Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 95 dari 338

ASUHAN KEBIDANAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DENGAN PEMBERIAN AIR JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI (DISMENORHEA) DI JUATA LAUT

RENI MEI HASWAR
2025 · Thesis · Open Access

Nyeri menstruasi yang tidak ditangani dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri ini sering dikeluhkan wanita hingga memaksa mereka beristirahat dan meninggalkan rutinitas selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari. Jahe merah dipercaya dapat meredakan nyeri saat menstruasi karena memiliki sifat menghangatkan tubuh, antirematik, antiinflamasi, dan nalgesic. Kandungan utama seperti shogaol dan gingerol efektif dalam mengurangi rasa sakit. Mekanisme kerja antiinflamasi jahe merah melibatkan penghambatan enzim dalam siklus siklooksigenase (COX), yang mengurangi pembentukan prostaglandin, senyawa penyebab inflamasi dan nyeri. Selain itu, senyawa aktif lain seperti zingerone, diarylheptanoids, dan paradol juga berkontribusi dalam menghambat enzim COX, sehingga membantu mengurangi rasa nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian air jahe merah terhadap penurunan nyeri menstruasi. Metode penelitian ini studi kasus dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah seorang remaja putri yang mengalami nyeri menstruasi (Dismenorhea). Instrument yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis tingkat nyeri menstruasi menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan lembar observasi pengukuran skala nyeri menggunakan NRS yang di isi oleh klien, yaitu dari tingkat nyeri 6 (nyeri sedang) menjadi tingkat nyeri 1 (nyeri ringan). Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian air jahe merah terhadap penurunan tingkat nyeri menstruasi. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada Masyarakat terkait pengobatan secara non-farmakologis seperti minum air jahe merah untuk menurunkan nyeri menstruasi pada remaja putri.

hubungan kecanduan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja di SMPN tana tidung

RYZA AVRIL YONO
2025 · Thesis · Open Access

Penggunaan teknologi digital yang semakin berkembang membuat game online menjadi salah satu hiburan favorit di kalangan remaja. Namun, jika dimainkan secara berlebihan dan dalam waktu yang lama, game online bisa menimbulkan dampak negatif, salah satunya adalah kecanduan. Kecanduan ini dapat memengaruhi kondisi emosional dan perilaku remaja, seperti munculnya sikap kasar dalam berbicara atau perilaku agresif verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa yang bermain game online berjumlah 408 orang. Sampel berjumlah 202 orang yang di ambil dengan purposive sampling. Kecanduan game online adalah variabel independen dan diukur dengan kuesioner Game Addiction Scale (GAS-21), sedangkan perilaku agresif verbal adalah variabel dependen dan di ukur dengan kuesioner Verbal Aggressiveness Scale (VAS). Pengolahan data dilakukan dengan editing, coding, scoring, tabulating dan analisis data menggunakan uji Sperman rank dengan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki kecanduan bermain game online ringan sebesar 105 responden ( 52,0% ) dan sebagian besar memiliki perilaku agresif verbal ringan sebanyak 110 ( 54, 5%). Uji statistik Sperman rank di dapatkan nilai p = 0,001 α = 0,05. Berdasarkan temuan ini di dapatkan hubungan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja di SMPN Tana Tidung. Semakin tinggi kecanduan bermain game online, semakin besar kecenderungan remaja untuk menunjukkan perilaku agresif secara verbal. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua, guru, dan tenaga kesehatan sangat penting dalam mengawasi dan membimbing penggunaan game online agar tidak berdampak buruk pada perkembangan perilaku remaja.

Efektivitas Virgin Coconut Oil (VCO) Terhadap Penurunan Derajat Ruam Popok Pada Bayi Berat Badan lahir rendah (BBLR)

CITRA ALPIANI
2025 · Thesis · Open Access

Ruam popok termasuk tiga masalah kulit paling umum pada bayi secara global, terutama akibat maraknya penggunaan popok sekali pakai yang tidak tembus udara. Ruam popok tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan seperti rewel dan gangguan tidur tetapi juga mengganggu proses pemberian ASI yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang bayi. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sangat rentan mengalami ruam popok akibat kulitnya yang imatur, dengan lapisan epidermis tipis dan fungsi skin barrier yang belum optimal. Maka, perlu adanya perhatian ekstra pada kebersihan kulit bayi, terutama di area tertutup popok. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah perawatan perineal dengan virgin coconat oil (VCO). Tujuan dari penulisan karya ilmiah akhir ners ini adalah untuk menerapkan terapi pemberian virgin coconat oil (VCO) terhadap bayi yang mengalami ruam popok. Penulis menggunakan metode case report dengan jumlah responden sebanyak 2 pasien yaitu bayi M dan bayi S dirawat sesuai SPO RS dengan pemberian virgin coconat oil (VCO) selama 5 hari. Sebelum dilakukan terapi pemberian virgin coconat oil (VCO), kedua pasien mengalami derajat ruam popok 1 dengan kulit yang kering. Setelah dilakukan terapi selama 5 hari, terdapat perubahan penurunan derajat ruam popok pada kedua bayi secara bertahap. Asuhan keperawatan telah diberikan kepada pasien bayi dengan ruam popok yang memiliki diagnosis keperawatan gangguan integritas kulit/jaringan dengan intervensi pemberian virgin coconat oil (VCO) selama 5 hari. Setelah 5 hari dilakukan terapi virgin coconat oil (VCO) didapatkan hasil adanya penurunan derajat ruam popok pada bayi M yaitu 0,5 sedangkan pada bayi sudah tidak mengalami ruam popok yaitu derajat 0.

Survei Kontrol Diri Siswa Kelas XI SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung

SALMAN
2025 · Thesis · Open Access

SURVEI KONTROL DIRI SISWA KELAS XI SMAN TERPADU UNGGULAN 1 TANA TIDUNG ABSTRAK Salman 1940606055 Survei Kontrol Diri Siswa Kelas XI SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Nazwa Manurung, M. Psi. Psikolog dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kontrol diri siswa kelas XI SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Kontrol diri merupakan kemampuan individu dalam mengendalikan perilaku, pola pikir, dan pengambilan keputusan agar sesuai dengan norma sosial serta mendukung pencapaian tujuan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI yang dipilih secara menyeluruh melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan dengan angket skala Likert yang disusun berdasarkan tiga aspek kontrol diri, yaitu kontrol perilaku, kontrol kognitif, dan kontrol keputusan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan kategorisasi tingkat kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kategori rendah, siswa kesulitan mengendalikan diri, mudah terdistraksi, impulsif, dan cenderung bertindak atau membuat keputusan tanpa pertimbangan matang, sehingga sering melanggar aturan, sulit fokus, dan mengambil keputusan berdasarkan dorongan sesaat. Pada kategori sedang, siswa mulai menunjukkan kesadaran dan kemampuan mengendalikan diri, meskipun belum konsisten; mereka bisa bersikap baik dan membuat keputusan yang lebih baik, tetapi masih mudah terpengaruh emosi, lingkungan, atau tekanan sosial. Sedangkan pada kategori tinggi, siswa mampu mengendalikan perilaku, proses berpikir, dan pengambilan keputusan secara konsisten, rasional, serta bertanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa siswa memiliki kesadaran untuk mengendalikan diri, tetapi penerapannya belum konsisten. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah dan guru bimbingan konseling untuk merancang program pengembangan diri yang dapat memperkuat kemampuan kontrol diri siswa agar lebih stabil dan terarah

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SIPITUNG (AKSI PINTAR BERHITUNG) PADA MATERI PENJUMLAHAN DI KELAS I A SDN 015 KAMPUNG ENAM

MASTIARA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan sebagai metodologi penelitian. Produk yang dihasilkan ialah media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) pada siswa kelas I A sekolah dasar, dimaksudkan guna mengembangkan produk media pembelajaran yang memudahkan siswa belajar pada materi penjumlahan matematika. Media pembelajaran divalidasi oleh ahli media, materi dan praktisi. Prosedur penelitian dengan model ADDIE dengan 5 langkah sistematis yakni Analyze, Design, Development, Implementation , dan Evaluate. Hasil validasi diperoleh dari ahli media 90%, materi 92%, dan praktisi 90%. Hasil validasi beberapa ahli tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil kemenarikan siswa pada uji coba terbatas 88% dengan dan lapangan 98%. Secara keseluruhan, berdasarkan hasil angket kemenarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) pada materi penjumlahan di kelas I A SDN 015 Kampung Enam sangat menarik bagi siswa.

PENGARUH TEKNIK SELF MANAGEMENT TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA DI SMA NEGERI 3 TARAKAN

JUNARTI DEWI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self management terhadap prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda menyelesaikan tugas-tugas akademik. Teknik self management digunakan sebagai pendekatan intervensi dalam layanan konseling kelompok untuk membantu siswa mengelola diri dan mengurangi perilaku prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah lima siswa kelas X yang dipilih secara purposive berdasarkan hasil skala prokrastinasi akademik dengan ketegori tinggi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest setelah diberikan layanan konseling kelompok menggunakan teknik self management. Dengan demikian, terdapat pengaruh teknik self management terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMA Negeri 3 Tarakan.

STUDI DESKRIPTIF PERAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER KEMANDIRIAN ANAK PUTUS SEKOLAH DI KELURAHAN SELUMIT PANTAI

YUSRIANA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena anak putus sekolah yang masih menjadi permasalahan sosial di daerah pesisir. Di Kelurahan Selumit Pantai, fenomena anak putus sekolah masih tinggi yang disebabkan oleh faktor ekonomi, perundungan di sekolah, dan minimnya bimbingan dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pengembangan karakter kemandirian anak putus sekolah di Kelurahan Selumit Pantai. Anak-anak yang berhenti sekolah cenderung memiliki keterbatasan dalam pengembangan karakter, khususnya dalam aspek kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua anak putus sekolah dan dua orang tua, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi, serta observasi sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam pengembangan kemandirian anak meliputi tiga aspek utama: kemandirian emosional, kemandirian perilaku, dan kemandirian nilai. Meskipun terdapat usaha dari orang tua dalam memberikan dukungan emosional dan sosial, tingkat kemandirian anak masih terbatas, khususnya dalam hal pengambilan keputusan dan emosional. Faktor ekonomi dan tingkat pendidikan orang tua menjadi kendala utama. Maka, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan aktif orang tua sangat penting dalam membentuk karakter mandiri anak putus sekolah. Sehingga perlu memberikan edukasi dan pelatihan kepada orang tua di daerah rawan putus sekolah. Program pemberdayaan keluarga, konseling keluarga, serta pelibatan komunitas perlu ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya kemandirian anak.

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN TEORI POLYA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF

RESTU DINULLAH SA'ADA
2025 · Thesis · Open Access

Rendahnya kemampuan siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal cerita matematika, khususnya pada materi pecahan, mencerminkan adanya kesulitan yang tidak hanya berkaitan dengan pemahaman konsep dan operasi hitung, tetapi juga berkaitan dengan perbedaan gaya kognitif. Gaya kognitif field independent (FI) dan field dependent (FD) memengaruhi cara siswa memahami soal, menyusun rencana, melaksanakan strategi, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pecahan berdasarkan teori Polya ditinjau dari gaya kognitif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah empat siswa kelas V-A SDN 005 Tarakan yang telah dipilih berdasarkan hasil tes gaya kognitif GEFT dan tes soal cerita pecahan. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif FI cenderung mampu memahami informasi soal dengan baik dan menyusun rencana secara mandiri, namun beberapa mengalami kesulitan pada tahap pelaksanaan karena faktor psikologis seperti terburu-buru atau lupa prosedur. Sementara itu, siswa dengan gaya kognitif FD lebih banyak mengalami kesulitan, terutama pada tahapan pelaksanaan dan pemeriksaan kembali, serta kesulitan dalam mengubah bentuk pecahan campuran. Kedua gaya kognitif menunjukkan bahwa kesulitan dalam memeriksa kembali jawaban masih dominan, baik karena kebiasaan maupun lemahnya strategi refleksi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya mengenali gaya kognitif siswa dalam proses pembelajaran untuk memberikan pendekatan yang sesuai dalam pemecahan soal cerita matematika.

PENGEMBANGAN LKPD GEOMETRI BANGUN RUANG BERDASARKAN TEORI VAN HIELE PADA SISWA KELAS IV SDN 015 TARAKAN

TIARA NUR AFDILAH BUDI PUTRI
2025 · Thesis · Open Access

LKPD merupakan bahan ajar cetak berisi serangkaian tugas untuk mendukung pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Geometri Bangun Ruang Berdasarkan Teori Van Hiele Pada Siswa Kelas IV SDN 015 Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan LKPD dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model ADDIE yang meliputi tahap Analisis (Analysis), Desain (Design). Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 015 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki validitas yang tinggi dengan skor persentase 84% dan dinyatakan layak digunakan. Hal ini dikatakan sangat layak karena kesesuaian materi berdasarkan CP dan tujuan pembelajaran sesuai dengan materi. Dan kedalaman materi disajikan sesuai tingkatan SD, kesesuaian penggunaan materi terhadap penggunaan LKPD. Berdasarkan pembelajaran Van Hiele tersebut sesuai dengan tahap berpikir siswa. Selain itu, kemenarikan LKPD dengan persentase sebesar 91% yang berarti LKPD tergolong sangat menarik bagi siswa. Hal ini dikatakan sangat menarik karena tampilan LKPD yang menarik, materi LKPD memuat aktivitas yang memberikan pemahaman kepada siswa hal ini sesuai dengan tahapan pembelajaran Van Hiele. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan berdasarkan teori Van Hiele dinilai layak dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran geometri bangun ruang.

The Effectiveness of Survey, Question, Read, Recite, and Review (SQ3R) Strategy in Improving the Students’ Reading Comprehension of Descriptive Text at Eleventh Grade of SMAN 3 Tarakan

SITI JUNIATY ADHIRA
2025 · Thesis · Open Access

Reading is one of the basic skills in English that is important for students to be mastered. Therefore, appropriate learning strategies such as Survey, Question, Read, Recite, and Review (SQ3R) are needed to improve the students’ reading comprehension. The purpose of this study was to determine the significant effect of the implementation of SQ3R strategy on reading comprehension ability of descriptive texts of grade XI students. The research method used a pre-experimental method with a one-group pre-test and post-test design. The population in this study was all grade XI students of SMAN 3 Tarakan, with a sample of 36 students from grade XI C selected using a purposive sampling technique. The research instruments used a multiple-choice test in the form of a pre-test and a post-test. In addition, the data were analyzed using the SPSS version 23.0 program. The results of the data analysis showed that the mean pre-test score was 52.36 and the mean post-test score was 74.58, with an increase of 22.22 points. The result of the paired sample t-test showed a significant value of 0.000 which was less than 0.05, which means that the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (Hₐ) was accepted. It can be concluded that the SQ3R strategy has proven effective in improving the reading comprehension ability of descriptive texts of grade XI students at SMAN 3 Tarakan.

Deskripsi Implementasi Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa Dan Berakhlak Mulia Pada Kegiatan Kokurikuler Di Kelas IV B SDN 024 Tarakan

MEGA AGUSTINA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi dan perkembangan siswa dalam menerapkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dalam kegiatan kokurikuler melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (PS) di kelas IV B SDN 024 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, koordinator PS, guru kelas, dan siswa kelas IV B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi dimensi tersebut dilakukan melalui perencanaan yang matang, pelaksanaan yang melibatkan kegiatan menanam dan memilah sampah, serta evaluasi berkelanjutan. Kegiatan P5 dengan tema "Lihat Kebunku!! & Pemilahan Sampah" berhasil membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan, bertanggung jawab, serta menunjukkan sikap religius dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah secara konsisten menjadikan dimensi ini sebagai prioritas utama sesuai dengan visi dan misi sekolah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan kokurikuler berbasis P5 efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter religius dan akhlak mulia kepada siswa sekolah dasar.

PENERAPAN TERAPI MASSAGE EFFLEURAGE DAN TERAPI SU-JOK UNTUK MENGATASI NYERI MELAHIRKAN PADA IBU INTRANATAL

HILDA MANDA
2025 · Thesis · Open Access

PENERAPAN TERAPI MASSAGE EFFLEURAGE DAN TERAPI SU-JOK UNTUK MENGATASI NYERI MELAHIRKAN PADA IBU INTRANATAL ABSTRAK Nyeri persalian adalah nyeri yang disebabkan oleh munculnya kontraksi otot-otot uterus, hipoksia dari otot-otot yang mengalami kontraksi, pergelangan serviks pada waktu membuka, iskemia, korpus uteri, dan peregangan segmen bawah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi massage effleurage dan terapi su-jok dalam mengatasi nyeri melahirkan pada ibu intranatal. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif, melibatkan intervensi langsung pada ibu bersalin kala I. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat nyeri setelah dilakukan kedua terapi tersebut, baik secara subjektif berdasarkan laporan pasien maupun secara objektif melalui pengukuran skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan terapi massage effleurage dan terapi su-jok efektif dalam mengurangi nyeri persalinan pada ibu intranatal. Kedua teknik ini dapat dijadikan alternatif intervensi non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan serta memperlancar proses persalinan.

DESKRIPSI NILAI-NILAI KEDISIPLINAN SISWA KELAS VI-B SDN 001 MALINAU KOTA

ALWI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai kedisiplinan siswa kelas VI-B SDN 001 Malinau Kota. Berdasarkan hasil observasi awal yang terlihat masih terdapatnya siswa yang tidak bersikap disiplin. Metode yang di gunakan penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskritif, dengan lokasi penelitian di kelas VI-B SDN 001 Malinau Kota, Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas VI-B SDN 001 Malinau Kota telah melaksanakan sikap kedisiplinan peraturan, hukuman dan penghargaan. (1) kedisiplinan peraturan teraktualisasi pada sikap siswa datang tepat waktu kesekolah, siswa mengenakan atribut dan pakaian seragam sekolah sesuai dengan jadwal sekolah yang di tentukan. (2) kedisiplinan hukuman terimplementasi pada sikap antar siswa saling menegur temannya apabila tidak tertib di kelas dan antar siswa saling menegur temannya apabila berkelahi di kelas. (3) kedisiplinan penghargaan teraktualisasi pada sikap siswa saling memberikan pujian kepada temannya yang tertib di kelas dan siswa saling memberikan dukungan motivasi kepada temannya di dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : Deskripsi, Nilai Kedisiplinan, Siswa Kelas VI-B

Implementasi Metode Membaca Terbimbing Melalui Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Kelas 2-B SD Negeri 014 Tarakan

AGUSTINA SARUDIN
2025 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan proses dan hasil kemampuan membaca permulaan siswa dalam membaca kata dengan implementasi metode membaca terbimbing melalui perencanaan pembelajaran berdiferensiasi pada kelas 2-B SDN 014 Tarakan. Jenis peneltian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yang terdiri dari 28 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi metode membaca terbimbing melalui perencanaan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dalam membaca kata pada siswa kelas 2-B SDN 014 Tarakan. Pada siklus I hasil tes kognitif kemampuan membaca kata diperoleh data sebesar 68% siswa yang tuntas atau masuk pada level membaca berkembang dan mandiri dari jumlah keseluruhan siswa, pada aspek afektif diperoleh data sebesar 61% siswa yang tuntas dan pada aspek psikomotorik diperoleh data sebesar 54% siswa yang tuntas. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan, hasil tes kognitif kemampuan membaca kata diperoleh data sebesar 89% siswa yang tuntas atau masuk pada level membaca berkembang dan mandiri, pada aspek afektif diperoleh data sebesar 79% siswa yang tuntas dan pada aspek psikomotorik diperoleh data sebesar 82% siswa yang tuntas. Proses kegiatan pembelajaran dapat dilakukan dengan baik dan hasil penilaian tes kognitif kemampuan membaca kata siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga penelitian ini dikatakan berhasil dalam menigkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dalam membaca kata di kelas 2-B SDN 014 Tarakan.

Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman Pada Peserta Didik Kelas IV-A

HERLINA SARIYAH
2025 · Thesis · Open Access

Kemampuan membaca pemahaman sangat penting sebagai dasar bagi peserta didik dalam memperoleh informasi dan meningkatkan kualitas dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca pemahaman pada peserta didik kelas IV-A di SD Negeri 015 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui tes kemampuan membaca pemahaman, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, terdapat empat subjek yang mewakili empat kategori kemampuan membaca pemahaman, yaitu sangat baik (S1), baik (S2), cukup (S3), dan kurang (S4). Indikator yang digunakan dalam menilai kemampuan membaca pemahaman peserta didik meliputi, 1) Kemampuan menangkap arti kata atau ungkapan dalam teks, 2) Kemampuan menangkap makna tersurat maupun tersirat, 3) Kemampuan dalam membuat kesimpulan, 4) Kemampuan dalam menentukan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kemampuan membaca pemahaman tiap peserta didik. Peserta didik dengan kategori sangat baik mampu memenuhi seluruh indikator sehingga mendapatkan nilai tes 90. Kemudian peserta didik kategori baik mampu menjawab sebagian besar indikator dengan benar, namun masih kesulitan dalam menangkap makna tersirat sehingga mendapatkan nilai 86,2. Pada kategori cukup, peserta didik hanya memenuhi beberapa indikator dan menunjukkan kesulitan dalam membuat kesimpulan dan menentukan amanat sehingga mendapatkan nilai 76,2. Sementara peserta didik kategori kurang menunjukkan kesulitan dalam memahami isi bacaan, termasuk dalam menangkap makna kata, menyimpulkan isi, dan menentukan amanat sehingga mendapatkan nilai 31,4.

Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas IV A SDN 032 Tarakan

NAFA FEBIMANISYA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata Pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran kooperatife tipe Team Games Tournament (TGT) pada siswa kelas IV A SDN 032 Tarakan. penelitian ini merupakan jenis penelitian Tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas IV A. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatife tipe Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa, baik dari aspek kognitif maupun aspek afektif. Pada aspek kognitif, persentase sebesar 63% kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 100%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sehingga mendorong siswa untuk lebih aktif dan termotivasi untuk mengikuti pembelajaran sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar. Dengan demikian, penelitian ini dinyatakan berhasl karena telah memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu 75% dari jumlah siswa.

KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL NUMERASI DI SDN 006 TARAKAN

SINAR FALIHAH
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal numerasi di SDN 006 Tarakan. Kemampuan berpikir kreatif dalam penelitian ini mengacu pada tiga indikator menurut Silver, yaitu kefasihan (fluency), keluwesan (flexibility), dan kebaruan (novelty). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas V. Instrumen yang digunakan berupa soal numerasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kefasihan tampak dominan ditunjukkan oleh siswa. Mereka mampu menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan serta menyelesaikan soal numerasi dengan langkah yang jelas dan runtut. Keluwesan muncul pada beberapa siswa yang dapat menggunakan lebih dari satu strategi penyelesaian soal, seperti menyamakan penyebut atau mengubah pecahan ke bentuk desimal. Sementara itu, kebaruan hanya ditemukan pada satu siswa melalui pendekatan visual dengan teknik mengarsir. Secara keseluruhan, kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal numerasi tergolong pada tingkat kreatif (TKBK 3) karena sebagian besar siswa memenuhi dua dari tiga indikator berpikir kreatif. Hasil ini menunjukkan perlunya upaya pengembangan pembelajaran numerasi yang lebih bervariasi agar dapat mendorong munculnya aspek kebaruan dalam berpikir kreatif siswa.