None
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK
GAMBARAN TATA LAKSANA ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN OSTEOMIELITIS DI RSUKT KOTA TARAKAN TAHUN 2021
Osteomielitis merupakan peradangan pada tulang yang dapat disebabkan oleh adanya keterlibatan infeksi dari organisme-organisme tertentu umumnya organisme yang mengidentifikasi adalah bakteri Staphylococcus aureus. Penatalaksanaan osteomielitis harus dilakukan dengan cepat dan tepat mengingat bahwa osteomielitis merupakan kasus kegawatdaruratan dalam ortopedi dimana penatalaksanaannya dipengaruhi oleh gambaran histologi dan durasi (akut dan kronis). Dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum Laporan Tugas Akhir ini adalah mendapatkan gambaran nyata tentang asuhan keperawatan Osteomielitis dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif. Subjek penelitian adalah Tn. S dengan Post Op Osteomielitis di Ruang Cendana RSUKT Tarakan dari tanggal 15 Maret 2021-17 Maret 2021. Hasil yang didapatkan terdapat tiga diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. S, nyeri akut, gangguan integritas kulit, defisit pengetahuan. Saran untuk masyarakat umum diberikan pemahaman baik tentang pengertian, penyebab, pencegahan, faktor resiko serta gejala umum yang dapat terjadi. Selain itu perlu diedukasi pula mengenai bahaya dari osteomielitis termasuk komplikasinya.
None
2021 · Book · Open Access
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik yang terjadi akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksinya secara efektif sehingga mengakibatkan terjadinya peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah. Tujuan penulis mendapatkan gambaran nyata dalam menerapkan asuhan kepera pada klien Tn. T dengan diabetes melitus. penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Berdasarkan asuhan keperawatan yang dilakukan terdapat kesenjangan antara teori dan diagnosis dan kasus pada pasien Tn. T meliputi tanda dan gejala, daignosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pada pasien diabetes melitus masalah yang muncul yaitu diagnosis keperawatan Ketidakstabilan kadar glukosa darah, Nyeri akut, Gangguan mobilitas fisik, Gangguan integritas kulit, Defisit perawatan diri. Kesimpulan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat tujuh kesenjangan, pada diagnosis terdapat lima kesenjangan, intervensi harus disesuaikan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang di dapatkan lima diagnosis yang teratasi. Intervensi dideligasikan pada perawat ruang
None
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.A DENGAN DIAGNOSA DEMAM TIFOID DI RUANG CEMARA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN
Anira Anggraini, Alfianur, Nurman Hidaya
ABSTRAK
Demam tifoid merupakan masalah keseshatan yang penting di berbagai Negara yang sedang berkembang. Besarnya angka pasti demam tifoid di dunia ini sangat sukar ditentukan, sebab penyakit ini dikenal mempunyai gejala dengan spectrum klinisnya sangat luas. Tujuan penulis: Dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan dapat memberikan penerapan asuhan keperawatan secara komperehensif pada An.A. dengan demam tifoid yang di rawat di ruang irna cemra di Rumah Sakit Kota Tarakan. Hasil Laporan tugas akhir ini menggunakan metode deskriptif dengan studi kasus disajikan dalam bentuk naratif, pada studi kasus pada An.A dengan demam tifoid yang dirawat di ruang perawatan cemara rumah sakit kota Tarakan didapat tiga masalah diagnosa keperawatan yaitu hipertermi berhubungan dengan proses penyakit, defisit nutrisi berhubungan dengan faktor psikologis (keenganan untuk makan), konstipasi berhubungan dengan ketidak cukupan asupan serat. Berdasarkan intervensi yang dilakukan dan criteria hasil yang telah disusun berdasarkan prioritas masalah maka hasil evaluasi yang telah dicapai ke tiga diagnosa keperawatan.
Kata kunci: Asuhan keperawatan, Demam Tifoid
Mengetahui,
Alfianur, S.Kep.,Ns.,M.Kep
NIP. 197908232005021004
None
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK
Hipertensi Urgensi suatu keadaan kronis yang ditandai dengan meningktanya tekanan darah pada dinding pembuluh darah arteri, keadaan tersebut mengakibatkan jantung bekrja lebih keras untuk mengedarkan darah keseluruh tubuh melalui pembuluh darah. Tujuan penulis gambaran dan pengalaman nyata tentang asuhan keperawatan pada Ny.S. Metode penulisan deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evalusai. Sehingga dari hasil pengkajian klien terdapat 5 masalah keperawatan yaitu pola napas tidak efektif, nyeri akut, gangguan pola tidur, perfusi perifer tidak efektif, resiko deficit nutrisi. Kesimpulan penulis menemukan 4 kesenjangan yang ada pada kasus tetapi tidak terdapat pada teori dan dan pada saat pelaksanaan proses asuhan keperawatan semua intervensi telah dilakukan dan teratasi. Diharapkan perawat dapat memberikan penyuluhan tentang cara pencegahan Hipertensi Urgensi dan pengobatan terhadap Hipertensi Urgensi.
Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Hipertensi Urgensi, Dipsnea.
None
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN Pada Ny. N DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK Di RUANG DAHLIA B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA
ABSTRAK
Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan elektrolit yang menyebabkan uremia. Penyakit gagal ginjal kronik di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan. Pasien gagal ginjal kronik dapat menimbulkan beberapa dampak bagi kesehatan, salah satu dampak gagal ginjal kronik adalah dengan melakukan hemodialisis. Hemodialisis adalah jenis dialisis dengan menggunakan mesin dialiser yang berfungsi sebagai ginjal buatan. Pada proses ini, darah dipompa keluar dari tubuh, masuk kedalam mesin dialiser. Tujuan penulisan ini untuk melaksanakan proses keperawatan pada Ny N dengan gangguan ginjal kronik, membandingkan antara teori dan asuhan keperawatan pada Ny. N dengan gagal ginjal kronik, mengindentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan proses keperawatan pada Ny. N dengan gagal ginjal kronik dan melaksanakan pemecahan masalah pada Ny. N dengan gagal ginjal kronik. Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode diskriptif dengan tipe studi kasus, yaitu dengan menerapkan asuhan keperawatan mulai dari pengkajian/pengumpulan data, analisis data, merumuskan masalah, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Berdasarkan asuhan keperawatan yang dilakukan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada pasien Ny. N meliputi tanda dan gejala, diagnosis, intervensi,implementasi dan evaluasi. Pada pasien gagal ginjal kronik masalah yang muncul yaitu gangguan pertukaran gas, hipervolemia, deficit nutrisi, perfusi perifer tidak efektif, intoleransi aktivitas, gangguan integritas kulit/jaringan dan risiko infeksi. Diagnosis pada pasien kelolaan ditemukan tiga yaitu: Nyeri akut, Retensi urine, dan Gangguan pola tidur.
None
2021 · Book · Open Access
Pneumonia merupakan penyakit radang akut pada sistem pernafasan yang menyerang jaringan paru dan sekitarnya. Tujuan penulisan ini agar penulis memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan dan pendokumentasian asuhan keperawatan pada Bayi Ny. H dengan penyakit pneumonia neonatus. Metode penulisan yaitu deskriptif, tipe studi kasus dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan srudi dokumentasi serta studi kepustakaan. Hasil pengkajian klien terdapat 3 masalah keperawatan yang muncul yaitu: gangguan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan membrane alveolus-perifer, pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya nafas dan resiko hipotermia dibuktikan dengan penurunan laju metabolisme, dan yang menjadi prioritas masalah keperawatan yaitu: pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya nafas, gangguan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan membrane alveolus-perifer dan resiko hipotermia dibuktikan dengan penurunan laju metabolisme. Kesimpulan, penulis menemukan kesenjangan yang ada pada teori tetapi tidak terdapat pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada satu diagnosis yang intervensinya belum teratasi yaitu pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya nafas. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan agar intervensi yang belum teratasi dapat teratasi.
None
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK
Skizofrenia termasuk dalam golongan psiko ditandai dengan dua gejala utama yaitu tidak adanya pemahaman diri dan ketidakmampuan menilai realitas. Dari jenis skizofrenia, halusinasi termasuk dalam skizofrenia hebefrenik yaitu dengan gejala utama gangguan proses pikir, gangguan kemauan dan depresionalisasi. Banyak terdapat waham dan halusinasi. Tujuan dari penulisan laporan tugas akhir ini untuk mendapatkan gambaran pengalaman yang nyata mengenai penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn. A dengan masalah utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada Tn.A. Hasil pengkajian klien terdapat 5 masalah keperawatan yaitu: halusinasi pendengaran, isolasi sosial, risiko perilaku kekerasan, regiment terapeutik inefektif, dan defisit pengetahuan. Dari 5 masalah diangkat menjadi 3 diagnosa perioritas yaitu: halusinasi pendengaran, isolasi sosial, dan risiko perilaku kekerasan. Kesimpulan: Terdapat kesenjangan pada diagnosa Tn. A yaitu: diagnosa harga diri rendah yang terdapat pada teori namun tidak terdapat dalam kasus karena klien tidak menunjukkan tanda dan gejala harga diri rendah. Terdapat kesenjangan pada intervensi isolasi sosial yang dimana pada teori terdapat 5 strategi pelaksanaan dan pada kasus Tn.A terdapat 4 strategi pelaksanaan. Pada saat pelaksanaan penulis tidak dapat melakukan strategi pelaksanaan keluarga karena saat penulis ingin melakukan implementasi strategi pelaksanaan keluarga ibu klien pergi bekerja dan penulis juga tidak dapat melakukan strategi pelaksanaan keluarga pada saudara klien karena terdapat hambatan yaitu saudara klien memiliki gangguan pada pendengarannya sedangkan pada teori terdapat strategi pelaksanaan keluarga yang seharusnya dapat dilakukan agar membantu klien mempertahankan intervensi yang telah dilakukan. Diharapkan keluarga klien selalu mendampingi dan bekerja sama dalam proses penyembuhan klien.
None
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK
sirosis hepatis merupakan peradangan difus dan kronik sehingga timbul kerusakan susunan parenkim hati. Indonesia merupakan negara dengan endemisitas tinggi hepatitis B, terbesar kedua di negara South East Asian Region (SEAR). Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Rikesdas), studi dan uji saring darah donor PMI maka diperkirakan di antara 100 orang di Indonesia, 10 diantaranya telah terinfeksi hepatis B dan C. Sirosis hepatik menempati urutan ke-7 penyebab kematian di dunia. Tujuan penulisan adalah agar dapat menerapkan dan melakukan asuhan keperawatan kepada klien, membandingkan kesenjangan antara teori dan kasus, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, memecahkan masalah pada klien. Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan head to toe, dokumentasi, kepustakaan dan subjek adalah klien. Hasil yang didapatkan pada Ny. S terdapat 5 diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu pola napas tidak efektif, konstipasi, gangguan pola tidur, defisit perawatan diri, defisit pengetahuan kurang. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang ditegakkan pada Ny. S dimulai dari pengkajian, pengkajian sirkulasi. Kesimpulan ditemukan adanya kesenjangan dari pengkajian dan perumusan diagnosa keperawatan antara teori dan kasus pada pada Ny. T. Sikap kooperatif pasien dan keluarga yang terbuka serta bekerja sama dengan perawat.
Kata kunci:sirosis hepatis, dokumentasi keperawatan, asuhan keperawatan.
None
2021 · Book · Open Access
ASUHAN KEPERAWATAN Pada Ny. M DENGAN ANEMIA Di RUANGAN DAHLIA B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA
ABSTRAK
Anemia merupakan masalah gizi yang banyak terdapat di seluruh dunia tidak hanya terjadi di negara berkembang tetapi juga di negara maju. Penderita anemia di perkirakan dua miliyar dengan prevelensi terbanyak di seluruh dunia. Tujuan penulis mendapatkan gambaran nyata dalam menerapkan asuhan keperawatan pada klien Ny. M dengan anemia. Penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapatkan gambaran nyata dalam menerapkan asuhan keperawatan pada klien Ny. M dengan Anemia. Subjek laporan ini adalah Ny. M dengan anemia. Berdasarkan asuhan keperawatan yang dilakukan terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada pasien Ny. M meliputi tanda dan gejala, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Pada pasien anemia yang masalah yang muncul yaitu, nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif, keletihan, gangguan pola tidur dan defisit pengetahuan. Kesimpulan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Ny. M di mulai dari pengkajian terdapat enam kesenjangan, pada diagnosis terdapat empat kesenjangan, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang di dapatkan dari lima diagnosis keperawatan yang teratasi. Intervensi dideligasikan pada perawat ruang. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.
Kata kunci: Anemia, Keletihan, Asuhan Keperawatan
None
2021 · Book · Open Access
Ketoasidosis diabetikum adalah keadaan yang ditandai dengan asidosis metabolik akibat pembentukan keton yang berlebihan, ketoasidosis diabetikum juga merupakan komplikasi akut diabetes melitus yang serius. Dalam penyusunan laporan akhir ini penulis menggunakan metode studi kasus, yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan nyata yang sedang terjadi, dan semua kegiatan hanya memusatkan perhatian pada kasus secara intensif, dimulai dengan pengumpulan data, analisis data, merumuskan masalah intervensi, dan implementasi serta evaluasi yang telah dilakukan. Dari hasil pengumpulan data didapatkan lima masalah keperawatan yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, hipervolemia, nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, risiko defisit nutrisi. Berdasarkan hasil evaluasi ada dua masalah keperawatan yang dapat di atasi dan tiga masalah keperawatan yang belum teratasi. Adapun faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung pasien yang sangat koperatif, komunikasi yang baik dengan pasien dan tenaga kesehatan lain, faktor penghambat yaitu keterbatasan sarana dan prasarana rumah sakit, Sehingga perawat diharapkan melaksanakan tugas sebagai care giver yang memberikan asuhan keperawatan secara holistik dan komprehensif.
None
2021 · Book · Open Access
Ketoasidosis diabetikum adalah keadaan yang ditandai dengan asidosis metabolik akibat pembentukan keton yang berlebihan, ketoasidosis diabetikum juga merupakan komplikasi akut diabetes melitus yang serius. Dalam penyusunan laporan akhir ini penulis menggunakan metode studi kasus, yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan nyata yang sedang terjadi, dan semua kegiatan hanya memusatkan perhatian pada kasus secara intensif, dimulai dengan pengumpulan data, analisis data, merumuskan masalah intervensi, dan implementasi serta evaluasi yang telah dilakukan. Dari hasil pengumpulan data didapatkan lima masalah keperawatan yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, hipervolemia, nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, risiko defisit nutrisi. Berdasarkan hasil evaluasi ada dua masalah keperawatan yang dapat di atasi dan tiga masalah keperawatan yang belum teratasi. Adapun faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung pasien yang sangat koperatif, komunikasi yang baik dengan pasien dan tenaga kesehatan lain, faktor penghambat yaitu keterbatasan sarana dan prasarana rumah sakit, Sehingga perawat diharapkan melaksanakan tugas sebagai care giver yang memberikan asuhan keperawatan secara holistik dan komprehensif.
None
2021 · Book · Open Access
Ketoasidosis diabetikum adalah keadaan yang ditandai dengan asidosis metabolik akibat pembentukan keton yang berlebihan, ketoasidosis diabetikum juga merupakan komplikasi akut diabetes melitus yang serius. Dalam penyusunan laporan akhir ini penulis menggunakan metode studi kasus, yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan nyata yang sedang terjadi, dan semua kegiatan hanya memusatkan perhatian pada kasus secara intensif, dimulai dengan pengumpulan data, analisis data, merumuskan masalah intervensi, dan implementasi serta evaluasi yang telah dilakukan. Dari hasil pengumpulan data didapatkan lima masalah keperawatan yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, hipervolemia, nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, risiko defisit nutrisi. Berdasarkan hasil evaluasi ada dua masalah keperawatan yang dapat di atasi dan tiga masalah keperawatan yang belum teratasi. Adapun faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung pasien yang sangat koperatif, komunikasi yang baik dengan pasien dan tenaga kesehatan lain, faktor penghambat yaitu keterbatasan sarana dan prasarana rumah sakit, Sehingga perawat diharapkan melaksanakan tugas sebagai care giver yang memberikan asuhan keperawatan secara holistik dan komprehensif.
None
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK
Diabetic Foot Ulcer yaitu penyakit pada penderita diabetes dengan karakteristik adanya neuropati sensorik, motorik, otonom dan juga gangguan makrovaskular dan mikrovaskuler. Diabetic Foot Ulcer merupakan salah satu komplikasi kronik diabetes melitus yang sering dijumpai dan ditakuti. Hal ini disebabkan karena pengelolaan ulkus kaki diabetik dapat berakhir dengan amputasi bahkan kematian. Diabetic Foot Ulcer merupakan penyebab utama penderita diabetes dirawat di rumah sakit. Latar belakang penulis menyusun Laporan Tugas Akhir ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan menggunakan kajian studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi pada pasien dengan Diabetic Foot Ulcer Diabetes Melitus Tipe 2. Tujuan umum penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah memahami tentang konsep dan teori yang berkaitan dengan Diabetic Foot Diabetes Melitus Tipe 2 dan memperoleh pengalaman yang nyata tentang pelaksanaan Asuhan Keperawatan pada klien Tn. A dengan diagnosis Diabetic Foot Diabetes Melitus Tipe 2 di ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 8 April 2021 sampai dengan 9 April 2021. Hasil yang didapatkan terdapat enam diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. A yaitu, nyeri akut, ketidakstabilan kadar glukosa darah, gangguan integritas jaringan, gangguan mobilitas fisik, gangguan pola tidur dan defisit pengetahuan. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Tn. A dimulai dari pengkajian enam, diagnosis enam, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana dan evaluasi hasil yang didapatkan tiga diagnosis yang teratasi, dua masalah teratasi sebagian dan satu masalah belum teratasi.
None
2021 · Book · Open Access
SIZE COMPOSITION OF JANKI TOMPEL FISH (Lutjanus russellii) CAUGHT IN MODIFIED POLY VINLY CHLORIDE (PVC) TRAPS IN BUNYU WATER, NORTH KALIMANTAN
Abstract
Bunyu Island fisherman use fishing in the form of traps for generation because they have high economic value catcher. This study aimed to determine the composition of the size Jangki Tompel fish (Lutjanus russellii) caught by modified traps and to examine the effect of the cath on the parameters of water quality, temperature, brightness, salinity, and dissolved oxygen. This research was conducted from September to October 2020 in the waters of Bunyu Island. The research results showed that the composition of the size of tompel jangki fish (Lutjanus russellii) formed 6 size classes in the size of total length (PT), standard length (PS) and total weight (BT) with one size group. The results of testing water quality parameters of the number of catches showed a significance value > 0.05 meaning that the water quality parameters that were measured did not have a positive effect on the number of catches.
Keywords: Modified Bubu, Bunyu Waters, Janki Tompel Fish, Water Quality Parameters
None
2021 · Book · Open Access
Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa dimana pasien mengalami perubahan sensori persepsi, seperti merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan, atau penghiduan dimana klien merasakan stimulus yang sebetulnya tidak ada. Tujuan dari penulisan laporan tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan gambaran pengalaman yang nyata mengenai penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn. D dengan masalah utama gangguan persepsi sensori: halusinasi penglihatan di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan seperti pengumpulan data, wawancara, observasi, studi kepustakaan, studi dokumentasi. Hasil pengkajian klien terdapat 8 masalah keperawatan yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi penglihatan, gangguan konsep diri: HDR, isolasi sosial, kerusakan komunikasi verbal, waham, koping individu inefektif, ketidakefektifan keluarga dalam proses penatalaksanaan program pengobatan dan kurang perhatian. Terdapat 3 diagnosa prioritas yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi penglihatan, isolasi sosial dan gangguan konsep diri: HDR. Kesimpulan: Terdapat kesenjangan pada diagnosa Tn. D yaitu diagnosa ada pada teori tapi tidak ada pada kasus yaitu resiko perilaku kekerasan karena klien tidak menunjukkan tanda-tanda resiko perilaku kekerasan. Pada pelaksanaan, tidak dapat dilakukan intervensi lanjutan untuk diagnosa isolasi sosial dan intervensi keluarga pada HDR. Diharapkan bagi perawat untuk meningkatkan komunikasi terapeutik dengan melibatkan peran keluarga.
None
2021 · Book · Open Access
Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut, relatif dari kerja atau sekresi insulin. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi pada semua organ tubuh antara lain gangguan penglihatan mata, katarak, penyakit jantung, sakit ginjal, infeksi paru-paru, gangguan pembuluh darah, stroke, luka sulit sembuh dan membusuk/gangren.Tingginya angka kejadian Diabetes Melitus di Indonesia menyebabkan, terjadinya tinggi komplikasi luka diabetikum sehingga menjadi latar belakang penulis untuk mengambil kasus Diabetes Melitus Tipe 2 dalam penulisan Laporan Tugas Akhir.
Tujuan laporan tugas akhir ini untuk mendapatkan pengalaman nyata asuhan keperawatan yang dilakukan secara holistik dan komprehensif. Dalam
penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosis
keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Tn. A dengan Diabetes Melitus Tipe 2. Hasil yang di dapatkan tujuh diagnosakeperawatan yang ditegakkan pada kasus Tn. A adalah ketidakseimbangan kadar glukosa darah, nyeri akut, gangguan integritas kulit, gangguan mobilitas fisik, gangguan pola tidur, ketidak patuhan, dan defisit perawatan diri. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara teori dan kasus pada Tn. A dimulai dari pengkajian, diagnosis, perencanaan disesuaikan dengan kondisi dan
sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan enam diagnosis keperawatan teratasi dan satu diagnosis keperawatan yang belum teratasi.
None
2021 · Book · Open Access
Ketoasidosis diabetikum adalah keadaan yang ditandai dengan asidosis metabolik akibat pembentukan keton yang berlebihan, ketoasidosis diabetikum juga merupakan komplikasi akut diabetes melitus yang serius. Dalam penyusunan laporan akhir ini penulis menggunakan metode studi kasus, yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan nyata yang sedang terjadi, dan semua kegiatan hanya memusatkan perhatian pada kasus secara intensif, dimulai dengan pengumpulan data, analisis data, merumuskan masalah intervensi, dan implementasi serta evaluasi yang telah dilakukan. Dari hasil pengumpulan data didapatkan lima masalah keperawatan yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, hipervolemia, nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, risiko defisit nutrisi. Berdasarkan hasil evaluasi ada dua masalah keperawatan yang dapat di atasi dan tiga masalah keperawatan yang belum teratasi. Adapun faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung pasien yang sangat koperatif, komunikasi yang baik dengan pasien dan tenaga kesehatan lain, faktor penghambat yaitu keterbatasan sarana dan prasarana rumah sakit, Sehingga perawat diharapkan melaksanakan tugas sebagai care giver yang memberikan asuhan keperawatan secara holistik dan komprehensif.
None
2021 · Book · Open Access
Diabetes Melitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Komplikasi dari Diabetes dapat diklasifikasikan sebagai mikrovaskuler dan makrovaskuler. Penyebab utama penyakit ini dikarenakan oleh pola hidup yang mengkonsumsi makanan yang tinggi kalori, rendah serat dan jarang olahraga. Menurut International Diabetes Federation (IDF), di dunia lebih dari 382 juta orang menderita penyakit DM. Sedangkan menurut (WHO), Indonesia menempati urutan keempat jumlah penderita diabetes terbesar di Dunia dengan prevalensi 8,2 juta penderita. Bahkan diperkirakan akan terus meningkat sekitar 600 juta jiwa pada tahun 2035. Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan Laporan Tugas ini penulis mendapat gambaran nyata dalam menerapkan Asuhan Keperawatan pada klien dengan Diabetes Melitus Tipe 2. Subjek laporan ini adalah Tn. A dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Ruang Perawatan Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dari tanggal 12-14 April 2021. Pada saat melakukan asuhan keperawatan penulis menemukan kesenjangan antara teori dan kasus pada Tn. A dimulai dari pengkajian aktivitas/istirahat, sirkulasi, eliminasi, nyeri/kenyamanan dan pernapasan. Untuk masalah keperawatan Tn. A Ketidakstabilan kadar glukosa darah, nyeri akut, gangguan integritas jaringan, gangguan mobilitas fisik, defisit pengetahuan, intervensi harus sesuai dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan dari lima diagnosa keperawatan 3 teratasi dan 3 belum teratasi. Diagnosa teratasi yaitu nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif dan defisit pengetahuan.
None
2021 · Book · Open Access
PPOK adalah suatu penyakit paru kronik yang ditandai oleh adanya hambatan aliran udara di saluran nafas yang tidak sepenuhnya reversible. Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di seluruh dunia yang membunuh individu di seluruh dunia setiap sepuluh detik. Diperkirakan pada tahun 2030 PPOK akan menjadi penyebab ke-3 kematian di seluruh dunia setelah penyakit jantung dan stroke. Dari data tersebut yang menjadi latar belakang penulis mengambil kasus penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan pengalaman nyata tentang asuhan keperawatan pada Tn. W di Ruangan Dahlia A Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif. Hasil yang didapatkan terdapat tujuh diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. W, bersihan jalan napas, pola napas tidakefektif, nyeri kronis, gangguan pola tidur, intoleransi aktivitas, risiko defisit nutrisi, defisit perawatan diri. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang terdapat antara teori dan kasus pada Tn. W dimulai dari pengkajian empat, diagnosa sembilan, intervensi harus disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan di diagnosa keperawatan lima teratasi sebagian dan dua teratasi.
None
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK
Struma merupakan pembengkakan pada leher yang disebabkan oleh pembeseran kelenjar tiroid akibat kelainan glandula tiroid. Struma dibagi menjadi dua, yaitu diffusa dan nodusa. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan metode pengumpulan data wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Tujuan umum laporan tugas akhir ini adalah untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman tentang penerapan asuhan keperawatan kepada pasien Ny. J dengan masalah utama Post Op Struma Nodusa di Ruang Cemara Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dengan menggunakan pendekatan keperawatan secara komprehensif. Hasil yang didapatkan pada Ny. J terdapat 5 diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada Ny. J yaitu, nyeri akut, risiko infeksi, gangguan pola tidur, intoleransi aktivitas, dan defisit perawatan diri. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat kesenjagan yang terdapat antara teori dan kasus pada Ny. J dimulai dari pengkajian, terdapat 5 pengkajian yang memiliki kesenjangan teori dengan kasus pada Ny. J, 4 diagnosa keperawatan yang memiliki kesejangan teori dengan kasus pada Ny. J, intervensi disesuaikan dengan kondisi dan sarana prasarana. Evaluasi hasil yang didapatkan di diagnosa keperawatan 5 diagnosa teratasi semua.