MOBERLI
· Thesis · Open Access
Broiler chicken meat production in Tarakan City can meet the food needs of the people of Tarakan City. Most breeders in the City of Tarakan breed broiler chickens through a partnership pattern. Marketing efficiency is an important thing with the aim to improve the welfare of farmers. Research Objectives (1) To determine the pattern of broiler chicken marketing channel patterns of partnership in the District of North Tarakan. (2) To analyze the marketing margin of broiler partnership patterns in the North Tarakan District. (3) To analyze Farmer's Share in marketing broiler partnership patterns in North Tarakan District. This research was carried out in the North Tarakan Subdistrict of Tarakan City and was carried out starting from the beginning of July 2019 until the end of July 2019. Determination of the location of the research carried out intentionally (purposive) and the method of collecting data of respondents in this study using the Purposive and Snowball methods. Based on the results of research that has been conducted on the analysis of marketing margin marketing channel patterns and farmer's share of broiler chicken business partnership patterns in the North Tarakan District conclusions that can be drawn based on the researcher's objectives, namely: (1) There is a pattern of broiler chicken marketing channels, namely producers (breeders) - Mitra CV Paguntaka Mitra Sejahtera - retailers - end consumers. (2) Based on the results of the calculation of marketing margins on the marketing channel patterns of broiler chickens in North Tarakan District, the total marketing margin is Rp. 21,697. (3) Based on the results of the calculation of farmer's share in the marketing channel patterns of broiler chickens in the District of North Tarakan obtained farmer's share of less than 50% that is equal to 34.25% with a margin percentage of 65.74% so it can be concluded that the efficiency of marketing broiler chicken partnership patterns in Kecamatan Tarakan Utara is inefficient. However, based on the results of the analysis there are several benefits that can be obtained by farmers in partnership including 1) Chicken prices have been determined or agreed before conducting chicken farming activities so that farmers do not feel worried about the ups and downs of chicken prices. 2) Broiler chicken marketing is guaranteed because there are already partners ready to buy chicken when it is harvested. 3) Breeders only prepare cages, while other saprotans such as seeds, medicines and feed are provided by partner companies (nucleus). 4) By partnering, farmers are provided with knowledge about how to breed properly through training-training conducted by partner companies (core).
JARIN
· Thesis · Open Access
Jarin 15201020086. 2020 "Level of Public Knowledge of Mangrove Forest Ecosystems in Mamburungan Village, Tarakan Timur District, Tarakan City" Guided by Etty Wahyuni. Faculty of Agriculture, University of Borneo Tarakan. Mangrove forests are natural resources in coastal areas that have an important role in terms of social, economic and ecological aspects. Utilization of mangrove ecosystems makes it vulnerable to damage. The purpose of the study are (1) to determine the economic and ecological benefits of mangrove forests obtained by the community of Mamburungan Village (2) To know the level of community knowledge of the Mamburungan Village community to the benefits of mangrove forests (3) To know the level of community knowledge of Mamburungan Village towards the causes of mangrove forest damage (4) To know the level of community knowledge of Mamburungan Village on the preservation of mangrove forests. The method of determining the sample are purposive sampling and sampling quota. Analysis of the data used consisted of descriptive analysis and scoring analysis. The results of data analysis show that (1) The economic benefits that are widely obtained by the community are the use of aquaculture / fishing with a percentage of 76%, and ecological benefits are as a protector of coastal erosion with a percentage of 100%. (2) the level of community knowledge on the economic and ecological benefits of mangrove forests in the understand category with a total score of 2106. (3) The level of community knowledge on the causes of mangrove forest damage is in the understand category with a total score of 1104. (4) The level of community knowledge on the preservation of mangrove forests is in the understand category with a total score of 2114. Conclusions the economic benefits that are widely obtained by the community are the utilization of aquaculture/fishing with a percentage of 76%, and ecological benefits are as protectors of coastal erosion with a percentage of 100%. The level of community knowledge on the preservation of mangrove forests is in the understand category with a total score of 2114. Suggestions for people who are around the area of mangrove forests to continue to maintain and preserve mangrove forests, as a sustainability in order to be utilized
STEPEN
· Thesis · Open Access
Masalah - masalah pemasaran kopi di Desa Kaliamok antara lain adalah hubungan harga yang diterima petani dengan biaya produksi yang mungkin tidak merangsang petani untuk meningkatkan produksi baik jumlah dan mutu. Margin pemasaran yang relatif tinggi dan kemungkinan fasilitas pemasaran yang belum memadai untuk memperlancar arus komoditas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, dan margin pemasaran serta share pemasaran di Desa Kaliamok. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel adalah kouta sampling yaitu pengambilan dengan cara menetapkan sejumlah sampel sebanyak 30 petani kopi. Purposive sampling merupakan teknik untuk menentukan sampel. Dalam penelitian ini sampel yang memenuhui syarat hanya 11 orang petani dengan beberapa pertimbagan tertentu: 1. Petani yang berusaha tani tanaman kopi berumur 5 – 10 tahun, 2. Petani yang telah memproduksi kopi. Dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, marjin pemasaran, margin distribusi, dan harga yang diterima petani serta rasio keuntugan dan biaya dan farmer’s share dalam pemasaran biji kopi robusta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada satu saluran pemasaran biji kopi di desa kaliamok, yaitu saluran I: petani – pedagang pengumpul – konsumen. Pada saluran pemasaran I memiliki total biaya pemasaran Rp 11.093 per Kg. dan memiliki dua marjin yang berbeda margin grade 1&2 Rp 90.000 per Kg dan margin grade 3 Rp 35.000 per Kg serta keuntugan pemasaran pada grade 1&2 Rp 98,79% dan grade 3 Rp 27,13%. Dilihat dari efesiensi pemasaran secara ekonimis dari saluran pemasaran yang ada di Desa Kaliamok tidak efisien karena memiliki marjin yang besar pada grade 1&2 sebesar 90.000 per Kg dan grade 3 Rp 35.000 per Kg dan memiliki nilai farmer’s share yang rendah pada grade 1&2 Rp 10% dan grade 3 Rp 22.22%. Adapun saran yang diajukan peneliti oleh peneliti adalah petani perlu mencari informasi harga di tingkat konsumen agar tawar – menawar lebih kuat dan untuk meningkatkan share harga yang diterima petani, perlu diupayakan petani melakukan pemisah kulit kopi dari biji, penjemuran dan sortir agar share harga yang didapat petani lebih besar.
SUSI SUSANTI
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Susi Susanti. 15.201020.033. 2019. Analisis Break Even Point dan Nilai Tambah Produksi Kripik Pisang di UKM Qobidh di Kota Tarakan (Studi kasus UKM Qobidh Kampung Empat). Dibimbing oleh ibu Nurlela M,SP., M.Si. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa keuntungan dan kerugian yang di terima UKM Qobidh dengan menggunakan analisis break event point dan berapa besar biaya per satu kali produksi, penerimaan dan pendapatan persatu kali produksi, serta nilai tambah dari usaha pengolahan pisang menjadi kripik pisang. Penelitian ini di lakukan di Kota Tarakan kelurahan kampung 4. Pengambilan data di mulai pada bulan april sampai bulan oktober 2019. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer. Data primer di peroleh melalui wawancara dengan pihak yang bersangkutan berdasarkan daftar pertanyaan yang telah di siapkan, serta pengamatan langsung di lapangan. Data yang di kumpulkan menyangkut: biaya variabel atau biaya yang jumlah nilai di pengaruhi oleh jumlah produksi kripik pisang adalah biaya bahan baku (pisang) dan biaya tetap terdiri dari: biaya penyusutan peralatan dan biaya lainnya di luar biaya variabel. Biaya penyusutan adalah biaya yang di susutkan perbulan. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: (1) menghitung break even pont produksi (2) menghitung break even point harga (3) menghitung break even point penerimaan dan dapat di lihat pada titik untung atau tidak untung. (4) menghitung nilai tambah dari usaha pengolahan pisang menjadi kripik pisang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) BEP produksi kripik pisang sebesar 6,48 kg dimana produksi lebih kecil dari produksi kripik di UKM Qobidh yaitu sebesar 14,08 kg (2) BEP harga sebesar Rp. 97.873 per Kg dimana BEP harga lebih kecil dari harga kripik pisang di UKM Qobidh yaitu Rp.100.000 per Kg (3) BEP penerimaan sebesar Rp. 1.364.834 per bulan lebih kecil dari penerimaan di UKM Qobidh yaitu Rp. 1.400.000 per bulan, dari nilai BEP keseluruhan dapat di katakan UKM Qobidh berada pada titik untung (4) besarnya nilai tambah dari usaha pengolahan pisang menjadi kripik pisang di UKM Qobidh yaitu Rp. 46.038 per Kg, artinya untuk setiap per satu kilo kripik pisang dapat memberikan pertambahan nilai sebesar Rp. 46.038
JAMAL
· Thesis · Open Access
Jamal. 15.201020.078. 2019. “ Strategi Pemasaran Pisang Kepok Desa Sungai Limau Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan”. dibimbing oleh Nia Kurniasih Suryana. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh petani yang ada yakni pemasaran merupakan suatu usaha untuk menyampaikan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Sejauh ini pemasaran pisang yang ada di Desa Sungai Limau telah mencapai di negara tetangga (Malaysia). Dari sektor pemasaran menghadapi beberapa kendala dalam hal produk, harga, tempat, dan promosi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pemasaran pisang kepok yang ada desa sungai limau kecamatan sebatik tengah. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Metode pengolahan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, Analisis data yang digunakan adalah Analisis SWOT (IFAS dan EFAS). Hasil menunjukkan Faktor strategi internal dan eksternal menunjukkan bahwa jumlah untuk faktor kekuatan sebesar 1.60 lebih kecil dari ada jumlah faktor kelemahan sebesar 1.75 keadaan ini mengidentifikasi bahwa faktor kekuatan untuk pemasaran pisang kepok yang ada disungai limau lebih kecil dari pada faktor kelemahan yang akan menghambatnya. Sedangkan Analisis kuadran didapatkan dengan melakukan pengurangan antara jumlah total faktor dengan jumlah total kemudian dibagi 2. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai X = 0.71 dan nilai Y = 1.07 Kesimpulan bahwa faktor internal, dari aspek kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh Desa, yaitu: (1) produk berkualitas, (2) pengetahuan SDM yang baik tentang budidaya pisang kepok, (3) letak wilayah strategis. (4) modal usaha terbatas, (5) minimnya kegiatan promosi, (6) kemasan produk pisang kurang menarik, (7) saluran pemasaran yang panjang. Pada sektor eksternal dari aspek peluang dan ancaman yang dimiliki oleh desa, yaitu: (1) adanya bantuan dari dinas pertanian, (2) tersedianya pemasaran pisang kepok yang masih luas baik dalam negeri maupun luar negeri (3) adanya kemajuan teknologi informasi, (4) stabilitas nilai tukar mata uang, (5) sulitnya akses perizinan, (6) harga beli hasil pertanian ditetapkan oleh tengkulak, (7) pesaing dari desa lain. Adapun strategi yang ditetapkan yaitu: (1) memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi, (2) meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta kerjasama dengan pihak dinas pertanian. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari penelitian ini maka diberikan beberapa saran sebagai berikut: (1) Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dengan cara membuat program workshop, pelatihan, studi banding poktan yang difasilitasi oleh pemerintah atau swasta, (2) Sebaiknya dilakukan pembimbingan dan pengawasan secara bertahap dari hasil alternatif strategi pemasaran pisang kepok di Desa Sungai Limau sesuai dengan prioritas sehingga tujuan dari pelaksanaan strategi tersebut dapat tercapai dan tepat sasaran (3) Disarankan pada peneliti berikutnya yang ingin melakukan penelitian dengan topik yang sama maka diharapkan dapat mengkaji lebih dalam masing-masing bagian dalam sistem strategi pemasaran pisang kepok.
NURMA
2027 · Thesis · Open Access
Dismenore merupakan nyeri kram pada perut bagian bawah yang terjadi sebelum atau selama menstruasi yang sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari dan produktivitas remaja putri. Penanganan nonfarmakologis yang aman dan efektif untuk mengurangi ketegangan otot serta meningkatkan hormon endorfin sebagai pereda nyeri alami adalah senam dismenore. Studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada remaja dengan penerapan senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid di Kelurahan Pantai Amal. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif pada seorang subjek remaja putri yang mengalami dismenore primer. Instrumen pengukuran nyeri yang digunakan adalah Numeric Rating Scale. Intervensi senam dismenore dilakukan sesuai standar prosedur operasional yang meliputi tahap pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan. Hasil pengkajian awal menunjukkan subjek mengalami nyeri haid dengan kategori sedang yang mengganggu konsentrasi dan kenyamanan. Setelah diberikan intervensi senam dismenore secara rutin beberapa hari sebelum dan saat menstruasi, terjadi penurunan intensitas nyeri secara bertahap. Pada hari pertama dan kedua menstruasi, tingkat nyeri menurun menjadi kategori ringan sehingga subjek dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Penerapan senam dismenore terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore primer pada remaja putri di Kelurahan Pantai Amal.
SELVIANA TIMBA
2026 · Thesis · Open Access
PENGARUH KONSELING KELOMPOK TERHADAP TANGGUNG JAWAB BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 14 TARAKAN ABSTRAK Selviana Timba. 2025. “Pengaruh Konseling Kelompok Terhadap Tanggung Jawab Belajar Siswa Di SMP Negeri 14 Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Pembimbing Utama: Emmy Ardiwinata, M.Pd. Pembimbing Anggota: Tri Cahyono, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap tanggung jawab belajar siswa di SMP Negeri 14 Tarakan. Konseling kelompok adalah bentuk layanan kelompok untuk mengentaskan masalah pribadi anggota kelompok dengan memanfaatkan dinamika kelompok. Tanggung jawab belajar adalah usaha siswa dalam menyelesaikan tugasnya secara maksimal dengan penuh kesukarelaan, kesadaran, dan komitmen dan berani menanggung resiko sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan skala tanggung jawab belajar, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis inferensial menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26 untuk menguji selisih antara pre-test dan post-test kelompok menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil output uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.047 0.05. Kesimpulan penelitian ini adalah, H0 ditolak dan Ha diterima artinya, ada pengaruh konseling kelompok terhadap tanggung jawab belajar siswa di SMP Negeri 14 Tarakan.
ROGER
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai motivator belajar siswa kelas IV-A di SD Negeri 021 SKIP Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yaitu guru kelas IV-A dan 3 orang siswa kelas IV-A sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa guru telah melaksanakan perannya dengan baik sebagai motivator belajar siswa, baik dari indikator mengawasi kegiatan dalam belajar dan indikator membantu mengatasi kesulitan belajar siswa. Namun, masih terdapat peran guru yang belum di jalankan oleh guru yaitu pada indikator membangun motivasi siswa. Guru diharapkan agar terus meningkatkan perannya dalam menjalankan perannya sebagai motivator belajar siswa dengan baik, motivasi belajar siswa dapat meningkat apabila guru menjalankan perannya sebagai motivator belajar siswa dengan maksimal.
MARPENDY SON
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing, dan indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang mencakup penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing, indeks pembangunan manusia, serta pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara periode 2014–2023, yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara dan Badan Pusat Statistik Indonesia. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak E-Views 10. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing, dan indeks pembangunan manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, variabel penanaman modal dalam negeri, penanaman modal asing dan indeks pembangunan manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi Kalimantan Utara
SITI HADIJAH
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum pekerja terhadap penahanan ijazah dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu di Kota Tarakan serta mengetahui akibat hukum yang timbul dari tindakan penahanan ijazah oleh pemberi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang dilaksanakan di Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan wawancara dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap pekerja atas praktik penahanan ijazah bisa dilakukan melalui mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang tersedia. Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/5/HK.04.00/V/2025 memuat kebijakan terkait larangan penahanan ijazah, namun belum sepenuhnya mencegah praktik tersebut karena tidak disertai sanksi khusus dan belum didukung oleh peraturan khusus di tingkat daerah. Selain itu, akibat hukum dari penahanan ijazah dapat mempengaruhi keabsahan persyarat kesepakatan dalam perjanjian kerja apabila terbukti terdapat ketidakseimbangan posisi tawar menawar dan keterpaksaan ekonomi. Penahanan ijazah tanpa dasar hukum yang sah juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi pekerja, sehingga dapat dianalisis sebagai Perbuatan Melawan Hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata apabila seluruh unsurnya terpenuhi. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan khusus di tingkat daerah, transparansi pemberi kerja dalam proses rekrutmen, serta peningkatan pemahaman hukum bagi pekerja.
NURUL HUDA
2026 · Thesis · Open Access
TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PEMERASAN MELALUI VIDEO CALL SEX (VCS) MEDIA DIGITAL DI POLRES NUNUKAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pemerasan melalui Video Call Sex (VCS) media digital dalam tinjauan kriminologi serta menganalisis upaya penanggulangannya oleh Polres Nunukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Kasat Reskrim Polres Nunukan, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pemerasan melalui VCS dilakukan dengan memanfaatkan rekaman atau konten intim korban sebagai alat ancaman untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana tersebut meliputi motif memperoleh keuntungan, hubungan pacaran atau mantan pasangan, kerentanan korban yang sebagian masih berstatus pelajar, stigma sosial, rasa malu dan takut korban untuk melapor, serta kemudahan media digital dalam merekam, menyimpan, dan menyebarkan konten intim. Faktor-faktor tersebut menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan kondisi kerentanan korban dan perkembangan teknologi digital untuk melakukan pemerasan. Berdasarkan Teori Strain Robert K. Merton, tindakan pelaku merupakan bentuk innovation, yaitu upaya mencapai tujuan memperoleh keuntungan dengan menggunakan cara yang tidak sah atau melawan hukum. Upaya penanggulangan oleh Polres Nunukan dilakukan melalui upaya preventif, represif, dan non-penal. Upaya preventif dilakukan melalui sosialisasi bahaya VCS dan edukasi keamanan digital, terutama kepada pelajar dan remaja. Upaya represif dilakukan melalui penerimaan laporan, penyelidikan, penyitaan bukti elektronik, pemeriksaan saksi, dan forensik digital. Sementara itu, upaya non-penal dilakukan melalui edukasi kepada keluarga, sekolah, dan masyarakat serta pemberian perlindungan kepada korban agar berani melaporkan tindak pidana yang dialaminya.
ANINDITA PUTRI UTAMI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan anak menjadi korban dari tindak kejahatan child grooming, serta menganalisis upaya penanggulangannya. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan nonhukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan anak menjadi korban child grooming meliputi faktor usia, ketidakmatangan emosional, kurangnya pengawasan orang tua, kebutuhan terhadap perhatian dan kasih sayang, kondisi ekonomi, penggunaan media sosial tanpa pendampingan, ketimpangan relasi kuasa, budaya diam, serta stigma terhadap korban. Faktor-faktor tersebut tidak dapat dipahami sebagai kesalahan anak, melainkan sebagai kondisi kerentanan yang dimanfaatkan oleh pelaku. Berdasarkan perspektif viktimologi, anak merupakan korban yang mengalami viktimisasi primer melalui manipulasi, ancaman, pemaksaan, dan eksploitasi seksual, serta berpotensi mengalami viktimisasi sekunder akibat stigma, penghakiman, dan perlakuan yang tidak sensitif. Upaya pencegahan harus dilakukan secara terpadu melalui keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, dan penyelenggara platform digital. Pencegahan tersebut meliputi pendidikan perlindungan diri, peningkatan literasi digital, pengawasan yang proporsional, mekanisme pengaduan yang ramah anak, penegakan hukum, perlindungan identitas, pendampingan, rehabilitasi, dan pemulihan korban.
DIMAS PUTRI MAHARANI
2026 · Thesis · Open Access
Kemampuan pemahaman konsep merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika karena siswa tidak hanya dituntut untuk menggunakan prosedur penyelesaian, tetapi juga memahami konsep yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) pada siswa kelas V SDN 051 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak tiga siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara semi terstruktur, dengan instrumen berupa lembar soal dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menunjukkan kemampuan pemahaman konsep pada lima indikator, yaitu menyatakan ulang suatu konsep, mengklasifikasikan objek menurut sifat tertentu, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep, serta memilih dan menggunakan prosedur atau operasi tertentu. Seluruh subjek memiliki kesamaan dalam memahami konsep dan prosedur KPK dan FPB, tetapi berbeda dalam menyelesaikan masalah. Perbedaan juga ditemukan antara jawaban tertulis dan hasil wawancara, terutama pada informasi, langkah, dan alasan penyelesaian yang belum dituliskan secara lengkap, tetapi dapat dijelaskan siswa saat wawancara.
NUR ALIFAH RISKI ABDINA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada materi gaya magnet di kelas IV C SDN 043 Tarakan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV C SDN 043 Tarakan yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta penilaian ranah afektif dan psikomotorik . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada ranah kognitif, ketuntasan belajar siswa pada siklus I mencapai 57% atau 16 siswa, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 89% atau 25 siswa. Pada ranah afektif, ketuntasan siswa pada siklus I sebesar 68% atau 19 siswa dan meningkat menjadi 89% atau 25 siswa pada siklus II. Sementara itu, pada ranah psikomotorik ketuntasan siswa pada siklus I sebesar 46% atau 13 siswa, kemudian meningkat menjadi 82% atau 23 siswa pada siklus II. Aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari rata-rata 68% pada siklus I menjadi 83% pada siklus II, sedangkan aktivitas siswa pada siklus II mencapai rata-rata 89%. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya magnet di kelas IV C SDN 043 Tarakan. Penelitian dihentikan pada siklus II karena ketuntasan klasikal pada ketiga ranah telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan.
SUCI RAHMADANI
2026 · Thesis · Open Access
Pada kondisi awal, terlihat bahwa pembelajaran IPA masih kurang optimal karena peserta didik kesulitan memahami konsep gaya magnet. Pembelajaran cenderung berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi gaya magnet melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada peserta didik kelas IVA SDN 043 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Teknik pengussmpulan data menggunakan tes dan observasi yang meliputi hasil belajar kognitif, afektif, psikomotorik, aktivitas siswa, dan aktivitas guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan hasil belajar kognitif meningkat dari 39,29% pada pretest, menjadi 75% pada Siklus I, dan mencapai 92,86% pada Siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ketuntasan belajar pada Siklus II telah melampaui indikator keberhasilan sebesar 70%. Pada Siklus I, rata-rata aspek afektif mencapai 71%, psikomotorik 70%, aktivitas siswa 75%, dan aktivitas guru 85%, yang seluruhnya telah mencapai indikator keberhasilan. Perbaikan pada Siklus II dilakukan melalui pembentukan kelompok yang lebih kecil, pembagian tugas yang lebih merata, pemberian bimbingan selama percobaan, serta pengaturan waktu evaluasi. Penerapan CTL melalui kegiatan percobaan, diskusi, pengamatan, dan penerapan konsep gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari membantu siswa memahami materi secara bermakna dan meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran. Dengan demikian, penerapan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi gaya magnet dan mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
IRWANSYAH MUSTAPA
2026 · Thesis · Open Access
Mikroplastik merupakan kontaminan yang dapat ditemukan pada lingkungan perairan dan berpotensi masuk ke dalam sistem budidaya melalui media termasuk pakan alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan membran biofilter berbahan klekap yang dikombinasikan dengan polyvinyl alcohol (PVA) dalam menahan mikroplastik dari pakan alami ikan bandeng di tambak tradisional Kota Tarakan. Membran dibuat dalam lima formulasi, yaitu klekap:PVA 3:7, 4:6, 4,5:5,5, 5:5, serta kontrol PVA 0:10. Setiap formulasi diuji sebanyak tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi jumlah mikroplastik yang tertahan pada membran, retensi mikroplastik estimasi, dan koefisien variasi (CV). Nilai mikroplastik awal yang digunakan sebagai dasar perhitungan adalah 79,6 partikel per 20 L, berdasarkan kelimpahan rata-rata 3,98 partikel/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi membran mampu menahan partikel yang diidentifikasi sebagai mikroplastik. Formulasi 3:7 menghasilkan jumlah mikroplastik tertahan rata-rata 25,67 ± 7,23 partikel dengan retensi estimasi 32,24 ± 9,09% dan CV 28,19%. Formulasi 4:6 menghasilkan jumlah mikroplastik tertahan rata-rata 34,67 ± 8,39 partikel dengan retensi estimasi 43,55 ± 10,54% dan CV 24,19%. Formulasi 4,5:5,5 menghasilkan jumlah mikroplastik tertahan rata-rata 34,00 ± 10,44 partikel dengan retensi estimasi 42,71 ± 13,12% dan CV 30,71%. Formulasi 5:5 menghasilkan jumlah mikroplastik tertahan rata-rata 35,00 ± 7,55 partikel dengan retensi estimasi 43,97 ± 9,48% dan CV 21,57%. Di antara formulasi yang mengandung klekap, formulasi 5:5 menunjukkan jumlah mikroplastik tertahan tertinggi, retensi estimasi tertinggi, dan konsistensi terbaik dengan CV terendah sebesar 21,57%. Kontrol PVA 0:10 menghasilkan jumlah mikroplastik tertahan rata-rata 57,33 ± 27,50 partikel dengan retensi estimasi 72,03 ± 34,55% dan CV 47,97%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran berbasis klekap-PVA berpotensi sebagai media filtrasi untuk menahan mikroplastik, meskipun penambahan klekap belum menunjukkan retensi yang lebih tinggi dibandingkan PVA tanpa klekap. Penelitian lebih lanjut diperlukan dengan pengukuran jumlah mikroplastik secara langsung sebelum dan sesudah filtrasi serta karakterisasi sifat fisik dan struktur membran.
REZA ANUGRAH NUR
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis dan karakter molekuler ikan dari perairan Sungai Mentarang Hulu, Desa Long Berang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara menggunakan metode DNA barcoding dengan penanda gen mitokondria Cytochrome c Oxidase Subunit I (COI). Sampel yang dianalisis terdiri atas enam sekuen dengan kode RA1, RA2, RA4, RA5, RA9, dan RA11. Analisis dilakukan melalui ekstraksi DNA, PCR, elektroforesis, sekuensing, pencocokan sekuen pada database GenBank, analisis jarak genetik, dan filogenetik. Hasil pencocokan menunjukkan tingkat kemiripan sebesar 93,24–100%, dengan kemiripan tertinggi RA1 dengan Tor douronensis, RA2 dengan Lobocheilos erinaceus, RA4 dengan Cyclocheilichthys repasson, RA5 dengan Parachela oxygastroides, RA9 dengan Hemibagrus fortis, dan RA11 dengan Gastromyzon ornaticauda. Jarak genetik terendah ditemukan pada RA5 dengan P. oxygastroides sebesar 0,000. Analisis filogenetik menunjukkan adanya pengelompokan sampel berdasarkan kedekatan genetik dengan sekuen pembanding. Berdasarkan hasil tersebut, DNA barcoding gen COI dapat digunakan untuk membantu menentukan identitas jenis serta mengetahui hubungan kekerabatan genetik ikan dari perairan Sungai Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
SELVI NADIA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non-Diskriminasi Gender dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya penerapan prinsip non-diskriminasi gender dan pengembangan karir dalam mendukung peningkatan kepuasan kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 104 pegawai dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi, dengan 80 kuesioner yang dapat digunakan dalam proses pengolahan dan analisis data. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Non-Diskriminasi Gender tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja, sedangkan Pengembangan Karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Secara simultan, Non-Diskriminasi Gender dan Pengembangan Karir berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan karir menjadi salah satu aspek yang berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai, sedangkan penerapan prinsip non-diskriminasi gender belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja pegawai.
SHELVIANA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi self esteem dalam pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai pada Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kualitas sumber daya manusia dan self esteem dalam mendukung peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 86 pegawai ASN. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kualitas sumber daya manusia juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap self esteem, serta self esteem berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Uji mediasi menunjukkan bahwa self esteem memediasi pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat memperkuat self esteem pegawai, sehingga mendorong peningkatan kinerja pegawai
DEFRISCHA ANJELITA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran kartu DOMSIR (Domino Siklus Air), berdasarkan hasil validasi para ahli, serta menilai kemenarikan medianya melalui respon siswa dan mengetahui hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa lembar validasi, angkat respon siswa, dan hasil belajar siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase dari ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 96%, dan ahli bahasa sebesar 86% dengan kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, siswa memberikan respon kemenarikan berdasarkan hasil angket respon siswa sebesar 97,18%. Sementara itu, pada uji coba lapangan, hasil angket respon siswa menunjukkan tingkat kemenarikan sebesar 96,33% dengan kategori sangat menarik. Kemudian hasil belajar siswa pada uji coba lapangan berdasarkan hasil posttest sebanyak 27 siswa dari total 28 siswa yang secara klasikal telah mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan hasil validasi serta hasil uji coba terbatas berupa respon siswa dan uji coba lapangan berupa respon siswa dan hasil belajar siswa, pada media pembelajaran kartu DOMSIR (Domino Siklus Air) dinyatakan layak, menarik, dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran di kelas V-A SD Negeri 035 Tarakan.