RAMADAYANI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan secara parsial terhadap penyerapan tenaga kerja dan pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja di masing-masing kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2017-2022. Teknik pengumpulan data yang telah diperoleh memakai alat analisis regresi data panel serta yang dipilih fixed effect model aplikasi Eviews 12. Hasil dari penelitian ini bahwa : i) Pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendidikan memiliki nilai koefisien positif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Upah minimum memiliki nilai koefisien positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2017-2022. ii) Hasil model fixed effect, Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan memiliki pengaruh positif terbesar pada seluruh variabel pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Kabupaten Bulungan memiliki pengaruh positif dan relatif rendah pada seluruh variabel pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sedangkan, Kabupaten Tana Tidung memiliki pengaruh negatif terbesar pada seluruh variabel pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja, serta Kabupaten Malinau memiliki pengaruh negatif yang relatif rendah pada seluruh variabel pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara.
NUR AFNI
2024 · Book · Open Access
Kemampuan memahami bacaan perlu ditinjau melalui tes asesmen diagnostik untuk mengetahui bagaimana kemampuan siswa dalam memahami bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan memahami bacaan dan mendeskripsikan pemetaan kebutuhan belajar peserta didik melalui asesmen diagnostik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas V-B SDN 035 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa asesmen diagnostik kognitif dan asesmen diagnostik non kognitif. Sebanyak 28 siswa kelas V-B menjadi subjek penelitian yang mengikuti asesmen diagnostik yang diberikan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sebanyak 41,66 % siswa mampu mengakses dan menemukan informasi teks bacaan dengan tepat. Sebanyak 37,5% siswa mampu menginterpretasi dan mengintegrasi teks bacaan dengan tepat. Sebanyak 66,6% siswa mampu mengevaluasi dan merefleksi teks bacaan dengan tepat. Disimpulkan bahwa, siswa kelas V-B SDN 035 Tarakan mempunyai kemampuan memahami bacaan yang berada pada kategori kurang baik. Pemetaan kebutuhan belajar peserta didik diperoleh hasil pada aspek minat peserta didik dikategorikan kurang dalam kesenangan membaca, kesadaran manfaat membaca, dan frekuensi membaca. Selanjutnya hasil masing-masing profil peserta didik dikategorikan beragam dan berbeda-beda.
NUR ALIMA
2024 · Book · Open Access
Kedisiplinan merupakan salah satu sikap yang dimiliki oleh seseorang yang dapat mengarahkan seseorang untuk menaati apa yang diharapkan lingkungannya seperti keluarga, sekolah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran dengan metode reward dan punishment. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas IV A2 SDIT Ibnu Abbas Tarakan tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 20 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi kedisiplinan siswa. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah nilai kedisiplinan siswa yaitu ≥ 80% dengan kategori “baik sekali”. Berdasarkan hasil observasi aktivitas guru pada siklus I yaitu pada pertemuan 1 sebesar 70% dan pada pertemuan 2 sebesar 75% dengan kategori baik. Sehingga dilanjutkan pada siklus II pertemuan 1 sebesar 80% dan pertemuan 2 sebesar 85% dengan kategori baik sekali. Hal ini sudah sesuai dengan indikator keberhasilan penelitian yaitu ≥80% dengan kategori “baik sekali”. Adapun hasil observasi kedisiplinan siswa pada pada siklus I pertemuan 1 persentase kedisiplinan siswa sebesar 23% dengan kategori kurang dan pertemuan 2 sebesar 39% dengan kategori kurang. Hal ini belum mencapai indikator keberhasilan, sehingga dilanjutkan pada siklus II pertemuan 1 menjadi 45% dengan kategori cukup dan pertemuan 2 menjadi 83% dengan kategori baik sekali. Hal ini telah sesuai dengan indikator keberhasilan penelitian yaitu ≥ 80% dengan kategori “baik sekali”. Sehingga jika penerapan metode reward dan punishment ini dilakukan secara konsisten di dalam kelas maka dapat meningkatkan kedisiplinan siswa.
NOVITA LARASATI
2024 · Book · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas terkait penerapan gerakan literasi sekolah dan upaya menumbuhkan minat baca pada siswa kelas IV. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN Utama 1 Tarakan. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer terdiri dari seluruh siswa kelas IV dan wali kelas IV sedangkan sumber sekunder mencakup kepala sekolah dan petugas perpustakaan sekolah. Instrumen penelitian berupa peneliti sendiri berperan sebagai alat pengumpulan data utama pada subjek penelitian disebabkan peneliti yang melihat, menilai, dan merasakan yang terjadi pada subjek penelitian dan terjun langsung ke lokasi penelitian Adapun instrumen pendukung dalam penelitian ini yaitu lembar wawancara, lembar observasi serta studi dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan triangulasi teknik. Triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data dengan dilakukannya pengecekan data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gerakan literasi sekolah pada tahapan-tahapannya di SDN Utama 1 Tarakan, terutama pada kelas IV telah diterapkan cukup baik oleh sekolah. Bahkan terdapat pula upaya sekolah dalam menumbuhkan minat baca siswa, tidak terkecuali pada kelas IV. Dalam tahap penerapan gerakan literasi sekolah terdapat tahap pembiasaan yang kegiatannya meliputi mengumpulkan buku cerita, 15 menit membaca sebelum KBM, pojok baca, serta pengelolaan pojok baca. Kemudian terdapat tahap pengembangan yang kegiatannya mencakup mengundang guru ahli, kolaborasi dengan perpustakaan sekolah, aktifitas literasi siswa, serta kolaborasi dengan perpustakaan daerah. Sementara pada tahap pembelajaran terdapat kegiatan membacakan buku cerita. Kemudian pada upaya dalam menumbuhkan minat baca siswa, terdapat beberapa kegiatan yang meliputi rak khusus buku cerita, kartu perpustakaan, kunjungan ke perpustakaan sekolah, akomodasi jenis buku, pendampingan literasi siswa, serta kunjungan ke perpustakaan daerah.
SOFIYANTI
2024 · Book · Open Access
Rendahnya hasil belajar matematika khususnya materi perkalian bilangan pada siswa Kelas III A1 SDIT Ibnu Abbas Tarakan diakibatkan oleh kurangnya penguasaan atau kemampuan memahami konsep, kemampuan berhitung serta ketelitian dalam menyelesaikan masalah perkalian. Pendekatan pendidikan matematika realistik memiliki peluang yang sangat besar untuk menangani permasalahan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan pendekatan pendidikan matematika realistik. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melibatkan 21 siswa kelas III A1 di SDIT Ibnu Abbas Tarakan sebagai subjek penelitian. Terdapat 2 siklus dalam pelaksanaan penelitian ini dengan tahapan-tahapan setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini menunjukkan persentase ketuntasan belajar matematika siswa untuk materi perkalian bilangan pada siklus I mencapai 80,95% dengan rata-rata nilai siswa yaitu 78,57 yang berada pada kategori baik. Selanjutnya pada siklus II, persentase ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan signifikan mencapai 100,00% dengan rata-rata nilai siswa yaitu 97,14 yang berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, pendekatan pendidikan matematika realistik mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III-AI SDIT Ibnu Abbas Tarakan pada materi perkalian.
NOVIANTI LALONG
2024 · Book · Open Access
Kurikulum Merdeka Belajar adalah sebuah kebijakan pendidikan yang diperkenalkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia. Tujuan utama kebijakan ini adalah memberikan kebebasan kepada siswa dalam memilih, mengakses, dan mengelola proses pembelajaran mereka sendiri. Namun, keberhasilan implementasi kebijakan ini sangat bergantung pada efektivitas peran guru dalam memfasilitasi dan membimbing siswa dalam meraih tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan problematika yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan objek yaitu guru kelas fase A yang telah menerapkan kurikulum merdeka. Adapun instrumen penelitian yang digunakan ialah lembar observasi dan pedoman wawancara, kemudian semua instrumen divalidasi terlebih dahulu oleh validator sehingga layak digunakan dalam penelitian. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini ialah terdapat beberapa problematika yang dihadapi oleh guru antara lain: (1) Guru belum sepenuhnya memahami maksud dari kurikulum merdeka dan guru juga masih terbiasa dengan kurikulum 2013; (2) Guru mengalami kesulitan pada proses pembuatan rancangan modul ajar pembelajaran matematika; (3) Alokasi waktu yang tidak tepat saat proses pembelajaran membuat guru tidak dapat melakukan evaluasi pembelajaran; (4) Guru belum mengintegrasikan pembelajaran matematika pada kegiatan P5. Untuk mengatasi problematika tersebut, upaya yang dapat dilakukan guru yaitu mengikuti pelatihan atau seminar mengenai kurikulum merdeka, kolaborasi antarguru, pemilihan metode pembelajaran yang tepat dan mengatur alokasi waktu dalam rancangan perangkat pembelajaran.
RISNA ARFINTIANI
2024 · Book · Open Access
PENGARUH PELAKSANAAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 14 TARAKAN ABSTRAK Risna Arfintiani 2024. Pengaruh Pelaksanaan Pengayaan dan Remedial Terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Negeri 14 Tarakan. (dibimbing oleh Muhammad Ilham, S.S., M.Pd. dan Achmad Dicky Romadhan, S.Pd., M. Hum.) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksaan pengayaan dan remedial terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP Negeri 14 Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 90 orang siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling simple random sampling. Sampel data dalam penelitian ini berjumlah 30 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan penyebaran angket. Berdasarkan analisis deskriptif nilai rata-rata pengayaan 81,50, remedial 80,90 dan hasil belajar Bahasa Indonesia 71,40. Berdasarkan analisis statistik inferensial diperoleh hasil uji hipotesis Berdasarkan analisis statistik inferensial diperoleh hasil uji T. Uji T adalah uji signifikasi yang dilakukan untuk menguji kebenaran atau kesalahan dari hasil hipotesis. Dengan hasil Thitung variabel X1 sebesar 4,503 dan Thitung variabel X2 sebesar 4,494 dengan nilai sig kedua variabel adalah X1 0,004 dan X2 0,00. Thitung X1= 4,503 > ttabel = 2,052 dan Thitung X2 = 4,494 > ttabel = 2,052. Dari analisis tersebut dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha dierima. Artinya adalah pelaksanaan pengayaan dan remedial berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 14 Tarakan. Kata Kunci : Hasil Belajar, Pengayaan, Remedial.
MUHAMMAD FACHRUL HAMDHANY
2024 · Book · Open Access
Penelitian yang dilakukan membahas mengenai persepsi guru dan siswa terhadap penerapan strategi literasi melalui jurnal membaca pada kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 13 Tarakan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru dan siswa terhadap penerapan strategi literasi melalui jurnal membaca. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif untuk memahami fenomena mengenai apa yang dialami oleh subjek yang diteliti dan menghasilkan data deskriptif berupa dokumen tulisan dan juga lisan yang didapatkan oleh peneliti melalui tahapan wawancara, observasi, dan pengisian instrument penelitian. Pada tahapan Teknik analisi data, peneliti menggunakan penyajian data yang bersumber dari guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap strategi ini, mengakui bahwa jurnal membaca membantu meningkatkan keterampilan literasi siswa dan memotivasi mereka untuk membaca lebih banyak. Namun, beberapa tantangan diidentifikasi, termasuk keterbatasan waktu dan sumber daya bagi guru. Siswa juga menunjukkan minat yang meningkat terhadap membaca dan merasakan bahwa jurnal membaca membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Mereka merasa lebih termotivasi dan terlibat dalam proses pembelajaran. Program ini juga berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik siswa, serta mendukung pencapaian tujuan kurikulum.
MIFTAH AULIYAH
2024 · Book · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk pemerolehan bahasa anak usia 2 tahun pada aspek fonologi (proses subtitusi, asimilasi, dan struktur silabis) dengan kajian psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, teknik observasi, wawancara, simak libat cakap, pancing, rekam, dan teknik catat dengan menggunakan metode padan. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat 34 data dengan 195 ujaran yang dihasilkan oleh sumber data. Berdasarkan aspek fonologi, sumber data Arfan menghasilkan 123 ujaran dengan 98 ujaran untuk proses subtitusi yakni peluncuran /r/ dan /l/ yang diganti menjadi /y/ dan /w/, peluncuran vokalisasi pada fonem /e/ dan /o/ yang diganti menjadi fonem /a/, /i/, dan /o/, penghambatan /f/ menjadi /p/, pengedepanan /k/ menjadi /t/, /c/ menjadi /s/, /c/ menjadi /t/, dan /j/ menjadi /d/, subtitusi oral menjadi nasal, dan subtitusi biasa pada fonem /l/ menjadi /d/ dan /n/, 18 ujaran untuk proses asimilasi yakni asimilasi /p/ menjadi /m/, asimilasi velar, nasalisasi, dan labial serta 7 ujaran untuk proses struktur silabis yakni reduksi kluster, penghilangan konsonan akhir, penghilangan suku kata tak bertekanan, dan reduplikasi. Sumber data Fatih menghasilkan 72 ujaran dengan 69 ujaran untuk proses subtitusi yakni penghambatan /s/ menjadi /t/, /s/ menjadi /c/, pengedepanan /c/ menjadi /t/, /g/ menjadi /d/, dan /j/ menjadi /d/, subtitusi trill menjadi lateral, dan peluncuran vokalisasi, 2 ujaran untuk proses asimilasi yakni asimilasi velar dan labial serta 1 ujaran untuk proses struktur silabis yakni reduksi kluster. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada usia 2 tahun Arfan dan Fatih masih pada tahap perkembangan dan artikulasi yang belum sempurna.
RIZKA NURLITA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk-bentuk gangguan berbahasa dalam aspek fonologi yang dialami penyandang tunagrahita ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa tuturan penyandang tunagrahita ringan. Subjek penelitian ini adalah penyandang tunagrahita ringan berinisial AF yang berusia 15 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita ringan berinisial AF mengalami gangguan berbahasa dalam aspek fonologi yang ditandai dengan penghilangan bunyi fonem dan penggantian bunyi fonem. Dari 130 ujaran yang dianalisis, 129 ujaran mengalami penghilangan bunyi fonem, dengan jenis penghilangan berupa aferesis, bunyi-bunyi dihilangkan meliputi bunyi /b/, /c/, /d/, /f/, /g/, /h/, /k/, /l/, /m/, /n/, /ŋ/, /p/, /r/, /s/ dan /t/, apokop, penghilangan ini meliputi bunyi /l/, bunyi /t/, bunyi /ŋ/, dan bunyi /r/. Penghilangan fonem di awal dan akhir kata, pelesapan segmen. Dan penghilangan suku kata tak bertekanan. Sebanyak 11 ujaran menunjukkan penggantian bunyi fonem, dengan jenis perubahan meliputi substitusi bunyi trill /r/ menjadi /l/, substitusi bunyi peluncuran /r/ menjadi /w/, substitusi pengedepanan palatalisasi /s/ menjadi /c/, serta asimilasi velar /t/ menjadi /k/. Gangguan ini disebabkan oleh keterlambatan perkembangan bahasa dan keterbatasan kemampuan fonologis anak tunagrahita yang memengaruhi kemampuan AF dalam mengontrol dan mengoordinasikan gerakan artikulatorisnya. Sehingga, AF menyederhanakan ujarannya dengan menghilangkan dan mengganti bunyi fonem untuk memudahkan pengucapan.
IRA ZULVIA
2024 · Book · Open Access
Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu aspek utama dalam pembelajaran matematika yang diperlukan oleh peserta didik. Gaya kognitif dibagi menjadi dua yaitu gaya kognitif field independent (FI) dan field dependent (FD). penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV MI Daud Kholifatullah berdasarkan gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa Tes Group Embedded Figure Test (GEFT), tes kemampuan pemecahan masalah dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 4 siswa berdasarkan hasil tes gaya kognitif, yaitu 2 siswa dengan gaya kognitif field independent, dan 2 siswa dengan gaya kognitif field dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara subjek dengan gaya kognitif FI dan subjek dengan gaya kognitif FD. Subjek dengan gaya kognitif FI disetiap soal mampu memenuhi indikator kemampuan pemecahan masalah menurut Polya dengan baik yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, namun ada satu indikator yang belum terpenuhi oleh subjek yaitu indikator memeriksa kembali. Subjek dengan gaya kognitif FD disetiap soal belum mampu memenuhi indikator kemampuan pemecahan masalah menurut Polya subjek FD belum mampu memahami masalah pada soal, belum mampu merencanakan penyelesaian, belum mampu melaksanakan rencana penyelesaian dan tidak mampu memeriksa kembali hasil perhitungan atau hasil akhir.
APRILLIA SARI LAWAI
2024 · Book · Open Access
Ungkapan kepercayaan Takhayul di Desa Sedulun Kabupaten Tana Tidung adalah kearifan lokal yang sampai saat ini masih dipercaya oleh masyarakat Suku Dayak Bulusu di Desa Sedulun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, makna dan fungsi takhayul masyarakat Suku Dayak Bulusu di Desa Sedulun Kabupaten tana Tidung. Metode pengumpulan data melalui teknik wawancara. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk ungkapan kepercayaan Suku Dayak Bulusu yang masih berkembang di Desa Sedulun Kabupaten Tana Tidung. Bentuk takhayul yang ditemukan di Desa Sedulun Kabupaten Tana Tidung dijabarkan ke dalam pola atau bentuk sebagai berikut: takhayul berdasarkan bentuk sebab-akibat berjumlah 28 (dua puluh delapan) data, takhayul berdasarkan bentuk akibat-sebab berjumlah 5 (lima) data, takhayul berdasarkan bentuk tanda-konversi-akibat berjumlah 4 (empat) data dan takhayul berdasarkan tanda-akibat berjumlah 9 (sembilan) data. Takhayul masyarakat Suku Dayak Bulusu yang masih berkembang di Desa Sedulun memiliki fungsi-fungsi antara lain, sebagai alat untuk mendidik anak dan remaja berjumlah 4 (empat) data, penebal emosi dan kepercayaan berjumlah 13 (tiga belas) data, sebagai penjelasan yang dapat diterima akal berjumlah 14 (empat belas) data, proyeksi khayalan suatu kolektif berjumlah 9 (sembilan) data, dan pelipur lara berjumlah 6 (enam) data. Makna takhayul masyarakat Suku Dayak Bulusu di Desa Sedulun, Kabupaten Tana Tidung ditimbulkan dari hubungan asosiasi. Selain itu makna yang terkandung didominasi oleh makna falsafah kehidupan untuk mengatur dan mengawasi setiap norma yang berlaku dalam masyarakat tersebut. Makna tersebut dapat berupa nilai yang mengatur hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan alam sekitar dan hubungan manusia dengan Tuhan.
SARAH
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menigkatkan kemampuan menulis teks anekdot menggunakan media komik strip berbasis digital pada siswa kelas X Listrik I SMK Negeri 2 Tarakan. Model pembelajaran digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dengan memanfaatkan media digital sebagai penunjang dalam memaksimalkan penggunaan serta pengaplikasian pembelajaran yang maksimal. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian tindak kelas yang melibatkan satu kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Listrik I. Hasil penelitian ini menunjukan untuk mengetahui keefektifan peningkatan kemampuan menulis teks anekdot dengan mengunakan media digital. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan media komik strip dapat meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X Listrik I SMK Negeri 2 Tarakan. Hal tersebut terbukti dari peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian yang dilaksanakn diperolah hasil belajar siklus I pada ketegori rendah dari 29 orang siswa, hanya 7 orang siswa (24,14%) yang mendapatkan nilai di atas KKM, sementara siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM atau tidak tuntas sebanyak 22 orang siswa (75,86%). Hasil belajar siswa pada siklus II dari 29 orang siswa, hanya 3 orang siswa (10,35%) yang mendapatkan nilai di bawah KKM atau tidak tuntas, dan siswa yang mendapatkan nilai KKM atau tuntas adalah 26 orang siswa (89,66%). Hasil analisis menunjukan penilaian mengalami peningkatan pada sikap siswa selama proses pembelajaran sesuai dengan hasil observasi siswa pada siklus I yang masih kurang, pada siklus II siswa sudah mampu dan memahami dengan baik menulis teks anekdot.
LIYANTI
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode Bahasa Toraja dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan alih kode Bahasa Toraja dalam khotbah ibadah di Gereja Toraja Jemaat Elim Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskripstif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa tuturan pengkhotbah dalam ibadah hari minggu pagi dan malam serta ibadah persekutuan PPGT yang disampaikan secara lisan. Sumber data dalam penelitian ini adalah pendeta dan majelis yang mengambil peran dalam tugas dan tanggung jawab pelayanan sebagai pengkhotbah di Gereja Toraja jemaat Elim Tarakan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan metode simak beserta teknik selanjutnya yaitu, teknik sadap, teknik rekam dan teknik catat. Hasil penelitian ini berupa tuturan yang termasuk dalam alih kode serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya alih kode. Dalam penelitian ini ditemukan data alih kode sebanyak 46 data yang terdapat dalam 9 khotbah. Berbagai alih kode yang ditemukan yaitu, alih kode situasional dalam bentuk klasifikasi gramatikal berupa inter-sentensial, intra-sentensial dan tag-switching sebanyak 20 data dan alih kode metaforis dalam bentuk klasifikasi gramatikal berupa inter-sentensial dan intra-sentensial ditemukan sebanyak 26 data. Alih kode yang paling dominan dalam penelitian ini yaitu alih kode metaforis. Faktor yang menyebabkan terjadinya alih kode antara lain: faktor penutur dalam bentuk menghormati lawan tutur, menekankan poin penting, menunjukkan keakrban, dan membangkitkan rasa rumor serta topik pembicaraan/topik pembahasan
AYU AMALIA
2024 · Book · Open Access
Fungsi implikatur percakapan lapor pak channel youtube 7 comedy (kajian pragmatik). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui fungsi implikatur percakapan lapor pak channel youtube 7 comedy dengan menggunakan kajian pragmatik. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah tuturan yang mengandung percakapan lapor pak channel youtube 7 comedy. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik simak, teknik transkrip data, teknik klasifikasi data, dan teknik interpretasi. Peneliti menggunakan empat fungsi implatur percakapan yaitu respresentatif yang bertujuan untuk memberi pernyataan secara apa adanya, direktif yang bertujuan untuk menyuruh lawan tutur melakukan sesuatu, ekspresif bertujuan untuk mengekspresikan perasaan penutur kepada lawan tutur, dan komisif dilakukan penutur untuk melakukan sesuatu yang akan datang. Berdasarkan hasil analisis data, penulis menemukan 34 data yang telah diklasifikasikan sesuai dengan empat fungsi implikatur percakapan.
HELENA SONDOK UDAK
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud kebudayaan berdasarkan aspek kompleksitas ide, kompleksitas aktivitas, dan kompleksitas artefak pada suku Toraja dalam sistem kepercayaan Aluk To Dolo melalui buku yang ditulis oleh Dra. Seno Paseru H., M.Si. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, yaitu peneliti membaca secara keseluruhan dan memahami dari bacaan sebagai bentuk perolehan data melalui buku Aluk To Dolo, selanjutnya teknik simak, yaitu metode dengan memfokuskan perhatian dalam mengamati secara aktif untuk menelaah suatu konsep objek penelitian, dan terakhir menggunakan teknik catat, yaitu peneliti mencatat poin penting untuk memperoleh data dengan mengutip objek penelitian yang menunjukkan aspek wujud kebudayaan agar dapat diklasifikasikan lalu diinterpretasikan, setelah itu disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam sistem kepercayaan Aluk To Dolo pada buku yang ditulis oleh Dra. Seno Paseru H., M.Si. terdapat 8 data wujud kebudayaan berdasarkan aspek kompleksitas ide, wujud kebudayaan ini terbentuk melalui kumpulan ide, gagasan, nilai-nilai, norma dan peraturan yang telah ditetapkan oleh leluhur sebagai pemelukbkepercayaan, 22 data berdasarkan kompleksitas aktivitas sebagai wujud kebudayaan yang didasarkan dengan adanya tindakan berpola dari manusia dalam kelompok masyarakat, dan 7 data kompleksitas artefak sebagai wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil aktivitas, perbuatan, dan karya yang dihasilkan manusia berupa benda-benda atau hal yang dapat diraba.
IRFAN JAYA
2024 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui adanya pengaruh langsung dari berbagi pengetahuan dan budaya tim terhadap kinerja inovasi layanan. penelitian ini menggunakan tiga variabel berbagi pengetahuan dan budaya tim sebagai variabel independen dan kinerja inovasi layanan sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data primer dan diolah menggunakan program spss versi 26. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Rumah Sakit Tanjung Selor, dengan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berbagi Pengetahuan berpengaruh positif terhadap kinerja inovasi layanan, Budaya Tim berpengaruh positif terhadap kinerja inovasi layanan.
MUHAMMAD ALI AKBAR
2024 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh kapasitas penyerapan pengetahuhan dan kemampuan berbagi pengetahuan terhadap kemampuan berinovasi serta untuk menguji pengaruh kapasitas penyerapan pengetahuan, kemampuan berbagi pengetahuan, dan kemampuan berinovasi terhadap kinerja bisnis pada perusahaan PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Tarakan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kapasitas penyerapan pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berinovasi, kemampuan berbagi pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berinovasi, kapasitas penyerapan pengetahuan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis, kemampuan berbagi pengetahuan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis, dan kemampuan berinovasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja bisnis.
AYU ASHARI
2024 · Book · Open Access
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Efisiensi Bank Umum Syariah Dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis – Discriminant Analysis ( studi pada bank umum syariah periode 2013-2023) ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur efisiensi Bank Umum Syariah serta mengklasifikasikanya dalam kategori efisien dan tidak efisien. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari rasio keuangan meliputi Return On Asset (ROA), Capital Adequency Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Ukuran perusahaan (Size) terhadap efisiensi Bank Umum Syariah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yang termasuk dalam non probability sampling. Sampel yang digunakan adalah data tahunan Bank Umum Syariah tahun 2013 sampai 2023. Jumlah sampel yang digunakan selama periode penelitian adalah sebanyak 110 data laporan keuangan keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan tahunan. Teknik analisis data yang digunakan yakni Data Envelopment Analysis (DEA) dan Discriminant Analysis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Bank Umum Syariah belum berada dalam kondisi yang efisien dilihat dari rata-rata nilai efisiensi sebesar 0,33. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Ukuran perusahaan (Size) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi Bank Umum Syariah, sedangkan variabel Return On Asset (ROA), Capital Adequency Ratio (CAR) tidak berpengaruh terhadap efisiensi Bank Umum Syariah. Kata Kunci: Data Envelopment Analysis, Discriminant Analysis, Efisiensi Perbankan Syariah, Rasio Keuangan
SAFARUDIN
2024 · Book · Open Access
Kemampuan siswa dalam pembelajaran geometri sangat penting untuk dikembangkan, karena kemampuan geometri siswa dapat menyelesaikan suatu permasalahan baik dalam pembelajaran matematika maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan geometri sangat penting dalam meningkatkan gaya berpikir siswa. Teori Van Hiele menyatakan siswa akan melalui 5 tahapan berpikir jika siswa mempu memiliki kemampuan berpikir geometri. Adapun perkembangan berpikir geometri siswa dalam pembelajaran matematika yaitu pada tahap Visualisasi, Tahap Analisis, tahap Abstraksi, tahap Dedukasi, dan Tahap Rigor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan geometri siswa pada kelas V SDN 032 Tarakan berdasarkan teori Van Hiele. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Data yang dikumpulkan yaitu melalui soal tes Van Hiele Geometri Tes (VHGT), dari 23 siswa, wawancara dan dokumentasi. Dapat diketahui bahwa terdapat 3 siswa yang masuk pada tahap visualisasi dari 23 siswa, dan terdapat 4 siswa yang dikatagorikan notif (tidak dapat ditentukan level berpikirnya berdasarkan teori van hiele). Sedangkan 16 siswa dikatagorikan belum masuk dalam tahapan berpikir berdasarkan teori van hiele. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek A1, A2, dan A3 yang masuk dalam tahapan berpikir van hiele pada tahap visualisasi, memiliki kemampuan geometri dalam memahami suatu bangun datar berdasarkan bentuk yang terlihat secara visual, dimana ketiga subjek dapat membedakan mana segitiga, persegi, persegi panjang, dan mana yang merupakan jajargenjang.