GILEN
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja pegawai dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan jumlah sampel sebanyak 93 pegawai yang diambil melalui metode sampling jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu kompensasi, motivasi kerja, dan budaya organisasi, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Kompensasi memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kinerja melalui sistem penghargaan yang adil dan berbasis hasil. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, berperan penting dalam mendorong pegawai untuk mencapai produktivitas yang lebih tinggi. Budaya organisasi yang kuat juga terbukti memengaruhi kinerja pegawai dengan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
RUSLANI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, komitmen organisasi, dan motivasi terhadap kinerja pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malinau. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan seluruh populasi pegawai Dinas, sebanyak 75 orang, sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui angket yang diukur menggunakan skala Likert serta dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Variabel independen yang dianalisis meliputi kepemimpinan, komitmen organisasi, dan motivasi, sementara variabel dependen adalah kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi, terutama dalam aspek afektif, juga berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kinerja. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, menjadi faktor pendorong utama yang memengaruhi efektivitas kerja pegawai. Studi ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang efektif, komitmen yang kuat, dan motivasi yang tinggi untuk meningkatkan produktivitas serta pelayanan publik. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan kepada organisasi publik untuk memperkuat kepemimpinan, membangun budaya komitmen yang mendalam, serta menyediakan lingkungan kerja yang mendukung motivasi pegawai. Dengan demikian, tujuan pembangunan masyarakat desa melalui Dinas PMD dapat dicapai secara lebih optimal.
RIFKY NASRULLOH
2025 · Thesis · Open Access
Rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii merupakan jenis rumput laut yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan dan tubuh manusia. Terdapat banyak kandungan gizi pada rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii diantaranya, karbohidrat, lemak, protein dan abu yang sebagian besar mengandung garam seperti Natrium (Na) dan Kalium (K) yang dimana dengan adanya kandungan tersebut rumput laut Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai sumber garam fungsinal. Penelitian ini bertujuan guna menentukan karakteristik garam dari rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Perairan Nunukan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini terdiri atas Pengukuran Rendemen, Uji Analisis Kadar NaCl, Uji Analisis Kadar Mineral Natrium (Na) dan Kalium (K) dan Uji Organoleptik. Subjek Uji Organoleptik pada penelitian ini berjumlah 30 panelis dengan kategori tidak terlatih. Perolehan data dari penelitian akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa garam pada Kappaphycus alvarezii memiliki rendemen sebesar 58,32±1,65%, kadar NaCl sebesar 51,94±7,29%, kadar Natrium (Na) sebesar 23,4 mg/g, kadar Kalium (K) sebesar 347mg/g dengan menunjukan rasio Na:K sebesar 0,07 mg/g. Hasil dari uji Organoleptik memperoleh nilai kenampakan 6,2±1,8, aroma 5,3±1,8, tekstur 6±1,5, rasa 6±1,8 dan keseluruhan dengan nilai 6,5±1,8. Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukan bahwa rumputl laut jenis Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai alternatif garam fungsional yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan masyarakat.
SARIF
2025 · Thesis · Open Access
Studi ini menganalisis perilaku kewirausahaan dalam konteks petani dan usaha kecil, dengan penekanan pada petani hortikultura di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Penelitian ini menganalisis pengaruh karakteristik kewirausahaan, kompetensi manajemen, dan faktor sosio-demografi terhadap intensi kewirausahaan petani dengan menggunakan Teori Perilaku Berencana (TPB). Data telah dikumpulkan dari 260 responden menggunakan metode angket, observasi, wawancara, dan studi dokumenter. Analisis dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) mengindikasikan bahwa karakteristik kewirausahaan seperti percaya diri, kemandirian, dan kepemimpinan memiliki dampak yang signifikan terhadap intensi dan perilaku berwirausaha. Meskipun kompetensi manajemen dan teknis tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, dukungan lingkungan seperti pendidikan dan pelatihan kewirausahaan serta akses permodalan dari pemerintah terbukti memiliki peranan yang penting. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam untuk pengembangan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui kewirausahaan, serta berfungsi sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya di bidang ini
SUGIARTO
2025 · Thesis · Open Access
Hutan Mangrove sebagai kawasan yang memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah sehingga dapat menopang kehidupan makhluk hidup yang ada di sekitarnya. Oleh karena hal tersebut, yang membuat hutan mangrove sebagai wilayah yang memiliki nilai ekologis yang tinggi. Khususnya di Kota Tarakan keberadaan masyarakat di sekitar hutan mangrove yang menyebabkan terjadinya interaksi antara masyarakat dengan ekosistem mangrove seperti penggunaan lahan menjadi pertambakan, penggunaan kayu dari pohon mangrove untuk dipakai pada material bangunan, dan penggunaan kawasan mangrove untuk area pemukiman. Penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi pada hutan mangrove di Kota Tarakan dilaksanakan oleh Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Ada beberapa masyarakat yang memanfaatkan hutan mangrove bahkan di daerah yang tercatat sebagai hutan mangrove yang dilindungi juga turut dieksploitasi oleh masyarakat. Eksploitasi hutan mangrove dilakukan dengan cara salah satunya adalah penebangan secara liar pohon mangrove. Aktifitas ini merupakan penebangan pohon mangrove secara ilegal karena melanggar ataupun tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, Aktifitas seperti ini tentunya melanggar ketentuan khususnya pada pasal 9 ayat 2 Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 4 Tahun 2002 Tentang Larangan dan Pengawasan Hutan Mangrove di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis terkait pengawasan dan penegakan hukum terhadap hutan mangrove. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Empiris. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa aktivitas penebangan liar pohon mangrove masih sering terjadi. Faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana ini mulai dari faktor ekonomi masyarakat, kurangnya kesadaran masyarakat hingga masih belum maksimalnya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak yang berwajib. Penegakan hukum yang dilakukan oleh Satpol PP dan DLH Kota Tarakan Masih belum maksimal karena terdapat kendala mulai dari sarana hingga regulasi yang berlaku masih perlu diadakan perbaikan.
MILKA RABELLA YUNUS
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini menganalisi diatesis dalam bahasa Toraja dengan dua tujuan: pertama yaitu bentuk klausa dasar dalam bahasa Toraja dan kedua variasi diatesis yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengolah dan menganalisis data.Hasil penelitian menunjukkan adanya 5 jenis pola klausa dasar yaitu nomina + verba, nomina + nomina, nomina + adjektiva, nomina + numeralia, dan nomina + adverbia. Hail penelitian juga menunjukkan bentuk Fariasi diatesis dalam bahasa Toraja, yaitu diatesis aktif, pasif, dan medial, yang masing-masing memiliki jenis dan penjelasan yang berbeda-beda. Pada diatesis aktif, ditemukan 9 data yang terdiri dari 3 data transitif ekatransitif, 3 data transitif dwitransitif, dan 3 data intransitif. Untuk diatesis pasif, terdapat 6 data yang mencakup 3 data transitif ekatransitif dan 3 data transitif dwitransitif. Diatesis medial mencakup 21 data, yang dikelompokkan ke dalam beberapa kategori: 3 data tindakan perawatan tubuh, 3 data perubahan postur tubuh, 3 data pergerakan tubuh tanpa melibatkan seluruh anggota tubuh, 3 data gerakan translasi, 3 data terkait pergerakan emosi, 3 data medial tidak langsung, dan 3 data medial yang bersifat kognitif.
ANDIKA HIDAYAT
2025 · Thesis · Open Access
PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI SEMI REFINED CARRAGEENAN Kappaphycus alvarezii DENGAN PENAMBAHAN CMC YANG BERBEDA ABSTRAK Saat ini, pencemaran sampah plastik cukup mengkhawatirkan. Sampah plastik adalah limbah anorganik yang sulit terurai dalam tanah dan waktu yang dibutuhkan untuk menguraikan sampah plastik tergolong cukup lama yaitu 50-80 juta tahun untuk terurai. Semakin meningkatnya bahaya yaitu penggunaan plastik biodegradable alternatif telah dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi edible film berbahan dasar semi refined carrageenan yang dibuat dari rumput laut jenis Kappaaphycus alvarezii dengan karboksimetil selulosa yang berbeda sebagai pengemulsi. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan edible film dari SRC dengan penambahan CMC sebagai pengemulsi dan gliserin sebagai plastizicer kemudian edible film yang sudah dibuat karakterisasi dengan uji ketebalan, uji kadar air, uji kelarutan, uji tarik untuk mengetahui sifat dan karakter dari edible film. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Edible film dengan penambahan CMC dengan kadar, 0,1%., 0,3%., 0,5% memiliki karakteristik kuat tarik sebesar 10,16%-13,76 MPa, perpanjangan 25,4867%-34,62%, kelarutan 80,55%-94,44%, kadar air 24%-27% dan ketebalan 0,082 mm-0,09 mm. Berdasarkan hasil tersebut edible film tidak dapat memenuhi JIS (Japanese Industrial Standart) edible film yang di sintesis memenuhi standar untuk parameter kuat tarik dan ketebalan namun tidak memenuhi standar parameter perpanjangan. Kata kunci : Biodegradable, pengemulsi, uji ketebalan, kadar air, kelarutan, uji tarik
LINA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kinerja aparatur desa di Kecamatan Sungai Boh, Kabupaten Malinau, yang masih dianggap belum optimal. Rendahnya kinerja tersebut diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk motivasi kerja yang kurang, lingkungan kerja yang belum sepenuhnya mendukung, serta tingkat kepuasan kerja yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif hubungan antara motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja aparatur desa. Selain itu, penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi faktor dominan yang paling memengaruhi kinerja serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas kerja aparatur desa di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan unik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, melibatkan metode sensus untuk seluruh populasi sebanyak 139 aparat desa di Kecamatan Sungai Boh. Instrumen penelitian meliputi kuesioner berbasis skala Likert, validasi menggunakan SmartPLS, serta analisis data melalui SEM-PLS. Observasi juga dilakukan untuk memperkaya data, sesuai prinsip positivisme dan teori relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja aparat desa di Kecamatan Sungai Boh. Motivasi kerja berperan penting melalui pengakuan dan penghargaan, sementara lingkungan kerja yang kondusif meningkatkan produktivitas dan kebahagiaan kerja. Strategi integratif diperlukan untuk meningkatkan motivasi, kondisi kerja, dan kinerja organisasi secara keseluruhan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa motivasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja aparat desa. Kepuasan kerja memediasi hubungan tersebut, meningkatkan produktivitas. Kendala geografis dan akses teknologi membatasi generalisasi hasil. Penelitian ini mendukung teori motivasi dan memberikan panduan praktis untuk meningkatkan kinerja melalui fasilitas kerja, hubungan harmonis, dan penghargaan.
SUPARDIN TIMAY
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi terhadap efektivitas kerja pada pegawai kecamatan Bahau Hulu Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi sedangkan variabel dependen adalah efektivitas kerja pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pada pegawai. Secara parsial, masing-masing variabel kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pada pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang baik akan membuat efektivitas kinerja semakin baik, sedangkan untuk kedisiplinan dalam hal pengelolaan waktu, kepatuhan terhadap aturan, dan penyelesaian tugas memengaruhi efektivitas kerja pegawai serta motivasi kerja yang tinggi, sistem kompensasi yang adil dan kompetitif, merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah organisasi perlu memberikan perhatian lebih pada kepemimpinan, kedisiplinan dan pemberian motivasi yang adil salah satu hal positif dalam meningkatkan efektivitas pegawai.
LIDIA IGIT
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini berguna dalam penganalisisan pengaruh pelatihan pegawai, pengembangan karir, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, serta peran karakteristik pekerjaan dalam memoderasi hubungan antar variabel tersebut. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang diisi oleh 110 responden merupakan metode yang dipakai. Analisis data dengan teknik pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan pegawai berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap kinerja mereka. Pengembangan karir pun memiliki pengaruh positif yang signifikan. Namun, motivasi kerja tidak memengaruhi kinerja pegawai secara signifikan, meskipun secara deskriptif motivasi kerja responden berada pada kategori tinggi. Dalam hal moderasi, karakteristik pekerjaan tidak memoderasi hubungan antara pelatihan pegawai dan kinerja karyawan. Temuannya mengungkapkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja tanpa dipengaruhi oleh variasi karakteristik pekerjaan. Sebaliknya, karakteristik pekerjaan terbukti memoderasi hubungan antara pengembangan karir dan kinerja pegawai, yakni pekerjaan yang menyediakan peluang untuk menggunakan banyak keterampilan, memiliki tanggung jawab yang jelas, memberi dampak signifikan, dan memberikan kebebasan dalam pengambilan keputusan memperkuat pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja. Karakteristik pekerjaan tidak memoderasi hubungan antara motivasi kerja dan kinerja pegawai, yang mengindikasikan bahwa motivasi kerja lebih bersifat independen dalam memengaruhi kinerja.
SEMUEL
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kinerja PNS di Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 72 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PNS, dengan nilai signifikansi sebesar 0,012. Kepemimpinan juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,001. Selanjutnya, budaya organisasi memberikan pengaruh positif yang paling kuat terhadap kinerja, dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja PNS, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil uji F dengan nilai signifikansi 0,000. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan motivasi kerja, penguatan kepemimpinan yang efektif, dan pengembangan budaya organisasi yang mendukung dalam meningkatkan kinerja PNS
FERDINANDUS FETO
2025 · Thesis · Open Access
Tesis ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan, kepercayaan anggota, dan partisipasi anggota terhadap kinerja koperasi dan pefektivitas audit internal sebagai variable pemoderasi. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatid dengan metode survei, cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada anggota KSP. CU. Femung Pebaya yang berada di Kabupaten Malinau sebanyak 125 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kinerja koperasi, kepercayaan anggota berpengaruh terhadap kinerja koperasi, partisipasi anggota berpengaruh terhadap kinerja koperasi, efektivitas audit internal bukan sebagai pemoderasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap kinerja koperasi, efektivitas audit internal bukan sebagai pemoderasi pengaruh kepercayaan anggota terhadap dan efektivitas audit internal bukan sebagai pemoderasi pengaruh partisipasi anggota terhadap kinerja koperasi. Implikasi toritis dalam penelitian ini tidak mendukung variable pemoderasi. Implikasi praktis dalam peneltian ini memberikan kontribusi terhadap pihan manajerial dalam pengambilan keputusan bahwa audit internal adalah salah satu bagian dari penunjang kinerja koperasi.
LUKKY GAGALANG
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kepercayaan terhadap kepuasan masyarakat dalam pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dengan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) sebagai variabel moderasi di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 57 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai t hitung 5,973 > t tabel 2,003. Demikian pula kepercayaan masyarakat berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai t hitung 5,995 > t tabel 2,003. SIMBG terbukti memoderasi hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai adjusted R Square sebesar 1% (dari 0,362 menjadi 0,372). SIMBG juga memoderasi hubungan antara kepercayaan masyarakat dan kepuasan masyarakat yang ditunjukkan dengan perubahan nilai adjusted R Square sebesar 1% (dari 0,381 menjadi 0,382). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat, yang didukung oleh implementasi SIMBG, berkontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan masyarakat dalam pengurusan PBG di Kabupaten Malinau.
HERYANTO VERNANDO SALONG
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi, kemampuan kerja, dan dukungan organisasi sebagai faktor pemediasi dalam mempengaruhi kinerja pengurus barang pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilaksanakan dimana data dalam penelitian ini diperoleh dari 53 OPD, melalui metode pembagian kuesioner yang berbentuk formulir Google Form yang dapat diisi oleh responden secara online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Variabel-variabel yang diteliti meliputi motivasi (X1), kemampuan kerja (X2), dukungan organisasi (Z), dan kinerja pengurus barang (Y). Teknik analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, kemampuan kerja, dan dukungan organisasi secara langsung mempengaruhi kinerja pengurus barang. Selain itu, kemampuan kerja dan dukungan organisasi terbukti berperan sebagai mediator yang memperkuat pengaruh motivasi terhadap kinerja. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di OPD, di mana motivasi yang tinggi, peningkatan kemampuan kerja, dan dukungan organisasi yang baik dapat secara signifikan meningkatkan kinerja pengurus barang. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori motivasi dan pengelolaan kinerja di sektor publik, serta menjadi acuan bagi perbaikan manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan barang di pemerintahan daerah.
DOLFHINA
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dukungan Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja, dengan Budaya Kerja sebagai variabel mediasi, pada karyawan UPTD Puskesmas Malinau Kota. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan kepuasan kerja di sektor pelayanan publik. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang diisi oleh 43 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, sedangkan Dukungan Organisasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Selain itu, Kepemimpinan Transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Budaya Kerja, sedangkan Dukungan Organisasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Budaya Kerja. Adapun Budaya Kerja memiliki hubungan positif terhadap Kepuasan Kerja, namun pengaruhnya tidak signifikan. Dalam analisis mediasi, ditemukan bahwa Budaya Kerja tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara Dukungan Organisasi dan Kepuasan Kerja, maupun antara Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa pengaruh Dukungan Organisasi dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja lebih bersifat langsung.
OTNEL
2025 · Thesis · Open Access
Kinerja guru sebagai tenaga pendidik utama di sekolah dasar menjadi salah satu faktor penentu kualitas pendidikan. Kinerja yang optimal dari guru sangat diperlukan untuk memastikan siswa mendapatkan pembelajaran yang efektif dan bermutu. Namun, berbagai faktor dapat memengaruhi kinerja guru, baik dari segi internal maupun eksternal. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Mentarang. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik sampel jenuh, yang berarti seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Data yang dikumpulkan akan dianalisis dengan menggunakan program statistik seperti SPSS atau yang serupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otivasi kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja guru SD Negeri Mentarang dengan nilai signifikansi 0,042 0,05. Lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja guru SD Negeri Mentarang dengan nilai signifikansi 0,032 0,05. Budaya organisasi secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja guru SD Negeri Mentarang dengan nilai signifikansi 0,000 0,05.
LAILU DARYANTO
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh negara asal produk dan persepsi kualitas terhadap minat beli dengan citra merek sebagai variabel mediasi (laptop buatan china di kabupaten malinau). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 200 responden menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan untuk menguji validitas, reliabilitas, hubungan antar variabel, serta peran mediasi citra merek dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara asal produk memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap minat beli dan Kinerja citra merek. Persepsi kualitas tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli, tetapi memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap citra merek. Citra merek, sebagai variabel mediasi, memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap minat beli dan memperkuat hubungan tidak langsung antara negara asal produk dan persepsi kualitas, minat beli. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasikan bahwa negara asal produk memengaruhi minat beli dan citra merek, sedangkan untuk persepsi kualitas tidak memiliki pengaruh langsung terhadap minat beli tetapi mempengaruhi citra merek selanjutnya citra merek dapat memediasi secara langsung negara asal produk dan persepsi kualitas terhadap minat beli dan juga citra merek berpengaruh terhadap minat beli.
SEPRIDO
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja pegawai dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan jumlah sampel sebanyak 93 pegawai yang diambil melalui metode sampling jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu kompensasi, motivasi kerja, dan budaya organisasi, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Kompensasi memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kinerja melalui sistem penghargaan yang adil dan berbasis hasil. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, berperan penting dalam mendorong pegawai untuk mencapai produktivitas yang lebih tinggi. Budaya organisasi yang kuat juga terbukti memengaruhi kinerja pegawai dengan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
FEBRY FAJAR ASHARI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bagi terdakwa dalam kasus kejahatan terhadap nyawa seseorang dan bagaimana penerapan hukum pidananya, apakah telah sesuai dengan alat bukti dan barang bukti. Penelitian ini berfokus pada bagaimana putusan hakim menurut pertanyaan pertama yaitu bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bagi terdakwa dalam kasus kejahatan terhadap nyawa seseorang pada Putusan Nomor 454/Pid.B/2024/PN Sby dan yang kedua yaitu, kedua bagaimana penerapan hukum pidananya terhadap terdakwa pada Putusan Nomor 454/Pid.B/2024/PN Sby. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yang dilakukan dengan cara melalui analisis perundang-undangan dan sumber-sumber bahan hukum yang lain, kemudian di analisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif, yaitu dengan menjelaskan, menguraikan, dan menggambarkan permasalahan serta penyelesaiannya yang berkaitan dengan rumusan masalah yang diangkat. Hasil penelitian ini adalah hakim setelah memeriksa semua alat bukti dan barang bukti memberikan pertimbangan bahwa terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana seperti yang di dakwakan penuntut umum kepadanya. Dan terkait dengan penerapan pidananya yaitu tidak terdapat penerapan sanksi pidana kepada terdakwa, dikarenakan hakim memutus pidana bebas yang berarti tidak satupun perbuatan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dakwaan penuntut umum sehingga terdakwa harus dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan diucapkan oleh hakim.
YUNI DELI YANTI
2025 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran kepemimpinan, komitmen organisasi, kecerdasan emosional, dan motivasi terhadap kinerja pegawai di kantor kecamatan se-Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang melibatkan 70 responden yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS). Analisis data dilakukan dengan melakukan uji hipotesis menggunakan metode statistik dengan alat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Peran kepemimpinan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai, yang menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang efektif mampu mendorong produktivitas dan kualitas kerja. Komitmen organisasi juga terbukti berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kinerja optimal. Selain itu, kecerdasan emosional memiliki dampak positif terhadap kinerja pegawai, yang mengindikasikan bahwa kemampuan mengelola emosi berkontribusi dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis. Motivasi kerja ditemukan sebagai faktor yang memperkuat kinerja pegawai, menandakan bahwa dorongan intrinsik maupun ekstrinsik dapat meningkatkan produktivitas. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa faktor kepemimpinan, komitmen organisasi, kecerdasan emosional, dan motivasi kerja secara bersama-sama memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di kantor kecamatan se-Kota Tarakan.