DILLA AMELIA RAMADANI
2026 · Thesis · Open Access
Perkembangan remaja generasi alfa di era digital menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah gizi dan perilaku. Status gizi secara teoritis dapat berperan dalam perkembangan fungsi kognitif dan regulasi emosi yang berpotensi memengaruhi perilaku remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan masalah perilaku pada remaja generasi alfa yang berstatus gizi kurang dan gizi normal di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan komparatif analitik dan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 2.209 remaja generasi alfa yang diperoleh menggunakan teknik total sampling berdasarkan data pemeriksaan kesehatan dari seluruh Puskesmas di Kota Tarakan. Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan masalah perilaku diukur menggunakan kuesioner Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja generasi alfa memiliki status gizi kurang, yaitu sebesar 55,7%, dan mayoritas berada pada kategori perilaku normal sebesar 68,4%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,557 (>0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara masalah perilaku berdasarkan status gizi pada remaja generasi alfa di Kota Tarakan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa masalah perilaku tidak berbeda secara signifikan antara remaja generasi alfa yang berstatus gizi kurang dan normal. Oleh karena itu, upaya promotif dan preventif terhadap masalah perilaku remaja perlu memperhatikan faktor lain, seperti kondisi psikologis, pola asuh, lingkungan keluarga, teman sebaya, dan penggunaan media digital.
DINDA MARIANA ULFA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh transparansi dan pelayanan publik baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan masyarakat di Kantor Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Tideng Pale dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan menggunakan Skala Likert. Metode analisis data yang digunakan mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel transparansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Sementara itu, variabel pelayanan publik memiliki pengaruh signifikan namun dengan arah pengaruh negatif terhadap kepuasan masyarakat. Secara simultan, variabel transparansi dan pelayanan publik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat.
GUNAWAN
2026 · Thesis · Open Access
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas perkebunan strategis yang memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia, Kondisi lahan dapat menjadi faktor pembatas yang berpengaruh terhadap pertumbuhan kalapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas lahan serta mengidentifikasi faktor pembatas produksi kelapa sawit pada lokus Sei Menggaris dan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Landasan penelitian mengacu pada konsep evaluasi kualitas dan kesesuaian lahan berdasarkan FAO serta metode matching dengan prinsip simple limitation, yaitu mencocokkan karakteristik lahan dengan persyaratan tumbuh tanaman kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2026 menggunakan metode survei. Penggalian data dilakukan melalui observasi lapangan, penentuan titik pengamatan, pengukuran karakteristik fisik lahan, pengambilan sampel tanah pada kedalaman 0–60 cm, pengumpulan data iklim, serta analisis sifat kimia tanah di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian dilakukan pada lima unit lahan, terdiri atas dua unit di Sebatik dan tiga unit di Sei Menggaris, dengan empat sampel tanah pada setiap titik pengamatan yang dikompositkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi iklim wilayah penelitian tergolong sesuai bagi pertumbuhan kelapa sawit, dengan rata-rata curah hujan 2.419 mm tahun⁻¹ dan rata-rata bulan kering 0,4 bulan. Karakteristik fisik lahan secara umum berada pada kelas sesuai, dengan tekstur agak halus hingga halus, kedalaman tanah 105–115 cm, serta kondisi lereng, drainase, erosi, genangan, batuan permukaan, dan singkapan batuan yang tidak menjadi faktor pembatas. Sifat kimia tanah menunjukkan pH H₂O 5,58–6,06, N-total 0,08–0,18%, P tersedia 5,80-8,22 ppm, K tersedia 5,29–9,63 ppm, dan C-organik 0,74–1,17%. Hasil evaluasi menunjukkan Sebatik 1, Sebatik 2, dan Sei Menggaris 2 termasuk kelas S1 (sangat sesuai), sedangkan Sei Menggaris 1 dan Sei Menggaris 3 termasuk S2 (cukup sesuai) dengan faktor pembatas utama berupa rendahnya C-organik. Produktivitas Sebatik mencapai 1.690 kg ha⁻¹, lebih tinggi dibandingkan Sei Menggaris sebesar 1.305 kg ha⁻¹. Dengan demikian, peningkatan bahan organik dan pemupukan berimbang diperlukan untuk memperbaiki kualitas lahan dan mendukung peningkatan produktivitas kelapa sawit secara berkelanjutan.
EMMA FITRI YASIFA
2026 · Thesis · Open Access
Perawat Instalasi Perawatan Intensif memiliki tanggung jawab dalam memberikan pelayanan secara terus-menerus kepada pasien kritis dengan pemantauan khusus, sehingga tuntutan pekerjaan seperti sistem kerja shift dapat memengaruhi kualitas tidur perawat. Salah satu faktor yang berkaitan dengan kualitas tidur adalah sleep hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sleep hygiene dengan kualitas tidur pada perawat Instalasi Perawatan Intensif di Rumah Sakit X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 perawat. Instrumen yang digunakan adalah Sleep hygiene Index (SHI) untuk mengukur sleep hygiene dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki sleep hygiene kategori baik sebanyak 79 responden (98,8%), dan kualitas tidur buruk sebanyak 66 responden (82,5). Hasil analisis bivariat dengan uji Gamma didapatkan nilai p = 0,322 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi r = 1.000, artinya tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada perawat Instalasi Perawatan Intensif. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada perawat Instalasi Perawatan Intensif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi perawat mengenai sleep hygiene dan kualitas tidur, serta menjadi bahan pertimbangan bagi rumah sakit dalam mengelola beban kerja guna mendukung kualitas tidur dan keselamatan kerja perawat.
ANWAR
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap pertumbuhan ekonomi serta mengidentifikasi dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang mencakup lima kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2014–2023. Data penelitian bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan melalui estimasi awal, pengujian dependensi antarwilayah menggunakan Pesaran’s Cross-sectional Dependence Test, serta estimasi regresi spasial menggunakan Spatial Autoregressive (SAR) dan Spatial Error Model (SEM) dengan pendekatan random effects dan spatial fixed-effects. Pemilihan model terbaik dilakukan berdasarkan nilai Akaike Information Criterion (AIC) terendah dan log-likelihood tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dependensi spasial antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara, dengan nilai statistik Pesaran CD sebesar 9,215 dan probabilitas 0,0000. Berdasarkan hasil perbandingan model, Spatial Error Model (SEM) dengan spatial fixed-effects dipilih sebagai model terbaik dengan AIC sebesar 97,21685 dan log-likelihood sebesar −44,6084. Pada model tersebut, PAD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar −18,48927 dan probabilitas 0,030, sedangkan DAU berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 454,9621 dan probabilitas 0,030. Parameter spasial lambda (λ) sebesar −0,803902 dengan probabilitas 0,000 menunjukkan adanya dependensi spasial negatif pada komponen error, yang mengindikasikan adanya faktor-faktor tidak teramati yang memiliki keterkaitan spasial antarwilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tidak hanya berkaitan dengan kondisi fiskal daerah, tetapi juga dengan keterkaitan spasial antarwilayah. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan perlu mempertimbangkan karakteristik kewilayahan dan memperkuat koordinasi antardaerah untuk mendukung pemerataan dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
DESI PITRIANI
2026 · Thesis · Open Access
HUBUNGAN POTENSI LINGKUNGAN DAN PERILAKU TIDAK AMAN TERHADAP KEJADIAN TERTUSUK JARUM DAN BENDA TAJAM PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT ABSTRAK Kejadian tertusuk jarum dan benda tajam merupakan salah satu kecelakaan kerja yang sering dialami perawat. Kejadian ini dapat dipengaruhi oleh potensi lingkungan kerja yang tidak aman maupun perilaku tidak aman dalam menangani jarum suntik dan benda tajam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan potensi lingkungan kerja tidak aman dan perilaku tidak aman terhadap kejadian tertusuk jarum dan benda tajam pada perawat di salah satu rumah sakit di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain crosssectional. Sampel berjumlah 319 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kejadian tertusuk jarum dan benda tajam, kuesioner potensi lingkungan tidak aman, serta kuesioner perilaku tidak aman, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 98 perawat (30,7%) pernah mengalami kejadian tertusuk jarum dan benda tajam dalam lima tahun terakhir. Penyebab tersering adalah jarum suntik (48,9%), lokasi cedera paling banyak pada jari tangan (93,9%), dan kegiatan yang paling sering menimbulkan cedera adalah mematahkan ampul (31,7%). Sebanyak 74 perawat (23,2%) menyatakan lingkungan kerjanya tidak aman, sedangkan 287 perawat (90%) masih melakukan perilaku tidak aman. Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara potensi lingkungan kerja tidak aman dengan kejadian tertusuk jarum dan benda tajam (p = 0,716). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku tidak aman dengan kejadian tersebut (p = 0,018) dengan arah korelasi positif, yaitu semakin tinggi perilaku tidak aman maka semakin tinggi peluang terjadinya kejadian tertusuk jarum dan benda tajam. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku tidak aman berperan sebagai faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian tertusuk jarum dan benda tajam pada perawat, sedangkan potensi lingkungan kerja tidak aman belum terbukti menjadi faktor penentu utama.
ANDI ZILVIA AYU ARDINA
2026 · Thesis · Open Access
Daun tarum (Indigofera tinctoria Linn) merupakan salah satu bahan yang digunakan sebagai pewarna alami dalam pembuatan sarung Kajang. Tingkat kesegaran daun menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena kondisi daun dapat dibedakan berdasarkan karakteristik visualnya. Namun, proses identifikasi secara visual masih bergantung pada pengamatan terhadap kondisi fisik daun. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem deteksi tingkat kesegaran daun tarum menggunakan metode deep learning YOLOv8n yang diimplementasikan dalam aplikasi desktop. Sistem TarumFresh dirancang untuk mendeteksi tiga kategori daun tarum, yaitu Segar, Tidak Segar, dan Rusak secara real-time melalui kamera Webcam. Dataset yang digunakan terdiri dari 3.246 citra yang dibagi menjadi 2.596 citra data training, 325 citra data validation, dan 325 citra data testing. Model dilatih menggunakan YOLOv8n selama 50 epoch dengan ukuran citra 640 × 640 piksel. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model memperoleh nilai Precision sebesar 0,996, Recall sebesar 0,998, mAP50 sebesar 0,995, dan mAP50-95 sebesar 0,916 pada data validasi. Pada data testing, model memperoleh Precision sebesar 0,998, Recall sebesar 1,000, mAP50 sebesar 0,995, dan mAP50-95 sebesar 0,907. Selanjutnya, model diterapkan pada aplikasi desktop untuk dilakukan pengujian secara real-time pada kondisi objek tunggal, multi-objek, dan multi-kelas. Dari 270 objek yang diuji, sebanyak 266 objek berhasil dideteksi dan diklasifikasikan dengan benar, sehingga diperoleh nilai Precision, Recall, F1-Score, dan Accuracy sebesar 98,5%. Hasil penelitian menunjukkan model YOLOv8n dapat digunakan untuk mendeteksi tingkat kesegaran daun tarum dan diimplementasikan pada aplikasi desktop secara real-time dengan hasil deteksi yang baik.
MUHAMMAD NUR AMANSYAH
2026 · Thesis · Open Access
ERLINA
2026 · Thesis · Open Access
Ikan nomei (Harpodon nehereus) dan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) merupakan sumber daya perairan yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku pangan fungsional karena mengandung protein, serat pangan, mineral, dan berbagai komponen bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi tepung Harpodon nehereus dan tepung Kappaphycus alvarezii terhadap karakteristik sensori serta komposisi proksimat cookies, sekaligus menentukan formulasi yang paling dapat diterima oleh panelis. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan lima formulasi, yaitu F0 sebagai kontrol, F1 dengan penambahan masing-masing 10g tepung ikan dan tepung rumput laut, F2 masing-masing 20g, F3 masing-masing 30g, dan F4 masing-masing 40g. Karakteristik sensori yang dievaluasi meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan kenampakan, sedangkan karakteristik kimia mencakup kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, dan kadar serat pangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat penambahan tepung ikan dan tepung rumput laut memengaruhi penerimaan sensori cookies. Formulasi F1 menunjukkan tingkat penerimaan tertinggi dengan skor tekstur 5,77 ± 1,01; warna 5,27 ± 0,94; aroma 5,87 ± 0,90; rasa 5,97 ± 1,13; dan kenampakan 5,67 ± 0,61. Berdasarkan hasil analisis kimia yang dilaporkan, formulasi terpilih memiliki kadar air 10,33%, abu 9,00%, protein 51,54%, lemak 9,80%, karbohidrat 17,28%, dan serat Pangan 25,23%. Berdasarkan hasil penelitian, formulasi F1 dengan penambahan masing-masing 10% tepung Harpodon nehereus dan tepung Kappaphycus alvarezii merupakan formulasi terbaik berdasarkan penerimaan sensori dan karakteristik kimia cookies.
AHISYA NURILLAH
2026 · Thesis · Open Access
Vocabulary is considered one of the important aspects in learning English as a foreign language because it supports students in understanding and using the language effectively. However, many students still experience difficulties in developing their vocabulary. This study was conducted to determine whether a blended learning approach can improve the vocabulary of tenth grade students at SMA Negeri 5 Tarakan. This study used a quantitative approach with a one-group pre-test and post-test pre-experimental design. A total of 35 students from Class X-A participated in this study. Data were obtained through a vocabulary test conducted before and after the implementation of the blended learning approach. The research results were analyzed using descriptive and inferential statistics with SPSS version 16.0. The analysis showed an improvement in students' vocabulary performance, indicated by a higher average score on the post-test compared to the pre-test. Furthermore, the normality test conducted on the difference scores between the pre-test and post-test showed that the data were normally distributed. Therefore, a paired t-test was used to examine the presence of a significant difference in students' vocabulary scores before and after the implementation of the blended learning approach. The paired sample t-test results showed a p-value of 0.000, which is smaller than the significance level of 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected. In addition, the N-Gain analysis indicated that the improvement is classified in the moderate category. Overall, these findings affirm that the blended learning approach contributes significantly to the enhancement of vocabulary among tenth grade students at SMA Negeri 5 Tarakan.
NANDA ANDAYANI
2026 · Thesis · Open Access
Pertumbuhan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh modal fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini menganalisis pengaruh kehilangan waktu produktif akibat sakit, kehilangan tahun produktif akibat kecelakaan lalu lintas, tingkat kriminalitas, dan tingkat pengangguran terbuka terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan, dengan dummy COVID-19 sebagai variabel kontrol. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel pada empat kabupaten/kota (Malinau, Bulungan, Nunukan, dan Tarakan) periode 2015–2024 (40 observasi). Kehilangan produktivitas akibat sakit dihitung dengan Human Capital Approach dalam kerangka Cost of Illness, sedangkan akibat kecelakaan dihitung dengan Years of Potential Productive Life Lost (YPPLL). Data dianalisis dengan regresi data panel model Common Effect Model (CEM). Hasil menunjukkan secara parsial, kehilangan waktu produktif akibat sakit berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan kecelakaan, kriminalitas, dan pengangguran terbuka tidak signifikan. Secara simultan, seluruh variabel bersama dummy COVID-19 berpengaruh signifikan, dengan R² sebesar 0,7179. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilakukan secara menyeluruh.
LITA RATSARI
2026 · Thesis · Open Access
Alokasi belanja pegawai yang jauh lebih besar dibanding belanja bantuan sosial dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Utara memunculkan keraguan atas efektivitas belanja daerah dalam menekan kemiskinan dan pengangguran periode 2018–2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efektivitas belanja modal, belanja pegawai, dan belanja bantuan sosial terhadap kemiskinan dan pengangguran di lima Kabupaten/Kota beserta Provinsi Kalimantan Utara, secara parsial maupun simultan, melalui regresi data panel dengan aplikasi EViews 14. Hasil uji spesifikasi model menetapkan Fixed Effect Model (FEM) untuk kemiskinan dan Random Effect Model (REM) untuk pengangguran. Efektivitas belanja bantuan sosial terbukti paling konsisten mendorong kesejahteraan, berpengaruh negatif terhadap kemiskinan meski belum signifikan, dan berpengaruh negatif signifikan terhadap pengangguran. Efektivitas belanja modal signifikan menekan pengangguran namun belum signifikan terhadap kemiskinan, sementara efektivitas belanja pegawai tidak berpengaruh signifikan terhadap keduanya. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan maupun pengangguran, dengan model menjelaskan variasi sebesar 94,52% dan 29,35%. Temuan ini menegaskan pentingnya ketepatan sasaran bantuan sosial serta pengalihan belanja modal ke program padat karya agar belanja daerah lebih efektif menekan kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara.
MUHAMMAD RAFLI
2026 · Thesis · Open Access
APLIKASI PROBIOTIK RICA DALAM MEREDUKSI UNSUR NITROGEN PADA TAMBAK UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI KABUPATEN BULUNGAN Abstrak Budidaya udang windu (Penaeus monodon) pada tambak tradisional memerlukan pengelolaan kualitas air yang optimal, terutama terhadap senyawa nitrogen yang dapat terakumulasi selama masa pemeliharaan. Amonia, nitrit, dan nitrat merupakan bentuk senyawa nitrogen yang berkaitan dengan proses dekomposisi bahan organik dan transformasi nitrogen dalam perairan, sehingga keberadaannya perlu dikendalikan untuk mempertahankan kondisi lingkungan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dinamika konsentrasi amonia (NH₃/NH₄⁺), nitrit (NO₂⁻), dan nitrat (NO₃⁻) antara tambak yang diaplikasikan probiotik RICA dan tambak tanpa probiotik pada budidaya udang windu sistem tradisional di Pulau Tanjung Karis, Kabupaten Bulungan. Penelitian dilakukan pada dua petak tambak masing-masing seluas 7 ha, terdiri atas satu petak dengan aplikasi probiotik RICA dan satu petak non-probiotik. Pengamatan dilakukan dari minggu ke-0 hingga minggu ke-12 dengan interval dua minggu. Parameter utama yang diamati meliputi amonia, nitrit, dan nitrat, sedangkan suhu, salinitas, oksigen terlarut (DO), pH, dan alkalinitas digunakan sebagai parameter pendukung. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kisaran, rata-rata, pola perubahan, dan kecenderungan nilai antarpetak selama periode pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi amonia pada tambak probiotik berkisar 0,01–0,31 mg/L dengan rata-rata 0,077 mg/L, sedangkan tambak non-probiotik berkisar 0,03–0,34 mg/L dengan rata-rata 0,191 mg/L. Konsentrasi nitrit pada tambak probiotik berkisar 0,22–0,28 mg/L dengan rata-rata 0,247 mg/L, sedangkan tambak non-probiotik berkisar 0,25–0,36 mg/L dengan rata-rata 0,326 mg/L. Konsentrasi nitrat pada tambak probiotik lebih terkendali setelah minggu ke-4 dan mencapai 0,27 mg/L pada akhir pengamatan, sedangkan tambak non-probiotik mencapai 0,54 mg/L. Nilai DO, pH, dan alkalinitas pada tambak probiotik juga cenderung lebih stabil, sementara suhu dan salinitas pada kedua tambak masih mendukung budidaya udang windu. Secara deskriptif, aplikasi probiotik RICA berpotensi membantu mengendalikan dinamika senyawa nitrogen dan mempertahankan kestabilan kualitas air pada tambak tradisional udang windu.
MAHARIKA PUTRI
2026 · Thesis · Open Access
Maharika Putri (NIM: 2240402105) ”PENGARUH BELANJA MODAL, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA”. Skripsi, Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Borneo Tarakan, 2026. Pembimbing Dr. Zakaria Basran, S.E., M.Si Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara masih menjadi persoalan penting meskipun daerah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar, sehingga perlu dikaji faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh belanja modal, tingkat pengangguran terbuka, dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan Kabupaten/Kota di Kalimantan Utara baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder tahun 2019-2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Provinsi Kalimantan Utara, dianalisis menggunakan regresi data panel dengan program E-views 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemerintah daerah perlu mengoptimalkan belanja modal yang tepat sasaran dan menekan tingkat pengangguran guna mendukung penurunan kemiskinan secara berkelanjutan.
DINI AMINARTI
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK DETERMINAN KEPUASAN PELANGGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KELURAHAN JUATA LAUT, KECAMATAN TARAKAN UTARA, KOTA TARAKAN Dini Aminarti Asih Kusuma Wijayanti, S.E., M.Sc Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana kualitas pelayanan dan produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan PDAM di Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penyediaan produk dan layanan yang berkualitas sebagai upaya meningkatkan kepuasan pelanggan pada perusahaan penyedia air bersih. Terpenuhinya ekspektasi pengguna merupakan konfirmasi nyata atas keberhasilan PDAM dalam mengimplementasikan standardisasi pelayanan. Melalui pendekatan kuantitatif data dikumpulkan secara langsung dari para pelanggan PDAM menggunakan instrumen kuesioner. Sebanyak 351 responden dipilih sebagai sampel dalam kajian ini. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Temuan studi mengindikasikan bahwa kepuasan pelanggan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh mutu produk. Hal yang sama juga ditemukan pada variabel kualitas pelayanan, yang menunjukkan kontribusi searah dan bermakna terhadap kepuasan pengguna. Selain itu, kedua variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan PDAM di Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kualitas produk dan kualitas pelayanan berperan penting dalam menciptakan kepuasan pelanggan. Oleh sebab itu, PDAM diharapkan terus melakukan perbaikan terhadap mutu produk serta kualitas pelayanan agar tingkat kepuasan pelanggan dapat dipertahankan dan semakin meningkat pada masa mendatang.
CINDALILA INDA SARI
2026 · Thesis · Open Access
Vegetasi mangrove terdiri dari berbagai genus, salah satunya adalah Api-api (Avicennia sp.), yang umumnya mendominasi zona terdepan mangrove dan berhadapan langsung dengan laut. Api-api dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap kondisi lingkungan ekstrem, seperti fluktuasi pasang surut, salinitas tinggi, dan substrat berlumpur. Keberadaan akar napas (pneumatophore) pada Api-api berfungsi untuk meningkatkan aerasi sedimen, menstabilkan substrat, serta meningkatkan akumulasi bahan organik. Kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang sesuai bagi kehidupan berbagai organisme dasar perairan. Serasah daun dan material organik yang dihasilkan oleh mangrove merupakan sumber energi utama dalam ekosistem mangrove. Bahan organik ini akan terdekomposisi dan dimanfaatkan oleh organisme bentos sebagai sumber makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas makrobentos berdasarkan nilai indeks ekologi yang meliputi Indeks Keanekaragaman (H'), Indeks Kekayaan Jenis (R), Indeks Keseragaman (E), Indeks Dominansi (C) dan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil pengamatan menunjukkan nilai-nilai indeks ekologi berturut-turut H’ =0,72; R = 0,67; E = 0,93 dan D = 0,21. Nilai INP untuk setiap jenis makrobentos penyusun komunitas, yaitu Telescopium sp., Urosalpinx sp., Nerita sp., Polymesoda sp. dan Sesarma sp. berturut-turut adalah 80,7 %; 45,7%; 27,1%; 68,2%; 35,2% dan 43,2%. Nilai-nilai indeks ekologi menunjukkan bahwa ada tekanan lingkungan terhadap komunitas, karena dipengaruhi oleh aktivitas budidaya perikanan yang menggunakan bahan kimia, sehingga hanya jenis makrobentos yang memiliki toleransi tinggi terhadap perubahan lingkungan yang mampu bertahan hidup. Telescopium sp. berperan sebagai jenis sub-dominan yang mencerminkan keseimbangan ekologis dan adaptasi fisiologis tinggi terhadap tekanan kimiawi dari aktivitas tambak, sementara jenis lain terbatas pada peran minor akibat sensitivitas lingkungan.
SILVIANA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat serta tingkat penerapan good governance dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 88 responden. Instrumen penelitian terdiri dari 36 pernyataan yang mencakup aspek akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Dana Desa. Pengukuran variabel dilakukan menggunakan skala Likert, sedangkan analisis data deskriptif dilakukan dengan membandingkan skor aktual dengan nilai ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa memperoleh persentase sebesar 84,36% dan berada pada kategori sangat kuat. Transparansi memperoleh persentase sebesar 83,18% dan termasuk dalam kategori sangat kuat. Partisipasi masyarakat memperoleh persentase sebesar 86,27% dengan kategori sangat kuat dan menjadi aspek dengan persentase tertinggi. Secara keseluruhan, tingkat penerapan good governance dalam pengelolaan Dana Desa memperoleh skor rata-rata sebesar 84,60% dan berada pada kategori sangat kuat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan Dana Desa di Desa Gunung Sari telah menerapkan prinsip good governance melalui akuntabilitas pemerintah desa, keterbukaan informasi, serta keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi pengelolaan Dana Desa.
DELFIN
2026 · Thesis · Open Access
Abstract The purpose of this study was to evaluate the external lightning protection system of the State Elementary School 041 (SDN 041) building in Tarakan City using the protection angle method and the rolling sphere method, in accordance with the General Regulations for Lightning Protection Installations (PUIPP) and SNI 03-7015-2004. The evaluation was conducted to determine the estimated lightning strike hazard level, the extent of the protected area, the effectiveness of the installed protection system, and the adequacy of the grounding resistance value. A quantitative descriptive research method was employed, involving the collection of building dimension data and monthly thunderstorm data, as well as direct soil resistance measurements using an Earth Tester. Calculation results showed that a lightning strike hazard index of 12, indicating that the installation of a lightning protection system was highly recommended. The building's protected area (A_e) was calculated to be 3,958.22 m², with a direct lightning strike frequency (N_d) of 0.052 strikes per year, placing the building in Protection Level IV. Evaluation using the protection angle method with a 45° angle resulted in a protection radius of 31.125 meters for each air terminal, with the entire building structure situated within the safe zone. Analysis using the rolling sphere method with a 60-meter radius showed that the sphere did not touch the building structure but only contacted the air terminals, with an estimated lightning strike current of 234.89 A. Field measurements indicated a grounding resistance value of 209 2; subsequent parallel calculation showed a value of 0.23 2, which met the safety standard of SNI 03-7015-2004 (requiring a value below 52).
AGYTA SAWITRI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh jumlah penduduk, tenaga kerja, dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa jumlah penduduk, tenaga kerja, belanja modal, dan pertumbuhan ekonomi selama periode 2019 hingga 2025. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode regresi data panel menggunakan bantuan perangkat lunak E-Views versi 14. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan, diketahui bahwa secara parsial, variabel tenaga kerja dan belanja modal memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Kalimantan Utara, sedangkan variabel jumlah penduduk tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut. Sementara itu, secara simultan, ketiga variabel yang diteliti, yaitu jumlah penduduk, tenaga kerja, dan belanja modal, terbukti berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara.
NIRMALA
2026 · Thesis · Open Access
Belanja pemerintah yang terdiri atas belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal merupakan instrumen fiskal untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), pengangguran, dan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara 2015–2024. Hasil analisis regresi data panel menggunakan Eviews.14. Model 1 (PDRB) dengan model FEM Y₁it=184.636,6+0,8391X₁it+0,9440X₂it−0,2844X₃it+εit dan Adjusted R²=0,9962. Hasil analisis cross effect menunjukkan bahwa Kabupaten Bulungan menambah nilai PDRB sebesar 911.289,4. Sedangkan KTT (-215.108,7), Malinau (-251.161,1), Nunukan (-232.369,5), dan Kota Tarakan (-212.650,1) mengurangi nilai PDRB. Model 2 (Pengangguran) dengan model CEM Y₂it= 4,7102+0,0035X₁it−0,0068X₂it+0,0023X₃it+εit dan Adjusted R²=0,1805. Belanja pegawai berpengaruh positif signifikan, belanja barang dan jasa berpengaruh negatif signifikan, sedangkan belanja modal tidak signifikan. Model 3 (Kemiskinan) dengan model REM Y₃it=17,3514−1,2152X₁it−0,6071X₂it+ 0,03371X₃it εit dan Adjusted R²=0,0534. Hasil Cross effect menunjukkan bahwa Kabupaten Bulungan meningkatkan nilai kemiskinan sebesar 2,5943 dan Malinau 0,7540. Sebaliknya, KTT mengurangi nilai kemiskinan (-1,9209), Nunukan (-0,4937), dan Kota Tarakan (-0,9337). Belanja pemerintah berkontribusi terhadap peningkatan PDRB, namun tidak berpengaruh signifikan dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara.