Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.753 item publik

Publikasi

Halaman 17 dari 338

Kepastian Hukum Prinsip First to File dalam Perlindungan Hak Atas Merek di Indonesia

ANDI DIAN ROSDIANA
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini menganalisis pengaturan prinsip first to file dalam perlindungan hak atas merek di Indonesia serta batas penerapannya dalam hubungannya dengan itikad tidak baik dan perlindungan merek terkenal. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum berupa peraturan perundang-undangan, perjanjian internasional, dan doktrin dianalisis secara kualitatif melalui interpretasi gramatikal dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip first to file beroperasi dalam sistem pendaftaran konstitutif, hak lahir setelah merek terdaftar, sedangkan sertifikat menjadi bukti kepemilikan yang kuat. Prioritas pengajuan tidak otomatis menghasilkan hak karena permohonan harus memenuhi syarat formal dan substantif. Perlindungan pendaftar pertama dan terdaftar dibatasi melalui empat tahap, yaitu prioritas dan keabsahan formal; kelayakan absolut; kelayakan relatif, itikad tidak baik dan merek terkenal; serta mekanisme koreksi administratif dan penegakan hukum sesuai objek sengketanya. Sertifikat tidak bersifat kebal terhadap koreksi yang mana sertifikat masih bisa dibatalkan, diubah, ataupun diperbaiki ketika pendaftaran terbukti meniru, membonceng reputasi, atau bertentangan dengan hak pihak lain. Dengan demikian, kepastian hukum first to file bukan kepastian administratif yang mutlak, melainkan kepastian bersyarat yang memadukan keterdugaan, keabsahan perolehan hak, dan keadilan substantif. Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual (DJKI) perlu memperkuat pemeriksaan substantif melalui penelusuran silang, pedoman indikator itikad tidak baik, dan dokumentasi alasan keputusan.

Pengaruh Kualitas Pelayanan, Ketepatan Waktu, dan Kepercayaan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Pengguna Jasa J&T Express Di Desa Tideng Pale

TEGUH NUSANTARA HAFID
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh kualitas layanan, ketepatan waktu pengiriman, dan kepercayaan pelanggan terhadap tingkat kepuasan pelanggan j&t express di desa Tideng Pale. pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling dana data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan, ketepatan waktu pengiriman, dan kepercayaan pelabggan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Di antara ketiga variabel tersebut, ketepatan waktu pengiriman merupakan faktor yang paling dominan. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sementara bagian lain dipengaruhi oleh faktor diluar model penelitian. Oleh karena itu, direkomendasikan agar perusahaan terus meningkatkan mutu layanan dan memperkuat kepercayaan pelanggan untuk meningkatkan kepuasan.

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA MADRASAH ALIAYAH NEGERI TARAKAN

SITI NURANISA
2026 · Thesis · Open Access

The purpose of this study was to determine the effect of group guidance on the learning motivation of Grade XI students at Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Low learning motivation was seen from passive attitudes, a tendency to give up easily, a lack of concentration, and low student engagement during lessons, which negatively gave impact on learning outcomes. One strategy to address this issue was the implementation of group guidance services. The study employed a quantitative experimental approach using a pre-experimental one-group pre-test-post-test design. Data were collected using a learning motivation scale. The study population consisted of 147 Grade XI students, with a sample of 10 students which were selected using simple random sampling. Data analysis was conducted using both descriptive and inferential statistics using SPSS 21.0. The results showed that the mean pre-test score of 63.20 increased to 103.80 in the post-test. Hypothesis testing using a paired-sample t-test was a Sig. (2-tailed) value of 0.000 ( 0.05); thus, the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (H0) was rejected. Consequently, it can be concluded that group guidance has a significant effect on enhancing the learning motivation of Grade XI students at Madrasah Aliyah Negeri Tarakan.

Valuasi Ekonomi Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan

PUTRIA KAYANA JANE
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai ekonomi Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan berdasarkan manfaat yang dapat diestimasi secara kuantitatif. Wana Wisata Persemaian dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi, olahraga, dan edukasi serta memiliki nilai keberadaan dan nilai warisan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui kuesioner kepada 60 responden pengunjung Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan dan data sekunder sebagai data pendukung. Penentuan responden dilakukan menggunakan teknik Quota Accidental Sampling. Analisis nilai ekonomi dilakukan menggunakan Travel Cost Method (TCM) untuk mengestimasi nilai guna langsung berdasarkan biaya perjalanan yang dikeluarkan pengunjung, sedangkan nilai keberadaan dan nilai warisan diestimasi menggunakan Contingent Valuation Method (CVM) melalui pendekatan Willingness to Pay (WTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai guna langsung Wana Wisata Persemaian sebesar Rp 477.006.243 per tahun, nilai keberadaan sebesar Rp 306.000.000 per tahun, dan nilai warisan sebesar Rp 406.980.000 per tahun. Berdasarkan ketiga komponen nilai tersebut, nilai ekonomi Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan yang berhasil diestimasi dalam penelitian ini sebesar Rp 1.189.986.243 per tahun.

Analisis Fluktuasi dan Trend Harga Komoditas Telur Ayam Ras Luar Daerah di Kota Tarakan Kalimantan Utara

PUTRI GITA
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fluktuasi harga, menganalisis kecenderungan trend harga, serta melakukan peramalan (forecasting) harga komoditas telur ayam ras di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa data time series harga telur ayam ras bulanan selama periode Januari 2020 hingga Desember 2025 yang diperoleh dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Kota Tarakan. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif untuk menggambarkan fluktuasi harga, metode Least Square (regresi linier sederhana) untuk mengidentifikasi arah trend harga, serta analisis forecasting guna memperkirakan perkembangan harga pada periode 2026–2030. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga telur ayam ras di Kota Tarakan mengalami perubahan yang berfluktuasi sepanjang periode pengamatan sebagai akibat dinamika permintaan, penawaran, dan distribusi. Persamaan trend yang diperoleh adalah Y = 51.481,00 + 2.102,80X, yang mengindikasikan adanya kecenderungan kenaikan harga rata-rata sebesar Rp2.102,80/piring setiap tahun. Berdasarkan hasil forecasting, harga telur ayam ras diproyeksikan terus mengalami peningkatan, dari Rp66.197,60/piring pada tahun 2026 menjadi Rp74.608,80/piring pada tahun 2030. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga telur ayam ras di Kota Tarakan memiliki kecenderungan meningkat pada lima tahun mendatang, sehingga dapat menjadi sumber informasi bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menyusun strategi untuk mengantisipasi perubahan harga. Kata Kunci: Fluktuasi Harga, Trend, forecasting, Least Square, Telur Ayam Ras, Kota Tarakan. Mengetahui Dr.Etty Wahyuni,S.Hut.,MP

Urgensi Pembentukan Peraturan Daerah Kota Tarakan Tentang Bantuan Hukum Sebagai Instrumen Pemenuhan Hak Asasi Manusia

IRVAN
2026 · Thesis · Open Access

ABSTRAK URGENSI PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH KOTA TARAKAN TENTANG BANTUAN HUKUM SEBAGAI INSTRUMEN PEMENUHAN HAK ASASI MANUSIA Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Pasal 19 ayat (2) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum di Kota Tarakan serta materi muatan Peraturan Daerah Kota Tarakan tentang Bantuan Hukum sebagai instrumen pemenuhan HAM. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder, yang didukung hasil wawancara dan data penyelenggaraan bantuan hukum di Kota Tarakan. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menghubungkan ketentuan hukum, konsep bantuan hukum, akses terhadap keadilan, dan pemenuhan HAM. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa implementasi Pasal 19 ayat (2) UU Bankum belum terlaksana secara optimal karena belum terbentuknya Peraturan Daerah tentang Bantuan Hukum dan belum dimasukkannya pembentukan Perda tersebut dalam Propemperda/Prolegda Tahun 2026. Kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya pelaksanaan kewajiban Pemerintah Daerah dalam memenuhi (to fulfil) hak atas akses terhadap keadilan melalui bantuan hukum sebagai bagian dari HAM bagi masyarakat miskin. Materi muatan Perda perlu didasarkan pada landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis serta disesuaikan dengan kebutuhan Kota Tarakan, meliputi ketentuan umum, penyelenggaraan bantuan hukum, hak dan kewajiban Pemberi dan Penerima Bantuan Hukum, pendanaan, syarat dan tata cara penyelenggaraan, pertanggungjawaban dan pengawasan, larangan, serta ketentuan sanksi sesuai dengan kewenangan daerah. Pembentukan Perda tersebut penting sebagai instrumen hukum daerah untuk memperkuat penyelenggaraan bantuan hukum dan mendukung pemenuhan HAM, khususnya hak masyarakat miskin atas akses terhadap keadilan.

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI GOTONG ROYONG KELAS IV B DI SDN 043 TARAKAN

FIKRI REZA ALFARIDZI
2026 · Thesis · Open Access

Peserta didik kelas IV masih mengalami kendala dalam memahami materi ketika pembelajaran hanya disampaikan secara lisan tanpa didukung media visual. Video pada materi gotong royong memuat materi gotong royong berbasis budaya lokal Kalimantan Utara. Karakteristik dan kebutuhan siswa merupakan dasar peneliti melakukan penelitian. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah research and development (R & D) dengan menggunakan model ADDIE pengembangan tersebut terdiri dari beberapa tahapan yaitu Analysis, Design, Development, implemetation dan Evaluation. Penelitian ini bertujuan menghasilkan video pembelajaran pada materi gotong royong bagi peserta didik kelas IV B SDN 043 Tarakan sekaligus mengkaji kelayakan media yang dikembang kan serta tingkat pemahaman siswa terhadap produk tersebut. Hasil penilaian dari para validator menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar 80% berdasarkan penilaian ahli materi, 85% berdasarkan penilaian ahli media, serta 100% berdasarkan penilaian praktisi. Jika seluruh hasil validasi tersebut dirata-ratakan, diperoleh persentase kelayakan sebesar 88,33% yang berada dalam kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, persentase pemahaman siswa mencapai 88%. Adapun pada uji coba lapangan, persentase yang diperoleh sebesar 82,86%. Berdasarkan kedua hasil tersebut, tingkat pemahaman siswa termasuk dalam kategori sangat memahami. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk mendukung pemahaman siswa terhadap materi gotong royong.

Hubungan Antara Peran Guru Sebagai Motivator Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Kelas V A SD Negeri 011 Karang Balik

BAGUS
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran guru sebagai motivator terhadap hasil belajar siswa serta mengetahui tingkat kekuatan hubungan tersebut pada siswa kelas V A SD Negeri 011 Karang Balik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yang melibatkan 28 siswa kelas V A sebagai sampel penelitian yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi sebanyak 56 siswa kelas V. Data peran guru sebagai motivator dikumpulkan melalui angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui dokumentasi nilai siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji korelasi Rank Spearman dengan bantuan program SPSS versi 27 karena salah satu variabel penelitian tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi Rank Spearman (ρ) sebesar 0,247 dengan nilai signifikansi 0,206 > 0,05, sehingga H₀ diterima dan Hₐ ditolak. Artinya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran guru sebagai motivator terhadap hasil belajar siswa, meskipun hubungan yang diperoleh bersifat positif dengan tingkat hubungan rendah. Kontribusi peran guru sebagai motivator terhadap hasil belajar siswa sebesar 6,10%, sedangkan 93,90% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.

DESKRIPSI PENDEKATAN BERDIFERENSIASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS III-D SDN UTAMA 2 TARAKAN

ELA NOVILIA KHASANAH
2026 · Thesis · Open Access

Pendekatan berdiferensiasi adalah cara mengajar guru yang menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan, kemampuan, dan gaya belajar setiap peserta didik, sehingga semua peserta didik dapat belajar secara optimal. Dalam pendekatan ini, guru tidak memberikan perlakuan yang sama kepada semua peserta didik, tetapi menyesuaikan pembelajaran berdasarkan perbedaan yang ada dikelas dengan materi, cara belajar, hasil belajar, dan suasana kelas agar setiap anak bisa belajar dengan baik sesuai kebutuhannya. Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan pendekatan berdiferensiasi pada pembelajaran matematika pada siswa kelas III-D SDN Utama 2 Tarakan, dengan fokus pada aspek konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas III dan tiga orang siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya untuk menerapkan pendekatan berdiferensiasi pada aspek konten melalui adanya variasi materi secara bertahap dan tingkat kesulitan soal yang berbeda, pada aspek proses didesain dengan pembelajaran individu maupun berkelompok sesuai dengan gaya belajar peserta didik, pada aspek produk melalui hasil kerja peserta didik seperti pembuatan proyek minibook perkalian, LKPD berupa pemehaman perkalian dengan menggunakan gambar, penerapan aplikasi perkalian dengan soal cerita, serta pada aspek lingkungan belajar dengan pemanfaatan fasilitas sekolah dan penciptaan suasana kelas yang kondusif.

POTENSI KITOSAN PADA KERANG KAPAH SEBAGAI ANTIBAKTERI Vibrio parahaemolyticus PATOGEN UDANG WINDU (Penaeus monodon)

SITI NURBAYA
2026 · Thesis · Open Access

Udang windu (Penaeus monodon) merupakan salah satu komoditas ekspor penting Indonesia, termasuk di Kota Tarakan yang mampu mengekspor hingga 13 ribu ton udang windu setiap tahun keberbagai negara sehingga kualitas dan keamanan produk menjadi aspek yang sangat diperhatikan dalam rantai pasok ekspor. Kitosan berpotensi menjadi solusi alternatif yang aman, efektif, ramah lingkungan, dan mendukung praktik budidaya berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi senyawa kimia kitosan yang berasal dari kerang kapah sebagai potensi antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus patogen udang windu, kitosan yang diperoleh merupakan senyawa hasil deasetilasi kitin yang berasal dari limbah cangkang kerang kapah. Pengujian derajat deasetilasi dilakukan menggunakan metode garis dasar Spektroskopi FTIR, kemudian dilanjutkan analisa difusi daya hambat. Hasil penelitian menunjukkan derajat deasetil kapah FTIR 3415 cm-1, kitin 3410 cm-1dan kitosan 3408 cm-1. Pengujian daya hambat menunjukkan rata-rata amoxilin 1% 1,00 mm, asam asetat 1% 1,67 mm, kemudian senyawa kitosan 0,5% 2,00 mm, 1% 1,67 mm, 1,5% 2,00 mm dan 2% 2,67 mm. Pengujian lanjutan perlakuan secara statistik terhadap potensi senyawa kitosan pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan tidak terdapat perbedaan daya hambat antibakteri terhadap Vibrio parahaemolitycus, namun perlakuan 1,5% cukup menghambat dibanding perlakuan amoxilin 1%. Secara umum senyawa kitosan dari kerang kappah memiliki aktivitas antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolitycus.

Deskripsi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Sila ke-2 Terhadap Perilaku Kedisiplinan Belajar Siswa kelas IV-B SD Negeri 004 Sebengkok Tarakan

RAMA MAULIA PARSA
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai-nilai Pancasila sila ke-2 terhadap perilaku kedisiplinan belajar siswa kelas IV-B SD Negeri 004 Sebengkok Tarakan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Alat yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi lembar observasi, kuesioner, dan panduan wawancara. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari dua yang diambil dari hasil reduksi data yang dipilih secara pusposive sampling dari tanggapan kuesioner yang diisi oleh 26 siswa kelas IV-B SD Negeri 004 Sebengkok Tarakan, yang menunjukkan atau tidak menunjukkan kedisiplinan dengan nilai-nilai sila ke-2 tersebut. Hasil pada penelitian ini mendeskripsikan bahwa S1 bisa menerapkan nilai-nilai pancasila sila ke-2 terhadap perilaku kedisiplinan belajar siswa pada indikator mengembangkan sikap menghormati seperti berbicara sopan kepada guru maupun teman, memperhatikan guru pada saat menjelaskan pembelajaran serta datang tepat waktu ke sekolah, indikator gemar melakukan kegiatan manusia seperti menjaga kebersihan kelas, mengerjakan tugas tepat waktu serta melaksanakan piket sesuai dengan jadwal, dan indikator mengakui persamaan derajat, hak dan kewajiban tanpa membeda-bedakan seperti tidak memilih-milih teman pada saat bermain maupun belajar serta tidak mengejek teman pada saat bermain maupun belajar. Pada S2 belum bisa menerapkan hingga perlu bimbingan dalam menerapkan nilai-nilai pancasila sila ke-2 terhadap prilaku kedisiplinan belajar siswa pada indikator mengembangkan sikap menghormati seperti kurang berbicara sopan kepada guru maupun teman,tidak memperhatikan guru pada saat menjelaskan pembelajran serta datang terlambat ke sekolah, indikator gemar melakukan kegiatan manusia tidak menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tidak mengerjakan tugas tepat waktu serta tidak melaksanakan piket kelas, dan indikator mengakui persamaan derajat, hak dan kewajiban tanpa membeda-bedakan seperti memilih-milih teman saat bermain maupun belajar serta mengejek teman pada saat bermian maupun belajar.

Kesiapan dan Hambatan Guru Terhadap Digitalisasi Pembelajaran Matematika di SD Perbatasan Indonesia - Malaysia

DINA MARSELA
2026 · Thesis · Open Access

This research aims to determine the level of teacher readiness and barriers to digitizing mathematics learning at SDN 001 Sebatik Utara, in terms of the TPACK framework and barrier theory. This research uses a quantitative approach with descriptive methods. The research subjects included all teachers involved in the mathematics learning process, with a total sample of 18 teachers determined using total sampling techniques. Data collection was carried out using instruments in the form of questionnaires and interview guides. The research results show that the level of teacher readiness in facing the digitalization of mathematics learning consists of 22% of teachers in the high category, 72% in the medium category, and 6% in the low category. Meanwhile, the level of obstacles faced by teachers shows that 17% are in the high category, 61% in the medium category, and 22% in the low category. Based on these results, it can be concluded that the level of teacher readiness is generally in the medium category, but implementation is not yet fully optimal because there are still limitations in mastery of technology and experience in using digital devices for some teachers.

Hubungan Kebiasaan Sarapan Dengan Tingkat Konsentrasi Belajar Mahasiswa Baru Angkatan 2025 Universitas Borneo Tarakan

SISKA YULIANI FITRI
2026 · Thesis · Open Access

Sarapan merupakan salah satu kebiasaan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan mendukung fungsi otak selama proses pembelajaran. Namun, masih terdapat mahasiswa yang memiliki kebiasaan sarapan yang belum optimal dan mengalami kesulitan berkonsentrasi saat mengikuti perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa baru angkatan 2025 Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 2.158 mahasiswa baru angkatan 2025 dengan sampel sebanyak 371 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Kebiasaan sarapan diukur menggunakan kuesioner kebiasaan sarapan, sedangkan tingkat konsentrasi belajar diukur menggunakan Student Learning Concentration Questionnaire Indeks (SLCQI). Analisis hubungan kedua variabel menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena kedua variabel berskala ordinal. Sebagian besar responden memiliki kebiasaan sarapan kategori baik sebayak 182 responden, kategori cukup sebanyak 180 responden, dan kategori kurang sebanyak 9 responden. Tingkat konsentrasi belajar sebagian besar berada pada kategori rendah sebanyak 193 responden, kategori sedang 148 responden, dan kategori tinggi 30 responden. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,049 dengan p-value 0,349 (p>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa baru Universitas Borneo Tarakan. Hubungan yang ditemukan bersifat positif tetapi sangat lemah, sehingga tingkat konsentrasi belajar kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain selain kebiasaan sarapan.

RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN PADA RUMAH WALET MENGGUNAKAN SENSOR THERMAL MLX90614 BERBASIS INTERNET OF THINGS

NURFADILA
2026 · Thesis · Open Access

Keamanan rumah walet pada umumnya masih dilakukan melalui pemantauan secara manual sehingga kurang efisien dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan dalam mendeteksi objek yang dapat mengganggu keberadaan sarang burung walet. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem keamanan rumah walet berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor thermal MLX90614, mikrokontroler ESP32, dan metode Rule-Based System. Sistem dirancang untuk mendeteksi suhu objek secara non-kontak, mengklasifikasikan kondisi berdasarkan aturan suhu yang telah ditentukan, serta mengirimkan hasil deteksi dan notifikasi kepada pengguna melalui aplikasi Telegram. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah sistem deteksi otomatis rumah walet, yang meliputi tingkat ketepatan sistem dalam mendeteksi kondisi berdasarkan suhu dan kemampuan sistem dalam mengirimkan notifikasi secara real-time. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa sistem mampu mendeteksi suhu ruangan dan objek manusia secara real-time menggunakan sensor thermal MLX90614. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kalibrasi berhasil meningkatkan kesesuaian pembacaan sensor terhadap termometer referensi. Pada objek manusia, error setelah kalibrasi berada pada rentang 0,004°C–0,134°C atau 0,01%–0,37%, sedangkan pada objek ruangan berada pada rentang 0,002°C–0,201°C atau 0,007%–0,57%, dengan nilai koefisien determinasi sebesar R² = 0,9744. Metode Rule-Based System berhasil mengklasifikasikan kondisi berdasarkan rentang suhu yang telah ditentukan dan memungkinkan proses pengambilan keputusan dilakukan secara otomatis. Pengujian komunikasi IoT menunjukkan tingkat keberhasilan pengiriman notifikasi sebesar 100% dengan rata-rata latency sebesar 1.809,3 ms atau sekitar 1,81 detik. Dengan demikian, sistem yang dirancang mampu melakukan deteksi suhu, klasifikasi kondisi, dan pengiriman notifikasi secara terintegrasi sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan pemantauan keamanan rumah walet berbasis IoT.

.Sistem Pengenalan Pola Ukiran Rumah Tongkonan Toraja dengan Algoritma Deep Learning Berbasis YOLOv7 dan YOLOv8

HENNIATI
2026 · Thesis · Open Access

Ukiran pada rumah adat Tongkonan Toraja merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai filosofis, historis, dan simbolik yang menggambarkan identitas masyarakat Toraja. Keberagaman pola ukiran memiliki makna tersendiri, namun perubahan sosial menyebabkan pemahaman terhadap pola ukiran tradisional semakin berkurang, khususnya pada generasi muda. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem pengenalan pola ukiran rumah Tongkonan Toraja menggunakan pendekatan Deep Learning berbasis algoritma YOLOv7 dan YOLOv8. Dataset yang digunakan terdiri dari 630 citra ukiran yang mencakup tiga jenis pola, yaitu pa’tedong, pa’kapubaka, dan pa’bareallo, yang diperoleh melalui dokumentasi lapangan dan sumber daring. Dataset tersebut diaugmentasi untuk meningkatkan variasi data sehingga menghasilkan 1.635 citra, kemudian dibagi menjadi 92% data pelatihan, 4% data validasi, dan 4% data pengujian. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan dataset, anotasi, augmentasi, pelatihan model menggunakan 50 epoch dengan ukuran citra 512×512 piksel, serta pengujian model. Berdasarkan hasil evaluasi data validasi, YOLOv7 memperoleh nilai Precision 0,963, Recall 0,987, mAP50 0,993, dan mAP50-95 0,856, sedangkan YOLOv8 memperoleh Precision 0,997, Recall 1,000, mAP50 0,995, dan mAP50-95 0,907. Pada tahap pengujian, YOLOv7 memperoleh Precision 0,947, Recall 0,902, mAP50 0,980, dan mAP50-95 0,805, sedangkan YOLOv8 memperoleh Precision 1,000, Recall 1,000, mAP50 0,995, dan mAP50-95 0,898. Hasil tersebut menunjukkan bahwa YOLOv8 memiliki performa lebih optimal dibandingkan YOLOv7 dalam mendeteksi dan mengenali pola ukiran Tongkonan. Sistem yang dihasilkan mampu memberikan deteksi berupa bounding box, nama kelas, dan nilai confidence untuk mendukung proses digitalisasi dan pelestarian budaya berbasis computer vision.

PERAN GURU SEBAGAI PENDIDIK DALAM MENANAMKAN SIKAP DEMOKRATIS PADA SISWA KELAS VI MIS ABNAUL AMIR

NURMAGHFIRA
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini mengkaji peran guru sebagai pendidik dalam menanamkan sikap demokratis kepada siswa kelas VI di MIS Abnaul Amir. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas VI MIS Abnaul Amir. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan perannya sebagai pendidik dalam menanamkan sikap demokratis kepada siswa dengan baik. Hal tersebut tampak dari keteladanan yang diberikan guru melalui sikap sopan, penghargaan terhadap pendapat siswa, serta penyelesaian konflik secara damai. Guru juga memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk mengemukakan pendapat melalui kegiatan diskusi dan tanya jawab. Selain itu, guru membiasakan siswa bermusyawarah, bekerja sama, serta bersikap adil dan toleran dalam berinteraksi dengan teman. Penerapan nilai-nilai demokratis tersebut terlihat baik dalam proses pembelajaran maupun dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.

EVALUASI KAPASITAS RUANG PARKIR BANDARA JUWATA TARAKAN

IMELDA TAMPANG
2026 · Thesis · Open Access

Bandar Udara Juwata Tarakan merupakan pintu gerbang utama transportasi udara di wilayah Kalimantan Utara dengan rata-rata volume penumpang yang tinggi setiap harinya. Kajian komprehensif mengenai kapasitas dan karakteristik parkir di bandara ini terakhir dilakukan pada tahun 2015, sehingga data yang tersedia sudah tidak relevan untuk menggambarkan kondisi eksisting maupun kebutuhan ruang parkir saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik parkir dan kebutuhan ruang parkir di Bandara Juwata Tarakan, baik pada kondisi eksisting maupun proyeksi 10 tahun mendatang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan selama 7 hari berturut-turut pada tiga zona parkir, yaitu area parkir kendaraan roda dua, area parkir umum roda empat, dan area parkir VIP. Data primer diperoleh melalui pencatatan kendaraan masuk dan keluar, sedangkan analisis dilakukan terhadap volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, indeks parkir, turnover, dan occupancy rate. Peramalan kebutuhan ruang parkir 10 tahun mendatang dilakukan dengan analisis faktor pertumbuhan berdasarkan data pergerakan penumpang. Hasil penelitian menunjukkan akumulasi parkir puncak tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua sebesar 169 kendaraan, roda empat umum sebesar 115 kendaraan, dan roda empat VIP sebesar 27 kendaraan. Dibandingkan dengan kapasitas eksisting, ruang parkir roda dua (261 petak) dan roda empat umum (148 petak) masih mencukupi, sedangkan ruang parkir VIP (24 petak) mengalami kekurangan sebesar 3 petak. Berdasarkan proyeksi menggunakan laju pertumbuhan penumpang rata-rata 2,233% per tahun, kebutuhan ruang parkir pada tahun 2036 diperkirakan mencapai 211 petak untuk roda dua, 143 petak untuk roda empat umum, dan 34 petak untuk VIP, sehingga diperlukan penambahan kapasitas parkir VIP minimal 11 petak untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang

ANALISIS KUALITAS KEAMANAN DAN KESELAMATAN SPEED BOAT NON – REGULER(STUDI KASUS RUTE SEBATIK – KOTA TARAKAN)

MUHAMMAD NUR AMANSYAH
2026 · Thesis · Open Access

Transportasi speed boat non-reguler rute Sebatik – Kota Tarakan merupakan salah satu moda transportasi laut yang banyak dimanfaatkan masyarakat karena fleksibilitas dan ketersediaannya. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait keamanan dan keselamatan, seperti keterbatasan fasilitas keselamatan, belum tersedianya perlengkapan darurat sesuai standar, jumlah penumpang yang melebihi kapasitas kapal, serta rendahnya penerapan standar operasional pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler, mengidentifikasi atribut yang menjadi prioritas perbaikan, serta merumuskan strategi peningkatan berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Penelitian dilakukan di Jembatan Sungai Pancang Sebatik dengan responden penumpang speed boat non-reguler rute Sebatik–Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengukur tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kinerja serta Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan prioritas respon teknis berdasarkan kebutuhan pengguna jasa. Hasil analisis IPA menunjukkan bahwa kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna jasa. Terdapat empat atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan pada Kuadran I, yaitu ketersediaan pelampung penolong (lifebuoy) beserta tali apung, kepatuhan terhadap kapasitas maksimum penumpang, ketersediaan baju keselamatan (lifejacket) sesuai kapasitas penumpang, serta fasilitas kesehatan darurat berupa P3K. Hasil analisis QFD menghasilkan respon teknis yang diprioritaskan, meliputi penyediaan dan pemeriksaan lifejacket, pendataan dan pengendalian kapasitas penumpang, serta penyediaan dan pemeriksaan lifebuoy dan P3K. Secara keseluruhan, kualitas keamanan dan keselamatan speed boat non-reguler berada pada kategori cukup baik, namun masih terdapat atribut prioritas yang perlu ditingkatkan agar kualitas pelayanan keamanan dan keselamatan dapat lebih optimal