NOVITA SARI JOHN
2025 · Thesis · Open Access
Pencemaran lingkungan akibat limbah industri tekstil, khususnya zat warna azo seperti Congo Red (CR), menjadi permasalahan serius karena bersifat toksik, karsinogenik dan sulit terurai. Biodegradasi mikroorganisme menawarkan solusi ramah lingkungan untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini mengeksplorasi potensi bakteri simbion spons laut Stylissa sp. dalam mendengradasi CR. Dari 20 isolat awal, diperoleh empat isolat unggul (SS05, SS08, SS09 dan SS18) yang mampu mendegradasi CR. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dekolorisasi CR, pengaruh suhu (30℃,35℃ dan 40℃), pengaruh pH 5 sampai 10, pengaruh konsentrasi inokulum (106, 107, dan 108 CFU/mL) dan pengaruh konsentrasi zat warna CR (100,150, dan 200 mg/L). Hasil skrining menunjukan bahwa empat isolat (SS05, SS08, SS09 dan SS18) mampu mendengradasi CR dengan perubahan warna setelah 7 hari inkubasi dari warna merah terang menjadi warna tidak bewarna. Isolat SS18 menunjukan efisiensi yang baik dalam mendengradasi mencapai ±70% pada suhu 35℃ dan pH 6. Konsentrasi inokulum optimum Adalah 1x108 CFU/mL dengan waktu degradasi tercepat 72 jam. Namun, efsiensi degradasi menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi CR, dengan hasil tertinggi ±70% pada konsentrasi 100 mg/L oleh isolat SS18 hasil ini menunjukkan bahwa bakteri simbion Stylissa sp., khususnya SS18, berpotensi sebagai agen bioremediasi efektif dan ramah lingkungan untuk pengolahan limbah cair tekstil yang mengandung pewarna azo.
SYAHIWA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kapasitas berlebih di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam menanggulangi dampak kapasitas berlebih. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi lapangan, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama terjadinya kapasitas berlebih adalah tingginya angka tindak pidana narkotika, kebijakan pemidanaan yang dominan menjatuhkan pidana penjara, tingginya tingkat residivis, serta keterbatasan sarana dan sumber daya manusia di Lembaga pemasyarakatan. Dampak yang ditimbulkan termasuk penurunan kualitas pembinaan, meningkatnya konflik antar narapidana, potensi prisonisasi, serta terganggunya hak-hak dasar warga binaan, khususnya di bidang kesehatan dan hunian. Adapun upaya penanggulangan yang dilakukan mencakup pemberian program pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, penerapan keadilan restoratif untuk tindak pidana ringan, serta penguatan pembinaan kepribadian dan kemandirian narapidana. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menyarankan perlunya reformasi kebijakan pemidanaan, peningkatan kualitas rehabilitasi khusus bagi kasus narkotika, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam rangka mengurangi dampak kapasitas berlebih di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan.
ARLINDA NURMA GUPITA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bentuk pemebelaan diri anggota Polri terhadap perlawanan pelaku pembunuhan. Serta untuk mengetahui Faktor yang Menyebabkan Dilakukan Diskresi Kepolisian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dan seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini, baik data primer, data sekunder dan data nonhukum. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah secara observasi dan wawancara . Analisis data yang digunakan adalah analisis secara kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan data, mengkualifikasikan, kemudian menghubungkan teori yang berhubungan dengan masalah penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa Tindakan pembelaan diri oleh aparat kepolisian kerap menjadi sorotan publik, terutama ketika melibatkan kekerasan terhadap pelaku kejahatan yang melakukan perlawanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum dan batasan tindakan pembelaan diri oleh anggota kepolisian dalam situasi tersebut, serta menelaah penerapan prinsip proporsionalitas dan legalitas dalam praktiknya. Metode yang digunakan adalah pendekatan empiris dengan studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa tindakan pembelaan diri oleh aparat kepolisian dibenarkan sepanjang memenuhi unsur-unsur pembelaan terpaksa sebagaimana diatur dalam Pasal 49 KUHP. Namun, dalam praktiknya, sering terjadi perdebatan mengenai ekses penggunaan kekuatan yang dianggap berlebihan. Oleh karena itu, perlu adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas serta pelatihan yang berkelanjutan bagi aparat penegak hukum guna mencegah penyalahgunaan wewenang dan memastikan perlindungan hak asasi manusia. Penegakan hukum yang berimbang antara kepentingan keamanan dan keadilan menjadi kunci dalam mewujudkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
STANIA DITA ZANJABILA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) akibat perkawinan di bawah umur serta hambatan penegakan hukum dalam penyelesaian tindak pidana tersebut. Skripsi ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi di Pengadilan Negeri serta Kepolisian Kota Tarakan, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan dibawah umur berkontribusi signifikan terhadap meningkatnya kasus KDRT karena ketidakmatangan psikologis, ketidakstabilan ekonomi, dan minimnya pemahaman hak serta kewajiban suami istri. Bentuk kekerasan yang ditemukan meliputi kekerasan fisik, psikis, dan ekonomi. Hambatan penegakan hukum antara lain rendahnya pelaporan korban, pengaruh budaya patriarkal, dan kurangnya sosialisasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan. Berdasarkan temuan tersebut, pencegahan perkawinan anak, edukasi masyarakat, dan penguatan mekanisme perlindungan korban menjadi langkah strategis untuk menekan angka KDRT akibat perkawinan di bawah umur. Penelitian ini menyimpulkan perkawinan anak menjadi faktor utama tingginya KDRT, sedangkan mekanisme perlindungan korban belum berjalan optimal karena keterbatasan pelaporan dan dukungan aparat. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah dan aparat penegak hukum perlu meningkatkan edukasi dan sosialisasi hukum, memperkuat pendampingan korban, serta mengintensifkan program pencegahan perkawinan anak melalui kerja sama lintas lembaga dan masyarakat.
WISKA SEPTIANA
2025 · Thesis · Open Access
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MUNCIKARI SEBAGAI PELAKU EKSPLOITASI SEKSUAL DI KOTA TARAKAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mekanisme penegakan hukum terhadap muncikari sebagai pelaku eksploitasi seksual serta faktor-faktor yang menghambat penegakan hukum tersebut di Kota Tarakan. Kota Tarakan, terletak di Kalimantan Utara memiliki posisi strategis sebagai jalur perdagangan dan eksploitasi seksual. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penegakan hukum terhadap muncikari sebagai pelaku eksploitasi seksual di Kota Tarakan belum maksimal. Meskipun Kepolisian dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tarakan telah berupaya melakukan penindakan terhadap muncikari, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penegakan hukum. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik dan praktis dalam mendorong sistem hukum yang lebih responsif terhadap kejahatan eksploitasi seksual.
RINAI
2025 · Thesis · Open Access
A
RAHMAN RASYAD
2025 · Thesis · Open Access
A
OKTOVIANUS MALIK
2025 · Thesis · Open Access
A
TITUS TUSAU
2025 · Thesis · Open Access
TITUS TUSAU., Analisis batas toleransi alignment pada poros pompa dan poros motor cooling water pump di PT. Kayan LNG Nusantara (dibimbing oleh Marhadi Budi Waluyo, S.T., M.T. dan Shinta Tri Kismanti, S.Pd., M.Si.) Penelitian ini membahas analisis batas toleransi alignment pada poros pompa dan poros motor cooling water pump di PT. Kayan LNG Nusantara. Alignment merupakan proses penyelarasan kedua poros agar tetap berada pada satu garis sumbu sehingga kinerja mesin dapat berkerja dengan optimal. Ketidaksesuaian alignment (mis-alignment) akan berpotensi menimbulkan getaran berlebihan, mempercepat kerusakan pada Komponen, dan menurunkan efisiensi oprasional mesin. Maka dari itu, kajian terhadap kondisi alignment actual dan tingkat kesesuaiannya dengan standar toleransi menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung keberlanjutan oprasional. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Teknik pengukuran langsung melalui dial indikator. Data yang diperoleh dianalisis untuk menghitung nilai offset mis-alignment dan angular mis-alignment pada bidang vertical dan horizontal. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai offset mis-alignment sebesar – 0,03 mm pada bidang vertical dan 0,01 mm pada bidang horizontal, sedangkan nilai angular mis-alignment sebesar – 0,017 rad pada bidang vertikal dan 0,0001 rad pada bidang horizontal. Seluruh hasil pengukuran tersebut masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan yaitu 0,05 mm. selain itu, perhitungan koreksi alignment mengindikasikan perlunya reposisi pada kaki motor untuk mencapai keselaran yang lebih optimal. Penyesuaian yang direkomendasikan Adalah sebesar +0,12 mm pada kaki dalam + 0,172 mm pada kaki luar secara horizontal, serta +0,012 mm pada kaki dalam dan +0,03 mm pada kaki luar secara vertical. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahawa kondisi alignment pada cooling water pump masih berada dalam kategori dapat diterima, namun Tindakan korektif disarankan untuk menjaga keandalan efisiensi, serta memperpanjang umur pakai Komponen.
AZER DANIEL
2025 · Thesis · Open Access
Aplikasi bussu dapat membantu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dalam berbagai cara, dimulai dari kosakata, tata bahasa, dan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan penggunaan aplikasi Busuu terhadap kemampuan speaking siswa kelas VII di SMP Negeri 09 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-experimental design dengan melibatkan 30 siswa sebagai partisipan penelitian. Penelitian ini menggunakan instrumen speaking test. Pre-test dan Post-test dilakukan dalam bentuk tes berbicara secara oral/interview. Treatment dilakukan selama 4 pertemuan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data hasil kemampuan speaking siswa sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi Busuu. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji paired sample t-test menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Busuu memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan speaking siswa. Aspek speaking yang dapat terbantu dengan aplikasi ini adalah fluency, pronunciation, vocabulary, grammar, dan comprehension. Fitur aplikasi Busuu yang direkomendasikan dapat digunakan untuk mengoptimalkan kemampuan speaking adalah pronunciation exercises, dialogue exercises, vocabulary lessons, speaking practice, dan community feedback dari native speakers. Kelemahan aplikasi ini adalah keterbatasan akses internet, tidak semua siswa memiliki perangkat yang memadai, serta beberapa fitur pada versi gratis masih terbatas.
ATRENDY KULE
2025 · Thesis · Open Access
Studi ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi guru kelas dalam menerapkan kedisiplinan siswa kelas V-A di SDN 032 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan fokus pada fungsi guru sebagai model dan teladan serta sebagai motivator dalam membentuk perilaku siswa. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder yang di peroleh dari informan, yaitu guru kelas V-A serta enam orang siswa kelas V-A. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penariakan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas V-A telah melaksanakan perannya dengan baik dalam menerapkan kedisiplinan siswa. Peran guru sebagai model dan teladan tercermin melalui sikap dan perilaku positif, seperti ketepatan waktu hadir di kelas serta kepatuhan terhadap aturan berpakaian yang rapi, bersih, dan sopan, sehingga menjadi contoh yang ditiru oleh siswa. Selain itu, guru juga berperan sebagai motivator melalui pemberian dorongan dan arahan sebelum pembelajaran dimulai, serta pelaksanaan penghargaan untuk siswa yang patuh dan pemberian hukuman bersifat mendidik bagi siswa yang melanggar tata tertib. Dengan demikian, peran guru sebagai teladan dan motivator berkontribusi penting dalam membentuk sikap disiplin siswa secara berkelanjutan.
MARSELLIAH
2025 · Thesis · Open Access
Minat baca merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan literasi siswa karena berpengaruh pada kebiasaan belajar dan kemampuan belajar. Program Let’s Read dikembangkan untuk meningkatkan minat baca melalui media digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunan buku digital Let’s Read terhadap minat baca siswa kelas VIII di SMPN 5 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang menggunakan Let’s Read dan kelas kontrol dengan menggunakan buku cetak konvensional. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan instrumen kuesioner minat baca. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kelompok eksperimen setelah diberikan treatment menggunakan buku digital let’s read. Hal ini ditunjukan dengan nilai taraf signifikan nilai t adalah 2,717 > 1,170 dari nilai t table. Output dari nilai sig 0,009 0,05 nilai sig lebih kecil dari 0,05 sehingga hipotesis nihil ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Alternatif diterima sehingga N-gain score dari kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa penggunaan buku digital Let’s Read berpengaruh positif terhadap peningkatan minat baca siswa dan berkontribusi dalam memperkaya strategi pembelajaran membaca di era digital, sekaligus menjadi rekomendasi bagi pendidik untuk memanfaatkan media inovatif dalam menumbuhkan minat baca siswa.
NURHAYATI
2025 · Thesis · Open Access
WINDY GUSRYANI
2025 · Thesis · Open Access
Kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia. Upaya deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dapat menurunkan risiko keterlambatan diagnosis, namun praktik SADARI pada remaja masih rendah. Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah melalui pendidikan kesehatan yang berperan sebagai strategi penting dalam membentuk pengetahuan dan sikap individu. Upaya peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri dapat dilakukan melalui penggunaan media audiovisual. Penggunaan media ini dapat membantu dalam proses penyampaian informasi kesehatan. Media audiovisual mampu merangsang dua indera sekaligus, yaitu pendengaran dan penglihatan, sehingga proses penyerapan informasi lebih efektif dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI di Pesantren Al-Imam Asy-Syafi’i Tarakan pada tahun 2025. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Pre-Experiment dengan rancangan One Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian berjumlah 46 responden yang diambil dengan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (60,9%) dan sikap netral (47,8%). Setelah diberikan intervensi media audiovisual sebanyak 6 kali, mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (95,7%) dan sikap positif (93,5%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI. Diharapkan remaja putri dapat mempraktikkan SADARI secara rutin setiap bulan sebagai upaya deteksi dini kanker payudara serta menerapkan sikap positif dalam menjaga kesehatan reproduksi dan untuk bidan dapat meningkatkan pemberian edukasi menggunakan media audiovisual karena terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri terkait kesehatan payudara.
MARVENI YUNIWATI ARIEF
2025 · Thesis · Open Access
ZAFITRI
2025 · Thesis · Open Access
Abstrak Korosi atau perkaratan merupakan suatu keadaan material yang mengalami kerusakan suatu bahan logam. Korosi yang terjadi pada logam tidak dapat dihentikan hanya dapat diperlambat lajunya dengan bahan alam yang ramah lingkungan seperti bio inhibitor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi ekstrak daun Rhizopora mucronata sebagai bio inhibitor korosi logam besi pada berbagai kondisi pH, konsentrasi, dan temperatur bio inhibitor. Penelitian ini terdiri dari lima tahap. Tahap pertama preparasi sampel daun Rhizopora mucronata, tahap kedua ekstraksi daun Rhizopora mucronata, tahap ketiga pengujian ekstrak daun Rhizopora mucronata sebagai bio inhibitor korosi logam besi, tahap keempat pengujian konsentrasi pada larutan yang efektif, tahap kelima pengujian suhu pada konsentrasi yang efektif. Hasil yang didapat dari ekstrak Rhizopora mucronata sebagai bio inhibitor korosi logam besi lebih besar pada larutan NaOH 3%, yang ditunjukkan dengan nilai efisiensi bio inhibitor 99,39%. Pada pengujian konsentrasi yang efektif di hasilkan pada konsentrasi 0,1 gram dengan nilai efisiensi bio inhibitor 97,50%. Pada pengujian suhu mendapatkan hasil nilai yang tertinggi yaitu dengan suhu dingin (9°C) dengan nilai efisiensi bio inhibitor sebesar 93,73%. Ekstrak daun Rhizopora mucronata menunjukkan hasil nilai efisiensi bio inhibitor yang terbaik sehingga dapat digunakan sebagai bio inhibitor logam besi.
PUTRI FEBRIANTI PRACHYLVIA
2025 · Thesis · Open Access
Nunukan merupakan salah satu kabupaten penghasil rumput laut yang melimpah. Perairannya yang kaya akan keanekaragaman jenis rumput laut, termasuk jenis Sargassum sp.. Sargassum sp. merupakan rumput laut yang memiliki potensi tinggi sebagai sumber alginat. Alginat merupakan suatu polisakarida yang dapat dimanfaatkan dalam industri pangan, kosmetik, dan farmasi. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan karakterisasi sifat fisiko-kimia natrium alginat untuk mengetahui rendemen, kadar air, kadar abu, pH, viskositas dan derajat putih. Metode penelitian ini ada tiga tahapan yakni tahapan pertama preparasi rumput laut, tahap kedua ekstraksi natrium alginat dengan variasi konsentrasi Na2CO3 2%, 3%, dan 4%, tahap ketiga pengujian rendemen, kadar air, kadar abu, pH, viskositas dan derajat putih, kemudian dibandingkan dengan standar Food Chemical Codex 2004. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi natrium alginat secara signifikan berpengaruh setiap parameter yang diteliti. Rendemen tertinggi diperoleh pada konsentrasi Na2CO3 4% senilai 33,33%, sedangkan konsentrasi 3% menghasilkan mutu terbaik secara keseluruhan dengan kadar air 8%, kadar abu 23%, pH 8,9, dan viskositas 27,70 cP yang memenuhi standar FCC untuk industri pangan maupun non pangan. Sementara itu, nilai derajat putih diperlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan derajat putih. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dan mendorong pemanfaatan yang berkelanjutan.
KAROLUS PESAN
2025 · Thesis · Open Access
Alat tangkap longline atau rawai merupakan salah satu metode penangkapan ikan yang umum digunakan dalam perikanan komersial. Longline terdiri dari tali utama yang panjang dengan banyak cabang yang terhubung ke kail. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis umpan terhadap hasil tangkapan menggunakan alat tangkap rawai (longline) di perairan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Metode yang digunakan adalah percobaan penangkapan (experimental fishing) dengan lima perlakuan umpan, yaitu ikan otek (Puntius binotatus), ikan puput (Rasbora spp.), ikan tembang (Sardinella lemuru), kelapa (Cocos nucifera), dan belut (Gymnothorax dorsalis). Penelitian dilaksanakan selama bulan November 2024–Januari 2025 dengan total 12 kali ulangan. Data hasil tangkapan dianalisis melalui komposisi jenis, nilai efektivitas, dan sidik ragam satu arah (ANOVA) menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan spesies ikan yang tertangkap, dengan komposisi tertinggi pada ikan pari (28,2%), di ikuti ikan putih (23,5%), dan kakap (18,0%). Nilai efektivitas penangkapan tertinggi diperoleh pada umpan puput (17,3%), di ikuti belut (10,7%), dan kelapa (8,0%), sedangkan otek dan tembang masing-masing 5,3%. Uji ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan jenis umpan tidak memberikan pengaruh signifikan (p > 0,05) terhadap hasil tangkapan baik berdasarkan jumlah jenis maupun biomassa. Meskipun demikian, secara deskriptif penggunaan puput dan kelapa cenderung menghasilkan biomassa yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam pemilihan umpan bagi nelayan serta sebagai dasar pengembangan teknologi penangkapan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
YULIANA
2025 · Thesis · Open Access
Kulit udang mantis merupakan limbah hasil perikanan yang dapat dijadikan sebagai bahan baku kitosan. Kitosan merupakan biopolimer hasil deasetilasi kitin yang bersifat biokompatibel, dapat terurai secara alami, tidak beracun dan memiliki kemampuan sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi terbaik kitosan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif untuk analisis mutu kitosan dan aktivitas antibakteri pada faktor yaitu penambahan kitosan pada taraf 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Dalam penelitian ini digunakan asam asetat sebagai kontrol negatif dan ampisilin sebagai kontrol positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa derajat deasetilasi kitosan mencapai 76%, sesuai dengan ketentuan SNI No. 7949 Tahun 2013 serta standar dari Protan Laboratory. Morfologi kitosan memperlihatkan bentuk tidak teratur, bergelombang, dan berpori serta mengandung beberapa unsur yaitu C, O, Ca, dan AI. Uji aktivitas antibakteri kitosan terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus pada variasi konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1% menghasilkan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 0,5 mm, 1 mm, 1 mm, 4 mm, 9,6 mm, dan 2,2 mm. Konsentrasi 1% terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolitycus. Aktivitas kitosan pada penelitian ini termasuk dalam kategori lemah.
AISYAH
2025 · Thesis · Open Access
This study aims to examine and analyze the legal force of Religious Court decisions that have permanent legal force in child custody cases, as well as how the execution of child custody decisions is carried out when the object of execution is a child (a living being) who has free will and rights. All legal sources obtained in the study were analyzed using qualitative analysis. The technique for collecting legal sources was carried out using a literature study method by collecting and analyzing primary, secondary, and tertiary legal sources. The research method used a legislative approach, a case approach, and a conceptual approach. The type of research used was normative legal research. The results of the study show that child custody decisions have certainty, which includes binding force, evidentiary force, and executory force, so they must be upheld and implemented. If they are rejected, there will be further efforts, namely enforcement, which is a coercive measure by the Religious Court when the losing party is unwilling to voluntarily comply with the decision. The execution of child custody decisions has the same legal basis as the execution of property law, which is regulated in the HIR and RBg. However, there are differences in the object of execution and obstacles in its implementation in the field. Therefore, in the implementation of custody decisions, even if carried out by force, it must still be based on the best interests of the child, such as by involving mediation before forceful measures are taken, psychological assistance to maintain the emotional and psychological well-being of the child, and the role of officials and institutions related to custody rights to ensure the implementation of the decision. Because legal protection for custodial rights holders is crucial to ensuring children's rights while also considering the rights of those who do not have custody of the child.