COLLECTION
Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir
Publikasi
ANALISIS PUTUSAN NOMOR: 182/PID.B/2023/PN.TAR DALAM PERKARA TINDAK PIDANA PENIPUAN BERBASIS ONLINE
Penipuan berbasis online merupakan salah satu bentuk nbnvkejahatan siber yang semakin marak terjadi seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Kejahatan ini sering kali sulit diidentifikasi dan diatasi karena pelaku memanfaatkan media digital untuk melakukan aksi penipuan yang merugikan korban secara finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pidana terhadap tindak pidana penipuan berbasis online serta mempertimbangkan dasar hukum yang digunakan dalam putusan perkara pidana Nomor: 182/Pid.B/2023/PN Tar.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan yang mencakup peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kasus ini, penerapan pidana terhadap pelaku penipuan online masih menggunakan Pasal 378 KUHP, yang mengancam pelaku dengan pidana penjara maksimal 4 tahun. Padahal, kejahatan yang dilakukan lebih relevan dengan Pasal 28 ayat (1) UU ITE yang m engatur tentang penipuan berbasis online, dengan ancaman pidana lebih berat, yaitu 6 tahun penjara dan/atau denda maksimal 1.000.000.000 miliar rupiah.Putusan hakim dalam kasus ini memberikan hukuman 2 tahun penjara kepada terdakwa tanpa adanya pertimbangan ganti rugi bagi korban. Hal ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan dalam perlindungan hukum bagi korban penipuan berbasis online. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar dalam kasus serupa, hakim lebih mempertimbangkan penggunaan UU ITE untuk memberikan efek jera kepada pelaku serta keadilan yang lebih optimal bagi korban.
Penerapan Model Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN Utama 1 Tarakan
Proses pembelajaran harus menggunakan pendekatan saintifik, dalam pendekatan saintifik siswa diharapkan memiliki berbagai keterampilan salah satunya keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk dilatih selama pembelajaran dikelas, karena siswa dengan kemampuan berpikir yang baik mampu memberi dampak dalam penyelesaian masalah dengan strategi yang tepat. Oleh karena itu, siswa membutuhkan model pembelajaran yang tepat pada proses peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Penggunaan model pembelajaran Open-Ended dapat menjadi inovasi bagi guru dan siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran Open-Ended di kelas IV SDN Utama 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data mengenai keterampilan berpikir kritis dengan menggunakan instrument tes, lembar observasi dan lembar wawancara. Hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dalam aspek kognitif pada siklus I yang diperoleh sebesar 53,57%, hasil pengamatan aktivitas siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik siklus I dengan jumlah presentase keseluruhan adalah 81,47%, hasil pengamatan aktivitas guru siklus I dengan presentase 81,25%. Masuk pada siklus II hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dalam aspek kognitif sebesar 98,85%, hasil pengamatan aktivitas siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik siklus II dengan presentase 89,81%, hasil pengamatan aktivitas guru siklus II dengan presentase 91,07% terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari siklus I ke siklus II. Peningkatan nilai hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa dihitung secara klasikal sebesar 45,27%. Jadi dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Open-Ended dinyatakan layak dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran.
KEANEKARAGAMAN JAMUR MAKROSKOPIS DI KAWASAN HUTAN PENELITIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DAN ANALISIS KETERKAITANNYA DENGAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Macroscopic fungi are a group of fungi that are relatively large in size, easily visible to the naked eye, can be held and picked, and typically thrive in moist environments rich in organic matter. Their growth is influenced by shaded conditions and high humidity, such as in the Research Forest of Borneo Tarakan University. This area, characterized by dense and large trees, allows minimal sunlight to reach the forest floor, creating a damp microclimate conducive to vigorous fungal growth. Considering the impact of land-use changes on forest ecosystem structure, this study aimed to investigate the diversity and dominance of fungi within the area. This quantitative research employed an exploratory survey method with purposive sampling, focusing on moist habitats favored by fungi. Morphological observations were conducted using identification keys. Samples were collected from 20 plots each measuring 15x15 meters, resulting in 2,020 individual fungi identified across 13 families and 30 species. The calculated diversity index was 1.757, indicating a moderate level of diversity, while the dominance index was 0.276, suggesting low dominance. Environmental conditions in the study area were within the optimal range for fungal growth. The findings of this study can be integrated into biology learning, particularly within Basic Competencies 3.7 and 4.7 of the Grade X 2013 Curriculum. This competency requires students to be able to group fungi based on morphological characteristics and understand the role of fungi in various aspects of daily life.
Pengaruh media cangkok terhadap pertumbuhan akar cangkok tanaman mangga madu (mangifera indica L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis media cangkok terhadap pertumbuhan akar tanaman mangga madu (Mangifera indica L.). Teknik cangkok merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang memungkinkan tanaman memiliki sifat yang sama dengan induknya serta lebih cepat berbuah dibandingkan dengan metode generatif. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan, yaitu P0 (tanah), P1 (tanah + serbuk kayu), P2 (tanah + arang sekam), dan P3 (tanah + cocopeat), masing-masing diulang enam kali. Pengamatan dilakukan pada parameter panjang akar, jumlah akar, jumlah tunas, dan persentase keberhasilan cangkok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media cangkok berpengaruh terhadap pertumbuhan akar tanaman mangga madu (Mangifera indica L.). Media arang sekam (P2) memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan panjang dan jumlah akar serta jumlah tunas dibandingkan perlakuan lainnya. Persentase keberhasilan cangkok mencapai 100% untuk semua perlakuan. Media arang sekam terbukti dapat mempertahankan kelembapan serta menyediakan aerasi yang baik, sehingga mendukung perkembangan akar secara optimal. Sementara itu, media cocpeat dan serbuk kayu juga memberikan hasil cukup baik tetapi tidak seoptimal arang sekam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referansi dalam perbanyakan vegetatif tanaman mangga madu (Mangifera indica L.) menggunakan teknik cangkok dengan media yang optimal.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Generasi Z Tentang Penyakit Menular Seksual
Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual, ditandai dengan gejala seperti ruam, lepuh, keputihan, dan nyeri di area kelamin. Beragam jenis PMS, termasuk chlamydia, gonore, sifilis, herpes, HPV, dan HIV, menjadi ancaman kesehatan global. WHO memperkirakan sekitar 350 juta kasus baru PMS terjadi setiap tahun di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di Kalimantan Utara pada tahun 2023, angka kumulatif HIV/AIDS mencapai 1.425 kasus, dengan 229 kasus baru, dan 488 kasus PMS lainnya. Kota Tarakan mencatat jumlah tertinggi, yaitu 653 kasus HIV/AIDS kumulatif, 109 kasus baru, dan 459 kasus PMS lainnya. Pencegahan PMS memerlukan informasi yang akurat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat pengetahuan generasi z tentang PMS. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel 115 mahasiswa. Kuesioner digunakan sebagai instrumen, dan data dianalisis secara deskriptif menggunakan perangkat lunak, disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang PMS, yaitu 94 orang (81,7%). Mayoritas karakteristik responden berusia 21 tahun 48 orang (41,7%) dan berusia 22 tahun 47 orang (40,9%). Responden didominasi perempuan (86%) dan beragama Islam (67%). Pekerjaan orang tua responden sebagian besar adalah buruh (20,9%), dan sebagian besar responden tidak bekerja (88,7%). Mayoritas responden memperoleh informasi tentang PMS dari media elektronik yaitu sebanyak 68 orang. Kesimpulannya, tingkat pengetahuan generasi z, khususnya mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) angkatan 2021, mengenai PMS berada dalam kategori baik.
THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING ON TEACHING SPEAKING SKILLS OF THE FOURTH SEMESTER OF ACCOUNTING STUDENTS AT BORNEO OF TARAKAN UNIVERSITY
The purpose of this study is to describe the use of Project-Based Learning to teach speaking skills in accounting classrooms. The study was conducted on local Al accounting students at the University of Borneo Tarakan, with 30 students from the 2024/2025 academic year and an English lecturer serving as a research collaborator. The data for this study are qualitative. Qualitative data were collected using document analysis, questionnaires, and interviews. The findings of this study suggest that Project-Based Learning can help students enhance their speaking skills. According to qualitative statistics, the use of project-based learning approaches increases possibilities for students to communicate in English. Students develop their confidence when speaking English. They actively engage in the teaching and learning process. Learning English in class helps pupils get more familiar with the language. According to questionnaire and interview results, Project-Based Learning approaches can help students enhance their speaking skills, such as pronunciation, fluency, understanding, grammar, and vocabulary. The use of Project-Based Learning has proven to be a great strategy for teaching speaking in accounting classrooms, providing a dynamic and student-centered learning environment.
THE EFFECT OF READING ALOUD STRATEGY ON STUDENTS’ PRONUNCIATION OF TWELFTH GRADERS AT SMA NU 1 TARAKAN
This study examines the effect of the Reading Aloud strategy on the pronunciation skills of twelfth-grade students at SMA NU 1 Tarakan. The research employed a pre-experimental method using a one-group pre-test and post-test design. The population consisted of 22 twelfth-grade students, and total sampling was applied as the sampling technique. Data were collected through oral tests administered before (pre-test) and after (post-test) the treatment to assess any effect on students’ pronunciation. The findings indicated a slight improvement in students’ pronunciation skills, as evidenced by the increase in the mean scores from the pre-test to the post-test, which rose by 3.18 points. The Wilcoxon Signed-Rank Test was used due to the non-normal distribution of the data, as shown by the normality test results. The test revealed a significance value of (0.367 0.05), indicating that the alternative hypothesis (Ha) was accepted while the null hypothesis (H0) was rejected. Therefore, it can be concluded that teaching pronunciation using the Reading Aloud strategy has a measurable effect on the pronunciation abilities of twelfth-grade students at SMA NU 1 Tarakan.
ANALISIS KEAMANAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK MENGGUNAKAN METODE PENETRATION TESTING EXECUTION STANDARD (STUDI KASUS SIAKAD UBT)
Sistem Informasi Akademik Universitas Borneo Tarakan (SIAKAD UBT) merupakan sarana pengelolaan informasi akademik berbasis website yang digunakan oleh seluruh civitas akademik di Universitas Borneo Tarakan (UBT). SIAKAD UBT sebagai infrastruktur digital bersifat sangat vital karena menyimpan banyak data dan informasi penting sensitif di dalamnya, sehingga keamanan website SIAKAD UBT adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis keamanan melalui pengujian penetrasi (penetration testing) sehingga dapat diketahui kerentanan-kerentanan apa saja yang mungkin terdapat pada website SIAKAD UBT. Pengujian penetrasi dilakukan menggunakan metode Penetration Testing Execution Standard (PTES) agar memiliki prosedur yang sistematis, dan kerentanan yang ditemukan kemudian akan dinilai tingkat keparahannya berdasarkan standar penilaian OWASP Risk Rating Methodology sehingga dapat diketahui status kerentanan yang terdapat pada website SIAKAD UBT berada pada level Low, Medium, High, atau Critical. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kerentanan Insecure Direct Object Reference (IDOR) pada level Critical dengan skor 7.1, kerentanan Broken Access Control pada level Critical dengan skor 7.1, kerentanan Cross-Site Scripting (XSS) pada level High dengan skor 5.7, kerentanan Brute Force Attack pada level Medium dengan skor 4.8, dan kerentanan XML External Entity (XXE) pada level Low dengan skor 1.6, sehingga diperlukan perbaikan sesegera mungkin untuk mengatasi kelima kerentanan yang ditemukan. Adapun rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dan mitigasi insiden siber dari kerentanan yang ditemukan adalah instalasi web application firewall (WAF) yang dapat melakukan pendeteksian dan pemblokiran trafik anomali seperti serangan injeksi pada URL, data input, serta serangan trafik kepada web server, melakukan perbaikan kode program dan desain sistem, membatasi akses ke direktori dan file tertentu pada web server, juga melakukan pembaruan aplikasi web server yang saat ini digunakan dan semua komponen aplikasi SIAKAD UBT seperti library dan bahasa pemrograman pada sisi back-end.
PERAN KEPRIBADIAN BERWIRAUSAHA SEBAGAI MODERATOR DALAM HUBUNGAN SIKAP KEUANGAN DAN PENGETAHUAN KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN PADA UMKM KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kepribadian berwirausaha sebagai moderator dalam hubungan sikap keuangan dan pengetahuan keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan pada UMKM Kota Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 130 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap keuangan dan pengetahuan keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan, kepribadian berwirausaha tidak memoderasi pengaruh sikap keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan, kepribadian berwirausaha memoderasi secara negatif signifikan pengaruh pengetahuan keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung theory of planned behavior dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku manajemen keuangan.
Pengaruh jarak tanam terhadap produksi padi gogo varietas inpagi 11 agritan
aa
Kajian Identifikasi dan Dominasi Gulma Pada Tingkat Umur Tanaman Padi Gogo Di Desa Sebidai Kabupaten Tana Tidung
aaa
THE EFFECT OF THE TALKING CHIPS TECHNIQUE ON EIGHTH GRADERS’ SPEAKING SKILLS OF SMPN 11 TARAKAN
This study aims to determine whether the Talking Chips technique significantly affects the speaking skills of eighth-grade students at SMPN 11 Tarakan. The research employed a pre-experimental method with a one-group pre-test and post-test design. The population consisted of all eighth-grade students, with classes 8-3 (29) selected as the sample through purposive sampling. Data were gathered through oral tests administered before and after the treatment. The findings indicated a moderate improvement in students' speaking performance, as evidenced by an increase of 6.49 points in the mean scores from the pre-test to the post-test. The Wilcoxon Signed-Rank Test was applied due to the non-normal distribution of the data. The significance value obtained was 0.024 (p 0.05), indicating that the alternative hypothesis (H1) was accepted while the null hypothesis (H0) was rejected. Furthermore, the study found a notable improvement in the comprehension aspect of students' speaking skills, with an average increase of 0.690. Based on these findings, it can be concluded that the Talking Chips technique effectively enhances the speaking skills of eighth-grade students at SMPN 11 Tarakan. The technique also fostered active student participation, increased self-confidence, and motivated students to engage more in English-speaking activities.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN APLIKASI SMART APPS CREATOR DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 031 TARAKAN
Penelitian ini bertujuan menghasilkan media interaktif yang layak serta menarik bagi siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan Aplikasi Smart Apps Creator yang ditinjau dari validasi media, validasi bahasa, validasi materi dan angket respon siswa. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan (research and development). Model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis, design, development, implemention, dan evaluation. Subjek penelitian ialah siswa kelas V-a pada tahun ajaran 2023-2024 SDN 031 Tarakan dengan jumlah siswa 26 orang. Hasil kelayakan dari validasi para ahli yaitu 1) validator media validasi media diperoleh persentase sebesar 83% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori baik, 2) validator bahasa memperoleh persentase sebesar 75% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori baik. 3) validator materi memperoleh persentase sebesar 78% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori baik. Demikian hasil tersebut telah memenuhi syarat dan layak untuk digunakan. Adapun angket respon siswa diperoleh 1) uji kelompok kecil yaitu 90% dengan keterangan sangat tertarik, 2) uji kelompok besar yaitu 90% dengan keterangan sangat tertarik, dengan nilai rata-rata 90% dikategorikan sangat tertarik. Maka dari itu instrumen tes yang dikembangkan valid. Dari media pembelajaran interaktif yang di ciptakan menghasilkan media yang layak dan menarik bagi siswa untuk digunakan didalam pembelajaran bahasa Indonesia pada materi fakta dan opini.
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DENGAN METODE ACTIVE LEARNING DI SMP NEGERI 12 TARAKAN
ANALYSIS OF STUDENTS' CRITICAL THINKING SKILLS ON THE TOPIC OF LIVING ORGANISMS CLASSIFICATION THROUGH THE ACTIVE LEARNING METHOD Abstract This study aims to analyze the critical thinking skills of seventh-grade students at SMP Negeri 12 Tarakan on living organisms classification topics by implementing the active learning method. Critical thinking is one of the essential 21st-century skills that should be nurtured in the learning process, particularly in science education. The Active Leaming method was chosen because it allows students to be directly involved in experiencing, analyzing, and drawing conclusions about the concepts they study through hands-on learning This research employed a descriptive design with a quantitative approach. The study subjects were students of classes VII.1 and VII.2 at SMP Negeri 12 Tarakan in the 2024/2025 academic year. Data collection techniques were through observations, interviews, and open-ended test questions designed to assess various indicators of critical thinking skills, including interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation The findings revealed that students' critical thinking skills fall into the good to very good category, with an average indicator achievement rate of 82.3%. The use of active learning methods has proven effective in increasing students' active participation and supporting the development of critical thinking skills, especially in understanding the material on the classification of living things. This study recommends the application of active learning methods consistently in order to create a fun and meaningful learning atmosphere. Keywords: critical thinking, classification of living organisms, active learning April 24th,2025 This abstract was translated by, Проброво Farid Helmi Setyawan, S.Pd., M.Pd Translator Verified by UBT Language Centre Shif Dr. Syarifa Rafiqa, M.Pd Head ANALYSIS OF STUDENTS' CRITICAL THINKING SKILLS ON THE TOPIC OF LIVING ORGANISMS CLASSIFICATION THROUGH THE ACTIVE LEARNING METHOD Abstract This study aims to analyze the critical thinking skills of seventh-grade students at SMP Negeri 12 Tarakan on living organisms classification topics by implementing the active learning method. Critical thinking is one of the essential 21st-century skills that should be nurtured in the learning process, particularly in science education. The Active Leaming method was chosen because it allows students to be directly involved in experiencing, analyzing, and drawing conclusions about the concepts they study through hands-on learning This research employed a descriptive design with a quantitative approach. The study subjects were students of classes VII.1 and VII.2 at SMP Negeri 12 Tarakan in the 2024/2025 academic year. Data collection techniques were through observations, interviews, and open-ended test questions designed to assess various indicators of critical thinking skills, including interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation The findings revealed that students' critical thinking skills fall into the good to very good category, with an average indicator achievement rate of 82.3%. The use of active learning methods has proven effective in increasing students' active participation and supporting the development of critical thinking skills, especially in understanding the material on the classification of living things. This study recommends the application of active learning methods consistently in order to create a fun and meaningful learning atmosphere. Keywords: critical thinking, classification of living organisms, active learning
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA KELAS V SDN 002 TARAKAN
Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan sebagai metodologi penelitian. Dalam penelitian dimaksudkan untuk melihat kelayakan video pembelajaran yang dikaji dari validasi ahli media dan materi. Selain itu juga dilakukan penelitian untuk mengetahui ketertarikan siswa terhadap video pembelajaran pada materi sistem pernapasan manusia kelas V. Dalam penelitian mengimplementasikan pendekatan ADDIE yang melalui 5 langkah sistematis, ialah Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation) dan Evaluasi (Evaluation). Hasil validasi ahli media sebesar 91% termasuk kategori sangat layak dan ahli materi sebesar 73% termasuk kategori layak. Analisis terhadap validasi ahli bahwa media video pembelajaran sangat layak diterapkan pada proses pembelajaran. Kemudian, analisis data uji coba terbatas menunjukkan hasil 95% sementara itu uji lapangan 93%. Secara keseluruhan, hasil angket ketertarikan siswa pada tahap uji coba terbatas serta uji lapangan mengindikasikan video pembelajaran materi sistem pernapasan manusia kelas V SDN 002 Tarakan sangat menarik bagi siswa.
Pengembangan Asesmen Diagnostik Berbasis Cerita Pendek Sederhana Pada Siswa Kelas V SDN 035 Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk berupa asesmen diagnostik berbasis cerita pendek sederhana. Produk ini berupa tes objektif dalam bentuk soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) bervariasi yaitu terdapat 10 soal kognitif yang didalamnya terdapat dua teks cerita pendek dengan soal bervariasi (pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian dan uraian), selain itu terdapat 5 soal non kognitif. Alur penelitian ini menggunakan ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 035 Tarakan tahun ajaran 2025 dengan jumlah siswa 25 peserta didik. Hasil validasi yang diperoleh secara keseluruhan nilai rata-rata yaitu 84% dengan persentase validasi ahli produk, ahli bahasa, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil persentase validasi angket respon guru sebesar 83% dan persentase validasi angket respon siswa sebesar 83% dengan kategori sangat layak. Sedangkan Angket respon siswa kelas V-A dan V-B diperoleh nilai rata-rata persentase prolehan skor sebesar 80% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori tertarik dan Angket respon guru kelas V-A dan V-B diperoleh nilai rata-rata persentase prolehan skor sebesar 96,5% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori sangat tertarik.
ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN TOTAL AKIBAT BANJIR PADA SUNGAI BENGAWAN KOTA TARAKAN MENGGUNAKAN HEC-RAS
ANALISIS GAYA BAHASA SINDIRAN IRONI, SINISME DAN SARKASME DALAM KOLOM KOMENTAR MEDIA SOSIAL TIKTOK AKUN @LOLLYUNYUOFFICIAL20 KAJIAN PRAGMATIK
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa sindiran ironi, sinisme, dan sarkasme di kolom komentar media sosial Tiktok Unggahan akun @LollyUnyuofficial20 dalam kajian pragmatik. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode simak, catat, dan dokumentasi. Metode simak digunakan untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa. Selanjutnya, teknik catat dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan 3 gaya bahasa sindiran yang ditunjukan kepada Lolly Unyu lewat kolom komentar akun @LollyUnyuofficial20, yaitu (1) gaya bahasa sindiran ironi berjumlah 9 data, (2) gaya bahasa sindiran sinisme berjumlah 12 data, dan (3) gaya bahasa sindiran sarkasme berjumlah 14 data. Kata kunci: Gaya Bahasa Sindiran, Lolly Unyu, tiktok, kajian Pragmatik.
PENGARUH KECEMASAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTS HURRASUL AQIDAH KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kecemasan matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII MTs Hurrasul Aqidah Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi yang digunakan yaitu siswa kelas VIII MTs Hurrasul Aqidah Kota Tarakan dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampel jenuh atau seluruh anggota populasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif yang meliputi uji normalitas dan uji linieritas dan analisis statistik inferensial yang meliputi analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis data diperoleh bahwa Y ̂=30,496-0,634X, artinya setiap kenaikan satu nilai kecemasan matematika maka akan menyebabkan penurunan kemampuan pemecahan masalah matematika sebesar 0,634. Sehingga, semakin besar nilai tingkat kecemasan matematika maka semakin kecil nilai tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswanya, begitupun sebaliknya. Hal ini menunjukkan pengaruh yang negatif atau pengaruh yang berbanding terbalik. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara kecemasan matematika dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII MTs Hurrasul Aqidah Kota Tarakan. Besaran persentase pengaruhnya adalah sebesar 34%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel penelitian ini.