Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 86 dari 342

Upaya guru dalam mengatasi gejala kesulitan belajar IPA pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 14 Tarakan

LENI RAHAYU
2024 · Book · Open Access

Dalam proses pembelajaran tidak lepas dari adanya hambatan-hambatan dan kesulitan belajar yang dialami siswa. Oleh karena itu, upaya guru dalam mengatasi gejala kesulitan belajar IPA pada siswa sangat penting bagi guru untuk dijadikan masukan untuk memperbaiki proses mengajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi gejala kesulitan belajar IPA pada siswa kelas VIII-1 di SMPN 14 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus (case study) menggunakan instrumen lembar wawancara dan dokumentasi. Sampel dalam peneletian ini salah satu guru IPA dan siswa kelas VIII-1 yang dipilih dengan cara purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan menurut Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada hasil penelitian ini ditemukan hasil yaitu terdapat gejala kesulitan belajar pada siswa diantaranya hasil belajar rendah, usaha yang dilakukan tidak sesuai dengan hasil yang dicapai, dan tingkah laku yang lain dari pada temannya. Adapun upaya yang guru lakukan diantaranya memberikan motivasi, menjelaskan kembali materi, remedial, dan melakukan bimbingan individu.

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Site Pada Materi Sistem Ekskresi Manusia di SMP

YULIANA HERLINA RENGO
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis google site pada materi sistem ekskresi manusia di SMP yang valid berdasarkan penilaian para ahli dan praktis berdasarkan respons siswa terhadap media yang dikembangkan. Jenis Penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. Validator ahli pada penelitian dan pengembangan ini adalah ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan praktisi. Hasil validasi ahli media memperoleh presentase sebesar 96,67% dengan kriteria sangat valid, ahli materi memperoleh presentase sebesar 92,85% dengan kriteria sangat valid, ahli bahasa memperoleh presentase sebesar 98,00% dengan kriteria sangat valid dan praktisi memperoleh presentase sebesar 87,69% dengan kriteria sangat valid. Tahap uji coba lapangan terdiri dari uji coba perorangan pada 1 orang siswa kelas X, uji coba kelompok kecil pada 6 orang siswa kelas X, dan uji coba kelompok besar pada 1 kelas VIII siswa yang berjumlah 24 orang. Uji coba perorangan memperoleh presentase skor sebesar 89,33% dengan kriteria sangat praktis, uji coba kelompok kecil memperoleh presentase sebesar 86,21% dengan kategori sangat praktis dan uji coba kelompok besar memperoleh presentase sebesar 90,88% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka media pembelajaran berbasis google site pada materi sistem ekskresi manusia dapat dikategorikan sangat valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran dikelas.

STUDI PENGETAHUAN MAHASISWA SUKU DAYAK LUNDAYEH TENTANG PEMANFAATAN TANAMAN OBAT

NOVITHA
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa FKIP Suku Dayak Lundayeh tentang pemanfaatan tanaman obat tradisional. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengembangan Fraenkel dan Wallen (1993) yang dilakukan sampai tahap ke 7, instrumen lembar penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dokumentasi, wawancara untuk mengumpulkan atau mengidentifikasi, klasifikasi data, verifikasi data dan penarikan kesimpula, pengambilan sampel mengunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 30 mahasiswa Suku Dayak Lundayeh. Dari 30 mahasiswa Suku Dayak Lunndayeh pada penelitian ini terdapat 16 mahasiswa menyatakan tahu terhadap pemanfaatan tanaman obat, responden yang terdiri dari 8 laki-laki dan 8 perempuan menjelaskan pengetahuan terkait tanaman obat yang diperoleh dari orang tua, kakek, nenek, dan kerabat lainnya, dari penelitian ini juga menemukan 14 responden yang masuk ke dalam katagori kurang tahu dan tidak tahu, masing-masing terbagi atas 10 kurang paham dan 4 tidak paham, responden hanya mampu menyebutkan 2 tumbuhan obat yang di tunjukkan dalam penelitian, sementara 4 responden lainnya masuk katagori tidak paham karena hanya dapat menyebutkan 1 jenis tumbuhan saja.

PENGARUH EKOENZIM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TERAP (Artocarpus odoratissimus) DI KOTA TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR BIOLOGI

SALFIAH KARTIKA
2024 · Book · Open Access

Tumbuhan terap (Artocarpus odoratissimus) merupakan tumbuhan endemik Kalimantan yang memiliki status near threatened (terancam punah) dalam spektrum Red List (daftar merah). Ekoenzim merupakan larutan organik serbaguna yang diproduksi dari proses fermentasi gula, limbah organik dan air dengan perbandingan 1:3:10. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk menganalisis konsentrasi ekoenzim yang berpengaruh signifikan terhadap percepatan pertumbuhan bibit terap (Artocarpus odoraatissimus) di Kota Tarakan; dan 2) Untuk mengetahui apakah pengaruh ekoenzim terhadap pertumbuhan bibi terap (Artocarpus odoratissimus) di Kota Tarakan berpotensi sebagai bahan ajar biologi. Tahap penelitian meliputi pembuatan ekoenzim serta pengaplikasiannya pada bibit tumbuhan terap. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan ANOVA satu jalan dan Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5%. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode ekperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan lima perlakuan tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0: Kontrol (tanpa ekoenzim), P1: 1ml/liter, P2: 5ml/liter, P3: 10ml/liter, P4: 15ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi ekoenzim tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter tinggi tanaman (cm), Panjang daun (cm), lebar daun (cm), dan jumlah daun (helai). Namun, ekoenzim dengan konsentrasi 5ml/liter (0,5%) mampu memberikan perubahan terbaik pada kelima perlakuan yang ada. Penelitian ini berpotensi sebagai bahan ajar biologi pada jenjang SMA dan jenjang perguruan tinggi.

STUDENTS’ PERCEPTION TOWARDS ENGLISH AS MEDIUM INSTRUCTION IN EFL CLASS AT SEVENTH GRADE OF SMPIT ULUL ALBAB TARAKAN

NOVA DWI INDRIYANI
2024 · Book · Open Access

This study aims to describe students’ perception towards English as Medium Instruction (EMI) used by English teachers in teaching English in Junior High School at SMPIT Ulul Albab Tarakan. The research method was qualitative method. This research was conducted in class VII Ad-Dhuha, VII Al Buruj, VII Al-Qamar, and VII As-Sajdah. To collect data, researcher used a questionnaire with purposive sampling technique. The questions were designed to measure students’ attitudes towards English, students’ understanding of English, students’ perception of their English, and students’ prception of the language used by their English teacher in class. The study result showed that most students agreed that EMI was predominantly applied by English teachers in teaching English subjects. By applying EMI in the classroom improves students’ English proficiency with appropriate English standards, motivates students to learn English, increase self-confidence, helps them to understand English textbooks or articles, and helps them to understand international cultures.

THE IMPLEMENTATION OF LISTEN-READ-DISCUSS (LRD) STRATEGY IN TEACHING OF READING SKILL AT EIGHT GRADE STUDENTS OF SMP BUDI UTOMO BOARDING SCHOOL TARAKAN

VIONA OKTAVERAETI
2024 · Book · Open Access

ABSTRACT The study was aimed to look into how eighth grade students at Budi Utomo Boarding School Middle School were taught reading skills through the LRD (Listen, Read, Discuss) strategy. Qualitative descriptive research design was employed by the researcher. Thirty-two Budi Utomo Boarding School eighth graders participated in this study. this study collected observation, interviews, and documentation to gather data. the data was qualitatively examined through coding to address research issues. According to the study's findings, the students could learn reading skiil with the phases of Listen, Read and Discuss by utilizing the LRD approach. Students learned how to read in English through reading books, doing presentations, practicing listening, and reading on their own, as well as having conversations with peers. In addition to teaching reading skill, English teachers are expected to be able to develop LRD in English learning, not only for reading skill but also other skills.

Designing English Writing Worksheet Using Genre-Based Approach for Tenth-Graders at SMAN 1 Tarakan

PURY PUSPITA SARI
2024 · Book · Open Access

This study aimed to design English worksheets focused on writing skills using a text-based approach at SMAN 1 Tarakan. The research design employed was Research and Development (R&D) using the ADDIE Model. There are five development stages of development, namely (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) Evaluation. The research instruments utilized included questionnaires, interviews, validation sheets, and observation sheets. The research findings indicated that: 1) Design and Layout Validation received a total score of 48.00 with a percentage of 92%, categorized as highly appropriate. 2) Material and Content Expert Validation received a total score of 33.00 with a percentage of 82.5%, categorized as appropriate. 3) Language Expert Validation received a total score of 35.00 with a percentage of 87.5%, categorized as very appropriate. 4) The practicality questionnaire results received a total score of 30.00 with a percentage of 93%, categorized as very practical. The students’ responses to the worksheet after testing showed a positive response with a percentage of over 85% for each indicator. Therefore, the text-based English writing worksheet for grade X students are applicable as an English learning medium in high schools.

An Analysis of Speaking Performance in The Fourth Semester Students of English Department

TRI KASIH RADYANING SARKAN
2024 · Book · Open Access

The objective of this research was to determine the speaking ability of fourth-semester students in the English Education Department. The research method used in this study was qualitative, with the research subject being fourth-semester students in the English Department. The sample was selected using purposive sampling, with a total of seventy-one students and a research sample of six students from 2 classes. Data collection techniques included observation and interviews. The research instruments used were observation field notes and interview scripts. The research findings indicated that among the five components of English speaking ability, there was a component that significantly influenced students speaking skills. The components are Pronunciation, Grammar, Vocabulary, Fluency, and Comprehension. Based on these components, the observation result from students' speaking practice revealed that fluency was the most dominant component, significantly impacting students’ English speaking ability. The result is supported by interview results showing that fluency affects other speaking components.

AN ANALYSIS ON STUDENTS’ PROBLEM IN READING SKILLS AT EIGHTH GRADE OF SMPN 10 TARAKAN

ULFA INAYAH
2024 · Book · Open Access

This study described the issues faced by students in reading skills among eighth- grade students at SMPN 10 Tarakan. The research adopted a qualitative descriptive approach, with a sample of thirty-two eighth-grade students. Data collection methods included document analysis, observation, and interviews. Data analysis techniques involved data reduction, data presentation, and conclusion. From the data analysis, the researcher identified student problems and the causes of these problems in English reading skills among eighth-grade students at SMPN 10 Tarakan. The identified issues included difficulties in decoding or pronouncing words and poor reading comprehension. These problems made the students make many errors when answering reading comprehension questions. Furthermore, there were contributing factors to these reading skill issues, including background knowledge, vocabulary deficiency, teaching methods, learning strategies, and the student environment. Based on the problems above, the researcher concluded that the primary causes of students' difficulties in English reading skills are their background knowledge and lack of vocabulary.

Eksplorasi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan

REVI HALUYA
2024 · Book · Open Access

EKSPLORASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada materi persamaan linear satu variable (PLSV). Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Tarakan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 pada kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa dengan 3 siswa yang memiliki nilai di atas KKM dan 5 siswa yang memiliki nilai di bawah KKM. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu analisis dokumen dan wawancara. Teknik analisis data diperoleh dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian tentang kemampuan pemahaman konsep matematika (KPKM), menunjukkan bahwa indikator kemampuan menyatakan ulang sebuah konsep dilakukan dengan cara mendefinisikan Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV), indikator kemampuan memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep dilakukan dengan cara menentukan PLSV dan bukan PLSV, indikator kemampuan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika dilakukan dengan cara mendefinisikan bentuk gambar dan indikator kemampuan mengaplikasikan konsep ke dalam bentuk pemecahan masalah dilakukan dengan tahapan memodelkan matematika, memahami masalah, menyelesaikan masalah dan membuat kesimpulan. Selain itu, temuan unik pada penelitian ini terdapat subjek yang mampu menyelesaikan soal biasa akan tetapi kesulitan dalam membuat model matematika pada soal pemecahan masalah.

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IX SMP MUHAMMADIYAH 2 TARAKAN

NUR ARIFAH
2024 · Book · Open Access

Pada saat proses pembelajaran, peneliti menemukan bahwa proses pembelajaran dilakukan secara online dengan menggunakan beberapa aplikasi, sehingga mengakibatkan sebagian siswa tidak memahami apa yang disampaikan guru. Setelah melakukan wawancara kepada guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan, peneliti menemukan adanya kekurangan sumber belajar sehingga membuat guru dan siswa harus mencari sumber lain. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian pengembangan atau RnD dimana model yang digunakan adalah model ADDIE, namun pada penelitian ini peneliti membatasi penelitiannya pada tahap pengembangan saja. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa modul yang dikembangkan dinyatakan layak oleh validator dengan skor ahli media sebesar 144, skor ahli materi sebesar 40, dan skor ahli evaluasi sebesar 27, serta dinyatakan praktis setelah lulus. 2 tahap uji coba. oleh guru mata pelajaran dengan nilai rata-rata dari guru mata pelajaran sebesar 3,8 dan uji coba oleh siswa sebesar 5,02. Setelah melalui beberapa tahapan, modul dinyatakan layak oleh validator dan modul dinyatakan praktis.

Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IX SMP Mutiara Bangsa Sebatik

NUR ADILA
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan maslaah matematika siswa. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di SMP Mutiara Bangsa Sebatik dengan populasi penelitian adalah seluruh kelas IX A, B dan C tahun ajaran 2023/2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas IX B sebagai kelas eksperimen dan kelas IX C sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata, skor per indikator, dan standar deviasi. Sedangkan analisis inferensial terdiri dari uji t (independent sample t-test). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika kelas eksperimen adalah dan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas kontrol adalah . Hal ini juga didukung oleh hasil uji independent sample t-test dengan uji pihak kanan dan taraf signifikan ( ) diperoleh p-value sebesar . Sehingga dapat dilihat bahwa , dengan demikian ditolak. Hal ini berarti terdapat pengaruh dari model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.

Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Siswa Kelas VII SMPN 2 Tanjung Palas Utara

RENI ANDRIYANI PERTIWI
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa kelas VII SMPN 2 Tanjung Palas Utara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Tujuan penelitian adalah: (1) mengetahui pengaruh gaya belajar visual terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa, (2) mengetahui pengaruh gaya belajar auditorial, (3) mengetahui pengaruh gaya belajar kinestetik, dan (4) mengetahui pengaruh gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur gaya belajar dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori gaya belajar dominan pada kategori sedang dengan 86% siswa visual, 63% siswa auditorial, dan 65% siswa kinestetik. Hasil regresi linier sederhana menunjukkan persamaan untuk gaya belajar visual Ŷ = 26,942 − 0,990 X, auditorial Ŷ = 24,961 − 0,558 X, dan kinestetik Ŷ = 36,902 − 2,496 X.. Artinya, setiap kenaikan satu satuan gaya belajar menyebabkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah masing-masing sebesar 0.990, 0.558 dan 2.496. Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. Siswa dengan gaya belajar yang tinggi memperoleh hasil belajar yang optimal, sedangkan siswa dengan gaya belajar rendah menunjukkan hasil kurang optimal. Disarankan siswa menyesuaikan gaya belajar untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik.

Anlisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Pada Siswa SMP Muhammadiyah 1 Tarakan

PARAH AIN
2024 · Book · Open Access

Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Tarakan ditinjau dari kemandirian belajar Tingkat Rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, tes, wawamcara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peserta didik dengan kategori kemandirian belajar rendah belum mampu menyelesaikan tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan baik. Peserta didik pada kategori ini hanya mampu menyelesaikan masing-masing satu indikator yaitu memahami masalah dan melaksanakan rencana penyelesaian.

Analisis literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal PISA konten change and relationship dan space and shape

HASDA
2024 · Book · Open Access

Literasi matematis merupakan kemampuan memahami dan menggunakan konsep dasar matematika dalam berbagai konteks untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal PISA konten change and relationship dan space and shape. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu penelitian yang diarahkan untuk menghimpun data, mengambil makna, dan memperoleh pemahaman dari kasus tersebut. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 6 siswa di kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan yang dipilih melalui teknik purposive sampling yaitu pengambilan partisipan berdasarkan pertimbangan tertentu dan dilanjutkan dengan teknik snowball sampling yaitu pengambilan partisipan dengan jumlah awal sedikit kemudian bertambah besar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif model interaktif yaitu analisis data yang dilakukan secara interaktif dan berlansung terus menerus sampai tuntas. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam menyelesaikan soal konten change and relationship siswa kategori tinggi mampu memenuhi seluruh indikator literasi matematis yakni merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan. Sedangkan, siswa dengan kategori rendah tidak mampu memenuhi setiap indikator literasi matematis. Lebih lanjut, dalam menyelesaikan soal konten space and shape hanya dua dari tiga siswa kategori tinggi yang mampu memenuhi seluruh indikator pada literasi matematis. Sedangkan siswa dengan kategori rendah tidak dapat memenuhi seluruh indikator literasi matematis. Peneliti juga menemukan terdapat perbedaan kesulitan yang dialami oleh siswa dalam menyelesaikan soal PISA. Siswa dengan kategori rendah mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal konten change and relationship sedangkan siswa dengan kategori tinggi mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal space and shape.

PANDANGAN SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 TARAKAN TERHADAP PENGGUNAAN ETNOMATEMATIKA BUDAYA TORAJA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

SINDY PARINTAK
2024 · Book · Open Access

PANDANGAN SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 TARAKAN TERHADAP PENGGUNAAN ETNOMATEMATIKA BUDAYA TORAJA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Abstrak Hadirnya etnomatematika dalam pembelajaran Matematika sangat tepat di Indonesia. Hal itu dikarenakan Indonesia memiliki beberapa keunikan budaya yang menjadi ciri khas disetiap daerahnya. Keanekaragaman budaya di Indonesia mengacu pada unsur-unsur seperti kepercayaan atau pengetahuan. Hubungan antara budaya dengan ilmu pengetahuan khususnya Matematika dapat ditemukan dalam etnomatematika, salah satunya di Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan siswa kelas X SMA Negeri 3 Tarakan terhadap penggunaan etnomatematika budaya Toraja dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan siswa yang memiliki minat tinggi dan rendah terhadap pembelajaran matematika, dengan saran dari guru matematika. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dengan memanfaatkan konteks budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pandangan siswa terhadap konteks pembelajaran Matematika dipengaruhi oleh minat belajar siswa terhadap mata pelajaran tersebut dan penerapan etnomatematika budaya Toraja dalam pembelajaran Matematika dapat menjadi salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan minat, pemahaman, dan keterampilan siswa dalam belajar Matematika, serta mengaitkan konsep Matematika dengan budaya lokal untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevaan bagi siswa.

Pengembangan Asesmen Berbasis Game dengan Menggunakan Wordwall pada Mata Pelajaran Matematika

AJENG KRISTINA
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengembangkan asesmen berbasis game dengan menggunakan wordwall, 2) Menganalisis kualitas butir tes ditinjau dari validitas, reliabilitas, dan karakteristik butir tes, dan 3) Mendeskripsikan respon peserta didik terhadap asesmen berbasis game dengan menggunakan wordwall. Model permainan yang digunakan sebagai instrumen asesmen adalah model permainan maze chase atau pengejaran dalam labirin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian design and development (DND) dengan model pengembangan Oriondo dan Antonio yang terdiri dari 6 tahap, yaitu 1) Perancangan instrumen tes, 2) Uji keterbacaan, 3) Pembuktian validitas isi, 4) Uji lapangan, 5) Estimasi koefisien reliabilitas, dan 6) Interprestasi skor hasil pengukuran. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan sebanyak 54 orang. Analisis validasi dilakukan dengan menggunakan indeks V Aiken sedangkan analisis estimasi reliabilitas dan karakteristik tes dilakukan dengan menggunakan software ITEMAN 4.3. Berdasarkan hasil validasi soal dari 20 butir soal yang dikembangkan terdapat 11 soal valid dan 9 soal tidak valid. Berdasarkan hasil estimasi koefisien reliabilitas diperoleh nilai sebesar 0,797 yang artinya instrumen memiliki konsistensi yang tinggi. 19 butir soal memiliki tingkat kesukaran sedang atau kategori soal baik, 8 butir soal yang mampu membedakan peserta didik dengan kemampuan tinggi dan kemampuan rendah, serta 14 butir soal dengan pengecoh yang berfungsi. Asesmen berbasis game maze chase memperoleh 95,9% respon bernilai positif dan 4,1% respon bernilai negatif. Pengembangan asesmen berbasis game dengan menggunakan wordwall dapat digunakan sebagai salah satu alternatif asesmen formatif, karena hasil penilaian dapat langsung dilihat ketika peserta didik selesai memainkan game maze chase.

ETNOMATEMATIKA PADA KEBUDAYAAN DAYAK AGABAG

YEHEZKIEL
2024 · Book · Open Access

ETNOMATEMATIKA PADA KEBUDAYAAN DAYAK AGABAG Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep, prinsip, dan prosedur matematika yang terkandung dalam budaya Dayak Agabag dan mengetahui persepsi siswa SMKN 1 Tulin Onsoi terhadap penerapan etnomatematika ini dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Setelah dilakukan pengumpulan data, kemudian dilakukan analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melibatkan pengamatan yang diperpanjang, meningkatkan ketekunan dalam penelitian, melakukan triangulasi, berdiskusi dengan rekan kerja, menganalisis kasus negatif, melakukan member check, dan menarik kesimpulan. Dari hasil analisis data, temuan pertama mengenai etnomatematika dalam kebudayaan anyaman Dayak Agabag adalah 1) Tikar dengan motif bintang timur terdapat bentuk bangun datar yaitu layang-layang, persegi dan tranformasi geometri yaitu refleksi; 2) Tikar dengan motif sinumandak terdapat bentuk bangun datar yaitu sudut lancip, lingkaran, layang-layang, jajargenjang dan sudut bertolak belakang; 3) Pisakan jalun terdapat bentuk bangun datar yaitu persegi panjang; 4) Kalawang terdapat bentuk bangun datar yaitu segitiga sama kaki, trapesium siku-siku, dan segitiga siku-siku; 5) Budui dngan motif busak terdapat bentuk bangun datar yaitu belah ketupat, dan persegi; 6) Tikar dengan motif binangkawot pada tikar terdapat tranformasi geometri yaitu translasi. 7) Kadabang dengan bentuk bangun ruang kerucut. Temuan kedua yaitu siswa SMK Negeri 1 Tulin Onsoi menyatakan bahwa siswa dapat memahami dan mengerti materi matematika yang berkaitan dengan budaya yang ada di lingkungan siswa ketika dihubungkan dengan Etnomatematika yang terdapat pada kebudayaan Dayak Agabag jika dijadikan konteks dalam pembelajaran matematika. Kata Kunci : Etnomatematika, Siswa SMK, Kebudayaan Dayak Agabag

Eksplorasi Proses Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas 8 SMP Negeri 5 Tarakan dalam Menyelesaikan Soal Cerita

INDAH LUTHFIYAH
2024 · Book · Open Access

Pemecahan masalah penting dimiliki oleh setiap siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Sebagian besar siswa terutama siswa kelas 8 mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika. Hal ini mengindikasikan bahwa siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika yang rendah. Eksplorasi terhadap proses pemecahan masalah matematika penting dilakukan. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam proses pemecahan masalah yang dilakukan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mengambil pendekatan studi kasus pada siswa kelas 8 SMP Negeri 5 Tarakan. Peneliti mengumpulkan data dengan cara pemberian soal, observasi, analisis dokumen dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis kualitatif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemecahan masalah matematika siswa terdiri dari beberapa tema: pemahaman terhadap masalah matematika, strategi penyelesaian masalah matematika, dan verifikasi jawaban. Terdapat tema lain di luar tema proses pemecahan masalah matematika, yaitu perhatian selama berhadapan dengan masalah, persepsi terhadap masalah dan solusi yang diberikan siswa. Walaupun tema tersebut terkesan di luar proses pemecahan masalah, tema perhatian selama berhadapan dengan masalah, persepsi terhadap masalah dan solusi yang diberikan siswa sangat berkaitan dengan proses pemecahan masalah itu sendiri sesuai dengan yang diungkapkan oleh data.

Efektivitas Realistic Mathematics Education Terhadap Berpikir Kritis Siswa: Studi Mixed-Methods di Kelas 7 SMP Negeri 10 Tarakan

HELDINA L.TORUAN
2024 · Book · Open Access

Kemampuan berpikir kritis matematis (KBKM) merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan dan penting dalam pembelajaran Matematika. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa Realistic Mathematics Education (RME) efektif dalam meningkatkan kemampuan matematis, termasuk KBKM. Penelitian tersebut umumnya menggunakan pendekatan kuantitatif, sementara di sisi lain pendekatan mixed-methods untuk mengeksplorasi dan memahami efektivitas RME terhadap KBKM masih langka. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, penting dilakukan penelitian dengan mempertimbangkan desain penelitian yang mengumpulkan dan menganalisis data kuantitatif dan kualitatif sekaligus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas RME terhadap KBKM siswa yang dibelajarkan dengan RME dengan cara membandingkan pretest dan posttest siswa yang dibelajarkan dengan RME dengan pembelajaran konvensional, dan untuk memahami persepsi siswa terhadap efektivitas RME. Pengumpulan data pada studi embedded-experimental mixed methods mengumpulkan data kuantitatif melalui tes, sementara data kualitatif melalui wawancara bersama siswa kelompok eksperimen. Hasil analisis terhadap data kuantitatif menggunakan independent sample t-test dan uji n-gain score menunjukkan bahwa RME lebih efektif meningkatkan KBKM dibandingkan pembelajaran konvensional. Hasil analisis kualitatif sejalan dengan hasil analisis kuantitatif tersebut, menunjukkan bahwa RME dapat meningkatkan KBKM siswa. Selain itu, hasil analisis kualitatif menghasilkan tema utama, yaitu: persepsi siswa terhadap matematika dan pembelajarannya, kesan terhadap RME, peningkatan KBKM, keterlibatan siswa pada pembelajaran, persepsi terhadap masalah realistik, dan kesulitan selama implementasi RME.