ANNISA AULIA RAHMAN
2022 · Thesis · Open Access
Budidaya maggots BSF (Black Soldier Fly) dikembangkan dengan menggunakan berbagai media wadah pertumbuhan, misalnya ember plastik, serta ditempatkan pada berbagai lokasi. Upaya pengembangan dalam upaya meningkatkan produksi BSF, berpotensi mengalami gangguan dari hama dan penyakit. Penelitian ini bertujuan; (1) menginventarisasi jenis hama dan penyakit, dan (2) membandingkan jenis hama dan penyakit pada budidaya BSF pada beberapa lokasi budidaya BSF di Pulau Tarakan. Penelitian dilakukan dengan melakukan observasi pada 3 (tiga lokasi) yakni Mamburungan, Karungan, dan Gunung Amal di Pulau Tarakan dengan masing-masing lokasi sebanyak 10-unit pengambilan sampel. Jenis hama dan penyakit dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif, dan untuk perbandingan populasi hama dan penyakit pada beberapa lokasi menggunakan Anova (Uji-F), dan uji Duncan (DMRT) untuk antar dua lokasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 (lima) hama yakni jenis, semut merah, belatung, semut hitam, cicak, dan tikus. Selanjutnya, ditemukan 3 (tiga) gejala penyakit yakni berjamur, tubuh lembek, dan perubahan warna. Hama belatung Lucifera spp merupakan hama yang paling dominan dan populasi tertingginya di Lokasi Karungan, serta jumlah populasinya berbeda dengan lokasi lainnya pada fase budidaya larva. Sedangkan, pada fase pupa (panen) di lokasi Gunung Amal. Perubahan warna merupakan jenis gejala yang paling banyak ditemukan, khususnya pada fase pupa di lokasi budidaya Mamburungan. Namun, jumlah gejala yang ditemukan tidak berbeda dengan lokasi lainnya.
YULIANDA FEBRIKA SINGAL
2022 · Thesis · Open Access
Budidaya ternak maggot Black Soldier Fly (BSF) saat ini banyak dilakukan, seiring dengan fungsi dan peran maggot pada lingkungan dan sebagai pakan ternak. Seiring hal tersebut, pengetahuan tentang lokasi budidaya ternak BSF yang terintegrasi usaha budidaya tanaman perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu; (1) menguji pengaruh lokasi terhadap budidaya BSF, khususnya lokasi areal budidaya tanaman; dan (2) membandingkan hasil budidaya BSF pada beberapa lokasi di Pulau Tarakan. Percobaan dilakukan dengan menggunakan kandang berukuran 2 x 2 m dengan tinggi 2,5 m, dan diletakkan pada lokasi Mamburungan, Karungan, dan Kampung Enam. Pada tahap pertama dilakukan pengamatan potensi BSF lokal, dengan menggunakan umpan media hasil fermentasi dedak padi, EM4, dan gula pasir. Pada tahap/penelitian kedua, melakukan budidaya maggots dengan menginfestasikan telur maggot pada 10 unit percobaan tiap-tiap lokasi, untuk mengamati jumlah dan berat maggots (larva dan pupa). Hasil penelitian menunjukkan pada tahap pertama Mamburungan dan Karungan masing-masing terdapat 5, 6 imago BSF yang masuk kedalam kandang, namun tidak ditemukan di kandang lokasi Kampung Enam. Pada tahap kedua, menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh lokasi terhadap jumlah dan berat maggots fase larva dan pupa 14 HSI, 19 HSI, dan jumlah dan berat pupa pada 51 HSI. Lokasi Mamburungan dan Karungan memiliki jumlah dan berat larva, serta pupa tertinggi, dan berbeda signifikan dengan lokasi Kampung Enam. Selanjutnya, hasil biomassa pada akhir pengamatan (51 HSI) pada lokasi Mamburungan yang mencapai rata-rata berat larva sebesar 5,1 gr dan Pupa 19,8 gr. Kondisi lingkungan yang teduh namun cukup terbuka merupakan tempat yang dapat digunakan untuk budidaya maggots, misalnya pada areal tanaman padi dan kandang diletakkan pada pepohonan tanaman yang teduh.
DEBORA
2022 · Thesis · Open Access
A
JULIANTO KORNALIUS
2022 · Thesis · Open Access
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ANYAMAN ROTAN DAYAK AGABAG DESA LUBOK BUAT KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha anyaman rotan dayak agabag di Desa Lubok Buat Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini adalah analisis matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT dan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor lingkungan internal utama UMKM anyaman rotan dayak agabag dengan menggunakan matriks IFAS, maka dapat diketahui bahwa faktor kekuatan utama UMKM terdiri dari empat faktor, yaitu produk anyaman memiliki ukuran yang bervariasi, jenis produk yang ditawarkan bervariasi, bahan yang digunakan nyaman, produk anyaman tidak mudah rusak dan untuk kelemahan utama dari UMKM adalah pemasaran yang kurang/promosi kurang maksimal, kurangnya branding produk/jasa belum dikenal luas. Faktor- faktor lingkungan eksternal utama UMKM dengan menggunakan matriks EFAS, maka dapat diketahui bahwa faktor peluang utama UMKM adalah berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi dan untuk ancaman utama UMKM terdiri dari dua faktor, yaitu tingkat penjualan yang terganggu dikarenakan pandemi Covid-19, bertambah banyak produk inovatif yang dipasarkan. analisis data menggunakan diagram cartesius SWOT menejelaskan bahwa UMKM anyaman rotan dayak agabag berada pada kuadran 1 dengan nilai (x;y) (3.4;1.85). Posisi ini menunjukkan bahwa UMKM anyaman rotan dayak agabag merupakan usaha yang berkembang, kuat dan berpeluang. Kata Kunci: Strategi Pengembangan Usaha, Analisis SWOT, Anyaman Rotan
RIKA DESTYANI
2022 · Thesis · Open Access
Rika Destyani,2022. Faktor Kesulitan Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Di Kelas XI SMA Don Bosco Tarakan Tahun Pelajaran 2021/2022 oleh Bapak Hendra Pribadi, S.Pd.,M.Psi selaku dosen pembimbing utama dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing kedua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Kesulitan Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Di Kelas XI SMA Don Bosco Tarakan Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah Faktor Internal yaitu Kebiasaan belajar/Rutinitas, Minat, Kelelahan dan Faktor Eksternal yaitu Faktor keluarga dan Faktor sekolah. subjek dalam penelitian ini ialah 3 siswa kelas XI dan 1 guru BK. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa pada masa pandemi di kelas XI SMA Don Bosco Tarakan menunjukkan bahwa terdapat kendala yang dialami siswa, tidak ada rutinitas belajar khusus, kurang fokus, serta penyampaian guru yang sulit dipahami. Selama masa pandemi memiliki kendala teknis seperti jaringan internet yang tidak stabil dan juga suasana rumah yang berisik.
ELISA FATMASYAH
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Elisa Fatmasyah, 2022. Pola Asuh Orang Tua Pada Anak dimasa Pandemi Covid-19 Kelurahan Pamusian Kota Tarakan 2022. Oleh Ibu Siti Rahmi,S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing pertama dan Bapak Suprianto,S.sos.M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola asuh orang tua pada anak dimasa Pandemi Covid-19 Kelurahan Pamusian tahun 2022. pola asuh anak adalah suatu proses guna meningkatkan dan juga mendukung berkembangnya fisik, emosional, sosial, finansial, dan juga intelektual seorang anak sejak bayi hingga dewasa. Pola asuh merupakan suatu tindakan yang bersifat membimbing, mengarahkan anak, pengasuhan kepada anak yang diberikan orang tua untuk membentuk kepribadian anak tersebut. Pola asuh orang tua juga merupakan pola perilaku yang diajarkan orang tua dan diterapkan kepada anak yang bersifat relatif konsisten dari waktu kewaktu. Pola perilaku tersebut dapat dirasakan oleh anak melalui segi negatif maupun segi positif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Informan utama dalam penelitian ini berjumlah 9 orang dari 3 keluarga, masing-masing keluarga tediri dari Ayah, Ibu dan Anak. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini pola asuh orang tua pada anak dimasa Pandemi Covid-19 Kelurahan Pamusian Kota Tarakan 2022 yaitu menerapkan pola asuh Demokratis, Otoriter, dan Permisif. Dengan berbagai permasalahan setelah adanya pandemi Covid-19 ini seperti masalah ekonomi, gangguan jaringan. sampai orang tua merasa kesusahan dalam membelajarkan anaknya.
SITI HADIJAH
2022 · Thesis · Open Access
Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan secara Menyeluruh dengan adanya pemeriksaan sederhana dan konseling asuhan Kebidanan yang mencakup pemeriksaan berkesinambungan diantaranya asuhan Kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB. Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan kepada Ny N secara lengkap dengan pemeriksaan sesuai standar dan konseling asuhan kebidanan yang mencakup asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. N pada masa kehamilan, Bersalin, nifas dan bayi baru lahir bertujuan untuk memberikan pelayanan yang Berkualitas untuk mencegah kematian ibu dan anak. kebidanan yang Dilakukan menggunakan metode SOAP. Kunjungan Antenatal Care pada Ny N dilakukan sebanyak 3 kali pada Trimester III dengan pemeriksaan sesuai standar pelayanan 10 T yaitu Timbang berat badan, Tekanan darah diperiksa, Tinggi fundus uteri , Vaksinasi tetanus, Tablet zat besi, tetapkan status gizi, tes laboratorium, Periksa detak jantung janin, Tatalaksana kasus, temu wicara kebidanaan persalinan yang dilakukan pada Ny N menggunakan 60 langkah Asuhan Persalinan Normal pada umur kehamilan 38 minggu 2 hari. Asuhan kebidanan masa nifas Ny. N dilakukan sebanyak 1 kali pada kunjungan 6 jam post partum (KFI), Hasil tanda tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Asuhan kebidanan bayi baru lahir yang dilakukan pada bayi Ny.N sebanyak 1 kali. Kunjungan pada bayi baru lahir dilakukan 6 jam setelah lahir (KN1). Kunjungan Antenatal care pada Ny.N sebanyak 3 kali dengan hasil pemeriksaan 10T, BB: 70,3 kg Tekanan Darah: 110/80 mmhg, Tinggi fundus uteri: 33 cm Ibu mengatakan Imunisasi TT lengkap, ibu telah diberi tablet zat besi, telah diberi konseling mengenai keridaknyaman yang ibu rasakan yaitu sakit pinggang adalah hal yang normal selama kehamilan di Trimeser III, Pemeriksaan laboratorium seperti protein urine (-), HB: 12,1,% gr/dl, HbsAg: Negatif, VCT: Non Reaktif. Detak jantung janin: 136x/menit. Pada kunjungan Antenatal care pada ny. N tidak ditemukan komplikasi dan untuk semua pemeriksaan normal. Pada persalinan Ny N Kala 1 berlangsung selama 1 jam , kala II berlangsung 13 menit, Kala III berlangsung selama 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam dan tidak ada komplikasi pada saat persalinan. Kunjungan nifas 6 jam pada Ny. N tidak terdapat komplikasi atau tanda-tanda bahaya masa nifas Kunjungan bayi 6 jam Hasil yang didapatkan bayi sehat,Menyusu kuat dan tidak ada tanda-tanda infeksi. Asuhan kebidanan pada Ny. N telah diberikan secara komprehensif mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir sesuai dengan standar pelayanan asuhan kebidanan dan telah didokumentasikan dalam bentuk SOAP
AGUSTINA
2022 · Thesis · Open Access
RINGKASAN Asuhan berkelanjutan adalah asuhan yang diberikan mulai dari masa hamil, persalinan, bayi baru lahir hingga masa nifas dengan memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah terjadinya kematian pada ibu dan bayi. Tujuan laporan tugas akhir ini dilakukan untuk memberikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan kepada Ny. N dengan standar pelayanan sejak hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir dengan menggunakan metode pendokumentasian SOAP. Kunjungan antenatal care sebanyak 1 kali pada usia kehamilan 35 minggu dengan menggunakan asuhan pemeriksaan 10T. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu pada tanggal 8 april 2022, pukul 14.00 WITA, persalinan Ny. N dengan asuhan persalinan normal 60 langkah dimana kala I berlangsung selama 1 jam, kala II berlangsung 5 menit, kala III berlangsung selama 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. N berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam postpartum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis dan tidak ada ditemukan masalah. Observasi pada bayi baru lahir dilakukan pada 3 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 3000 gram, panjang badan 47 cm, lingkar kepala 32 cm, lingkar dada 31 cm normal, lahir spontan segera menangis, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan imd segera dilakukan perawatan bayi baru lahir. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny.N kesimpulan dari laporan tugas akhir ini yaitu asuhan kebidanan telah dilaksanakan secara berkelanjutan pada Ny. N dan berlangsung normal tanpa adanya masalah atau komplikasi
RENI NURMADIANINGSIH
2022 · Thesis · Open Access
Asuhan kebidanan komprehensif merupakan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh dimulai dengan pemeriksaan laboratorium sederhana dan konseling. Dalam Asuhan kebidanan komprehensif mencakup empat kegiatan pemeriksaan berkesinambungan diantaranya pemeriksaan kehamilan, asuhan kebidanan persalinan, asuhan kebidanan masa nifas, dan asuhan kebidanan bayi baru lahir. Peran Bidan sangat penting dalam memberikan asuhan kebidanan komprehensif yang berfokus pada perempuan secara berkelanjutan. Asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny.A adalah melakukan asuhan kehamilan sebanyak dua kali yaitu pada usia kehamilan 36 minggu dan 38 minggu dengan memberikan asuhan standar 10 T. Pada kedua kunjungan tersebut, klien tidak merasakan adanya keluhan. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 13 April 2022 dengan keluhan perut terasa kencang-kencang dan keluar lendir darah dari jalan lahir. Proses persalinan berlangsung 4 jam. Persalinan pada Ny.A berlangsung normal dan tidak ada penyulit. Asuhan nifas dilakukan pada 6 minggu postpartum dengan memeriksa keadaan fisik dan memberikan konseling pada ibu. Pada asuhan nifas, didapatkan hasil yang normal. Asuhan pada bayi baru lahir diberikan pada usia 6 minggu dengan dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan antropometri. Bayi lahir dengan spontan, jenis kelamin laki-laki berat badan bayi 3200 gram dan panjang 50 cm, telah melakukan Inisiasi Menyusui Dini, tidak ada komplikasi dan kelainan. Kemudian telah dilakukan pendokumentasian asuhan kebidanan pada Ny.A dengan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan Asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny.A, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya penyulit dan kesenjangan antara teori dengan praktik asuhan kebidanan pada Ny.A
ROSDAYANTI
2022 · Thesis · Open Access
RINGKASAN Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan oleh bidan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas .AKI dan AKB merupakan indikator keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan Asuhan Komprehensif pada Ny.F sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir. Mulai dari pengkajian, identifikasi, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan analisis setiap kunjungan dan pemeriksaan upaya penurunan angka kematian ibu dan anak. Penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 16 Mei 2022 di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan dengan Ny.F sebagai responden untuk melaksanaan asuhan. Kunjungan awal dilakukan pada saat usia kehamilan klien 38 minggu. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 37 minggu 4 hari. Kala I berlangsung selama ±6 jam, kala II berlangsung selama ±9 menit, kala III berlangsung selama 11 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Pelaksanaan asuhan persalinan menggunakan standar asuhan persalinan normal, 60 langkah (APN). Pada kunjungan masa nifas 15 jam yang di alami Ny.F normal. Bayi lahir dengan berat badan 3100 gram dan panjang 49 cm, bayi lahir spontan, tidak ada masalah dan bayi telah melakukan IMD selama 60 menit bayi setelah lahir. Asuhan kebidanan komprehensif telah didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Pada masa kehamilan, persalinan, nifas, dan By.Ny.F tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktik. Diharapkan pasien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan selama dilakukan asuhan kebidanan sehingga dapat mengetahui pentingnya pengawasan pada saat hamil,bersalin,nifas dan bayi baru lahir.
CHRISTINA TOJI NONA
2022 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui seberapa besar pendapatan usaha tani rumput laut di Desa Sei Lancang, (2) menganalisis besarnya tingkat risiko produksi, harga, dan pendapatan usaha tani rumput laut di Desa Sei Lancang, dan (3) menganalisis kelayakan finansial dari usaha tani rumput laut di Desa Sei Lancang. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Pengambilan jumlah responden ditentukan dengan metode simple random sampling yaitu sebanyak 60 responden. Metode analisis yang digunakan di dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan, koefisien variasi (CV) R/C, BEP produksi, dan BEP harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata pendapatan yang diterima petani rumput laut di Desa Sei Lancang per hektar dengan 3 kali periode produksi sebesar Rp 3.359.310, (2) Risiko paling tinggi adalah risiko pendapatan dengan nilai koefisien variasi (KV) sebesar 0,79, disusul risiko produksi sebesar 0,39, dan yang terakhir risiko harga sebesar 0,05, dan (3) berdasarkan hasil perhitungan kelayakan usaha tani rumput laut, diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,58, nilai BEP produksi sebesar 229 Kg dan BEP harga sebesar Rp 14.281. Hal ini berarti usaha tani rumput laut tersebut layak untuk diusahakan.
ASMAUL RIA RISKI FAUZI
2022 · Thesis · Open Access
EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penilaian autentik dalam pembelaran biologi, kesesuaian dalam penerapan penilaian autentik guru biologi terhadap standar proses penilaian kurikulum 2013, dan kendala yang dialami guru biologi di SMA Negeri 1 Tarakan dalam pelaksanaan penilaian autentik sesuai dengan kurikulum 2013. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian 3 guru mata pelajaran biologi, wakil kurikulum dan 24 peserta didik dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi, dokumentasi, angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penilaian autentik pada pembelajaran biologi sudah berjalan dengan baik. Pada tahap perencanaan diperoleh hasil sebesar 86,6%, pada tahap pelaksanaan diperoleh hasil sebesar 85,1%, dan pada tahap pelaporan diperoleh hasil 83,3%. Kesesuaian pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan sudah sesuai dengan Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang standar penilaian pendidikan, dan kendala guru dalam pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi adalah kendala waktu yang terbatas karena pandemik covid, biaya yang lebih banyak, banyaknya komponen/kriteria dalam penilaian autentik, kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran yang inovatif dengan penilaian autentik serta prasarana yang tidak berfungsi dengan baik. ABSTRACT The purpose of this study was to identify the authentic assessment process in biology learning, the suitability of applying authentic assessment of biology teachers to the standard 2013 curriculum assessment process, and the challenges faced by biology teachers at SMA Negeri 1 Tarakan in implementing authentic assessment in line with the 2013 curriculum. Three biology professors, curriculum representatives, and 24 students were the research subjects. The sample was chosen via purposive sampling. The data were obtained based on the results of observations, documentation, questionnaires, and interviews. The results showed that biology learning’s authentic assessment process was operating successfully. Results of the planning stage were 86.6 percent, those for implementation stage were 85.1 percent, and those for the reporting stage were 83.3 percent. In terms of attitudes, knowledge aspects, and skill aspects, the implementation of the authentic assessment of biology learning complied with Permendikbud No. 23 of 2016 about educational assessment standards. Limited time due to the covid pandemic, higher costs, numerous components and criteria in authentic assessment, a lack of student motivation to engage in innovative learning with authentic assessments, and inadequate infrastructure were some of the challenges faced by teachers when implementing authentic assessments in biology learning.
SATRIANI
2022 · Thesis · Open Access
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN MELALUI MEDIA GAMBAR DI KELAS 1 SEKOLAH DASAR Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis kemampuan menulis permulaan siswa melalui media gambar di kelas 1 sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan berdasarkan aspek-aspek yang telah ditetapkan yaitu untuk mengetahui hasil analisis faktor kesulitan menulis permulaan siswa, ketepatan penggunaan media gambar, dan kemampuan menulis permulaan siswa di kelas 1 sekolah dasar berdasarkan 3 Jurnal dan 1 Skripsi yang dianalisis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui kegiatan studi pustaka dengan melakukan analisis pada hasil penelitian 3 jurnal dan 1 skripsi terdahulu. Penelitian ini difokuskan pada kemampuan menulis permulaan siswa melalui media gambar di kelas 1 sekolah dasar. Sumber data yang digunakan mencakup sumber data primer dan sumber data sekunder. Instrument utama dalam penelitian ini ialah peneliti itu sendiri dan instrument pendukung yaitu pedoman aspek penelitian yang dianalisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa studi pustaka dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis permulaan siswa melalui media gambar, 1) faktor kesulitan menulis permulaan siswa bermacam-macam yaitu: a) faktor perilaku, b) faktor persepsi, c) faktor memori. 2) media gambar tepat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis permulaan siswa dibuktikan dengan hasil analisis pada 4 penelitian terdahulu yang telah dilakukan. 3) kemampuan menulis permulaan siswa, pada hasil analisis 4 penelitian terdahulu terjadi peningkatan kemampuan menulis permulaan siswa berdasarkan hasil dari ketuntasan belajar siswa yang dilakukan oleh 4 peneliti terdahulu yaitu peneliti saonah (2018) sebesar 87,5%, peneliti samrati, dkk (2019) sebesar 92,30%, peneliti Muslikah (2020) sebesar 90%, dan peneliti Sa’diah (2017) sebesar 87% setelah diterapkannya media gambar pada pembelajaran menulis permulaan.
ENJEL PUSPASARI
2022 · Thesis · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN.F DENGAN DIAGNOSA MEDIK PNEUMONIA DI RUANG ANGGREK B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H JUSUF SK TARAKAN ABSTRAK Pneumonia merupakan radang paru yang disebabkan oleh bakteri dengan gejala panas tinggi disertai batuk berdahk, napas cepat (frekuensi nafas >50x/menit), sesak, dan gejala lainnya seperti sakit kepala dan gelisah, dan nafsu makan berkurang. Tujuan umum yang ingin dicapai pada penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah memperoleh gambaran secara nyata tentang pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan pada An “F” dengan pneumonia. Metode penulisan laporan tugas akhir ini adalah menggunakan metode deskriptif tipe studi kasus dan studi literatur yaitu metode ilmiah yang bersifat mengumpulkan data, menganalisa data, dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian seluruh langkah proses keperawatan dapat dijalankan secara berkesinambungan. Hasil pengkajian menunjukkan gejala utama yang ditemukan pada An. F, dan juga gejala penyerta tidak semua ditemukan. Didapatkan tiga diagnosa keperawatan pada An. F dengan diagnosa utama adalah Hipertermia berhubungan dengan proses pnyakit. Penyusunan rencana asuhan keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien dan berdasarkan ketersediaan sarana penunjang. Seluruh rencana asuhan dapat diimpelementasikan dengan baik. Evaluasi hasil menunjukkan sebagian masalah keperawatan dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kasus dengan teori pada setiap langkah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, penyusunan renacana keperawatan, implementasi dan evaluasi. Hal ini berarti proses keperawatan dapat dijalankan dengan baik oleh penulis. Dari semua diagnosis yang telah dingkat semuanya telah teratasi. Kata kunci:Pneumonia, asuhan keperawatan.
KARTIKA
2022 · Thesis · Open Access
Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan gangguan fungsi renal yang progress dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan elektrolit yang menyebabkan uremia. Penyakit gagal ginjal kronik di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan. Pasien gagal ginjal kronik dapat menimbulkan beberapa dampak bagi kesehatan, salah satu dampak gagal ginjal kronik adalah dengan melakukan hemodialisis. Hemodialisis adalah jenis dialisis dengan menggunakan mesin dialiser yang berfungsi sebaga ginjal buatan. Pada proses ini, darah di pompa keluar dari tubuh, masuk kedalam mesin dialiser. Tujuan penulisan ini untuk melaksanakan proses keperawatan pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik, membandingkan antara teori dan asuhan keperawatan pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik, mengindentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan proses keperawatan pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik dan melaksanakan pemecahan masalah pada Tn. Y dengan gagal ginjal kronik. Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptip dengan tipe studi kasus, yaitu dengan menerapkan asuhan keperawatan mulai dan pengkajian/pengumpulan data, analisis data, merumuskan masalah, intervensi, implementasi dan evaluasi. Berdasarkan asuhan keperawatan yang dilakukan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada pasien Tn. Y meliputi tanda dan gejala, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pada pasien gagal ginjal kronik masalah yang muncul yaitu: nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan penurunan aliran arteri dan/vena, hipervolemia berhubungan dengan kelebihan asupan cairan, gangguan Integritas kulit/jaringan berhubungan dengan penurunan mobilitas, defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan.
MERLIN
2022 · Thesis · Open Access
Mentimun merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak di komsumsi masyarakat dan memilki harga yang fluktuatif. Rantai pasok mentimun merupakan suatu jaringan yang saling berkaitan dengan aliran produk, informasi dan keuangan dalam proses distribusinya. Tujuan penelitian satu untuk mengetahui mekanisme rantai pasok yang terkait dengan 3 aliran yakni : aliran produk, aliran informasi dan aliran keuangan, kedua untuk mengetahui efisiensi rantai pasok yang dapat dilihat dari nilai margin pemasaran dan farmer share. Metode yang digunakan dalam penentuan sample adalah dengan metode purposive sampling dan snowball sampling, analisis data yang digunakan adalah analisis deskptif mixed method. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komoditas mentimun di Tarakan (a) aliran produk dalam rantai pasokan mentimun berupa buah yang segar, (b) aliran informasi dalam rantai pasok komoditas mentimun ini dimulai dari petani dengan setiap pelaku rantai pasok komoditas mentimun di Kota Tarakan, (c) aliran keuangan dalam rantai pasok Kota Tarakan sangat mempengaruhi kinerja disetiap sistem pembayaran selama proses distribusi. Pengukuran kerja dalam rantai pasok dilakukan dengan pendekatan efisiensi rantai pasok yang perhitungannya berbeda-beda. Terdapat dua saluran rantai pasok dengan margin pemasaran, distribusi margin dan farmer share. Pada saluran pertama nilai margin yang diperoleh Rp.3.375 per kilogram dengan nilai farmer share 46% sehingga pada saluran pertama tidak efisien dan pada saluran kedua nilai margin share yang di peroleh Rp. 300 per kilogram dengan nilai farmer share 91% sehingga pada saluran dapat dikatakan efisien.
NATALIA GEGA LURON
2022 · Thesis · Open Access
Pneumonia adalah kondisi dimana seseorang mengalami infeksi yang terjadi pada kantung-kantung udara dalam paru-paru orang tersebut. Penyakit pneumonia ini membuat kantung udara di paru-paru terisi oleh nanah, sehingga dikategorikan berbahaya. Kematian balita disebabkan oleh pneumonia dan diperkirakan telah membunuh 1,4 juta balita setiap tahunnya. WHO (World Health Organization) menyebutkan pneumonia merenggut nyawa lebih dari 800.000 balita setiap tahunnya, atau sekitar 2.200 per harinya dan angka tersebut lebih dari 153.000 bayi baru lahir. Tujuan penulis adalah agar dapat menerapkan, membandingkan kesenjangan antara teori dan kasus, memecahkan masalah pada klien. Dalam menyusun tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan head to toe, dokumentasi keperawatan, kepustakaan. Didapatkan tiga diagnosa pada An. J diagnosa keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif, risiko defisit nutrisi, defisit pengetahuan. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukan masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnosa keperawatan dapat teratasi sesuai tujuan yang ditetapkan. Dari ketiga diagnosa tersebut terdapat tiga diagnosa yang teratasi sesuai tujuan yang telah ditentukan.
SARIPAH
2022 · Thesis · Open Access
Diabetes melitus tipe 2 (DM) merupakan suatu kumpulan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena ketidaknormalan sekresi insulin dan kerja insulin. Berdasarkan data pertahun 2021 yang menyatakan bahwa jumlah penderita DM di dunia telah mencapai 537.000.000 orang telah menderita DM di seluruh dunia. Indonesia menempati urutan kelima dalam daftar 10 negara dengan jumlah 19.47 juta penderita DM dengan jumlah penduduk terbesar 179,72 juta. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk mendapat pengalam nyata tentang pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan DM dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif. Metode Penulisan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptif studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dan studi kepustakaan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Hasil pengkajian Ny.F terdapat 9 diagnosis keperawatan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, gangguan pertukaran gas, penurunan curah jantung, Perfusi perifer tidak efektif, Ketidakstabilan kadar glukosa darah, defisit nutrisi, gangguan integritas kulit/jaringan, resiko jatuh, defisit perawatan diri. Kesimpulan penulis menumukan kesenjangan yang ada pada tinjauan pustaka tetapi tidak ditemukan pada kasus mulai dari pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi,dan implementasi. Evaluasi hasil yang didapatkan secara keseluruhan telah teratasi 2 diagnosis berdasarkan pada kriteria hasil yang disusun saat penyusunan intervensi dan terdapat 7 diagnosis belum teratasi dikarenakan klien Ny.F meninggal dunia.
SITI RUQIAH
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Asuhan Keperawatan Pada An. A Dengan Diagnosa Medik Demam Dengue Di Ruang Anggrek B Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf Sk Tarakan Penyakit Demam Dengue di Indonesia masih merupakan salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh virus Dengue melalui perantara gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan komprehensif pada An.A dengan penyakit Demam Dengue. Metode penulisan adalah deskritif, tipe studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan menggunakan langkah-langkah proses keperawatan yang meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengkajian yang dilaksanakan mencakup identitas klien, riwayat yang pernah dialami dan sekarang, pengkajian kesehatan secara keseluruhan. Diagnosa yang ditemukan adalah termoregulasi tidak efektif, risiko hypovolemia, gangguan rasa nyaman. Intervensi yang telah dilakukan dan kriteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah. Evaluasi hasil tindakan keperawatan menunjukan bahwa masalah keperawatan yang penulis rumuskan dalam diagnose keperawatan dapat teratasi sesuai yang telah ditetapkan dari kriteria hasil yang diharapkan. Dari tiga diagnosa tersebut masalah yang dapat teratasi sesuai dengan tujuan dan waktu yang telah dilakukan.
ROSITA
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Tumor hati merupakan tumor yang berasal dari jaringan sel abnormal di dalam hati yang membentuk suatu massa/neoplasma padat yang bentuk, struktur, dan tebalnya berbeda-beda, seperti tumor yang tumbuh di organ lainnya tumor hati juga terbagi menjadi tumor jinak dan tumor ganas. Pada sebagian kasus tumor hati akan dilakukan pembedahan, pembedahan yang disebut dengan operasi laparatomi. Laparatomi merupakan pembedahan abdomen, membuka selaput abdomen dengan operasi yang dilakukan untuk memeriksa organ-organ abdomen dan membantu diagnosis masalah termasuk penyembuhan penyakit-penyakit pada bagian abdomen. Tujuan umum yang ingin dicapai pada penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah memperoleh gambaran secara nyata tentang pelaksanaan dan pendokumentasian Asuhan Keperawatan Pada Ny. I Dengan Post Laparatomi Tumor Hati. Metode penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah menggunakan metode deskriptif tipe studi kasus dan studi literatur yaitu metode ilmiah yang bersifat mengumpulkan data, menganalisa data, dan menarik kesimpulan. Adapun teknik pengumpulan data pada penulisan laporan tugas akhir ini didapat dengan cara observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan data yang di ambil dari RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan pada tanggal 21 April 2022 sampai 23 April 2022. Hasil pengkajian pada Ny. I didapatkan lima masalah keperawatan nyeri akut, risiko infeksi, gangguan rasa nyaman terhadap batuk, dan defisit pengetahuan tentang perawatan lanjutan. Terdapat beberapa kesenjangan antara kasus dan teori yaitu pada pengkajian, menentukan diagnosis, serta penentuan intervensi pada klien. Seluruh intervensi dapat diimplementasikan dengan baik. Evaluasi hasil menunjukkan sebagian masalah keperawatan dapat teratasi. Penulis menyimpulkan bahwa dalam memberikan asuhan keperawatan kepada klien Ny. I tidak ada hambatan dalam melakukan pengkajian dan keluarga sangat kooperatif.