Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 285 dari 342

Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan

None
2021 · Book · Open Access

Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran (Student Facilitator And Explaining dan model konvensional) terhadap hasil belajar matematika siswa pada kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 di SMP Negeri 7 Tarakan. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX-6 dan IX-7. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis dekriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarata dan uji hipotesis. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen adalah 79,73 dan rata- rata nilai kelas kontrol 66,46. Hasil analisis uji independent sample t-test pihak kanan dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value ¬sebesar 0,000 sehingga dapat dilihat bahwa 0,000 ˂ 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Student Facilitator And Explaining berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 7 Tarakan Tahun Pembelajaran 2020/2021.

HUBUNGAN PEMBERIAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) POSITIF TERHADAP KEPEMIMPINAN KELOMPOK SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 3 MALINAU

None
2021 · Book · Open Access

Diana Novita. 2021. “Hubungan Pemberian Penguatan (Reinforcement) Positif terhadap Kepemimpinan Kelompok Siswa Kelas X di SMA Negeri 3 Malinau”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Bapak Hendra Pribadi, S.Pd.,M.Psi, selaku pembimbing utama dan Bapak Suprianto, S.Sos.,M.Pd selaku pembimbing anggota. Pemberian penguatan positif dalam penelitian ini diberikan untuk membantu meningkatkan sikap kepemimpinan kelompok siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian penguatan (reinforcement) positif terhadap kepemimpinan kelompok siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif, populasi berjumlah 153 dari siswa kelas X dan sampel penelitian berjumlah 55 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala likert pada skala pemberian penguatan (reinforcement) positif dan skala kepemimpinan kelompok siswa. Teknik analisis data yang digunakan yakni teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial, dilakukan uji korelasi product moment dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian diperoleh tingkat kepemimpinan kelompok siswa termasuk kategori tinggi yaitu 47,3% dengan jumlah 26 siswa. Hasil uji korelasi product moment diperoleh nilai (sig.) 0,193 > 0,05 dan hasil uji regresi linier sederhana diperoleh nilai (sig.) 0,158 > 0,05 dengan nilai Ttabel 2,005 > Thitung 1,432. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pemberian penguatan (reinforcement) positif terhadap kepemimpinan kelompok siswa.

ANALISIS SALURAN PEMASARAN BERAS ADAN DI WILAYAH PERBATASAN KECAMATAN KRAYAN KABUPATEN NUNUKAN

None
2021 · Book · Open Access

Krayan merupakan salah satu kecamatan di provinsi Kalimantan Utara yang memiliki komoditi unggulan yaitu beras adan. Komoditi tersebut memiliki nilai ekonomi dan daya saing saing tinggi dengan pemasar utama, yaitu Malaysia dan Brunei Darusalam. Akan tetapi produksi yang dihasilkan dari usahatani beras adan harus ditunjang oleh pemasaran yang baik agar petani memperoleh hasil yang optimal. Saluran pemasaran merupakan salah satu faktor penentu tingkat pendapatan petani dengan memberikan keuntungan yang proporsional sesuai dengan biaya, risiko dan pengorbanan yang dikeluarkan. Panjang pendeknya saluran pemasaran juga akan mempengaruhi bagian harga yang diterima petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan saluran pemasaran beras adan serta menganalisis efisiensi saluran pemasaran beras adan di wilayah perbatasan Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Perbatasan Desa Ba’Sikor Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan. Penentuan daerah penelitian diambil secara sengaja (Purposive). Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunujukan bahwa terdapat dua saluran pemasaran beras adan yaitu saluran pemasaran I : petani - pedagang pengumpul desa - konsumen akhir dan petani beras menerima harga sebesar Rp. 16.666,6/Kg atau besar nilai yang diproleh petani adalah 83,33% dari harga tingkat pedagang dan saluran pemasaran II : petani - konsumen akhir petani dan menerima harga sebesar Rp.20.000/Kg atau besar nilai yang diproleh petani adalah 100%. Kedua saluran pemasaran beras adan dinyatakan dengan kriteria efesien dengan nilai efesiensi saluran I sebesar 15,66% dan saluran pemasaran II sebesar 29,99%.

ANALISIS SALURAN PEMASARAN BERAS ADAN DI WILAYAH PERBATASAN KECAMATAN KRAYAN KABUPATEN NUNUKAN

None
2021 · Book · Open Access

Krayan merupakan salah satu kecamatan di provinsi Kalimantan Utara yang memiliki komoditi unggulan yaitu beras adan. Komoditi tersebut memiliki nilai ekonomi dan daya saing saing tinggi dengan pemasar utama, yaitu Malaysia dan Brunei Darusalam. Akan tetapi produksi yang dihasilkan dari usahatani beras adan harus ditunjang oleh pemasaran yang baik agar petani memperoleh hasil yang optimal. Saluran pemasaran merupakan salah satu faktor penentu tingkat pendapatan petani dengan memberikan keuntungan yang proporsional sesuai dengan biaya, risiko dan pengorbanan yang dikeluarkan. Panjang pendeknya saluran pemasaran juga akan mempengaruhi bagian harga yang diterima petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan saluran pemasaran beras adan serta menganalisis efisiensi saluran pemasaran beras adan di wilayah perbatasan Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Perbatasan Desa Ba’Sikor Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan. Penentuan daerah penelitian diambil secara sengaja (Purposive). Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunujukan bahwa terdapat dua saluran pemasaran beras adan yaitu saluran pemasaran I : petani - pedagang pengumpul desa - konsumen akhir dan petani beras menerima harga sebesar Rp. 16.666,6/Kg atau besar nilai yang diproleh petani adalah 83,33% dari harga tingkat pedagang dan saluran pemasaran II : petani - konsumen akhir petani dan menerima harga sebesar Rp.20.000/Kg atau besar nilai yang diproleh petani adalah 100%. Kedua saluran pemasaran beras adan dinyatakan dengan kriteria efesien dengan nilai efesiensi saluran I sebesar 15,66% dan saluran pemasaran II sebesar 29,99%.

PERSEPSI DAN PARTISIPASI PEMERINTAH DESA DALAM PERENCANAAN PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA BUMDES DI DESA PANCA AGUNG KABUPATEN BULUNGAN

None
2021 · Book · Open Access

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan badan usaha yang penyertaan modal atau sebagian modalnya dimiliki desa dan pendiriannya berdasarkan kesadaran pemerintah desa, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Sehingga Penelitian ini bermaksud menjawab empat pertanyaan tujuan yang terkait dengan persepsi dan partisipasi pemerintah desa dalam pengembangan BUMDes di Desa Panca Agung dengan melihat persepsi, partisipasi, program BUMDes dan peran BUMDes untuk pertanian di Desa Panca Agung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif, menggunakan analisis persepsi dan partisipasi pemerintah desa menggunakan skala likert 3 kategori dan dihitung menggunakan interval kelas. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuisoner serta documentasi, metode penentuan sampel menggunakan key imformant masing-masing perwakilan responden yang merupakan kunci informasi penelitian, 1 kepala desa, 1 sekretaris desa, 1 bagian umum, 2 BPD dan untuk data pendukung 1 pengelola BUMDes dan 1 ketua GAPOKTAN. Hasil penelitian persepsi pemerintah desa, kategori yang paling banyak didapatkan adalah penting, pemerintah sadar bahwa keterlibatannya penting. Partisipasi pemerintah desa nilai kategori yang paling banyak pada pertanyaan partisipasi adalah tinggi, pemerintah desa sadar bahwa partisipasinya tinggi dalam kegiatan BUMDes karena BUMDes merupakan badan usaha dibawah naungan pemerintah desa. Saat ini kegiatan BUMDes telah dijalankan, BUMDes Panca Agung bergerak dibidang pertanian, perkebunan dan pembangunan, tahun 2020 telah melakukan pemasaran beras merah namun masih belum maksimal dalam kegiatannya. Harapan dari pemerintah dan petani sangatlah banyak untuk BUMDes agar kedepannya lebih baik lagi.

ANALISIS SALURAN PEMASARAN BERAS ADAN DI WILAYAH PERBATASAN KECAMATAN KRAYAN KABUPATEN NUNUKAN

None
2021 · Book · Open Access

Krayan merupakan salah satu kecamatan di provinsi Kalimantan Utara yang memiliki komoditi unggulan yaitu beras adan. Komoditi tersebut memiliki nilai ekonomi dan daya saing saing tinggi dengan pemasar utama, yaitu Malaysia dan Brunei Darusalam. Akan tetapi produksi yang dihasilkan dari usahatani beras adan harus ditunjang oleh pemasaran yang baik agar petani memperoleh hasil yang optimal. Saluran pemasaran merupakan salah satu faktor penentu tingkat pendapatan petani dengan memberikan keuntungan yang proporsional sesuai dengan biaya, risiko dan pengorbanan yang dikeluarkan. Panjang pendeknya saluran pemasaran juga akan mempengaruhi bagian harga yang diterima petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan saluran pemasaran beras adan serta menganalisis efisiensi saluran pemasaran beras adan di wilayah perbatasan Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Perbatasan Desa Ba’Sikor Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan. Penentuan daerah penelitian diambil secara sengaja (Purposive). Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunujukan bahwa terdapat dua saluran pemasaran beras adan yaitu saluran pemasaran I : petani - pedagang pengumpul desa - konsumen akhir dan petani beras menerima harga sebesar Rp. 16.666,6/Kg atau besar nilai yang diproleh petani adalah 83,33% dari harga tingkat pedagang dan saluran pemasaran II : petani - konsumen akhir petani dan menerima harga sebesar Rp.20.000/Kg atau besar nilai yang diproleh petani adalah 100%. Kedua saluran pemasaran beras adan dinyatakan dengan kriteria efesien dengan nilai efesiensi saluran I sebesar 15,66% dan saluran pemasaran II sebesar 29,99%.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN Abstrak Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan dengan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran Probing Prompting dan variabel terikat adalah kemampuan pemecahan masalah. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Sample penelitian diambil dengan menggunakan teknik probability sampling (simple random sampling) yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VIII-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes uraian serta analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Adapun dalam penelitian ini menggunakan uji hipotesis, uji statistik yang digunakan adalah uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis yang telah dilakukan oleh peneliti terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemevahan matematika yang menggunakan model Probing Prompting dengan yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan dengan thitung > ttabel yaitu 4,122 > 1,670 maka H0 ditolak. thitung berada pada daerah penerimaan H1 dan tolak H0 maka hipotesis H1 : µ1 > µ2 dapat diterima. Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Probing Prompting terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan.

KAJIAN PENGARUH LIMBAH KULIT UDANG DAN ARANG SEKAM DALAM FORMULA SLOW RELEASE FERTILIZER TERHADAP PROSES PELEPASAN UNSUR HARA N

None
2021 · Book · Open Access

Urea merupakan salah satu pupuk sumber nitrogen yang banyak digunakan oleh petani di Kota Tarakan, namun urea memiliki kekurangan yaitu mudah hilang melalui pencucian dan penguapan sehingga ketersediannya bagi tanaman menjadi rendah. Untuk mengurangi kehilangan unsur hara nitrogen dari pupuk urea tersebut maka perlu dibuat modifikasi dalam bentuk pupuk slow release fertilizer (SRF). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh formula slow release fertilizer yang dimodifikasi dari urea sebagai sumber N dan bahan organik sebagai bahan pendamping terhadap jumlah nitrogen yang tersedia dalam tanah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap 1 faktor yaitu formula SRF (rasio bahan organik/urea, w/w), terdiri 9 perlakuan yaitu kontrol (K), limbah udang : urea (0:1, F1), limbah udang : urea (1:1, F2), limbah udang : urea (2,5:1, F3), limbah udang : urea (5:1, F4), arang sekam : urea (0:1, F5), arang sekam : urea (1:1, F6), arang sekam : urea (2,5:1, F7), arang sekam : urea (5:1, F8). Perlakuan tersebut diinkubasi selama 0, 14, 21 dan 41 hari, dan pada setiap lama inkubasi diukur pH tanah, C-organik dan jumlah NH4+ tersedia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa formula SRF limbah udang : urea (F4) sangat baik dalam menyediakan unsur hara nitrogen (NH4+) secara bertahap, diukur pada 0, 14, 21, dan 42 hari setelah aplikasi dengan nilai berturut-turut adalah 0,53 % , 0,43 % ,067 % dan 0,11% . Perlakuan formula SRF F4 juga mampu memperbaiki pH dan C-organik organik tanah dengan nilai 6,85 % yang tergolong agak netral, nilai C-organik 8,47% yang tergolong sedang.

DESKRIPSI KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS V MATERI KECEPATAN DI SDN 017 TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di FKIP PGSD UBT. Penelitian ini berfokus pada proses kemampuan koneksi matematis siswa berdasarkan tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer dan sumber data sekunder dengan partisipan yaitu siswa kelas V SDN 017 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan teknis analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Siswa berkemampuan tinggi mampu mencapai semua indikator koneksi matematis yang digunakan peneliti akan tetapi dalam hal menuangkan gagasan yang diketahui kedalam bentuk model matematika masih kurang tepat dan kurang sistematis; 2) Siswa berkemampuan sedang memiliki pencapaian indikator yang berbeda yaitu terdapat siswa yang mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan persoalan pada bidang studi lain, terdapat siswa yang kurang mampu mencapai indikator-indikator yang digunakan peneliti serta terdapat siswa yang belum mampu memanfaatkan konsep matematika dengan baik sehingga terdapat beberapa persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yang belum mampu diselesaikan; 3) Siswa berkemampuan rendah belum mampu menguasai semua indikator kemampuan koneksi matematis yang digunakan oleh peneliti sehingga siswa hanya mampu mengidentifikasi gagasan yang ada namun belum mampu menghubungkan kedalam bentuk model matematika dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan bidang lainnya serta yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. This study aimed to describe the mathematical connection ability of students on Speed lesson of the fifth grade students at the SD Negeri 017 Tarakan. This qualitative research focused on the process of students’ mathematical connection ability based on high, medium and low ability levels. It used primary and secondary data sources with participants consisted of the fifth grade students of SDN 017 Tarakan. Data were collected using tests, observation, interviews and documentation and analized using qualitative data analysis techniques through data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicated that, first, highly skilled students were able to achieve all mathematical connection indicators, but in terms of pouring known ideas into the form of a mathematical model it was still not precise and less systematic. Second, students with the moderate ability had different achievement indicators, namely there were students who were able to use mathematics to solve problems in other fields of study, there were students who were less able to achieve the indicators used by researchers and there were students who had not been able to use mathematical concepts properly so that there were several problems related to daily life that were not able to be resolved. Third, low-ability students were not able to master all indicators of mathematical connection ability used by researchers so that students were only able to identify existing ideas but were not able to connect them into mathematical models in solving problems related to other fields and those related to everyday life.

Pengembangan Website Layanan Informasi Bimbingan Karir Siswa Sekolah Menengah Pertama

None
2021 · Book · Open Access

Renny Fitriani. 2021. "Media Development of Career Information Services Website for Middle School Students". Guidance and Counseling Study Program. Faculty of Teacher and Education. University of Borneo Tarakan . Supervisor by Siti Rahmi, S.Sos., M.Pd. The purpose of this study is to know the appropriateness of Media Development of Career Information Services Website for Middle School Students. This development research is adapted from the Borg and Gall development research design (2015) which is carried out until the 5th stage. The stages are: 1) Potential and Problem, 2) Data Collection, 3) Product Design, 4) Design Validation, 5) Design Revision. The results showed that the scores obtained from the design expert validator of 47 or 78% were in reasonable category, the score of the material expert validator of 52 or 87% was in very reasonable category. Based on this it can be concluded that the Media Development of Career Information Services Website for Middle School Students is feasible and well used as a media for career planning information.

KECEMASAN SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN SEMESTER DI MASA PANDEMI COVID-19 DI SMKN 2 TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

Ayu Annisa. 2021. Kecemasan Siswa Dalam Menghadapi Ujian Semester Di Masa Pandemi Covid-19 Di Smk N 2 Tarakan Dibimbing oleh Ibu Suriata, M.Pd, selaku pembimbing utama dan Bapak Riski Sovayunanto, S.Psi., M.Si selaku pembimbing anggota. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui pengumpulan data skala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecemasan siswa dalam menghadapi ujian semester di tengah pandemi covid-19. Kecemasan merupakan pengalaman emosional yang dirasakan sebagai suatu yang tidak menyenangkan dan sumbernya tidak diketahui dengan jelas. Hal ini di tandai dengan adanya gejala fisiologis dan psikologis seperti takut tanpa sebab yang jelas, tidak berdaya, khawatir dan gelisah. Bagi siswa, kecemasan menghadapi ujian akhir karena semua nilai raport dari semester satu hingga semester lima digunakan untuk menentukan kelulusan dan digunakan untuk masuk keperguruan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tingkat kecemasan ujian semester siswa kelas X, XI, XII jurusan teknik Komputer jaringan (TKJ) di Smk Negeri 2 Tarakan, dapat dikatakan tinggi. Terlihat dari hasil analisis keseluruhan sebanyak 88 responden dengan skor presentase sebesar 67, 2% termasuk dalam kategori tinggi.

EFEKTIVITAS PEMANFAATAN DANA DESA DI BIDANG PERTANIAN (STUDI KASUS : DESA DERALON KECAMATAN LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN)

None
2021 · Book · Open Access

Salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap pembangunan pedesaan adalah adanya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang lebih dikenal dengan istilah dana desa. Desa Deralon Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan termasuk salah satu penerima dana desa, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dengan tingkat kesejahteraan yang rendah. Melalui program dana desa diharapkan adanya peningkatan hasil pertanian sehingga meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yang bertujuan mengetahui apa saja kegiatan bidang pertanian yang dibiayai dana desa, mengetahui efektifitas pemanfaatan dana desa yang sudah dilakukan dan mengetahui persepsi masyarakat terhadap peningkatan efektifitas dana desa di bidang pertanian. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bidang pertanian yang dibiayai menggunakan dana desa dalam pengadaan sarana prasarana yaitu adanya pemberian mesin penggiling padi, mesin penggiling singkong, pompa racun, bibit sawit, pupuk, racun hama, benih sayur dan tersedianya satu mobil yang menjadi operasional desa untuk mengangkut hasil panen dan dalam pemberdayaan masyarakat dilakukan sosialisasi pemeliharaan sawit, sosialisasi perencanaan kebun kakao, dan sosialisasi pemanfaatan pekarangan rumah. Kemudian hasil pengukuran efektivitas didapatkan indeks skor sebesar 82,4% yang termasuk dalam interval efektif dan dapat menggambarkan bahwa persepsi responden terhadap pemanfaatan dana desa melalui pengadaan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat efektif dan tidak terdapat kekurangan dalam penyaluran dana desa pada tahun 2018-2019 tetapi dari sisi lain masyarakat berharap adanya pengawasan terhadap penggunaan dana desa agar tidak terjadi penyelewengan dana desa sehingga pembangunan desa dapat direalisasikan. Selain itu, diharapkan generasi muda Desa Deralon dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan dana desa untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan dana desa.

PENGEMBANGAN PERMAINAN ULAR SELUNCUR NUSANTARA SEBAGAI MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENGENALAN BUDAYA KELAS IV DI SD KATOLIK FRATER DON BOSCO TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

The Indonesian Snakes and Ladders Game Media is one of the media used by guidance and counselling teachers to carry out services, especially in providing information and introducing the archipelago culture frm 34 provinces in Indonesia to students. This study aimed to make a product in the from of a snake and ladder game to recognize culture as a media for guidance and cunselling. A research and development approach were used in this research design. The research and development procedure used the Borg and Gall development model, but in this study, it was carried out until the fifth stage, namely the design revision stage, due to conditions during the Covid-19 pandemic. The results of material expert validation with a score of 76% indicate the appropriate category, and the results of design expert validation with a score 93% indicate the very receivable category. It shows that the Indonesian Snakes and Ladders Game Media that was developed is receivable and appropriate for recognizing culture to students.

Keanekaragaman Ikan non Budidaya Pada Tambak Udang di Perairan Muara Sekatak Provinsi Kalimantan Utara

None
2021 · Book · Open Access

Muara Sekatak adalah salah satu daerah di Kalimantan Utara yang memiliki tambak tradisional monokultur. Pertukaran dan pemasukan air pada pengelolaan tambak menyebkan larva dan juvenil ikan ikut masuk dan berkembang di dalam tambak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberagaman ikan non budidaya di dalam tambak tradisional Muara Sekatak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2020. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan menguraikan masing-masing jenis ikan yang didapakan. Hasil identifikasi ikan selama penelitian sebanyak 21 yaitu udang putih (Penaeus sp), udang shima (Parapenaopsis sp), kepiting keraca (Varuna litterata), kepiting bakau (Scylla serrata), ikan bandeng laki (Elops machnata), ikan mujair (Oreochromis mossambicus), ikan bulan-bulan (Megalops cyprinoides), ikan sumpit (Toxotes jaculatrix), ikan gerot-gerot (Pomadasys maculatus), ikan sangga langit (Tripodichthys blochii), ikan julung-julung (Strongylura leiura), ikan kakap (Lates calcarifer), ikan kerong-kerong (Terapon jarbua). ikan gulamah (Nibea soldado), ikan kiper (Scatophagus argus), ikan sembilang (Plotosus canius), ikan buntal (Tetraodon nigroviridis), ikan belanak (Mugil cephalus), ikan serinding (Ambassis nalua), teri gepeng (Stolephorus sp), dan ikan bluncat (Exyrias Puntang).

Studi Tarian Ajai Sebagai Pengembangan Moral Di SDN 003 Kayan Selatan Kabupaten Malinau

None
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai moral apa saja yang terkandung dalam tarian ajai Suku Dayak Kenyah Kabupaten Malinau di Desa Lidung Payau. Tarian ajai memiliki nilai yang baik yang berkaitan dengan perilaku positif, dan nilai yang terkandung dalam tarian ajai juga berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, seperti saling menghargai tidak memandang rendah orang lain dan menghargai budaya yang ada di Indonesia. Moral adalah perilaku baik buruk seseorang, dan moral juga tata cara seseorang dalam berperilaku sehari-hari, kebiasaan perilaku yang sesuai dengan norma yang ada dalam masyarakat setempat dan adat yang dianut atau adat orang lain harus dihargai dan sebagai ukuran baik, buruk, wajar tidak wajar, benar dan salah seseorang dalam berperilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi (Gabungan), melalui pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam tarian ajai terdapat nilai-nilai moral yang positif yang terkandung yaitu, saling menghargai, tidak memandang rendah orang lain dan menghargai pendapat orang lain.

Hambatan Komunikasi Interpersonal Antar Budaya Siswa Di SMP Negeri 1 Malinau Utara

None
2021 · Book · Open Access

HAMBATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTAR BUDAYA SISWA DI SMP NEGERI 1 MALINAU UTARA Jenis penilitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus, melalui pengumpulan data observasi dan wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja hambatan dalam komunikasi interpersonal siswa dengan budaya yang berbeda dan indikatornya adalah gangguan semati, gangguan psikologis, rintangan kerangka berpikir dan rintangan budaya. Budaya adalah pemahaman perasaan suatu bangsa yang kompleks, yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni moral, hukum, adat-istiadat (kebiasaan), dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari masyarakat itu sendiri. Komunikasi adalah proses yang dilakukan antara dua orang atau lebih untuk menyampaikan pesan dan saling bertukar pikiran dan perndapat, komunikasi juga dikaitkan dengan unsur budaya. Terdapat tujuh unsur komunikasi antar budaya, yaitu komunikator, komunikan, pesan, media, efek, suasana dan gangguan. Hambatan komunikasi adalah segala sesuatu yang menjadi penghalang untuk terjadinya komunikasi yang efektif. Hambatan yang terjadi dalam komunikasi interpersonal siswa dengan budaya yang berbeda yaitu: Gangguan sematik: siswa masih menggunakan dialeg yang kental sehingga membingungkan siswa lainnya saat berkomunikasi, kata-kata yang digunakan juga sedikit rumit dan tidak semua siswa dapat memahami hal tersebut. Gangguan psikologis: setiap siswa memiliki karakter yang berbeda-beda dan membuat komunikasi yang mereka lakukan menjadi sedikit terhambat. Rintangan kerangka berpikir: dengan pengalaman yang berbeda dan didikan yang berbeda menjadikan siswa memiliki cara berkomunikasi yang berbeda. Rintangan budaya: budaya yang berbeda-beda serta kebiasaan yang berbeda-beda pula yang membuat cara siswa berkomunikasi berbeda-beda serta memiliki karakteristik yang berbeda antara siswa satu dengan siswa lainnya.

Analisis Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Pada Pembelajaran di Sekolah Dasar

None
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay pada pembelajaran di sekolah dasar berdasarkan analisis dari hasil riset peneliti terdahulu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus pada penelitian ini mengacu pada rumusan masalah pada penelitian ini dan dimensi penelitian pada penelitian ini yaitu, 1) mengetahui relevansi antara permasalahan dengan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berdasarkan hasil penelitian terdahulu; 2) mengetahui pencapaian hasil-hasil dalam penelitian yang telah dilakukan; 3) mengetahui kelebihan dan kekurangan dari hasil riset yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan hasil analisis yang telah dilakukan.

IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI IPS DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA DI SMA KATOLIK FRATER DON BOSCO TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis beserta indikatornya pada siswa kelas XI IPS SMA Katolik Frater Don Bosco dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI IPS semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 di SMA Katolik Frater Don Bosco Tarakan. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematis berupa 4 soal uraian. Adapun pemberian tes kemampuan pemecahan masalah matematis dilakukan secara online dengan menggunakan bantuan aplikasi Cisco Webex Meetings dan WhatsApp. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 siswa yang diambil menggunakan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam mengerjakan soal cerita tergolong kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 1,81. Indikator tertinggi yaitu indikator merencanakan penyelesaian dengan nilai rata-rata sebesar 2,71 tergolong kategori tinggi dengan persentase sebesar 37,33%, selanjutnya indikator melaksanakan penyelesaian dengan nilai rata-rata sebesar 2,31 tergolong kategori sedang dengan persentase sebesar 31,82%, selanjutnya indikator memahami masalah dengan nilai rata-rata sebesar 1,28 tergolong kategori rendah dengan persentase sebesar 17,63% dan indikator terendah yaitu indikator memeriksa kembali dengan rata-rata sebesar 0,96 tergolong kategori rendah dengan persentase sebesar 13,22%.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 11 TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimential design dengan desain posttest only control group design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model Pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) dan variabel terikat adalah pemahaman konsep matematika siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX di SMP Negeri 11 Tarakan. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas IX-3 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IX-4 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial untuk analisis data awal dan analisis data akhir menggunakan uji statistik independent samples t-test dengan bantuan software SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posttest di kelas eksperimen lebih besar dari rata-rata nilai posttest di kelas kontrol yaitu di kelas eksperimen sebesar 67,10 sedangkan di kelas kontrol sebesar 49,55. Sedangkan berdasarkan hasil analisis uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,000. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran SSCS lebih tinggi secara signifikan dari nilai rata-rata pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, yang berarti terdapat perbedaan rata-rata pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 11 Tarakan dengan menggunakan model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS).

ANALISIS KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 TARAKAN

None
2021 · Book · Open Access

Indah Setiya Utami. 2021.”Analisis Keterampilan Komunikasi Interpersonal Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh ibu Siti Rahmi, S.Sos I.,M.Pd selaku pembimbing utama dan bapak Riski Sovayunanto, S.Psi.,Msi selaku pembimbing anggota. Komunikasi interpersonal dapat dipandang sebagai komunikasi yang terjadi dalam suatu hubungan interpersonal. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal maupun nonverbal, yang menggunakan pesan-pesan untuk mencapai kesamaan makna paling tidak antara dua orang dalam sebuah situasi yang memungkinkan adanya kesempatan yang sama bagi pembicara dan pendengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penjabaran Keterampilan Komunikasi Interpersonal pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey deskriptif. Populasi sebanyak 241 siswa, penarikan sampel dengan menggunakan random sampling sebanyak 60 siswa kelas VIII. Instrument penelitian ini menggunakan skala keterampilan komunikasi interpersonal dengan skala likert, terdapat 25 item yang valid dari 50 item. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriftif. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian skala bahwa keterampilan komunikasi interpersonal pada siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Tarakan termasuk pada katagori tinggi terdapat 44 siswa dengan hasil persentase mencapai 73,4%. Sementara hasil penilaian perindikator, seluruhnya masuk kedalam kategori “Tinggi” dengan hasil persentase hampir mencapai 100%.