Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 324 dari 342

Kebiasaan makan ikan Patin (Pangasius polyuranodon) di Sungai Sembakung Desa Atap Kabupaten Nunukan

MARDIANA
2020 · Book · Open Access

Pangasius polyuranodon merupakan salah satu ikan air tawar yang ada di perairan Sungai Sembakung, dan menjadi mata pencaharian nelayan dengan harga jual yang cukup ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makan ikan patin di Sungai Sembakung Desa Atap. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni hingga Oktober 2019 di perairan Sungai Sembakung dengan titik lokasi di Desa Atap Kabupaten Nunukan. Pengambilan sampel ikan dilakukan sekali dalam sebulan dengan metode purposive random sampling. Penelitian ini menggunakan analisis data persentase ikan dengan lambung berisi (PILB), index of stomach content (ISC), indeks relatif penting (IRP), dan pengukuran kualitas air dilakukan secara langsung di sungai atau institu. Hasil penelitian dari analisis IRP ditemukan bahwa makanan utama patin adalah dari golongan hewan dengan kisaran 41 %, dan tumbuhan dengan kisaran 29 % , dimana hasil ini juga menunjukkan bahwa patin bersifat omnivora. Nilai PILB dengan kisaran rata - rata yaitu 83 % menandakan bahwa ketersediaan makanan di perairan tidak cukup melimpah, sehingga tidak semua sampel ikan yang diperoleh lambungnya berisi makanan atau kosong. Nilai ISC yang didapatkan dengan kisaran rata- rata adalah 1,04 %, hal ini menunjukkan bahwa tingkat konsumsi makan patin masih rendah. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan kisaran suhu 26,2 – 31 ºC masih optimal bagi biota air, dan pH 5-6 perairan bersifst as

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. Y DENGAN MASALAH UTAMA RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUANG TERATAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

None
2020 · Book · Open Access

Skizofrenia dianggap sebagai sebuah penyakit otak yang paling membingungkan dengan manifestasi kondisi psikotik yang berat dan persisten disertai oleh variable disfungsi kognitif dan gangguan psikososial yang mendalam, masalah yang sering muncul dari resiko perilaku kekerasan, timbul akibat rasa tidak nyaman dan panik yang terjadi akibat stressor dari dalam dan luar lingkungan. Resiko perilaku kekerasan merupakan bentuk perilaku yang melukai dirinya sendiri, orang lain maupun lingkungannya ditandai adanya ide melukai, peyalahgunaan obat, depresi berat, marah, sikap bermusuhan, bicara kasar, mengucapkan kata-kata kotor serta adanya riwayat perilaku kekerasan. Tujuan umum penulisan Laporan Tugas Akhir ini untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn. Y dengan Masalah Utama Resiko Perilaku Kekerasan di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan. Metode penulisan menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Terdapat dua kesenjangan dari hasil pengkajian pada diagnosa Tn. Y pada kasus dan tidak terdapat pada teori yaitu diagnosa isolasi sosial dan defisit perawatan diri: berpakaian. Kesimpulan dari pemecahan masalah pada Tn. Y dengan masalah utama resiko perilaku kekerasan, gangguan konsep diri: harga diri rendah, isolasi sosial dan defisit perawatan diri masalah semua teratasi dengan rencana tindak lanjut mempertahankan klien dalam mengontrol dan mengendalikan emosinya tanpa pengawasan dan mampu memilih tindakan yang lebih menguntungkan untuk melampiaskan kemarahannya.

Makna Ukiran Dayak Lundayeh Di Desa Wisata Pulau sapi kabupaten Malinau Kalimantan Utara kajian Semiotik.

None
2020 · Book · Open Access

ANALISIS MAKNA UKIRAN DAYAK LUNDAYEH DI DESA WISATA PULAU SAPI KABUPATEN MALINAU KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ukiran dan simbol Dayak Lundayeh, aspek penelitian melalui kajian semiotik. Penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata dan gambar. Sumber data penelitian ini adalah menganalisis, makna ukiran Dayak Lundayeh di desa wisata pulau sapi. Data dalam penelitian ini berupa validasi kepada informan dalam wawancara kepada tokoh adat. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, rekam, dan teknik catat. Penyajian hasil analisis data dengan analisis deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini dipilih sebanyak 2 informan untuk memperoleh data dari 20 jenis ukiran Dayak Lundayeh. Kemudian data dianalisis mengunankan lima tahapan. Dari 20 data ukiran yang di analisis diperoleh hasil 20 simbol budaya arit Dayak Lundayeh, diantaranya: Arit Fagu linawa, Arit busak linawa, Arit ilang linawa, arit menudun, Arit uwat linawa fadan liu burung, Arit efut, Arit ulung buaye, arit ulu safi, Arit rong basung, Arit tawak, Arit rubi, Arit ad’a balang, Arit diri ruma, Arit ulung eco lundaye, Arit utap, Arit buaye, Arit sigar mugang, Arit felefet, Arit ngaris ticu, Arit ruran ulung, dalam bentuk semiotik.

PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL SEBAGAI TINDAKAN PREVENTIF TERHADAP PERILAKU BERPACARAN (TOUCHING) SISWA SMP NEGERI 10 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020

None
2020 · Book · Open Access

Sarinah. 2020. “Pengaruh Media Audio Visual Sebagai Tindakan Preventif Terhadap Perilaku Berpacaran (Touching) Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan Tahun Pelajaran 2019/2020”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Perilaku berpacaran adalah hubungan antara dua orang berlawan jenis dan mereka memiliki ketertarikan emosi, dimana hubungan ini didasarkan karena adanya perasaan tertentu dalam hati masing- masing individu, perasaan tersebut dikenal dengan perasaan cinta. Perilaku berpacaran siswa di SMP Negeri 10 Tarakan yang sering terlihat diantaranya berpegangan tangan dan saling berpelukan sehingga peneliti tertarik meneliti perilaku berpacaran (touching) dengan menggunakan media audio visual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh media audio visual sebagai tindakan preventif terhadap perilaku berpacaran (touching) siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental design dengan bentuk one group pretest-posstest design. Populasi dalam penellitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 106 siswa, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa.. Peneliti menggunakan skala perilaku berpacaran (touching) siswa dengan skala likert dan menggunakan random sampling untuk pengambilan sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan Uji Paired Sample T-Test menggunakan SPSS.24.0 For Windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian perlakuan diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh nilai asymp sig = 0.00 ˂ α = 0,05 maka Ho ditolak yang berarti secara signifikan terdapat pengaruh media audiovisual sebagai tindakan preventif terhadap perilaku berpacaran (touching) siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan Tahun Pelajaran 2019/2020. Implikasi penelitian, diharapkan hasil penelitian ini bisa dijadikan bahan evaluasi dalam menyampaikan informasi agar mudah dimengerti dan dipahami oleh siswa-siswi, baik itu dalam menyampaikan informasi-informasi mengenai perilaku berpacaran (touching).

PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA ANAK USIA 5 TAHUN ASPEK MORFOLOGI (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK)

None
2020 · Book · Open Access

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pertama pada anak 5 tahun aspek morfologi melalui kajian psikolinguistik.penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata- kata maupun kalimat. Sumber data penelitian ini adalah anak usia 5 tahun di daerah Selumit Pantai. Data dalam penelitian ini berupa penggalan kalimat dari hasil percakapan terhadap anak usia 5 tahun. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, rekam, dan teknik catat. Penyajian hasil analisis data dengan analisis deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan kata- kata yang masuk aspek morfologi pada anak yang berkaitan dengan kajian psikolinguistik. Psikolinguistik merupakan salah satu ilmu yang berkaitan dengan ilmu bahasa. Secara umum, analisis menggunakan 5 anak untuk memperoleh data. Dari hasil analisis data terdapat 38 aspek morfologi dari sumber data yang ada. Dari 5 anak yang di analisis dapat disimpulkan pada data pertama berdasarkan hasil dari analisis, anak sudah mampu membentuk beberapa morfem dalam morfologi. Data keempat, anak usia 5 tahun sudah mampu membentuk beberapa morfem dalam morfologi. Pada data ini anak sudah mampu memperlihatkan afiks prefix dalam pengucapannya selain morfem bebas, morfem terikat, dan afiks sufiks. Kemudian data kelima, anak sudah mampu mengucapkan beberapa morfem bebas dengan baik, hanya saja dalam data ini anak belum berbicara dengan membentuk morfem lainnya. Pada data keenam, anak sudah mampu membentuk beberapa morfem dalam morfologi. Seperti morfem bebas, morfem terikat, morfem dasar, dan afiks prefiks. Setiap anak mampu memperoleh morfologi. Namun, bentuk morfologinya ada yang sudah terlihat lebih banyak memperoleh morfologinya dan ada yang masih terlihat sedikit dalam memperoleh morfologinya. Kata Kunci : Pemerolehan Bahasa, Anak, Morfologi, Psikolinguistik

KAJIAN PERTUMBUHAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR (Bottom Fish Pots) DI MUARA TEPIAN KECAMATAN SEMBAKUNG NUNUKAN

INDAH MAYANG SARI
2020 · Book · Open Access

ABSTRACT The study aims to analyze and obtain the growth patterns with the Long-Weight Relationship approach, the condition factors of giant prawns (Macrobrachium Rosenbergii), analyze and obtain the growth models with the von Bertalanffy growth approach of giant prawn biota in the waters of Muara Tepian Sembakung village. The study was conducted for 3 months from November 2019 to January 2020. The research was designed by using a purposive random sampling method. The results of the study were obtained from the samples of 150 tails, the relationship of PT-BT was negative allometric b 3 with the values of 2.8933x, PAb-BT was negative allometric b 3 with the values of 2.5615x, and PK-BT was negative allometric b 3 with the values of 1.7102x. The condition factors of PT-PB small appearance was 0.67%, PAb-BT was 4.00% and PK-BT was 3.33%. PT-BT undersized appearance was 52.00%, PAb-BT was 44.00% and PK-BT was 46.00%. The proportional appearance of PT-BT was 1.33%, PAb-BT was 1.33%, and PK-BT was 1.33%. The large appearance of PT-BT was 43.33%, PAb-BT 45.33%, PK-BT 39.33%. The huge appearance of PT-BT was 2.67%, PAb-BT was 5.33% and PK-BT was 10.00%. The growth model of von Bertalanffy has obtained a maximum length growth of 22,299 cm for 75.5 days. The growth model von Bertalanffy is Lt = 22.299 (1-2.71828 -0.1469 (t-0.0522)).

PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN LITERASI SAINS BERBASIS SAINTIFIK TERHADAP KETERAMPILAN LITERASI SAINS SISWA KELAS III SD NEGERI 006 TARAKAN

None
2020 · Book · Open Access

ABSTRAK NIAR FEBRIANI. 2020. Pengaruh Penerapan Pembelajaran Literasi Sains Berbasis Saintifik Terhadap Keterampilan Literasi Sains Siswa pada tema 5 subtema 1 Kelas III SD Negeri 006 Tarakan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari, M.Pd dan Kartini, S.Pd., M.Sc) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Pembelajaran Literasi Sains Berbasis Saintifik Terhadap Keterampilan Literasi Sains Siswa pada tema 5 subtema 1 Kelas III SD Negeri 006 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah peneitian eksperimen semu yang dilaksanakan pada 2019/2020. Dengan populasi siswa kelas III SDN 006 Tarakan dan sampel yang terdiri dari satu kelas yaitu kelas III A yang diberikan perlakuan. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan dengan bantuan Software SPSS V.21 for windows. Hasil penelitian ini menunjukakan dari hasil korelasi diperoleh bahwa Pengaruh Penerapan Pembelajaran Literasi Sains Berbasis Saintifik mempunyai hubungan yang kuat terhadap keterampilan literasi sains siswa dengan hasil korelasi 0,644, koefisien determinasi sebesar 41,5 % dan pengujian hipotesis diperoleh t hitung sebesar 4,129 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan df=26 di peroleh t table 2,063 berarti t hitung > t table.

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Bakteri Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Tarakan

INDRIANI
2020 · Book · Open Access

INDRIANI. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Pada Materi Bakteri dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Pada tiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan, dengan tahapan pada setiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, lembar penilaian (mengukur aspek sikap dan keterampilan) serta tes hasil belajar dan lembar kerja siswa (Mengukur aspek pengetahuan). Hasil penelitian menunjukan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa secara klasikal nilai siswa dari siklus I ke siklus II terdapat penigkatan pada ketiga aspek yang diukur yaitu, aspek pengetahuan pada siklus I yaitu 64% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 76%. Pada aspek sikap persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 57% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 94%. Sedangkan aspek keterampilan, persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 51% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 100%. Nilai siswa secara klasikal yang diperoleh tersebut telah mencapai indikator ketuntasan yaitu 75%. Hasil pengamatan aktivitas guru mengajar siklus I 78,07% dengan kategori baik, siklus II 94,73% dengan kategori sangat baik dan hasil aktivitas siswa siklus I 75% dengan kategori baik, siklus II 85% berkategori sangat baik.

MAKNA UKIRAN PADA MAKAM SUKU DAYAK KENYAH DI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN (KAJIAN SEMIOTIK)

None
2020 · Book · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna ukiran pada makam suku dayak kenyah Di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Metode pada penelitan ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa makna ukiran pada makam suku dayak kenyah. Sumber data pada penelitian ini adalah masyarakat suku dayak kenyah yang mengetahui makna ukiran pada makam. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, teknik catat, teknik rekam. Artinya peneliti terjun langsung ke lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu data collection (mengumpulkan data), data reduction (reduksi data), dan data display (penyajian data). Jumlah data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebanyak 22 data. Berdasarkan data tersebut terdapat dua klasifikasi data yaitu, klasifikasi data ukiran pada makam bangsawan yang berjumlah 8 data. ukiran pada makam bangsawan tidak bisa digunaka oleh sembarang orang kecuali orang bangsawan yang berketurunan raja. Klasifikasi data ukiran pada makam rakyat biasa yang berjumlah 14 data. Ukiran yang ada pada makam rakyat biasa itu hanya ukiran yang diukir sesuai dengan karakter orang-orang tersebut. Data tersebut kemudian dikaji menggunakan teori segitiga makna Peirce. Sing merupakan sesutu yang berbentuk fisik yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia dan merupakan sesuatu yang merujuk hal lain diluar tanda itu sendiri. Object merupakan acuan dari tanda (sign) berupa konteks sosial yang menjadi referensi dari tanda (sign) atau sesutu yang dirujuk tanda. Interpretan (Interpretasi/penggunaan) merupakan konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya pada makna tertentu atau makna yang ada dalam benak seseorang tentang objek yang dirujuk sebuah tanda.

GAYA BAHASA RETORIS PADA KUMPULAN NASKAH PIDATO JOKO WIDODO (KAJIAN STILISTIKA)

None
2020 · Book · Open Access

ABSTRAK DZULKIFLI. Gaya Bahasa Retoris pada Kumpulan Naskah Pidato Joko Widodo Kajian Stilistika. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Rita Kumalasari, M.Pd. Pembimbing Anggota Eva Apriani, M.Pd Kata kunci: Gaya Bahasa Retoris, Stilistika, Naskah, Pidato. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Gaya Bahasa Retoris dalam Naskah Pidato Joko Widodo melalui Kajian Stilistika. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan dengan menggunakan huruf, bukan dalam bentuk angka, dan metode penelitian ini disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat, atau apapun dalam bentuk paragraf. Data penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat, maupun paragraf dalam naskah pidato Joko Widodo, yang sesuai dengan masalah yang diangkat peneliti, yakni tentang gaya bahasa retoris. Sumber data penelitian adalah 6 naskah pidato Joko Widodo yang disimpan oleh Sekretariat Kabinet Republik Indonesia pada periode 2017-2019 yang diakses melalui internet. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan gaya bahasa retoris dan dikaji menggunakan kajian stilistika. Hasil penelitian pada naskah pidato Joko Widodo menunjukkan bahwa Joko Widodo sering menggunakan gaya bahasa retoris. Gaya bahasa retoris yang digunakan Joko Widodo antara lain asonansi 2 data, asindeton 8 data, polisindeton 12 data, paradoks 1 data, erotesis atau pertanyaan retoris 1 data, eufimismus 1 data, hiperbola 2 data, elipsis 2 data, prolepsis atau antisipasi 2 data, dan pleonasme 1 data. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, gaya bahasa retoris yang menonjol dan mendominasi adalah polisidenton, dari 30 data yang ada gaya bahasa retoris jenis polisidenton paling mendominasi dengan data sebanyak 12 data yang terdapat dalam kumpulan pidato Joko Widodo yang tersimpan dalam Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

PENGEMBANGAN MEDIA AUGMENTED REALITY (AR) BERBASIS ANDROID PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 TARAKAN

None
2020 · Book · Open Access

Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R & D) yang bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi datar untuk siswa SMP Negeri 5 Tarakan. Tahap penelitian dan pengembangan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 7 tahap, yaitu: (1) Pengumpulan Data; (2) Perencanaan; (3) Pengembangan Produk; (4) Uji Coba Lapangan Awal; (5) Revisi Produk Utama; (6) Uji Lapangan Utama; (7) Revisi Produk Oprasional. Penelitian ini menggunakan 4 instrumen, yaitu (1) lembar validasi ahli materi, (2) lembar validasi ahli media, (3) lembar validasi ahli Desain Pembelajaran dan (2) lembar siswa untuk menilai kelayakan media Augmented Reality. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata skor dari hasil validasi materi sebesar 3,12 (Kategori sangat Baik). Persentase rata-rata skor dari hasil validasi media sebesar 3,57 (Kategori sangat Baik). Persentase rata-rata skor dari hasil validasi media sebesar 3,75 (Kategori sangat Baik). sehingga hasil dari 3 validator pada media Augmented Reality berkategori Sanagt Layak. Untuk rata-rata skor respon siswa terhadap uji coba lapangan Utama sebesar 3,64 (Kategori Sangat Baik) dan rata-rata skor respon siswa terhadap uji coba lapangan Operasional sebesar 3,60 (Kategori Sangat baik) sehingga media Augmented Reality sangat layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Augmented Reality pada materi bangun ruang sisi bagi siswa SMP Negeri 5 Tarakan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall telah memenuhi syarat Layak.