KASMAWATI
2020 · Book · Open Access
Kasmawati, 2020. Studi Tentang Kehidupan Lesbian Butchi Di Kabupaten Nunukan. Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing oleh Siti Rahmi, S.Sos.,I.M.Pd. Pada kenyatannya, dalam masyarakat tidak semua anak memiliki orientasi seksual yang pada umumnya atau yang biasa disebut heteroseksual, namun juga ditemui individu dengan orientasi seksual sesama jenis atau yang dikenal dengan sebutan homoseksual. Istilah homoseksual dapat diterapkan baik pada pria maupun wanita, pria dengan homoseksual biasa disebut dengan gay dan pada wanita disebut lesbian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kehidupan sosial dan asmara Lesbian Butchi. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah salah seorang Lesbian Butchi yang terdapat di Kabupaten Nunukan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini pada kehidupan sosial lesbian butchi dalam lingkungan keluarga, masyarakat sekitar serta lingkungan pertemannya dalam menyikapi perilaku serta penampilan lesbian butchi biasa-biasa saja, mereka tidak menunjukkan adanya rasa tidak suka terhadap perilaku serta penampilan lesbian butchi. Pada kehidupan asmara lesbian butchi saat ini memiliki pasangan yang juga seorang perempuan. Lesbian butchi dan pasangannya mengatakan tidak pernah berhubungan seks, hanya melakukan ciuman saja. Hubungan percintaan lesbian butchi bersama pasangannya tidak akan berlangsung selamanya, terkadang lesbian butchi juga ingin mengakhiri hubungannya bersama pasangannya, namun takut untuk menyesalinya dikemudian hari ketika mengakhiri hubungan tersebut. Lesbian butchi juga memiliki keinginan menikah dengan lawan jenis. Berdasarkan fenomena tersebut diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu referensi bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti tentang objek penelitian sejenis.
AHMADI PRAYONO
2020 · Book · Open Access
Ahmadi Prayono, 2020, “Pengaruh Big Five Personality Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di SMP Negeri 10 Tarakan. Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pedidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing oleh Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.pd. Kepribadian merupakan aspek yang sangat penting sebagai prediktor dalam prestasi belajar. Pertama, terdapat kecendrungan berperilaku yang tercermin dalam kepribadian yang dapat mempengaruhi kebiasaan-kebiasaan tertentu ysng terkait dengan pencapaian akademik seperti ketekunan, kesadaran, kecendrungan senang berbicara. Kedua, ketika kemampuan kognitif merujuk pada apa yang dilakukan oleh siswa, maka kepribadian akan merujuk pada apa yang akan dilakukan siswa tersebut. Ketiga, kepribadian sebagaimana kemampuan kognitif, akan dapat memprediksi pencapaian yang lebih baik pada siswa, secara khusus kepribadian berkaitan dengan prestasi belajar. Maka dapat disimpulkan bahwa kepribadian memberikakan pengaruh yang unik terhadap pencapaian prestasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Big five personality terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan survey, populasi penelitian ini sebanyak 246 siswa dan sampel 25 siswa kelas VIII dan 25 siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif inferensial dengan bantuan SPSS 24 for windows. Berdasarkan hasil analisis regresi uji t, dimana nilai thitung keseluruhan variabel independen lebih kecil dari nilai ttabel (2,015) dan nilai signifikansi seluruh variabel independen lebih besar dari (0,05). Maka tidak ada pengaruh openness to experience, conscientiousness, extraversion, agreeableness dan neuroticism yang signifikan pada prestasi belajar siswa SMP Negeri 10 Tarakan. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan penelitian yang lebih komprehensif khususnya yang berhubungan dengan faktor big five personality dengan prestasi belajar sehingga memberikan kontribusi yang lebih luas pada kemajuan dunia pendidikan.
SUPIAN
2020 · Book · Open Access
PENGARUH BIG FIVE PERSONALITY TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA AKADEMI KEPERAWATAN KALTARA ABSTRAK Supian, 2020, “Pengaruh Big Five Personality Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Akademi Keperawatan Kaltara. Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pedidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing oleh Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.pd. motivasi belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor yang ada dalam diri mahasiswa maupun di luar diri mahasiswa. Salah satu yang terkait dengan motivasi belajar mahasiswa adalah kepribadian mahasiswa, big five personality yang mencakup lima dimensi kepribadian, yaitu Neuroticims, Ekstraversi, Keterbukaan, Kesepakatan, dan kegigihan. Di perguruan tinggi mahasiswa dituntut untuk lebih rajin dan bisa memanfaatkan sumber-sumber belajar yang tersedia seperti perpustakaan, laboratorium, studi lapangan, diskusi dan seminar. Mahasiswa tidak hanya tergantung pada sajian pelajaran diruang kuliah melainkan harus digali dan dipelajari dari berbagai sumber yang ada sehingga mereka dapat bersikap obyektif, berfikir logis, kritis, sistematis dan kontruktif.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh big five personalty terhadap motivasi belajar mahasiswa akademi keperawatan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan survey, populasi penelitian ini sebanyak 88 mahasiswa dan sampel 43 mahasiswa angkatan 2017 dan 45 mahasiswa angkatan 2018 akademi keperawatan kaltara. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS 24 for windows. Berdasarkan hasil analisis regresi uji t, dimana nilai thitung keseluruhan variabel independen lebih besar dari nilai ttabel (2,015) dan nilai signifikansi seluruh variabel independen lebih kecil dari (0,05). Maka ada pengaruh openness to experience, conscientiousness, extraversion, dan neuroticism yang signifikan pada motivasi belajar, dan tetapi tidak ada pengaruh agreeableness pada mahasiswa akademi keperawatan Kalimantan Utara.
NURNADILA
2020 · Book · Open Access
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam keterampilan menulis siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik buzz group dan mereka yang diajar dengan menggunakan teknik numbered head together di MTs Negeri Tarakan. Penelitian ini Menggunakan Quasi-Experimental. Desain penelitian ini adalah penelitian Quasi-Eksperimental. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Ada dua kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Perlakuan untuk kelas eksperimen diajarkan dengan menggunakan Teknik Grup Buzz dan kelas kontrol menggunakan Teknik Numbered Head Together. Instrumen penelitian ini adalah tes tertulis berjenis esai. Data yang dianalisis adalah pre-test dan post-test dari kelas eksperimen dan kontrol. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan sampel T-test independen di SPSS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam skor siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Itu dibuktikan dengan hasil nilai rata-rata siswa. Hasil tes sebelum diberi perlakuan (pre-test) kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata skor 65,65 dan kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata 77,17. Sedangkan untuk hasil posttest, kelas eksperimen dengan rerata skor 66,53 dan hasil posttest untuk kelas kontrol dengan rerata skor 77,92. Hal ini dapat dilihat dari kedua kelas mendapat peningkatan yang lebih tinggi setelah memberikan perlakuan dengan menggunakan teknik buzz group dan numbered head together. Hasil independent sample T-test antara post test dalam eksperimen kelas dan kontrol kelas adalah (t-score = -2,470) > (t-tabel = -2000) dan dengan nilai sebesar 0,16. Berdasarkan penjelasan di atas, hasil analisis data membuktikan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik Buzz Group dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik numbered head together dalam mengajar penulisan teks deskriptif untuk kelas delapan. Ha diterima ketika nilai t-score lebih tinggi dari t-tabel, sedangkan H0 ditolak. Kata Kunci: Teknik Buzz Group, Teknik Numbered Head Together,Menulis, Teks Deskriptif.
OULIEN SURYA
2020 · Book · Open Access
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi pada metode ajar dan media ajar serta untuk menggambarkan perbedaan metode ajar dan media ajar yang digunakan oleh dua guru kelas 4 yang berbeda di Integrated Laboratory School of West Visayas State University dan SD Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Instrumen penelitian ini adalah field note, kuesioner, wawancara, dan dokumen sekolah. Serta teknik analisis data menggunakan triangulasi oleh Miles dan Huberman. Peneliti menemukan ada beberapa perbedaan dan persamaan metode ajar yang digunakan oleh kedua guru yang berbeda. Metode ajar yang biasa digunakan oleh guru di Integrated Laboratory School of West Visayas State University adalah metode diskusi kelompok, metode picture and picture, metode tanya jawab. Sementara itu di SD Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan, metode bermain peran yang umum digunakan, metode picture and picture, metode demonstrasi, dan metode tanya jawab. Kemudian guru di Integrated Laboratory School of West Visayas State University kebanyakan menggunakan media pengajaran dengan guru menggunakan jenis visual yang tidak diproyeksikan seperti foto, gambar dan poster sebagai media ajar. Selain itu, guru juga biasanya menggunakan jenis permainan dan juga jenis realitas seperti permainan puzzle dan juga boneka. Sementara itu guru di SD Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan juga menggunakan media pengajaran visual yang tidak diproyeksikan dan menggunakan jenis media pengajaran cetak seperti menggunakan buku aktivitas siswa atau modul.
YASIR
2020 · Book · Open Access
Sektor perikanan merupakan penggerak utama ekonomi di wilayah pesisir Kalimantan Utara, baik dari segi budidaya maupun tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pemanfaatan dan efisiensi kapasitas produksi komoditas udang pada cold storage Kota Tarakan. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif, Parameter yang diamati Tingkat Pemanfaatan Fasilitas dan Analisis Efisiensi. pada saat ini Kota Tarakan sudah berdiri 10 perusahaan perikanan yang bergerak di bidang pembekuan udang (cold storage) dengan jumlah produksi rata-rata 800 Ton/bulan, pembelian didapatkan tiga kategori udang yaitu black tiger, banana shrimp dan white shrimp, di dapatkan Tingkat pemanfaatan fasilitas yang baik pada perusahaan PT. Sumber Kalimantan Abadi dengan tingkat pemanfaatan pada cold room 1, 88,3% dan cold room 2, 83,% dan di kategorikan dalam analisis efisien sedangkan pada perusahan PT. Panca Mitra Multi Perdana, PT. Bonanza Pratama Abadi dan PT. Mustika Minanusa Aurora mendapatkan tingkat pemanfaatan fasilitas 75% sehingga di kategorikan dalam analisis kurang efiisien. Berdasarkan hasil survei di 4 perusahan yang berada di Kota Tarakan, dapat disimpulkan bahwa didapatkan 2 fasilitas cold room di setiap perusahan dimana tingkat pemanfaatan fasilitas dan tingkat efisiensi pemanfaatan terbaik di dapatkan pada perusahan PT. Sumber Kalimantan Abadi.
SARIANSYAH
2020 · Book · Open Access
Analisis pertumbuhan dan perkembangan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) melalui metode keramba jaring apung di perairan Pantai Amal. Penelitian ini dilakukan mengatasi konflik horizontal antara pembudidaya dan pemukat rumput laut untuk megatasi permasalah tersebut perlu dilakukan penelitian menggunakan keramba jaring apung (KJA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan rumput laut yang dibudidayakan dengan sistem keramba jaring apung. Penelitan ini dilaksanakan dari bulan Februari sampai April 2019. Metode penelitan menggunakan padat tebar yang berbeda pada setiap perlakuan A 5 kg, B 10 kg, C 15 kg dan D 20 kg menggunakan rencangan acak lengkap (RAL), analisis data yang digunakan yaitu pengukuran pertumbuhan dan perkembangan rumput laut (Kappaphycus alvarezii) diperairan pantai amal. Optimalisasi padat tebar rumput laut (Kappaphycus alvarezii) memberikan pengaruh pada pertumbuhan rumput laut Pertumbuhan mutlak berturut-turut optimalisasi terbaik pada perlakuan A 5 kg yaitu 63.52% dan pertumbuhan spesifik beturut-turut optimalisasi terbaik pada perlakuan A 5 kg yaitu 189.31%.
None
2020 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk lebih memahami makna simbol yang terdapat pada Analisis Makna Simbol Tarian Rampok Barong Turonggo Seto di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dengan menggunakan kajian semiotik. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa data yang berisi tentang analisis makna simbol tarian rampok barong turonggo seto yang diperoleh melalui observasi, wawancara, rekam dan catat. Teknik penyajian data dalam penelitian ini berbentuk tabel yang terdapat makna simbol. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan melakukan analisis terhadap makna yang terdapat dalam sebuah simbol, karena makna dan simbol ialah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Hasil penelitian ini ialah berupa Makna Simbol yang terdapat dalam Tarian Rampok Barong Turonggo Seto di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara. Hal yang ditemukan dalam penyajian data pada tabel pembahasan terdapat 6 data yang termasuk kedalam alat musik, 14 data yang termasuk kedalam benda, dan 12 data yang termasuk kedalam sajen, jumlah keseluruhan data yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 32 data. Sign merupakan sesuatu yang berbentuk fisik yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia dan merupakan sesuatu yang merujuk hal lain diluar tanda itu sendiri. Object merupakan acuan dari tanda (sign) berupa konteks sosial yang menjadi referensi dari tanda (sign) atau sesuatu yang dirujuk tanda. Interpretant (Interpretasi/penggunaan) merupakan konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya kesuatu makna tertentu atau makna yang ada dalam pikiran seseorang tentang objek yang dirujuk kesebuah tanda. Semua data-data tersebut akan diketahui maknanya jika dikaji menggunakan teori segitiga makna.
None
2020 · Book · Open Access
Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan di MTs Alkhairaat Tarakan pada kelas VII Tahun Ajaran 2019/2020. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan booklet berbasis realistic mathematic education sebagai media pembelajaran yang layak dan praktis untuk siswa kelas VII MTs Alkhairaat Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi model Borg and Gall. Model Borg and Gall terdiri dari sepuluh tahapan yang terdiri dari: potensi dan masalah, pengumpuan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli tampilan dan ahli bahasa. Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada guru matematika dan 10 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 24 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk booklet berbasis realistic mathematic education yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli isi atau materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 87,5%, ahli media memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 88,6% dan ahli bahasa memperoleh kategori layak dengan persentase 75%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh perentase 95% dengan kategori sangat praktis. Karena telah memenuhi syarat layak dan praktis yang terdiri dari aspek kelayakan isi atau materi, kelayakan media, kelayakan bahasa, dan kepraktisan respon pengguna, maka booklet berbasis realistic mathematic education dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang layak dan praktis untuk siswa kelas VII MTs Alkhairaat Tarakan.
None
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan keeratan antara Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terhadap Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan dan pelaksanaan Program GLS di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan tahun pembelajaran 2019/2020 yang berjumlah 345 peserta didik. Sampel diambil berdasarkan teknik Simple Random Sampling. Sampel pada penelitian ini adalah perwakilan peserta didik dari kelas VIII-1 sampai VIII-11. Keseluruhan sampel berjumlah 86 peserta didik. Instrumen penelitian berupa angket. Sebelum angket didistribusikan, peneliti telah melakukan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis korelasi Kendall’s Tau-B dengan menggunakan SPSS versi 25.00 for windows. Berdasarkan hasil analisis data, 69 dari 86 peserta didik menunjukkan sikap mendukung pada Program GLS dan Literasi Baca-Tulis di sekolah dan berdasarkan hasil uji korelasi Kendall’s Tau-B pada taraf signifikan 5% (N = 86) diperoleh p-value kurang dari 0.05 (0.000 0.05) artinya ada hubungan antara Program GLS dengan Literasi Baca-Tulis. Kemudian, hasil Zhitung lebih besar dari Ztabel (4.972 > 1.65). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dan keeratan yang kuat antara Program GLS dan Literasi Baca-Tulis peserta didik di sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan yang signifikan dan keeratan yang kuat antara Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan”.
None
2020 · Book · Open Access
ABSTRAK Muhammad Surtaji Arjun Kahar, 2019. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV-B Di SDN 043 Tarakan. PGSD, FKIP, UBT. (Dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari dan Dedi Kusnadi). Tujuan penelitian ini yaitu menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 043 tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian, 26 siswa. Penelitian dilaksanakan 2 siklus, setiap siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian yaitu lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasi kegiatan guru, penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar IPA siswa kelas IV-B SDN 043 Tarakan melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share, dilihat dari siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (kognitif) 61%, menjadi 85% pada siklus II. Siklus I hasil belajar siswa (afektif) 58% katagori baik, menjadi 86% pada siklus II katagori sangat baik. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa (psikomotorik) 58% katgori baik, meningkat secara signifikan menjadi 92% katagori sangat baik. Penelitian dikatakan berhasil dan sesuai dengan indikator keberhasilan. Kata Kunci: Model TPS, hasil belajar IPA
RAHMAWATI
2020 · Book · Open Access
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dari kurikulum bahasa Inggris milik Indonesia dan Filipina untuk kelas 9 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran 2019/2020 juga karakteristik khusus lain dari kedua negara. Untuk menerapkan penelitian perbandingan studi kasus, dua sekolah, SMP Frater Don Bosco Tarakan and PSU Integrated Schools-High School, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari catatan lapangan, transkrip interview, dan dokumen-dokumen yang berkaitan untuk kemudian dianalisis melewati aktivitas tiga data yang konkuren (pemilahan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan ada persamaan dan perbedaan antara kedua kurikulum. Persamaan yang pertama yaitu maksud dan tujuan kedua kurikulum adalah ingin meningkatkan keterampilan komunikatif dan literasi bahasa Inggris. Kedua, dilihat dari komponen standar pedagogik, yang serupa terletak pada mode pedagogik, jenis pendekatan pembelajaran, pendekatan pembelajaran formatif (termasuk penilaian formatif), mekanisme umpan balik, tugas, sumber dan teknologi, serta pengaturan tempat duduk. Sebaliknya, kedua kurikulum berbeda dalam hal alokasi waktu dan lingkungan. Kemudian, kedua kurikulum menerapkan penilaian otentik secara holistik, tetapi berbeda dalam mengatur penilaian. Terakhir, teks percakapan interpersonal dan transaksional, dan teks fungsional juga monolog adalah objek pembelajaran kurikulum EFL Indonesia. Sementara objek pembelajaran dari kurikulum ESL Filipina adalah beberapa pilihan Sastra Anglo-Amerika. Beberapa karakteristik khusus dari kedua praktik kurikulum yaitu mengambil keuntungan dari teknologi canggih saat ini, membangun tanggung jawab di antara siswa, menilai sikap siswa secara otentik melalui bukti, dan tidak hanya menilai prestasi akademik berdasarkan nilai tinggi yang diperoleh di dalam kelas.
None
2020 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini (i) untuk mengetahui dan menjelaskan kelayakan Usaha dan strategi pengembangan usaha Jual Beli Burung Kontes di Kota Tarakan; (ii) Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survei dan wawancara serta kuisioner sebagai alat untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis kelayakan yaitu R/C Ratio, Benefit Cost (B/C), playback period of capital (PPC), Break Event Point (BEP). dan mengunkan analisis SWOT untuk strategi pengembangan usaha. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (i) usaha jual beli burung kontes di Kota Tarakan secara kelayakan usaha ini layak untuk dijalankan; (ii) Sedangkan strategi SO (Strenght-Opportunities) yang digunakan dalam pengembangan usaha jual beli burung kontes di kota Tarakan meliputi: meningkatkan pemasaran burung, mengefisienkan tenaga kerja, dan meningkatkan kapasitas usaha. Kata-kata kunci: kelayakan usaha, strategi pengembangan.
None
2020 · Book · Open Access
ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN SOPIR TAKSI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA TARAKAN Fhaizal Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jam kerja, jarak tempuh kendaraan, dan jumlah penumpang terhadap pendapatan sopir taksi bandara yang ada di Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dari persamaan model untuk koefisien β1 adalah sebesar 0,226583 yang mana menunjukkan bahwa setiap penambahan jam kerja (X1) sebesar satu jam kerja maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 226.583 per bulan dengan asumsi variabel lain (jarak tempuh kendaraan dan jumlah penumpang) tetap atau konstan, koefisien β2 adalah sebesar 0,613723 menunjukkan bahwa setiap penambahan jarak tempuh kendaraan (X2) sebesar satu kilometer maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 613.723 per bulan dengan asumsi variabel lain (jam kerja dan jumlah penumpang) tetap atau konstan, dan koefisien β3 adalah sebesar 0,074903 menunjukkan bahwa setiap penambahan jumlah penumpang (X3) sebesar satu orang penumpang maka akan meningkatkan pendapatan sopir taksi Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan sebesar Rp 74.903 per bulan dengan asumsi variabel lain (jam kerja dan jarak tempuh kendaraan) tetap atau konstan. Adapun nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,908130 atau 90,81% dimana nilai R2 menunjukkan bahwa variabel jam kerja, jarak tempuh kendaraan, dan jumlah penumpang menjelaskan variabel pendapatan sedangkan sisanya 9.19% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.
None
2020 · Book · Open Access
Provinsi Kalimantan Utara merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian utara Pulau Kalimantan. Untuk kategori provinsi baru, Kalimantan Utara mempunyai lahan kritis sebesar 245.215ha dan 3.776.487ha lahan yang berpotensi kritis. Tanpa adanya usaha perbaikan, maka akan semakin menurunkan kualitas lahan dan pada akhirnya akan menjadi lahan kritis di kawasan Provinsi Kalimantan Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Willingness To Pay (WTP) petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian dan menganalisis besarnya pengaruh pendapatan, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga secara parsial dan simultan terhadap kesediaan petani membayar dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis statistik dalam penelitian meliputi pengujian hipotesis secara parsial (uji t), pengujian hipotesis secara serempak atau bersamaan (uji F), pengujian ketetapan perkiraan (R2), dan perhitungan dengan menghitung Willingness To Pay (WTP) maksimum responden. Hasil perhitungan Willingness To Pay (WTP) maksimum rata-rata sebesar Rp 23.187 dan nilai total Willingness To Pay (WTP) masyarakat sebesar Rp 2.110.000. Setelah melakukan pengujian regresi linier berganda maka didapat secara parsial menunjukkan bahwa pendapatan dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat. Jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat. Hal ini disebabkan walaupun seseorang memiliki jumlah anggota keluarga sedikit ataupun banyak akan tetapi tidak mempengaruhi responden untuk memberikan besarnya nilai WTP, dikarenakan dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian merupakan kewajiban semua petani agar hasil panen petani meningkat. Dan dari hasil uji F statistik atau secara simultan menunjukan bahwa pendapatan, pendidikan, dan lama tinggal berpengaruh signifikan terhadap WTP petani dalam upaya perbaikan lahan kritis pertanian kering di Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau.
None
2020 · Book · Open Access
ABSTRAK PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN KURS TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2015-2018 Novia Febriani Asyan Dr. Pither Palungan, SE.,M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah uang beredar (JUB), inflasi dan kurs terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga tahun, mulai dari tahun 2016-2018. Penelitian ini merupakan penelitian Time Series dengan objek indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa JUB berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X1 (16,005) > t tabel (2,037) dan nilai Sig. X1 (0,000) α (0,05). Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X2 (-1,030) t tabel (2,037) dan nilai Sig. X2 (0,311) > α (0,05). Kurs berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan nilai t hitung X3 (-6,473) > t tabel (2,037) dan nilai Sig. X3 (0,000) α (0,05). Secara simultan terdapat pengaruh antara JUB, inflasi dan kurs terhadap IHSG, dengan nilai F hitung (107,838) > F tabel (2,90) dan nilai Sig F hitung (0,000 0,05). Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,910 atau 91 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 91 persen IHSG dipengaruhi oleh JUB, inflasi dan kurs. Sedangkan, sisanya sebesar 9 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.
None
2020 · Book · Open Access
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TAMBAK UDANG WINDU SISTEM TRADISIONAL DI KALIMANTAN UTARA Muhammad Rivaldi Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Budidaya udang windu sistem tradisional di Kalimantan Utara ini sangat dibutuhkan untuk mendorong ekspor dari sektor bagian perikanan dan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian sehingga dapat mempenggaruhi pembangunan di Daerah Kalimantan Utara. Hasil dari budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini juga dapat menyediakan permintaan udang windu yang sangat tinggi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat lokal sehingga produksi budidaya udang windu dalam sistem tradisional ini harus ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional yang ada di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Data diolah menggunakan Eviews9 dan responden sebanyak 52 responden sebagai sampel dengan menggunakan metode random sampling dari 110 populasi. Hasil dari penelitian ini bahwa secara parsial (uji t), bahwa jumlah bibit, luas lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi, sedangkan jumlah tenaga kerja, dan pemupukan lahan tidak berpengaruh secara nyata. Secara serempak (uji f), bahwa jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan berpengaruh nyata terhadap produksi budidaya udang windu sistem tradisional ini. Persamaan regresi LnY = -7,629541 + 0,681558 (X1) + 0,729861 (X2) + 0,212685 (X3) + 0,055199 (X4) + 0,264375 (X5) + 0,390764 (X6) + e, dan R2 sebesar 0,755886 hal ini menunjukan bahwa sebesar 75% variabel terikat (produksi) dapat dijelaskan oleh variabel bebas (jumlah bibit, luas lahan, jumlah tenaga kerja, pemupukan lahan, pemberian pestisida, dan pemeliharaan). Sedangkan sisanya 25% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya yang belum dimasukan ke dalam model.
None
2020 · Book · Open Access
ABSTRAK PERAN SEKTOR TRANSPORTASI DI KOTA TARAKAN MENUJU SMART CITY KHUSNA DR. PITHER PALUNGAN, S.E,. M.Si. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan sektor transportasi di Kota Tarakan menuju smart city. Dengan menggunakan konsep ITS (Intelligent Transportation System) yang berbasis sistem informasi dan alat (aplikasi di android dan IOS). Penelitian ini merupakan penelitan deksriptif kualitatif data yang digunakan adalah data sekunder dan konsep ITS melalui wawancara di Dinas Perhubungan Kota dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan sektor transportasi di Kota Tarakan dapat di simpulkan berperan cukup baik berdasarkan hasil dari 6 indikator smart transportation (ITS) adalah sebagai berikut : (1) Advance Navigation System sebuah aplikasi GPS telah ada dan di gunakan oleh masyarakat Kota Tarakan. (2) Advanced Traffic Management System telah di implementasikan melalui TMC (traffic management center) dalam bentuk CCTV yang terpusat di Polres. (3) Incident management system adanya aplikasi One Klik di Kota Tarakan (4) Electronic Toll Collection adanya e-parking sebagai pembayaran non-tunai (5) Advance For Save Driving adanya sensor pada beberapa kendaraan roda empat di Kota Tarakan (6) Advance Bus belum di terapkan di Kota Tarakan.
None
2020 · Book · Open Access
ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KULINER TEPIAN KAYAN KABUPATEN BULUNGAN Fajar Maulana Akbar Ahmad Rizani, S.E., M.Ec. Dev Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan pedagang kuliner tepian kayan Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dari persamaan model untuk Koefisien β1 adalah sebesar 0,472805 menunjukkan bahwa setiap penambahan modal usaha (X1) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0.472805 per bulan dengan asumsi variabel lain (lama usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, koefisien β2 sebesar 0,262076 menunjukkan bahwa setiap penambahan lama usaha (X2) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0,262076 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, dan koefisien β3 sebesar 0,203460 menunjukkan bahwa setiap penambahan jumlah tenaga kerja (X3) sebesar satu orang maka pendapatan pedagang kuliner tepian kayan akan mengalami penurunan sebesar 0,203460 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan lama usaha) tetap atau konstan. Adapun nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,720209 atau 72,02% hal ini menunjukkan bahwa variabel modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja menjelaskan variabel pendapatan sebesar 72,02% sedangkan sisanya 27,98% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.
None
2020 · Book · Open Access
The purpose of this research was to determine the kinds of Economic Activity and Income of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan, and how to contribute the income from the Economic Activity of coastal community at Amal Beach of Tarakan. This research was classified as a qualitative and quantitative research, where the research instruments were observation, interview and questionnaire. The population in this research was Coastal Community at Amal Beach of Tarakan. The sampling technique of this research was purposive sampling. Sample of this research were 95 respondents. The result of this research was kinds of Economic Activity was doing by coastal community at Amal Beach of Tarakan, there are 74 people of seaweed cultivation (78%), 16 people of trading business (17%). And 5 people agriculture (5%); (i) The average income from the major Economic Activity of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan was Rp. 6.068.421 and the net income from the all Economic Activity of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan was Rp. 6.894.736. It was higher than (UMK) of Kota Tarakan in 2020, where is Rp. 3.756.824; (ii) The total of revenue contribution from the Economic Activity of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan was 88 %, it means the total of revenue contribution from the Economic Activity of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan was high, it was 66,7% - 100 %. The concluded of this research was the Economic Activity and the Income of Coastal Community at Amal Beach of Tarakan worth to developing.