Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 77 dari 338

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN PNEUMONIA DI RUANG PERAWATAN CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

NELA KRISTIANI
2025 · Thesis · Open Access

PPneumonia merupakan infeksi akut pada saluran napas bawah yang dapat mengakibatkan kesakitan bahkan kematian pada anak. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan secara menyeluruh proses asuhan keperawatan pada dua pasien anak dengan pneumonia, mulai dari pengkajian, menetapkan diagnosis keperawatan, perumusan tujuan, intervensi, hingga hasil evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus (case study) dengan pendekatan observasional analitik, pelaksanaan asuhan keperawatan dilaksanakan selama tiga hari pada dua pasien anak laki-laki dengan diagnosis medis pneumonia. Pengkajian menunjukan bahwa kedua pasien mengalami gejala utama berupa sesak napas dan batuk berdahak. Diagnosis keperawatan yang sama ditemukan pada kedua pasien meliputi: bersihan jalan napas tidak efektif dan defisit pengetahuan. Diagnosis keperawatan yang berbeda: pola napas tidak efektif, dan gangguan rasa nyaman. Intervensi keperawatan dan implementasi yang diberikan disesuaikan dengan permasalahan yang dialami pasien. Evaluasi akhir didapatkan pasien 1 dan pasien 2 dengan tiga diagnosis keperawatan semua dapat teratasi, pelaksanaan asuhan keperawatan yang dilakukan secara profesional dapat mengatasi permasalahan yang dialami oleh pasien.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PEREMPUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA PENCEGAHAN KEPUTIHAN (FLOUR ALBUS)

NUR INDAH DEWI
2025 · Thesis · Open Access

Keputihan (Flour Albus) merupakan salah satu gangguan kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, sikap, dan perilaku yang kurang tepat dalam menjaga kebersihan organ reproduksi. Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga pencegahan keputihan perlu dilakukan sejak dini. Pendidikan kesehatan reproduksi yang baik diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, dan mendorong perilaku pencegahan yang efektif pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja perempuan tentang kesehatan reproduksi pada pencegahan keputihan (Flour Albus) di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VIII dan IX di SMP Negeri 1 Tarakan dengan jumlah sampel 79 responden yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang mencakup variabel pengetahuan, sikap, dan pencegahan keputihan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (51,9%), sikap positif (98,7%), dan pencegahan keputihan baik (70,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada pencegahan keputihan (p = 0,003), sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap pada pencegahan keputihan (p = 0,116). Pengetahuan berperan penting dalam pembentukan perilaku pencegahan keputihan, sedangkan sikap positif belum sepenuhnya diwujudkan dalam tindakan nyata. Diperlukan edukasi kesehatan reproduksi yang berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku pencegahan keputihan yang baik pada remaja perempuan. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Pencegahan Keputihan, Kesehatan Reproduksi, Remaja

PENELUSURAN SENYAWA POLIFENOL SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI DARI EKSTRAK DAUN DAN BUAH MANGROVE ASOSIASI Glochidion zeylanicum

SELLI MARSELINA
2025 · Thesis · Open Access

Hutan mangrove Indonesia dikenal memiliki keanekaragaman hayati tinggi dengan potensi besar sebagai sumber senyawa bioaktif alami. Salah satu tumbuhan asosiasi mangrove yang menarik untuk diteliti adalah Glochidion zeylanicum, karena diketahui mengandung metabolit sekunder yang berperan dalam aktivitas biologis, khususnya antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa bioaktif, khususnya polifenol, serta menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak daun dan buah tumbuhan tersebut.Sampel daun dan buah diperoleh dari kawasan pesisir Kota Tarakan, Kalimantan Utara, kemudian diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%. Analisis yang dilakukan mencakup penentuan kadar air, kadar abu, uji fitokimia, uji polifenol, serta pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH berdasarkan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan kadar air pada daun sebesar 33% dan pada buah sebesar 71%, dengan kadar abu masing-masing 5%. Uji fitokimia mendeteksi adanya alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, dan tanin, sementara senyawa steroid tidak ditemukan. Uji kualitatif polifenol menggunakan FeCl3 menunjukkan perubahan warna menjadi kehitaman hingga biru tua, menandakan adanya polifenol dalam ekstrak. Pengujian aktivitas antioksidan menunjukkan ekstrak daun memiliki nilai IC50 sebesar 2,2574 ppm, sedangkan ekstrak buah sebesar 5,585 ppm. Kedua nilai ini tergolong sangat kuat (IC50 50 ppm), sehingga mengindikasikan potensi tinggi sebagai sumber antioksidan alami. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa ekstrak daun dan buah G. zeylanicum dapat dijadikan dasar pengembangan produk herbal atau formulasi obat tradisional modern. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk isolasi senyawa spesifik dan uji aktivitas biologis lain guna memperluas pemanfaatannya.

POTENSI BAKTERI SIMBION SPONS (Stylissa sp.) SEBAGAI PENDEGRADASI ZAT METILEN BIRU

GALUH ARIYANI
2025 · Thesis · Open Access

Limbah zat warna metilen biru (MB) dari industri tekstil menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan perairan karena sifatnya yang persisten dan toksik. Bioremediasi menggunakan bakteri merupakan alternatif yang ramah lingkungan untuk mengatasi pencemaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bakteri simbion spons Stylissa sp. dalam mendegradasi MB. Sebanyak 20 isolat bakteri dari spons Stylissa sp. diskrining kemampuannya dalam mendegradasi MB. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dekolorisasi MB, pengaruh suhu (30°C, 35°C dan 40°C), pengaruh pH berkisar 5 sampai 10, pengaruh konsentrasi inokulum (1x106, 1x107 dan 1x108 CFU/mL) dan pengaruh konsentrasi MB (200, 300, 400 dan 500 mg/L). Hasil skrining menunjukkan bahwa empat isolat (SS03, SS15, SS16 dan SS19) mampu mendegradasikan MB dengan perubahan warna dari biru menjadi tidak berwarna setelah 7 hari inkubasi. Isolat SS16 menunjukkan kinerja terbaik dengan efisiensi dekolorisasi mencapai 100% pada suhu 35°C dan pH 9. Konsentrasi inokulum optimum adalah 1×108 CFU/mL dengan waktu degradasi tercepat 96 jam. Namun, efisiensi degradasi menurun seiring peningkatan konsentrasi MB, dengan hasil tertinggi 87,41% pada konsentrasi 200 mg/L oleh isolat SS16. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa bakteri simbion spons Stylissa sp., khususnya isolat SS16, berpotensi sebagai agen bioremediasi limbah zat warna metilen biru.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN PNEUMONIA DI RUANG PERAWATAN CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

NELA KRISTIANI
2025 · Thesis · Open Access

PPneumonia merupakan infeksi akut pada saluran napas bawah yang dapat mengakibatkan kesakitan bahkan kematian pada anak. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan secara menyeluruh proses asuhan keperawatan pada dua pasien anak dengan pneumonia, mulai dari pengkajian, menetapkan diagnosis keperawatan, perumusan tujuan, intervensi, hingga hasil evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus (case study) dengan pendekatan observasional analitik, pelaksanaan asuhan keperawatan dilaksanakan selama tiga hari pada dua pasien anak laki-laki dengan diagnosis medis pneumonia. Pengkajian menunjukan bahwa kedua pasien mengalami gejala utama berupa sesak napas dan batuk berdahak. Diagnosis keperawatan yang sama ditemukan pada kedua pasien meliputi: bersihan jalan napas tidak efektif dan defisit pengetahuan. Diagnosis keperawatan yang berbeda: pola napas tidak efektif, dan gangguan rasa nyaman. Intervensi keperawatan dan implementasi yang diberikan disesuaikan dengan permasalahan yang dialami pasien. Evaluasi akhir didapatkan pasien 1 dan pasien 2 dengan tiga diagnosis keperawatan semua dapat teratasi, pelaksanaan asuhan keperawatan yang dilakukan secara profesional dapat mengatasi permasalahan yang dialami oleh pasien.

Hubungan Self Efficacy Terhadap Self Management Pada Pasien Dengan Hipertensi di Puskesmas

FATMA
2025 · Thesis · Open Access

Hipertensi menjadi penyebab utama kematian 9,4 juta jiwa setiap tahunnya. Tingginya angka hipertensi di Tarakan membutuhkan cara yang tepat untuk mengelola tekanan darah, seperti self efficacy dan self management. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara self efficacy dan self management pada pasien hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional cross sectional. Penelitian ini melibatkan 180 orang responden, data dikumpulkan melalui kuesioner self efficacy dan self management HSMBQ hipertensi. Sebanyak 95 responden (52,8%) memiliki self efficacy dengan kategori tinggi, sedangkan 102 responden (56,7%) memiliki self management dengan kategori cukup. Analisa data melalui uji statistik chi square, diperoleh nilai p value sebesar 0,001 yang menunjukkan adanya hubungan antara self efficacy dan self management pada pasien hipertensi. Semakin tinggi tingkat self efficacy, semakin baik pula self management yang ditujukkan responden dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan pola hidup untuk mencegah terjadinya komplikasi. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan penekanan pada aspek dukungan keluarga dalam meningkatkan self efficacy.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 3 KOTA TARAKAN

NURSI CAHYA
2025 · Thesis · Open Access

Dismenore merupakan salah satu gangguan ginekologis yang paling sering dialami oleh remaja putri, dengan tingkat prevalensi yang cukup tinggi baik secara global maupun di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa nyeri saat menstruasi, tetapi juga dapat menghambat aktivitas harian dan berdampak pada penurunan prestasi belajar. Beberapa faktor seperti tingkat aktivitas fisik, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, serta riwayat keluarga diduga memiliki keterkaitan dengan munculnya dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketiga faktor tersebut dengan kejadian dismenore pada siswi di SMA Negeri 3 Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswi kelas X dan XI berusia 15–18 tahun sebanyak 331 orang. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik probability sampling. Analisis data dilakukan melalui uji chi-square untuk menilai hubungan antara variabel independen (aktivitas fisik, konsumsi makanan cepat saji, dan riwayat keluarga) dengan variabel dependen (kejadian dismenore). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik (p=0,438) maupun riwayat keluarga (p=0,056) dengan kejadian dismenore. Sebaliknya, ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara frekuensi konsumsi makanan cepat saji dan kejadian dismenore (p=0,001) pada siswi SMA Negeri 3 Kota Tarakan. Kesimpulannya, semakin sering remaja putri mengonsumsi makanan cepat saji, semakin tinggi pula kemungkinan mengalami nyeri haid yang lebih berat. Oleh karena itu, disarankan agar remaja putri dapat mengatur pola makan dengan membatasi konsumsi makanan cepat saji untuk mengurangi intensitas nyeri menstruasi yang dirasakan. Kata Kunci : Dismenore, Aktivitas Fisik, Riwayat Keluarga, Makanan Cepat Saji, Remaja Putri.

PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI DI SMA NEGERI 4 TARAKAN

FITRA AMELIA
2025 · Thesis · Open Access

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh salah satu atau kedua pasangan sebelum mencapai usia 19 tahun, dan berdampak negatif secara psikologis, sosial, kesehatan, serta hukum. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan akses informasi dan pemahaman mengenai konsekuensi pernikahan dini, salah satunya dengan media video sebagai sarana edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan remaja putri di SMA Negeri 4 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental model one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 291 siswi, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai dampak pernikahan dini, yaitu dari 73 orang (88,0%) dengan kategori baik pada saat pretest menjadi 81 orang (97,6%) pada posttest, dengan kenaikan sebesar 9,6%. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa edukasi menggunakan media video berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini. Media video direkomendasikan sebagai wahana edukasi yang efektif untuk mendukung upaya pencegahan pernikahan dini secara berkesinambungan melalui keterlibatan tenaga kesehatan, institusi, dan masyarakat. Kata Kunci: Media Video, Pengetahuan, Remaja Putri, Dampak Pernikahan Dini

Hubungan Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Tarakan

DINA FITRIANA MUTIARA SUMANINGSIH
2025 · Thesis · Open Access

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan isu kesehatan reproduksi serius pada remaja, khususnya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang menunjukkan peningkatan kasus signifikan terutama di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Kurangnya peran orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terkait edukasi seksualitas menjadi faktor risiko utama yang membuat remaja rentan terhadap perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua sebagai pembimbing, motivator, pengawas, dan teman dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri, berdasarkan teori tentang pentingnya pengasuhan dalam membentuk sikap dan tindakan kesehatan reproduksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik observasional, melibatkan 89 responden remaja putri kelas X dan XI SMA Negeri 1 Tarakan, yang dipilih melalui teknik proporsional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner peran orang tua dan perilaku pencegahan infeksi menular seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual, dengan nilai p = 0,007 (p 0,05). Sehingga, disimpulkan bahwa peran orang tua berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Tarakan. Peneliti merekomendasikan adanya kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja.

Makna dan Simbol Seni Bela Diri Kuntau Tidung di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung (Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce)

RAHMAT HIDAYAT
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan simbol budaya dalam seni bela diri Kuntau Tidung di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung (kajian semiotika) dari Charles Sanders Pierce. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif menggunakan kajian semiotika dari Charles Sanders Pierce, yaitu teori triadic, di antaranya adalah tanda (representament), objek (object), dan interpretasi (interpretant). Data pada penelitian ini berupa makna dan simbol gerakan seni bela diri kuntau. Sumber data pada penelitian ini seni bela diri Kuntau di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung dan tokoh adat Suku Tidung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, wawancara, dan mencatat atau menulis. Analisis data yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini mengumpulkan data, identifikasi data, dan menganalisis atau menafsirkan data. Hasil dari penelitian ini terdapat 27 simbol yang digunakan pada seni bela diri Kuntau di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung yang dipercayai membawa hal-hal baik dan bermanfaat untuk menjaga keamanan diri sendiri maupun pada diri seseorang yang sangat membutuhkan, sehingga setiap simbol memiliki makna dan mempunyai tujuan yang sama, yaitu bentuk harapan agar diri dan keluarga memiliki keamanan yang baik.

Peran Dinas Sosial Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Melalui Bantuan Sosial Di Kota Tarakan

DELSA NOVITA
2025 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MELALUI BANTUAN SOSIAL DI KOTA TARAKAN Delsa Novita Charitin Devi, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan program bantuan sosial di Kota Tarakan. Program yang menjadi fokus penelitian meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, dan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang merupakan penerima manfaat bantuan sosial. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan menggunakan rumus persentase dan skala Likert untuk mengukur persepsi responden terhadap indikator kesejahteraan yang mencakup aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, dan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Sosial Kota Tarakan dalam pelaksanaan program bantuan sosial berada pada kategori baik. Program PKH berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan, Program Sembako membantu pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga, sedangkan program ATENSI memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat rentan seperti penyandang disabilitas dan lanjut usia. Namun demikian, pelaksanaan program bantuan sosial masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, ketepatan sasaran penerima bantuan, serta kondisi geografis wilayah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sistem pendataan dan evaluasi program agar penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: Dinas Sosial, Bantuan Sosial, Kesejahteraan Masyarakat, PKH, Sembako, ATENSI

STUDI PENGEMBANGAN BUDI DAYA KEPITING BAKAU (Scylla serrata) MATANG OVARI DI TAMBAK TRADISIONAL

TUTU YOSUA NGILO
2025 · Thesis · Open Access

Permintaan pasar ekspor kepiting bakau matang ovari tingkat 3 (TKO III) sangat tinggi namun produksi hasil budi dayanya sangat rendah karena masih mengandalkan hasil dari alam. Kalimantan Utara memiliki tambak tradisional yang luas namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk budidaya kepiting matang ovari. Saat ini telah ada model budi daya kepiting bakau matang ovari yang sedang dikembangkan di tambak tradisional. Inilah yang menjadi tujuan dari penelitian yaitu mempelajari model pengembangan budi daya pematangan ovari kepiting bakau di tambak tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif yang melibatkan wawancara, pengamatan dan pencatatan rinci terkait pertumbuhan TKO dan kelangsungan hidup kepiting bakau pada tambak tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepiting yang digunakan belum matang ovari masih TKO II, yang memiliki bobot sekitar 200¬-300 gram, disuntikan hormon tiroksin dari formula oil crab dan diberi pakan alami lokal berupa kerang temberungun (Telescopium telescopium). Selama satu siklus budi daya di tambak tradisional menghasilkan pertumbuhan ovari kepiting TKO III selama sekitar 9-17 hari pemeliharaan dengan nilai kelangsungan hidup sekitar 90-92%. Model budi daya kepiting matang ovari ini lebih terkontrol karena menggunakan wadah terbatas dan menggunakan pakan dan lingkungan yang baik sehingga dapat diandalkan untuk mengoptimalkan produksi tambak tradisional.

PENGARUH TEKNIK SOSIODRAMA TERHADAP PERILAKU AGRESIF VERBAL PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA HANG TUAH TARAKAN

FEBI MARIANTI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif verbal peserta didik kelas XI di SMA Hang Tuah Tarakan. Perilaku agresif verbal adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk melukai orang lain melaui kata-kata secara sengaja seperti mencemooh, mengumpat, memaki, menghina, mengancam dan lain sebagainya kemudian dengan adanya teknik sosiodrama yang menjadi solusi dan merupakan teknik yang efektif dalam membantu mengenali perasaan individu, mendapatkan model sikap, nilai dan pandangan, mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dan belajar melalui cara yang kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen kuasi dengan desain nonequivalent control group, dengan populasi sebanyak 133 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling sebanyak 20 orang peserta didik yang terdiri dari 10 orang anggota kelompok eksperimen dan 10 orang anggota kelompok kontrol. Teknik analisis hasil uji hipotesis Mann-Whitney U yang diperoleh Ha diterima dikarenakan nilai signifikasi 0,000 0,05. Sehingga ada pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif verbal peserta didik kelas XI di SMA Hang Tuah Tarakan.

PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA QUESTION BOX TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn DI KELAS V SDN 032 TG. BATU

AYU DARLINA
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Coopretive Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media question box terhadap hasil belajar PPKn peserta didik kelas V SDN 032 Tg. Batu. Jenis Penelitian ini adalah eksperimen dengan desain True Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 032 Tg. Batu. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 48 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan tes pilihan ganda berupa tes pretest dan tes posttest sebanyak 20 butir soal. Data hasil pretest-posttest kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Coopretive Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media question box terhadap hasil belajar PPKn peserta didik kelas V SDN 032 Tg. Batu, hal ini sesuai dengan nilai rata-rata menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh dengan menggunakan pembelajaran Coopretive Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media question box lebih berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik dibandingkan dengan model pembelajaran Direct Interucton. Dari pengujian hipotesis dan nilai rata-rata kedua kelas maka disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran Coopretive Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media question box berpengaruh terhadap hasil belajar PPKn dikelas V SDN 032 Tg. Batu.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL) MATERI BANGUN RUANG

NOER SYARIFAH AINI
2025 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi bangun ruang jaring-jaring sebagai bahan ajar yang valid, praktis, dan layak digunakan dalam pembelajaran matematika. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba terdiri atas 20 peserta didik kelas IX MTsN Kota Tarakan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, serta angket respon peserta didik. Hasil validasi ahli media menunjukkan persentase rata-rata 95% pada aspek penyajian dan 83% pada aspek desain, keduanya berkategori sangat valid. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase 85,7% untuk aspek isi dan 91,6% untuk aspek bahasa, yang juga termasuk kategori sangat valid. Uji coba terbatas menunjukkan respon peserta didik dengan nilai rata-rata 3,52 dan persentase 88%, termasuk kategori sangat baik. Respons tersebut mengindikasikan bahwa LKPD mudah digunakan, menarik, mendorong kerja sama, kreativitas, serta membantu pemahaman konsep. Dengan demikian, LKPD berbasis Project Based Learning (PjBL) yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi jaring-jaring bangun ruang, serta berpotensi mendukung pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna. This study aimed to develop Student Worksheets (LKPD) based on Project-Based Learning (PjBL) on the topic of 3D shapes of nets as valid, practical, and feasible teaching materials for mathematics learning. This development research used the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The trial subjects consisted of 20 ninth-grade students at MTsN Kota Tarakan. The instruments used validation sheets from media experts, material experts, and student response questionnaires. The results of media expert validation showed an average percentage of 95% for the presentation aspect and 83% for the design aspect, both categorized as highly valid. The validation results by material experts showed a percentage of 85.7% for content aspects and 91.6% for language aspects, which are also categorized as highly valid. Limited trials indicated student responses with an average score of 3.52 and a percentage of 88%, categorized as very good. These responses suggest that the Student Worksheet (LKPD) is easy to use, engaging, encourages cooperation and creativity, and aids in conceptual understanding. Therefore, the Project Based Learning (PjBL)-based LKPD developed is considered valid, practical, and suitable for use as teaching material in mathematics learning, particularly for the topic of three-dimensional geometric nets, and has the potential to support more active, contextual, and meaningful learning.

Eksplorasi Faktor Self Confidence Dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa MTs Negeri Tarakan

NUR AISYAH
2025 · Thesis · Open Access

Self confidence penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran matematika yang sering dianggap sulit dan menimbulkan kecemasan bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana self confidence siswa MTs Negeri Tarakan dalam pembelajaran matematika dan apa saja faktor self confidence siswa MTs Negeri Tarakan pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data diperoleh melalui wawancara dan analisis dokumen terhadap empat siswa kelas IX yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kategori 2 siswa dengan nilai matematika tinggi dan 2 siswa dengan nilai matematika rendah. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan interaktif model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan capaian nilai tinggi memiliki tingkat self confidence yang kuat, terlihat dari keyakinan pada kemampuan diri, kemandirian, rasa positif terhadap diri, dan keberanian mengemukakan pendapat di kelas. Sebaliknya, siswa dengan nilai rendah menunjukkan self confidence yang masih berkembang, ditandai dengan keraguan terhadap kemampuan diri dan ketergantungan pada bantuan orang lain. Faktor-faktor self confidence siswa meliputi pengalaman keberhasilan, motivasi intrinsik, dukungan sosial dari guru dan teman sebaya, serta lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini menegaskan bahwa self confidence berperan penting dalam pembelajaran matematika dan perlu menjadi perhatian guru dalam menciptakan suasana belajar yang mendorong kepercayaan diri siswa agar proses pembelajaran berjalan lebih optimal.

STUDI PANJANG BERAT SERTA KANDUNGAN PROKSIMAT GASTROPODA (Stramonita gradata) DARI PERAIRAN PANTAI AMAL KOTA TARAKAN

YUDI PRATAMA
2025 · Thesis · Open Access

Gastropoda merupakan salah satu kelompok moluska yang memiliki peranan penting dalam ekosistem pesisir. Kandungan gastopoda lainnya yaitu adanya kandungan nutrisi tinggi, seperti karbohidrat, protein, asam lemak, dan vitamin. Salah satu jenis yang banyak ditemukan di perairan Pantai Amal adalah (Stramonita gradata). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis panjang–berat serta komposisi proksimat pada gastropoda (Stramonita gradata) yang berasal dari perairan Pantai Amal, Kota Tarakan. Proses penelitian meliputi pengambilan sampel, pengukuran morfometrik, preparasi, serta analisis proksimat yang mencakup kadar air (SNI 01-2354.2-2006), abu (Furnance), protein (SNI 01-2354.4-2006), lemak (SNI 01-2354.3-2006), dan karbohidrat (SNI 01-2370-1991). Sebanyak 30 ekor sampel dikoleksi kemudian dianalisis di Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ikan Universitas Borneo Tarakan. Hasil pengukuran morfometrik menunjukkan panjang cangkang 3,0–4,0 cm dengan rata-rata 3,42 cm, berat 5,4–12,4 g dengan rata-rata 8,69 g, serta diameter 1,6–2,6 cm dengan rata-rata 2,23 cm. Analisis proksimat memperlihatkan bahwa pada sampel segar terkandung kadar air 80,66%, abu 3,00%, protein 49,91%, lemak 1,60%, dan karbohidrat 24,23%. Sedangkan pada sampel kering diperoleh kadar air 7,00%, abu 24,00%, protein 39,06%, lemak 0,70%, dan karbohidrat 21,48%. Kandungan protein yang tinggi disertai lemak yang rendah menunjukkan bahwa (Stramonita gradata) berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber protein hewani alternatif yang bergizi dan sehat. Temuan ini dapat dijadikan data dasar terkait kandungan gizi gastropoda sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.

pengaruh Teknik Self-Management Terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas X di SMK Negeri 2 Tarakan

TASRIYANTI RAMADANI
2025 · Thesis · Open Access

Bullying merupakan salah satu tindakan perilaku agresif yang disengaja dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang secara berulang-ulang dan dari waktu ke waktu terhadap seseorang. Perilaku bullying dapat berupa ancaman fisik atau non fisik (verbal). Tindakan ini dilakukan dengan sengaja dan intens, baik oleh individu maupun kelompok, dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi, tanpa rasa tanggung jawab, dan dilakukan berulang kali serta memberikan kepuasan bagi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self-management terhadap perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 5 siswa di kelas X yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala likert dan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif serta inferensial dengan uji paired sample T-test menggunakan SPSS statistic 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikan (sig 2-Tailed) sebesar 0,001

PENENTUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SERTA KANDUNGAN FLAVONOID DAN FENOLIK PADA EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH ECENG PADI (Monochoria vaginalis)

ESA LABEB NIHAD
2025 · Thesis · Open Access

Eceng padi (Monochoria vaginalis) yang sering dianggap sebagai gulma, dilaporkan memiliki potensi bioaktif, namun eksplorasi pada bagian buah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan serta kandungan total fenolik dan flavonoid pada ekstrak etil asetat buah eceng padi. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etil asetat. Aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH dan ABTS, yang hasilnya dinyatakan dalam nilai IC50, sementara kadar fenolik dan flavonoid total dianalisis secara spektrofotometri menggunakan reagen Folin-Ciocalteu dan kompleksisasi AlCl₃.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat buah eceng padi memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dan konsisten pada kedua metode uji, dengan nilai rata rata IC50 sebesar 52,78 ± 14,792 µg/mL (DPPH) dan 51,01 ± 21,19 µg/mL (ABTS). Kandungan senyawa fenolik total yang terukur adalah 137,03 ± 6,523 mg GAE/g ekstrak, sedangkan flavonoid total sebesar 175,54 ± 9,889 mg QE/g ekstrak. Meskipun kadar fenolik dan flavonoid totalnya tergolong lebih rendah jika dibandingkan dengan bagian herba dari tanaman yang sama, ekstrak buah justru menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih poten. Kesimpulan dari penelitian ini adalah buah eceng padi merupakan sumber antioksidan alami yang potensial. Pemanfaatan buah yang selama ini sering terbuang dapat memberikan nilai tambah dan kontribusi dalam pengembangan bahan baku untuk industri pangan fungsional maupun farmasi.

Karakteristik Karagenan dari Rumput Laut dan Hasil Samping Garam (kappaphycus alvarezii) di Pulau Sebatik Menggunakan Pelarut Natrium Hidroksida (NaOH)

AGUNG SETIAWAN
2025 · Thesis · Open Access

Kappaphycus alvarezii seaweed is a primary source of carrageenan, possessing significant economic significance and extensively cultivated in coastal regions, including Sebatik Island. In the manufacture of seaweed salt, waste is generated that has not been effectively utilized. This study aimed to assess the properties of carrageenan derived from the by-product of the K. alvarezii seaweed salt production process utilizing sodium hydroxide (NaOH) as a solvent. The parameters analyzed included yield, moisture content, sulfate content, ash content, and viscosity. Extraction was carried out using the hot alkali method with 0.5% NaOH at 90-95°C for 5 hours, followed by precipitation with KCl, drying, and grinding. The results showed that carrageenan from salt residues had a yield of 21.64 ± 5.81%, moisture content of 6.66 ± 1.52%, sulfate content of 2.72 ± 0.39%, ash content of 32.6 ± 0.57%, and viscosity of 12.6 ± 0.9 cPs. In comparison, carrageenan from whole seaweed showed a yield of 32.8 ± 2.42%, moisture content of 9.66 ± 2.51%, sulfate content of 1.58 ± 0.14%, ash content of 44.33 ± 3.78%, and viscosity of 9.6 ± 0.9 cPs. Although derived from waste, carrageenan from salt residues exhibited competitive physicochemical properties, particularly in terms of water content and viscosity. Thus, seaweed salt by-products have potential as an alternative raw material for carrageenan production, especially for non-food industrial applications.