Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 50 dari 342

ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENGAJAR BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN KURIKULUM MERDEKA PADA SISWA KELAS TUJUH DI SMPN 3 TARAKAN

ABDUL RAJAB ALIM
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mengajar guru yang diterapkan di kelas untuk mengajarkan mata pelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif (Qualitative Research). Sampel dari penelitian ini adalah 1 orang guru mata pelajaran Bahasa Inggris yang mengajar siswa kelas tujuh di SMPN 3 Tarakan. Untuk mengambil data, peneliti menggunakan 3 instrumen penelitian, yaitu catatan lapangan observasi (Observations Field Note), panduan wawancara (Interviews Guide), dan dokumentasi (Documentation). Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan metode yang didasarkan pada teori Creswell (Creswell's theory). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada enam strategi pengajaran yang digunakan di kelas, yaitu model pembelajaran instruksi digunakan sebanyak 24%, Desain Proyek Menggunakan Pembelajaran Komunikatif (Project Design Using Communicative Learning) 19%, dan Model Pembelajaran Diskusi (Discussion Instructional Model) 17%. Model Example Non-Example dan Model Pembelajaran Investigasi Group (Group Investigation (GI) Instructional Model) masing-masing digunakan sebanyak 14%, sedangkan Model Pembelajaran Problem Posing digunakan sebanyak 12%. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang paling sering digunakan guru di kelas saat mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris adalah Model pembelajaran instruksi (Direct Instruction (DI) Instructional Model) dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Model pembelajaran instruksi (Direct Instruction (DI) Instructional Model) adalah strategi pengajaran yang sangat efektif, terutama dalam mengembangkan keterampilan dasar seperti penguasaan kosakata dan kompetensi berbahasa dalam pengajaran bahasa Inggris. Model pembelajaran instruksi (Direct Instruction (DI) Instructional Model) memiliki dampak yang signifikan terhadap prestasi Bahasa inggris siswa.

Penanganan Tindak Pidana Pemilu Dugaan Kampanye ditempat Ibadah Tahun 2024 (Studi Kasus Bawaslu Kota Tarakan Laporan Nomor 001/REG/LP/PL/KOTA/24.01/1/2024

NURI SORAYA
2025 · Book · Open Access

Melakukan Kampanye ditempat ibadah adalah salah satu jenis-jenis pelanggaran yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Pasal 280 UU Pemilu ayat (1) huruf h melarang penggunaan tempat ibadah sebagai lokasi kampanye. Meskipun adanya peraturan yang mengatur dan penegakan hukum yang berjalan, fakta yang terjadi di lapangan masih ada ditemukannya pelanggaran Melakukan Kampanye ditempat ibadah. Tujuan dilakukannya Penelitian ini adalah untuk mengetahui Kedudukan Bawaslu dalam menentukan Tindak Pidana Pemilu serta untuk mengetahui syarat dihentikannya Penanganan Tindak Pidana Pemilu. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka yaitu melakukan penelusuran terkait bahan-bahan hukum peraturan perundang undangan maupun melalui penelusuran jurnal dari media internet dan juga melakukan pengumpulan informasi melalui narasumber. Berdasarkan Penelitian ini memperoleh hasil bahwa Bawaslu berkedudukan didalam penanganan tindak pidana pemilu dan menentukan Tindak Pidana Pemilu adalah pada aspek menerima temuan/laporan, mengkaji dan kemudian hasil kajian tersebut dibawa pada rapat pembahasan kedua Sentra Gakkumdu. Jika hasil pembahasan kedua Sentra Gakkumdu menyepakati temuan/laporan dugaan pelanggaran pemilu tersebut adalah sebuah tindak pidana pemilu maka Bawaslu menyampaikan temuannya kepada penyidik untuk dilakukan penyidikan. Syarat dihentikannya Penanganan Tindak Pidana Pemilu dalam kasus Dugaan Pelanggaran melakukan Kampanye ditempat Ibadah yang terjadi di Kota Tarakan pada Pemilu 2024 adalah dalam hal mengumpulkan bukti, fakta-fakta di lapangan tidak sesuai dengan laporan yang diberikan pelapor, pelapor menyampaikan bukti-bukti yang tidak cukup dan dinilai tidak dapat membuktikan laporannya. Diharapakan Bawaslu bersama dengan Lembaga yang termasuk dalam Sentra Gakkumdu sebaiknya memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait seberapa pentingnya agar menjadi sadar dan ikut berpartisipasi dalam melakukan pelaporan tindak pidana Pemilihan Umum dengan Laporan yang jelas beserta bukti yang dapat menjadi pendukung terhadap pelanggaran yang dilaporkan.

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAM PELANGGARAN LALU LINTAS DI WILAYAH HUKUM POLRES KOTA TARAKAN

LENI SAFITRI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dari pertanyaan mengenai Penegakan Hukum Terhadap Anak Dalam Pelanggaran Lalu Lintas Di Wilayah Hukum Polres Kota Tarakan. Pertama, bagaimana pertanggungjawaban pidana anak sebagai pelaku pelanggaran lalu lintas di Kota Tarakan?. Kedua, bagaimana penegakan hukum terhadap anak sebagai pelaku pelanggaran lalu lintas di Kota Tarakan? penelitian empiris dengan objek kajian pada Polisi Satuan Lalu Lintas Di Kota dan anak yang menggunakan kendaraan bermotor Di Tarakan. Penelitian ini menggunakan hukuman yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dan Sistem Peradilan Pidana Anak Nomor 11 Tahun 2012. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer dan sekunder, dimana data primer yang didapat dengan cara wawancara dan dokumentasi. Data sekunder yang didapat yaitu dengan melalui artiker, jurnal dan data-data yang didapat. Hasil penelitian in, penulis menyimpulkan bahwa penegakan hukum belum ditegakan karena penulis dapat bahwa penegakan terhadap anak sama dengan hukuman berupa administrasi sama dengan orang dewasa. Pertanggungjawaban pelanggaran lalu lintas terhadap anak dapat dikenakan sanksi berupa tilang dan penahanan kendaraan.

Analisis Yuridis Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Pornografi (Putusan 433/Pid.Sus/2020/PN Dum)

HAERUDDIN
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlidungan khusus terhadap anak yang menjadi korban tindak pidana pornografi. Serta untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku tindak pornografi yang korbanya anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dan seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini, baik data primer, data sekunder dan data nonhukum. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah secara libray research (studi pustaka). Analisis data yang digunakan adalah analisis secara kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan data, mengkualifikasikan, kemudian menghubungkan teori yang berhubungan dengan masalah penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa perlidungan khusus terhadap anak menjadi korban tindak pidana pornografi yaitu Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlidungan Anak seperti pendampingan, pemulihan, pembinaan, dan kesehatan dan mental, dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku tindak pidana pornografi yang korbanya anak yaitu didasarkan pertimbangan yuridis seperti dakwaan penuntut umum, tuntutan pidana, keterangan saksi, keterangan terdakwa, barang bukti, pasal-pasal. Non yuridis seperti latar belakang dan hal-hal memberatkan dan meringkankan. Berdasarkan dalam putusan, hakim menjatuhkan pemidanaan terhadap terdakwa hakim hanya Undang-Undang 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan tidak menggunakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlidungan Anak dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anak, tidak pertimbagkan dalam kasus ini, anak adalah sebagai korban. Yang seharusnya Pasal yang dipidanakan adalah didalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlidungan Anak.

Pengawasan Balai Pemasyarakatan dalam Meminimalisir Residivis Pada Masa Pembebasan Bersyarat di Balai Pemasyarakatan kelas II Tarakan

AYU SAFITRI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Balai Permasyarakatan Kelas II Tarakan dalam melakukan pengawasan terhadap Narapidana. Serta untuk mengetahui Faktor Penghambat dalam Pelaksanaan Pengawasan yang dilakukan oleh Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, mengambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan pelaksanaan Tugas dan Fungsi Balai Permasyarakatan Kelas II Tarakan dalam melakukan pengawasan terhadap Narapidana yang mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) serta faktor-faktor penghambat dalam implementasinya. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan dan di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa pengawasan dilakukan melalui wajib lapor, home visit, dan koordinasi dengan instansi terkait, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, minimnya anggaran, serta kurangnya pemahaman klien tentang pengawasan. Tingginya angka residivisme di Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan juga menunjukkan bahwa pengawasan belum berjalan optimal. Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, diperlukan peningkatan jumlah tenaga Pembimbing Kemasyarakatan (PK), optimalisasi anggaran, regulasi yang lebih tegas dalam pencabutan Pembebasan Bersyarat, serta penguatan kerja sama dengan instansi terkait. Selain itu, pengembangan program rehabilitasi berbasis keterampilan menjadi langkah penting dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.

Tinjauan Yuridis Politik Uang Dalam Pemilihan Kepala Daerah Di Kalimantan Utara (Studi Kasus Putusan Nomor: 410/Pid.Sus/2020/Pn Tar)

SUHERLIANTO
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait kasus politi uang yang terjadi di indonesia. Pertama, bagaimana pemenuhan unsur-unsur tindak pidana politik uang pada kasus putusan nomor 410/Pid.Sus/2020/PN Tar? Kedua, bagaimana pertimbangan putusan hakim pada kasus putusan nomor 410/Pid.Sus/2020/PN Tar? Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap kaidah-kaidah hukum terkait variabel penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan ketentuan hukum, yakni: pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus, data yang di gunakan dalam skripsi ini adalah data sekunder yang di peroleh dari buku, jurnal, artikel, dan kamus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, pemenuhuhan unsur-unsur pada kasus ini telah terpenuhi dan sesuai dengan ketentuan hukum pidana yang berlaku yang mengatur terkait politiki uang kedua, pertimbangan hakim dalam memutus perkara tindak pidana politik uang, pada kasus ini hakim telah mempertimbangkan dan menyimpulkan fakta-fakta dari persidangan, keyakinan hakim, serta mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat memberatkan atau meringankan terdakwa dalam pengambilan keputusan. Pertimbangan hakim dalam putusan tersebut sudah sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Lalu LIntas Oleh Pengguna Sepeda Listrik Di Jalan Raya Kabupaten Malinau

RIANTI RAHMAWATI PUTRI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan mengenai Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pengguna Sepeda Listrik Di Jalan Raya Kabupaten Malinau. Pertama, bagaimana pengaturan hukum terhadap pelanggaran pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau? Kedua, bagaimana penegakan hukum terhadap pelanggaran pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau. Skripsi ini merupakan penelitian empiris dengan objek kajian pada Polisi Satuan Lalu Lintas Kabupaten Malinau dan masyarakat yang menggunakan sepeda listrik di jalan raya. Penelitian ini menggunakan ketentuan hukum yakni undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, Peraturan Menteri Perhubungan No.45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan melalui wawancara, observasi, dan pengamatan lapangan. Data sekunder didapatkan melalui buku, jurnal, artikel, dan data-data pada internet. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas oleh pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau ini belum dapat ditegakan karena tidak adanya aturan yang tegas dan efektiv terkait penegakan hukum bagi pelanggaran lalu lintas oleh pengguna sepeda listrik di jalan raya. Pengaturan hukum terkait pengguaan sepeda listrik dapat dilihat dari aturan PM Perhubungan No.45 Tahun 2020 pasal 5 sepeda listrik dapat digunakan di lajur khusus atau di kawasan tertentu.

ENGLISH LEARNING ACTIVITIES IN THE MERDEKA CURRICULUM FOR 7TH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 3 TANJUNG PALAS

ANGELINA OCTAVIA DAUD
2025 · Book · Open Access

The purpose of this study was to investigate how the Merdeka Curriculum was implemented to teach English for seventh-grade students at SMP Negeri 3 Tanjung Palas. Descriptive qualitative research methodology was employed, and document analysis, observation, and interviews were used to gather data. Twenty-four students from seventh-grade and the English teacher participated in this study. Despite time constraints and a lack of clear communication about learning objectives, which could impact student understanding, the results demonstrated that teachers were quite flexible in managing their time and making sure learning objectives were met. In order to demonstrate concern for their students’ behaviour and study habits, teachers constantly urged them to participate fully in class discussions and adhered to the rules. These results showed that, in spite of these difficulties, the Merdeka Curriculum’s introduction in Grade 7A English classes improved student learning and instructors’ capacity to adjust to the new curriculum.

THE EFFECT OF DIGITAL LEARNING MATERIAL ON STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY AT 8th GRADE STUDENTS OF SMPN 5 TARAKAN

RAFIKA SAFITRI
2025 · Book · Open Access

This study aimed to determine the significant effect of digital learning media on the vocabulary mastery of grade VIII students at SMPN 5 Tarakan. In addition, this study also aimed to assess the significant effect of paper-based learning media on vocabulary mastery in students at the same grade level. This study also compared the difference in significant effect between digital learning media and paper-based learning media in improving the student vocabulary mastery. The method used in this study was a pre-experimental design with a non-equivalent control group. The research sample consisted of students in class VIII-C as the experimental group and students in class VIII-B as the control group, which was selected using the purposive sampling technique. The research instruments were in the form of pre-test and post-test, with the data analyzed using a t-test of two independent samples. As a result, the experimental group that used the digital material experienced a significant improvement in their vocabulary score from 59.07 to 85.72, while the control group that used the paper-based material showed only a small improvement, with the score increasing from 63.73 to 69.20. Non-parametric statistical tests, specifically the Mann-Whitney U test, confirmed the results showing that the p score was lower than 0.05 (p 0.05). The data showed that the null hypothesis (Ho) was rejected, while the alternative hypothesis (H.) was accepted. Therefore, the results of the study showed that the use of digital learning media significantly increased the student vocabulary mastery compared to paper-based learning media, which indicates that the digital learning media has an effect on student vocabulary mastery.

Gambaran Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

NADYA HAFIZHAH PUTRI
2025 · Book · Open Access

Hipertensi adalah suatu kondisi ketika tekanan darah sistolik mencapai lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya cukup tinggi di Indonesia. Tingginya angka kejadian hipertensi dan belum terkendalinya tekanan darah penderita hipertensi memiliki keterkaitan dengan angka kepatuhan minum obat penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian deskriptif. Responden penelitian sebanyak 188 sampel dan pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) yang telah teruji validitasnya pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini dianalisis secara univariat dengan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh data mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan yang sangat tinggi, sementara sebagian kecil memiliki kepatuhan sedang. Hal ini mencerminkan bahwa sebagian besar responden memiliki kedisiplinan yang baik dalam menjalani pengobatan hipertensi. Mayoritas responden hipertensi adalah perempuan, berusia 56-65 tahun, berpendidikan sekolah dasar, dan tidak bekerja. Sebagian besar tidak memiliki penyakit tambahan, rata-rata menderita HT selama 2-5 tahun, serta banyak yang tidak memiliki pendamping minum obat. Hasil ini menunjukkan adanya keberagaman dalam karakteristik demografis dan kondisi kesehatan responden yang berkaitan dengan tingkat kepatuhan mereka dalam mengonsumsi obat.

Ketidaklangsungan Ekspresi dalam Antologi Puisi Berjudul Aku Lelakimu Setia Menunggumu Karya Kang Maman (Kajian Semiotik Riffaterre)

LISA FINDI PERDANI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang berjudul Aku Lelakimu Setia Menunggumu karya Kang Maman menggunakan kajian semiotik Riffaterre. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data primer dan sekunder yang melibatkan analisis terhadap ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang mengandung ketidaklangsungan ekspresi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak dan catat. Teknik analisis data merupakan metode pemaknaan Riffaterre yang terdiri atas ketidaklangsungan ekspresi dengan metode analisis yang diterapkan yaitu menggunakan analisis interaktif yang meliputi penggumpulan data dan klarifikasi data. Berdasarkan analisis data, dari total 3 bagian, yaitu ketidaklangsungan ekspersi terdapat 29 data penggantian arti, terdapat 18 data pada penyimpangan arti, dan terdapat 31 data pada penciptaan arti. Hal ini menunjukkan bahwa dalam puisi Aku Lelakimu Setia Menunggumu banyak mengandung ketidaklangsungan ekspresi yang sengaja disusun oleh penulisnya, sehingga apabila puisi ini dibaca akan memberi kesan menarik untuk para pembacanya.

Nilai- Nilai Pendidikan Karakter Dalam Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama (Kajian Sosiologi Sastra)

NOVI ROSIANA DEVIA SARI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam kumpulan Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, bait serta lirik puisi yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah buku kumpulan puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama yang diterbitkan di surabaya, pada tahun 2020 oleh penerbit CV. Kanaka Media dengan jumlah 150 halaman. Pada kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama sebanyak 120 puisi yang ditulis oleh Hasto Budi Santoso, Iskandar Muda, Wartono, Marwah, Mambo dan Nurbaya. Hasto menulis 20 puisi, Iskandar muda menulis 20 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 20 Puisi ditulis Wartono, 20 Puisi ditulis oleh Marwah dan 20 puisi ditulis oleh Mambo, 20 Puisi ditulis oleh Nurbaya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini banyak ditemukan nilai pendidikan karakter sebanyak 22 puisi yang masing masing 3 puisi ditulis oleh Hasto Budi Santoso, 12 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 2 puisi ditulis oleh Wartono, 1 Puisi ditulis oleh Marwah, 3 Puisi ditulis oleh Mambo dan 1 puisi ditulis oleh Nurbaya. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama terdapat 9 nilai pendidikan karakter diantaranya yakni; 10 nilai religius. 4 nilai kerja keras, 3 nilai mandiri, 2 nilai menghargai prestasi, 2 nilai semangat kebangsaan, 1 nilai tanggung jawab, 1 nilai cinta tanah air, 1 nilai peduli lingkungan, dan 1 nilai bersahabat. Dari 9 nilai pendidikan karakter tersebut yang paling dominan adalah nilai pendidikan karakter religius sebanyak 10 data.

Optimalisasi daya saing usaha rumput laut di Kalimantan Utara

ASDAR
2025 · Book · Open Access

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pesisir Kalimantan Utara, perlu adanya peningkatan daya saing komoditas rumput laut dengan standar kualitas yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang mana dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara langsung dengan para petani rumput laut yang ada di Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi terhadap daya saing dan strategi petani rumput laut di Kalimantan Utara. Dari hasil penelitian Kota Tarakan dan kabupaten Nunukan dengan jumlah sampel 48 responden petani rumput laut memiliki daya saing. Adapun faktor-faktor yang menjadi daya saing antara Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan yaitu : kualitas hasil rumput laut Kabupaten Nunukan lebih baik dibandingkan dengan Kota Tarakan, strategi yang dapat digunakan yaitu meningkatkan kualitas kerja, perencanaan pemasaran dan strategi bisnis yang efektif untuk pengembangan industri rumput laut dan produktivitas. Dengan penghasilan terbesar yang dihasilkan Kabupaten Nunukan yaitu 587.459 Ton sedangkan Kota Tarakan sebesar 201.509 Ton pada tahun 2024. Dimana biaya total produksi rumput laut Kabupaten Nunukan yaitu Rp.60.635.000, Kemudian Kota Tarakan yaitu Rp.58.211.000.

Efektivitas Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter Jalur Kredit terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan

FAZRA AINI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit konsumsi secara parsial dan simultan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2018-2023. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 12. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil secara parsial menunjukkan bahwa variabel kredit modal kerja dan kredit konsumsi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan, sedangkan variabel kredit investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan. Adapun hasil secara simultan menunjukkan bahwa variabel kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit konsumsi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan.

ANALISIS PENGARUH VARIASI DEBIT ALIRAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) DENGAN MENGGUNAKAN TURBIN ARCHIMEDES SCREW

ANDI BASO P. KUASA
2025 · Book · Open Access

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) merupakan salah satu solusi pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan, terutama bagi daerah dengan keterbatasan akses listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi debit aliran terhadap performa PLTMH dengan menggunakan Turbin Archimedes Screw. Parameter utama yang diteliti meliputi daya hidrolis, daya generator, serta efisiensi sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan melakukan pengujian pada variasi debit aliran sebesar 0,0033 m³/s, 0,0042 m³/s, dan 0,0056 m³/s. Data yang dikumpulkan meliputi tegangan listrik, arus listrik, serta putaran turbin. Perhitungan daya hidrolis dilakukan dengan mempertimbangkan berat jenis air, percepatan gravitasi, dan tinggi jatuh air (head). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya hidrolis tertinggi diperoleh pada debit 0,0056 m³/s dengan nilai 43,81 Watt. Sementara itu, daya generator tertinggi tercatat sebesar 1,33 Watt pada debit yang sama. Efisiensi maksimum sistem tercatat pada debit 0,0033 m³/s dengan nilai 0,043%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun debit air yang lebih besar dapat menghasilkan daya yang lebih tinggi, efisiensi sistem menurun akibat peningkatan hambatan dan kehilangan energi pada mekanisme turbin. Hasil penelitian ini memberikan gambaran mengenai performa Turbin Archimedes Screw dalam skala mikrohidro serta dapat dijadikan referensi dalam pengembangan sistem energi terbarukan yang lebih efisien di masa depan.

Analisis Pelatihan dan Karakteristik Wirausaha Terhadap Perkembangan IKM Oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan

RINA DAHLIA
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data yang menunjukkan kontribusi signifikan pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan terhadap pertumbuhan Wira Usaha Baru (WUB) IKM selama beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan karakteristik wirausaha terhadap perkembangan Industri Kecil Menengah (IKM) yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 80 responden yang dipilih melalui teknik random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS Versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan IKM, sementara variabel karakteristik wirausaha memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap perkembangan IKM.

VISUM ET REPERTUM PSIKIATRIKUM SEBAGAI ALAT BUKTI TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KOTA TARAKAN

NURUL KHOLISAH
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan terkait implementasi visum et repertum psikiatrikum (VeRP) sebagai alat bukti tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di Kota Tarakan. Pertama, penerapan VeRP sebagai alat bukti tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di Kota Tarakan. Kedua, faktor-faktor penyebab tidak pernah digunakannya VeRP sebagai alat bukti tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di Kota Tarakan. Skripsi ini merupakan penelitian empiris yang dilakukan secara langsung di beberapa lokasi, serta menggunakan data primer, data sekunder, dan data tersier. Data primer berasal dari beberapa narasumber, yaitu penyidik PPA Reskrim Polres Tarakan, Jaksa/Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tarakan, Hakim Pengadilan Negeri Tarakan, dan Kabid Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tarakan. Data sekunder didapatkan dari Undang-Undang, buku, jurnal, dan artikel. Data tersier berasal dari website-website internet resmi yang terkait. Hasil dari penelitian ini, yaitu pertama, implementasi penggunaan VeRP sebagai alat bukti tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di Kota Tarakan tidak pernah atau belum pernah diterapkan. Kedua, faktor-faktor penyebab tidak digunakannya VeRP di Kota Tarakan ialah terutama terkait penegak hukum yang tidak menggunakan kewenangannya serta pemahaman masyarakat yang tidak mengetahui keberadaan VeRP sebagai alat bukti tindak pidana KDRT, hal ini terjadi karena tidak disosialisasikannya VeRP kepada masyarakat di Kota Tarakan.

Analisis Pengujian Alat Ukur Efisiensi Sel Surya Menggunakan Variasi Intensitas Cahaya Dari Bola Lampu Halogen

REFY PANDU WINATA
2025 · Book · Open Access

Sel surya adalah perangkat yang mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik melalui proses efek photovoltaic. Salah satu faktor yang mempengaruhi efisiensi panel surya adalah intensitas cahaya matahari. Pada Tahun 2024 telah dilakukan rancang bangun alat uji sel surya menggunakan sensor arus dan sensor tegangan. Alat merupakan alat skala laboratorium untuk pengukuran sel surya mini. Alat uji dibuat dengan menggunakan cahaya buatan dari lampu halogen menggantikan sumber cahaya matahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai intensitas cahaya dari lampu halogen terhadap nilai efisiensi sel surya yang diuji pada alat pengujian sel surya. Proses pengujian dilakukan dengan variasi intensitas cahaya berkisar berkisar 30 Lux, 320 Lux, 767 Lux, 1.823 Lux dan 1.947 Lux. Hasil penelitian menunjukan semakin besar intensitas cahaya yang diterima maka semakin kecil nilai efisiensi yang didapatkan. Efisiensi tertinggi diperoleh pada intensitas cahaya yang berkisar 30 Lux dengan nilai efisiensi sebesar 4,853%. Sedangkan efisiensi terendah diperoleh pada intensitas cahaya yang berkisar 1.947 Lux dengan nilai efisiensi sebesar 3,186%.