DAHLIA
2020 · Book · Open Access
Empati merupakan sebuah perasaan yang dimana seseorang menunjukkan rasa ibanya pada orang lain dan mengerti tentang masalah dan keadaan, serta kemampuan untuk membayangkan diri sendiri di posisi orang lain. Adapun permasalahan yang ada dilapangan, siswa memiliki rasa empati yang rendah yaitu kurangnya rasa peduli terhadap teman sendiri, mementingkan diri sendiri, suka berkelompok dan membentuk sebuah komunitas sendiri, sikap acuh pada siswa yang berdampak kurangnya respon terhadap temannya, tidak mau berbagi dengan teman yang sedang kesulitan. Maka untuk mengatasi hal tersebut perlu diberikan layanan konseling kelompok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Teknik Motivational Interviewing untuk meningkatkan empati pada siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Jenis penelitian adalah Kuantitatif, dengan pendekatan Pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 127 siswa. Peneliti menggunakan purposive sampling untuk pengambilan sampel dalam jumlah 10 siswa dengan menggunakan skala likert. Instrumen yang digunakan skala empati, skala yang telah melalui pengujian validasi dari penilaian Alpha Cronbach dan diperoleh koefisien 0,907 yang menunjukkan tingkat reliability yang tinggi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji wilcoxon program SPSS 22.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis data statistik hasil perhitungan uji wilcoxon, nilai asymp sig = 0,005 α = 0,05 menunjukkan H◦ di tolak artinya ada peningkatan. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan layanan konseling kelompok dengan teknik Motivasional Intervienwing dapat meningkatkan empati pada siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Bagi peneliti selanjutnya, dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian yang serupa dengan design berbeda dari peneliti sebelumnya.
MARWIYAH
2020 · Book · Open Access
Penelitian bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan dominansi ikan di Sungai Sembakung Kecamatan Lumbis dan untuk mengetahui potensi implementasinya pada pembelajaran biologi Kelas X SMA berdasarkan hasil penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh spesies dari ikan yang terdapat di Sungai Sembakung Kecamatan Lumbis. Analisis data dalam penelitian ini adalah indeks kelimpahan relatif, indeks dominansi, dan identifikasi hasil penelitian sebagai potensi implementasinya pada pembelajaran Biologi. Indeks kelimpahan relatif yang didapatkan pada saat penelitian di sungai Sembakung Kecamatan Lumbis yang kelimpahannya dikategorikan tinggi adalah jenis Barbonymus balleroides dengan nilai 57,69%, kemudian 13 jenis lainnya dikategorikan rendah karena memiliki nilai kelimpahan relatif 15%. Hasil indeks Dominansi ikan di sungai sembakung Kecamatan Lumbis rata-rata bernilai 0,00 yang menunjukkan bahwa tidak ada spesies yang mendominansi. Hasil analisis keterkaitan penelitian kelimpahan dan dominansi ikan dengan pembelajaran Biologi, terdapat pada materi animalia vertebrata kelas X SMA dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.8. Langkah pemanfaatan hasil penelitian menjadi potensi implementasi pada pembelajaran Biologi, antara lain: (1) kejelasan potensi; (2) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran; (3) kejelasan sasaran; (4) kejelasan informasi; (5) pedoman eksplorasi; (6) kejelasan perolehan yang ingin dicapai
MEYSSI ARSISKA
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan dominansi jenis ikan di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung serta untuk mengetahui potensi implementasinya pada pembelajaran biologi kelas X SMA/MA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian meliputi seluruh jenis spesies dari kelas pisces yang terdapat di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 7 spesies yang termasuk ke dalam 7 genus yang berbeda yaitu Arius maculatus, Hemigabrus capitulum, Kryptoterus cryptoterus, Toxotes jaculatrix, Glossogobius giuris, Puntius javanicusdan Johnius trachycephalus. (1) Kelimpahan tertinggi yang terdapat di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung adalah jenis Toxotes jaculatrix dengan indeks kelimpahan 32,0% yang termasuk kategori tinggi sedangkan kelimpahan terendah yaitu Johnius trachycephalus dengan indeks kelimpahan 1,3% yang termasuk kategori rendah. (2) Dominansi tertinggi dominansi tertinggi di Sungai Sedulun Kabupaten Tana Tidung yaitu spesies Toxotes jaculatrix dengan indeks dmoninansi sebesar 0,10 sedangkan dominansi terendah yaitu Hemigabrus capitulum dan Johnius trachycephalus dengan indeks dominansi sebesar 0,00 yang masing-masing berkategori rendah. (3) Hasil penelitian yang telah dilakukan berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar pada pembelajaran biologi kelas X SMA/MA pada materi Kingdom Animalia, submateri Kelas Pisces.
SARIFAH SABARIA
2020 · Book · Open Access
Syarifah Sabaria, 2020. Tujuan penelitian untuk menghasilkan media pembelajaran Biologi menggunakan Adobe Flash CS6 materi Virus Kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan yang layak digunakan dan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran Biologi menggunakan Adobe Flash CS6 pada materi Virus Kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) melalui enam tahapan pengembangan yaitu Concept, Design, Material Collecting, Assembly, dan Testing. Sampel yang diambil adalah kelas X SMA Muhammadiyah Tarakan yang berjumlah 30 siswa. Hasil validasi kelayakan media menunjukan kriteria layak dengan persentase ahli media 85% kriteria layak, ahli materi 82% kriteria layak, ahli praktisi 80% kriteria layak dan hasil uji coba respon siswa menunjukan media pembelajaran Biologi yang dikembangkan sangat baik dengan persentase sebesar 93% dan dapat digunakan pada proses pembelajaran.
TIO VANI SIMORANGKIR
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan mengetahui miskonsepsi siswa kelas XIIMIASMA Negeri 3 Tarakan dengan menggunakan metode Certainty Of Response Index (CRI). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik Probability samping yaitu seluruh siswa XII MIA. Pengumulan data mengunakan instrumen tes berbentuk pilihanberalasan terbuka disertai kolom CRI. Berdasarkan hasil penelitian kelas XII SMA Negeri 3 Tarakan siswa mengalami miskonsepsi dengan persentase rata-rata 37,32%. Miskonsepsi tertinggi terdapat pada butir soal 19 dengan persentase 60% dan miskonsepsi terendah terdapat pada butir soal 10 dengan persentase 22,96%.
KARLIANDI
2020 · Book · Open Access
Medicinal plants used by various tribes in Indonesia have provided information about the potential of Indonesia’s biodiversity. Dayak Kenyah is an example of the tribe. Identification of medicinal plant species and their benefits is an effort to preserve potential medicinal plants. This study aimed to identify the types of medicinal plants used by the Dayak Kenyah tribe in Punan Gong Solok Village, Malinau Regency and to find out the utilization of the plants in the preparation of Biology learning for tenth grade students. This was a survey research with a descriptive qualitative approach. This research found 60 types of medicinal plants used by the Dayak Kenyah tribe in Punan Gong Solok village. Those 60 species belonged to 37 families. Plant families commonly used were Zingiberaceae, Araceae and Aracaceae. The most widely used organ was the leaf. Based on the analysis of the 2013 curriculum, this study results could be included in the lesson topic of Kingdom Plantae. The Basic Competence 3.7 applies the principle of classification to classify plants into the division based on observations of plant morphology and metagenesis and link their role in the survival of life on earth. Basic competence 4.7 presents data on morphology and the role of plants in various aspects of life in the form of written reports.
GALUH UTARI HAYUTIASTI
2020 · Book · Open Access
GALUH UTARI HAYUTIASTI. 2019. Tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri sangat banyak dijumpai di pekarangan rumah misalnya Catharanthus roseus dan Polygala paniculata L. Kombinasi kedua tanaman tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi kombinasi ekstrak daun Catharanthus roseus dengan akar Polygala paniculata L. terhadap pertumbuhan bakteri patogen serta menghasilkan produk berupa buku referensi yang layak digunakan. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R & D) sedangkan pengamatan aktivitas antibakteri melalui metode sumuran dengan perlakuan konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Kombinasi ektstrak tanaman dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli (ATCC 8739) dan Staphylococcus aureus (ATCC 8739) Diameter zona hambat pertumbuhan E.coli yang tertinggi yaitu 17,5 mm (daya hambat sangat kuat) pada konsentrasi 80% sedangkan daya hambat pertumbuhan S. aureus yang tertinggi yaitu 15, 25 mm( daya hambat sangat kuat) pada konsentrasi 100%. Kelayakan produk berupa buku referensi berdasarkan ahli media sbesar 75% (cukup layak), ahli materi 95% (sangat layak), praktisi sebesar 83,52% (sangat layak) sehingga dapat disimpulkan bahwa rata – rata persentase kelayakan buku referensi sebesar 85% (sangat layak). Selain itu hasil dari uji respon siswa sebesar 85,12% dalam kategori sangat menarik.
ABDUL KHAIR
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif untuk kelas XII di SMA Negeri 1 Tanjung Selor dan menghasilkan produk media pembelajaran interaktif yang efektif dari aspek desain dan materi serta menarik minat siswa dengan pembelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari model ADDIE yang terdiri dari lima tahap (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, dan (5) Evaluation. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan angket validasi ahli materi, serta angket validasi media (desain) serta angket respons siswa. Hasil penelitian dari validasi media pembelajaran interaktif melalui validasi oleh ahli materi macromedia dan ahli media mencapai persentase 76% dan 75% dengan kualifikasi baik. Hasil angket respon siswa terhadap media pembelajaran interaktif terbagi menjadi tiga, uji coba one to one formative evaluation dengan persentase sebesar 87% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba small evaluation group test dengan persentase sebesar 87% dengan kualifikasi sangat baik, dan uji coba field test formative evaluation dengan persentase sebesar 84% dengan kualifikasi sangat baik. Uji coba produk dilaksanakan di kelas XII SMA Negeri 1 Tanjung Selor. Hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran interaktif layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Kata Kunci : Interactive Teaching, Learning Multimedia, ADDIE, Learning English.
SRI WAHYUNI
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan dominansi jenis Udang di Perairan Sungai Sembakung dan untuk mengetahui potensi implementasinya pada pembelajaran biologi Kelas X SMA berdasarkan hasil penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualittatif. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh spesies dari Udang yang terdapat di Perairan Sungai Sembakung. Hasil penelitian ini ditemukan 4 spesies yang termasuk ke dalam 1 genus yaitu Macrobrachium. (1) Kelimpahan tertinggi yang terdapat di Perairan Sungai Sembakung adalah jenis Udang Macrobrachium Rosenbergii dengan indeks kelimpahan sebesar 42.13% yang termasuk kategori tinggi sedangkan kelimpahan terendah yaitu jenis Udang Macrobrachium Australe dengan indeks kelimpahan 2.55% yang termasuk kategori rendah. (2) Dominansi Udang di Perairan Sungai Sembakung terdapat pada spesies Macrobrachium Rosenbergii dengan indeks dominansi sebesar 0.18 sedangkan dominansi terendah terdapat pada spesies Macrobrachium Australe dengan indeks dominansi sebesar 0.00 yang masing-masing berkategori rendah. (3) hasil penelitian analisis keterkaitan penelitian kelimpahan dan dominansi udang dengan pembelajaran Biologi, terdapat pada materi animalia invertebrata kelas X SMA dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.8 dan 4.8. langkah pemanfaatan hasil penelitian menjadi potensi implementasi pada pembelajaran Biologi, antara lain: (1) kejelasan potensi; (2) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran; (3) kejelasan sasaran; (4) kejelasan informasi; (5) pedoman eksplorasi; (6) kejelasan perolehan yang ingin dicapai. Kata Kunci : Udang, Kelimpahan, Dominansi, Pembelajaran Biologi, Sungai Sembakung
YUNIARTI RHERHE VALEN
2020 · Book · Open Access
THE USE OF ANIMATION VIDEO TO IMPROVE STUDENTS’ WRITING ACHIEVEMENT OF NARRATIVE TEXT AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP FRATER DON BOCSO TARAKAN IN ACADEMIC YEAR 2019/2020. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana animasi video dapat meningkatkan hasil belajar siswa terlebih dalam menulis teks narative dikelas VIII-2 di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Peneltian Tindakan Kelas (PTK). Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 43 siswa. Jumlah sampel adalah 21 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan, wawancara, dan tes menulis. Terdapat dua kriteria kesuksesan dalam penelitian ini. Pertama, nilai tes menulis siswa harus mencapai 75.0 atau melebihi. Kedua, penilaian kegiatan guru dan siswa harus mencapai 80. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode campuran. Analisis kualitatif untuk menghitung data dari lembar observasi dan wawancara, analisis kuantitatif untuk menghitung data dari tes tertulis. Hasil penelitian dari siklus pertama sampai siklus kedua menujukkan bahwa penggunaan animasi video dapat meningkatkan hasil menulis siswa. Peningkatan ini dapat dilihat dari nilai menulis siswa yang meningkat disetiap pertemuan. Pada pertemuan pertama pada siklus satu presentase kelas adalah 43% sedangkan di pertemuan kedua adalah 48%. Pada siklus kedua, presentase kelas pada pertemuan pertama adalah 62% sedangkan pada pertemuan kedua adalah 81%. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa dengan latihan menulis menggunakan animasi video dapat meningkatkan nilai menulis siswa. Peningkatan juga dapat dilihat dari hasil lembar pengamatan. Hasil lembar observasi menunjukan proses pembelajaran berhasil. Berdasarkan hasil wawancara, didapatkan bahwa belajar dan mengajar dengan menggunakan animasi video sangat bermanfaat dan membuat siswa santai dan membuat kegiatan belajar terasa menyenangkan. Dari peneltian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan animasi video peancapaian menulis siswa meningkat.
NOVITA LASMARIA MARBUN
2020 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa di dalam pembelajaran skills dan components Bahasa Inggris pada kelas 8 di SMPN 7 Tarakan tahun pembelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Sampling. Peneliti mengambil 48 siswa dari 8 kelas untuk melaksanakan penelitian ini. Data dari penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner, catatan lapangan, dan wawancara dengan guru dan siswa. Peneliti menggunakan metode triangulasi untuk memeriksa keabsahan data. Peneliti menggunakan metode berbeda untuk mendapatkan beberapa data. Untuk mendapatkan keabsahan data dalam penelitian ini, penelitian memberikan kuesioner, menuliskan catatan lapangan, dan melakukan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan 1) Dari kuesioner, kesulitan siswa dalam pembelajaran keterampilan Bahasa Inggris sebagian besar dalam berbicara. Para siswa sulit berbicara dengan lancar. Kesulitan siswa dalam mempelajari komponen bahasa Inggris sebagian besar dalam pengucapan. Para siswa biasanya tidak dapat mengucapkan dengan benar karena dalam bahasa Inggris cara mengucapkannya berbeda dengan menulis. 2) Dari catatan lapangan, kesulitan siswa sebagian besar adalah kurangnya kosa kata dan mereka tidak dapat mengucapkan dengan benar yang membuat siswa merasa tidak tertarik dan malas belajar bahasa Inggris. 3) Dari wawancara, hasil menunjukkan bahwa guru memiliki banyak upaya untuk mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris. Para guru membimbing siswa saat proses belajar mengajar. Para guru selalu bertanya kepada siswa apa yang menurut siswa sulit dan guru serta siswa belajar bersama. Para guru juga memberi contoh bagaimana cara mengucapkan kata yang sulit. Hasil wawancara kepada siswa menunjukkan bahwa hampir siswa mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Inggris. Kesulitan kebanyakan siswa dalam belajar bahasa Inggris adalah siswa kurang memiliki kosakata sehingga siswa tidak mengerti arti ketika siswa mendengarkan apa yang dikatakan guru, ketika siswa berbicara, ketika siswa membaca teks, dan ketika siswa menulis tugas mereka.
SALMA MARTEN
2020 · Book · Open Access
ABSTRACT Salma Marten. 2019. The Use of Make a Match Model to Improve Students Reading Comprehension on Narrative Text at Tenth Grade of SMA Negeri 3 Tarakan (Advisor by Romlah Ulfaika, M.Pd). The purpose of this research was to find the effectiveness of using Make a Match Model to improve reading comprehension of tenth grade students at SMA Negeri 3 Tarakan. This research was pre-experiment design. Total sampling technique was used to collect the sample. The population of this research was all the tenth grader at SMA Negeri 3 Tarakan. The total population was 288 students. The sample of this research was X class that consisted of 36 students. The instrument of this research was reading tests that consisted of pre-test and post-test. In analyzing the data, the researcher used descriptive analysis in the SPSS.24.0. The results showed that there was difference mean score between pretest and posttest. It was proven by the result of the students’ mean score. The mean score in pretest was 49.85 and in posttest was 66.81. It was indicated that the mean has increased to 16.95. It can be seen that the improvement of the students’ mean score in the posttest was higher than pretest and it indicated that there was difference from students’ reading score between pretest and posttest. The result of paired sample t-test showed that t-test computation was 14.122 higher than t-table (1.691). On the other word, 14.122 > 1.691 it means (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. The results of data analysis proved that the results of teaching reading comprehension by using Make a Match model be able to improve students reading comprehension. Based on the explanation above, it can be concluded that Make a Match model is effective to improve students reading comprehension at tenth grade students’ of SMA Negeri 3 Tarakan.
LIA OKTAVIA
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini berbentuk causal-comparative. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil dari hasil Ujian mata pelajaran bahasa inggris yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Tana Tidung dan mengetahui perbedaan antara hasil Ujian Nasional dengan Ujian Sekolah terhadap Jurusan (IPA dan IPS), Jenis Kelamin (Laki-laki dan Perempuan), Akreditasi Sekolah (A dan B), Kecamatan (Sesayap, Sesayap Hilir dan Tana Lia) dan Rata-Rata Nilai Ujian Nasional (Baik, Cukup dan Kurang). Sampel diambil sebanyak 258 siswa dari 3 (tiga) SMA di Kabupaten Tana Tidung dengan menggunakan Total sampling. Sekolah yang menjadi sampel penelitian adalah SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, SMAN 1 Tana Tidung, dan SMAN 2 Tana Tidung. Hasil penelitian mengenai profil Hasil Ujian Nasional dan Ujian Sekolah mata pelajaran Bahasa Inggris SMA di Tana Tidung: (1) ada perbedaan antara hasil Ujian Nasional dengan Ujian Sekolah pada siswa SMA Tana Tidung (2) ada perbedaan antara hasil Ujian Nasional dengan Ujian Sekolah terhadap Jurusan (3) ada perbedaan antara hasil Ujian Sekolah pada siswa laki-laki dan perempuan (4) ada perbedaan antara hasil Ujian Sekolah pada sekolah dengan akreditasi A dan akreditasi B. (5) ada perbedaan antara hasil Ujian Sekolah pada sekolah di Sesayap, Sesayap Hilir dan Tana Lia (6) ada perbedaan antara hasil Ujian Nasional dengan Ujian Sekolah terhadap Rata-Rata Nilai Ujian Nasional.
KUMALA IRJAYANTI
2020 · Book · Open Access
Terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar bahasa asing, termasuk gaya belajar siswa. Oleh karna itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar yang paling banyak disukai oleh siswa kelas sembilan di Miagao National High School, Iloilo, Philippines dan SMP Negeri 1 Tarakan Indonesia, dan juga untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara gaya belajar siswa kelas Sembilan di Miagao National High School, Iloilo, Philippines dan SMP Negeri 1 Tarakan Indonesia pada tahun ajaran 2019/2020. Sample diambil sebanyak 89 dari 632 siswa, 43 siswa Pilipina dan 46 siswa Indonesia dengan menggunakan purposive sampling. Gaya belajar diidentifikasi berdasarkan angket gaya belajar dan wawancara untuk memperkuat data. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain komparatif. Hasil mengungkapkan bahwa gaya belajar yang paling banyak digunakan oleh siswa kelas sembilan di Pilipina adalah kinestetik sebanyak 16 siswa dengan persentase 37.21% , sedangkan gaya belajar yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah gaya belajar visual sebanyak 22 siswa dengan persentase 47.83%. Secara keseluruhan, berdasarkan hasil perhitungan dari uji Independent Sample T-test menunjukan bahwa nilai sig.(2 tailed) lebih tinggi daripada level of significant (0.052>0.05) dan nilai T-hitung lebih rendah daripada T-table (-1.9751.988). Itu mengindikasikan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian tidak terdapat perbedaan yang berarti antara gaya belajar siswa kelas Sembilan di Miagao National High School, Iloilo, Philippines dan SMP Negeri 1 Tarakan Indonesia.
BELLA ANGGRAINI
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan Monopoli berbasis Game Hago berdasarkan penilaian tim ahli dan mengetahui respon siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau research and development (R&D) yang mengacu pada model 4-D oleh Thiagarajan, dkk. 1974. Model ini meliputi tahap define, design, develop dan disseminate. Subjek penelitian ini siswa kelas X SMA Hang Tuah Tarakan. Objek uji coba yang diteliti adalah kelayakan Monopoli berbasis Game Hago. Hasil penelitian Monopoli berbasis Game Hago pada materi virus kelas X SMA, memperoleh penilaian dari ahli materi 84%, dari ahli media 96%, dari guru mata pelajaran 94% dan dari respon siswa 92%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut Monopoli berbasis Game Hago termasuk dalam kategori sangat layak.
None
2020 · Book · Open Access
Desi Juraidah. 2020. Penelitian mengenai Pelaksanaan Konseling Individual Terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Skripsi program studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen pembimbing utama : Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Bullying merupakan suatu perilaku agresif yang bersifat negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman merupakan perilaku yang dapat merugikan dan membahayakan orang lain yang mengalami bullying, penanganan yang harus dilakukan yaitu menggunakan konseling individual yang merupakan salah satu layanan konseling secara tatap muka oleh konselor dan konseli. Dalam lingkup sekolah konseling individual adalah salah satu layanan dalam bimbingan dan konseling yang digunakan oleh guru BK dalam pegentasan masalah yang dihadapi oleh siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan konseling individual terhadap perilaku bullying siswa di SMP Negeri 1 Sekatak. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Adapun proses pengambilan subjek penelitian menggunakan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan konseling yang dilaksanakan oleh guru BK di SMP Negeri 1 Sekatak terhadap perilaku bullying, belum sesuai dengan SOP yang berlaku, berdasarkan hasil penelitian faktor penyebab subjek melakukan bullying adalah faktor teman sebaya, lingkungan dan kurangnya perhatian dari keluarga. subjek mudah terpengaruh dan juga pernah menjadi bahan bulian pada saat subjek masih di sekolah dasar sehingga itu salah satu pemicu subjek untuk melakukan tindakan bully. Tindakan bully yang subjek lakukan adalah tindakan bully dalam kategori bullying verbal yaitu hanya melalui kata-kata. Kata Kunci : Konseling individual, perilaku bullying
SADRIANTO
2020 · Book · Open Access
ABSTRAK Pertumbuhan kepiting bakau melalui proses molting membutuhkan hormon ekdisteroid. Salah satu bahan baku yang memiliki hormon ekdisteroid adalah daun karamunting (Melastoma malabathricum L). Tujuan penelitian ini adalah menguji potensi karamunting sebagai sumber pengganti hormon yang berasal dari tumbuhan untuk stimulan proses molting pada kepiting bakau (Scylla serrata). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan 11 ulangan. Perlakuan A (kontrol), perlakuan B (9 µg/g), perlakuan C (15 µg/g), dan perlakuan D. (21 µg/g). Dari hasil penelitian pemberian ekstrak daun karamuntinng pada perlakuan B menunjukkan laju kecepatan molting terbaik yaitu sekitar 5-25 hari. Persentase molting terbaik pada perlakuan A dan B yakni sebesar 36,36%. Pertumbuhan lebar karapas dan laju pertumbuhan harian pada perlakuan B menujukkan hasil terbaik yaitu 1,6 cm dan 2,71%.
MUHAMMAD FAISAL RIZAL
2020 · Book · Open Access
ABSTRACT This research is purpose to know the variety of main catch fish basic bubu and comparison of main catch fish basic bubu with seatback process after die method. This research was implemented for two months that on April until Mei 2019 in Bunyu Island Kabupaten Bulungan. This research method was use survey method and descriptive method and descriptive with case study approach. The sample decision was are purposive sampling. The seatback of fish quality was influenced of some factors, that was the temperature of the habitat where the fish live, types of the fish, way to catch the fish and way to handled the fish. Rate of fish freshress dedured was variety and very depend on fish condition when the fish was catched. Fish freshress dedined is prevalent to occur because of enzymatic work reduced ATP. Based on the comparized result of fish quality of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (Epinephelus malabaricus) that Red Snapper Fish (Lutjanus sp) has longer quality decline then Grouper Lumpur fish (E. malabaricus). Based on the result comparized of organoleptic test of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that changes in eye organs, gills and body surface mucus is longer than Red Snapper Fish (Lutjanus sp) quality decline compare then Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that has quality descline faster then it. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan dari penelitian ini mengetahui jenis ikan hasil tangkapan utama bubu dasar dan perbandingan hasil tangkapan utama bubu dasar dengan metode proses kemunduran mutu ikan setelah mati. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan yaitu pada bulan April sampai Mei 2019 di perairan pulau Bunyu Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kemunduran mutu ikan sangat dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain suhu habitat mana ikan itu hidup, jenis ikan, cara penangkapan dan cara penanganan. Laju penurunan kesegaran ikan sangat bervariasi dan sangat tergantung pada kondisi ikan pada saat itu tertangkap. Penurunan tingkat kesegaran ikan lazim terjadi karena kerja enzimatik mengurai ATP. Berdasarkan hasil perbandingan laju kemunduran mutu ikan antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (Epinephelus malabaricus) bahwa ikan Kakap merah (Lutjanus sp) lebih lama kemunduran mutunya dibandingkan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus). Berdasarkan hasil perbandingan uji organoleptic antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) bahwa perubahan organ mata, insang dan lendir permukaan badan lebih lama ikan Kakap merah (Lutjanus sp) kemunduran mutunya dibandingkan dengan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) yang lebih cepat mengalami kemunduran mutu.
ISMAIL
2020 · Book · Open Access
Abstrak Pematangan gonad pada kepiting bakau dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu; lingkungan, nutrisi dan hormonal. Penelitian ini bertujuan menguji pemberian ethinyl estradiol sebagai stimulator dalam proses pematangan ovari kepiting bakau (Scylla serrata). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Terdiri dari tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan, yaitu A. kontrol (0 μg/g), B. ovaprim (0.5μg/g) dan C. ethinyl estradiol (0.1μg/g). Kegiatan pemeliharaan dilakukan selama 20 hari. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penyuntikan ethinyl estradiol (0.1μg/g) dan ovaprim (0.5μg/g) memberikan pengaruh terhadap perkembangan dan percepatan pematangan ovari kepiting bakau (Scylla serrata) dibandingkan perlakuan kontrol. Perkembangan dan percepatan maturasi ovari ditentukan dengan bertambahnya nilai GSI, perubahan pada volume dan warna ovari.
RISWANDI ANUGRAH MUSTADJ
2020 · Book · Open Access
Ikan nila merupakan salah satu hasil budidaya air tawar yang diminati masyarakat karena memiliki keunggulan yaitu memiliki rasa yang spesifik, daging padat dan mudah didapatkan serta harga yang relatif murah. Namun budidaya ikan nila memiliki kelemahan yaitu penggunaan pakan yang menghabiskan 60-70 % dari total produksi yang dikeluarkan. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik EM-4 pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Penelitian ini dilakukan selama 35 hari. Hasil uji menunjukan pertumbuhan berat mutlak dan berat spesifik tidak berbeda nyata (p>0,05) namun berbeda nyata terhadap panjang mutlak ikan nila (p0,05). Pertumbuhan relatif tertinggi terdapat pada perlakuan 0,5 ml/50g (P3) dengan berat rata-rata 3,58 gram dan terendah terdapat pada perlakuan Kontrol (tanpa probiotik) dengan berat rata-rata 2,51 gram. Laju pertumbuhan spesifik tertinggi terdapat pada perlakuan 0,5 ml/50g (P3) dengan berat rata-rata 3,51 gram dan terendah pada perlakuan kontrol (tanpa probiotik) dengan berat rata-rata 2,88 gram. Pertumbuhan panjang tertinggi terdapat pada perlakuan 0,5 ml/50g dengan panjang rata-rata 2,47 cm dan terendah terdapat pada perlakuan kontrol (tanpa probiotik) dengan panjang rata-rata 1,92 cm. Kondisi kualitas air, suhu, pH, DO dan amoniak masih dalam kisaran normal.