Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 335 dari 338

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KULINER TEPIAN KAYAN KABUPATEN BULUNGAN

FAJAR MAULANA AKBAR
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KULINER TEPIAN KAYAN KABUPATEN BULUNGAN Fajar Maulana Akbar Ahmad Rizani, S.E., M.Ec. Dev Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan pedagang kuliner tepian kayan Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dari persamaan model untuk Koefisien β1 adalah sebesar 0,472805 menunjukkan bahwa setiap penambahan modal usaha (X1) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0.472805 per bulan dengan asumsi variabel lain (lama usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, koefisien β2 sebesar 0,262076 menunjukkan bahwa setiap penambahan lama usaha (X2) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0,262076 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, dan koefisien β3 sebesar 0,203460 menunjukkan bahwa setiap penambahan jumlah tenaga kerja (X3) sebesar satu orang maka pendapatan pedagang kuliner tepian kayan akan mengalami penurunan sebesar 0,203460 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan lama usaha) tetap atau konstan. Adapun nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,720209 atau 72,02% hal ini menunjukkan bahwa variabel modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja menjelaskan variabel pendapatan sebesar 72,02% sedangkan sisanya 27,98% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.  

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEER TUTORING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA KELAS XI MIA SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN

ASWAR
2020 · Thesis · Open Access

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimential design dengan desain posttest only control design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah Pembelajaran Kooperatif Tipe jigsaw Dengan Menggunakan Metode Peer Tutoring dan variabel terikat adalah pemahaman konsep matematika siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA di SMA Muhammadiyah Tarakan. Penarikan sampel yang digunakan menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas XI MIA-3 dengan jumlah siswa sebanyak 33 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA-2 dengan jumlah siswa sebanyak 34 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial untuk analisis data awal dan analisis data akhir menggunkan uji statistik independent samples t-test dengan bantuan software SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posttest di kelas eksperimen lebih besar dari rata-rata nilai posttest di kelas kontrol yaitu di kelas eksperimen sebesar 65,81 sedangkan di kelas kontrol sebesar 47,49. Sedangkan berdasarkan hasil analisis uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,000. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Kooperatif Tipe jigsaw Dengan Menggunakan Metode Peer Tutoring berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematika siswa Kelas XI MIA SMA Muhammadiyah Tarakan.

KOMBINASI BAKTERI EM4 DAN TANAMAN KANGKUNG PADA MEDIA AKUAPONIK TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

ABDURAHMAN
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Ikan nila (Oreochromis niloticus) salah satu komoditas perikanan yang digemari masyarakat karena rasa dagingnya enak dan tebal seperti ikan kakap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bakteri EM4 pada media akuaponik kangkung terhadap laju pertumbuhan ikan nila (O. niloticus). Penelitian terdiri dari tiga perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan kontrol, akuaponik tanpa EM4 dan akuaponik dengan menggunakan EM4 (0.04 mg/L). Hasil yang diperoleh menunjukkan kelangsungan hidup berkisar (80-73,33 %) untuk semua perlakuan. Nilai pertumbuhan berat mutlak pada perlakuan kontrol, sebesar 2,48 g, perlakuan akuaponik tanpa EM4 sebesar 4,01 g, dan perlakuan akuaponik penggunaan EM4 sebesar 1,25 g. Pertumbuhan panjang mutlak pada perlakuan kontrol sebesar 0,94 cm, perlakuan akuaponik tanpa EM4, sebesar 0,86 cm dan perlakuan akuaponik penggunaan EM4 sebesar 0,74 cm. Data parameter kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar antara 26-31°C, oksigen terlarut (DO) berkisar antara 5.626.23 ppm, pH berkisar 6.7-7.9, kadar amoniak berkisar 1,09-1,58 mg/L, nitrit berkisar antara 1.83-2.17 mg/L, dan nitrat berkisar antara 0.81-1.37 mg/L. Kesimpulan menunjukkan bahwa laju pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan akuaponik tanpa pemberian EM4, yaitu sebesar 4,01 g.

The Correlation Between Students' Grammatical Mastery and Students' Writing Achievement at XI Grade Students of SMAN 1 Tarakan Academic Year 2019/2020

THEODORUS BETONI
2020 · Thesis · Open Access

Theodorus Betoni. 2019. The Correlation Between Students’ Grammatical Mastery and Students Writing Achievement at Eleventh Grade Students of SMAN 1 Tarakan Academic Year 2019/2020. Pembimbing : Romlah Ulfaika, M.Pd. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan hubungan antara kemampuan grammar siswa dengan hasil menulis siswa di kelas sebelas sekolah menengah atas Negeri 1 Tarakan. Menulis merupakan salah satu kemampuan yang mengharuskan penggunanya untuk menguasai tata bahasa dalam bahasa inggris. Dari total 11 kelas, dipilih satu kelas sebagai sample dengan metode Purposive Sampling. Untuk mendapatkan data penelitian digunakan instrument Grammar Test dan Writing Test. untuk menganalisa korelasi antara kedua variable tersebut peneliti menggunakan Pearson Product Moment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi, dari hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat hubungan yang sedang antara penguasaan grammar siswa dan hasil menulis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara penguasaan grammar siswa dan kemampuan menulis siswa diperoleh nilai signifikansi 0.05 dengan nilai signifikan 0.002 0.05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan grammar siswa dan kemampuan menulis siswa, sedangkan untuk nilai r hitung > r table dengan nilai korelasi 0.510>0.3388, nilai korelasi sebesar 0.510 merupakan korelasi yang sedang antar variabelnya. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara penguasaan grammar siswa dan kemampuan menulis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik simpulan yaitu terdapat hubungan antara penguasaan grammar siswa dan kemampuan menulis siswa pada kelas XI IPS di SMAN 1 Tarakan. Kata Kunci: penguasaan grammar, kemampuan menulis.  

PENGEMBANGAN MAJALAH SUBMATERI VERTEBRATA KELAS X BERDASARKAN STUDI KELIMPAHAN DAN PERSEBARAN AMFIBI (ORDO ANURA) DI KOTA TARAKAN

ALFINA RAMLI
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan persebaran Amfibi (Ordo Anura) di wilayah Kota Tarakan sebagai media dalam pembelajaran biologi dalam bentuk majalah. Penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Mengacu pada desain penelitian model Borg and Gall (1983). Lokasi penelitian di Hutan Kota Gunung Amal 2 dan Hutan Wana Wisata Persemaian, setiap stasiun terdiri dari tiga titik, metode pengumpulan data menggunakan metode Survey Perjumpaan Visual yang digunakan adalah VES. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Biologi FKIP Universitas Borneo Tarakan. Parameter yang diukur yaitu kelimpahan dan persebaran Amfibi (Ordo Anura). Adapun parameter penunjang berupa faktor lingkungan yang meliputi suhu, pH, Kelembaban, Total Dissolve Solid (TDS) dan Dissolved oxsigen (DO). Penelitian pada uji coba produk di lakukan di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan dengan melibatkan 6-12 siswa sebagai sampel uji coba. Hasil dari penelitian, penulis menyimpulkan kelimpahan Amfibi (Ordo Anura) pada spesies Bufo melanocticus 1,46%, Bufo biporcatus 2,18%, Bufo asper 0,22%, Limnonectes leporinus 3,61%, Limnonectes paramacrodon 0,59% dengan kategori kelimpahan rendah. Persebaran Amfibi (Ordo Anura) sebesar 67% dalam kategori sedang pada kedua stasiun. Selanjutnya dilakukan pengembangan produk media berupa majalah mengenai Amfibi (Ordo Anura) yang sesuai dengan mata pelajaran biologi. Hasil penelitian berupa pengembangan majalah mendapatkan nilai validasi dari ahli materi dengan presentase 90% (sangat layak), ahli media dengan presentase 90% (sangat layak), dan ahli praktisi dengan presentase sebesar 85% (layak), serta uji respon siswa sebesar 86% (sangat layak). Sehingga majalah yang berjudul “Biodiversitas Ordo Anura di Ujung Utara Pulau Kalimantan” sangat layak untuk digunakan sebagai sumber belajar siswa.

KEWENANGAN KPU DALAM MENETAPKAN PERATURAN KPU NOMOR 20 TAHUN 2018 TERKAIT LARANGAN MANTAN NARAPIDANA KORUPSI DALAM PENCALONAN PEMILU LEGISLATIF (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 46 P/HUM/2018 Terhadap Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018)

ROBY TOTE SO'LINGGI
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Roby Tote So’linggi, Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan, NPM. 15.501010.005, dengan judul “Kewenangan KPU dalam Menetapkan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 Terkait Larangan Mantan Narapidana Korupsi dalam pencalonan Pemilu Legislatif (Analisis Putusan Mahkamah Agung No 46 P/HUM/2018 Terhadap Peraturan KPU No 20 Tahun 2018)” dengan Pembimbing I yaitu Dr.Yahya Ahmad Zein,SH.,M.H dan Pembimbing II yaitu Dr.Nur Asikin,S.HI.,M.H. Komisi Pemilihan Umum (KPU), adalah lembaga penyelenggara pemilu yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri yang bertugas melaksakan pemilu dalam upaya realisasi atas negara hukum yang berkedaulatan rakyat, dan dalam pelaksanaannya, KPU memiliki kewenangan membentuk aturan terkait penyelenggara pemilu. Berdasarkan kewenangan tersebut, KPU telah membentuk PKPU No 20 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD KabupatenKota. PKPU tersebut melarang mantan narapidana korupsi dalam pencalonan pemilihan umum legislatif sehingga menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Mahkamah Agung sebagai lembaga yang berwenang menguji PKPU tersebut telah mengeluarkan kebijakannya melalui Putusan Mahkamah Agung Nomor 46 P/HUM/2018. Permasalahan diatas menimbulkan isu hukum mengenai kewenangan KPU dalam pelarangan mantan narapidana korupsi dalam pemilihan umum legislatif serta akibat hukum dari Putusan Mahkamah Agung Nomor 46 P/HUM/2018. Isu hukum ini diteliti menggunakan metode dengan tipe penelitian kajian Yuridis Normatif dan menggunakan Pendekatan Peraturan Perundang-undangan (Statue Approach) serta Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach). Pada akhir penelitian ini penulis menarik kesimpulan bahwa KPU tidak memiliki kewenangan untuk melarang mantan narapidana korupsi dalam pemilu legislatif dan pemilu kepala daerah. Ketentuan tersebut didasarkan pada Putusan MA No 46 P/HUM/2018 dan Putusan MK No 56/PUU-XVII/2019 serta akibat hukum dari Putusan MA tersebut yaitu memberikan kepastian hukum terkait hak politik mantan narapidana dalam pencalonan pemilu legislatif dengan diperbolehkannya tidak hanya bagi mantan narapidana korupsi, namun juga berlaku bagi mantan narapidana bandar narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak.

THE USE OF BUZZ GROUP TECHNIQUE TO IMPROVE STUDENTS’ WRITING SKILL ON DESCRIPTIVE TEXT FOR EIGHTH GRADE IN MTS NEGERI TARAKAN

NURNADILA
2020 · Thesis · Open Access

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam keterampilan menulis siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik buzz group dan mereka yang diajar dengan menggunakan teknik numbered head together di MTs Negeri Tarakan. Penelitian ini Menggunakan Quasi-Experimental. Desain penelitian ini adalah penelitian Quasi-Eksperimental. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Ada dua kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Perlakuan untuk kelas eksperimen diajarkan dengan menggunakan Teknik Grup Buzz dan kelas kontrol menggunakan Teknik Numbered Head Together. Instrumen penelitian ini adalah tes tertulis berjenis esai. Data yang dianalisis adalah pre-test dan post-test dari kelas eksperimen dan kontrol. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan sampel T-test independen di SPSS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam skor siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Itu dibuktikan dengan hasil nilai rata-rata siswa. Hasil tes sebelum diberi perlakuan (pre-test) kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata skor 65,65 dan kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata 77,17. Sedangkan untuk hasil posttest, kelas eksperimen dengan rerata skor 66,53 dan hasil posttest untuk kelas kontrol dengan rerata skor 77,92. Hal ini dapat dilihat dari kedua kelas mendapat peningkatan yang lebih tinggi setelah memberikan perlakuan dengan menggunakan teknik buzz group dan numbered head together. Hasil independent sample T-test antara post test dalam eksperimen kelas dan kontrol kelas adalah (t-score = -2,470) > (t-tabel = -2000) dan dengan nilai sebesar 0,16. Berdasarkan penjelasan di atas, hasil analisis data membuktikan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik Buzz Group dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik numbered head together dalam mengajar penulisan teks deskriptif untuk kelas delapan. Ha diterima ketika nilai t-score lebih tinggi dari t-tabel, sedangkan H0 ditolak. Kata Kunci: Teknik Buzz Group, Teknik Numbered Head Together,Menulis, Teks Deskriptif.

THE USE OF MAKE A MATCH MODEL TO IMPROVE STUDENTS' READING COMPREHENSION ON NARRATIVE TEXT AT TENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 3 TARAKAN

SALMA MARTEN
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRACT Salma Marten. 2019. The Use of Make a Match Model to Improve Students Reading Comprehension on Narrative Text at Tenth Grade of SMA Negeri 3 Tarakan (Advisor by Romlah Ulfaika, M.Pd). The purpose of this research was to find the effectiveness of using Make a Match Model to improve reading comprehension of tenth grade students at SMA Negeri 3 Tarakan. This research was pre-experiment design. Total sampling technique was used to collect the sample. The population of this research was all the tenth grader at SMA Negeri 3 Tarakan. The total population was 288 students. The sample of this research was X class that consisted of 36 students. The instrument of this research was reading tests that consisted of pre-test and post-test. In analyzing the data, the researcher used descriptive analysis in the SPSS.24.0. The results showed that there was difference mean score between pretest and posttest. It was proven by the result of the students’ mean score. The mean score in pretest was 49.85 and in posttest was 66.81. It was indicated that the mean has increased to 16.95. It can be seen that the improvement of the students’ mean score in the posttest was higher than pretest and it indicated that there was difference from students’ reading score between pretest and posttest. The result of paired sample t-test showed that t-test computation was 14.122 higher than t-table (1.691). On the other word, 14.122 > 1.691 it means (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. The results of data analysis proved that the results of teaching reading comprehension by using Make a Match model be able to improve students reading comprehension. Based on the explanation above, it can be concluded that Make a Match model is effective to improve students reading comprehension at tenth grade students’ of SMA Negeri 3 Tarakan.

THE STUDENTS' DIFFICULTIES IN LEARNING ENGLISH ON EIGHTH GRADE IN SMPN 7 TARAKAN

NOVITA LASMARIA MARBUN
2020 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa di dalam pembelajaran skills dan components Bahasa Inggris pada kelas 8 di SMPN 7 Tarakan tahun pembelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Sampling. Peneliti mengambil 48 siswa dari 8 kelas untuk melaksanakan penelitian ini. Data dari penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner, catatan lapangan, dan wawancara dengan guru dan siswa. Peneliti menggunakan metode triangulasi untuk memeriksa keabsahan data. Peneliti menggunakan metode berbeda untuk mendapatkan beberapa data. Untuk mendapatkan keabsahan data dalam penelitian ini, penelitian memberikan kuesioner, menuliskan catatan lapangan, dan melakukan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan 1) Dari kuesioner, kesulitan siswa dalam pembelajaran keterampilan Bahasa Inggris sebagian besar dalam berbicara. Para siswa sulit berbicara dengan lancar. Kesulitan siswa dalam mempelajari komponen bahasa Inggris sebagian besar dalam pengucapan. Para siswa biasanya tidak dapat mengucapkan dengan benar karena dalam bahasa Inggris cara mengucapkannya berbeda dengan menulis. 2) Dari catatan lapangan, kesulitan siswa sebagian besar adalah kurangnya kosa kata dan mereka tidak dapat mengucapkan dengan benar yang membuat siswa merasa tidak tertarik dan malas belajar bahasa Inggris. 3) Dari wawancara, hasil menunjukkan bahwa guru memiliki banyak upaya untuk mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris. Para guru membimbing siswa saat proses belajar mengajar. Para guru selalu bertanya kepada siswa apa yang menurut siswa sulit dan guru serta siswa belajar bersama. Para guru juga memberi contoh bagaimana cara mengucapkan kata yang sulit. Hasil wawancara kepada siswa menunjukkan bahwa hampir siswa mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Inggris. Kesulitan kebanyakan siswa dalam belajar bahasa Inggris adalah siswa kurang memiliki kosakata sehingga siswa tidak mengerti arti ketika siswa mendengarkan apa yang dikatakan guru, ketika siswa berbicara, ketika siswa membaca teks, dan ketika siswa menulis tugas mereka.

LOCUS OF CONTROL MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL TARAKAN

NURUL ISTIQAMAH
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan menemukan dan mendeskripsikan cara siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan melatih Locus Of Control dalam belajar matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI sebanyak lima orang yang berinisial A, B, C, D dan E dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi data yang di peroleh dalam catatan lapangan kemudian dianalisis dengan alur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan penelitian ini sedikitnya ada tiga siswa dari dua kelas XI SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan sudah memiliki Locus Of Control Internal dan Locus Of Control eksternal yang baik. Ketiga subjek tersebut memliki karakteristik, Subjek A merupakan anak laki-laki yang pendiam, Subjek B merupakan anak laki-laki yang lincah dan pandai bersosialisasi dan Subjek C merupakan anak perempuan yang pendiam. Temuan dari penelitian ini, yaitu ketiga siswa tersebut melatih Locus Of Control internal dan Locus Of Control eksternal dalam belajar matematika dengan cara: 1) Aspek kemampuan: mengerjakan tugas dan ujian dengan mandiri, bekerja keras dalam belajar, memiliki kemauan dan ketekunan dalam belajar matematika; 2) Aspek minat: tidak mudah terpengaruh orang lain, memiliki semangat dan kepercayaan diri; 3) Aspek usaha: tidak mudah menyerah saat gagal, selalu bertanya ketika tidak tahu dan banyak latihan soal; 4) Aspek nasib: tidak menyalahkan orang lain saat gagal, tidak mudah khawatir; 5) Aspek keberuntungan: berusaha dengan sendiri.; 6) Aspek sosial ekonomi: berbagi pengetahuan matematika dengan tutor sebaya; dan 7) Aspek pengaruh orang lain: tidak bergantung dan berharap pada orang lain.

TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP FASILITAS PELAYANAN RUANG TUNGGU DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA KOTA TARAKAN

RATNA
2020 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fasilitas pelayanan Bandar Udara Internasional Juwata Kota Tarakan yang diukur berdasarkan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dengan hasil desain dalam bentuk angka. Penelitian di lakukan di Kota Tarakan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik random samping (secara acak). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitiaan menunjukan bahwa nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk fasilitas pelayanan Bandar Udara Internasional Juwata kota Tarakan adalah 3.182352919 dengan angka konversi sebesar 79.55882298. maka kinerja kualitas fasilitas pelayanan publik berada dalam kategori mutu pelayanan baik. Hasil dari 4 indikator dan 17 unsur pertanyaan Indeks Kepuasan Masyarakat dengan nilai antara 0-100, adalah sebagai berikut : (1) Akses dan Infromasi terdapat 4 unsur pertanyaan fasilitas pelayanan, (A) pusat infromasi penumpang memiliki nilai IKM sebesar 79.75 dengan kategori baik. (B) rambu-rambu petunjuk memiliki nilai IKM sebesar 79 dengan kategori baik. (C) monitor informasi penumpang memiliki nilai IKM sebesar 81 dengan kategori baik. (D) panggilan penerbangan memiliki nilai IKM sebesar 82 dengan kategori baik. (2) Keberangkatan dan Kedatangan terdapat 4 unsur pertanyaan fasilitas pelayanan, (A) antrian check-in memiliki nilai IKM sebesar 76.25 dengan kategori kurang baik. (B) kecepatan pemeriksaan keamanan memiliki nilai IKM sebesar 78.75 dengan kategori baik. (C) kecepatan bagasi memiliki nilai IKM sebesar 75.75 dengan kategori Kurang baik. (D) sikap petugas keamanan memiliki nilai IKM sebesar 77.75 dengan kategori baik. (3) Kenyamanan Terminal terdapat 5 unsur pertanyaan fasilitas pertanyaan. (A) kebrsihan terminal memiliki niali IKM sebesar 83.72 dengan kategori baik. (B) kesejukan/AC Ruang tunggu memiliki nilai IKM sebesar 84.5 dengan kategori baik. (C) ketersediaan tempat duduk memiliki nilai IKM sebesar 83.75 dengan kategori baik. (D) kebersihan toilet memiliki nilai IKM sebesar 81.75 dengan kategori baik. (E) aturan/ruang merokok memilikinilai IKM sebesar 81.75 dengan kategori baik. (4) Fasilitas dan Kemudahan terdapat 4 unsur pertanyaan fasilitas pelayanan. (A) ATM/Money changer memiliki nilai IKM sebesar 78 dengan kategori baik. (B) Wi-fi fasilitas internet memiliki nilai IKM sebesar 73.73 dengan kategori kurang baik. (C) pilihan restoran/kafe dan pertokoan memiliki nilai IKM sebesar 74 dengan kageori kurang baik. (D) mushola memiliki nilai IKM sebesar 81.5 dengan kategori baik.

PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN KURS TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2018

NOVIA FEBRIANI ASYAN
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN KURS TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2015-2018 Novia Febriani Asyan Dr. Pither Palungan, SE.,M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah uang beredar (JUB), inflasi dan kurs terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga tahun, mulai dari tahun 2016-2018. Penelitian ini merupakan penelitian Time Series dengan objek indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa JUB berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X1 (16,005) > t tabel (2,037) dan nilai Sig. X1 (0,000) α (0,05). Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X2 (-1,030) t tabel (2,037) dan nilai Sig. X2 (0,311) > α (0,05). Kurs berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X3 (-6,473) > t tabel (2,037) dan nilai Sig. X3 (0,000) α (0,05). Secara simultan terdapat pengaruh antara JUB, inflasi dan kurs terhadap IHSG, dengan nilai F hitung (107,838) > F tabel (2,90) dan nilai Sig F hitung (0,000 0,05). Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,910 atau 91 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 91 persen IHSG dipengaruhi oleh JUB, inflasi dan kurs. Sedangkan, sisanya sebesar 9 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KELURAHAN LINGKAS UJUNG KOTA TARAKAN

HERDIANA
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas pelaksanaan program bantuan pangan non tunai.di Kelurahan Lingkas Ujung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey dengan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara, angket (kuesioner) dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari kantor Dinas sosial dan data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner oleh keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 65 informan sebagai responden dalam penelitian. Peneliti menggunakan kuesioner dengan Skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kelurahan Lingkas Ujung Kota Tarakan sudah berjalan efektif berdasarkan tingkat pencapaian 6T yaitu tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat adminitrasi. program BPNT di Kelurahan Lingkas Ujung ini hanya 1 yang tidak memenuhi yaitu tepat sasaran dengan presentase 35% masuk dalam kategori kurang efektif atau kurang tepat sasaran. Sedangkan dengan presentase dari keseluruhan indikator memperoleh hasil sebesar 69% dan berada dalam kategori efektif.

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA RUMAH TANGGA SEBAGAI KORBAN TINDAK KEKERASAN

MUSTIKA RATU
2020 · Thesis · Open Access

Mustika Ratu, NPM 15.501010.007, dengan judul skripsi “Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Rumah Tangga Sebagai Korban Tindak Kekerasan”, dibawah bimbingan Dr Syafruddin, SH., M.Hum dan Yasser Arafat SH., MH Pekerja Rumah Tangga (PRT) sering dimaknai sebagai Pembantu Rumah Tangga. Kata “pembantu” secara harfiah bisa diartikan sebagai orang yang membantu-bantu dirumah. Alasannya, karena pembantu rentan disalah artikan, menjadi orang yang membantu dengan ikhlas tanpa bayaran. Padahal, faktanya pembantu secara sadar bekerja dengan tujuan untuk mencari nafkah. Adapun yang dimaksud dengan kekerasan dalam Pasal 89 KUHP adalah membuat orang menjadi pingsan atau tidak berdaya lagi (lemah) dijelaskan bahwa melakukan kekerasan artinya memepergunakan tenaga atau kekuatan jasmani tidak kecil secara tidak sah, misalnya memukul dengan tangan atau dengan segala macam senjata, menyepak, menendang dan sebagainya. Berdasarkan permasalahan diatas menimbulkan dua isu hukum yaitu kedudukan PRT dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan mengenai Perlindungan Hukum bagi PRT korban tindak kekerasan. Isu hukum ini diteliti menggunakan metode Normatif dan menggunakan pendekatan statue approach. Pada akhir penelitian ini penulis menarik kesimpulan bahwa Kedudukan PRT seharusnya diakui sebagai subjek hukum di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yaitu sebagai pekerja dengan segala macam hak-haknya. Begitu juga dengan majikan yang diakui sebagai pemberi kerja perseorangan oleh Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagaakerjaan dan Perlindungan hukum yang diberikan oleh Undang-Undang PKDRT ternyata juga tidak terlepas dari permasalahan. Ketentuan yang menjadikan tindak pidana kepada PRT dianggap sebagai delik aduan dirasa kurang tepat. Pada hakikatnya, PRT bukanlah anggota keluarga yang mempunyai hubungan darah atau keluarga dari majikannya Ketentuan yang diatur dalam PKDRT menjadikan tindak pidana kepada PRT dianggap sebagai delik aduan dirasa kurang tepat. Pada hakikatnya, PRT bukanlah anggota keluarga yang mempunyai hubungan darah atau keluarga dari majikannya sehingga tindak kekerasan terhadap PRT seharusnya termasuk dalam delik biasa. Serta penulis merasa bahwa perlu adanya Undang-Undang atau Peraturan yang secara khusus mengatur tentang PRT diharapkan dapat berlaku secara efektif dan dapat menjamin perlindungan PRT yang sering mengalami kekerasan dari pihak majikan dan dapat lebih memahami kedudukannya serta dapat menjalankan kewajiban dan juga haknya sebagaimana seharusnya

ANALISIS PEMANFAATAN DAN EFISIENSI KAPASITAS PRODUKSI KOMODITAS UDANG PADA Cold Storage KOTA TARAKAN

YASIR
2020 · Thesis · Open Access

Sektor perikanan merupakan penggerak utama ekonomi di wilayah pesisir Kalimantan Utara, baik dari segi budidaya maupun tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pemanfaatan dan efisiensi kapasitas produksi komoditas udang pada cold storage Kota Tarakan. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif, Parameter yang diamati Tingkat Pemanfaatan Fasilitas dan Analisis Efisiensi. pada saat ini Kota Tarakan sudah berdiri 10 perusahaan perikanan yang bergerak di bidang pembekuan udang (cold storage) dengan jumlah produksi rata-rata 800 Ton/bulan, pembelian didapatkan tiga kategori udang yaitu black tiger, banana shrimp dan white shrimp, di dapatkan Tingkat pemanfaatan fasilitas yang baik pada perusahaan PT. Sumber Kalimantan Abadi dengan tingkat pemanfaatan pada cold room 1, 88,3% dan cold room 2, 83,% dan di kategorikan dalam analisis efisien sedangkan pada perusahan PT. Panca Mitra Multi Perdana, PT. Bonanza Pratama Abadi dan PT. Mustika Minanusa Aurora mendapatkan tingkat pemanfaatan fasilitas 75% sehingga di kategorikan dalam analisis kurang efiisien. Berdasarkan hasil survei di 4 perusahan yang berada di Kota Tarakan, dapat disimpulkan bahwa didapatkan 2 fasilitas cold room di setiap perusahan dimana tingkat pemanfaatan fasilitas dan tingkat efisiensi pemanfaatan terbaik di dapatkan pada perusahan PT. Sumber Kalimantan Abadi.

DEVELOPMENT OF INTERACTIVE TEACHING AND LEARNING MULTIMEDIA FOR TWELFTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 TANJUNG SELOR

ABDUL KHAIR
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif untuk kelas XII di SMA Negeri 1 Tanjung Selor dan menghasilkan produk media pembelajaran interaktif yang efektif dari aspek desain dan materi serta menarik minat siswa dengan pembelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari model ADDIE yang terdiri dari lima tahap (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, dan (5) Evaluation. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan angket validasi ahli materi, serta angket validasi media (desain) serta angket respons siswa. Hasil penelitian dari validasi media pembelajaran interaktif melalui validasi oleh ahli materi macromedia dan ahli media mencapai persentase 76% dan 75% dengan kualifikasi baik. Hasil angket respon siswa terhadap media pembelajaran interaktif terbagi menjadi tiga, uji coba one to one formative evaluation dengan persentase sebesar 87% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba small evaluation group test dengan persentase sebesar 87% dengan kualifikasi sangat baik, dan uji coba field test formative evaluation dengan persentase sebesar 84% dengan kualifikasi sangat baik. Uji coba produk dilaksanakan di kelas XII SMA Negeri 1 Tanjung Selor. Hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran interaktif layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Kata Kunci : Interactive Teaching, Learning Multimedia, ADDIE, Learning English.

STUDI KEMUNDURAN MUTU IKAN KAKAP MERAH DAN KERAPU LUMPUR HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR DI PERAIRAN PULAU BUNYU KABUPATEN BULUNGAN

MUHAMMAD FAISAL RIZAL
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRACT This research is purpose to know the variety of main catch fish basic bubu and comparison of main catch fish basic bubu with seatback process after die method. This research was implemented for two months that on April until Mei 2019 in Bunyu Island Kabupaten Bulungan. This research method was use survey method and descriptive method and descriptive with case study approach. The sample decision was are purposive sampling. The seatback of fish quality was influenced of some factors, that was the temperature of the habitat where the fish live, types of the fish, way to catch the fish and way to handled the fish. Rate of fish freshress dedured was variety and very depend on fish condition when the fish was catched. Fish freshress dedined is prevalent to occur because of enzymatic work reduced ATP. Based on the comparized result of fish quality of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (Epinephelus malabaricus) that Red Snapper Fish (Lutjanus sp) has longer quality decline then Grouper Lumpur fish (E. malabaricus). Based on the result comparized of organoleptic test of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that changes in eye organs, gills and body surface mucus is longer than Red Snapper Fish (Lutjanus sp) quality decline compare then Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that has quality descline faster then it. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan dari penelitian ini mengetahui jenis ikan hasil tangkapan utama bubu dasar dan perbandingan hasil tangkapan utama bubu dasar dengan metode proses kemunduran mutu ikan setelah mati. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan yaitu pada bulan April sampai Mei 2019 di perairan pulau Bunyu Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kemunduran mutu ikan sangat dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain suhu habitat mana ikan itu hidup, jenis ikan, cara penangkapan dan cara penanganan. Laju penurunan kesegaran ikan sangat bervariasi dan sangat tergantung pada kondisi ikan pada saat itu tertangkap. Penurunan tingkat kesegaran ikan lazim terjadi karena kerja enzimatik mengurai ATP. Berdasarkan hasil perbandingan laju kemunduran mutu ikan antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (Epinephelus malabaricus) bahwa ikan Kakap merah (Lutjanus sp) lebih lama kemunduran mutunya dibandingkan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus). Berdasarkan hasil perbandingan uji organoleptic antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) bahwa perubahan organ mata, insang dan lendir permukaan badan lebih lama ikan Kakap merah (Lutjanus sp) kemunduran mutunya dibandingkan dengan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) yang lebih cepat mengalami kemunduran mutu.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINKING ALOUD PAIRS PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTs DI TARAKAN

MIRNA SUGIARTI
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab tiga pertanyaan terkait pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Thinking Aloud Pairs Problem Solving (TAPPS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Pertama, apakah model pembelajaran kooperatif TAPPS berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa perempuan? Kedua, apakah model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa laki-laki? Ketiga, apakah model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berpengaruh secara signifikan dan konsisten terhadap kemampuan pemecahan masalah di kelas VIII MTs DDI Tarakan pada materi pola bilangan?. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian pretest-posttest, non-equivalent multiple-group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII MTs DDI Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota dari populasi yaitu siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; pertama, terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa perempuan; kedua, terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa laki-laki; ketiga, model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berpengaruh secara signifikan dan konsisten terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan pada materi pola bilangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAPPS berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan.

Tinjauan Hukum Perjanjian Modal Ventura Sebagai Salah Satu Sumber Pendanaan Dalam Pengembangan Perusahaan Pasangan Usaha

SULAIMAN
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Sulaiman, NPM.15.501010.055, dengan judul skripsi “Tinjauan Hukum Perjanjian Modal Ventura Sebagai Salah Satu Sumber Pendanaan Dalam Pengembangan Perusahaan Pasangan Usaha”. Dibawah bimbingan Wiwin Dwi Ratna, S.H.,M.Hum dan Zulvia Makka, S.H.,M.H. Permasalahan yang dihadapi oleh usaha kecil dan menengah adalah keterbatasan modal. Disamping itu, juga terdapat kelemahan-kelemahan yang melekat pada sebagian besar Usaha kecil dan menengah ini seperti keterbatasan manajemen. Program pemerintah dalam rangka memberdayakan usaha kecil adalah dengan perusahaan modal ventura, karena perusahan modal ventura memberikan bantuan kepada usaha kecil tidak berupa modal melainkan juga bantuan berupa manajemen. Keterlibatan ini menjadi karakteristik khas yang dapat menjadi solusi dalam mengatasi kelemahan yang umumnya dihadapi oleh usaha kecil menengah, yaitu kemampuan dalam pengelolaan manajemen perusahaan. Berdasarkan latar belakang di atas ditemukan permasalahan yaitu prosedur lembaga modal ventura dalam memberikan bantuan bagi perusahaan pasangan usaha dan tanggungjawab perusahaan modal ventura terhadap perusahaan pasangan usaha atas kegagalan penyertaan modal. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual, dengan mengkaji dan menganalisis semua peraturan undang-undang yang terkait dengan isu hukum yang ditangani serta mempelajari pandangan-pandangan dan doktrin didalam ilmu hukum. Prosedur lembaga modal ventura dalam memberikan bantuan kepada perusahaan pasangan usaha terbagi atas bantuan modal dan manajemen, prosedur ini melalui beberapa tahapan berupa pengajuan proposal, kunjungan lapangan, uji tuntas, pengajuan permohonan pembiayaan kepada Komite Investasi, keputusan menerima atau menolak permohonan pembiayaan, pembuatan surat pernyataan penerimaan fasilitas pembiayaan, penandatanganan kontrak, dan fasilitas pembiayaan. Tanggungjawab Perusahaan Modal Ventura terhadap perusahaan pasangan usaha atas kegagalan penyertaan modal atau pailit tidak diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan, mengenai hal tersebut dapat mengacu pada perjanjian yang telah dibuat oleh perusahaan mdoal ventura dan perusahaan pasangan usaha serta dapat dilihat pada hak dan kewajiban para pihak yang telah disepakati bersama sebagaimana diatur dalam perjanjian terkait. Kata Kunci : ABSTRAK Sulaiman, NPM.15.501010.055, dengan judul skripsi “Tinjauan Hukum Perjanjian Modal Ventura Sebagai Salah Satu Sumber Pendanaan Dalam Pengembangan Perusahaan Pasangan Usaha”. Dibawah bimbingan Wiwin Dwi Ratna, S.H.,M.Hum dan Zulvia Makka, S.H.,M.H. Permasalahan yang dihadapi oleh usaha kecil dan menengah adalah keterbatasan modal. Disamping itu, juga terdapat kelemahan-kelemahan yang melekat pada sebagian besar Usaha kecil dan menengah ini seperti keterbatasan manajemen. Program pemerintah dalam rangka memberdayakan usaha kecil adalah dengan perusahaan modal ventura, karena perusahan modal ventura memberikan bantuan kepada usaha kecil tidak berupa modal melainkan juga bantuan berupa manajemen. Keterlibatan ini menjadi karakteristik khas yang dapat menjadi solusi dalam mengatasi kelemahan yang umumnya dihadapi oleh usaha kecil menengah, yaitu kemampuan dalam pengelolaan manajemen perusahaan. Berdasarkan latar belakang di atas ditemukan permasalahan yaitu prosedur lembaga modal ventura dalam memberikan bantuan bagi perusahaan pasangan usaha dan tanggungjawab perusahaan modal ventura terhadap perusahaan pasangan usaha atas kegagalan penyertaan modal. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual, dengan mengkaji dan menganalisis semua peraturan undang-undang yang terkait dengan isu hukum yang ditangani serta mempelajari pandangan-pandangan dan doktrin didalam ilmu hukum. Prosedur lembaga modal ventura dalam memberikan bantuan kepada perusahaan pasangan usaha terbagi atas bantuan modal dan manajemen, prosedur ini melalui beberapa tahapan berupa pengajuan proposal, kunjungan lapangan, uji tuntas, pengajuan permohonan pembiayaan kepada Komite Investasi, keputusan menerima atau menolak permohonan pembiayaan, pembuatan surat pernyataan penerimaan fasilitas pembiayaan, penandatanganan kontrak, dan fasilitas pembiayaan. Tanggungjawab Perusahaan Modal Ventura terhadap perusahaan pasangan usaha atas kegagalan penyertaan modal atau pailit tidak diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan, mengenai hal tersebut dapat mengacu pada perjanjian yang telah dibuat oleh perusahaan mdoal ventura dan perusahaan pasangan usaha serta dapat dilihat pada hak dan kewajiban para pihak yang telah disepakati bersama sebagaimana diatur dalam perjanjian terkait. Kata Kunci : Lembaga Pembiayaan, Modal ventura, Perusahaan Pasangan Usaha.

STRUKTUR KOMUNITAS ECHINODERMATA DI PERAIRAN PULAU DERAWAN DAN POTENSI IMPLEMENTASI TERHADAP PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA

MAHATHIR MUHAMMAD
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas Echinodermata berdasarkan indeks kelimpahan dan kemerataan Echinodermata di perairan Pulau Derawan menjadi potensi implementasi terhadap pembelajaran Biologi Kelas X SMA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi enam stasiun penelitian. Setiap stasiun terdiri dari empat transek dengan masing-masing panjang transek kurang lebih 110 meter dengan masing-masing ukuran plot 1x1 m2. Parameter yang diukur yaitu Kelimpahan dan Kemerataan Echinodermata. Parameter penunjang berupa faktor lingkungan yang meliputi suhu, pH, salinitas, Total Dissolve Solid (TDS) dan Dissolved oxsigen (DO). Hasil penelitian Echinodermata di perairan Pulau Derawan ditemukan delapan spesies di antaranya yaitu Archaster typicus, Linckia leavigata, Nardoa tuberculata, Diadema setosum, Echinothrix calamaris, Leganum leganum, Holothuria atra dan Synapta maculata. Indeks kelimpahan spesies dari Filum Echinodermata di perairan Pulau Derawan yang tergolong tinggi terdapat pada spesies Diadema setosum dengan nilai kelimpahan 60.33%. kelimpahan Echinodermata yang yang tergolong sedang terdapat pada spesies Archaster typicus sebesar 19.48% dan Leganum leganum sebesar 17.81%. Sedangkan kelimpahan yang tergolong rendah terdapat pada spesies Linckia leavigata sebesar 0.48%, Echinothrix calamaris sebesar 1.19%, Nardoa tuberculata, Holothuria atra dan Synapta maculata dengan nilai masing-masing sebesar 0.24%. Indeks kemerataan Echinodermata di perairan Pulau Derawan sebesar 0.505 yang berarti tergolong tidak stabil. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian struktur komunitas Echinodermata dengan pembelajaran Biologi. Hasil analisis keterkaitan penelitian struktur komunitas Echinodermata dengan pembelajaran Biologi, terdapat pada materi animalia invertebrata kelas X SMA dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.8 dan 4.8. Langkah pemanfaatan hasil penelitian menjadi potensi implementasi pada pembelajaran biologi, antara lain: (1) kejelasan potensi; (2) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran; (3) kejelasan sasaran; (4) kejelasan pedoman eksplorasi; (5) kejelasan perolehan yang ingin dicapai.