Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 252 dari 338

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN LAPARASKOPI DIRUANG PRE OPERASI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD dr. H. JUSUF SK TARAKAN

SAMPE JASIMA RAJAGUKGUK
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Kecemasan adalah respon terhadap situasi tertentu yang mengancam dan merupakan hal normal yang terjadi yang disertai perkembangan, perubahan, pengalaman baru, serta dalam menemukan identitas diri dan hidup. Laparoskopi adalah teknik bedah invasif minimal yang menggunakan alat-alat berdiameter kecil untuk menggantikan tangan dokter bedah melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap parubahan tingkat kecemasan pada pasien laparaskopi di ruang pre operasi Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan dalam penetitian ini adalah metode Eksperimental dengan pendekatan quasi experimental dan alat yang digunakan adalah lembar kuesioner dan alat musik MP3 atau handphone dengan populasi semua pasien khususnya pasien laparaskopi diruang pre operasi Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan yang berjumlah 45 responden. Penilitian ini dilakukan bulan Oktober-November 2022. Adapun teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode non probality sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini berdasarkan kecemasan sebelum diberikan terapi musik, pada kelompok kontrol responden yang paling banyak adalah berat sekali 10 orang (66.6%), pada kelompok intervensi 1, responden paling banyak adalah berat 8 orang (53.3%), dan pada kelompok intervensi 2 paling banyak adalah berat sekali 8 orang (53.3%). Hasil uji ANOVA p value dari masing masing kelompok sebesar 0.000 (α0.05). Kesimpulan, ada pengaruh pemberian terapi musik terhadap tingkat kecemasan. Saran, diharapkan menjadi pertimbangan rumah sakit atau perawat untuk menjadikan terapi musik sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam membantu meringankan kecemasan pada pasien pre operasi yang mengalami kecemasan.

PENGALAMAN PERAWAT SELF EFFICACY DAN SELF ESTEEM PADA PERAWAT DI RUANG ISOLASI COVID-19

ROSNAWATI
2022 · Thesis · Open Access

Perbedaan merawat pasien Covid-19 dan non Covid-19 membuat perawat khawatir tertular saat merawat dan keraguan dalam penggunaan alat pelindung diri, sehingga beberapa perawat kurang menerima apabila ditempatkan di ruang isolasi Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi pengalaman Self Efficay dan Self Esteem pada perawat di ruang isolasi Covid-19 RSUD dr. H. Jusuf SK. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Pertisipan penelitian berjumlah 10 perawat yang pernah merawat Covid-19 dengan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan dimensi self-efficacy perawat dikategorikan tingkat kekuatan (strength) dibuktikan dengan subtema 1) perawat merasa memiliki kemampuan, 2) memiliki kemampuan diri (kepercayaan diri), 3) memiliki kemampuan diri dalam situasi yang berbeda. Self Esteem perawat dikategorikan pada aspek competence saat merawat pasien Covid-19 termasuk dalam kategori tinggi dibuktikan dengan subtema 1) perawat merasa percaya diri, 2) senang dengan pujian atas hasil kerjanya dan 3) puas dengan diri sendiri. Tantangan perawat dalam merawat pasien Covid-19 adalah sebagian besar merasakan adanya tantangan dalam perbedaan merawat pasien covid-19 dalam hal pelayanan karena adanya penggunaan APD (terutama penggunaan hazmat dan masker N95), penggunaan alat bantu pernapasan (ventilator mekanik dan HFNC) serta perbedaan psikis pasien yang terpapar covid-19. Kesimpulan bahwa kekhawatiran diawal pandemik Covid-19 menjadi tantangan perawat dalam memberikan pelayanan, namun dengan adanya pengalaman membuat perawat mampu menjawab tantangan sebagai garda terdepan.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN LUKA TUSUK JARUM DI RSUD dr. H. JUSUF SK PROVINSI KALIMANTAN UTARA

NURLELA
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN LUKA TUSUK JRUM DI RSUD DR. H. JUSUF SK PROVINSI KALIMANTAN UTARA Kecelakaan yang paling umum terjadi di pelayanan kesehatan adalah tertusuk jarum suntik, yaitu jarum suntik yang dipakai pada pasien menusuk kulit seseorang petugas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap perawat terhadap perilaku pencegahan luka tusuk jarum di RSUD dr.H. Jusuf SK. Desain penelitian ini adalah cross sectional yang melibatkan 82 perawat di ruang perawatan RSUD H. Jusuf SK yang telah dilaksanaan pada bulan September 2022, yang dipilih secara simple random sampling. Analisis data menggunakan chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki perilaku pencegahan tertusuk jarum sebanyak 64 orang (78%), menyusul kategori tidak melakukan perilaku pencegahan tertusuk jarum sebanyak 12 orang (14,6%). Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 60 orang (73,2%), menyusul kategori kurang sebanyak 22 orang (26,8%). Mayoritas responden memiliki sikap positif sebanyak 70 orang (85,4%), menyusul kategori negatif sebanyak 12 orang (14,6%). Perilaku pencegahan tertusuk jarum berhubungan dengan pengetahuan (p-value 0,05 dan phi (0,477)), dan sikap (p-value 0,05 dan phi (0,697)). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dalam rangka meningkatkan perilaku perawat dalam mencegah kejadian tertusuk jarum dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan perawat melalui pelatihan dan memotivasi perawat melalui supervisi keperawatan sehingga muncul sikap positif terhadap pencegahan kejadian tertusuk jarum. Kata kunci: Perawat, Kejadian Tertusuk Jarum, Perilaku, Pengetahuan, Sikap

Analisis Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi terhadap Kepatuhan Kontrol di Rumah sakit Umum Kota Tarakan

MURLIANA
2022 · Thesis · Open Access

Analisis Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi Terhadapa Kepatuhan Kontrol Di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Abstrak Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya tidak terlihat dan baru terlihat saat masalah muncul. Semakin tinggi tekanan darah, maka semakin besar risiko terjadi komplikasi, juga dapat menimbulkan komplikasi bila tidak dideteksi secara dini dan mendapatkan pengobatan yang memadai. Mengurangi angka hipertensi dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan sehingga pasien hipertensi patuh dalam melakukan pengobatan dan kontrol secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien hipertensi terhadap kepatuhan kontrol. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain quasy experiment pre test-post test control group desain. Jumlah sampel 36 responden,18 responden kelompok intervensi dan 18 responden kelompok kontrol dengan teknik sistematis sampling. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pada kelompok intervensi diperoleh hasil p=0.005 yang artinya ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi. Sedangkan pada kelompok kontrol mendapatkan nilai p=0.549 yang artinya tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Hasil pengukuran tingkat pengetahuan pretes dan posttes pada responden kelompok intervensi mengalami peningkatan yang signifikan dan kelompok kontrol tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Tingkat kepatuhan pasien hipertensi sebagian besar adalah patuh baik dari kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Hasil penelitian pada kelompok intervensi menyatakan ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan kontrol pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan.

Hubungan berat badan bayi terhadap kejadian ikterus neonatorum setelah terjadinya sepsis neonatorum pada bayi baru lahir

PUTRI HASRATATI
2022 · Thesis · Open Access

Sepsis pada bayi baru lahir (sepsis neonatal) masih merupakan masalah yang belum dapat terpecahkan dalam pelayanan dan perawatan bayi baru lahir. Sepsis pada bayi baru lahir adalah infeksi aliran darah yang bersifat invasif dan ditandai dengan ditemukannya bakteri dalam cairan tubuh seperti darah, cairan sumsum tulang atau air kemih. Kejadian sepsis berat pada bayi baru lahir adalah keadaan sepsis yang disertai disfungsi organ salah satunya hepatologi, ini yang menyebabkan terjadinya ikterus neonatorum pada bayi baru lahir. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh berat badan bayi terhadap kejadian ikterus neonatorum setelah terjadinya sepsis neonatorum pada bayi baru lahir. Jenis penelitian ini adalah pendekatan observasional analitik retrospektif. Populasi adalah semua bayi baru lahir yang dirawat di ruangan perinatologi di RS Umum Kota Tarakan dan telah di diagnosis medis sepsis neonatorum dengan kejadian ikterus neonatorum pada bayi baru lahir. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian diketahui kejadian ikterus neonatorum setelah terjadinya sepsis neonatorum dengan berat badan lahir rendah (79,7%) lebih besar dari pada kejadian ikterus neonatorum setelah sepsis neonatorum dengan berat badan lahir normal (60,2%). Dari analisis didapat p-value=0,012 sehingga p-value 0,05 dengan rasio prevalensi 6,357. Hal ini berarti bayi dengan berat badan lahir rendah merupakan faktor resiko timbulnya ikterus neonatorum setelah terjadinya sepsis neonatorum di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan tahun 2020 – 2021. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan berat badan bayi terhadap kejadian ikterus neonatorum setelah terjadinya sepsis neonatorum pada bayi baru lahir dan bayi dengan berat badan lahir rendah berpeluang mengalami ikterus neonatorum setelah terjadinya sepsis neonatorum 6 kali lebih besar dibandingkan dengan berat badan lahir normal.

Pengaruh relakasasi nafas dalam terhadap kecemasan pasien pre operasi fraktur di ruang rawat inap

PURNAMA BANJARNANHOR
2022 · Thesis · Open Access

Fraktur merupakan terputus atau rusaknya kontinuitas jaringan tulang yang disebabkan oleh tekanan eksternal yang datang lebih besar dari yang dapat diserap oleh tulang. Kecemasan yang berlebihan tersebut dapat mengakibatkan operasi tidak terlaksana atau dibatalkan, selain itu kecemasan dapat meningkatkan tekanan darah pasien. Teknik relaksasi akan menciptakan ketenangan dan mengurangi kecemasan, sehingga klien merasa nyaman. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh relaksasi napas dalam terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi Fraktur di ruang rawat inap. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian ini adalah Pre Eksperimental Design dengan One Group Pretest-Postes. Peneliti memberikan pre-test, kemudian peneliti melakukan perlakuan atau treatment Jumlah responden 45 orang dengan menggunakan rumus slovin. Data variabel berdistribusi normal setelah di uji menggunakan kolmogrov simirnov.. Hasil pre-test (sebelum intervensi) yang diperoleh pada kelompok intervensi menunjukkan bahwa terdapat 12 orang mengalami cemas berat dan 9 orang mengalami cemas sangat berat. Setelah dilakukan intervensi relaksasi napas dalam didapatkan hasil terdapat penurunan tingkat kecemasan responden dari 26,7 % (12 orang) menjadi 8,9% (4 orang) untuk tingkat kecemasan berat sedangkan tingkat kecemasan sangat berat dari 20% (9 orang) menjadi 13% (6 orang). Tes post RND responden mengalami penurunan kecemasan dimana didapatkan responden dominan tidak mengalami kecemasan yaitu 23 orang (51,1%), cemas berat 3 orang (6,7%), dan cemas sangat berat 4 orang (8,9%). Uji t menunjukkan nilai signifikan 0.000 ( 0.05) artinya tes awal dan tes akhir mengalami perubahan yang signifikan (berarti). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh relaksasi napas dalam untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien fraktur pre operasi

Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit ginjal kronis pada masyarakat di wilayah pesisir

REGIA NAPITUPULU
2022 · Thesis · Open Access

Penyakit ginjal kronis merupakan suatu keadaan adanya penurunan fungsi ginjal secara progresif yang terjadi dalam beberapa bulan atau tahun. Secara global, setiap tahun terdapat 850.000 kematian akibat dari penyakit ginjal kronis. Tingginya angka kejadian penyakit ginjal kronis diduga disebabkan oleh beberapa faktor risiko seperti penyakit hipertensi, diabetes mellitus, kebiasaan merokok, konsumsi minuman suplemen, dan gaya hidup. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian penyakit ginjal kronis pada masayarakat pesisir. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 68 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor sosiodemografi (usia dan jenis kelamin), penyakit penyerta (hipertensi, diabetes mellitus, dan hiperurisemia), gaya hidup (konsumsi seafood, alkohol, dan kafein) dengan kejadian penyakit ginjal kronis pada masyarakat di wilayah pesisir. Kesimpulan terdapat faktor risiko sosio demografi (usia dan jenis kelamin), terdapat faktor risiko penyakit penyerta (hipertensi, diabetes mellitus, hiperuresemia), terdapat faktor risiko gaya hidup (komsumsi seafood, alcohol, dan kafein) dengan kejadian penyakit ginjal kronis pada masyarakat di wilayah pesisir, tidak ada hubungan faktor sosiodemografi (pendidikan), gaya hidup (komsumsi suplemen), dan riwayat keluarga dengan penyakit ginjal kronis pada masyarakat di wilayah pesisir. Diharapkan masyarakat dapat melakukan pemeriksaan secara berkala terkait tekanan darah, kadar gula, dan kadar asam urat didalam darah, serta dapat mengubah gaya hidup yang lebih positif guna mencegah terjadinya penyakit ginjal kronis.

PENGARUH PEMBERIAN MODIFIKASI NON NUTRITIVE SUCKING (NNS) TERHADAP NILAI PREMATURE INFANT PAIN PROFIL–REVISED (PIPP-R) PADA NEONATUS YANG DIBERIKAN VAKSIN HEPATITIS B

NENENG INDRASARI
2022 · Thesis · Open Access

Ada berbagai macam manajemen nyeri non farmakologis yang dapat diterapkan pada neonatus, diantaranya adalah Non Nutritive Sucking (NNS). NNS adalah metode untuk merangsang refleks mengisap neonatus, memberikan bantuan dari nyeri akut. Prematur Infant Pain Profile Revised (PIPP-R) merupakan pengkajian nyeri neonatus yang memiliki validitas, reliabilitas, dan kelayakan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses penentuan manajemen nyeri non farmakologis yang dapat diterapkan dengan teknik atau manajemen non farmakologis menggunakan NNS atau hisap jari untuk mengurangi nyeri. Adapun metode yang digunakan yaitu desain Quasi eksperimental dipilih oleh peneliti dengan alasan peneliti ingin menilai pengaruh dari suatu metode pemberian modifikasi Non Nutritive Sucking terhadap penurunan nilai PIPP-R (Premature Infant Pain Profile- Revised). Dalam penelitian ini dilakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah responden diberikan perlakuan. Peneliti mengambil sampel pada responden yang akan dan sudah dilakukan tindakan vaksinasi Hepatitis B. Hasil yang diperoleh yaitu tidak ada pengaruh pemberian modifikasi (Non Nutritive Sucking) terhadap penurunan nilai PIPP-R (Premature Infant Pain Profile- Revised) pada neonatus yang dirawat di Rumah Sakit H. Jusuf S.K Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dibuktikan dengan nilai p >0.05. Akan tetapi, pada nilai rata-rata sebelum dan sesudah pemberian tindakan vaksinasi Hepatitis B terdapat perbedaan nilai rata-rata pada kelompok intervensi lebih efektif dalam menurunkan skala nyeri berdasarkan skala PIPP-R dengan modifikasi NNS dibandingkan kelompok kontrol. Pemberian modifikasi Non Nutritive Sucking terhadap penurunan nilai PIPP-R (Premature Infant Pain Profile-Revised) pada neonatus, menunjukkan nilai rata-rata lebih efektif pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol.

DESKRIPSI MISKONSEPSI SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH PECAHAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 031 TARAKAN

VANI ANGGRAINI
2022 · Thesis · Open Access

JENIS PENELITIAN INI MENGGUNAKAN PENELITIAN KULITATIF YANG DILAKSANAKAN DI SD NEGERI 031 TARAKAN PADA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2020/2021. PENELITIAN INI DIFOKUSKAN PADA MISKONSEPSI SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH PECAHAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 031 TARAKAN. SUMBER DATA DALAM PENELITIAN INI YAITU BERSUMBER PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 031 TARAKAN. TEKNIK PENGUMPULAN DATA YANG DIGUNAKAN BERUPA TES MISKONSEPSI PADA MASALAH PECAHAN, WAWANCARA, DAN DOKUMENTASI. HASIL PENELITIAN INI, PENELITI MENGELOMPOKKAN KE DALAM 3 KELOMPOK TIPE JAWABAN YANG SERUPA. DALAM PENELITIAN INI, PENELITI MEMBAHAS 3 SUBJEK YANG MEWAKILI SETIAP KELOMPOK DENGAN MISKONSEPSI YANG UNIK DAN BERBEDA-BEDA. MISKONSEPSI DIALAMI OLEH SISWA A, SISWA B, DAN SISWA C DI MANA MEREKA MENGALAMI MISKONSEPSI PENGERTIAN YANG TIDAK AKURAT TENTANG SUATU KONSEP, PEMAKAIAN KONSEP YANG KURANG TEPAT ATAU SALAH, DAN SISWA MENGALAMI KEBINGUNGAN KARENA TIDAK MENGUASAI KONSEP PENDUKUNG.

PERSEPSI DAN MINAT MAHASISWA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DALAM MELANJUTKAN USAHATANI KELUARGA

ISRO'IYAH SALSABILA
2022 · Thesis · Open Access

PERSEPSI DAN MINAT MAHASISWA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DALAM MELANJUTKAN USAHATANI KELUARGA ABSTRAK Mahasiswa agribisnis sebagai mahasiswa terdidik di bidang pertanian diharapkan mempunyai persepsi yang baik terhadap sektor pertanian dan diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) persepsi mahasiswa agribisnis Universitas Borneo Tarakan dalam melanjutkan usahatani keluarga (2) minat mahasiswa agribisnis pertanian Universitas Borneo Tarakan dalam melanjutkan usahatani keluarga. Pengambilan data menggunakan metode simple random sampling dengan responden mahasiswa angkatan 2018,2019,2020, dan 2021. Jumlah sampel sebanyak 43 mahasiswa. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi mahasiswa program studi agribisnis Universitas Borneo Tarakan termasuk dalam kategori tinggi dengan skor 89 dari tingkat faktor internal dan eksternal. Sedangkan minat mahasiswa agribisnis Universitas Borneo Tarakan untuk melanjutkan usahatani keluarga tergolong dalam kategori yang tinggi dengan skor 104, dimana indikator yang terdiri dari rasa senang, kemauan, kesukaan, kepuasan, dan kebahagiaan.

ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT KROMIUM (Cr) PADA AIR DAN SEDIMEN DI PERAIRAN JUATA PERMAI KOTA TARAKAN

MEYLIN HELGA NUR LIPPAH
2022 · Thesis · Open Access

Pencemaran logam berat yang terdapat di perairan dapat berasal dari kegiatan pembuangan limbah rumah tangga, transportasi dan aktivitas industri. Salah satu logam berat yang bersifat toksik adalah logam kromium (Cr). Keberadaan logam berat Kromium yang terdapat di perairan dan sedimen dapat menjadi polutan apabila konsentrasinya melebihi ambang baku mutu yang ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan logam berat Kromium (Cr) yang terdapat di Perairan Juata Permai Kota Tarakan. Parameter yang di uji yaitu sampel air dan sampel sedimen terkait logam Kromium (Cr) serta parameter kualitas air meliputi suhu, pH, dan Salinitas yang di ambil pada lima titik stasiun dengan metode purposive sampling kemudian di analisis menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (AAS). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Kromium (Cr) yang terkandung pada air dan sedimen di lima stasiun penelitian masih berada di bawah limit deteksi yaitu 0,028 mg/L. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kadar logam berat Kromium (Cr) masih berada di bawah nilai baku mutu menurut PP Nomor 22 tahun 2021 dan sedimen menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) tahun 1999.

STRUKTUR UKURAN DAN TINGKAT KEMATANGAN GONAD LOBSTER PAKISTAN (Panulirus polyphagus) DAN LOBSTER MUTIARA (Panulirus ornatus) HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DI PERAIRAN TARAKAN

LAURHA ANNISA LINTING
2022 · Thesis · Open Access

Lobster (Panulirus sp.) adalah salah satu hasil produk utama perikanan di Indonesia dengan kategori potensial dan memiliki ekonomis penting untuk ekspor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur ukuran dan tingkat kematangan gonad lobster Pakistan (Panulirus polyphagus) dan Lobster Mutiara (Panulirus ornatus) hasil tangkapan jaring insang di perairan tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan pengambilan sampel selama 2 bulan dalam 3 kali sampling perminggu. Hasil penelitian didapatkan sampel sebanyak 27 Pakistan dan 8 Mutiara. Hasil analisa struktur ukuran panjang total lobster Pakistan ditemukan kisaran antara 8.7 - 30.4 cm dan pada lobster mutiara ditemukan kisaran panjang total pada ukuran 16 - 27.6 cm. Hasil analisa pada ukuran panjang karapas dari lobster pakistan didapatkan sekitar 5.9 – 12 cm dan pada lobster Mutiara didapatkan kisaran panjang karapas sekitar 6.7 - 10.9 cm. Hasil analisa dari ukuran panjang abdomen pada lobster Pakistan didapatkan kisaran antara 6.3 - 13 cm dan pada lobster Mutiara ditemukan panjang abdomen pada kisaran 6.5 - 10.7 cm. Hasil penelitian dari berat pada lobster Pakistan didapatkan kisaran antara 108 - 928 gram dan pada lobster Mutiara ditemukan berat pada kisaran 147 - 583 gram. Hasil analisa Tingkat Kematangan Gonad didapatkan perbedaan ciri seksual sekunder terhadap jantan dan betina yaitu pada kaki renang, kaki jalan, alat kelamin dan ovagereus satae dan karateristik gonad yaitu lobster jantan Pakistan dan Mutiara ditemukan testis berbentuk menyerupai huruf U di sisi kanan maupun di sisi kiri dan memiliki warna abu-abu keputih-putihan dan lobster betina Pakistan dan Mutiara ditemukan ciri ovarium bentuk menyerupai huruf H dan memiliki warna transparan keputih putihan

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KATARAK DI POLIKLINIK MATA RSUD dr. H. JUSUF SK

KRISTA NATASIA
2022 · Thesis · Open Access

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KATARAK DI POLIKLINIK MATA RSUD dr. H. JUSUF SK Abstrak WHO memperkirakan sekitar 18 juta orang mengalami kebutaan kedua mata disebabkan oleh katarak. Jumlah ini hampir separuh dari semua penyebab kebutaan karena penyakit mata di dunia. Pasien katarak yang berkunjung di RSUD dr. H. Jusuf SK mengalami peningkatan dari tahun 2020 hingga tahun 2021. Katarak sendiri memiliki faktor penyebab yang dapat diubah dan faktor yang tidak dapat diubah seperti usia. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian katarak di poliklinik mata RSUD dr. H. Jusuf SK guna mencegah terjadinya katarak. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien katarak di poliklinik mata RSUD dr. H. Jusuf SK tahun 2022. Sampel pada penelitian ini sebanyak 200 responden dengan menggunakan simple random sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square, analisis multivariat regresi logistik berganda. Hasil: Didapatkan hubungan yang bermakna (p0,05) antara usia lansia, penyakit diabetes, merokok dan paparan sinar ultraviolet (matahari) >4 jam dengan kejadian katarak. Tidak terdapat hubungan yang bermakna (p>0,05) antara radang mata, cedera mata, riwayat keluarga katarak, penggunaan steroid dan riwayat operasi mata dengan kejadian katarak. Faktor paling dominan mempengaruhi kejadian katarak adalah penyakit diabetes dengan OR paling tinggi yaitu 5,167. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu upaya pencegahan katarak dapat dilakukan dengan cara mengontrol glukosa darah.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Sikap Perawat Dalam Upaya Pencegahan Kejadian Phlebitis

JUPRIANUS TODING
2022 · Thesis · Open Access

Phlebitis merupakan peradangan pada pembuluh darah vena umumnya terjadi pada pasien rawat inap yang terpasang kateter intravena. Beberapa upaya yang telah dilakukan untuk mencegah terjadinya phlebitis dimulai dari sosialisasi hand hygiene, kepatuhan protokol SPO pemasangan infus dan sosialisasi terkait pencegahan infeksi. Keterampilan perawat dalam pelaksanaan pemasangan kateter intravena (infus) serta kepatuhan mengikuti Standar Prosedur Operasional yang telah ditetapkan ikut berperan dalam upaya pencegahan kejadian phlebitis, untuk mencapai tingkat keterampilan yang baik diperlukan juga pengetahuan yang baik serta sikap yang baik sehingga ada kemauan untuk melakukan update ilmu terbaru serta patuh dalam mengikuti standar posedur operasional yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan anatara pengetahuan dan sikap perawat dalam upaya pencegahan kejadian phlebitis. Jenis penelitian ini adalah quantitatif correlation dengan pendekatan cross sectional . Populasi adalah seluruh perawat pelaksana di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Teknik pengambilan sampling dengan total sampling sehingga diperoleh 90 responden . Teknik Analisa data untuk kuantitatif dengan analisis univariate , dan bivariate (Rank Spearman Correlation). Hasil penelitian hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam upaya pencegahan kejadian phlebitis menunjukkan nilai p-value = 0,218 (p>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat dalam upaya pencegahan kejadian phlebitis.

HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD dr. H. JUSUF SK

KORNELIUS ANDU
2022 · Thesis · Open Access

Gagal ginjal kronik terjadi di semua provinsi di Indonesia. Penyakit gagal ginjal kronik yang sudah mencapai stadium akhir dan ginjal tidak berfungsi lagi, diperlukan hemodialisis untuk mengganti fungsi ginjal. Berdasarkan laporan Indonesia Renal Registry (2014), adanya peningkatan pasien hemodialisis yaitu 9396 orang, dan di tahun 2018 provinsi Jawa Timur memiliki pasien hemodialisis sebesar 23,14%. Data yang diperoleh dari RSUD dr.H.Jusuf SK pada bulan Juli 2022 menunjukkan jumlah pasien yang rutin menjalani hemodialisis berjumlah 126 orang. Hemodialisis membutuhkan waktu yang lama dan harus dijalani dengan rutin, dan dapat mengganggu aktivitas penderita seperti bekerja, olahraga, makan, minum dan kegiatan lainnya. Hemodialisis dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik dalam berbagai aspek kehidupan seperti aspek fisiologis, psikologis, dan sosial ekonomi. Hal tersebut tidak hanya berdampak pada diri sendiri tetapi juga berdampak pada keluarga dan masyarakat. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RSUD dr. H. Jusuf SK. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 125 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kualitas hidup dengan lamanya menjalani hemodialisis dengan nilai korelasi 0,0180,05. Diharapkan pasien gagal ginjal kronik dapat menjalani hemodialisis secara teratur dan menjaga pola hidup sehat agar dapat meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BURNOUT PERAWAT ICU-HCU RSUD dr. H. JUSUF SK PROVINSI KALIMANTAN UTARA

MEGAWATI LUBIS
2022 · Thesis · Open Access

Perawat memegang peranan penting menghadapi masalah kesehatan pasien selama 24 jam. Banyaknya tanggung jawab dan tuntutan yang harus dijalani oleh perawat mengakibatkan profesi perawat rentan mengalami burnout terhadap pekerjaannya. Burnout pada perawat terjadi akibat beban kerja yang tinggi, tingkat ketergantungan pasien terhadap perawat, banyaknya pasien dan kurangnya tenaga perawat. Salah satu ruangan yang memiliki beban kerja yang tinggi adalah ruang perawatan intensive (ICU/HCU), dimana stres yang terjadi dapat diakibatkan tugas yang berlebihan dan kurangnya istirahat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan burnout perawat ICU-HCU di RSUD dr. H.Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain crossectional study dan menggunakan uji chi-square. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat di ruang rawat ICU-HCU RSUD dr. H. Jusuf SK yang berjumlah 34 orang. Penelitian menggunakan Instrumen Kuesioner Masclach Burnout Syndrome (MBI) sebanyak 22 pertanyaan.. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin , usia, status perkawinan, tingkat Pendidikan, masa kerja denga tingkat burnout perawat dengan nilai p diatas 0,05. Secara umum, hasil tingkat burnout perawat didapatkan perawat dengan burnout ringan dan tidak burnout. Saran untuk penelitian berikutnya adalah agar penelitian ini bisa diteliti lebih mendalam untuk faktor yang lain selain faktor individu.

HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN POSISI TUBUH SAAT BEKERJA DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA PERAWAT DI KAMAR OPERASI BEDAH SENTRAL DANEMERGENCY RSUD Dr. JUSUF S.K

MUHAMMAD SAHRIR
2022 · Thesis · Open Access

Abstrak Pendahuluan. Low back pain merupakan nyeri yang dirasakan pada punggung bagian bawah. Perawat menjadi profesi yang berisiko terjadinya low back pain, hal ini disebabkan rutinitas beban kerja perawat dan posisi tubuh perawat saat kerja yang tidak sesuai dengan mekanika tubuh. Perawat banyak melakukan kegiatan intervensi keperawatan dengan melibatkan gerakan tubuh seperti mengangkat pasien, memindahkan pasien, membungkukkan badan ketika melakukan tindakan. Kegiatan demikian pula sering dilakukan oleh perawat kamar bedah dalam memberikan perawatan perioperatif di kamar bedah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi adanya hubungan beban kerja perawat dan posisi tubuh saat bekerja dengan kejadian low back pain pada perawat di Kamar Operasi Bedah Sentral dan Emergency Rumah Sakit Umum daerah dr. H. Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara. Metode, Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan teknik total sampling atau seluruh perawat kamar bedah yang berjumlah 62 perawat. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur risiko low back pain adalah The Pain and Distress Scale, beban kerja menggunakan kuesioner beban kerja NASA TLX sementara untuk mengukur posisi tubuh menggunakan kuesioner REBA (Rabid Entry Body Assisment). Hasil uji analisis Kendall tau menunjukkan nilai 0,049 atau pvalue 0,05 untuk beban kerja perawat dengan kejadian low back pain dan nilai 0,030 atau pvalue 0,05 untuk posisi kerja dengan keluhan low back pain. Kesimpulan adanya hubungan antara beban kerja perawat dan posisi kerja perawat dengan kejadian low back pain. Manajemen RSUD Jusuf SK perlu mengupayakan adanya kebijakan mengenai pencegahan dan intervensi untuk mengurangi dampak negatif dari low back pain pada perawat agar tidak memberikan efek negatif terhadap kinerja perawat

PENGARUH TINDAKAN RELAKSASI BENSON TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI KATARAK DI POLI MATA RSUD dr. H. JUSUF SK

MARYAM SRIBAYANI
2022 · Thesis · Open Access

PENGARUH TINDAKAN RELAKSASI BENSON TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI KATARAK DI POLI MATA RSUD dr. H. JUSUF SK ABSTRAK Pasien pre operasi katarak terdapat kekhawatiran baik yang nyata atau tidak jelas oleh karena itu, suatu perlakuan psikososial preoperasi sangat perlukan. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi cemas adalah dengan relaksasi Benson.Teknik relaksasi Benson merupakan teknik relaksasi yang digabung dengan keyakinan yang dianut oleh pasien. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh tindakan relaksasi Benson pada pasien pre operasi katarak di Poli Mata RSUD dr. H Jusuf SK. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan menggunakan desain pre-test and post-test group design. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah consecutive sampling. Total sampel peneltian ini adalah 40 sampel, dimana 20 sampel kelompok intervensi dan 20 sampel kelompok kontrol. Hasil yang didapatkan p value= 0,021 α (α = 0,05), maka dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan tingkat kecemasan pasien pre operasi katarak pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kesimpulan, sebagian besar usia responden berumur 56-65 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, pendidikan rendah rata-rata pendidikan SD, rata-rata tidak bekerja dan telah menderita katarak > 1 tahun.Tingkat kecemasan sebelum dilakukan tehnik relaksasi Benson ada yang mengalami cemas berat, cemas sedang dan cemas ringan. Setelah dilakukan tindakan relaksasi Benson kecemasan mengalami penurunan. Terdapat perbedaan tingkat kecemasan pasien pre operasi katarak RSUD dr H Jusuf SK pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol yaitu sebesar 0,021 (p0,05) sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian tehnik relaksasi Benson terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi katarak.

EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI SMP FRATER DON BOSCO TARAKAN TAHUN AJARAN 2022/2023

WENCISLAUS OLA DULI
2022 · Thesis · Open Access

EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI SMP FRATER DON BOSCO TARAKAN TAHUN AJARAN 2022/2023 ABSTRAK Wencislaus Ola Duli, 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan konseling kelompok efektif terhadap kedisiplinan siswa di SMP Frater Don Bosco Tarakan Tahun Ajaran 2022/2023. Kedisiplinan siswa merupakan suatu tingkah laku yang dapat ditunjukan dengan menaati aturan-aturan yang berlaku yang telah disepakati bersama. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa di SMP Frater Don Bosco Tarakan yang berjumlah 80 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 12 siswa. Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Adapun uji Wilcoxon signed rank test dengan SPSS versi 24.0, hasil analisis data menunjukan bahwa hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,002 ˂ 0.05) yang artinya layanan konseling kelompok efektif terhadap kedisiplinan siswa di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Hal tersebut terlihat pada skor pretest yang diperolehan sebesar (17%) dan pada skor posttest sebesar (92%). Kata Kunci: Konseling, Kelompok, Kedisiplinan, Siswa. Mengetahui, Dosen Pembimbing (Siti Rahmi, S.Sos I, M.Pd) NIDN.0028088304

Developing Poser as a Learning Media in Material Introduction at Seventh Grade of SMPN 11 Tarakan

DEA SUCI NURJENAH
2022 · Thesis · Open Access

DEVELOPING POSTER AS LEARNING MEDIA ON INTRODUCTION MATERIAL AT CLASS VII OF SMPN 11 TARAKAN The objective of the research was to develop posters as learning media on introduction material in English subject at class VII students of SMPN 11 Tarakan. The type of the research was research and development. The researcher used ADDIE model which consisted of five steps, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instrument used in this research consisted of the questionnaire for material expert validation and media expert validation, and the questionnaire for students. The results showed that the media expert validation of poster as learning media on introduction material was 100%; the material expert validation of poster as learning media on the introduction material was 92.5% and both were very well category. The results of the students’ response questionnaire were divided into three, one-to-one formative evaluation was 84.37% very good category, small group evaluation was 85% very good category, and field test evaluation was 87.6% very good category. The results of the research on developing posters as learning media on introduction material are feasible to use in learning English for class VII students of SMPN 11 Tarakan. Keywords: Poster, Learning Media, Research and Development