PUTRI AGUSTIANA RIFANTI
2026 · Thesis · Open Access
Abstrak Penelitian ini bertujuan membandingkan penurunan bobot sampah organik pada proses pengomposan menggunakan metode Berkeley dan Takakura serta mengkaji potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu metode pengomposan, dengan dua perlakuan dan tiga ulangan. Bahan yang digunakan sampah organik berupa sisa sayuran, daun kering, dan serbuk gergaji dengan penambahan aktivator EM4. Penurunan bobot ditentukan berdasarkan perubahan bobot awal dan akhir bahan hingga berakhirnya proses dekomposisi. Parameter pendukung selama proses pengomposan meliputi suhu, pH, dan kelembapan, sedangkan hasil akhir dianalisis berdasarkan suhu, pH, kelembapan, C-organik, N-total, dan rasio C/N. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penurunan bobot metode Berkeley sebesar 176,85 g/hari, lebih tinggi dibandingkan Takakura sebesar 146,30 g/hari. Namun uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik dengan Sig 0,135 (Sig> 0,05). Karakteristik akhir kompos relatif sama. Berdasarkan SNI, nilai pH, kelembapan, dan N-total memenuhi persyaratan, sedangkan suhu, C-organik dan rasio C/N masih belum memenuhi persyaratan. Hasil penelitian berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi dalam bentuk modul ajar pada materi Ekologi dan Lingkungan. Abstract This study aimed to compare the reduction in organic waste weight during the composting process using the Berkeley and Takakura methods and to examine its potential as a biology learning resource. This study employed a quantitative approach using an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) involving one factor, namely the composting method, with two treatments and three replications. The materials consisted of organic waste, including vegetable residues, dried leaves, and sawdust, with the addition of EM4 as an activator. Weight reduction was determined based on the difference between the initial and final weights of the materials at the end of the decomposition process. Supporting parameters monitored during the composting process included temperature, pH, and moisture content, while the final compost characteristics were analyzed based on temperature, pH, moisture content, organic carbon (C-organic), total nitrogen (N-total), and the C/N ratio. The results showed that the mean weight reduction using the Berkeley method was 176.85 g/day, which was higher than that obtained using the Takakura method (146.30 g/day). However, the One-Way ANOVA results indicated that this difference was not statistically significant, with a significance value of 0.135 (p > 0.05). The final characteristics of the compost produced by the two methods were relatively similar. Based on the Indonesian National Standard (SNI), the pH, moisture content, and total nitrogen values met the required standards, whereas temperature, organic carbon, and the C/N ratio did not yet meet the specified requirements. The findings of this study have potential applications as a biology learning resource in the form of a teaching module for topics related to Ecology and the Environment.
MUHD RAMZALI
2026 · Thesis · Open Access
KEBERADAAN MIKROPLASTIK PADA RUMPUT LAUT JENIS Kappaphycus alvarezii DI PERAIRAN AMAL KOTA TARAKAN Abstrak Rumput laut merupakan komunitas penting sekaligus bahan pangan bernilai ekonomi tinggi di Kota Tarakan, yang menjadi primadona sekaligus penyumbang pendapatan asli daerah melalui rantai tata niaga. Namun, keberadaannya kini menjadi hal krusial mengingat terjadinya penurunan kualitas perairan akibat paparan sampah plastik hingga mikroplastik. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik keberadaan mikroplastik berdasarkan bentuk, warna, dan ukuran pada rumput laut K. alvarezii di Perairan Amal, Kota Tarakan. Sampel diambil dengan metode isolasi, yaitu mengambil sebagian rumput laut lalu memasukkannya ke dalam botol sampel. Hasil penelitian menunjukkan adanya mikroplastik pada seluruh sampel rumput laut, dengan bentuk yang teridentifikasi berupa fiber (106 partikel), film (64 partikel), fragmen (61 partikel), dan filamen (3 partikel), di mana fiber menjadi bentuk paling dominan. Teridentifikasi 8 ragam warna mikroplastik, didominasi warna hitam (85 partikel) dan terendah warna ungu (3 partikel). Ukuran partikel bervariasi dari 20–40 µm hingga lebih dari 5000 µm, dengan rentang 100–500 µm paling banyak dijumpai (105 partikel) terutama pada talus utama rumput laut, sedangkan rentang 40–60 µm ditemukan paling sedikit (1 partikel). Kelimpahan mikroplastik tertinggi mencapai 91 partikel dengan rata-rata sekitar 18,2 ± 5,76 partikel/gram, sementara kelimpahan terendah sekitar 60 ± 4,18 partikel dengan rata-rata sekitar 12 partikel/gram
RAHMANSYAH
2026 · Thesis · Open Access
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis hiu tikar yang tertangkap sebagai hasil tangkapan buangan dari Perairan Muara Bulungan, Kalimantan Utara berdasarkan karakter morfologi dan molekuler. Hiu tikar sering tertangkap bersama hasil tangkapan utama menggunakan alat tangkap pukat hela (trawl), namun informasi ilmiah mengenai karakteristik morfologi dan molekulernya di wilayah ini belum tersedia. Penelitian menggunakan lima ekor sampel hiu tikar yang dianalisis berdasarkan karakter morfologi (bentuk tubuh, kepala, sirip, dan pola warna) serta karakter molekuler melalui ekstraksi DNA, amplifikasi gen Cytochrome c Oxidase I (COI) menggunakan PCR, elektroforesis, dan sekuensing dengan metode Sanger. Hasil sekuensing selanjutnya dianalisis menggunakan BLAST pada database NCBI, dilanjutkan dengan analisis jarak genetik dan filogenetik menggunakan metode Neighbor-Joining. Hasil identifikasi morfologi menunjukkan bahwa sampel memiliki tubuh memanjang, kepala lebar dan membulat, terdapat barbel di sekitar mulut, dua sirip dorsal yang terletak di bagian posterior tubuh, serta pola bercak khas pada permukaan tubuh, sesuai dengan ciri spesies Chiloscyllium plagiosum. Hasil analisis molekuler menunjukkan tingkat kemiripan sekuens sebesar 99,08-99,85% dengan data Chiloscyllium plagiosum pada GenBank, dengan nilai jarak genetik yang rendah (0,000-0,012), menunjukkan hubungan kekerabatan yang sangat dekat. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi identifikasi morfologi dan molekuler berhasil mengonfirmasi keberadaan Chiloscyllium plagiosum di perairan Muara Bulungan, Kalimantan Utara, sekaligus memberikan data ilmiah awal sebagai dasar upaya pengelolaan dan konservasi spesies ini.
NAUFAL LUTHFI ASA
2026 · Thesis · Open Access
Mikroplastik merupakan salah satu pencemar perairan yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap ekosistem akuatik, sehingga diperlukan teknologi penyisihan yang efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan membran biofilter berbahan rumput laut Kappaphycus alvarezi dan polivinil alkohol (PVA) serta mengevaluasi kemampuan berbagai formulasi membran dalam menyisihkan mikroplastik. Penelitian dilaksanakan pada Januari-Juli 2026 menggunakan metode eksperimental dengan lima formulasi rumput laut:PVA, yaitu 0:5, 1:3, 1:4, 1,5:3,5, dan 2:3, masing-masing dengan tiga ulangan. Jumlah mikroplastik awal ditetapkan secara estimatif sebesar 79,6 partikel per 20 L berdasarkan kelimpahan rata-rata 3,98 partikel/L. Kinerja membran dievaluasi berdasarkan jumlah mikroplastik yang tertahan, retensi estimasi, jumlah mikroplastik pada filtrat, efisiensi penyisihan estimasi, dan koefisien variasi. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan one-way ANOVA atau uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi 0:5 menghasilkan efisiensi penyisihan estimasi tertinggi sebesar 87,02 +/- 3,84%, tetapi menunjukkan variasi retensi yang relatif tinggi. Formulasi 1:3 merupakan formulasi paling prospektif di antara membran yang mengandung rumput laut, dengan rata-rata mikroplastik tertahan sebesar 56,67 +/- 6,11 partikel, retensi estimasi 71,19 +/- 7,68%, efisiensi penyisihan estimasi 82,83 +/- 2,62%, serta koefisien variasi terendah sebesar 10,78%. Analisis statistik menunjukkan bahwa perbedaan kinerja antarformulasi belum signifikan pada taraf alpha = 0,05. Dengan demikian, formulasi rumput laut:PVA 1:3 memiliki potensi paling baik secara deskriptif sebagai membran biofilter berbasis rumput laut untuk penyisihan mikroplastik, meskipun masih diperlukan optimasi komposisi dan karakterisasi struktur membran lebih lanjut.
SUSILO AWU SAPUTRO
2026 · Thesis · Open Access
Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berpotensi dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah, salah satunya bubuk kakao. Salah satu faktor yang memengaruhi karakteristik bubuk kakao adalah lama fermentasi biji sebelum pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap karakteristik bubuk kakao serta menentukan lama fermentasi yang optimum. Penelitian dilaksanakan pada Maret-Mei 2026 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu lama fermentasi yang terdiri atas F0 (0 hari), F1 (2 hari), F2 (4 hari), F3 (6 hari), dan F4 (8 hari), dengan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar lemak, pH, warna, aroma, dan rasa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, dilanjutkan analisis ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada parameter yang berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar lemak, pH, warna, dan rasa, sedangkan aroma tidak berpengaruh nyata. Perlakuan F3 (6 hari) menghasilkan kadar air 4,62%, kadar lemak 11,25%, pH 4,60, serta karakteristik organoleptik warna, aroma, dan rasa yang baik. F3 dipilih sebagai perlakuan optimum karena memenuhi persyaratan mutu dan menghasilkan karakteristik yang masuk baik dengan waktu fermentasi lebih singkat dibandingkan F4. Dengan demikian, fermentasi selama 6 hari merupakan perlakuan optimum dalam menghasilkan bubuk kakao pada penelitian ini.
CINDY TAMARA NURAZHALINA PUTRI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh selisih inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat terhadap nilai tukar Rupiah, menganalisis pengaruh selisih variabel makroekonomi tersebut antara Thailand dan Amerika Serikat terhadap nilai tukar Baht, serta menganalisis perbedaan pergerakan nilai tukar Rupiah dan Baht terhadap Dolar Amerika Serikat. Penelitian menggunakan regresi linear berganda pada model Rupiah dan Baht serta paired sample t-test. Data yang digunakan merupakan data sekunder triwulanan periode 2010Q1–2025Q4 yang bersumber dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Federal Reserve Economic Data (FRED), U.S. Bureau of Labor Statistics (BLS), U.S. Bureau of Economic Analysis (BEA), dan Asian Development Bank (ADB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada model Rupiah, perubahan selisih inflasi Indonesia dan Amerika Serikat berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perubahan nilai tukar Rupiah (p = 0,0440), demikian pula perubahan selisih suku bunga yang berpengaruh negatif dan signifikan (p = 0,0212). Sementara itu, selisih pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan (p = 0,4084). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap perubahan nilai tukar Rupiah dengan Prob(F-statistic) sebesar 0,007118. Pada model Baht, perubahan kedua selisih inflasi berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan (p = 0,6919), sedangkan perubahan selisih suku bunga (p = 0,6625) dan selisih pertumbuhan ekonomi (p = 0,2062) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel juga tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan nilai tukar Baht dengan Prob(F-statistic) sebesar 0,534761. Hasil paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pergerakan nilai tukar Rupiah dan Baht terhadap Dolar Amerika Serikat selama periode 2010Q1–2025Q4 (p = 0,0029).
CHANDRA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di SMK Maritim Indonesia Tarakan. Hal ini dipengaruhi oleh ketidaksesuaian model pembelajaran di mana pembelajaran yang berlangsung masih bersifat konvensional dan terpusat pada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi Transformasi Geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen berdesain The Nonequivalent Pre-test dan Post-test Control Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Sampling dengan total 40 siswa kelas XI, yang dibagi menjadi dua kelompok: 20 siswa kelas XI-A sebagai kelas eksperimen (menerapkan STAD) dan 20 siswa kelas XI-B sebagai kelas kontrol (menerapkan metode konvensional). Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes uraian berupa pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai akhir (post-test) kelas eksperimen mencapai 71,6, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata kelas kontrol yang sebesar 56,3. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti H_0 ditolak dan H_1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMK Maritim Indonesia Tarakan.
HERMAWAN SUSANTO
2026 · Thesis · Open Access
KOMPOSISI JENIS IKAN PADA SAAT PASANG PURNAMA DAN PASANG PERBANI PADA AREA BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN Abstak Pantai Amal, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, merupakan salah satu wilayah pesisir yang dimanfaatkan mansyarakat untuk budidaya rumput laut. Selain ideal untuk pertumbuhan rumput laut, kawasan ini secara ekologis memiliki peran sebagai habitat asuhan (Nursery ground) dan mencari makan (Feeding grounnd) untuk berbagai jenis ikan di area tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komposisi jenis ikan di area budidaya rumput laut dengan membanding hasil tangkapan pada pasang tinggi dan pasang rendaah, serta mengetahui bagaiaman peran pasang perairan terhadap kompisis ikan dengan melakukan uji Anovad dan kontribusi faktor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan lokasi penelitian di area budidaya rumput laut dan menggunakan alat tangkap jenis jaring insang (gillnet). Berdasarkan hasil tangkapan penelitian, diperoleh sebanyak 122 individu yang tergolong kedalam 13 spesies. Pada pasang tinggi diperoleh 9 jenis dengan total 93 individu (76,23%) dan pasang rendah 6 jenis dengan total 29 individu (23,77%). Komposis jenis ikan yang paling dominan pada pasang tinggi yaitu julung – julung (Hemirafus far) dengan 62 individu (68,48%) dan jenis ikan yang dominan saat pasang rendah yaitu Kipar (Scatophagus argus) degan 10 individu (37,04%). Hasil uji anova menunjukkan perbedaan rata rata kelimpahan jenis ikan yang signifikan antara pasang yaitu F-hitung = 24,48 > F-crit =5,99 dan nilai P = 0,02 0,05 yang menegaskan bahwa adanya pengaruh nyata kondisi pasang perairan terhadap hasil tangkapan. Dengan perhitungan kontribusi faktor, kondisi pasang perairan memberikan pengaruh sebesar 80,31% terhadap keberadaan ikan. Dengan hasil tersebut dapat menegaskan adanya pengaruh pasang tinggi dan pasang rendah terhadap komposisi jenis ikan yang berasosiasi dengan rumput laut di perairan Pantai Amal Kota Tarakan.
RUBY AYU MASLINDA
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ikan dan mengetahui struktur komunitas ikan berdasarkan indeks keanekaragaman, keseragaman, serta dominansi di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan jaring insang (gillnet), kemudian ikan yang diperoleh diidentifikasi berdasarkan karakter morfometrik dan meristik. Struktur komunitas dianalisis menggunakan Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H′), Indeks Keseragaman (E), dan Indeks Dominansi Simpson (C). Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima jenis ikan dari famili yang berbeda, yaitu Mugil cephalus, Megalops cyprinoides, Johnius trachycephalus, ikan putih caranx sp, dan Euristhmus microceps. Nilai indeks keanekaragaman pada ketiga stasiun berkisar 1,500–1,891 dan termasuk kategori rendah. Indeks keseragaman berada pada kisaran 0,913–0,946 yang menunjukkan komunitas dalam kondisi stabil, sedangkan indeks dominansi berkisar 0,284–0,375 dan tergolong rendah. Berdasarkan hasil tersebut, komunitas ikan di kawasan mangrove KKMB Kota Tarakan berada dalam kondisi relatif stabil dengan tingkat dominansi yang rendah, walaupun jumlah jenis yang ditemukan masih terbatas. Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi dasar untuk mendukung pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan.
DHAIF FADHILAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana judi adu lari di Kota Tarakan dan mengetahui upaya pencegahan dan penanganan yang dilakukan Aparat Penegak Hukum Kota Tarakan terhadap pelaku tindak pidana judi adu lari. Jenis penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris yakni metode penelitian hukum yang melihat keberlakuan hukum dari segi non hukum. Penelitian ini dilakukan di Kepolisian Sektor Tarakan Timur, dan Kepolisian Resor Kota Tarakan. Sampel yang digunakan berupa Aparat Penegak Hukum dengan Dokumen Hukum. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa data yang diperoleh saat wawancara, data sekunder berupa data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi dengan melakukan pengamatan secara langsung yang dimaksudkan untuk mendukung kebenaran dari data yang diperoleh terhadap setiap kegiatan, perilaku, dan gejala di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku judi adu lari bergantung pada kemampuan penyidik membuktikan adanya perbuatan perjudian, unsur kesalahan, serta peran konkret setiap pihak yang terlibat. Dengan demikian, penerapan hukum pidana harus dilakukan secara proporsional sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan didukung oleh alat bukti yang sah. Kepolisian telah melakukan upaya preventif melalui patroli, pengawasan, dan pencegahan kegiatan yang berpotensi mengandung unsur perjudian, serta memiliki mekanisme penanganan apabila ditemukan dugaan tindak pidana. Namun, efektivitas penegakan hukum masih menghadapi kendala dalam penerapan ketentuan terhadap karakteristik judi adu lari yang menjadikan pembuktian taruhan sebagai barang bukti hanya sekedar transaksi secara tunai, keterbatasan informasi dari masyarakat, serta adanya toleransi atau pandangan masyarakat yang menganggap adu lari sebagai kegiatan hiburan biasa.
HAFIS YAHYA
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Kulit udang windu (Penaeus monodon) merupakan limbah hasil perikanan yang melimpah dan berpotensi sebagai sumber astaxanthin, sebuah senyawa karotenoid dengan aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Penelitian ini bertujuan mengekstraksi astaxanthin dari kulit udang windu yang ada di Kota Tarakan menggunakan pelarut hexana: isopropanol (3:2) serta menguji potensi antioksidannya. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut hexana: isopropanol (3:2 v/v) selama 3 hari, pada suhu ruang ekstrak dikarakterisasi kadar astaxanthinnya menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 476 nm, aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode ABTS (2,2'-azino-bis (3ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)) pada panjang gelombang 741 nm dengan Trolox sebagai standar pembanding. Hasil penelitian menunjukkan kadar astaxanthin yang diperoleh dengan nilai rata rata 104,77 µg/g ± 11,93 µg/g. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode ABTS menunjukkan bahwa ekstrak astaxanthin dari kulit udang windu memiliki nilai % inhibisi sebesar 11,63% dengan nilai TEAC (Trolox Equivalent Antioxidant Capacity) sebesar 0,0721 µmol TE/g sampel kering. Kombinasi pelarut hexana dan isopropanol terbukti efektif mengisolasi astaxanthin dari limbah kulit udang. Penelitian ini memberikan informasi penting mengenai potensi pemanfaatan limbah kulit udang windu sebagai sumber antioksidan alami bernilai ekonomi tinggi, sekaligus solusi pengelolaan limbah perikanan yang lebih berkelanjutan.
SURYANI
2026 · Thesis · Open Access
Informasi parameter genetik merupakan aspek penting dalam program pemuliaan tanaman karena menjadi dasar dalam menentukan karakter seleksi yang efektif. Nilai duga parameter genetik meliputi keragaman genetik, heritabilitas, kemajuan genetik, dan korelasi antar karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai parameter genetik beberapa karakter pada 6 genotipe kailan serta mendapatkan karakter yang bisa digunakan sebagai kriteria seleksi dalam pemuliaan tanaman kailan. Penelitian menggunakan 6 genotipe kailan yaitu P1 (Winsa), P2 (Sakura F1), P3 (New Veg In), P4 (Full White), P5 (Nemo) dan P6 (Nita) dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, diameter batang, luas daun, kehijauan daun, berat basah tanaman dan berat basah per ha. Hasil nilai duga parameter genetik menunjukkan karakter yang bisa dijadikan kriteria seleksi langsung karena memiliki nilai heritabilitas dan kemajuan genetik tinggi yaitu tinggi tanaman (h2 = 0,864 dan KG = 58,603), diameter batang (h2 = 0,744 dan KG = 23,400) dan berat basah tanaman (h2 = 0,537 dan KG = 18,869). Sedangkan karakter yang bisa digunakan sebagai kriteria seleksi tidak langsung karena memiliki nilai korelasi positif nyata dengan berat basah tanaman adalah tinggi tanaman (rG = 0,836**) dan diameter batang (rG = 0,943**).
Silvi Lestiana Sinaga
2026 · Thesis · Open Access
Ketidakpastian pasokan bahan baku dan belum adanya pengukuran kinerja rantai pasok secara sistematis menjadi permasalahan yang dihadapi CV. Raja Rani Jaya dalam menjalankan usaha pengolahan ikan bandeng tanpa duri, meskipun volume produksinya mencapai 717.200 kg pada tahun 2025 dan lebih tinggi dibandingkan pesaing utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme rantai pasok dan menganalisis kinerjanya menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penentuan responden dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang mencakup data 10 petambak (pemasok), pihak perusahaan, dan pedagang. Seluruh data bersumber dari data sekunder perusahaan yang dikumpulkan melalui dokumentasi dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan aliran produk, aliran keuangan, dan aliran informasi, serta diukur menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok melibatkan petambak, perusahaan, pedagang besar, pedagang kecil, dan konsumen. Aliran keuangan dan informasi telah berjalan terintegrasi sehingga mendukung kelancaran transaksi dan koordinasi antarpelaku, sedangkan aliran produk masih terkendala ketidakpastian pasokan bahan baku. Pengukuran kinerja SCOR menunjukkan nilai Perfect Order Fulfillment 98,7%, fleksibilitas 10 hari, Cash to Cash Cycle Time 9 hari, dan Inventory Days of Supply 0 hari yang seluruhnya berada pada kategori superior. Order Fulfillment Cycle Time sebesar 7,6 hari berada pada kategori parity, sedangkan Total Supply Chain Cost sebesar 64,97% berada pada kategori gap-parity. Disimpulkan bahwa kinerja rantai pasok CV. Raja Rani Jaya secara umum sudah baik, namun masih memerlukan perbaikan pada efisiensi biaya dan percepatan proses pengadaan bahan baku (source).
SARAH TASYA
2026 · Thesis · Open Access
Usahatani jambu kristal membutuhkan biaya produksi yang relatif besar, sementara penerimaannya bergantung pada kemampuan produksi selama periode usaha, sehingga diperlukan analisis untuk mengetahui tingkat pendapatan dan kelayakan finansialnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan finansial usahatani jambu kristal milik Bapak Cecep. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Lokasi ditentukan secara sengaja (purposive) karena usahatani telah berjalan sejak 2019, dikelola langsung oleh pemiliknya, dan telah menghasilkan produksi serta penerimaan yang dapat dianalisis. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan Bapak Cecep sebagai informan kunci (key informan). Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi dan studi pustaka. Periode analisis mencakup tahun 2019-2030, terdiri atas data aktual tahun 2019-2025 dan data proyeksi tahun 2026-2030. Kelayakan finansial dianalisis menggunakan Net B/C Ratio, Break Even Point, Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Payback Period dengan tingkat diskonto 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2019-2030 total biaya usahatani sebesar Rp793.077.620, total penerimaan sebesar Rp1.830.667.143, dan total pendapatan sebesar Rp1.037.589.523. Net B/C Ratio sebesar 6,9, NPV sebesar Rp631.995.412, IRR sebesar 19,98%, dan Payback Period selama 3 tahun 2 bulan. Nilai BEP produksi sebesar 23.941 kg lebih rendah daripada total produksi sebesar 61.022 kg, BEP harga sebesar Rp12.997/kg lebih rendah daripada harga jual sebesar Rp30.000/kg, dan BEP penerimaan sebesar Rp718.223.788 lebih rendah daripada total penerimaan. Dengan demikian, usahatani jambu kristal Bapak Cecep layak secara finansial untuk dijalankan selama periode analisis.
SITI SOVIAH
2026 · Thesis · Open Access
This research aimed to determine the effect of implementing English-language Webtoons on the reading interest and reading ability of 11th-grade nursing students at SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. This research employed a quantitative approach with a pre-experimental design in the form of a One-Group Pretest-Posttest Design. The research sample included 22 students selected using purposive sampling. The research instruments consisted of a reading interest questionnaire with 15 statements using a Likert scale and a reading ability test comprising 20 multiple-choice questions. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, a paired-sample t-test for normally distributed data, the Wilcoxon test for non-normally distributed data, and N-gain calculations. The results showed an increase in reading interest following the implementation of the Webtoon Trauma Center. The mean reading interest score increased from 53.48 on the pretest to 68.71 on the posttest, with a mean difference of 15.23. The results of the paired-sample t-test showed a significance value of 0.000 (p 0.05), indicating a significant difference between the pretest and posttest scores. Reading ability also improved, with the mean score rising from 36.36 to 68.64. Improvements were observed in five reading skill indicators: finding factual information, identifying the main idea, understanding vocabulary, identifying references, and making inferences. Therefore, the implementation of the Webtoon Trauma Center could support improvements in students' interest and reading skills in English language learning, especially when accompanied by vocabulary support, structured reading activities, guidance, and appropriate classroom management.
ATINA RODITA
2026 · Thesis · Open Access
Analisis Tentang Kepuasan Masyarakat Pantai Amal Kota Tarakan Terhadap Pelayanan Publik
ADELIA CIKAL PRATIWI
2026 · Thesis · Open Access
Musik K-Pop banyak digemari siswa dan sering didengarkan sebagai motivasi dalam belajar, salah satunya pada pelajaran IPA. IPA menjadi salah satu mata pelajaran yang sulit dan cenderung menurunkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi siswa tentang musik K-Pop, mendeskripsikan minat belajar IPA, dan memahami bagaimana siswa memaknai pengaruh musik K-Pop terhadap minat belajar IPA di SMPN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 13 siswa kelas VII dan VIII sebagai informan yang dipilih secara purposive sampling, serta satu guru IPA sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data hasil wawancara diolah dengan bantuan Nvivo 15, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap musik K-Pop bervariasi; sebagian siswa menilai positif karena musik tersebut menarik dan energik, sementara sebagian lain kurang tertarik dan lebih menyukai musik Indonesia. Minat belajar IPA siswa secara umum cenderung positif tetapi bersifat situasional, dipengaruhi oleh materi pelajaran dan cara guru mengajar. Penggunaan musik K-Pop ketika belajar dimaknai secara berbeda oleh setiap siswa: sebagian merasa terbantu karena menambah semangat dan mengurangi kebosanan, sedangkan sebagian lain merasa terganggu konsentrasinya, terutama pada kegiatan yang membutuhkan fokus tinggi. Dengan demikian, pengaruh musik K-Pop terhadap minat belajar IPA bersifat kondisional dan bergantung pada preferensi serta kondisi belajar masing-masing siswa. Sebagai tindak lanjut, siswa disarankan menyesuaikan penggunaan musik dengan kondisi belajar, guru disarankan menerapkan pembelajaran yang lebih bervariasi, dan peneliti selanjutnya disarankan melibatkan informan yang lebih beragam serta membandingkan belajar dengan tanpa musik.
ANGGI SITI BAROKAH
2026 · Thesis · Open Access
Kontribusi sektor pertambangan dan penggalian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sering dianggap sebagai indikator kemajuan ekonomi daerah. Namun, tingginya kontribusi sektor tersebut belum tentu mencerminkan tingkat keberlanjutan wilayah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat keberlanjutan daerah dengan kontribusi PDRB sektor pertambangan dan penggalian tertinggi dan terendah di Indonesia menggunakan metode Regional Sustainable Account (RSA). Penelitian dilakukan pada Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara sebagai daerah dengan kontribusi sektor pertambangan tinggi, serta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan DKI Jakarta sebagai daerah dengan kontribusi sektor pertambangan rendah selama periode 2019-2024. Analisis dilakukan melalui pengukuran dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan yang membentuk nilai RSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah dengan kontribusi sektor pertambangan yang tinggi tidak selalu memiliki tingkat keberlanjutan yang lebih baik dibandingkan daerah dengan kontribusi yang rendah. Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mengalami peningkatan keberlanjutan dari kategori Chronic Unsustainable dan Unsustainable pada tahun 2019 menjadi kategori Almost Sustainable pada tahun 2024. Sementara itu, DI Yogyakarta bertahan pada kategori Almost Sustainable dengan nilai keberlanjutan yang meningkat, dan DKI Jakarta secara konsisten berada pada kategori Good Sustainable. Temuan ini menunjukkan bahwa besarnya kontribusi sektor pertambangan dan penggalian bukan merupakan faktor utama yang menentukan keberlanjutan wilayah. Tingkat keberlanjutan lebih dipengaruhi oleh kemampuan daerah dalam
LINTANG WULANDARI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), PDRB per kapita, dan upah minimum terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara tahun 2018-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk data panel yang mencakup lima Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, yaitu Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan, Tana Tidung, dan Kota Tarakan selama periode 2018–2025. Data penelitian diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin, sedangkan PDRB per kapita dan upah minimum tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, Indeks Pembangunan Manusia, PDRB per kapita, dan upah minimum berpengaruh signifikan terhadap jumlah penduduk miskin. Nilai koefisien determinasi sebesar 98,74%, yang menunjukkan bahwa variabel IPM, PDRB per kapita, dan upah minimum mampu menjelaskan variasi kemiskinan sebesar 98,74%, sedangkan sisanya sebesar 1,26% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian.
HESTI TITIANA
2026 · Thesis · Open Access
Limbah cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) memiliki kandungan kalsium karbonat (CaCO₃) yang tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kalsium oksida (CaO) bernilai tambah. Pemanfaatan metode green synthesis menggunakan ekstrak daun api-api (Avicennia marina) merupakan alternatif yang ramah lingkungan dalam sintesis partikel submikro CaO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia dan fitokimia partikel submikro CaO dari cangkang kerang kapah (Meretrix sp.) melalui green synthesis menggunakan ekstrak daun api-api (Avicennia marina). Penelitian dilakukan dengan mensintesis CaO dari cangkang kerang kapah menggunakan ekstrak daun api-api sebagai agen green synthesis, kemudian dikarakterisasi menggunakan uji fitokimia, Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), dan Particle Size Analyzer (PSA). Hasil uji PSA menunjukkan bahwa partikel CaO memiliki distribusi ukuran berkisar 50–700 nm dengan ukuran dominan pada rentang 180–200 nm, sehingga termasuk kategori partikel submikro. Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus hidroksil (O–H) pada bilangan gelombang sekitar 3645 cm⁻¹, gugus karbonat (CO₃²⁻) pada daerah 1400–1500 cm⁻¹, serta ikatan Ca–O pada daerah 450–550 cm⁻¹, yang mengonfirmasi terbentuknya kalsium oksida. Uji fitokimia menunjukkan hasil negatif terhadap alkaloid, flavonoid, steroid, dan tanin, yang mengindikasikan bahwa senyawa metabolit sekunder telah terdegradasi selama proses kalsinasi sehingga diperoleh CaO dengan tingkat kemurnian yang baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode green synthesis menggunakan ekstrak daun api-api berhasil menghasilkan partikel submikro CaO dari cangkang kerang kapah dengan karakteristik kimia yang sesuai sebagai material CaO dan tanpa kandungan metabolit sekunder pada produk akhir.