Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.754 item publik

Publikasi

Halaman 236 dari 338

KANDUNGAN BAHAN ORGANIK KARBON PADA SERASAH DAUN MANGROVE Rhizophora mucronata YANG TERDEKOMPOSISI DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN KEPITING KOTA TARAKAN

WINDAH ULPADILA
2023 · Thesis · Open Access

Proses dekomposisi serasah akan menghasilkan bahan organik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan salah satunya adalah karbon. Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting telah mengalami penurunan luasan yang mengakibatkan berkurangnya pasokan bahan organik karbon sehingga akan mempengaruhi produktivitas perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kandungan bahan organik karbon yang terdekomposisi pada serasah daun mangrove jenis R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2022 dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun, dimana stasiun 1 terletak di aliran Sungai Pamusian, stasiun 2 terletak di dekat Menara Pengawas, dan stasiun 3 terletak di dekat pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan laju dekomposisi serasah daun mangrove R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kota Tarakan berkisar 0,38-0,43 g/hari. Laju dekomposisi tertinggi terjadi pada 14 hari pertama dan menurun sampai hari ke 56. Kandungan karbon pada serasah daun R. mucronata yang terdekomposisi selama 56 hari berkisar 21,57-22,48 %.

PENGARUH PADAT TEBAR YANG BERBEDA TERHADAP SINTASAN HIDUP UDANG WINDU (PL-2) DENGAN PERENDAMAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Melastoma malabathricum)

SARTIKASARI
2023 · Thesis · Open Access

Udang windu (Penaeus monodon) merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia sebagai produsen dan eksportir utama produk hasil perikanan. Menurunnya permintaan udang windu khususnya benur disebabkan karena ketersediaan benur udang (post larva) yang belum memenuhi standar. Permasalahan utama yang dihadapi dalam pembenihan udang windu adalah rendahnya sintasan hidup terutama pada stadia PL-2. Rendahnya sintasan hidup benur disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya penurunan daya dukung lingkungan, pH, alkalinitas, pakan dan hormon termasuk padat penebaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji padat penebaran yang berbeda terhadap sintasan hidup benih udang windu yang mendapatkan perlakuan perendaman ekstrak daun karamunting. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu; rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Padat penebaran yang digunakan dalam setiap wadah berbeda-beda yaitu 5, 10, 15 dan 20 ind/L. Hasil menunjukkan perendaman ekstrak daun karamunting pada benur dengan jumlah padat penebaran yang berbeda mempengaruhi sintasan hidup dan persentase moulting. Perlakuan padat penebaran 10ind/L menunjukkan sintasan hidup tertinggi di akhir penelitian, sedangkan untuk persentase moulting yang terbaik diperoleh pada perlakuan padat penebaran 5 ind/L. Penggunaan ekstrak daun karamunting pada benur dengan jumlah padat penebaran yang berbeda berpengaruh sangat nyata pada sintasan hidup.

Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan dan Tanda Baca Pada Surat Dinas Keluar di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan

HASRIANI
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan ejaan dan tanda baca pada surat dinas keluar di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan. Adapun jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah berupa surat dinas keluar di Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian, dari 31 surat dinas keluar yang dianalisis terdapat 8 jenis kesalahan yaitu 1) Kesalahan Penulisan Kop Surat sebanyak 24 kesalahan. 2) Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital sebanyak 31 kesalahan. 3) Kesalahan Penulisan Tanggal Surat sebanyak 31 kesalahan. 4) Kesalahan Penulisan Nomor Surat sebanyak 27 kesalahan. 5) Kesalahan Penulisan Preposisi {di} sebanyak 16 kesalahan. 6) kesalahan penggunaan tanda baca titik (.) sebanyak 21 kesalahan. 7) Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Koma (,) sebanyak 22 kesalahan. 8) Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Kurung () sebanyak 19 kesalahan. Total keseluruhan yang ditemukan pada surat dinas keluar sebanyak 191 kesalahan.

Analisis kumpulan cerita rakyat pada masyarakat suku dayak punan di kecamatan mentarang kabupaten malinau (kajian struktural)

NUR RISKA
2023 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur – unsur intrinsik yang terdapat dalam kumpulan cerita rakyat pada Masyarakat Suku Dayak Punan di Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah unsur intrinsik dalam cerita rakyat suku Dayak Punan di Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Dan sumber data dalam penelitian ini ialah masyarakat suku Dayak Punan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan cara mengumpulkan data, menganalisis unsur – unsur intrinsik, dan membuat kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini ialah; Tema dalam cerita rakyat Air Panas semolon ialah menceritakan tentang asal usul suatu tempat, dan tema dari cerita rakyat Tabau Totok Cangau juga menceritkan tentang asal usul suatu tempat, sedangkan tema dalam cerita rakyat Oroh Nyenginan ialah petualangan. Latar dalam cerita rakyat Air Panas Semolon yaitu Latar tempat terdapat lima latar, Latar waktu terdapat empat latar. dan latar sosial budaya terdapat tiga latar. Latar dalam cerita rakyat Tabau Totok Cangau yaitu, latar tempat terdapat tujuh latar. Latar waktu terdapat tiga latar. Sedangkan latar dalam cerita Oroh Nenginan yaitu, latar tempat terdapat lima latar. Latar waku terdapat tiga latar. Tokoh dalam cerita rakyat Air Panas Semolon yaitu terdiri dari sebelas tokoh. Tokoh dalam cerita rakyat Tabau Totok Cangau yaitu terdiri dari lima tokoh. Sedangkan tokoh dalam cerita rakyat Oroh Nyenginan yaitu terdiri dari enam tokoh. Alur dalam cerita rakyat Air Panas Semolon yaitu alur maju, dan alur dalam cerita Tabau totok Cangau juga menggunakan alur maju, sedangkan dalam cerita Oroh nyenginan menggunakan alur campuran

PERSEPSI PESERTA DIDIK TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI COVID-19 DI MTS NURUL IMAN SEBATIK TIMUR

JUMRIA
2023 · Thesis · Open Access

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Persepsi Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi Covid-19 Di MTS Nurul Iman Sebatik Timur. Persepsi dapat diartikan sebagai pengalaman mengenai suatu objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang didapatkan dengan menyimpulkan hasil dari informasi dan penafsiran pesan. Terkait persepsi ada beberapa indikatornya yaitu teknis, pembelajaran, dan fasilitas. Berdasarkan hasil penelitian, maka terlihat skor hasil penelitian persepsi peserta didik terhadap pembelajaran daring dimasa pandemi covid-19 di MTs Nurul Iman Sebatik Timur, yaitu menunjukkan pada kategori tidak setuju. Hal tersebut didukung dari analisis data secara keseluruhan, terdapat 45%, dan pada perindikator, terdapat 45% pada indikator teknis, 46% pada indikator pembelajaran, dan 53% pada indikator fasilitas. Hal tersebut terlihat jelas bahwa siswa-siswa di di MTs Nurul Iman Sebatik Timur tidak memahami pembelajaran online, hal tersebut di pengaruhi oleh kurangnya fasilitas, seperti banyak siswa yang jarang mengikuti pembelajaran daring atau terlambat dalam mengikuti pembelajaran daring, tenaga pengajar yang kurang dan sekolah atau gedung yang ditempati pun masih satu atap dengan SMK Nurul Iman Sebatik Timur, jaringan yang tidak stabil, kuota internet yang tidak ada. Sehingga, kondisi tersebut kurang maksimal dalam proses belajar mengajar. Secara teknis meliputi, kurangnya konsisten baik dari pihak guru maupun peserta didik dalam menyampaikan dan mendengarkan pembelajaran, seperti guru yang hanya memberikan tugas selama pembelajaran daring tanpa menjelaskan materi pembelajaran terlebih dahulu dan peserta didik yang sering mengabaikan materi pembelajaran yang diberikan oleh guru. Kemudian persepsi pada aspek pembelajaran yaitu suatu informasi yang tidak diterima dengan baik, faktor eksternal yang menyebabkan peserta didik tidak dapat menyerap informasi dengan baik.

ANALISIS TARIAN GONG SUKU DAYAK KENYAH UMA LUNG DI KABUPATEN MALINAU KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK PIERCE)

RAMLAH SAMHIR
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna yang terkandung dalam tarian gong suku Dayak Kenyah Uma Lung melalui studi semiotik yang menusuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data tersebut diperoleh dari komunitas Dayak Kenyah Uma Lung di Setulang, Kecamatan Malinau. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan. Teknik analisis data digunakan untuk mengumpulkan data yang telah direkam dan didokumentasikan dan kemudian menggambarkan arti ikon, simbol, dan indeks yang terkandung dalam gerakan, pakaian, aksesori, alat musik, properti tarian, warna, objek, dan motif dan kemudian memberikan kesimpulan. Masing-masing data ini dikategorikan menjadi ikon yang memiliki kemiripan dengan objek asli dari 35 data, simbol yang merupakan tanda berdasarkan peraturan dan perjanjian dari 16 data, dan indeks yang merupakan terjadinya tanda karena sebab dan akibat dari 3 data. Data yang dikumpulkan kemudian dipelajari menggunakan teori makna segitiga Pierce, yaitu tanda, objek, dan interpretan, untuk menemukan maknanya. Dari hasil data komprehensif yang diperoleh, ada sebanyak 54.

ANALISIS KESALAHAN PENULISAN EJAAN BAHASA INDONESIA PADA KARANGAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TARAKAN

ZEKI ABDUL AZIS
2023 · Thesis · Open Access

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan pemakaian huruf dan penulisan kata pada karangan teks deskripsi siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi, teknik catat, dan teknik baca. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang terdapat dalam karangan teks deskripsi siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesalahan pemakaian huruf dan kesalahan penulisan kata pada karangan teks deskripsi siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan. Data kesalahan pemakaian huruf yang diperoleh sebanyak 329 data. Data kesalahan penulisan kata yang diperoleh sebanyak 58 data. Kesalahan-kesalahan yang terdapat pada karangan siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Tarakan yaitu (1) kesalahan pemakaian huruf kapital ada 6 kasus kesalahan terdiri atas penulisan geografi 14 kesalahan dengan persentase 13%, penulisan judul karangan 45 kesalahan dengan persentase 17%, penulisan awal kalimat 79 kesalahan dengan persentase 25%, penulisan berhubungan dengan agama 12 kesalahan dengan persentase 5%, penulisan nama orang 7 kesalahan dengan persentase 5%, dan penulisan huruf kapital 172 kesalahan dengan persentase 35%. (2) penulisan kata ada 5 kesalahan yaitu terdiri atas kurang huruf 25 kesalahan dengan persentase 35%, kelebihan huruf 4 kesalahan dengan persentase 8%, pengulangan kata 8 kesalahan dengan persentase 15%, pemakaian huruf dan kata 11 kesalahan dengan persentase 15%, dan perangkai kata 10 kesalahan dengan persentase 27%, total kesalahan yang terdapat pada karangan siswa yaitu 387 kesalahan. Secara keseluruhan kesalahan ejaan pada karangan pada siswa kelas VII SMP adalah kesalahan pemakaian huruf dan penulisan kata.

DIGITALISASI PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM DALAM PERSPEKTIF HUKUM PEMILU

NUR ASIA
2023 · Thesis · Open Access

Pemilihan umum (pemilu) merupakan implementasi demokrasi untuk memilih pemimpin, dalam pergantian kekuasaan, sehingga sering dinyatakan bahwa pilar utama demokrasi adalah pemilu. Pelaksanaan pemilihan umum sangat penting dilakukan untuk memperoleh pengakuan dan dukungan atas sahnya suatu kekuasaan karena berfungsi memberi legitimasi atas kekuasaan yang ada bagi suatu rezim. Keadilan pemilu mencakup semua tahapan pemilu, mulai dari tindakan dan keputusan yang perlu diambil untuk mencegah munculnya sengketa sampai penetapan keputusan akhir atas gugatan yang diajukan kepada badan penyelesaian sengketa pemilu. Teknologi informasi pada perkembangannya masuk dan menjadi satu kesatuan alat bantu yang cukup efektif dalam Pemilu. Pada prakteknya, penerapan digitalisasi ini hampir disemua aspek pengelolaan proses tahapan pemilu. Berdasarkan latar belakang, permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu, pertama, Digitalisasi penyelenggaraan pemilu mewujudkan pemilu yang berkeadilan, dan permasalahan kedua Pengaturan digitalisasi penyelenggaraan pemilihan umum. Dalam penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan Digitalisasi penyelenggaraan pemilihan umum dapat mewujudkan pemilu yang berkeadilan, dalam pengaturan penyelenggaraan pemilihan umum setiap tahapan sudah diatur dengan peraturan komisi pemilihan dan pengaturan mengenai digitalisasi tidak bertentangan dengan UU ITE. Penerapan digitalisasi penyelenggaran pemilihan umum di Indonesia sudah baik dan perlu dibuatkan payung hukumnya.

TINJAUAN YURIDIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENETAPAN WILAYAH PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA DI INDONESIA

DENI YUSDIANTO
2023 · Thesis · Open Access

Kegiatan pertambangan pada dasarnya merupakan kegiatan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam tambang (bahan galian) yang terdapat dalam bumi. Bahan galian yang terdapat didalam bumi diolah untuk kemudian dimanfaatkan agar berguna bagi masyarakat. Sektor pertambangan sudah diakui sebagai salah satu sumber kemakmuran yang memberikan sumbangan terhadap pendapatan nasional Indonesia. Namun pengelolaan kegiatan pertambangan masih menyimpan permasalahan yang serius khususnya menyangkut kurangnya partisipasi masyarakat dalam penetapan wilayah pertambangan minerba dalam upaya pencapaian pemenuhan hajat hidup orang banyak untuk menunjang pembangunan nasional yang berkelanjutan guna mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara berkeadilan. Kurangnya keterlibatan masyarakat dalam penetapan wilayah pertambangan ini akan sangat berdampak pada masalah-masalah yang muncul akibat dampak dari pengelolaan tambang yang dilakukan oleh suatu perusahaan tambang. Oleh karenanya partisipasi masyarakat ini akan sangat diperlukan karena dapat meminimalisir masalah utama yang seringkali muncul dalam industri pertambangan yakni masalah masalah ekonomi, sosial dan budaya yang ada di wilayah pertambangan. Berdasarkan latar belakang, permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu, pertama, bagaimana transformasi pengaturan Partisipasi Masyarakat Dalam Penetapan Wilayah Pertambangan Mineral Dan Batubara Di Indonesia, dan permasalahan kedua adalah bagaimana Rekonstruksi ideal terkait partisipasi masyarakat dalam penetapan wilayah pertambangan. Dalam penelitan ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pada dasarnya partisipasi publik dalam penetapan wilayah pertambangan sudah sangat gamblang diatur oleh beberapa aturan normatif baik itu melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Mineral Dan Batubara maupun oleh beberapa Putusan Mahkamah Konstitusi diantaranya Putusan Mahkamah Konstitusi No. 32/PUU-VIII/2010. Selanjutnya rekonstruksi ulang juga perlu dilakukan untuk memberikan ruang baru bagi partisipasi masyarakat melalui pelembagaan partisipasi masyarakat dengan membentuk Lembaga Perizinan tingkat desa yang berfungsi untuk mengontrol dan mengkaji social cost akibat dari aktivitas pertambangan.

Implikasi Hukum Terhadap Kewenangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota Dalam Proses Penegakan Kode Etik Penyelenggara Ad Hoc Pada Pemilihan Kepala Daerah.

ABU TALIB ILHAM
2023 · Thesis · Open Access

Di Indonesia, lembaga yang bertanggungjawab terhadap terselenggaranya pemilihan umum bukan hanya Komisi Pemilihan Umum tetapi juga muncul lembaga lainnya, seperti Badan Pengawas Pemilihan Umum, serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum. Badan ad hoc merupakan penyelenggara pemilihan yang langsung bersentuhan dengan pemilih dan peserta pemilu karena bekerja di level bawah dan sifatnya sementara. Mereka merupakan bagian penting, karena menjadi ujung tombak dalam penyelenggaraan pemilu, juga sebagai garda terdepan dalam melayani pemilih dan peserta, serta tulang punggung demokrasi. Tugas-tugas badan ad hoc merupakan tugas yang rentan dengan pelanggaran. Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pemilu dan pemilihan sebelumnya, dalam menjalankan tugas, wewenang dan kewajiban menyelengarakan pemilu, badan ad hoc kerap kali melanggar kode etik penyelengara pemilu. Berdasarkan latar belakang, permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu, pertama, Kewenangan KPU Kabupaten/Kota dalam proses penegakan kode etik terhadap penyelenggara Ad Hoc pada Pemilihan Kepala Daerah, dan permasalahan kedua adalah Proses penegakan kode etik penyelenggara Ad Hoc pada Pemilihan Kepala Daerah. Dalam penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), serta studi kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan KPU berwenang dan wajib menindak jika terjadi pelanggaran kode etik, tetapi jika KPU Kabupaten/Kota tidak menindaklanjuti atas rekomendasi dari Bawaslu terhadap pelanggaran kode etik, maka Bawaslu dapat merekomendasikan kepada DKPP untuk diperiksa dengan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Kota. Sebagaimana tertata dalam regulasi yang mengatur teknis penanganan pelanggaran KEPP badan Ad Hoc, dalam hal ini PKPU Nomor 8 tahun 2019 dan perubahannya serta Keputusan KPU Nomor 337 tahun 2020, penanganan pelanggaran baik karena hasil pengawasan internal maupun karena adanya laporan/pengaduan, dibatasi oleh tenggang waktu dalam setiap tahap penanganan perkara.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC DENGAN MEDIA 3D BOTOL PINTAR PADA SISWA KELAS VIII-A SMP 5 TARAKAN

FITRIANI YULIUS
2023 · Thesis · Open Access

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Intergrade Reading and Composition dan media 3D botol pintar pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini peneliti memperoleh sejumlah data, yaitu lembar observasi aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I siswa masih kurang paham mengenai materi yang diberikan, siswa kesulitan dalam memahami model dan media pembelajaran. Sehingga berpengaruh terhadap nilai keterampilan menulis teks eksposisi siswa. Maka perlu dilanjutkan ke siklus II untuk perbaikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran menulis teks eksposisi melalui model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 5 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa pada siklus I dengan penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa dan situasi pembelajaran ketuntasan aktivitas siswa 74,99 pada siklus I, dan meningkatkan menjadi 91,40 pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 9,38% dan meningkat menjadi 90,62% pada siklus II, aspek afektif pada siklus I sebesar 78,12% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II, aspek psikomotorik pada siklus I sebesar 90,62% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan pencapaian hasil belajar siswa pada pembelajaran teks eksposisi menggunakan model pembelajaran cooperative intergrade reading and composition dengan media 3D botol pintar telah menguasai pembelajaran menulis teks eksposisi dengan baik selain itu siswa menjadi lebih kreatif merangkai kata-kata dalam teks eksposisi dengan bahasanya sendiri.

EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI DESA TABUR LESTARI KECAMATAN SEIMENGGARIS KABUPATEN NUNUKAN

MUHAMMAD FAHROZI ADNAN
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk pengembangan dan peningkatan produktivitas komoditas tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan pada tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tabur Lestari Kecamatan Seimenggaris Kabupaten Nunukan pada bulan Mei hingga Oktober 2022. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah temperatur (tc), ketersediaan air (wa), media perakaran (rc), retensi hara (nr), bahaya erosi (eh), bahaya banjir (fh), dan penyiapan lahan (lp). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis data yang dihimpun adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian lahan untuk Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Desa Tabur Lestari cukup sesuai (S2) dengan faktor pembatas retensi hara (nr) dan bahaya erosi (eh). Tingkat faktor pembatas retensi hara termasuk kategori rendah hingga sedang. Sedangkan bahaya erosi masuk kategori se-dang hinga berat.

KANDUNGAN FOSFOR PADA SERASAH DAUN MANGROVE Rhizophora mucronata YANG TERDEKOMPOSISI DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN KEPITING KOTA TARAKAN

MUHAMAD SHAFARUDIN
2023 · Thesis · Open Access

Proses dekomposisi serasah akan menghasilkan bahan organik yang berperan dalam menentukan kesuburan perairan salah satunya adalah fosfor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kandungan bahan organik fosfor yang terdekomposisi pada serasah daun mangrove jenis R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2022 dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun, stasiun 1 terletak di aliran Sungai Pamusian, stasiun 2 terletak di dekat Menara Pengawas, dan stasiun 3 terletak di dekat pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukan laju dekomposisi serasah daun mangrove R. mucronata di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepting Kota Tarakan Berkisar 0,38-0,43 g/hari, sedangkan kandungan fosfor pada serasah daun R. mucronata yang terdekomposisi selama 56 hari berkisar 0,7-0,8 %.

MORFOMETRIK MERISTIK IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus) DI PERAIRAN SUNGAI KAYAN DESA LONG BIA KECAMATAN PESO

DINDA ARISA FITRI
2023 · Thesis · Open Access

Sungai Kayan yang berada di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara memiliki peranan penting bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang sungai tersebut, baik sebagai sarana transportasi maupun sebagai tempat usaha untuk menggantungkan hidup sehari-hari. Salah satu sumber daya ikan di Sungai Kayan adalah ikan Tawes (Barbonymus gonionotus). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui morfometrik dan meristik ikan Tawes di perairan Kayan Desa Long Bia Kecamatan Peso. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 2 kali sehari selama 1 bulan. Jumlah sampel yang digunakan selama penelitian sebanyak 30 ekor. Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis regresi linier karakter morfometrik terhadap panjang total memiliki hubungan yang sangat kuat, yaitu berkisar 0,91 – 0,99. Karakter meristik ikan tawes adalah P.II.10-12, D.VI.8-9, V.II.6-8, A.III.4-6, C.17-20 dan gurat sisik 28-30.

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Kelas VII-1 SMPN 7 Tarakan.

IGA ARRUAN TASIK
2023 · Thesis · Open Access

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII-1 SMPN 7 Tarakan dikarenakan minimnya penggunaan model pembelajaran yang menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatakan hasil belajar siswa kelas VII-1 SMPN 7 Tarakan melalui penerapan model Teams Games Tournament. Langka model Teams Games Tournament meliputi penyajian kelas, belajar dalam kelompok, permainan, pertandingan dan penghargaan kelompok. Jenis peneliti ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek peneliti yaitu siswa kelas VII-1 SMPN 7 Tarakan berjumlah 32 orang dan objek penelitian yaitu hasil belajar siswa. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas VII-1 SMPN 7 Tarakan setelah diterapkannya model pembelajaran Teams Games Tournament. Berdasarkan indikator keberhasilan yang dicapai, persentase nilai aspek kognitif siklus II mencapai 75% aspek afektif siklus II mencapai 93,75% dan aspek psikomotorik siklus II mencapai 93,75%. Data yang telah dikumpulkan menunjukkan bahwa presentase kognitif hasil belajar siswa pada lembar LKS siklus 1 sebesar 34,37% dan meningkat menjadi 75%.

ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN TAHU DI KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA

FERI MARIANI
2023 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN TAHU DI KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA Feri Mariani Charitin Devi, S.E., M.Sc Industri yang mulai berkembang sebagai salah satu UMKM adalah usaha industri tahu tidak terkecuali di Kabupaten Bulungan namun terdapat permasalahan yang terjadi selain persaing yang dihadapi oleh UMKM tahu di Kabupaten Bulungan yang hanya datang dari pengusaha sejenis sekitar Kabupaten Bulungan saja, namun pada kenyataanya, masih ada kendala yang seringkali muncul yaitu tingginya harga kedelai, permodalan, teknologi, pemasaran, dan akses informasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa besar total biaya produksi dan penerimaan untuk mengetahui jumlah pendapatan keuntungan usaha industri pembuatan tahu di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, serta menganalisis kelayakan usaha industri pembuatan tahu secara Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), dan Break Even point (BEP) di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah diketahui keuntungan atau pendapatan berdasarkan rata-rata sebesar Rp 3,000,228 dalam satu kali produksi. Dengan rata-rata total produksi Rp 2,207,503 dan total penerimaan Rp 5,442,222 Dan berdasarkan analisis kelayakan finansial usaha industri pengolahan tahu di Kabupaten Bulungan diketahui nilai rata-rata B/C ratio (Benefit Cost of Ratio) sebesar 1.4, R/C ratio (Revenue Cost Ratio) sebesar 2.4, Nilai BEP (Break Even point) Harga sebesar Rp 47,897, dan BEP Produksi sebesar 21. Berdasarkan kriteria uji kelayakan B/C Rasio, R/C ratio, dan BEP rata-rata usaha industri pengolahan tahu di Kabupaten Bulungan layak untuk dijalankan.

Penerapan Asas Keadilan Dalam Pemeriksaan Sengketa Pelanggaran Administrasi Terstruktur, Sistematis Dan Masif (TSM) Pada Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota

RAHMAT NUR
2023 · Thesis · Open Access

Pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 terdapat 21 kasus dugaan pelanggaran administrasi pemilihan Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM). Satu-satunya pengaduan terkait pelanggaran TSM yang dinyatakan terbukti adalah dugaan pelanggaran yang terjadi dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh KPU Bandar Lampung melalui Keputusan Nomor 007/HK.03.1- Kpt/1871/ KPU-Kot/I/2021 tentang Pembatalan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Wali Kota Tahun 2020. Hanya saja, terhadap Keputusan tersebut, pasangan calon yang dibatalkan mengajukan upaya hukum melalui sengketa Pelanggaran Administrasi Pemilihan ke Mahkamah Agung. Setelah melakukan pemeriksaan, dalam Putusannya Nomor 1 P/PAP/2021, Mahkamah Agung mengabulkan permohonan Pemohon dan membatalkan keputusan KPU Bandar Lampung. Berdasarkan latar belakang dan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini, penentuan para pihak yang terlibat serta upaya hukum apa yang bisa dilakukan pasca putusan MA, menjadi hal yang diteliti khususnya penerapan asas keadilan pemilu dalam proses pemeriksaan sengketa pelanggaran administrasi pemilihan. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan Kasus (Case Approach). Hasil penelitian menunjukkan urgensi pelibatan pihak ketiga (intervensi) sangatlah menentukan kualitas putusan yang berkeadilan dan membatasi norma pada frasa “final dan mengikat” dalam putusan sengketa pelanggaran administrasi pemilihan sehingga terbuka upaya hukum peninjauan kembali.

Penyetaraan Jabatan Administrasi Ke Dalam Jabatan Fungsional Terhadap Pola Karier Jabatan Fungsional Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara

PRIANTO
2023 · Thesis · Open Access

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melakukan penyederhanaan birokrasi dengan melakukan pemangkasan jabatan eselon III dan Eselon IV dengan menerbitkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2021 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional. Penyetaraan jabatan ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional sebagai upaya peningkatan efektifitas dan efisiensi untuk mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik. Pada prinsipnya penyetaraan tujuannya adalah untuk sistem pengembangan karier dan kesejahteraan pegawai. Berdasarkan latar belakang, permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu, pertama, Pengaturan Penyetaraan Jabatan di dalam Permen PANRB Nomor 17 Tahun 2021 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional, dan permasalahan kedua Pola Karier Jabatan Fungsional hasil Penyetaraan dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara. Dalam penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan Secara yuridis, Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2021 bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Mekanisme penghapusan jabatan administratif melalui Permenpan RB secara normatif bertentangan dengan Bab Penjelasan Pasal 7 ayat (2) UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan yang menyatakan bahwa setiap asas bahwa UU yang lebih rendah tidak boleh bertentangan dengan UU yang lebih tinggi. Penyetaraan jabatan administratif ke fungsional sebagai solusi justru menghadirkan birokrasi yang tidak efektif dan efisien yang tentunya akan sangat berdampak terhadap pola karier ASN ke depannya.

PERTUMBUHAN IKAN MAS KOKI (Carasius auratus) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KUNYIT PADA PAKAN KOMERSIAL

ANDIKA
2023 · Thesis · Open Access

Ikan mas koki (Carasius auratus) merupakan jenis ikan hias ini yang banyak digemari oleh masyarakat. Ikan hias ini memiliki nilai keindahan yang berbeda-beda mulai dari warna dan bentuk tubuh yang menarik sehingga banyak diminati pasar. Salah satu kendala dalam usaha budidaya ikan mas koki adalah proses pemeliharaan yang memerlukan waktu 4-6 bulan untuk mencapai ukuran siap jual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kunyit pada pakan komersil terhadap pertumbuhan ikan mas koki (C. auratus). Penelitian adalah penelitian eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari penambahan tepung kunyit dengan dosis kontrol (P0) pakan komersil; P1 sebesar 0,1 % pakan, P2 0,2 % P3 0,3 % yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Ikan yang digunakan yaitu benih ikan mas koki yang berukuran 3-4 cm panjang dan berat 2-3 gr diberikan pakan sesuai dosis tiap perlakuan sebanyak 2 kali sehari selama 40 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian pakan dengan penambahan tepung kunyit P3 pakan menberikan pertumbuhan bobot dan panjang total terbaik yaitu 4,66 gr, 2,92 cm dan laju pertumbuhan spesifik (SGR) 2,68 %, Rasio konversi pakan (FCR) sebesar 1,41%, kelansungan hidup ikan (SR) 95,24 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tepung kunyit dapat digunakan sebagai bahan tambahan pada pakan komersil untuk meningkatkan pertumbuhan ikan mas koki.

PENGARUH PENGGUNAAN ANESTESI AKAR TUBA (Derris elliptica) DENGAN DOSIS BERBEDA PADA IKAN GUPPY (Poecilia reticulata)

MUHAMMAD RABIANSYAH
2023 · Thesis · Open Access

Abstrak Ikan guppy (Poecilia reticulata ) merupakan salah satu komoditas ikan hias perikanan yang digemari masyarakat karena warna yang indah. Selain itu, mudah untuk dibudidayakan. Perkembangan ikan guppy dalam skala budidaya cukup pesat, hal ini ditandai dengan adanya peningkatan produksi setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akar tuba (Derris elliptica) sebagai bahan anestesi pada ikan guppy (Poecilia reticulata). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan 4 perlakuan dan masing masing 3 ulangan. Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif kualitstif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan yang paling efektif yaitu P2 dengan dosis 16 ppm waktu induksi 45,67 menit dan waktu sedatif 22,40 menit dengan presentase kelangsungan hidup ikan guppy yaitu 70%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian akar tuba dapat digunakan sebagai bahan anestesi pada ikan guppy.