APRILIA RANI SAPPA
2025 · Thesis · Open Access
Kesulitan keterampilan menulis permulaan merupakan kesulitan yang sering dialami oleh siswa Ketika mereka belajar menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan keterampilan menulis permulaan pada siswa kelas 1B SD Negeri 006 Tarakan serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Metode yang digunakan yaitu metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi awal, tes keterampilan menulis permulaan, wawancara dengan guru kelas, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kelas 1B dengan menggunkan teknik purposive sampling dengan kriteria berdasarkan indikator kesuliatn menulis, dan dipilih satu perwakilan siswa yang memenuhi indikator menulis dengan bantuan spin, yaitu berinisial NG, AF, BJ, SQ. Hasil penelitian menunjukan bahwa subjek NG mengalami kesulitan keterampilan menulis pada keempat indikator yaitu, tulisan tidak terbaca, penggunaan huruf kapital dan huruf kecil, huruf hilang, dan jarak antar kata tidak sama atau tidak konsisten dengan faktor penyebab yaitu kemampuan motrik yang masih rendah, perilaku, motivasi dan minat belajar yang rendah. AF memenuhi tiga indikator yaitu penggunaan huruf kapital dan huruf kecil, huruf hilang, dan jarak antar kata tidak sama atau tidak konsisten dengan faktor penyebab yaitu kemampuan memori yang lemah, kurangnya dampingan belajar dari orang tua. BJ memenuhi dua indikator yaitu penggunaan huruf kapital dan huruf kecil, dan jarak antar kata tidak sama atau tidak konsisten dengan faktor penyebab yaitu lemahnya konsentrasi saat belajar. SQ memenuhi satu indikator yaitu penggunaan huruf kapial dan huruf kecil dengan faktor penyebab yaitu cenderung terburu-buru saat menulis.
ITA MASSOLO
2025 · Thesis · Open Access
Kemampuan menulis dengan penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang tepat sangat penting dalam menghasilkan tulisan yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penggunaan huruf kapital dan tanda baca pada karangan narasi siswa kelas V-A di SD Negeri Utama 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis karangan narasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, terdapat lima subjek yang mewakili lima kategori penilaian kesalahan penggunaan huruf kapital dan tanda baca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesalahan penggunaan huruf kapital dan tanda baca. Kesalahan dengan persentase tertinggi pada aspek huruf kapital adalah kesalahan penggunaan huruf kapital pada kata pertama awal kalimat, yaitu sebesar 48,78%. Pada aspek tanda baca titik, kesalahan terbesar ditemukan pada penghilangan tanda titik di akhir kalimat pernyataan. Sementara itu, pada aspek tanda baca koma, kesalahan tertinggi terjadi pada kesalahan penggunaan tanda baca koma untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimat, dengan persentase sebesar 44,68%. Kesalahan-kesalahan tersebut disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor kompetensi berkaitan dengan rendahnya pemahaman siswa terhadap kaidah penggunaan huruf kapital dan tanda baca, sedangkan faktor performansi disebabkan oleh keterbatasan dalam mengingat, seperti lupa atau tergesa-gesa saat menulis. Selain itu, hasil wawancara menunjukkan bahwa guru lebih berfokus pada isi dan keterbacaan tulisan siswa sehingga aspek kebahasaan kurang diperhatikan.
NATALIA PUTRI SENDANA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengkaji morfometri, spesifikasi alat tangkap, dan komposisi ukuran ikan pari loreng (Himantura undulata) yang tertangkap dengan rawai senggol di perairan Tarakan dan didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai. Data dikumpulkan dari Januari hingga April 2025 pada 12 kali kesempatan pengambilan sampel menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi panjang cakram (DL), lebar cakram (DW), berat tubuh (W), dan spesifikasi teknis alat tangkap. Hasil tangkapan didominasi oleh individu dengan DL berkisar antara 71,9–80,7 cm, dengan DL maksimum yang tercatat sebesar 122 cm. Hubungan panjang–berat menghasilkan koefisien sebesar 1,6148–2,1818 (b 3), yang menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif, yaitu pertumbuhan panjang lebih cepat dibandingkan berat; uji t mengonfirmasi bahwa b berbeda signifikan dari 3. Rawai senggol yang digunakan terdiri atas tali utama sepanjang 30 m dan tali cabang 1,5 m, masing-masing dilengkapi dengan 7 mata pancing. Menurut pedoman FAO, alat ini dianggap ramah lingkungan karena selektif terhadap ikan demersal dan memiliki kontak minimal dengan habitat dasar perairan. Temuan ini menunjukkan bahwa populasi ikan pari loreng di perairan Tarakan sebagian besar masih berada pada fase pertumbuhan, sementara individu dewasa berukuran besar relatif jarang tertangkap.
JEMI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan finansial usaha budidaya usaha burung walet (Collocalia Fuchipahge) yang dikelola oleh bapak Gimarzuki di Desa Salan, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan menggunakan kriteria Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha sarang burung walet Bapak Gimarzuki layak secara finansial untuk dijalankan dan dikembangkan. Ini dibuktikan dengan nilai NPV sebesar Rp 26.000.539,56 (>0), IRR sebesar 22% (>tingkat suku bunga 5,75%), Net B/C sebesar 1,52 (>1), Gross B/C sebesar 1,45 (>1), dan Payback Period selama 3,39 tahun.
ABD. SALAM ARSYAD PUTRA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dan budaya organisasi terhadap kinerja kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tarakan. Latar belakang kajian berangkat dari fenomena penurunan efektivitas program kerja dan partisipasi kader, yang diduga dipengaruhi oleh dinamika komunikasi internal dan kekuatan budaya organisasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, sampel penelitian berjumlah 136 kader HMI yang pernah menjabat sebagai pengurus tingkat Komisariat atau Cabang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala likert yang diolah menggunakan SPSS versi 30. Hasil analisis menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja kader, sementara komunikasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa internalisasi nilai, norma dan sistem regenerasi dalam HMI lebih efektif dalam mendorong kinerja dibanding aspek komunikasi struktural. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur organisasi non profit, khususnya dalam konteks gerakan kemahasiswaan berbasis nilai keislaman.
APRILIA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Turnover Intention. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala Liker dengan skor 1 sampai 5. Model sampel menggunakan sampel jenuh (semua anggota populasi dijadikan sampel) dengan jumlah sampel 50 karyawan KSP CU Femung Pebaya Malinau. Model analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji t didukung dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa Kepuasan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention karyawan KSP CU Femung Pebaya Malinau dan Kepuasan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention karyawan KSP CU Femung Pebaya Malinau, hal ini menunjukkan jika kepuasan kerja dan komitmen organisasi tinggi maka karyawan tetap ingin meninggalkan perusahaan.
SEFTIAN SANJU PRATAMA
2025 · Thesis · Open Access
Abstrak Budidaya udang windu sistem tradisional masih menjadi kegiatan utama di Kabupaten Bulungan yang cenderung menurun produktivitas tambak dan produksi udang. Penelitian ini bertujuan mengkaji kualitas air buangan tambak budidaya udang windu sistem tradisional di Pulau Tibi, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilakukan mulai bulan September sampai dengan Desember 2024. Penentuan titik sampling menggunakan purposive sampling. Pada stasiun 1 menggunakan penambahan probiotik EM4 dengan dosis 190 L/Ha, stasiun 2 menggunakan probiotik RICA dengan dosis 6 L/Ha dengan frekuensi pemberian 2 minggu sekali, sedangkan stasiun 3 tidak menggunakan probiotik dan stasiun 4 air sungai. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan mengacu pada Permen KP 75/2016 dan 28/2004. Hasil pengamatan stasiun 1 (EM4) menunjukkan kekeruhan 90,4 NTU, TSS 92 mg/L, BOD5 3,89 mg/L, nitrat 0,32 mg/L, fosfat 0,1 mg/L, amonia 0,06 mg/L, H₂S 0,72 mg/L, nitrit 0,15 mg/L, dan pH 6,9. Stasiun 2 (RICA), kekeruhan 51,4 NTU, TSS 77 mg/L, BOD5 2,5 mg/L, nitrat 0,22 mg/L, fosfat 0,16 mg/L, amonia 0,12 mg/L, H₂S 0,57 mg/L, nitrit 0,1 mg/L, dan pH 7,2. Sedangkan stasiun 3 (tanpa probiotik), kekeruhan 58,7 NTU, TSS 19 mg/L, BOD5 2,78 mg/L, nitrat 0,28 mg/L, fosfat 0,09 mg/L, amonia 0,2 mg/L, H₂S 2,44 mg/L, nitrit 0,09 mg/L, dan pH 5. Hasil pengamatan sungai 1 menunjukkan kekeruhan 50,5 NTU, TSS 30 mg/L, BOD5 1,95 mg/L, nitrat 0,3 mg/L, fosfat 0,13 mg/L, amonia 0,17 mg/L, H₂S 0,99 mg/L, nitrit 0,2 mg/L, dan pH 6,8. Sedangkan pada sungai 2, kekeruhan 309 NTU, TSS 341 mg/L, BOD5 6,11 mg/L, nitrat 0,2 mg/L, fosfat 0,56 mg/L, amonia 0,18 mg/L, H₂S 1,75 mg/L, nitrit 0,3 mg/L, dan pH 6. Secara keseluruhan, penggunaan probiotik RICA lebih efektif dalam memperbaiki kualitas air buangan tambak dibandingkan probiotik EM4 maupun tanpa probiotik. Abstract Shrimp farming using a traditional system remains a significant activity in Bulungan Regency, although pond productivity and shrimp production tend to declining. This study aimed to assess the quality of wastewater from traditional shrimp farming ponds on Tibi Island, Bulungan Regency. The research wass conducted from September to December 2024. Sampling points were determined using a purposive sampling approach. At station 1, EM4 probiotics were applied at a dosage of 190 L/Ha, while station 2 used RICA probiotics at a dosage of 6 L/Ha with an application frequency of once every two weeks. Station 3 did not use probiotics, and station 4 represented river water. The method employed was a descriptive quantitative approach, as referenced in Ministry of Marine Affairs and Fisheries Regulations Permen KP 75/2016 and 28/2004. The results from station 1 (EM4) showed turbidity of 90.4 NTU, TSS 92 mg/L, BOD₅ 3.89 mg/L, nitrate 0.32 mg/L, phosphate 0.1 mg/L, ammonia 0.06 mg/L, H₂S 0.72 mg/L, nitrite 0.15 mg/L, and pH 6.9. Station 2 (RICA), showed turbidity of 51.4 NTU, TSS 77 mg/L, BOD₅ 2.5 mg/L, nitrate 0.22 mg/L, phosphate 0.16 mg/L, ammonia 0.12 mg/L, H₂S 0.57 mg/L, nitrite 0.1 mg/L, and pH 7.2. Meanwhile, station 3 (without probiotics) showed turbidity of 58.7 NTU, TSS 19 mg/L, BOD₅ 2.78 mg/L, nitrate 0.28 mg/L, phosphate 0.09 mg/L, ammonia 0.2 mg/L, H₂S 2.44 mg/L, nitrite 0.09 mg/L, and pH 5. The results from river 1 showed turbidity of 50.5 NTU, TSS 30 mg/L, BOD₅ 1.95 mg/L, nitrate 0.3 mg/L, phosphate 0.13 mg/L, ammonia 0.17 mg/L, H₂S 0.99 mg/L, nitrite 0.2 mg/L, and pH 6.8. In river 2, turbidity was 309 NTU, TSS 341 mg/L, BOD₅ 6.11 mg/L, nitrate 0.2 mg/L, phosphate 0.56 mg/L, ammonia 0.18 mg/L, H₂S 1.75 mg/L, nitrite 0.3 mg/L, and pH 6. Overall, the use of RICA probiotics is more effective in improving the quality of aquaculture wastewater compared to EM4 probiotics or without probiotics.
NUR HATIKA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada kelas III B SDN 003 Simpang Tiga Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di SDN 003 Simpang Tiga Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Faktor pada penelitian ini adalah faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika. Insturmen pendukung adalah dokumentasi. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder dengan subjek penelitian 5 orang siswa kelas III B dan guru kelas III. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data kuliatatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika yaitu 1) faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika siswa adalah minat belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika belum terbangun, pada kondisi fisik meskipun penglihatan siswa tidak terganggu namun posisi duduk siswa dapat mempengaruhi penglihatan siswa pada tulisan guru di papan tulis, dan sikap siswa selasa proses pembelajaran juga dapat mempengaruhi perkembangan siswa di kelas, 2) faktor eksternal yang mempengaruhi siswa dalam pembelajaran matematika siswa adalah metode mengajar guru yang kurang bervariasi dapat menurunkan minat siswa terhadap suatu mata pelajaran dan mengakibatkan siswa kurang memahami materi pembelajaran dan fasilitas pembelajaran yang memadai dapat memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran.
RUSSIYAH
2025 · Thesis · Open Access
Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis tinggi, namun saat ini menghadapi ancaman kerusakan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat adat Tidung dalam konservasi serta pemanfaatan berkelanjutan hutan mangrove di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2025 dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan etnografi. Subjek penelitian ditentukan secara purposif, meliputi tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga yang terlibat aktif dalam kegiatan konservasi. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat Tidung berperan penting dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove melalui penerapan kearifan lokal. Aturan adat “Maliu” melarang penebangan sembarangan dan tindakan yang merusak lingkungan. Selain itu, masyarakat aktif melakukan penanaman kembali serta pengawasan kolektif terhadap kawasan pesisir. Pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara seimbang dan berkelanjutan, seperti pemanfaatan hasil perikanan untuk pangan dan ekonomi, serta penggunaan kayu, nipah, dan tanaman obat untuk kebutuhan sehari-hari. Praktik ini mencerminkan harmoni antara kepentingan ekonomi, sosial-budaya, dan kelestarian lingkungan.
DESI WAHYUNI
2025 · Thesis · Open Access
Keanekaragaman anggrek memiliki nilai ekologis, ekonomi dan edukatif. Namun informasi mengenai keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas Kota Tarakan masih terbatas sehingga belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber bahan ajar. Habitat anggrek tersebar dari daratan rendah sampai daratan tinggi. Pertumbuhan anggrek dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang dimana pada kawasan Hutan Bukit Mas, faktor intensitas cahaya yang rendah dapat menyebabkan kurangnya pertumbuhan anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas serta mengetahui potensinya sebagai bahan ajar pada pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode jelajah (eksploratif) dengan teknik purposive sampling yaitu memperhatikan aksesibilitas dan keberadaan anggrek yang tumbuh alami di sepanjang jalur Kawasan Hutan Bukit Mas, khususnya disisi kanan dan kiri jalur joging yang telah dibuat oleh pengelola kawasan. Data sampel anggrek yang ditemukan terdapat 579 individu yang meliputi dua spesies yaitu Bromheadia finlaysoniana (Lindl) berjumlah 576 individu dan Dendrobium crumenatum Sw berjumlah 3 individu. Hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman pada anggrek Bromheadia finlaysoniana (Lindl) sebesar 0,912 dan anggrek Dendrobium crumenatum Sw sebesar 0,636 yang keduanya dalam kategori rendah. Hasil penelitian ini dapat berpotensi sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi pada mata pelajaran Keanekaragaman Hayati untuk siswa SMA/MA kelas X (fase E) kurikulum merdeka. Data ini dapat digunakan sebagai bahan diskusi, studi kasus dan proyek pembelajaran berbasis masalah untuk menganalisis tngkat keanekaragaman yang rendah dan upaya pelestarian anggrek di lingkungan sekitar.
WENI RUSDIANTI
2025 · Thesis · Open Access
Pengunaan model pembelajaran yang tepat dapat membuat siswa lebih aktif dan hasil belajar meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran flipped classroom berbantuan video terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Lumbis. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model flipped classroom berbantuan video pembelajaran dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang telah divalidasi. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan model flipped classroom berbantuan video pembelajaran dan siswa yang diajar dengan metode diskusi. Hal ini dilihat dari hasil uji t sebesar 0,014. Siswa pada kelas eksperimen menunjukkan rata-rata hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran flipped classroom berbantuan video pembelajaran berpengaruh positif terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Lumbis.
ROSPITA MENDROFA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan terkait penerapan sanksi pidana terhadap pencabulan anak dalam perspektif hukum pidana, serta dasar pertimbangan hakim dalam putusan pidana Nomor 121/Pid.Sus/2023/PN Tar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini, menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan nonhukum, dianalisis secara kualitatif kemudian disajikan secara deskriptif dengan menjelaskan, menguraikan, serta menganalisis sesuai dengan permasalahan-permasalahan yang ada dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka penulis menyimpulkan bahwa Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 35Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 64 KUHP. Hakim menyatakan Terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dan hakim menjahtukan pidada kepada Terdakwa olehkarena itu dengan pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan denda sebesar Rp. 100.000.000,00 (Seratus Juta Rupiah) dengan ketentuan apabila denta tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.
RIKA NUR FADILA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan kajian mendalam mengenai aspek hukum yang terkait dengan pengadaan tanah di area pertambangan PT Pertamina Tarakan, dengan fokus utama pada perlindungan hukum bagi pemilik hak atas tanah serta mekanisme penyelesaian sengketa yang berkaitan dengan ganti rugi. Pengadaan tanah untuk kepentingan umum dalam sektor pertambangan menimbulkan tantangan hukum yang kompleks, terutama berkaitan dengan kepastian hak dan keadilan dalam penentuan nilai ganti rugi. Metodologi yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif, yang mencakup wawancara dengan pihak perusahaan, yaitu PT Pertamina Tarakan Field, dan pemilik hak atas tanah yang terdampak oleh pengadaan tersebut. Hasil penelitian menggarisbawahi pentingnya perlindungan hukum sebagai jaminan kepastian dan keadilan bagi pemilik hak selama proses pengadaan tanah berlangsung. Selain itu, penyelesaian sengketa ganti rugi yang efektif hendaknya mengedepankan mekanisme musyawarah dan mediasi untuk mencapai kesepakatan yang adil serta menghindari konflik yang berkepanjangan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas fasilitasi mediasi serta pemberian edukasi hukum kepada masyarakat sebagai langkah strategis dalam memperkuat perlindungan hukum dan mendukung kesinambungan pembangunan pertambangan PT Pertamina Tarakan.
ULPAH ROHIMAH
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Utang Luar Negeri dan Investasi secara parsial dan simultan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda, Uji t dan Uji F dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial investasi berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Utang Luar negeri tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, dan secara simultan Utang Luar Negeri dan Invetasi berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi.
JEFRI JEVANYA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhannya pada sektor industri mikro kecil di lima provinsi di Kalimantan, sekaligus menguji pengaruh jumlah unit usaha, investasi publik, dan nilai output terhadap penyerapan tenaga kerja, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Kementerian Keuangan dan Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2017-2023. Analisis dilakukan dengan metode regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, jumlah unit usaha dan nilai output berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sementara itu, investasi publik juga berpengaruh signifikan, namun dengan arah negatif ini disebabkan karena dominasi investasi di sektor padat modal. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kalimantan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan sektor industri mikro dan kecil secara terpadu, serta perlunya pengalokasian investasi publik yang lebih tepat sasaran agar mampu mendukung ekspansi unit usaha dan mendorong pertumbuhan kesempatan kerja.
AGUSTINA SIMON
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengukuran indeks kepuasan masyarakat sebagai indikator kualitas pelayanan publik Puskesmas Juata Permai di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik Puskesmas Juata Permai di Kota Tarakan. (ii) Mengetahui persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan berdasarkan prinsip-prinsip pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks kepuasan masyarakat (IKM) sebesar 79,99, yang termasuk dalam kategori “B” (baik). Unsur dengan nilai tertinggi adalah infrastruktur dan fasilitas (88,5), sementara unsur dengan nilai terendah adalah waktu penyelesaian 76,25. Selain itu, hasil prinsip-prinsip persepsi kualitas pelayanan publik menunjukkan bahwa 98% responden memiliki pandangan positif terhadap prinsip-prinsip pelayanan seperti transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, kesetaraan hak, dan keseimbangan hak dan kewajiban. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara umum pelayanan publik di Puskesmas Juata Permai telah berjalan dengan baik.
NUR FATIMA SOLEHA
2025 · Thesis · Open Access
IDENTIFIKASI MORFPMETRIK MERISTIK Lutjanus Johnii HASIL TANGKAPAN RAWAI Longline YANG DIDARATKAN DI TPI SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN Abstrak Wilayah penelitian ini berfokuskan pada ikan L. johnii yang didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai Kota Tarakan, wilayah yang memiliki potensi besar dalam sektor perikanan karena letaknya strategis di Laut Sulawesi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakter morfometrik dan meristik L. johnii untuk mendukung pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Pengambilan sampel dilakukan dari November 2024 hingga Januari 2025 menggunakan purposive sampling pada hasil tangkapan rawai (longline). Sebanyak 90 ekor ikan dianalisis berdasarkan 19 parameter morfometrik (panjang, tinggi, lebar, serta dimensi kepala) dan 10 parameter meristik (jumlah jari-jari sirip dan sisik). Data morfometrik dihitung sebagai rasio terhadap panjang total (PT), dan analisis korelasi Pearson digunakan untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan rasio PT terhadap panjang standar (PS) sebesar 0,86, PT terhadap panjang kepala (PK) sebesar 0,28, dan PT terhadap tinggi badan (TB) sebesar 0,34. Korelasi kuat (r > 0,9) ditemukan pada sebagian besar pasangan variabel, terutama PT–PS dan PT–TB. Jumlah jari-jari sirip meliputi sirip dorsal X, 12–15; sirip anal II–III, 7–10; sirip pektoral 12–17; sirip ventral I, 5; sisik batang ekor 42–54; serta tapis insang. Temuan ini sesuai dengan data taksonomi yang ada, mengonfirmasi stabilitas morfologi L. johnii di Tarakan. Penelitian ini menekankan pentingnya analisis morfometrik dan meristik secara bersamaan untuk identifikasi spesies dan pengelolaan perikanan. Kata kunci: L. johnii, morfometrik, meristik, identifikasi spesies, pengelolaan perikanan, Tarakan. MORPHOMETRIC AND MERISTIC IDENTIFICATION OF Lutjanus johnii FROM LONGLINE CATCHES AT THE FISH LANDING STATION OF SELUMIT PANTAI, TARAKAN CITY Abstract This study focused on L. johnii landed at the Fish Landing Station of Selumit Pantai, Tarakan City, an area with significant fisheries potential due to its strategic location in the Sulawesi Sea. The objective was to identify the morphometric and meristic characteristics of L. johnii to support sustainable fisheries management. Sampling was conducted from November 2024 to January 2025 using purposive sampling of longline catches. A total of 90 specimens were analyzed based on 19 morphometric parameters (length, height, width, and head dimensions) and 10 meristic parameters (number of fin rays and scales). Morphometric data were expressed as ratios to total length (TL), and Pearson’s correlation analysis was applied to determine relationships among variables. The results showed TL-to-standard length (SL) ratio of 0.86, TL-to-head length (HL) ratio of 0.28, and TL-to-body height (BH) ratio of 0.34. Strong correlations (r > 0.9) were observed in most variable pairs, particularly TL–SL and TL–BH. Meristic characteristics included dorsal fin rays (X, 12–15), anal fin rays (II–III, 7–10), pectoral fin rays (12–17), ventral fin rays (I, 5), caudal peduncle scales (42–54), and gill rakers. These findings are consistent with existing taxonomic data, confirming the morphological stability of L. johnii in Tarakan waters. The study highlights the importance of integrating morphometric and meristic analyses for accurate species identification and effective fisheries management. Keywords: fisheries management, L. johnii, meristic, morphometric, species identification
ARGENA MERY
2025 · Thesis · Open Access
Argena Mery, 2025 “Fasilitas Sarana Dan Prasarana Terhadap Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Di SD Negeri 010 Tarakan”. Pembimbing Utama Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si dan Pembimbing Anggota Nazwa Manurung, M.Psi.,Psikolog. Dalam buku Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi menyampaikan bahwa keberadaan anak berkebutuhan khusus di sekolah regular perlu meningkatkan sarana dan prasarana yang dapat menunjang pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sarana dan prasarana di SD Negeri 010 Tarakan dalam mempersiapkan sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif dengan pendekatan deskriptif dan informan penelitian sebanyak tiga orang terdiri dari satu kepala sekolah, satu guru dengan keahlian anak berkebutuhan khusus sekaligus guru pendamping khusus dan anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi, Teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman terdiri dari reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa sarana yang dimiliki sekolah dalam kesiapan penyelenggaraan sekolah inklusi terdiri dari adanya guru PPPK dengan keahlian anak berkebutuhan khusus sekaligus berperan sebagai guru pendamping khusus, wali kelas juga berperan sebagai guru bimbingan konseling, namun demikian sekolah perlu mempertimbangkan adanya guru bimbingan konseling. Selanjutnya, fasilitas prasarana yang dimiliki sekolah terdiri dari satu ruang bimbingan konseling dan pintu kelas yang aksesibel/permukaannya rata. Jika sekolah siap menerima siswa berkebutuhan khusus dengan jumlah banyak, maka perlu adanya prasarana penunjang untuk anak berkebutuhan khusus yang diatur dalam buku saku penyelenggaraan Pendidikan inklusif di sekolah dasar.
ARWIN ADRIAN
2025 · Thesis · Open Access
Campuran Open Graded Friction Course (OGFC) 13 memiliki kemampuan drainase yang baik, namun rentan terhadap kerusakan berupa raveling, rendahnya stabilitas, dan kehilangan aspal (draindown). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat serabut kelapa terhadap kinerja campuran dan menentukan kadar optimum serat. Metode yang digunakan meliputi eksperimen laboratorium dengan pengujian secara langsung terhadap benda uji dengan variasi kadar serat 0,25%; 0,50%; 0,75%; dan 1,00%. Pada tiap variasi kadar serat dibuat sebanyak 30 buah benda uji pada kadar aspal optimum 5,65%. Sebanyak 10 benda uji untuk pengujian raveling, 10 benda uji untuk pengujian draindown, dan 10 benda uji untuk pengujian stabilitas dan permeabilitas. Sehingga, total benda uji berjumlah 120 buah benda uji. Penelitian ini dilaksanakan dengan merujuk pada Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2025, Standar Nasional Indonesia dan Spesifikasi Australian Asphalt Pavement Association (AAPA) 1997. Penambahan serat serabut kelapa meningkatkan stabilitas hingga 1039,15 kg pada kadar serat 0,50%, nilai draindown sebesar 0,19% pada kadar serat 0,50%, permeabilitas 0,34 cm/s pada kadar serat 0,50%, dan nilai raveling sebesar 55,48% pada kadar serat 0,50%. Serat serabut kelapa efektif meningkatkan stabilitas, draindown, dan permeabilitas, hanya belum mampu memenuhi standar raveling. Sehingga, diperoleh kadar serat optimum pada variasi 0,50%. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi variasi panjang serat dan kadar serat disekitar nilai optimum.
MEISITRI FINA
2025 · Thesis · Open Access
Perkembangan wilayah perkotaan di Kota Tarakan yang diiringi peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat menimbulkan permasalahan lalu lintas, khususnya pada ruas Jalan K.H. Dewantara sebagai kawasan perdagangan dan pendidikan. Tingginya aktivitas di sisi jalan menyebabkan hambatan samping yang berpotensi memengaruhi kinerja jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan acuan PKJI 2023 melalui survei geometrik, volume lalu lintas, dan hambatan samping pada jam puncak selama tiga hari. Hasil analisis menunjukkan volume kendaraan tertinggi adalah 707 smp/jam tercatat pada senin sore (17.00 – 18.00 WITA), hambatan samping sangat tinggi 1023 kejadian/jam, kapasitas jalan 2068,42 smp/jam, dan derajat kejenuhan 0,34. Aktivitas parkir di badan jalan menyebabkan berkurangnya lebar efektif jalur lalu lintas sehingga nilai derajat kejenuhan meningkat menjadi 0,695 kategori (C). Kondisi tersebut turut memengaruhi kecepatan kendaraan. Kecepatan arus bebas 31,47 km/jam dan kecepatan tempuh 26 km/jam dengan jarak 500 m. Kinerja jalan masih baik karena volume belum mendekati kapasitas, Namun, Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik lalu lintas serta menurunkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan penataan parkir, pengaturan akses keluar-masuk kendaraan, serta evaluasi berkelanjutan untuk menjaga kinerja jalan tetap optimal.