OFREN
2024 · Thesis · Open Access
Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara secara eksplisit mengatur bahwa ASN yang hukum penjara karena melakukan tindak pidana diberhentikan tidak dengan hormat. Namun demikian implikasi dari pemberhentian tidak dengan hormat menimbulkan ketidak adilan. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana aspek keadilan dari pemberhentian tidak dengan hormat seorang PNS. Ada dua rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu; pertama; Dasar pertimbangan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil di lndonesia, dan kedua; Prisip Keadilan dari pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normative, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Dasar Pertimbangan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Sebagai Pegawai Negeri Sipil di Indonesia karena telah Melanggar Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil yaitu melakukan penyelewengan terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, melakukan pelanggaran disiplin tingkat berat, dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau menjadi anggota dan/atau pengurus partai. Dan prisip keadilan dari pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil diperoleh kesimpulan bahwa pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS sangat berdampak kepada keberlangsungan kehidupan seorang PNS beserta keluarganya karena pemberhentiannya mengakibatkan kehilangan kedudukan dan status sebagai PNS serta kehilangan jaminan atas pensiun. Jaminan pensiun merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah kepada PNS yang telah bekerja dan mengabdi kepada pemerintah dan merupakan jaminan di hari tua. Meskipun PNS yang diberhentikan tidak dengan hormat telah mengabaikan kewajibannya serta melanggar kode etik dan kode perilaku sebagai PNS dikarenakan faktor-faktor tertentu, tetapi PNS tersebut sebelumnya telah bekerja dan mengabdi kepada pemerintah. Sebagai bagian dari aparatur negara telah mengabdikan dirinya kepada negara untuk membantu menyelenggarakan tujuan pembangunan nasional sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD NRI Tahun 1945.
FERRY HERIAN FURET
2024 · Thesis · Open Access
Abstrak Sengketa konstruksi merupakan bagian dari sengketa bisnis.Arbitrase merupakan salah satu model pilhan penyelesaian sengketa konstruksi. Dalam penelitian ini, digunakan tipe penelitian hukum normative, dengan menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin menjelaskan kedudukan para pihak dalam kontrak kerja jasa konstruksi antara pemerintah daerah dengan pihak penyedia jasa Konstruksi serta menjelaskan model penyelesaian sengketa jasa konstruksi antara pemerintah daerah dengan penyedia jasa konstruksi. Setelah melakukan penelitian ditemukan bahwa dalam kontrak konstruksi keduduksn para pihak setara dan seimbang, dimana para pihak berupaya untuk menjaga agar hak dan kepentingannya dilindungi oleh hukum. Para pihak yang terlibat dalam kegiatan kontrak jasa konstruksi masing-masing diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembuataan rancangan kontrak dan mempelajarinya untuk kemudian disepakati dan dilaksanakan. Namun dalam praktek, kedudukan pengguna barang jasa dengan penyedia jasa konstruksi sering dalam keadaan tidak seimbang, pengguna barang jasa konstruksi sering berada dalam kedudukan yang lebih kuat, sedangkan penyedia jasa konstruksi berada dalam kedudukan yang lemah sehingga cenderung menuruti syarat yang diajukan oleh pengguna jasa. Sedangkan model penyelesaian sengketa jasa konstruksi antara pemerintah daerah dengan penyedia jasa konstruksi salah satunya melalui arbitrase. Penyelesaian sengketa konstruksi melalui arbitrase didasarkan pada klausula arbitrase dan perjanjian arbitrase yang dibuat sebelum atau setelah timbulnya sengketa. Perjanjian arbitrase dan klausula arbitrase dalam kontrak kerja konstruksi merupakan perjanjian yang dibuat oleh pihak berdasarkan kesepakatan. Berdasarkan asas kebebasan berkontrak dan asas pacta sunt servanda serta asas itikad baik yang termuat dalam Pasal 1338 KUH Perdata dan syarat sahnya suatu perjanjian yang tertuang dalam Pasal 1320 KUH Perdata, perjanjian arbitrase tersebut mempunyai kekuatan mengikat dan berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak yang membuatnya.
ELTONJON
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis bagaimana pengaturan hukum terhadap tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan keshatan dan bagaimana bentuk perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan serta menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Sesuai hasil penelitian disimpulkan: bahwa; Pengaturan Hukum Terhadap Tenaga Kesehatan Dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan telah dijelaskan dalam berbagai peraturan perundang undangan. Pengaturan mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan suatu upaya untuk menjauhkan segala resiko yang dapat terjadi pada diri sendiri maupun risiko yang dapat membahayakan pasien. Kesehatan dan Keselamatan Kerja memiliki tujuan meningkatkan dan memelihara derajat tertinggi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial pekerja pada semua jenis pekerjaan, pencegahan keberadaan dan ketidakhadiran pekerja karena kondisi kesehatan yang disebabkan kondisi kerja yang tidak layak, melindungi pekerja pada tempat kerjanya terhadap risiko yang muncul dari faktor-faktor yang dapat merugikan kesehatan, penempatan dan pemeliharaan pekerja di lingkungan kerja yang sesuai dengan kodisi fisiologis dan psikologis pekerja dan untuk menciptakan kesesuaian antara pekerjaan dengan pekerja dan setiap pekerja dengan pekerjaannya dan Bentuk perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan meliputi; Perlindungan hukum Preventif artinya tenaga kesehatan diberikan oleh negara perlindungan hukum melalui peraturan perundang-undangan sehingga tenaga kesehatan menjalankan profesinya dengan nyaman sehingga tidak terjadi sengketa dimudian hari. Perlindungan hukum Refrensif, adalah suatu jaminan yang diberikan oleh Negara kepada semua pihak untuk dapat melaksanakan hak dan kepentingan hukum yang dimilikinya dalam kapasitasnya sebagai subyek hukum. Sehingga ketika terjadi sengketa antara tenaga kesehatan dengan pasien akan diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
MARLENI KURNIA
2024 · Thesis · Open Access
Tesis ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional dan keselarasan individu organisasi terhadap perilaku kerja inovatif dengan berbagi pengetahuan sebagai variabel mediasi. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei, cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang di gunakan adalah teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada guru SMP di Kota Tarakan sebanyak 283 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh terhadap perilaku kerja inovatif, keselarasan individu organisasi berpengaruh positif terhadap perilaku kerja inovatif, kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap berbagi pengetahuan, keselarasan individu dan organisasi yang berpengaruh positif terhadap perilaku berbagi, berbagi pengetahuan memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan perilaku kerja inovatif, berbagi pengetahuan memediasi hubungan keselarasan individu dan organisasi terhadap perilaku kerja inovatif dan berbagi pengetahuan berpengaruh positif terhadap perilaku kerja inovatif. Implikasi teoritis dalam penelitian ini mendukung Work Adjusment Theory dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kerja inovatif. Implikasi praktis dalam penelitian ini memberikan kontribusi praktik manajemen yang dapat digunakan untuk membangun perilaku kerja inovatif pada guru SMP di Kota Tarakan.
SUSANTI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Emotional Intelegennce dan Work Life Balance terhadap Organizational Citizinship Behaviour dan Kepauasan Kerja Sebagai Pemediasi, pengaruh Emotional Intelegennce, Work Life Balance dan Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizinship Behaviour, serta pengaruh mediasi Kepuasan Kerja terhadap hubungan antara Emotional Intelegennce dan Work Life Balance dengan Organizational Citizinship Behaviour. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Purpose SEMPLS. Metode pengambilan sampel yaitu seluruh pegawai negeri sipil yang bekerja pada 5 (lima) UPT Bapenda Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Squere (PLS) dengan bantuan program komputer SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Emotional Intelegence berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour.Work Life Balance berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour.Emotional Intelligence tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Work Life Balance berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja.Emotional Intelligence yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja tidak memiliki pengaruh terhadap Organizational Citizenship Behavior.Work Life Balance yang dimediasi oleh Kepuasan Kerja memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior Kepuasan Kerja memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior. Implikasi Teoritis Teori Kelembagaan dan Teori Disonansi Kognitif dalam menjelaskan faktor-faktor yang meningkatkan Organizational Citizinship Behaviour. Implikasi Praktis dalam penelitian ini memberikan kontribusi praktek manajemen yang dapat digunakan dalam membangun perilaku Organizational Citizinship Behaviour pada organisasI.
KULEH
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap anak penyandang disabilitas dalam memperoleh hak pendidikan di Kabupaten Malinau dan untuk menganalisis upaya Pemerintah Kabupaten Malinau dalam pemenuhan hak atas pendidikan anak penyandang disabilitas Menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: bahwa; perlindungan hukum anak penyandang disabilitas dalam memperoleh hak Pendidikan di Kabupaten Malinau masih belum berjalan secara maksimal. Upaya penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kabupaten Malinau masih berjalan secara parsial antar stakeholder terkait dengan belum adanya pola koordinasi antar stakeholder. Pemahaman masyarakat, perangkat daerah terhadap upaya perlindungan dan pemenuhan hak Pendidikan penyandang disabilitas di Kabupaten Malinau masih kurang dalam melihat hak-hak penyandang disabilitas yang harus dipenuhi sebagai tanggung jawab bersama. Belum ada upaya intervensi program dan kegiatan oleh pemerintah daerah Kabupaten Malinau sesuai dengan amanat UU No.8/2016 kepada penyandang disabilitas yang bersifat tetap dan berkelanjutan. Dalam hal intervensi kegiatan yang ada secara umum masih berupa Sedang upaya pemenuhan hak pendidikan bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Malinau dilakukan melalui berbagai kebijakan pemerintah kabupaten Malinau. antara lain dengan memberikan fasilitas pendidikan mulai dari jenjang pendidikan terendah Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) bantuan yang bersifat sementara saja. Kata Kunci, Perlindungan Hukum, Anak, Penyandang disabilitas, Hak Pendidikan
HENRY LAURY
2024 · Thesis · Open Access
Setiap orang berhak untuk hidup sehat dan memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau oleh masyarakat, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan peraturan perundang-undangan lainnya. Tindakan medik merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang harus dilakukan oleh yang berwenang sesuai yang diatur dalam peraturan dan Undang-Undang. Perawat dalam melakukan praktik keperawatan sekaligus menjalankan tugas pemerintah sering melakukan tindakan medik sehingga membutuhkan perlindungan hukum yang jelas. Perawat dalam melakukan tindakan medis mempunyai tanggungjawab hukum. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian yang bersifat deskriptif Empiris, ini dilakukan di Puskesmas Metut di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan narasumber yang terkait dengan permasalah yang diteliti, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi kepustakaan/studi dokumen. Data yang telah terkumpul dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat di Puskesmas Metut yang melakukan praktik perawat sering melakukan tindakan medik yang sebenarnya bukan wewenang perawat seperti yang di atur dalam peraturan dan perundangundangan. Hal ini dapat dilihat dimana perawat yang melakukan tindakan medis tanpa ada pelimpahan secara tertulis dari dokter. Perawat yang melakukan tindakan medik dalam rangka menjalankan tugas pemerintah sangat rawan bersinggungan dengan hukum. Olehnya itu diharapkan agar pemerintah daerah segera menetapkan daerah-daerah yang tidak memiliki dokter atau daerah yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang melebihi ketersediaan tenaga dokter agar perawat dapat mendapatkan perlindungan hukum yang jelas. Dan agar perawat yang melakukan tindakan medik dapat bertanggungjawab secara hukum maka dokter dalam melimpahkan kewenangan kepada perawat diharapkan dalam bentuk tertulis dan disertai dengan SOP yang jelas. Kata Kunci : Perlindungan hukum, perawat, tindakan medik.
YANTI
2024 · Thesis · Open Access
Pemberian pupuk bersubsidi merupakan program prioritas pemerintah untuk meringankan beban petani sehingga pada saat mereka membutuhkan pupuk untuk tanaman sayurannya tersedia dengan harga yang terjangkau. Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan produksi pertanian, pemerintah membuat kebijakan yang bertujuan untuk memfasilitasi sarana dan prasarana pertanian, salah satunya adalah kebijakan subsidi pupuk bagi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan pupuk bersubsidi terhadap produksi usaha tani hortikultura cabai rawit di Kota Tarakan. Lokasi penelitian ini bertempat di Kelurahan Juata Permai. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 petani. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dengan menggunakan analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan: persamaan regresi yang diperoleh Y=3,205 + 0,158X1 + 0,156X2+ 0,132X3. Uji determinasi R square sebesar 0,998. Uji F menunjukkan bahwa tingkat signifikansi 0,000 0,05 yang berarti luas lahan, pupuk urea, pupuk Sp-36 berpengaruh signifikan secara simultan. Uji t menunjukkan bahwa variabel luas lahan(X1), pupuk urea(X2), pupuk sp-36(X3) berpengaruh signifikan terhadap produksi cabai (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05.
JUNIA FASA
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Waktu Tunggu, Lingkungan Tunggu, dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien Pengguna Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat yang disingkat dengan JKN KIS di Rumah Sakit Provinsi Kalimantan Utara. Rancangan yang digunakan dalam pienielitian ini adalah dengan mienggunakan mietodie pienielitian kuantitatif yaitu diengan piendiekatan surviei. Ukuran sampiel yang diambil menggunakan rumus hair, yaitu dengan jumlah indikator sebanyak 22 item dikali 5. Sehingga, melalui perhitungan berdasarkan rumus tersebut, diperoleh jumlah sampel dari penelitian ini adalah sebesar 110. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program komputer SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Waktu tunggu memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan pasien, Lingkungan tunggu memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kepuasan pasien, Kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kepuasan pasien, Waktu tunggu, lingkungan tunggu dan kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan secara simultan terhadap kepuasan pasien. Penelitian ini menghasilkan nilai koefisien determinasi R2 atau R Square sebesar 0,626. Hasil ini berarti bahwa waktu tunggu, lingkungan tunggu dan kualitas pelayanan memiliki hubungan dengan kepuasan pasien pengguna JKN KIS di Rumah Sakit Provinsi Kalimantan Utara sebesar 62,6%, dan sisanya 37,4% dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain diluar model.
KURNIANTI
2024 · Thesis · Open Access
Desa Binusan merupakan salah satu desa tertinggal yang ada di Kabupaten Nunukan. Desa Persiapan Ujang Fatimah merupakan pemekaran dari Desa Binusan yang 20 % wilayahnya dipergunakan dalam arti luas dengan berbagai komoditas perkebunan,pertanian,dan perikanan yang mempunyai prospek cukup baik, hal ini menggambarkan bahwa sebagian masyarakat bekerja sebagai petani. Adanya ketertinggalan tersebut menyebabkan petani ketinggalan akses dibidang pertanian menjadi terbatas, berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukannya penelitian terkait Pemetaan Sosial. Penelitian ini bertujuan untuk (1). Memetakan Kondisi Sosial, Ekonomi, dan Budaya petani padi sawah di Desa Persiapan Ujang Fatimah Kabupaten Nunukan (Studi Kasus Kelompok Tani Mattirowali), (2). Mengetahui kendala yang dihadapi petani padi sawah dalam meningkatkan kondisi sosial,ekonomi,dan budaya petani padi sawah di Desa Persiapan Ujang Fatimah Kabupaten Nunukan (Studi Kasus Kelompok Tani Mattirowali). Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah metode sensus dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan pemprosesan data dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Nvivo12. Hasil penelitian menemukan Pemetaan Sosial, Ekonomi, dan Budaya Petani dilihat dari indikator sosial yaitu jenis kelamin mayoritas laki-laki 33,3%, umur mayoritas 41-64 sebesar 67%, pendidikan dengan mayoritas SD sebesar 46,67%, lama berusaha tani mayoritas >10 tahun sebesar 70%, status kepemilikan lahan mayoritas milik sendiri sebesar 87%, jumlah tanggungan keluarga mayoritas 2-4 tanggungan keluarga sebesar 63,3%, peran kelompok tani sebagai wadah petani untuk dapat mempelajari pertanian yang efektif dan efisien. Indikator ekonomi yaitu pekerjaan di luar usaha tani dengan mayoritas petani memiliki pekerjaan selain usahatani padi sawah 56%, luas lahan rata-rata 1 Ha, produktivitas lahan petani 834,129 Kg/Ha, pendapatan mayoritas Rp.5.000.000 - Rp.10.000.000 sebesar 50%, pemasaran yang dilakukan hanya dari rumah dan harga jual beras Rp.12.000/ Kg. Dalam aspek budaya, semua petani adalah dari suku Bugis dan beragama Islam, serta terdapat kendala-kendala yang dihadapi petani, terutama terkait subsidi pupuk yang sering terlambat, serta masalah pemasaran yang minim sehingga beras produksi petani kurang laku.
INDAH ROSITA
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Padi adalah tanaman semusim yang merupakan sumber utama beras sehingga menjadi kebutuhan pokok masyarakat dan sebagai sumber penghasilan bagi petani. Hal ini mendorong peningkatan produksi padi oleh petani yang dalam proses produksi usaha tani padi memerlukan faktor produksi. Pengelolaan faktor produksi akan mempengaruhi keberhasilan produksi padi. Produksi padi sawah di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah dalam prosesnya masih mengalami berbagai kendala dan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui apa saja faktor-faktor produksi dalam produksi padi sawah. 2). Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah. 3). Menganalisis faktor dominan yang mempengaruhi produksi padi. Dalam penelitian lokasi di Desa Tanjung Buka SP 5, metode penentuan sampel adalah Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 50. Kemudian data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan fungsi produksi cobb-dauglas. Hasil analisis menunjukkan persamaan regresi adalah LnY= 6.037 - 0.253LnX1 + 0.599LnX2 + 0.200LnX3 + 0.038LnX4 - 0.061LnX5 – 0.007LnX6 + 0.024LnX7 + e. Nilai R2 sebesar 57,3% yang artinya produksi padi sawah dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi. Sedangkan Uji F dengan nilai Sig (0.000) 0.05 bahwa variabel luas lahan, benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja, tingkat pendidikan, dan modal berpengaruh secara bersama-sama terhadap produksi padi sawah. Pada uji-t hanya variabel benih (X2) dengan nilai Sig (0,000) 0,05 yang berpengaruh nyata dan signifikan terhadap produksi padi sawah (Y), dalam artian setiap penambahan benih berpengaruh terhadap peningkatan produksi padi sawah di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Variabel lainnya berpengaruh tidak nyata terhadap produksi. Kata Kunci: Padi Sawah, Faktor-faktor produksi, Cobb-Dauglas
ROBIAH
2024 · Thesis · Open Access
UMKM An Nur merupakan UMKM yang khusus mengolah produk rumput laut. Salah satu metode inovasi UMKM An Nur adalah penambahan senyawa kimia esensial dari rumput laut, seperti gelatin, keragenan, dan alginat yang semuanya merupakan bentuk polisakarida. Hal ini menghasilkan olahan rumput laut yang tidak hanya menjadi sumber nutrisi yang berharga bagi tubuh manusia, namun juga mempunyai nilai ekonomi yang cukup besar. Meski demikian, pemasaran produk olahan rumput laut tersebut saat ini masih terbatas di wilayah Nunukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pemasaran Produk Olahan Rumput Laut di Kelurahan Nunukan Barat Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2023 – Februari 2024, jumlah responden sebanyak 11 orang. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis SWOT, dengan menganalisis faktor internal dan eksternal dari industri UMKM An Nur. Berdasarkan analisis SWOT, strategi UMKM An Nur berada pada kuadran III yang terletak diantara peluang dan kelemahan, dimana sumbu X= 3,70+ (-4,00) = -0,30 dan sumbu Y = 4,00 + (-3,80) = 0,20. Strategi yang digunakan disebut dengan strategi Turn Arround, Yaitu terletak diposisi strategi Kelemahan – Peluang (WO), hasil penelitian didapatkan pada industri UMKM An Nur yaitu (a) Memanfaatkan peluang permintaan tinggi dan menambah jumlah tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan produksi yang banyak, (b) Memanfaatkan stok produk yang ada sehingga banyak keuntungan apabila banyak konsumen yang datang membeli produk, (c) Memanfaatkan berkembangkan media promosi yang saat ini jauh lebih efektif, (d) memanfaatkan pameran atau bazar untuk memperkenalkan kepada konsumen sehingga konsumen dapat mengetahui produk dan mengetahui lokasi dari usaha UMKM An Nur.
CARLES AMAT
2024 · Thesis · Open Access
.
DESI AGUSTRIANI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari adversity quotient. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi penelitian 120 siswa pada Kelas VIII MTs Negeri Tarakan Tahun ajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling, dimana 60 siswa sebagai sampel. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan representasi matematis berbentuk uraian dan angket adversity quotient. Teknik analisis data yang digunakan ialah statistika deskriptif. Kemudian data tes diidentifikasi berdasarkan indikator kemampuan representasi matematis, dan data angket diidentifikasi berdasarkan tingkat Adversity Quotient (AQ). Data yang telah diidentifikasi kemudian diklasifikasikan berdasarkan kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan siswa Kelas VIII MTs Negeri Tarakan didominasi oleh siswa yang memiliki kemampuan representasi matematis yang kurang dan memiliki Adversity Quotient (AQ) camper. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan karakteristik dimana siswa climber menunjukkan kemampuan representasi matematis yang baik dan mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan representasi matematis dibandingkan siswa camper dan quitter. Siswa climber mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan mampu menyajikan permasalahan dengan kata-kata. Sedangkan siswa camper belum mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, belum mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan belum mampu menyajikan permasalahan dengan kata-kata. Adapun siswa quitter belum mampu menyajikan dan memvisualisasikan permasalahan ke dalam gambar, belum mampu menyelesaikan perhitungan matematis, dan tidak memiliki kemampuan dalam mengolah informasi dengan kata-kata.
AHMAD NUR FADILAH
2024 · Thesis · Open Access
Peluang pemanfaatan energi gelombang laut sangat besar di Indonesia, mengingat Indonesia memiliki wilayah lautan yang besar. Salah satu upaya untuk memanfaatkan gelombang laut tersebut adalah membuat media yang dapat menjadi sarana dan prasarana dalam pemanfaatan gelombang laut tersebut. Pada penelitian ini dilakukan rancang bangun bangun wave tank model flap skala laboratorium. Wave tank adalah alat simulasi pembuat gelombang skala laboratorium yang digunakan untuk mengamati perilaku gelombang. Wave tank dapat meminimalisir pengunaan waktu dan biaya dalam pengembangan teknologi yang menggunakan gelombang laut sebagai sumber energinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara merancang bangun serta mengetahui berapa panjang dan tinggi gelombang yang tercipta pada wave tank model flap skala laboratorium. Wave tank model flap skala laboratorium ini memiliki ukuran 150 cm x 35 cm x 35 cm dan menggunakan motor listrik dengan daya 200 watt. Wave tank membutuhkan 22 watt daya listrik dan putaran motor listrik sebesar 120 rpm. Tinggi dan panjang maksimal dari gelombang yang dihasilkan dari wave tank model flap skala laboratorium adalah dengan panjang dan tinggi 4 cm dan 36 cm dengan volume 15% air dari kapasitas penuh dari tangki.
STEPANUS STEPEN DINO
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Wave tank merupankan alat pembuat ombak skala laboratorium serta digunakan sebagai wadah penampung air dengan ukuran 150 cm x 35 cm x 35 cm. Jenis wave tank yang digunakan untuk pembuat ombak adalah wave tank model piston dan wave tank model flap. Dengan adanya wave tank yang telah dirancang maka penulis melakukan penelitian yang berjudu “analisis karakteristik gelombang pada wave tank dengan variasi rpm” penelitian ini bertujuan untuk mengukur tinggi dan panjang gelombang yang terbentuk pada tiga titik pengukuran yaitu, 40 cm, 60 cm, 100 cm dan 3 variasi rpm. Dari hasil penelitian menggunakan wave tank model piston diperoleh hasil terbaik, yaitu tinggi gelombang 2,5 cm dan panjang gelombang 23 cm. Hasil tersebut diperoleh pada titik pengukuran 40 cm dan menggunakan putaran mesin 192 rpm. Pada wave tank model flap diperoleh hasil terbaik yaitu, tinggi gelombang 1,8 cm dan panjang gelombang 30 cm. Tinggi gelombang terbaik pada wave tank model flap diperoleh pada titik pengukuran 40 cm dan menggunakan putaran mesin 12 rpm, sedangkan panjang gelombang terbaik diperoleh pada titik pengukuran 60 cm dan 100 cm dengan putaran mesin 12 rpm. Berdasarkan perbandingan tinggi gelombang dan panjang gelombang terbaik yang diperoleh pada masing-masing wave tank, dapat disimpulkan bahwa wave tank model piston lebih baik dibandingkan wave tank model flap dalam hal menghasilkan tinggi gelombang. Sebaliknya, dalam hal panjang gelombang, wave tank model flap lebih baik dibanding wave tank model piston.
RUSLI JERIUS
2024 · Thesis · Open Access
Wave tank (tangki gelombang) merupakan pengaturan laboratorium untuk mengamati perilaku gerakan gelombang buatan. Wave tank ini belum bisa menghasilkan energi listik tetapi sebagai simulator pergerakan gelombang laut dan bisa dikembangkan lagi sampai menghasilkan energi gelombang (WEC). Dengan dasar inilah penulis mencoba untuk membuat wave tank skala laboratorium dengan pembuat ombak model piston yang dimana hasil rancangan ini hanya sebagai simulator gelombang laut saja. Dengan adanya wave tank ini dapat memudahkan peneliti selanjutnya untuk dikembangkan sampai menghasilkan energi listrik (WEC). Tujuan dari penelitian ini ialah dapat merancang wave tank skala laboratorium dan dapat menganalisis tinggi gelombang dan panjang gelombang yang dihasilkan pada wave tank skala laboratorium dengan pembuat ombak model piston. Metode penelitian yang digunakan ialah perancangan teknik. Rancang bangun menghasilkan ukuran rangka dengan panjang 155 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 122 cm, dengan ukuran aquarium yang digunakkan yaitu panjang 150 cm, lebar 35 cm, dan tinggi 35 cm. Tenaga motor listrik ialah 200 watt sedangkan wave tank membutuhkan 66 watt untuk menggerakan wavemaker dengan volume air 30% dari volume total aquarium. Jenis penggerak yang digunakan yaitu model piston dengan satu kecepatan saja yang diatur oleh dimmer. Hasil pengambilan data tinggi gelombang yang dihasilkan bervariasi mulai dari 1,1 cm – 2,5 cm sedangkan untuk pengambilan data panjang gelombang yang dihasilkan bervariasi juga mulai dari 10,5 cm – 20,5 cm.
ROBBY AGUS SUPRIANTO
2024 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini untukmengetahui gambarantingkat stres belajar mahasiswa di Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2020 Universitas Borneo Tarakan di Tengah Pandemi Covid-19. stress belajar adalah suatu kondisi kejiwaan yang disebabkan oleh faktor interen atau faktor ekstern yang dirasakan mahasiswa sebagai ancaman yang membahayakan dirinya sehingga menghambat aktifitas belajarnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuntitatif sifatnya deskriptif teknik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan skala. Adapun jumlah sampel dan populasi sebanyak 70 mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada kategori pernah dan kategori jarangdalam tingkat stress belajar mahasiswa Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Borneo Tarakan. Hasil tersebut terlihat dari analisis secara keseluruhan sebanyak 70 subjek atau dengan persentase sebanyak 48,26 %. Sedangkan berdasarkan perindikatornya sebanyak 147 subjek atau dengan persentase sebanyak 73,14 %, dengan indikator pertama yaitu tingkat Stressornya, sedangkan pada indikator yang kedua dengan Reaksi Tingkat Stressor sebanyak 100 subjek atau dengan persentase sebanyak 49,75 %. Jadi, dari hasil persentase tersebut terlihat pada kategori kurang baik, artinya tingkat stress belajar mahasiswa Bimbingna dan Konseling Angkatan 2020 Unversitas Borneo Tarakan dapat dikatakan tinggi.
SASKIA HUMAIRAH
2024 · Thesis · Open Access
Studi pendahuluan merekomendasikan bahwa di SMPN 1 Tanjung Selor memerlukan bahan ajar yang lebih kontekstual dibandingkan dengan buku yang sudah ada. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis pendidikan matematika realistik dengan kemampuan rotasi mental pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (RnD). Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri atas tahap Analyze (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi angket validasi ahli materi dan ahli media untuk kevalidan LKPD, angket respon guru dan peserta didik untuk menentukan kepraktisan, dan tes hasil belajar untuk menentukan keefektifan LKPD. Uji coba penggunaan LKPD dilakukan kepada 30 peserta didik kelas VIII SMPN 1 Tanjung Selor. Berdasarkan hasil validasi, diperoleh bahwa LKPD valid digunakan dengan hasil validasi LKPD oleh ahli Media dan Materi adalah 3,54 termasuk dalam klasifikasi sangat baik. LKPD praktis digunakan dengan hasil angket respon guru adalah 4 termasuk dalam klasifikasi sangat baik dan angket respon peserta didik adalah 3,57 termasuk dalam klasifikasi sangat baik. Hasil tes hasil belajar peserta didik terdapat 29 dari 30 peserta didik yang lulus KKM, maka LKPD yang dikembangkan efektif digunakan dengan persentase tes hasil belajar sebesar 96,67% termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan keterangan diatas LKPD yang dikambangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
YULYANA
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain pretest- posttest control grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tanjung Palas Tengah. Penarikan sampel menggunakan teknik cluster Random Sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas XI IPA 1 dengan jumlah siswa sebanyak 15 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 dengan jumlah siswa sebanyak 15 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu rata-rata dan simpangan baku dan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas untuk data awal dan uji hipotesis menggunakan uji statistik independen sampel t-test. Hasil analisis deskriptif menunjukan rata-rata nilai pretest di kelas eksperimen lebih besar dari rata-rata nilai pretest dikelas kontrol yaitu sebesar 59,87 pada kelas eksperimen sedangkan pada kelas kontrol sebesar 52,87. Sedangkan nilai posttest pada kelas eksperimen yaitu 79,93, sedangkan pada kelas kontrol yaitu 65,33. Berdasarkan hasil analisis uji independent sampel t-test dengan taraf signifikan 5% (α=0,05). Dengan demikian H_0 ditolak dan H_1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tanjung Palas Tengah.