuk memberikan edukasi serta mengajarkan terapi ini kepada remaja perempuan sebagai alternatif dalam mengurangi atau mengatasi dismenorea yang mereka alami.

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN PENERAPAN PIJAT BAYI TERHADAP DURASI TIDUR USIA 0-3 BULAN DI KELURUHAN JUATA LAUT

YENIANA YAHUDA
2025 · Thesis · Open Access

Bayi adalah masa tahapan pertama kehidupan seorang manusia setelah lahir dari rahim seorang ibu. Pada masa ini, perkembangan otak dan fisik bayi selalu menjadi perhatian utama. Masa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan seseorang. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi adalah pola tidur. Tidur adalah salah satu bentuk adaptasi bayi terhadap lingkungannya. Setelah lahir, bayi biasanya tidur selama 16 - 18 jam sehari. Memasuki usia 2 bulan bayi mulai lebih banyak tidur malam dibanding siang, sampai usia 3 bulan, bayi baru lahir akan menghabiskan waktu tidurnya sekitar 15-17 jam, Semakin usia bayi bertambah, jam tidurnya juga semakin berkurang. Upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tidur pada bayi telah berkembang, baik terapi farmakologi maupun nonfarmakologi, salah satu terapi nonfarmakologi untuk mengatasi masalah tidur yaitu dengan pijat bayi. Bayi yang dilakukan pemijatan akan tidur dengan lelap dan pada waktu bangun, daya konsentrasinya akan lebih penuh. Pijat bayi merupakan terapi sentuh kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu memberikan asuhan kebidanan pada seorang bayi 0-3 bulan yang mengalami masalah durasi tidur. Data ini di kumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi melalu SOAP. Dengan demikian hasil pijat bayi dapat diketahui dengan akurat karena peneliti dapat membandingkan Hasil sebelum dan sesudah pijat bayi dapat diketahui bahwa sebelum dilakukan pijat yaitu (11,00 jam) sedangkan sesudah di lakukan pijat yaitu ( 13,28 jam) dan rata-rata peningkatan durasi tidur bayi yaitu (+2,20 jam).

PENENTUAN LAJU EROSI BERDASARKAN METODE USLE, RUSLE, MUSLE BERBASIS SIG PADA TUTUPAN LAHAN PERTANIAN SEBAGAI DASAR REKOMENDASI KONSERVASI TANAH DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

DENY TITING
2025 · Thesis · Open Access

Erosi tanah merupakan salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan lahan pertanian di wilayah topografi kompleks seperti Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat bahaya erosi pada berbagai jenis tutupan lahan pertanian menggunakan tiga model empiris utama: USLE, MUSLE, dan RUSLE, serta memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam pemetaan distribusi erosi. Model USLE menghitung laju kehilangan tanah tahunan berdasarkan faktor-faktor seperti curah hujan, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, penutup lahan, serta praktik konservasi. MUSLE memodifikasi pendekatan ini dengan mempertimbangkan limpasan permukaan, sedangkan RUSLE memperbaharui elemen curah hujan dan perhitungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa erosi tertinggi terjadi pada lahan pertanian lahan kering dengan kemiringan lereng curam dan minim tindakan konservasi. Lahan sawah dan rawa cenderung memiliki tingkat erosi sangat rendah. Indeks Bahaya Erosi (IBE) tertinggi terdeteksi pada unit lahan dengan nilai erosi aktual yang jauh melebihi ambang batas toleransi. Sebagai hasil, rekomendasi konservasi tanah difokuskan pada penerapan vegetasi pelindung, penanaman kontur, dan pembangunan terasering. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengambilan kebijakan konservasi tanah dan perencanaan penggunaan lahan berkelanjutan di Kalimantan Utara.

GAMBARAN PERILAKU MEROKOK ORANGTUA PADA BALITA YANG TERKENA PNEUMONIA

YERINA SISKA
2025 · Thesis · Open Access

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak, terutama pada usia balita. Salah satu faktor risiko yang signifikan namun sering diabaikan adalah paparan asap rokok di lingkungan rumah tangga. Orangtua yang merokok dapat meningkatkan risiko anak terkena pneumonia, baik melalui paparan langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok orangtua pada anak yang terkena pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 163 responden yang merupakan orangtua dari anak usia 1–5 tahun yang mengalami pneumonia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan instrumen berupa kuesioner yang mencakup aspek durasi, frekuensi, dan intensitas merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orangtua (89,0%) berada dalam kategori perilaku merokok sedang, 7,4% rendah, dan 3,6% tinggi. Mayoritas anak yang terkena pneumonia berusia 1–4 tahun (84,0%) dan sedikit lebih banyak berjenis kelamin laki-laki (50,3%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku merokok orangtua di rumah memiliki potensi besar sebagai faktor risiko pneumonia pada anak, terutama di usia balita. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis edukasi kesehatan kepada orangtua untuk menurunkan paparan asap rokok di lingkungan rumah.

Identifikasi dan Karakterisasi Jenis Udang (Crustacea) Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kawasan Hutan Gunung Selatan Kota Tarakan Dan Potensinya Terhadap Pembelajaran Biologi

KHESTIANA RACHMAWATI
2025 · Thesis · Open Access

Keberadaan udang air tawar pada ekosistem sungai tropis memiliki peran penting dalam menjaga kesimbangan ekologis serta berpotensi menjadi sumber belajar kontekstual dalam pendidikan biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan karakteristik morfologi serta habitat udang (Crustacea) yang ditemukan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Hutan Gunung Selatan Kota Tarakan, sekaligus mengkaji relevansinya sebagai sumber pembelajaran biologi. Penelitian menggunakan metode deskriptif-eksploratif dengan teknik purposive sampling pada empat stasiun pengamatan. Sebanyak 12 individu berhasil dikoleksi, masing-masing 1 individu (Stasiun I), 2 individu (Stasiun II), 4 individu (Stasiun III), dan 5 individu (Stasiun IV). Seluruh sampel teridentifikasi sebagai satu spesies, yaitu Macrobrachium rosenbergii (udang galah). Spesies ini ditemukan pada habitat beraliran lambat dengan substrat berpasir hingga sedikit berlumpur, disertai batuan berlumut dan vegetasi riparian yang rapat. Karakteristik habitat tersebut mendukung ketersediaan ruang berlindung dan sumber pakan bagi M. rosenbergii. Temuan ini memiliki implikasi pedagogis yang signifikan, karena dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar berbasis lingkungan pada materi Keanekaragaman Hayati di SMA serta pengayaan materi pada mata kuliah Invertebrata dan Ekologi Hewan di perguruan tinggi. Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada dokumentasi keanekaragaman fauna perairan di Kota Tarakan, tetapi juga memperkuat integrasi potensi lokal dalam pembelajaran biologi.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SMART BOX PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA KELAS V-A SDN 031 SIMPANG AMAL

DOMINGGUS
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Smart Box yang dievaluasi berdasarkan validasi media, materi, bahasa, dan praktisi. Penelitian ini dilakukan untuk menilai minat siswa terhadap materi pembelajaran Smart Box. Proses penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil validasi menghasilkan 100% dari ahli media, 94% dari ahli materi, 84% dari ahli bahasa, dan 97,1% dari ahli praktisi, semuanya dikategorikan sangat layak. Hasil validasi dari ahli media, materi, bahasa, dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran Smart Box sangat sesuai untuk digunakan dalam proses pendidikan. Hasil minat siswa dalam uji coba terbatas adalah 92,9%, sedangkan uji coba lapangan menghasilkan 88,8%, keduanya dikategorikan sangat menarik. Hasil kuesioner minat siswa yang dilakukan selama uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa siswa menunjukkan minat yang signifikan terhadap media pembelajaran Smart Box.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DOMCERMA (LUDO SISTEM PENCERNAAN MANUSIA) DI KELAS V-A SDN 015 TARAKAN

WELI SUSANTI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran DOMCERMA (Ludo Sistem Pencernaan Manusia) Di Kelas V-A SDN 015 Tarakan. Berdasarkan observasi awal, ditemukan masalah pada kegiatan pembelajaran yaitu siswa cenderung pasif dan siswa terlihat jenuh saat belajar. Hal ini disebabkan kurang adanya media yang menarik digunakan guru pada saat proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implemention, Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran DOMCERMA yang dikembangkan memiliki kelayakan berdasarkan validasi dari ahli media dan materi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media presentase sebesar 83% dan ahli materi memperoleh presentase sebesar 83%. Selain itu terdapat hasil dari angket respon guru dan siswa dimana media pembelajaran DOMCERMA dinyatakan sangat menarik digunakan dalam proses pembelajaran dengan presentase yang diperoleh pada angket respon guru uji coba terbatas dan uji coba lapangan 84% dan 80%, sedangkan angket respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh sebesar 91% dan uji coba lapangan memperoleh presentase sebesar 93% dimana dikategorikan sangat menarik

PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DAN TERAPI NOVACO PADA PASIEN LESBIAN DAN BISEXSUAL

ERIKA AHMAD
2025 · Thesis · Open Access

Lesbian dan bisexual merupakan bagian dari komunitas LGBT yang rentan mengalami tekanan psikososial, diskriminasi, dan konflik identitas yang dapat meningkatkan risiko perilaku kekerasan (RPK). Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan ini adalah terapi Novaco, metode pengelolaan amarah berfokus pada manajemen marah dan kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien lesbian dan bisexual dengan diagnosis RPK serta mengevaluasi efektivitas intervensi terapi Novaco dalam menurunkan RPK. Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap dua pasien dengan pasien satu orientasi seksual lesbian dan pasien dua bisexual yang menunjukkan RPK. Intervensi dilakukan melalui 6 sesi dengan durasi 20-40 menit setiap terapi Novaco, disertai asuhan keperawatan dan menggunakan kuesioner Brief Cope, UCLA Loneliness Scale, Rosenberg Self-Esteem Scale, SRQ-20, kuesioner perilaku seksual pranikah, kuesioner kecanduan pornografi sebelum dan sesudah terapi. Hasil menunjukkan Klien 1 menunjukkan penurunan skor Brief Cope dari 67 (adaptif) menjadi 57 (adaptif) dan SRQ-20 dari 1 (Ringan) menjadi 0 (Tidak ada gangguan). Hal serupa terjadi pada Klien 2, di mana skor Brief Cope menurun dari 75 (Maladaptif) menjadi 64 (Adaptip) setelah terapi Novaco, SRQ-20 dari 16 (Tinggi) menjadi 10 (Ringan). Pasien menunjukkan peningkatan dalam pengendalian emosi, kemampuan komunikasi, serta penggunaan mekanisme koping yang lebih adaptif. Pasien juga mampu mengenali pemicu kemarahan dan menerapkan strategi pengendalian diri secara mandiri. Asuhan keperawatan yang terstruktur dan pemberian terapi Novaco efektif dalam menurunkan risiko perilaku kekerasan pada pasien lesbian dan bisexual. Terapi ini dapat menjadi strategi intervensi yang bermanfaat dalam praktik keperawatan jiwa, khususnya dalam pengelolaan emosi pada pasien dengan orientasi seksual minoritas.

INDEKS KUALITAS AIR LAUT BERDASARKAN FASE PASANG DAN SURUT DI PERAIRAN PULAU BUNYU

NESSYAH RAHMADHANIA ASCHA
2025 · Thesis · Open Access

Indeks Kualitas Air Laut suatu nilai yang menggambarkan kondisi kualitas air laut yang merupakan nilai dari beberapa parameter kualitas air laut dalam suatu wilayah pada waktu tertentu ( PERMEN LHK No 27 Tahun 2021). Pulau Bunyu memiliki potensi ekonomi yang tinggi karenakan terdapat berbagai industri yang memanfaatkan laut Pulau Bunyu sebagai jalur distribusi, dan sebagai jalur transportasi utama penyebrangan pulau. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai Indeks Kualitas Air Laut serta pengaruh pasang surut terhadap Indeks Kualitas Air Laut di Pulau Bunyu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember - Mei 2025. Metode Penentuan lokasi penelitian yaitu metode purposive sampling, Setiap titik akan di lakukan pengambilan sampel sebanyak 1 kali pada saat pasang dan surut. Hasil penelitian menunjukkan suhu saat pasang berkisar antara 30,1 - 31,7°C, sedangkan saat surut 28,7°C - 30°C. Salinitas saat pasang berkisar 27,9 - 32,8 ppt, sedangkan saat surut 27 - 32,3 ppt. pH saat pasang berada di kisaran 6,7 - 7,4, dan saat surut 5,9 - 7,5. Kadar nitrat saat pasang berkisar 0,063 - 0,192 mg/L, sedangkan saat surut 0,118 - 0,167 mg/L. Nilai IKAL tertinggi saat pasang adalah 91,23, sedangkan saat surut 93,41. Rata-rata IKAL saat pasang adalah 90,51 (Sangat Baik) dan saat surut 89,71 (Baik). Pengaruh pasang dan surut terhadap IKAL menunjukkan bahwa kondisi pasang cenderung memberikan nilai kualitas air yang lebih baik dibandingkan saat surut, karena Pencampuran air yang lebih baik saat pasang, saat air pasang terjadi peningkatan volume air yang masuk dari laut ke pesisir, memungkinkan pencampuran yang lebih optimal dengan air yang sudah ada. Pasang cenderung meningkatkan kualitas air karena pencampuran air yang lebih optimal, peningkatan volume air dari laut terbuka, serta efek pengenceran yang mengurangi konsentrasi polutan.

KONDISI STRUKTUR KOMUNITAS MOLLUSCA DI LOKASI PERLUASAN KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN BEKANTAN (KKMB) KOTA TARAKAN

SARI RAMADANI
2025 · Thesis · Open Access

Mangrove forests are unique coastal ecosystems found in tropical regions such as Indonesia. Gastropods and bivalves, mollusks with or without shells, are commonly found in mangrove ecosystems, living on or within substrates and attaching to mangrove roots. This study aimed to examine the community structure of mollusks in the Mangrove and Proboscis Monkey Conservation Area (MPMCA) in Tarakan. A quantitative descriptive and survey-based method was used. Fieldwork (in situ) was conducted to identify the composition and abundance of mollusks in the conservation zone. The findings revealed the presence of the Mollusca phylum, consisting of two classes, gastropods with 811 individuals (96.20%) and bivalves with 32 individuals (3.80%). Gastropod abundance was dominated by Nerita sp. (44.0%), followed by Bythinia (25.2%) and Telescopium (23.6%). A single species represented bivalves, Gelonia sp. (kapah clam). The Shannon-Wiener diversity index was very low (H0.1618), indicating low diversity, while the dominance index was high for gastropods (D0.0588) and bivalves (D-0.1582), reflecting an imbalanced mollusk community structure. A rise in gastropod numbers from 749 individuals in 2021 to 811 in 2025 suggests improving the mangrove ecosystem quality in the KKMB Tarakan City.

Pengembangan Buku Cerita Fase B Dengan Mengintegrasikan Dimensi Gotong Royong Profil Pelajar Pancasila Untuk Kemampuan Membaca Pemahaman Di SD Negeri 043 Juata Kerikil.

JUNITA FIFIN
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Buku Cerita Fase B dan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa dimensi gotong royong profil pelajar pancasila. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Pada proses pengembangan dilakukan dengan model ADDIE, yang mencakup lima tahap, yaitu; Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil dari validasi yang diperoleh dari ahli desain sebesar 100% kategori sangat layak, ahli materi 88% kategori sangat layak, ahli bahasa 82% kategori sangat layak. Berdasarkan hasil dari uji coba terbatas yang dilakukan pada 9 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 70% dengan kriteria pemahaman baik, sedangkan pada uji coba lapangan yang melibatkan 23 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 83% dengan kriteria pemahaman sangat baik. Dari Hasil validasi oleh para ahli serta hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan, buku cerita yang di kembangkan dinyatakan layak untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman siswa, sehingga perlu untuk terus dikembangkan lebih lanjut.