NURHANDAYANI
2022 · Thesis · Open Access
ANALISA TOTAL BAKTERI PADA BUDIDAYA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii HABITAT BERBEDA DI BAK INDOOR PANTAI AMAL KOTA TARAKAN ABSTRAK Produktivitas rumput laut di Kota Tarakan sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit Kappaphycus alvarezii, kemampuan rumput laut bertahan terhadap pathogenesis tergantung kualitas bibit. Tujuan dari penelitian ini untuk menghitung jumlah koloni bakteri yang terdapat pada talus rumput laut Kappaphycus alvarezii serta pada media pemeliharaannya di air. Bakteri pada sampel rumput laut dihitung menggunakan metode total plate count (TPC), hasil perhitungan didapatkan kepadatan koloni bakteri secara berurutan minggu kedua 83x102 CFU/ml (K2) yang terendah sampai 10x106 CFU/ml (T2) yang tertinggi, minggu ketiga 16x102 CFU/ml (K2) yang terendah sampai yang tertinggi 63x103 CFU/ml (L2), minggu keempat 500 CFU/ml (K3) yang terendah sampai yang tertinggi 780 CFU/ml (K2). Berdasarkan analisis morfologi koloni yaitu terdapat bentuk circular,irregular, terdapat warna putih kepucatan dan kuning diakhir penelitian, serta elevasi flat, sedangkan pada media air pemeliharaan inkubasi yang dilakukan belum berhasil menumbuhkan koloni bakteri hal tersebut diduga bak wadah pemeliharaan sudah steril secara fisika. Kata Kunci: Kappaphycus alvarezii, Koloni Bakteri, TPC
NUR ASMIRA
2022 · Thesis · Open Access
Keanekaragaman merupakan jumlah jenis dan masing masing jenis di dalam suatu komunitas yang memiliki aset dan potensi bagi suatu daerah, baik darat maupun yang ada di perairan. keanekaragaman makhluk hidup yang ada dilaut sangat berlimpah sehingga perlu dijaga kelestariannya, namun pada saat ini masih banyak nelayan menggunakan Pukat hela (trawl) sebagai alat tangkap, yang dimana pukat hela (trawl) tersebut termasuk alat tangkap yang kurang selektif dalam memilah hasil tangkapan. Tujuan penelitian untuk melihat tingkat keanekaragaman dan kelimpahan ikan di Muara Sesayap, Kalimantan Utara. Pengumpulan data dilakukan di Perairan Muara Sesayap Kalimantan Utara dari bulan Oktober – November 2021 dengan menggunakan alat tangkap Pukat hela (trawl) dengan mesh size alat tangkap yaitu 2,50 cm dan Semua ikan hasil tangkapan yang telah diidentifikasi dihitung kelimpahannya. Hasil tangkapan di perairan muara sesayap yang terdistribusi ke dalam 18 genus dan 21 spesies. Kelimpahan tertinggi yaitu Harpadon nehereus dengan nilai 57% dan Penaeus merguensis 16% dan Penaeus semiculcatus 17%, Spesies dengan kelimpahan terendah yaitu Trigiliarca granosa (0,01%), Drepane punctata (0,01%), Cynaglaossus sp (0,02%), Caranx Leptolepis (0,02%), Leiognathus sp (0,05%). Kelimpahan ikan terbagi pada saat pasang purnama dan pasang perbani yang berbeda, yaitu hasil tangkapan udang pada saat pasang purnama dan ikan nomei pada saat pasang perbani.
MOHAMMAD HUSRIADI
2022 · Thesis · Open Access
Hutan mangrove merupakan ekosistem peralihan antara daratan dan lautan di sebagian besar sepanjang garis pantai tropis dan subtropis yang tergenang air laut. Mangrove dapat tumbuh di area bekas tambak. Lahan tambak yang sudah lama ditinggal akan ditumbuhi oleh mangrove secara alami yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi dan menganalisis jenis mangrove serta mengetahui kondisi mangrove yang ada di lahan bekas tambak. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data vegetasi mangrove tingkat anakan dan semai serta data pendukung yaitu, salinitas dan substrat. Penentuan letak titik petak untuk sampling mangrove dilakukan dengan metode purposive sampling. Pada penelitian ini ditemukan 3 jenis mangrove yaitu Sonnerata alba, Avicennia lanata dan Avicennia alba. Indeks Nilai Penting (INP) mangrove di lahan bekas tambak tergolong baik yang dibuktikan nilai INP yang didapatkan tidak ada yang 15%. Hal ini berarti jenis mangrove yang didapatkan di lokasi penelitian berperan penting dalam pembentukan ekosistem mangrove. Kerapatan didapatkan sebesar 1.910 ind/ha dan termasuk dalam kriteria sangat padat. Salinitas air laut pada saat pasang berkisar 25º/ₒₒ-30º/ₒₒ. Dari hasil yang didapatkan jenis substrat di lahan tambak memiliki dua jenis substat yaitu, Sandy Clay (liat berpasir) dan Sandy Clay Loam (lempung liat berpasir). Mangrove pada Bekas Tambak tergolong dalam kriteria sangat padat dan tergolong dalam kondisi baik.
HENDRI KIING
2022 · Thesis · Open Access
Teknologi bioflok dapat memperbaiki kualitas air di dalam media pemeliharaan ikan lele intensif dan bioflok juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan bagi ikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan aerasi uniring pada teknologi bioflok terhadap laju pertumbuhan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan menggunakan metode analisis regresi linear. Ikan lele dumbo yang digunakan memiliki panjang 6 cm dan berat rata-rata 1,55 gram. Ikan lele dumbo dipelihara selama 30 hari menggunakan aerasi uniring dan batu aerasi yang terdiri dari 5x ulangan. Masing-masing perlakuan diberikan padat tebar yang sama yaitu sebanyak 50 ekor/200 liter. Hasil penelitian menunjukan perlakuan aerasi uniring menghasilkan oksigen terlarut yang lebih optimal pada kisaran 4,3 – 5,71 mg/l, laju pertumbuhan spesifik yaitu sebesar 5,9±0,1%, kelangsungan hidup ikan sebesar 98±0,30%, pertumbuhan panjang mutlak sebesar 5±0 cm, pertumbuhan bobot mutlak sebesar 7,52±0,32 gram. Nilai FCR sebesar 0,78±0,05, dan volume flok sebesar 18,8±1,78 ml/liter. Kesimpulan penelitian ini aerasi uniring dapat digunakan untuk bioflok.
ASRIADI
2022 · Thesis · Open Access
Ikan gulamah merupakan hasil tangkapan sampingan yang memiliki nilai ekonomis dari segi jual kering (ikan asin) dan mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan gulamah (Johnius belangerii) dari hasil tangkapan di perairan Juata Laut Kota Tarakan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel 12 kali selama 2 bulan (Januari-Februari 2022) dengan total sampel 360 ekor dengan jantan sebanyak 158 ekor dan betina sebanyak 202 ekor. Hasil pengolahan data penelitian ikan gulamah jantan dan betina didapatkan pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif (2.1386 dan 2.4698) dengan nilai koefisien determinasi 0.8536. Nilai faktor kondisi jantan didapatkan kisaran 0.17-1.69 dengan bentuk tubuh gemuk (51%) dan nilai faktor kondisi ikan gulamah betina didapatkan kisaran 0.23-0.71 dengan bentuk tubuh kurus (84%). Rasio kelamin ikan gulamah jantan lebih sedikit dibandingkan dengan ikan betina (1:1.28).
TRI SUKMAWATI
2022 · Thesis · Open Access
Dispensasi kawin adalah pemberian izin kawin oleh Pegadilan kepada calon suami/isteri yang belum berusia 19 tahun untuk melangsungkan perkawinan. Dengan adanya ketentuan baru yang mengubah usia perkawinan maka tingkat permohonan dispensasi kawin meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait dispensasi kawin khususnya yang terjadi di Pengadilan Agama Tarakan. Pertama apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan dispensasi kawin pasca diberlakukan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 di Pengadilan Agama Tarakan, dan yang kedua bagaimana konsekuensi hukum setelah diberikan dispensasi kawin pada calon suami/isteri di Pengadilan Agama Tarakan. Skripsi ini merupakan penelitian secara empiris yang dilakukan secara langsung di Pengadilan Agama Tarakan, serta data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang didapatkan dari hasil wawancara dari beberapa narasumber yakni Hakim Pengadilan Agama Tarakan, dan Pihak yang berperkara. Adapun data sekunder berupa Undang-Undang, Peraturan Mahkamah Agung, Penetapan dan Putusan Perkara, Buku, Jurnal, Artikel, dan data pendukung lainnya. Adapun hasil dari penelitian ini pertama yang menjadi pertimbangan hakim dalam memberikan putusan pada perkara dispensasi kawin yakni alasan mendesak, kepentingan terbaik bagi anak, dan hal lain yaitu hak-hak anak. Kedua dengan diberikan dispensasi kawin maka akan ada konsekuensi hukum yang terjadi, diantaranya terdapat klausul untuk menyimpangi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yakni usia perkawinan, terjadinya peristiwa hukum yakni perkawinan, dan adanya potensi terjadi perceraian.
MIRSA
2022 · Thesis · Open Access
Kerang balelo (Conomurex sp.) merupakan moluska yang banyak ditemukan di kepulauan Derawan, Kalimantan timur. potensi kerang balelo dapat dikembangkan pada bidang pangan maupun non pangan. Tujuan penelitian ini adalah mengkarakteristik kandungan kimia kerang balelo rebus, menentukan aktivitas antioksidan dan komponen bioaktif. Metode penelitian ini terbagi mejadi 3 tahapan yakni tahapan pertama karakterisasi kimia meliputi pengukuran morfometrik, uji proksimat, asam amino, asam lemak, mineral dan logam, tahapan kedua uji ekstraksi kerang balelo menggunakan 3 jenis pelarut yaitu metanol, etil asetat dan n-heksan, tahapan ketiga yakni penentuan aktivitas antioksidan kerang balelo rebus menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan uji lanjut Duncan dan penentuan senyawa aktif kerang balelo rebus. Hasil penelitain menunjukkan bahwa pengukuran morfometrik terdiri dari panjang 5,17 cm, diameter 2,87 cm, dan rendemen daging sebesar 13,06%. Kerang balelo rebus memiliki kandungan protein sebesar 35,5%, abu 13,13%, lemak 1,39% dan karbohidrat 34,98%. Total asam amino esensial sebesar 34,79% dan asam amino non esensial sebesar 16,85%. Total asam lemak jenuh (SFA) sebesar 17,58, asam lemak tak jenuh (MUFA) 1,79%, asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) 1,34%, omega-3 2,84% dan omega-6 0,85%. Mineral tertinggi terdapat pada iron (Fe) sebesar 1301,20 mg/kg dan logam terdapat pada mercury sebesar 0,17%. Rendemen daging kerang balelo rebus sebesar 10,04%, dan rendemen ekstrak metanol 10,04±1,24, etil asetat 1,27±0,37 dan n-heksan 0,34±0,03. Aktivitas antioksidan kerang balelo rebus menunjukkan ekstrak metanol, etil asetat dan n-hexan memiliki aktivitas yang berpotensi sebagai antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 74,96 μg/mL pada ekstrak metanol, 43,57 μg/mL ekstrak etil asetat, 163,08 μg/ mL ekstrak n-hexan. Komponen bioaktif ekstrak metanol, etil asetat dan n-hexan mengandung alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, fenol hirokuinon dan steroid.
INE SISKA APRILIANI
2022 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan berbicara siswa dengan hasil belajar bahasa indonesia siswa SMP Negeri 1 Malinau Utara pada tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan tergolong sebagai penelitian korelasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Sampling Purposive. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes penilaian keterampilan berbicara dan dokumen hasil belajar bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 1 Malinau. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik dengan rumus Pearson Product Moment. Menggunakan bantuan software SPSS version 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh nilai tertinggi keterampilan berbicara siswa rata-rata sebesar 84 dan pada nilai hasil belajar bahasa Indonesia siswa yaitu rata-rata sebesar 88. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis statistik uji korelasi Pearson Product Moment diperoleh r_Hitung= 0,791 dan r_Tabel dengan taraf signifikan 5% dan N = 28 sebesar 0,374 berarti (0.791≥0.374) yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan serta berinterpretasi korelasi yang kuat dan tinggi antara keterampilan berbicara siswa dengan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas IX SMP Negeri 1 Malinau Utara.
MAYA SARI
2022 · Thesis · Open Access
Red chili is one of plants that is widely cultivated by community, especially farmers both in the highlands and in the lowlands. One of the risks in chili cultivation is pathogen attack. The fusarium oxysporum wilt is one of the pathogens known to attack the chili plants. The control that can be done to prevent this disease is biological control by using endophytic fungi from the axonopus compressus weeds which thrive on the red chili plants attacked by the fusarium oxysporum pathogen. This research was conducted to find out the endophytic fungi from the axonopus compressus weeds which had the potential to supress the growth of fusarium oxysporum on red chili plants throught in vitro. this research was mainly conducted on the plant protection Laboratory of Borneo Tarakan University. The endophytic fungi were obtained by cleaning the surface of the leaves and roots using 1% of NaOCL and 70% of alcohol, then rinsed with sterile distilled water and cut to a size of 1 cm them implanted on PDA media (Potato Dextrose Agar). The fungi were identified macroscopically and microscopically, then tested for its pathogenicity and then continued with the antagonist ability test. The results of the research found that there were 34 isolates of fungi from the axonopus compressus weeds. There were only 2 out of 34 isolates which were non-pathogenic and able to suppress the growth of fusarium oxysporum wilt disease.
NURSIMA
2022 · Thesis · Open Access
Sea urchins are a group of animals that are often found in coastal and marine areas of Indonesia and even throughout the world. Sea urchins are known as food ingredients by some Indonesian people and foreign people. The purpose of this study was to analyze the chemical content (proximate, amino acids, fatty acids, minerals and metals) of the gonads of sea urchins (Diadema sp.) from Derawan island. The research method is divided into 5 tests including analysis of chemical composition, amino acids, fatty acids, minerals and metals using quantitative descriptive analysis. The results of the study of sea urchins (Diadema sp.) had a water content of 74%, ash 1.37%, fat 2.19%, protein 13.13% and carbohydrates 9.32%. The amino acids found in sea urchins consisted of 15 types, namely 9 essential amino acids and 6 non-essential amino acids, the total amino acids of Diadema sp was 34.87%. Fatty acids contained in the gonads of sea urchins Diadema sp by 38.37% and brown sea urchins by 46.38% consisting of 29 types of fatty acids (11 Saturated Fatty Acid, 8 Monounsaturated Fatty Acid, 10 Polyunsaturated Fatty Acid). The total level of omega-3 is 4.18% and the total level of omega-6 is 2.28%. mineral content found in sea urchins gonads consisting of calcium, iron, selenium and zinc. While the metal consisting of mercury.
SITI NAJMA
2022 · Thesis · Open Access
Rotifera Branchionus plicatilis merupakan salah satu jenis pakan alami yang sangat sering digunakan bagi ikan laut, pakan ini merupakan zooplankton yang mempunyai peran penting bagi pakan hidup dari berbagai jenis ikan yang dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengkayaan pakan alami Nannochloropis ocullata terhadap laju pertumbuhan Rotifera Branchionus plicatilis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Februari 2022 bertempat di Mini Hatchery/Pembenihan Kepiting, Bakau di Koperasi Produsen Nelayan Kaltara. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 kali ulangan, yaitu perlakuan A (Pemberian Nannochloropis ocullata dengan dosis 250.000 sel/ind ), perlakuan B (Pemberian Nannochloropis ocullata dan ragi roti dengan dosis 30.0 mg/l), perlakuan C (Pemberian Nannochloropis ocullata dan scoot emultion dengan dosis 0.6 ml/l). Pengamatan rotifer dilakukan selama 7 hari masa kultur. Dilakukan juga analisa kualitas air yaitu salinitas, suhu, pH dan DO. Hasil terbaik pada penelitian ini yaitu pada perlakukan B (Nannochloropis ocullata+ragi roti) dengan nilai laju pertumbuhan sebesar 115,3 ind/ml/hari. Berdasarkan uji ANOVA menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang berbeda nyata (P0.05) antar perlakuan. Selanjutnya berdasarkan uji Duncan menunjukkan bahwa ada perbedaan nyata untuk perlakuan B dengan perlakuan lainnya, namun tidak berbeda nyata antara perlakuan A dan Perlakuan C.
JESSIE ERFROSINA
2022 · Thesis · Open Access
Tomato plants are commodities with good market opportunities and are widely planted by farmers. Loss of production of tomato plants can be caused by pathogen attack, one of the pathogen that attack tomato plants is the fungus Fusarium oxysporum. The control technique was biological control using biological agents such as Trichoderma. This research was conducted to determine the dose of two brands of biopesticides with active ingredients, Trichoderma, which effectively controls F.oxysporum wilt disease in tomato plants. This research was conducted by researcher in the experimental field of the Faculty of Agriculture, University of Borneo Tarakan. This research was a one-factor study with a total of 5 trearments which were repeated fivve times with 3 sample plants for each replication. The treatments were B0 = Control, B1 = 2.5 g MaxTri-G per plant, B2 = 5 g MaxTri-G per plant, B3 = 2.5 g Trico-Z per plant, and B4 = 5 g Trico-Z per plant. The data obtained were analysed by variance and futher tested with the smallest significant difference test at 5% level. The results showed the Trichoderma treatment could suppress the intensity of F.oxysporum disease up to 62.4% (B1) and maintain maximum plant damage of 15 leaves with a leaf damage percentage of 68% (B1). Therefore, the plants could still produce up to 6.20 leaves and many fruits with an average weight of 50.69 grams.
NURLINA
2022 · Thesis · Open Access
Abstrak Rumput laut (Kappaphycus alvarezii) merupakan salah satu komoditi unggulan yang berada di Kota Tarakan, dengan nilai produksi yang tinggi mencapai 159.469 ton di tahun 2018, namun di tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 152,577 ton. Salah satu permasalahan turunnya produksi rumput laut akibat dari adanya serangan penyakit, penyakit yang sering menyerang rumput laut adalah bakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi bakteri yang terdapat pada rumput laut (K. alvarezii) yang berada di perairan pantai Amal dan Tanjung batu kota Tarakan. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan mengambil sampel pada perairan yang berbeda yaitu Tanjung batu dan perairan pantai Amal. Sampel rumput laut yang sehat dengan usia 40 dan 45 hari diambil sebanyak 100 gram, selanjutnya sampel dihaluskan dan diinkubasi sebanyak 10 gram pada media APW yang berisi 100 ml selama 6-8 jam. isolasi bakteri dilakukan dengan mengambil inokulum pada media APW menggunakan ose kemudian dipindahkan ke media TCBS dan TSA 3% dengan metode streat plate. identifikasi bakteri berpedoman pada Manual of the Identification of medical bakteria dengan melihat karakteristik morfologi dan biokimia. Hasil identifikasi bakteri pada rumput laut di perairan Amal dan Tanjung batu ditemukan 3 bakteri diantaranya Vibrio sp., Actinobacillus sp. dan Pseudomonas sp. dan semua bakteri bersifat gram negatif
JERRY FRANSISCUS MARAMIS
2022 · Thesis · Open Access
Marine Debris adalah sampah laut tergolong menjadi dua bagian yakni macro debris dan micro debris. Sampah tersebut merupakan salah satu permasalahan yang cukup kompleks dihadapi oleh salah satu daerah yang berada dekat dengan pantai atau pesisir, salah satunya Kota Tarakan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui keberadaan, jenis, dan kepadatan macrodebris, yang berada di pesisir pantai Kota Tarakan Penelitian ini dilaksanankan selama 5 bulan yaitu pada bulan Januari – Mei 2022. Metode pengambilan sampel macrodebris di pesisir pantai Kota Tarakan dilakukan secara insitu yakni membuat transek garis, dengan membentangkan tali sepanjang 50 m. Data yang diperoleh dianalisis kepadatan potongan sampah. Hasil penelitian menunjukan jenis macrodebris yang ditemukan di pantai adalah plastik, karet, logam, kaca, kain, kayu, dan kertas/kardus. Jenis paling dominan ditemukan berdasarkan jumlah relatif/jenis adalah plastik sebesar 73.50%, kayu 18.33%, kain 2.47%, kaca 2.18%, logam 1.99%, karet 1.42%, dan kertas/kardus 0.09%. Jenis macrodebris dengan kepadatan tertinggi berdasarkan jenis adalah plastik sejumlah 5.16 item/m2, kayu 1.29 item/m2, kain 0.17 item/m2, kaca 0.15 item/m2, logam 0.14 item/m2, karet 0.10 item/m2, kertas/kardus 0.01 item/m2. Kepadatan macrodebris berdasarkan berat/jenis yaitu kayu dengan berat mencapai 0.441 g/m2. plastik 0.243 g/m2, kaca 0.031 g/m2, logam 0.027 g/m2, kain 0.026 g/m2, karet 0.004 g/m2, kertas/kardus 0.001 g/m2. Jenis macrodebris yang memiliki kepadatan relative tertinggi berdasarkan berat yaitu, kayu 56.97%, plastik 31.41%, kaca 4.06%, logam 3.44%, kain 3.42%, karet 0.52%, kertas/kardus 0.19%.
ARNOLDOS YANSEN
2022 · Thesis · Open Access
PENILAIAN SIGNIFIKAN INDEK TUMBUHAN OBAT SUKU DAYAK LUNDAYEH DESA P A KEMUT KECAMATAN KRAYAN BARAT KABUPATEN NUNUKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI KONTEN BIOLOGI Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk megetahui nilai indek tumbuhan obat Suku Dayak Lundayeh Desa Pa Kemut dan potesinya sebagai konten Biologi, ada pun dalam mentukan nilai indek ada 7 cara atau kriteria menurut Pioreni (2001) yakni : (QI) Quotation index atau indek kutipan, (AI) Availability index yaitu ketersedian indek¸(FUI) Frequency of use index adalah indek frekuensi indek penggunaan, (PUI) Part used index yaitu indek bagian yang digunakan, (MFFI) Multi functional food use index yaitu indek penggunaan multi fungsi, (TSAI) Taste score appreciation index yaitu indek apresiasi skor rasa, (FMRI) Food medicinal role index adalah indek peran obat dalam makanan. Hasil atau data diambil oleh peneliti melaluai wawacara dan angket kepada 30 responden yang berasal dari Desa Pa Kemut yang megetahui Jenis Tumbuhan obat yang berkhasiat dapat menyembuhkan dengan hasil terdapat 30 jenis tumbuahn obat yang terdiri dari 20 famili yakni: Zingiboraceae terdiri dari 3 jenis tumbuhan, Asteraceae terdiri dari 2 tumbuhan, Solonaceae terdiri dari 2 jenis tumbuhan, serta Orehidoreceae, Iridaceae, Cucurbitaceae, Rubiceae, Thymelaceae, Simaropaceae, Pondanaceae, Fabaceae, Manaceae, Annouaceae, Arecaceae, Meliaceae, Xanthorrhueaceae, Araceae, Myrtaceae, dan Napehthaceae dan terdapat 3 jenis tumbuhan yang tidak diketahui nama familinya yakni tumbuhan temabar, temawar dan akar beling. Pada nilai indek terdapat satu famili tumbuhan obat memilki nilai indek tertinggi yaitu myrtaceae dari jenis Psidium guajava dengan nilai indek yaitu 237,6 dan ada juga terdapat nilai indek terendah menurut perhitugan megunakan 7 kriteria yakni dari famili Thymelaeceae dari spesies Phaleria macrocarpa dengan nilai indek yakni 66
IBNU ASWAD
2022 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini yaitu pertama, untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dari tuturan guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 3 Tarakan. Tujuan kedua, yaitu mendeskripsikan fungsi dari masing-masing bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi dari tuturan guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian yaitu tuturan dari guru dan peserta didik SMP Negeri 3 Tarakan. Data diperoleh dengan menggunakan teknik rekam, simak dan catat. Penentuan data dalam tindak tutur guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajar di SMP Negeri 3 Tarakan berdasarkan pada konteks tuturan dan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Hasil penelitian ditemukan 44 data tindak tutur. Tindak tutur lokusi berjumlah 16 data, tindak tutur ilokusi berjumlah 14 data dan di antaranya 2 tindak tutur ilokusi asertif: fungsi menyatakan, 10 tindak tutur ilokusi direktif: fungsi meminta, dan 3 tindak tutur ilokusi ekspresif: fungsi memberikan ucapan terima kasih dan memberi pujian, sedangkan tindak tutur perlokusi berjumlah 13 data. Berdasarkan hasil yang ditemukan tindak tutur yang paling mendominasi adalah tindak tutur lokusi dengan jumlah 16 data karena pada tindak tutur guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran lebih banyak menggunakan tindak tutur lokusi yang memiliki tujuan memberi informasi dan pertanyaan kepada mitra tutur (peserta didik). Pada penelitian ini ditemukan juga tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi saling berkaitan karena ketika penutur menuturkan lokusi dan ilokusi terdapat respon verbal maupun nonverbal dari mitra tutur yang sesuai dengan keinginan penutur, maka hal tersebut merupakan perlokusi.
ANDI NURBAITY SABRILLA
2022 · Thesis · Open Access
Macrozoobentos are communities whose vegetation lives at the bottom of the waters associated with mangrove plants. Mangroves found at the research site are Avicennia sp, Soneratia sp, Nypa, Bruguiera sp, dan Rhizophora sp. This study aims to find out the types of macrozoobentos and find out how much macrozoobentos there are in the mangrove area in Binalatung Village, Tarakan City. This study was conducted from April to May 2021 when the sea water receded. Sampling is carried out systematically set 5 (five) plots measuring 10 meters × 10 meters with random sampling of macrozoobentos as much as five points. The results showed of the study obtained 34 types of macrozoobentos from 5 classes, namely the Gastropoda class as many as 20 types, Bivalvia 9 types Polychaeta 2 types, Malacotraca 2 types and Sipunculidea 1 type of of the five classes are only gastropod classes that have a high abundance of types and the total number of individuals from the four locatios is 180 individuals. The diversity index value at each location ranges from 1.331 (low diversity) to 0.129 ( diversity is very low). The uniformity index value ranges from 0.896 to 0.128 (Low uniformity). The value of the dominance index ranges from 0.002 (no family dominates) to 0.488 (there is a dominant family)
ROMI
2022 · Thesis · Open Access
Pakan merupakan komponen penting dalam budidaya ikan bandeng, pakan merupakan faktor dalam menunjang pertumbuhan nener ikan bandeng. Pertumbuhan kompensatori merupakan pertumbuhan yang lebih cepat jika dibandingkan dengan pemberian pakan normal, yang terjadi setelah ikan melewati pemuasaan secara periodik dapat meningkatkan kecepatan pertumbuhan yang setara, bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan ikan yang tidak dipuasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemuasaan terhadap pertumbuhan nener ikan bandeng (Chanos-chanos) yang dipuasakan secara periodik. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di uji adalah yaitu A (kontrol), B (1 hari puasa 1 hari diberi pakan), C (1 hari puasa 3 hari diberi pakan), D (1 hari puasa 5 hari diberi pakan). Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemuasaan nener ikan bandeng tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, kelangsungan hidup (SR). Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak dan kelangsungan hidup (SR) pada nener ikan bandeng (Chanos-chanos) terbaik pada perlakuan D yaitu, 1 hari puasa 5 hari diberi pakan dengan nilai pertumbuhan bobot mutlak 36,1g, laju pertumbuhan panjang mutlak 2,4 cm, dan kelangsungan hidup (SR) 85,4%.
HERO LINDA
2022 · Thesis · Open Access
The success of cultivation is derermined by good quality feed, especially in the hatchery phase. Good feed is high-quality feed so that it can provide nutrients in an amount that is in accordance with the needs of the larvae. The natural ffod commonly used is silk worms (Tubifex sp). This study aims to determine the effect of using organic waste on the growth of silkworms (Tubifex sp). this study used an experimental method with a completely randomized design (CRD) model with test variables in the form of differences in feed doses including 0 g,5 g,10g and 15 g which were given for 21 days. The feed given was fermented with a composition of 20% saw waste 20%, tofu dregs 20% sugarcane molasses bran 10% and EM4 10%. The results showed that treatment D (15 g/container) had the highest average absolute biomass growth of 61.02±12,86 g/m2 with a poplation of 106.6±97.3 ind/m2. The resuls showed that treatment D had a very significant effect (p0.05) on the growth of silk worms (Tubifex sp), indicating that the average growth rate to treatment was significant.
MIRA JURA AIDA
2022 · Thesis · Open Access
Ekosistem mangrove merupakan salah satu habitat bagi kepiting bakau yang berfungsi sebagai tempat mencari makan maupun pembesaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui morfometri dan tingkat kematangan telur kepiting bakau betina (Scylla serrata) di KKMK Kelurahan Pamusian. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Pengamatan dilakukan pada 3 (Tiga) titik stasiun dan masing-masing stasiun terdiri dari 3 plot. Pada setiap plot masing-masing di pasang 2 buah bubu lipat. Hasil tangkapan yang didapatkan sebanyak 24 ekor yang terdiri dari 9 ekor betina dan 15 ekor jantan. Hasil frekuensi kelas ukuran panjang tubuh kepiting bakau terbesar di KKMK Kelurahan Pamusian terdapat pada interval kelas 6 – 6,9 cm dengan persentase 38 % dari total tangkapan sebanyak 9 ekor. Hasil pengukuran lebar karapas kepiting bakau didapatkan 6 kelas ukuran lebar karapas. Perhitungan kelas ukuran lebar karapas ditentukan berdasarkan jarak interval dari ukuran lebar karapas terkecil dengan nilai 8 -12 cm dengan persentase 33%. Hasil distribusi frekuensi kelas ukuran berat tubuh kepiting bakau terbesar di KKMK Kelurahan Pamusian terdapat pada interval kelas 84 – 139 gr dengan persentase 38 %. Tingkat kematangan telur kepiting bakau betina yang didapatkan di KKMK Kelurahan Pamusian terdapat TKO I, TKO II dan TKO III karena kepiting bakau memanfaatkan ekosistem mangrove sebagai tempat mencari makan (Feeding ground).