Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

6.754 item publik

Publikasi

Halaman 132 dari 338

UJI Salmonella sp. PADA IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA TARAKAN

AJI PANGESTU
2024 · Thesis · Open Access

Ikan cakalang merupakan salah satu jenis ikan yang dijual di pasar tradisional Kota Tarakan. Ikan ini dapat terkontaminasi oleh bakteri Salmonella sp. jika penanganannya kurang higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Salmonella sp. pada ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) yang dijual di pasar tradisional Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel dari bagian kepala dan badan ikan cakalang yang berasal dari tiga lokasi, yaitu Pasar Tenguyun, Pasar Beringin Satu, dan Pasar Guser. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan media selektif Salmonella Shigella Agar (SSA) dan uji biokimia menggunakan media Triple Sugar Iron Agar (TSIA). Hasil penelitian pada media SSA menunjukkan pertumbuhan koloni bakteri, sedangkan pada media TSIA menunjukkan perubahan warna pada permukaan agar miring menjadi kuning dan dasar agar menjadi hitam, yang mengindikasikan bahwa bakteri tersebut bukan Salmonella sp. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ikan cakalang yang dijual di ketiga pasar tradisional tersebut tidak tercemar bakteri Salmonella sp.

Deskripsi Nilai Karakter Mandiri Dalam Profil Pelajar Pancasila Pada Siswa Kelas IV-B di SDN 031 Tarakan

MUTTAQIN
2024 · Thesis · Open Access

Pendidikan karakter mandiri penting dalam pembentukan karakter siswa yang bertanggung jawab terhadap proses dan hasil belajar, sesuai dengan elemen Profil Pelajar Pancasila yang diterapkan melalui Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter mandiri dalam Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas IV-B di SD Negeri 031 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Informan penelitian terdiri dari siswa kelas IV-B, guru kelas, dan guru koordinator P5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek S1, dengan tingkat kemandirian tinggi, telah menunjukkan kesadaran diri dan regulasi diri yang baik dalam mengenali potensi, mengelola emosi, dan bertanggung jawab atas pembelajaran. Subjek S2, dengan tingkat kemandirian sedang, memiliki kesadaran diri yang cukup baik namun masih memerlukan bimbingan dalam pengelolaan emosi dan kemandirian. Subjek S3, dengan tingkat kemandirian rendah, masih menghadapi kesulitan dalam mengenali potensi diri dan mengatur emosi. Penerapan nilai karakter mandiri dalam Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas IV-B di SD Negeri 031 Tarakan telah berjalan cukup baik, meskipun masih memerlukan cara peningkatan terutama dalam aspek regulasi emosi dan pengendalian diri siswa. Oleh karena itu, penguatan elemen kesadaran diri dan regulasi diri perlu terus diupayakan untuk mendukung terbentuknya karakter mandiri sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.

DESKRIPSI KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS II-B DI SDN 008 LINGKAS UJUNG

DHARMA DINA PUSPA RINI
2024 · Thesis · Open Access

Kemampuan numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang memberikan informasi dalam format yang berbeda baik itu grafik, tabel, maupun bagan, kemudian menggunakan interpretasi hasil analisis untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas II-B di SDN 008 Lingkas Ujung. Jenis penlitian ini kualitatif. Teknik pengumpulan data tes, dan wawancara. Instrumen soal tes kemampuan numerasi berjumlah 3 soal uraian. Subjek penelitian 6 siswa masing masing 2 siswa tiap kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan subjek kategori tinggi T1 dan T2 menunjukkan ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika yaitu melakukan perjumlahan dan pengurangan dengan tepat, mampu menyelesaikan soal dengan tepat dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan membandingkan dan mengurutkan data sesuai informasi yang diberikan, dan mampu menafsirkan hasil analisis analisis dengan tepat. Subjek kategori sedang menunjukkan beberapa indikator kemampuan numerasi yaitu indikator pertama mampu menggunakan berbagai macam angka dan simbol matematika, selanjutnya pada indikator kedua S1 mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel, tetapi S2 hanya mampu menganalisis sebagian informasi yang ditampilkan pada tabel. Lalu pada indikator ketiga S1 dan S2 tidak mampu menafsirkan hasil analisis pada gambar. Subjek R1 dan R2 tidak mampu menunjukkan ketiga indikator numerasi, ini disebabkan karena subjek kurang memahami masalah yang terjadi pada soal dan pertanyaan yang diajukan, subjek kurang teliti dalam membaca soal, kurang mampu dalam menganalisis dan mengambil keputusan sehingga bingung dalam menentukan informasi penting yang dibutuhkan, kedua subjek juga masih mengalami kesulitan dalam membaca data dalam bentuk tabel dan gambar.

Penerapan Pupuk Terpadu Pada Budidaya Sorgum (Sorghum bicolor L.) di Lahan Marginal

NURFAJRAH
2024 · Thesis · Open Access

Konsep pemupukan terpadu adalah penerapan pupuk organik dan anorganik secara bersamaan dengan tujuan menambah unsur hara bagi tanaman sekaligus sekaligus sifat tanah. Penerapan pemupukan terpadu dapat meningkatkan kesuburan dan kesehatan tanah serta meningkatkan efisiensi penyusunan pupuk anorganik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi pupuk terpadu yang mampu memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum yang optimal di lahan marginal. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 faktor yang terdiri dari 8 perlakuan yaitu: P0 (Tanpa pupuk); P1 (Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL); P2 (Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang ayam); P3 (1,5×Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang ayam); P4 (2×Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang ayam); P5 (Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang sapi); P6 (1,5×Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang sapi), P7 (2×Dosis rekomendasi urea, TSP, KCL+Pupuk kandang sapi), dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan pemupukan terpadu dengan bahan organik pupuk kandang ayam yaitu pada perlakuan P2, P3, dan P4 meberikan pertumbuhan dan hasil produksi tanaman sorgum yang optimal. Perlakuan P2 memberikan nilai tertinggi terhadap parameter jumlah daun, panjang malai, dan berat 1000 butir dengan nilai berturut turut 16,03 helai, 22,83 cm, dan 42,33 g. Pada perlakuan P3 memberikan nilai tertinggi terhadap parameter tinggi tanaman yaitu 196,50 cm. Pada perlakuan P4 memberikan nilai tertinggi terhadap parameter berat brangkasan basah, berat brangkasan kering, dan berat 100 butir dengan nilai berturut turut 1.240 g, 1.086,33 g, dan 4,23 g.

PENGARUH PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAN PADI TERHADAP SEMEN PADA PEMBUATAN BATA BETON PEJAL (STUDI KASUS = 0%,2%,2,5%DAN 3%)

KUSNADI
2024 · Thesis · Open Access

.Abu sekam padi merupakan limbah yang diperoleh dari hasil pembakaran sekam padi. Abu sekam padi mengandung senyawa karbon dan silika yang berpengaruh terhadap kekuatan beton, hasil pembakaran senyawa sekam padi yang alami mengandung senyawa karbon aktif memiliki struktur amorf dan ruang pori yang berukuran sangat kecil dan dapat berbentuk seperti celah panjang yang dapat mengikat kapur bebas pada saat proses hidrasi semen. Perbandingan campuran yang digunakan ialah 1 semen : 6 pasir dengan penambahan variasi presentasi campuran abu sekam padi yaitu 0%; 2%; 2,5%; dan 3% terhadap berat semen. Hasil penelitian ini memperoleh nilai rata-rata kuat tekan BBP 0% sebesar 70,31 kg/cm2 masuk klasifikasi mutu II, BBP 2% sebesar 65,17 kg/cm2 masuk klasifikasi mutu III, BBP 2,5% sebesar 59,83 kg/cm2 masuk klasifikasi mutu III, BBP 3% sebesar 57,71 kg/cm2 masuk klasifikasi mutu III. Variasi campuran abu sekam padi yang optimum pada pembuatan bata beton pejal yaitu variasi campuran BBP 2% dengan nilai kuat tekan sebesar 65,17 kg/cm².

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN NYERI DISMENOREA PRIMER PADA MAHASISWI DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

ROSMINI
2024 · Thesis · Open Access

Dismenorea merupakan nyeri perut saat menstruasi dan merupakan masalah ginekologi yang paling sering dikeluhkan oleh wanita, menstruasi yang terjadi sebelum dan selama siklus menstruasi pada wanita dan nyeri haid adalah salah satu penyakit ginekologi yang paling umum. Kejadian dismenorea dapat terjadi dan berhubungan dengan beberapa faktor salah satunya adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik mengoptimalkan pelepasan hormon endorfin yang menjadi analgetik non spesifik pada dismenorea, selain itu, aktivitas fisik juga mungkin diperlukan untuk mengurangi sekresi hormon prostaglandin, kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor penyebab gangguan pada menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan nyeri dismenorea pada Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan sebanyak 89 mahasiswi. Pengambilan data menggunakan kusioner Numerical Rating Scale (NRS) dan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) pengukuran aktivitas fisik, dan analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian bahwa dari 89 responden sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik Sedang mayoritas mengalami nyeri dismenorea ringan sebanyak 33,7% (30 responden ), aktivitas fisik ringan mayoritas mengalami nyeri dismenorea sedang 12,3% (11 responden), aktivitas fisik berat mayoritas mengalami nyeri dismenorea ringan 8,9% (8 responden). Hasil uji chi square p value 0,070 (p>0,05). Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan nyeri dismenorea primer pada Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan.

Pengaruh Hypnobreastfeeding Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di wilayah Puskemas Karang Rejo

NIKEN RAHMAWATI
2024 · Thesis · Open Access

Pemberian air susu ibu pada bayi merupakan metode pemberian makanan yang terbaik, Target Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030, ialah mengakhiri kematian bayi yang dapat dicegah oleh seluruh negara agar menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dengan pemberian ASI secara eksklusif, namun cakupan ASI Ekslusif di Kalimantan utara mengalami penurunan hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui, adapun cara untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan terapi tambahan yaitu Hypnobreastfeeding. Hypnobreastfeeding merupakan teknik relaksasi yang membantu kelancaran proses menyusui secara holistik yang memperhatikan Mind, Body and Soul ibu menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh hypnobreastfeeding terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. dengan desain eksperimen sederhana Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas karang Rejo, jumlah sampel yaitu 24 ibu menyusui yang sudah sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, analisis data yang dilakukan menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil uji Independent t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan produksi ASI antara ibu menyusui yang diberikan intervensi hypnobreastfeeding dengan ibu menyusui yang diberikan KIE manajemen laktasi, hal ini ditunjukkan dari perbedaan rata-rata produksi ASI pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada ibu menyusui yang diberikan hypnobreastfeeding menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 119.1667, sedangkan pada kelompok kontrol yang diberikan KIE manajemen laktasi menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 82.5000. selain itu hasil dari p value 0,000 (p 0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di puskesmas Karang Rejo.

EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN OLEH SUAMI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI PUSKESMAS PANTAI AMAL

EFROSINA TESALONICA PUTRI BURI
2024 · Thesis · Open Access

ASI adalah cairan dan nutrisi alamiah terbaik yang sangat penting bagi bayi karena ASI mengandung kebutuhan energi dan zat untuk tumbuh kembang sesuai dengan kebutuhan bayi. Ada beberapa faktor yang menghambat produksi ASI yaitu faktor isapan bayi, faktor perawatan payudara, pola istirahat, dan faktor psikologis ibu, yang menyebabkan sedikitnya ASI yang keluar dan bahkan tidak jarang juga ibu mengeluh ASI tidak keluar sama sekali. Keberhasilan seorang ibu dalam menyusui tergantung pada dukungan dari keluarga terutama suami yang memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses menyusui. Dukungan suami dapat melancarkan kualitas produksi ASI karena kedekatan emosi antara ibu dan suami yang mendukung akan berdampak positif. Selain itu, suami juga berperan dalam melakukan pijat oksitosin pada ibu untuk meningkatkan produksi ASI. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pijat oksitosin oleh suami terhadap peningkatan produksi ASI. Jenis penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest.Populasi dalam penelitian ini adala seluruh ibu menyusui usia 0-6 bulan pada bulan Agustus 2023 – Januari 2024 berjumlah 157 ibu menyusui. Sampel dalam penelitian ini 15 responden dengan teknik probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Pijat oksitosin oleh suami dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari selama 7 hari dengan menggunakan alat ukur kuesioner kelancaran ASI. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian uji hipotesis nilai p-value = 0,011 yang berarti adanya efektivitas pijat oksitosin oleh suami terhadap peningkatan produksi ASI sebelum dan setelah perlakuan intervensi.

INTERFERENSI FONETIK PENUTUR BAHASA JEPANG TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM CHANNEL YOUTUBE YUSUKE [WASEDABOYS]

RAFIDAH NOVIANA
2024 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan bunyi bahasa karena terjadinya interferensi fonetik penutur Bahasa Jepang terhadap penggunaan Bahasa Indonesia dalam channel youtube Yusuke [wasedaboys]. Penelitian yang dilakukan ini termasuk jenis penelitian yang menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh berasal dari tuturan Yusuke yang merupakan penutur bahasa pertamanya Bahasa Jepang saat menuturkan Bahasa Indonesia sesuai batasan masalah yang telah ditentukan oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) dan menyajikan ciri distingtif bunyi bahasa sesuai data yang telah dikumpulkan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 44 data yang mengalami interferensi bunyi bahasa perubahan bunyi [n] menjadi [m], perubahan bunyi [ǝ] menjadi [u], perubahan bunyi [a] menjadi [ǝ], perubahan bunyi [i] menjadi [Ɛ], perubahan bunyi [o] menjadi [u], pelesapan [u] dan [ǝ] ditengah kata, perubahan bunyi [ai] menjadi [e], perubahan akhiran bunyi [n] menjadi [ŋ], perubahan akhiran bunyi [ŋ] menjadi [m], penambahan bunyi vokal [ǝ] dan [u] diakhir kata setelah /r/, penambahan bunyi [h] diakhir setelah /a/, penambahan bunyi [u] dan [o] diakhir setelah /t/, penambahan /g/ diantara /ŋ/ dengan vokal /a/, /e/ dan /u/, perubahan [au] menjadi [o], perubahan [l] menjadi [r], perubahan [Ɛ] menjadi [a], penambahan [e] diakhir /s/, dan pelesapan bunyi /s/ diawal kata. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan jenis perubahan bunyi bahasa pada data yang mengalami interferensi fonetik yaitu asimilasi, zeroisasi sinkop, paragog, epentesis, dan zeroisasi afresis.

Implementation of Kurikulum Merdeka in English Learning at Seventh Grade of SMP Negeri 2 Tarakan

SURIANI
2024 · Thesis · Open Access

The purpose of the research was to describe the implementation of Merdeka Curriculum in English instruction and to find teachers’ problems during the implementation of Curriculum Merdeka in English instruction at class VII-I SMPN 2 Tarakan. In this research, the researcher used a qualitative descriptive method. The researcher collected the data through document analysis, observation, and interviews. The data were obtained from the observation of class VII-I and interviews with English teachers and students. The results of the research showed that the Merdeka Curriculum has been implemented in teaching English subjects. Teachers create the learning objectives flow and teching modules based on the Merdeka Curriculum, which are adapted to the characteristic of the learning unit. Teachers have also implemented the learning cycle and conducted assessments based on Merdeka Curriculum. The barries faced by teachers are that it is difficult to motivate students to be more independent, creative, courageous and critically correct and less differentiated in the delivery of learning.

Meningkatkan Kemampuan Membaca Efektif Teks Fiksi dengan Metode Speed Reading pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 14 Tarakan

AFDRIA ANANDA PUTRI
2024 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK), yaitu penelitian tindakan yang dilakukan di dalam kelas pada saat pembelajaran berlangsung guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa yang berfokus pada proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 14 Tarakan pada semester genap tahun pembelajaran 2024/2025. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen dengan metode speed reading pada siswa kelas VII 2. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VII 2 yang berjumlah 30 siswa, terdiri atas 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklusnya terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi,wawancara, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu lembar pengamatan aktivitas siswa dan lembar tes penilaian aspek kognitif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode speed reading mampu meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 14 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil penilaian aktivitas siswa diperoleh ketuntasan 67%, sedangkan pada hasil penilaian aspek kognitif diperoleh ketuntasan 27%. Kemudian, pada siklus II hasil penilaian aktivitas siswa meningkat menjadi 88% dan hasil penilaian aspek kognitif meningkat menjadi 87%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode speed reading ini mampu meningkatkan kemampuan membaca efektif teks fiksi, yaitu cerpen pada siswa kelas VII 2 SMP Negeri 14 Tarakan.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN KEGIATAN PRAKTIKUM BERBASIS JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) DI SMA NEGERI 3 BALAESANG KECAMATAN BALAESANG KABUPATEN DONGGALA SULAWESI TENGAH

HARIYATI
2024 · Thesis · Open Access

Pendekatan pembelajaran merupakan unsur penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pendekatan JAS merupakan salah satu pendekatan yang dapat membantu dalam proses pembelajaran dengan menekankan pada kegiatan pembelajaran yang dihubungkan dengan situasi kehidupan nyata dan lingkungan sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas pembelajaran dengan kegiatan praktikum berbasis jelajah alam sekitar terhadap hasil belajar siswa pada kelas X SMAN 3 Balaesang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan angket (kuesioner) motivasi belajar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang yang diambil dari 2 kelas yaitu XC sebagai kelas kontrol yang berjumlah 29 siswa dan XD sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 27 siswa. Uji hipotesis yang digunakan yaitu uji independent sampel t-test untuk melihat perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dan uji z untuk melihat kentuntasan klasikal pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan JAS dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvesional, hasil belajar siswa yang menggunakan JAS lebih tinggi daripada yang menggunakan konvesional. Hasil uji z menunjukan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan JAS lebih dari 70% siswa mencapai angka ketuntasan, sedangkan pada kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvesional terdapat kurang dari 70% siswa yang mencapai nilai KKM. Motivasi belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.

Identifikasi Kesulitan Belajar Biologi Siswa SMA Negeri 1 Sebatik

NURUL ANIZA
2024 · Thesis · Open Access

Kesulitan belajar adalah keadaan dimana seorang siswa mengalami kesulitan, kendala, atau gangguan yang menghambat untuk mencapai tujuan akademik. Hambatan yang dihadapi tersebut dapat menyebabkan seseorang gagal mencapai tujuan pembelajaran. Kesulitan belajar yang dihadapi setiap orang berbeda-beda. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor kesulitan belajar biologi siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Sebatik menggunakan purposive sampling adalah metode pengambilan sampel data yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Peneliti menggunakan angket kesulitan belajar biologi, jumlah angket yang diberikan berjumlah 20 item pertanyaan yang berarti siswa diminta untuk memilih salah satu jawaban yang sesuai dengan keputusan peneliti. Siswa SMA Negeri 1 sebatik mengalami kesulitan belajar yang tergolong cukup disebabkan oleh faktor eksternal yaitu faktor keluarga sebesar 71% adapun faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar yaitu faktor orang tua yaitu cara mendidik anak, perhatian dan arahan orang tua, hubungan orang tua dengan anak dan bimbingan dari orang tua dan faktor sekolah sebesar 70% adapun faktor yang mempengaruhi pada faktor sekolah yaitu guru dapat menjadi kesulitan belajar jika gurunya tidak berkualitas, hubungan kurang baik dengan siswa. Faktor eksternal lainnya yaitu faktor masyarakat dan faktor internal seperti fisiologi dan psikologis tidak menyebabkan kesulitan belajar (persentase 73%). Temuan dari penelitian ini berimplikasi guru dapat mengoptimalkan belajar mengajar yang bermakna dan bervariasi agar dapat meminimalisir kesulitan belajar siswa. Guru sebaiknya memberikan pelajaran yang bervariatif, menjadi fasilitator yang bijaksana untuk keaktifan siswa meningkatkan pengetahuan yang luas dan dapat memberikan media yang tepat sehingga proses belajar siswa menjadi bermakna.

Evaluasi Kemampuan Lahan Pasca Tambang Batu Bara Untuk Pengembangan Tanaman Industri di Desa Bebatu

BRIANTEN JEREMIA SITORUS
2024 · Thesis · Open Access

Kemampuan lahan akan menjelaskan bahwa lahan yang mempunyai kemampuan tinggi akan mempunyai pilihan penggunaan yang lebih banyak, baik untuk pertanian, kehutanan ataupun tujuan lain. Umumnya lahan yang kemampuannya tinggi juga baik untuk keperluan nonpertanian seperti pemukiman, industri, sarana infra-struktur, dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kelas kemampuan lahan pada PT. Pipit Mutiara Jaya dI Desa Bebatu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengamati morfologi tanah dan karakteristik lahan pada site pengambilan sampel. Penentuan kelas kemampuan lahan digunakan dengan metode pencocokan (matching) berdasarkan klasifikasi kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat terdapat enam kelas kemampuan lahan yaitu kelas II di lokasi T5 dan T6, kelas III di lokasi T12, T13, dan T14, kelas IV di lokasi T1, T2, T3, T4, kelas VI di lokasi T9 dan T11, kelas VII di lokasi T10, kelas VIII di lokasi T7 dan T8. Dengan faktor pembatas yang paling dominan yaitu kelerengan, tingkat erosi dan kepekaan erosi. Lahan dengan kelas kemampuan yang memiliki faktor pembatas kelerengan, erosi dan drainase masih memiliki potensi ekonomi yang sangat baik untuk diusahakan sebagai tanaman industri. Tanaman yang dipilih berupa spesies yang cepat tumbuh, resisten terhadap kekeringan, dan mampu tumbuh pada tanah yang miskin unsur hara. Penanaman tanaman karet (Hevea brasil-iensis Muell Arg) di lahan bekas tambang dinilai merupakan salah satu alternatif utama untuk mengatasi tidak produktifnya lahan tandus bekas tambang batu bara, dan masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh sisa penambangan dan sekaligus memecahkan masalah perekonomian Masyarakat.

STUDI BANGUNAN PELINDUNG PANTAI TIPE REVETMENT SEBAGAI ALTERNATIF PENANGANAN ABRASI DI PANTAI AMAL BARU KOTA TARAKAN

ARIN ISYAMELYA MAHARANI
2024 · Thesis · Open Access

Diketahui bahwa di pantai Amal Baru, Kota Tarakan telah mengalami 72% fenomena abrasi dan 28% fenomena akresi dengan kondisi perubahan garis pantai akibat abrasi adalah 2,59 meter per tahun, yang menyebabkan kerusakan berat pada daerah pantai. Salah satu pemicu yang menyebabkan adanya fenomena abrasi ini adalah perubahan pada karakterisitik gelombang. Salah satu solusi untuk melindungi pantai dari abrasi dan akresi adalah dengan membuat bangunan pelindung pantai tipe Revetment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tinggi gelombang yang dibangkitkan dan nilai ketebalan lapis lindung sebagai acuan dalam mendesain bangunan pelindung pantai tipe Revetment dengan menggunakan beberapa metode yaitu, Metode Wilson digunakan untuk menganalisis pembangkitan gelombang, Metode Admiralty digunakan dalam analisis pasang surut, Metode Weibull digunakan untuk menganalisis prediksi gelombang jangka panjang. Hasil perhitungan dari tinggi gelombang dan pasang surut air laut yang telah dilakukan di Pantai Amal Baru Kota Tarakan untuk bangunan pantai tipe Revetment yaitu, untuk lapis lindung utama diketahui lebar puncak bangunan 1,76 meter dan tebal lapis lindung 1,17 meter. Lapis lindung kedua digunakan quarrystone dengan berat butir 2,435 meter dan memiliki tebal lapis lindung 0,21 meter. Lapis lindung inti digunakan quarrystone dengan berat butir 0,12 kg dan memiliki tebal lapis lindung 0,08 meter. Toe protection (pelindung kaki) digunakan quarrystone dengan berat butir 48,7 kg dan memiliki lebar pelindung kaki 0,85 meter serta tebal lapis lindung 0,57 meter.

analisis kesalahan bahasa pada naskah pidato wakil bupati tana tidung

ARMICO LOIS
2024 · Thesis · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesalahan tanda baca, pilihan kata (diksi), dan ejaan yang terdapat dalam empat naskah pidato Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berupa kesalahan berbahasa yang terdapat dalam naskah pidato Wakil Bupati, khususnya: 1) penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dengan Pemerintah Kota Tarakan dalam bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, yang disampaikan pada tanggal 12 September 2023; 2) Focus Group Discussion (FGD) tentang revisi dan pengembangan kamus bahasa daerah serta pengelolaan dan pelestarian cagar budaya, yang disampaikan pada tanggal 4 Oktober 2023; 3) pelatihan Pertolongan Pertama Cedera Olahraga (PPCO) dan Tes Asesmen Atlet, yang disampaikan pada tanggal 16 Oktober 2023; dan 4) sesi pembinaan tentang edukasi perpajakan dan pengenalan penggunaan E-Bupot yang disampaikan pada tanggal 31 Oktober 2023. Kesalahan berbahasa yang teridentifikasi dalam pidato-pidato tersebut meliputi kesalahan pilihan kata (diksi), tanda baca, dan ejaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi membaca, menyimak, dan mencatat. Peneliti melakukan analisis kesalahan berbahasa dalam tiga aspek, yaitu pilihan kata (diksi) yang mengacu pada pemilihan kata yang tepat dan tepat untuk mengungkapkan makna dalam tulisan; tanda baca yang berkaitan dengan sistem teknis ortografi; dan ejaan yang melibatkan representasi bunyi bahasa dalam bentuk tertulis. Berdasarkan analisis data, peneliti mengidentifikasi 56 contoh kesalahan berbahasa yang dikategorikan sebagai berikut: 24 kasus kesalahan pilihan kata (diksi), 18 kasus kesalahan ejaan, dan 13 kasus kesalahan tanda baca. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kesalahan pilihan kata (diksi) merupakan jenis kesalahan berbahasa yang paling banyak ditemukan dalam naskah pidato Wakil Bupati.