Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 77 dari 342

PERAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA PADA SISWA KELAS II B SDN 016 TARAKAN

NISVAHKUL LAILA WULANDARI
2024 · Book · Open Access

Dalam suatu proses pembelajaran tentunya akan ditemui siswa yang mengalamikesulitan dalam belajar. adapun kesulitan belajar yang sering ditemukan pada kelasrendah yaitu kesulitan belajar membaca, oleh karena itu, diperlukannya peran gurudalam mengatasi kesulitan belajar membaca tersebut. berkaitan dengan hal tersebutpenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas II B-B di SDN 016 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan lokasi penelitian yaitu di SDN 01 Tarakan. Informan pada penelitian ini adalah guru kelasa dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 016 Tarakan telah menjalankan perannya (1) sebagai pembimbing dalam mengatasi kesulitan membaca siswa yang belum mampu menyambung kata dengan baik yaitu dengan membimbing siswa tersebut membaca di awal kegiatan pembelajaran dan pada saat jam pulang sekolah. Selainitu, guru juga berkomunikasi dengan orang tua siswa dalam mengatasi permasalahan tersebut seperti menyarankan orang tua untuk memberikan les membaca kepada anaknya. Sedangkan peran guru sebagai (2) evaluator adalah peran guru sebagai evaluator adalah melakukan evaluasi terhadap hasil belajar siswa yang mengalami kesulitan membaca dengan memberikan lebih banyak pertanyaan kepada siswa dan memberikan soal yang berbeda dengan siswa yang sudah bisa membaca. Kemudian guru juga memberikan tindak lanjut kepada siswa yang memiliki nilai rendah untukdibimbing dan diberikan bantuan belajar yang dilakukan pada saat jam pulang sekolah.

PENGEMBANGAN MEDIA LAPBOOK PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS 1 DI SDN 005 TARAKAN

SITI FAIDATUN MASRUROH
2024 · Book · Open Access

Media pembelajaran penting digunakan dalam menyampaikan materi pembelajaran. Kurangnya penggunaan media pembelajaran berdampak pada siswa kurang memahami materi pada saat pembelajaran serta kurang aktif pada saat di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media Lapbook pada pelajaran bahasa indonesia di kelas 1 dengan kriteria kelayakan serta mengetahui bagaimana respon siswa terhadap media Lapbook. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Metode pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Hasil penilaian penelitian ini diperoleh dari uji kelayakan dan respon siswa. Hasil validasi dari uji kelayakan media Lapbook diperoleh dari ahli media 88%, ahli materi 100%, ahli bahas 76%, dan ahli praktisi 72%. Hasil yang diperoleh dari angket angket respon siswa uji coba terbatas sebesar 83,33% dan angket respon siswa uji coba lapangan sebesar 91,43%. Berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, ahli praktisi, angket respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan maka pengembangan media Lapbook pada pelajaran bahasa indonesia di kelas 1 dinyatakan layak dan menarik untuk digunakan pada saat pembelajaran.

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS IV SD

ASRIANI
2024 · Book · Open Access

ABSTRAK Pembelajaran berbasis kontekstual merupakan konsep belajar yang dapat membantu guru dalam mengaitkan antara materi pelajaran dengan konsep kehidupan nyata siswa. Melalui pembelajaran berbasis kontekstual peserta didik dapat mendorong pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. . Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual pada materi teks prosedur, manfaat energy dan sumber daya alam yang layak serta efektif, ditinjau dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, ahli praktisi, dan soal, serta hasil tes soal yang dikerjakan oleh peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur penelitian model 4- D yang terdiri dari empat tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 80%, termasuk kategori layak, ahli media diperoleh sebesar 84%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 87%, termasuk kategori sangat layak, ahli praktisi diperoleh sebesar 95%, termasuk kategori sangat layak, sertates soal diperoleh sebesar 84 % termasuk kategori sangat layak. Hasil tes soal yang dikerjakan peserta didik pada uji coba terbatas diperoleh sebesar 78%, termasuk kategori efektif, dan pada uji coba lapangan diperoleh sebesar 91,15%, termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil uji validasi serta uji keefektifan, maka modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual dinyatakanlayak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

Analisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas III di SDN 001 Tanjung Palas Utara

TRIVENA
2024 · Book · Open Access

ANALYSIS OF THE BEGINNING READING DIFFICULTIES OF THIRD GRADE STUDENT OF SDN 001 TANJUNG PALAS UTARA Abstract This study aimed to determine the beginning reading diffilties of third grade student of SDN 001 Tanjung Palas Utara. Learning difficulties are a common problem that occours in student in their academics, as well as reading difficulties are a common being a major problem among elementary schools. This researcher used a qualitative approach. The research instrument was the researcher herself. The researcher acted as a tool for data collection in qualitative research because the researcher saw, assessed and felt what the research subject experienced and occurred at the research location. The supporting instrument was the test conducted during research at the research location. Regarding the results of research, carried out on 11 third grade students of SDN 001 Tanjung Palas Utara, it is revealed that there were 2 students who had diffulty in syllable recognition and reading, and 1 student who had diffulty in reading senteces. Most student still have difficulty in recognizing some latters, which are similar in shape such as the letters i and l. In sentence assessment, student still had diffulty when getting the syllables sya,syu, and nya. This was caused by several factors, namely family support, lack of student understanding of vocabulary, and student’s lack of focus during assessment. Thus, using a variety of methods during the learning procces are recomdende, so that students do not feel bored. The further findings obtained bye the researcher at the research location were that student reading comprension was the responbility of the techer, and a lack of understanding of parents regarding family support related to their children’s reading skills. Keywords : Beginning Reading Difficulties, Causal Factor

PENGEMBANGAN MEDIA BIG BOOK PADA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA KELAS III SDN 052 TARAKAN

NURUL HADIAH
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dimana penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan sebuah produk. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk kelompok terbatas, revisi produk, uji coba produk kelompok luas, revisi produk akhir, desiminasi dan implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu Big Book dengan materi pertumbuhan dan perkembangan manusia yang layak serta efektif yang ditinjau dari ahli materi, ahli bahasa, ahli media, ahli praktisi, dan soal serta hasil tes soal siswa. Dengan hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 86,66%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 88%, termasuk kategori sangat layak, ahli media diperoleh sebesar 95,38%, termasuk kategori sangat layak, ahli praktisi diperoleh sebesar 100%, termasuk kategori sangat layak, serta tes soal diperoleh sebesar 87,27%, termasuk kategori sangat layak. Hasil tes soal yang dikerjakan peserta didik pada uji coba kelompok terbatas diperoleh sebesar 72,72%, termasuk kategori efektif, dan pada uji coba kelompok luas diperoleh sebesar 96,42%, termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil uji validasi serta uji keefektifan, menunjukan bahwa media pembelajaran Big book dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Diharapkan dengan adanya media pembelajaran Big book dapat memfasilitasi siswa dalam proses pembelajaran dan bagi guru diharapkan agar memanfaatkan media pembalajaran Big book dalam kegiatan pembelajaran.

Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Pada Pembelajaran IPA di SMP Negeri 5 Tarakan

NURHANI DWI ARTANTI
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran video animasi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII-G SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 30 siswa. Kelayakan media dinilai berdasarkan hasil rata-rata penilaian ahli materi, ahli media, dan praktisi guru dengan presentase kelayakan sebesar 94% termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Respon peserta didik dalam uji skala besar dengan presentase sebesar 96,25% termasuk dalam kategori “Sangat Menarik”. Berdasarkan hasil tersebut media pembelajaran video animasi materi sistem pencernaan manusia layak untuk digunakan dalam pembelajaran

Pengembangan Permainan Monopoli Tematik (MONTEM) Tema Perkembangan Teknologi Untuk Siswa Kelas III Di SD Negeri 043 Tarakan

RULLY MALIA PRATIWI
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media permainan Monopoli Tematik (MONTEM) yang dapat membantu guru dalam menarik perhatian siswa untuk ikut serta dalam kegiatan pembelajaran secara menyenangkan dan menjadikan media sebagai penguatan materi perkembangan teknologi dikelas III sekolah dasar, yang ditinjau dari validasi media, materi, dan praktisi. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap kemenarikan media permainan Monopoli Tematik (MONTEM) yang ditinjau dari angket respon siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development), adapun prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu, Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Penerapan), dan Evaluation (Evaluasi). Kelayakan media permainan Monopoli Tematik (MONTEM) diperoleh persentase rata-rata sebesar 89,7%, dengan kategori sangat layak. Hasil perhitungan kelayakan media permainan Monopoli Tematik (MONTEM) ditinjau dari validasi media dengan persentasenya sebesar 89%, validasi materi persentasenya sebesar 80%, dan validasi praktisi persentasenya sebesar 100%. Kemenarikan media MONTEM diperoleh persentase pada uji coba terbatas sebesar 96,4% dan uji coba lapangan sebesar 90%. Hasil perhitungan dari uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media permainan Monopoli Tematik (MONTEM) sangat menarik untuk siswa gunakan didalam kelas saat proses belajar mengajar dilakukan sebagai penguatan materi.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN P3 (PAPAN PINTAR PECAHAN) DALAM MATERI PECAHAN UNTUK SISWA KELAS III DI SDN 042 TARAKAN

NOVIANI WANDA SILPIA
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran P3 (Papan Pintar Pecahan) dalam proses belajar yang menyenangkan di dalam kelas, serta membantu guru kelas dalam proses pemberian materi kepada siswa khususnya siswa kelas III SD dalam materi pecahan sederhana yang ditinjau dari validasi media, materi, dan juga praktisi. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap media pembelajaran P3 yang dikembangkan oleh peneliti yang ditinjau dari angket respon siswa. Jenis penelitian, yakni RnD (Research and Development) dan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan, yaitu Analysis (Analisis), Design (Perencanaan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Kelayakan media pembelajaran P3 (Papan Pintar Pecahan) ditinjau dari hasil persentase validasi media sebesar 80%, persentase validasi materi sebesar 82%, dan persentase validasi praktisi 96%, sehingga diperoleh rata-rata persentase dari ketiga validasi tersebut yaitu sebesar 86% yang menunjukkan pada kategori sangat layak. Respon siswa terhadap media pembelajaran P3 ditinjau dari hasil persentase angket respon siswa kelas III yaitu pada saat uji coba terbatas yang dilakukan di kelas III A dengan jumlah subjek 10 siswa diperoleh hasil persentase sebesar 84% dan pada uji coba lapangan yang dilakukan di kelas III B dengan jumlah subjek 28 siswa menunjukkan hasil persentase sebesar 92%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil dari uji coba terbatas dan uji coba lapangan masuk dalam kategori sangat tertarik.

DESKRIPSI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DILIHAT DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VB DI SD NEGERI 005 TARAKAN

FEBRRYANI NATASHYA CHRISTINE MONIQUE
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan komunikasi matematis dilihat dari gaya belajar siswa kelas VB di SDN 005 Tarakan dan meningkatkan kemampuan matematis siswa dengan dilihat dari gaya belajar visual, audiotori, kinestetik dengan menggunakan metode peneltian bangun datar pada kelas VB. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif.. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 005 Tarakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 005 Tarakan, yaitu sebanyak 28 siswa. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan lembar angket gaya belajar siswa dan tes kemampuan komunikasi matematis. Adapun langkah-langkah penggunaan metode yaitu: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa tinggi dapat menjelaskan langkah-langkah dalam menyelesaikan soal serta dapat menjelaskan simbol-simbol matematika yang terdapat pada soal. Siswa berkemampuan sedang ada yang kurang mampu dalam menuliskan pernyataan matematika dan kesulitan dalam menyatakan ide matematika, tetapi siswa dalam kemampuan sedang dapat menyebutkan simbol-simbol matematika yang ada pada soal. Sedangkan siswa dalam kemampuan rendah, siswa belum mampu menuliskan pernyataan matematika dan ide matematika siswa mengalami kesulitan saat mengerjakan soal dan susah dalam mengungkapkan ide atau gagasan matematika pada soal. Terdapat beberapa siswa yang lancar dalam berkomunikasi matematis secara tetulis dan lisan.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK PADA TEMA 1 PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP SUBTEMA 1 CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DI KELAS III SDN 026 TARAKAN

MELIS KRISNAYATI
2024 · Book · Open Access

Media pembelajaran merupakan alat bantu pada saat kegiatan belajar mengajar agar tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan bisa tercapai. Big Book (buku besar) adalah buku cerita yang berkarakteristik khusus yang dibesarkan, baik teks maupun gambarnya, sehingga memungkinkan terjadinya kegiatan membaca bersama antara guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajran berupa buku besar atau big book yang layak untuk digunakan dalam pembelajaran khusus yaitu membaca, yang ditinjau dari validasi media dan bahasa. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), Evaluation (evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu obervasi awal, wawancara, lembar validasi, angket respon siswa, serta dokumentasi. Produk media pembelajaran big book yang dihasilkan memiliki ukuran A3 yang terbuat dari kertas art paper. Hasil validasi yang telah dilakukan ahli media memperoleh presentase sebesar 78%, ahli materi 92%, dan ahli bahasa 96%, serta ahli praktisi 94%. Hasil penelitian berupa validasi dan angket kemenarikan siswa dengan kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah. Hasil uji coba terbatas yang dilakukan pada lima orang siswa kelas III-A memperoleh presentase sebesar 84% dan pada uji coba lapangan yang dilakukan pada seluruh siswa kelas III-A memperoleh presentase sebesar 93%. Dari kedua uji coba tersebut menunjukan bahwa siswa merasa sangat tertarik terhadap media pembelajaran big book.

DESKRIPSI KESULITAN MENULIS GAGASAN UTAMA PADA SISWA DI SDN UTAMA 2 TARAKAN

ENO FEBRIANA
2024 · Book · Open Access

Kesulitan menulis merupakan suatu ketidakampuan seseorang dalam menuangkan pikiran, ide dan gagasan menjadi sebuah tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesulitan menulis yang dialami siswa kelas IV pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia materi gagasan utama atau ide pokok. Penelitian ini dilakukan di kelas IV-A SDN Utama 2 Tarakan. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskripsi. Subjek penelitian dipilih berdasarkan kategori sangat mampu, mampu, cukup mampu, kurang mampu. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes dan wawancara. Adapun tahapan analisis data dilakukan yaitu: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, 3) Penarikan Kesimpulan. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa kesulitan menulis yang dialami siswa pada materi gagasan utama/ ide pokok yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap materi dimana membuat siswa kesulitan untuk mengerjakan tes soal yang berikan dikarenakan siswa masih kurang paham dalam materi gagasan utama atau ide pokok, serta belum mampu menemukan letak gagasan utama/ ide pokok pada paragraf yang dimana letak gagasan utama dalam suatu paragraf dapat ditemukan di awal paragraf (paragraf deduktif), di akhir paragraf (paragraf induktif), dan di awal dan di akhir paragraf (paragraf campuran), adapun ide pokok tersebut kadang-kadang berada di tengah paragraf. Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu pada soal tes tentang menegaskan gagasan utama maupun menentukan jenis paragraf sudah masuk dalam kategori cukup baik.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE LITERASI TERBIMBING DI KELAS III-B SDN 005 TARAKAN

ANNISA FADILAH
2024 · Book · Open Access

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE LITERASI TERBIMBING DI KELAS III-B SDN 005 TARAKAN Abstrak Kemampuan membaca menjadi kunci utama keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Ketidakmampuan dalam membaca dapat memberikan implikasi serius pada siswa dalam kemampuan membaca pemahaman. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) khususnya mengenai kemampuan membaca pemahaman siswa dalam membaca teks bacaan informatif dan teks bacaan fiksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Bab II Kawan Seiring. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu, perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi, dan tahap refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III-B SDN 005 Tarakan dengan jumlah siswa sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode literasi terbimbing dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, dari hasil belajar siswa secara klasikal diketahui rata-rata nilai dasar yang hanya mencapai 25,9%, meningkat dalam siklus I menjadi 68,15%, dan pada siklus II meningkat menjadi 95,35%. Dari hasil belajar yang dicapai siswa pada siklus II penilaian secara individu telah mencapai ketuntasan terhadap penguasaan yang didapatkan. Kata Kunci : Kemampuan Membaca, Membaca Pemahaman, Hasil Belajar Siswa. Mengetahui, Suyadi, S.S., M.Ed., Ph.D

ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS 5B SDN 043 TARAKAN

YEHEZKIEL LUKAS
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman yang ada pada siswa kelas 5B SDN 043 Tarakan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis hasil tes. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswa kelas 5B SDN 043 Tarakan yang memiliki tingkat kesulitan membaca pemahaman yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa-siswa memiliki kesulitan yang berbeda dalam memahami teks yang mereka baca, seperti kesulitan dalam memahami kosakata, menarik. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pendekatan pembelajaran yang beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan serta tingkat kesulitan membaca pemahaman masing-masing siswa.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GAME EDUKASI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA KELAS V DI SD AL-IRSYAD

DESTY UTAMI HERLINDA
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa game edukasi berbasis multimedia interaktif yang ditinjau dari validitas media, materi, dan praktisi serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran game edukasi berbasis multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penilaian kelayakan media pembelajaran multimedia interaktif terdiri dari ahli media, ahli materi, dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 86%, ahli materi 90%, ahli praktisi 92% dari uji coba terbatas 89,2%. Hasil validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media game edukasi berbasis multimedia interaktif sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran game edukasi berbasis multimedia interaktif berada pada kategori sangat tertarik.

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PERKALIAN MATERI PECAHAN DI KELAS V SD 002 MUHAMMADIYAH NUNUKAN

NUR FARAH FADILA
2024 · Book · Open Access

NUR FARAH FADILA, 2024. Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Perkalian Materi Pecahan di Kelas V SD 002 Muhammadiyah Nunukan. (Dibimbing oleh A Wilda Indra N dan Kartini) Matematika adalah mata pelajaran yang paling kompleks dan selalu dihindari, utamanya di jenjang sekolah dasar (SD). Hal tersebut terjadi karena konsep matematika bersifat abstrak, menggunakan simbol kosong dari arti, taat asas dan kontradiksi, serta perlu menggunakan pemikiran deduktif. Dampaknya, siswa sering melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian soal, terutama pada soal cerita matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita perkalian materi pecahan. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan secara deskriptif. Fokus utama pada penelitian ini adalah membaca masalah (reading), memahami masalah (comprehension), transformasi masalah (transformation), keterampilan proses (process skill), serta penulisan jawaban (encoding). Subjek penelitian adalah kelas V SD 002 Muhammadiyah Nunukan yang berjumlah 17 orang, dan 4 diantaranya menjadi informan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dan wawancara. Analisis data bersifat induktif dengan 4 langkah utama yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan membaca yang dilakukan adalah belum mampu menentukan kata kunci serta mengartikan kata yang diajukan dalam soal. Kesalahan memahami yang dilakukan adalah tidak mampu menuliskan apa yang “diketahui” dan “ditanyakan”, tidak mampu menjelaskan maksud dari pertanyaan; hanya menuliskan apa yang diketahui dengan simbol yang dibuat sendiri; serta mampu menuliskan hal yang ditanyakan tapi tidak sesuai dengan yang diminta soal. Kesalahan dalam keterampilan proses yang dilakukan adalah tidak tepat dalam memilih operasi hitung yang digunakan. Kesalahan dalam penulisan jawaban adalah tidak mampu menuliskan jawaban dan kesimpulan, menuliskan jawaban dan kesimpulan tapi tidak tepat, serta tidak menyertakan satuan yang sesuai.

Peran Guru PJOK dalam Menunjang Kemampuan Psikomotorik Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Negeri 032 Tarakan

DIKSON PILIPUS
2024 · Book · Open Access

Ranah psikomotorik merupakan kawasan yang berkaitan dengan aspek - aspek keterampilan yang melibatkan fungsi sistem syaraf dan otot (neuronmuscular system) dan fungsi psikis, dalam pendidikan jasmani ranah psikomotorik meliputi pencapaian dalam keterampilan, kemampuan bermain dan kesegaran jasmani siswa. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik penjamin keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Dalam melakukan analisis data ada tiga tahapan yang dilakukan yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil Penelitian ini berupa peran guru PJOK sebagai pendidik dituangkan melalui karakteristik nilai moral pada materi bola voli, kemudian peran guru PJOK sebagai pembimbing yaitu memberikan arahan dalam melaksanakan teknik dasar bola voli dan kebermnfaatannya bagi kesehatan, selanjutnya peran guru PJOK sebagai demonstator seperti memberikan contoh teknik dasar yang sesuai dengan teori pembelajaran permainan bola besar yaitu bola voli, dan peran guru sebagai fasilitator yaitu guru PJOK menyiapkan sarana dan prasarana pendukung praktik pembelajaran, serta sebagai evaluator guru PJOK terlibat dalam penilaian psikomotorik dengan rincian imitasi manipulasi presisi artikulasi naturalisasi dan terpenuhi hanya pada presisi melalui kegiatan pasing bawah dalam permainan bola voli dan terpenuhinya pada artikulasi berupa kegiatan servis bawah permainan bola voli. Adapun factor pendukung yaitu dilaksanakannya kegiatan ekstrakulikuler, lomba 02SN dan senam rutinitas setiap hari jum’at yang diagnedakan oleh sekolah diluar jam pembelajaran. Adapun factor penghambat bagi kemampuan psikomotorik siswa yaitu factor internal yang berasal dari diri siswa dimana siswa tidak antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, malu bertanya, dan takut salah saat melakukan praktik dilapangan pada saat proses pembelajaran dilakukan.

PENGEMBANGAN MEDIA BIG BOOK PADA MATERI HAK DAN KEWAJIBAN PADA SISWA SDN 002 MENTARANG

RIKO
2024 · Book · Open Access

PENGEMBANGAN MEDIA BIG BOOK PADA MATERI HAK DAN KEWAJIBAN PADA SISWA KELAS III DI SDN 002 MENTARANG Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media big book materi Hak dan Kewajiban pada siswa kelas III SDN 002 mentarang yang layak dan menarik. Kelayakan di tinjau dari ahli media, ahli materi dan ahli materi, kemudian untuk ketertarikan dilakukan dengan memberikan angket respon siswa. Prosedur penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), Evaluation (evaluasi).instumen pengumpulan data yang digunakan yaitu obervasi, wawancara, lembar validasi, angket respon siswa, dan dokumentasi. Produk media pembelajran big book yang dihasilkan berukuran A3 yang terbuat dari kertas art paper. Hasil validasi yang telah dilakukan terhadap ahli media diperoleh presentase 62%, ahli bahasa 100% dan ahli materi 72%. Hasil validasi yang dilakukan menunjukan bahwa media pembelajaran big book berada pada kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran memahami materi. Hasil uji coba lapangan yang dilakukan pada siswa kelas III 96%. Dari uji coba tersebut menunjukan bahwa siswa merasa sangat tertarik terhadap media pembelajaran big book.

PENGEMBANGAN MEDIA KARTU MEMBACA SUKU KATA UNTUK MEMBACA PERMULAAN KELAS I DI SD MI DAUD KHOLIFATULLOH TARAKAN

NI'MA RIDHA
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa media animasi pembelajaran yang ditinjau dari validasi media, materi, dan bahasa serta mengetahui respon siswa pada media animasi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penilaian kelayakan media animasi pembelajaran terdiri dari ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 81,67%, ahli materi sebesar 80%, ahli bahasa sebesar 86%, dari uji coba produk 89%, dan uji coba pemakaian sebesar 85%. Hasil validasi media, materi, dan bahasa menunjukkan bahwa media animasi pembelajaran sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran membaca pemahaman siswa. Hasil angket respon siswa pada uji coba produk dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa pada media animasi pembelajaran mendapat respon sangat positif.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA MATERI SIFAT-SIFAT BENDA DAN PERUBHANNYA DI KELAS V-A SDN 047 TARAKAN

ANDI KASMAWATI
2024 · Book · Open Access

This research aims to create audio-visual learning materials concerning the material properties of objects and their changes for the VA class in SDN 047 Tarakan. In addition, to determine the feasibility of mrdia based on the outcomes of material validation by expert, languages, media and practitioners. And to determine Shiva’s response to the media using the student response questionnaire. The research method used is research and development, or R&D, employing the ADDIE paradigm, wich consists of five steps: analysis, design, development, lamentationion, and avaluation. The experts in different fields were able to obtain the following percentages in their respective categories: material experts got 67,5%in the feasible category, linguists got 88,8% in the decent category, media experts got 86,6% in the very decent category, and practitioner experts got 97,1% in the very decent category. The students response questionnaire from the initial group trial indicated a high feasibility percentage of 95%, categorizing it as extremely feasible. Similarly, the field group trial also yielded a high feasibility percentage of 95% in the same category. Therefore, the audio-visual learning media created is an appropriate and valuable addition to the learning process.

Komunikasi interpersonal Mahasiswa Jurusan Bimbingan Dan Konseling Angkatan 2023/2024

NINDY RISKY ANANDA
2024 · Book · Open Access

Nindi Riski Ananda. 2024. Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Angkatan 2023/2024. Komunikasi interpersonal pada mahasiswa ini menjadi sangat penting karena dalam bergaul dengan teman sebayanya mahasiswa sering dihadapkan dengan hal-hal yang membuatnya harus mampu menyatakan pendapat pribadinya tanpa disertai emosi, marah atau sikap kasar, bahkan mahasiswa harus mencoba menetralisasi keadaan apabila terjadi suatu konflik. Metode penelitianya adalah Survey, populasi dan sampel adalah mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling. Pengumpulan data menggunakan Angket dan analisis data dengan presentase. Berdasarkan hasil, maka diperoleh dari angket yang terdiri dari 42 item pernyataan dengan 4 alternatif jawaban. Dari hasil analisis data, secara keseluruah terdapat pada kategori tinggi, dengan presentase 32,81% yang berada pada interval 179-217. Artinya komunikasi dikalangan mahasiswa merupakan suatu kebutuhan yang kuat. Karena dalam berkomunikasi terdapat keinginan untuk mempunyai banyak teman, membangun hubungan antar teman yang lebih baik, menjadikan seseorang harus memiliki penerimaan diri yang baik agar tercipta suatu hubungan yang baik dan sehat