Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 6 dari 342

HAMBATAN FONOLOGIS ANAK DOWN SYNDROME DI SLB NEGERI TARAKAN

AISYA ADELIA DEWINTASARI
2026 · Book · Open Access

Hambatan fonologis merupakan salah satu permasalahan kemampuan berbicara pada anak Down Syndrome yang dapat memengaruhi kejelasan komunikasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan hambatan fonologis pada anak Down Syndrome berinisial AS di SLB Negeri Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa tuturan AS yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, teknik rekam, dan teknik catat. Data dianalisis dengan membandingkan tuturan AS dengan kata target berdasarkan perubahan fonem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 data ujaran ditemukan enam bentuk hambatan fonologis, yaitu substitusi fonem 15 data, omisi fonem 7 data, adisi fonem 5 data, distorsi berupa hentian glotal 3 data, hambatan majemuk 5 data. Contoh data yang ditemukan yaitu kata target /sapu/ diujarkan menjadi /tapu/ yang menunjukkan substitusi fonem /s/ menjadi /t/; kata /kaki/ menjadi /aki/ yang menunjukkan omisi fonem /k/; kata /buku/ menjadi /bukuu/ yang menunjukkan adisi fonem /u/; kata /kuda/ menjadi [ʔuda] yang menunjukkan distorsi berupa hentian glotal; kata /kucing/ menjadi /tucing/ yang termasuk hambatan majemuk. Berdasarkan hasil tersebut, AS mengalami berbagai hambatan dalam memproduksi bunyi bahasa, sehingga diperlukan upaya pengembangan kemampuan komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Pematuhan dan Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Program Mata Najwa Berjudul Debat RKUHAP: Biar Proses Hukum Gak Sewenang-Wenang (Kajian Pragmatik)

SULISTIA WAHYU NINGSIH
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini mengkaji pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama dalam program Mata Najwa berjudul “Debat RKUHAP: Biar Proses Hukum Gak Sewenang-Wenang” dengan kajian pragmatik. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama berdasarkan empat maksim Grice, yaitu maksim kuantitas, kualitas, relevansi, cara. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskritif dengan data berupa tuturan antara penutur dan mitra tutur dalam tayangan video debat RKUHAP. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, transkrip, dan catat. Analisis data menggunakan teknik padan pragmatis. Padan pragmatis adalah metode analisis yang menjadikan respons mitra tutur sebagai alat penentu makna dan fungsi tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat maksim prinsip kerja sama ditemukan dalam tuturan debat, baik dalam bentuk pematuhan maupun pelanggaran. Pematuhan ditunjukkan melalui tuturan yang memberikan informasi secara cukup, benar, relevan, serta jelas dan teratur. Sementara itu, pelanggaran ditunjukkan melalui informasi yang berlebihan atau kurang, kebenaran yang diragukan, tuturan yang tidak relevan dengan topik, serta penyampaian yang berbelit-belit dan ambigu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan prinsip kerja sama dalam debat tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga dipengaruhi oleh tujuan penutur dalam menyampaikan, mempertahankan, dan menanggapi argumen dalam pembahasan RKUHAP.

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN DALAM DETEKSI DINI DAN PENANGANAN AWAL KASUS HENTI JANTUNG DAN TERSEDAK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS

MELLYANA PUTRI
2026 · Book · Open Access

Henti jantung dan tersedak merupakan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan deteksi dini dan penanganan awal secara cepat dan tepat. Pengetahuan dan kesiapan siswa penting dalam mendukung pemberian pertolongan pertama. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan dalam deteksi dini dan penanganan awal kasus henti jantung dan tersedak pada siswa SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 260 siswa yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki pengetahuan henti jantung (63,1%) dan tersedak (92,3%) dalam kategori baik, sedangkan kesiapan penanganan henti jantung (60%) dan tersedak (64,6%) berada dalam kategori cukup. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan henti jantung dengan kesiapan penanganan henti jantung (p = 0,048; r = 0,225), dan tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tersedak dengan kesiapan penanganan tersedak (p = 0,822; r = -0,050). Kesimpulan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dan kesiapan pada kasus henti jantung, tetapi tidak pada kasus tersedak. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan pelatihan pertolongan pertama secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan siswa dalam menghadapi kasus henti jantung dan tersedak.

REPRESENTASI ALAM DAN RUANG DALAM KUMPULAN PUISI ELEGI-ELEGI YOGYA KARYA BUDHI SETYAWAN (KAJIAN EKOLOGI SASTRA)

RISNAWATI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekayaan unsur alam dan ruang yang dihadirkan dalam kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya karya Budhi Setyawan, yang tidak sekadar berfungsi sebagai latar geografis, melainkan juga menyimpan makna simbolik serta kritik ekologis terhadap kondisi Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk representasi alam dan representasi ruang dalam kumpulan puisi tersebut melalui pendekatan ekologi sastra dengan merujuk pada teori Cheryll Glotfelty, didukung oleh teori representasi Stuart Hall dan teori ruang Henri Lefebvre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya terbitan Diva Press, Yogyakarta, tahun 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 30 data yang terbagi ke dalam dua kategori besar, yaitu representasi alam dan representasi ruang. Representasi alam ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu alam sebagai latar, alam sebagai simbol, dan alam sebagai kritik ekologis. Representasi ruang ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu ruang fisik, ruang sosial, serta ruang budaya dan simbolik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya merepresentasikan Yogyakarta sebagai ruang hidup yang menyatukan dimensi ekologis, sosial, dan kultural, sekaligus merefleksikan kesadaran ekologis penyair di tengah tekanan modernisasi.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Di Puskesmas X Kota Tarakan

YOLANDA AGATHA CHRISTIE
2026 · Book · Open Access

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang ditandai dengan Lingkar Lengan Atas 23,5 cm dan menyebabkan komplikasi pada ibu dan janin, termasuk berat badan lahir rendah dan stunting. Penelitianbertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil sebanyak 101, dengan jumlah sampel sebanyak 81 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran LILA. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 27,2% responden mengalami KEK. Analisis bivariat dari enam variabel yang diteliti menunjukkan bahwa hanya pengetahuan yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian KEK (p-value=0,000). Variabel pendidikan (pvalue=0,365), usia (p-value=0,448), penyakit infeksi (p-value=0,462), pendapatan (p-value=0,064) dan paritas (p-value=0,705) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengetahuan ibu hamil merupakan faktor paling berpengaruh terhadap kejadian KEK. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi gizi melalui pelayanan antenatal care (ANC) dan media informasi guna meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil.

The Effect of Blended Learning Approach on Vocabulary Enhancement of Tenth Grade Students' at SMA Negeri 5 Tarakan

AHISYA NURILLAH
2026 · Book · Open Access

Vocabulary is considered one of the important aspects in learning English as a foreign language because it supports students in understanding and using the language effectively. However, many students still experience difficulties in developing their vocabulary. This study was conducted to determine whether a blended learning approach can improve the vocabulary of tenth grade students at SMA Negeri 5 Tarakan. This study used a quantitative approach with a one-group pre-test and post-test pre-experimental design. A total of 35 students from Class X-A participated in this study. Data were obtained through a vocabulary test conducted before and after the implementation of the blended learning approach. The research results were analyzed using descriptive and inferential statistics with SPSS version 16.0. The analysis showed an improvement in students' vocabulary performance, indicated by a higher average score on the post-test compared to the pre-test. Furthermore, the normality test conducted on the difference scores between the pre-test and post-test showed that the data were normally distributed. Therefore, a paired t-test was used to examine the presence of a significant difference in students' vocabulary scores before and after the implementation of the blended learning approach. The paired sample t-test results showed a p-value of 0.000, which is smaller than the significance level of 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected. In addition, the N-Gain analysis indicated that the improvement is classified in the moderate category. Overall, these findings affirm that the blended learning approach contributes significantly to the enhancement of vocabulary among tenth grade students at SMA Negeri 5 Tarakan.

IDENTIFIKASI JENIS DAN KARAKTER MOLEKULER IKAN DARI PERAIRAN SUNGAI MENTARANG HULU DESA LONG BERANG KABUPATEN MALINAU KALIMANTAN UTARA

REZA ANUGRAH NUR
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis dan karakter molekuler ikan dari perairan Sungai Mentarang Hulu, Desa Long Berang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara menggunakan metode DNA barcoding dengan penanda gen mitokondria Cytochrome c Oxidase Subunit I (COI). Sampel yang dianalisis terdiri atas enam sekuen dengan kode RA1, RA2, RA4, RA5, RA9, dan RA11. Analisis dilakukan melalui ekstraksi DNA, PCR, elektroforesis, sekuensing, pencocokan sekuen pada database GenBank, analisis jarak genetik, dan filogenetik. Hasil pencocokan menunjukkan tingkat kemiripan sebesar 93,24–100%, dengan kemiripan tertinggi RA1 dengan Tor douronensis, RA2 dengan Lobocheilos erinaceus, RA4 dengan Cyclocheilichthys repasson, RA5 dengan Parachela oxygastroides, RA9 dengan Hemibagrus fortis, dan RA11 dengan Gastromyzon ornaticauda. Jarak genetik terendah ditemukan pada RA5 dengan P. oxygastroides sebesar 0,000. Analisis filogenetik menunjukkan adanya pengelompokan sampel berdasarkan kedekatan genetik dengan sekuen pembanding. Berdasarkan hasil tersebut, DNA barcoding gen COI dapat digunakan untuk membantu menentukan identitas jenis serta mengetahui hubungan kekerabatan genetik ikan dari perairan Sungai Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI SUNGAI BENGAWAN KOTA TARAKAN

YOSEFINA PLEI KEDANG
2026 · Book · Open Access

Sungai Bengawan merupakan salah satu aliran sungai di Kota Tarakan yang dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk berbagai aktivitas, seperti kebutuhan rumah tangga, perikanan, dan sumber air baku. Tingginya intensitas pemanfaatan tersebut berpotensi menurunkan kualitas air sungai akibat masuknya bahan pencemar organik maupun anorganik, sehingga diperlukan upaya pemantauan kualitas air, salah satunya melalui pendekatan biologis menggunakan struktur komunitas plankton sebagai bioindikator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas plankton sebagai bioindikator kualitas air di Sungai Bengawan Kota Tarakan, melalui pengukuran kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi plankton, serta mengkaji hubungannya dengan parameter kualitas air meliputi suhu, pH, Dissolved Oxygen (DO), Biochemical Oxygen Demand (BOD), nitrat, fosfat, dan Total Suspended Solid (TS). Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2026. Penelitian ini dilakukan pada lima stasiun pengamatan yang mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir sungai. Sampel plankton diambil menggunakan plankton net dan diidentifikasi menggunakan mikroskop cahaya dengan bantuan Sedgwick–Rafter Counting Chamber. Hasil penelitian menunjukan jumlah spesies pada 5 stasiun berkisar antara 8 hingga 16 spesies plankton. Pada setiap stasiun, didominasi fitoplankton terdiri dari kelompok Bacillariophyceae, Dinoflagellata, dan beberapa jenis zooplankton seperti Rotifera dan Vorticella. Kelimpahan plankton di Sungai Bengawan berkisar antara 55-95 ind/L, dengan nilai tertinggi pada stasiun IV dan terendah pada stasiun 1 dan V. Rata-rata kelimpahan plankton seluruh stasiun yaitu 68 ind/L. Nilai Indeks Keanekaragaman (H') berkisar antara 1,972–2,653 dengan nilai rata-rata 2,398 yang menunjukkan kategori keanekaragaman sedang. Nilai indeks dominansi berkisar antara 0,086-0,1570 dengan rata-rata seluruh stasiun 0,103 termasuk dalam kategori dominansi rendah. Indeks ke seragaman (E) berkisar antara 0,901–1,000 dengan nilai rata-rata 0,975 menunjukkan kategori keseragaman tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, kondisi perairan Sungai Bengawan secara umum tergolong tercemar ringan hingga sedang dengan indikator keanekaragaman sedang, keseragaman tiggi, dan dominansi rendah.

Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMPN 14 Tarakan

SEVIKA WILFRIDA VIRGILIA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa SMPN 14 Tarakan. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2026/2027 di SMPN 14 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain Pretest – Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 14 Tarakan. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII – 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII – 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa soal uraian. Instrumen yang digunakan berupa soal pretest dan posttest sebanyak 5 soal uraian. Teknik analisis data digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji t dengan teknik independent sample t – test, dan analisis N – Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 78,63, sedangkan kelas kontrol sebesar 75,00. Hasil Independent sample t – test diperoleh t_{hitung} = 2,341 lebih besar daripada t_{tabel}=1,999, dengan nilai signifikansi sebesar 0,022 0,05, sehingga H_{0} ditolak dan H_{1} diterima. Rata – rata N – Gain kelas eksperimen sebesar 0,541 dan kelas kontrol sebesar 0,490 yang keduanya berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa SMPN 14 Tarakan.

ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT UMKM BATIK METNA DI KOTA TARAKAN

BANGKIT HOSANNA BANJARNAHOR
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Supply Chain Management (SCM) pada UMKM Batik Metna di Kota Tarakan dengan melihat struktur rantai pasok, aliran barang, informasi, dan keuangan, proses SCM, hambatan yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan rantai pasok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pemilihan informan dilakukan secara purposive dengan melibatkan lima informan yang terdiri atas pemilik UMKM Batik Metna, pemasok bahan baku, pihak UMKM Center, dan dua orang konsumen. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SCM pada UMKM Batik Metna telah berjalan melalui keterlibatan pemasok bahan baku, Batik Metna sebagai produsen, UMKM Center sebagai salah satu saluran penyaluran, dan konsumen sebagai pihak akhir. Aliran barang, informasi, dan keuangan telah berlangsung, sedangkan proses SCM meliputi perencanaan, pengadaan bahan baku, produksi, dan distribusi yang masih dikelola secara sederhana dan fleksibel sesuai kondisi usaha. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan ketersediaan bahan baku, ketidaksesuaian antara persediaan dan permintaan, kebutuhan konfirmasi mengenai informasi stok, serta pencatatan transaksi yang belum sistematis. Upaya yang dilakukan meliputi pemanfaatan beberapa sumber bahan baku, penyesuaian pembelian dengan permintaan, pengaturan produksi berdasarkan kondisi stok, pemanfaatan UMKM Center, dan pertimbangan biaya dalam pengadaan serta produksi.

KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL 24/7 MENJAGA CINTA SEJATI KARYA SABRINA FEBRIANTI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

INTAN NURAINI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik sosial yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti, yang mencerminkan berbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan yang terdapat dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti yang diterbitkan oleh Rain Books cetakan ketiga tahun 2021. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog yang mengandung konflik sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, teknik catat, dan teknik klasifikasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik sosial dalam novel ini terwujud melalui proses sosial disosiatif berupa kontravensi dan pertentangan pribadi. Bentuk kontravensi meliputi kontravensi umum, kontravensi sederhana, kontravensi intensif, kontravensi rahasia, dan kontravensi taktis yang diekspresikan melalui sikap tidak senang, kecurigaan, sindiran, keengganan berinteraksi, hingga taktik terselubung antartokoh. Sementara itu, bentuk pertentangan yang ditemukan berupa pertentangan pribadi yang diekspresikan melalui perdebatan emosional, gertakan, ancaman, hingga kekerasan fisik. Tokoh Kajen (Kazena Rosan) dan Albar Gibadesta menjadi tokoh yang paling dominan terlibat dalam dinamika konflik tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik sosial dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur cerita, tetapi juga merepresentasikan dinamika hubungan sosial yang dipengaruhi oleh perbedaan kepentingan, perasaan, dan tujuan di antartokoh.

DISTRIBUSI SPASIAL DAN TEMPORAL IKAN HIU SUNGAI (Glyphis fowlerae) DI PERAIRAN SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG KALIMANTAN UTARA

ANANG RUKMANA
2026 · Book · Open Access

Hiu sungai (Glyphis fowlerae) merupakan spesies hiu langka dengan distribusi terbatas pada perairan tawar hingga estuari. Keterbatasan informasi mengenai ekologi dan pola penyebarannya menyebabkan penelitian mengenai habitat dan distribusinya penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial dan temporal Glyphis fowlerae serta mengetahui karakteristik habitat berdasarkan kondisi kualitas perairan di Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei lapangan dengan penentuan lokasi secara purposive sampling. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah individu, lokasi tangkapan, waktu pengamatan, laju tangkap, serta parameter kualitas perairan berupa suhu, pH, salinitas, dan oksigen terlarut (DO). Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 40 individu Glyphis fowlerae ditemukan pada tiga stasiun pengamatan, dengan jumlah tertinggi pada Stasiun 1 sebanyak 16 individu (40%). Distribusi temporal selama periode Oktober 2025 hingga April 2026 menunjukkan variasi jumlah individu setiap bulan, dengan jumlah tertinggi ditemukan pada April 2026 sebanyak 8 individu (20%) dan terendah pada Desember 2025 sebanyak 4 individu (10%). Nilai laju tangkap Glyphis fowlerae selama penelitian berkisar antara 1,26–2,94 kg/jam, dengan nilai tertinggi pada April 2026 sebesar 2,94 kg/jam dan terendah pada Maret 2026 sebesar 1,26 kg/jam. Kondisi kualitas perairan selama penelitian menunjukkan suhu 31,05–31,61°C, pH 6,48–6,95, salinitas 1,19–8,24 ppt, dan DO 5,12–5,83 mg/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi spasial dan temporal Glyphis fowlerae berkaitan dengan dinamika habitat Perairan Sesayap, terutama perubahan kondisi lingkungan perairan. Informasi ini dapat menjadi dasar dalam pengelolaan habitat dan upaya konservasi hiu sungai di Perairan Sesayap.

KOMPOSISI JENIS IKAN PADA SAAT PASANG PURNAMA DAN PASANG PERBANI PADA AREA BUDIDIAYA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN.

HERMAWAN SUSANTO
2026 · Book · Open Access

KOMPOSISI JENIS IKAN PADA SAAT PASANG PURNAMA DAN PASANG PERBANI PADA AREA BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN Abstak Pantai Amal, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, merupakan salah satu wilayah pesisir yang dimanfaatkan mansyarakat untuk budidaya rumput laut. Selain ideal untuk pertumbuhan rumput laut, kawasan ini secara ekologis memiliki peran sebagai habitat asuhan (Nursery ground) dan mencari makan (Feeding grounnd) untuk berbagai jenis ikan di area tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komposisi jenis ikan di area budidaya rumput laut dengan membanding hasil tangkapan pada pasang tinggi dan pasang rendaah, serta mengetahui bagaiaman peran pasang perairan terhadap kompisis ikan dengan melakukan uji Anovad dan kontribusi faktor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan lokasi penelitian di area budidaya rumput laut dan menggunakan alat tangkap jenis jaring insang (gillnet). Berdasarkan hasil tangkapan penelitian, diperoleh sebanyak 122 individu yang tergolong kedalam 13 spesies. Pada pasang tinggi diperoleh 9 jenis dengan total 93 individu (76,23%) dan pasang rendah 6 jenis dengan total 29 individu (23,77%). Komposis jenis ikan yang paling dominan pada pasang tinggi yaitu julung – julung (Hemirafus far) dengan 62 individu (68,48%) dan jenis ikan yang dominan saat pasang rendah yaitu Kipar (Scatophagus argus) degan 10 individu (37,04%). Hasil uji anova menunjukkan perbedaan rata rata kelimpahan jenis ikan yang signifikan antara pasang yaitu F-hitung = 24,48 > F-crit =5,99 dan nilai P = 0,02 0,05 yang menegaskan bahwa adanya pengaruh nyata kondisi pasang perairan terhadap hasil tangkapan. Dengan perhitungan kontribusi faktor, kondisi pasang perairan memberikan pengaruh sebesar 80,31% terhadap keberadaan ikan. Dengan hasil tersebut dapat menegaskan adanya pengaruh pasang tinggi dan pasang rendah terhadap komposisi jenis ikan yang berasosiasi dengan rumput laut di perairan Pantai Amal Kota Tarakan.

Pengaruh Model Pembelajaran Read Outline Discussion Evaluation (RODE) terhadap Kemampuan Numerasi Murid SMA Kelas XII

Nurul Mazidah
2026 · Book · Open Access

Kemampuan numerasi berperan penting untuk membantu murid dalam memahami dan menafsirkan informasi melalui konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Read Outline Discussion Evaluation (RODE) terhadap kemampuan numerasi murid kelas XII. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment bentuk non -equivalent control group design yang melibatkan dua kelas dengan masing-masing 30 murid sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model RODE, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional (ceramah). Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest berupa soal uraian indikator kemampuan numerasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U karena tidak semua data berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas dengan nilai signifikansi 0,024 0,05. Selain itu, rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen (0,56) lebih tinggi daripada kelas kontrol (0,41). Dengan demikian, model pembelajaran RODE terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan numerasi murid. Model ini dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika untuk mendukung literasi dan numerasi di sekolah.

IMPLEMENTASI MODEL PENTAHELIX DALAM PENGEMBANGAN UMKM KOTA TARAKAN PADA SEKTOR INDUSTRI

HERNI ANGGRAINI
2026 · Book · Open Access

  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor industri di Kota Tarakan dalam menggerakkan ekonomi lokal, yang dalam pengembangannya masih menghadapi berbagai hambatan seperti koordinasi lintas sektor yang belum terintegrasi, kendala permodalan, tingginya biaya logistik, serta rendahnya literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Pentahelix, mengidentifikasi peran masing-masing unsur, mengetahui kendala pelaksanaan, serta merumuskan strategi peningkatan efektivitas kolaborasi dalam pengembangan UMKM sektor industri di Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 13 informan kunci yang merepresentasikan unsur pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima unsur Pentahelix telah menjalankan fungsi dasarnya masing-masing, namun sinergi antar-aktor masih berjalan secara parsial, belum terintegrasi secara optimal. Kendala utama meliputi koordinasi yang belum terpadu, masalah pembiayaan di lapangan, serta keterbatasan pemasaran digital. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya konsolidasi kelembagaan melalui konsorsium Pentahelix, hilirisasi riset akademik berbasis bahan baku lokal, serta penguatan rantai pasok logistik dan kemitraan bisnis-media yang adil guna mewujudkan pengembangan UMKM sektor industri yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kota Tarakan.

PENGARUH PENGGUNAAN LABORATORIUM IPA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS 7 DI SMP NEGERI 5 TARAKAN

WULANSARI
2026 · Book · Open Access

Materi Karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup merupakan materi IPA yang memerlukan pemahaman konseptual sekaligus kegiatan pengamatan dan identifikasi terhadap objek makhluk hidup. Kegiatan pembelajaran pada materi ini dapat dilakukan melalui berbagai lingkungan belajar, baik di dalam kelas maupun di laboratorium IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan laboratorium IPA terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tarakan pada materi karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas kelas VII A sebagai kelas eksperimen berjumlah 25 siswa dan kelas VII B sebagai kelas kontrol berjumlah 25 siswa di SMP Negeri 5 Tarakan. Kelas eksperimen melaksanakan kegiatan praktikum di laboratorium IPA, sedangkan kelas kontrol melaksanakan kegiatan praktikum di dalam kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, serta lembar observasi keterampilan psikomotorik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas kovariat, dan uji ANCOVA dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 77,40, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,84. Selain itu, rata-rata keterampilan psikomotorik kelas eksperimen sebesar 75,40, dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 70,40 dengan kategori baik. Namun, hasil uji ANCOVA pada variabel kelas memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,380 > 0,05, sehingga H₀ diterima dan H₁ ditolak. Dengan demikian, penggunaan laboratorium IPA tidak memberikan pengaruh yang signifikaan terhadap hasil belajar siswa secara statistik pada materi karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup. Meskipun demikian, penggunaan laboratorium IPA tetap dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran dalam memberikan pengalaman belajar langsung dan mengembangkan keterampilan psikomotorik siswa.

Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Kosakata Bahasa Tidung Tengara Berbasis QR Code dalam Pembelajaran Kokurikuler pada Siswa Kelas VIII di SMPN 2 Tarakan

SHERLY SOLINDA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar interaktif kosakata Bahasa Tidung Tengara berbasis QR Code dalam pembelajaran kokurikuler bagi siswa kelas VIII di SMPN 2 Tarakan yang layak, praktis, dan efektif digunakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE. Subjek uji coba adalah siswa kelas VIII E SMPN 2 Tarakan. Data dianalisis secara kualitatif dan deskriptif kuantitatif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh persentase sebesar 93,85% dari ahli materi, 90% dari ahli bahasa, dan 92,5% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Penilaian praktisi memperoleh persentase sebesar 94% dengan kategori sangat praktis. Hasil pengerjaan LKPD memperoleh persentase sebesar 97,12% dan respons siswa sebesar 85,48%, yang keduanya termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar interaktif kosakata Bahasa Tidung Tengara berbasis QR Code dinyatakan sangat layak, sangat praktis, dan sangat efektif digunakan sebagai sumber belajar bagi siswa kelas VIII di SMPN 2 Tarakan.

Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, PDRB Per Kapita dan Upah Minimum Terhadap Kemiskinan di Kalimantan Utara Tahun 2018-2025

LINTANG WULANDARI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), PDRB per kapita, dan upah minimum terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara tahun 2018-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk data panel yang mencakup lima Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, yaitu Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan, Tana Tidung, dan Kota Tarakan selama periode 2018–2025. Data penelitian diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin, sedangkan PDRB per kapita dan upah minimum tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan, Indeks Pembangunan Manusia, PDRB per kapita, dan upah minimum berpengaruh signifikan terhadap jumlah penduduk miskin. Nilai koefisien determinasi sebesar 98,74%, yang menunjukkan bahwa variabel IPM, PDRB per kapita, dan upah minimum mampu menjelaskan variasi kemiskinan sebesar 98,74%, sedangkan sisanya sebesar 1,26% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian.

Perlindungan Hak Cipta, Desain Industridan Merek Dagang dalam Peragaan Busana Industri Fesyen di Indonesia

HASNI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang terhadap karya fesyen yang dipamerkan dalam peragaan busana di Indonesia dan untuk mengetahui kepastian hukum perlindungan Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang terhadap karya fesyen yang dipamerkan dalam peragaan busana di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan (library research) dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan karya fesyen dapat memperoleh perlindungan melalui Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang sesuai dengan objek perlindungannya. Hak Cipta melindungi unsur kreativitas dan ekspresi seni, Desain Industri melindungi tampilan estetis produk yang memenuhi persyaratan kebaruan, sedangkan Merek Dagang melindungi tanda pembeda suatu produk atau jasa. Dengan demikian bahwa kepastian hukum telah didukung oleh peraturan perundang-undangan yang mengatur objek perlindungan, pemegang hak, serta upaya hukum terhadap pelanggaran, perlindungan karya fesyen memerlukan penerapan rezim HKI yang tepat sesuai karakteristik objek yang dilindungi serta memperhatikan waktu pengungkapan karya. Oleh karena itu, pelaku industri fesyen perlu meningkatkan kesadaran hukum dan melakukan pencatatan atau pendaftaran HKI untuk memberikan perlindungan terhadap karya yang dihasikan.

DESKRIPSI PENDEKATAN BERDIFERENSIASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS III-D SDN UTAMA 2 TARAKAN

ELA NOVILIA KHASANAH
2026 · Book · Open Access

Pendekatan berdiferensiasi adalah cara mengajar guru yang menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan, kemampuan, dan gaya belajar setiap peserta didik, sehingga semua peserta didik dapat belajar secara optimal. Dalam pendekatan ini, guru tidak memberikan perlakuan yang sama kepada semua peserta didik, tetapi menyesuaikan pembelajaran berdasarkan perbedaan yang ada dikelas dengan materi, cara belajar, hasil belajar, dan suasana kelas agar setiap anak bisa belajar dengan baik sesuai kebutuhannya. Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan pendekatan berdiferensiasi pada pembelajaran matematika pada siswa kelas III-D SDN Utama 2 Tarakan, dengan fokus pada aspek konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas III dan tiga orang siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya untuk menerapkan pendekatan berdiferensiasi pada aspek konten melalui adanya variasi materi secara bertahap dan tingkat kesulitan soal yang berbeda, pada aspek proses didesain dengan pembelajaran individu maupun berkelompok sesuai dengan gaya belajar peserta didik, pada aspek produk melalui hasil kerja peserta didik seperti pembuatan proyek minibook perkalian, LKPD berupa pemehaman perkalian dengan menggunakan gambar, penerapan aplikasi perkalian dengan soal cerita, serta pada aspek lingkungan belajar dengan pemanfaatan fasilitas sekolah dan penciptaan suasana kelas yang kondusif.