Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 268 dari 342

HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN LAIS (Kryptopterus limpok) DI SUNGAI KAYAN KECAMATAN PESO, KABUPATEN BULUNGAN

MUHAMMAD NAZRI
2021 · Book · Open Access

Aliran sungai Kayan di Provinsi Kalimantan Utara memiliki panjang sekitar 23.000 km. Kecamatan Long Peso, Kabupaten Bulungan merupakan salah satu daerah yang dilalui oleh sungai Kayan. Penelitian ini mengenai hubungan panjang-berat dan faktor kondisi ikan Lais yang merupakan salah satu sumberdaya ikan yang hidup di sungai ini. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari pada bulan Agustus 2020. Jumlah sampel ikan 55 ekor. Hubungan panjang-berat ikan memenuhi persamaan W=0,0102.L2,69 yang menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan bersifat allometrik negatif. Koefisien determinasi dari persamaaan ini adalah R²=0,98 yang berarti bahwa 56% berat ikan dapat diprediksi berdasarkan panjangnya dan sebaliknya. Faktor kondisi ikan berkisar antara 0,936 dengan nilai rata-rata 1,002 yang menunjukkan bahwa kondisi lingkungan masih baik dan memberi makanan yang cukup bagi ikan Lais.

Uji Stek Bibit Anakan, Cabang dengan Dosis NPK Mutiara Yang Berbeda Pada Pembungaan Krisan (Chrysanthimum indicum L)

SRI WAHYU NINGSIH
2021 · Book · Open Access

Tanaman krisan merupakan tanaman hias yang berasal dari dataran Cina berupa perdu dan memiliki berbagai macam-macam warna serta spesies-spesies. Produksi tanaman krisan di Indonesia mulai meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan produksi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi usaha untuk tanaman krisan. Permasalahan yang sekarang dihadapi Indonesia dalam budidaya tanaman krisan adalah masih mengimpor bibit dari luar negeri seperti Belanda, Jerman, Amerika Serikat dan Jepang. Mengetahui pengaruh stek anakan, cabang dengan dosis pupuk NPK Mutiara pada pembungaan krisan (Chrysanthimum indicum L.). stek yang di uji yaitu anakan tanaman krisan dan cabang tanaman krisan, sedangkan dosis pupuk NPK Mutiara yang digunakan 2 Gram + polybag + tanah 5 kg, 4 Gram + polybag + tanah 5 kg dan 6 Gram + polybag + tanah 5 kg. Hasil dari pengujian stek anakan menghasilkan lebih banyak cabang yang mengeluarkan bunga, sedangkan stek cabnag lebih cepat mengeluarkan bunga. Interaksi terhadap stek anakan, cabang dan dosis pupuk NPK Mutiara yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pengamatan. Tinggi tanaman pada P2N3, jumlah daun P2N3, jumlah anakan P2N2, jumlah cabang P2N3, jumlah cabang yang mengeluarkan bunga P2N2, dan jumlah bunga pada batang utama P2N3. Namun dari stek anakan dan cabang yang lebih berpengaruh terhadap dosis pupuk NPK Mutiara atau yang lebih baik pertumbuhan nya yaitu terdapat pada perlakuan dosis pupuk yaitu 6 gram atau pada P2N3.

ANALISIS NILAI TAMBAH KEDELAI (Glycine max L.) MENJADI TAHU “TAPONG DJOERAGAN” DI UD SUMBER MULYA KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

RIZKY AULIA WULANDARI
2021 · Book · Open Access

Kedelai merupakan salah satu produk hasil pertanian yang dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk dijadikan usaha khususnya di Kota Tarakan. Kedelai yang diolah menjadi tahu tapong djoeragan agar memperoleh harga jual yang lebih tinggi di pasaran. Dengan adanya kegiatan usaha pengolahan kedelai menjadi tahu tapong djoeragan yang mengubah bentuk primer menjadi produk baru yang lebih tinggi nilai ekonomisnya setelah melalui proses produksi, maka akan dapat memberikan nilai tambah karena dikeluarkan biaya-biaya sehingga terbentuk harga yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih besar bila dibandingkan tanpa melalui proses produksi. Untuk mengetahui besar nilai tambah yang diberikan oleh tahu tapong djoeragan pada kedelai sebagai bahan baku maka diperlukan analisis nilai tambah sehingga bisa diketahui apakah usaha yang dijalankan tersebut efisien dan memberikan keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengelolahan kacang kedelai menjadi tahu tapong djoeragan (2) Menganalisis pendapatan pada olahan tahu tapong djoeragan yang ada pada umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (3) Mengetahui nilai bep pada tahu tapong djoeragan yang ada di umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (4) Mengetahui nilai tambah dari bahan baku kedelai menjadi tahu tapong djoeragan. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pendiri umkm UD Sumber Mulya. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis bep dan analisis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian, nilai tambah yang diperoleh pengusaha untuk produksi tahu tapong djoeragan sebesar Rp. 27.320 per kg sehingga rasio nilai tambah tahu tapong djoeragan tergolong tinggi (66,63% ≥ 50%).

Analisis Efisiensi Produksi (efisiensi teknis, efisiensi alokatif dan efisiensi ekonomi) Usaha Ternak Ayam Broiler dengan Pola Kemitraan CV Paguntaka Mitra Sejahtera di Kota Tarakan

MURNI
2021 · Book · Open Access

Ayam broiler merupakan unggas yang efisien dalam menghasilkan daging, namun faktor biaya produksi usaha ayam pedaging ini relatif tinggi yakni hampir 80% dari total penerimaan peternak. Oleh karena itu pola kemitraan merupakan salah satu solusi peternak dalam usaha ayam broiler. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pola kemitraan CV Paguntaka Mitra Sejahtera, (2) mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi usaha ternak ayam broiler dengan p Sebaran peternak Responden berdasarkan tingkat efisiensi ​teknis usaha ternak ayam broiler pola kemitraan CV Paguntaka Mitra Sejahtera, (3) menganalisis produksi efisiensi (teknis, alokatif, ekonomi) usaha ternak ayam broiler dengan pola kemitraan di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan kuota dan purposive sampling dengan jumlah responden 50 orang peternak ayam broiler. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, analisis fungsi produksi stochastic frontier, rumus nilai produk marjinal dan efisiensi ekonomi. Hasil penelitian menujukan bahwa faktor produksi yang berpengaruh secara signifikan terhadap produksi ayam broiler yaitu bibit dan pakan sedangkan tempat minum dan tempat makan tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil panen. Hasil analisis efisiensi menunjukkan secara teknis sudah pada taraf efisien, efisiensi alokatif belum efisien, dan efisiensi ekonomi berada pada nilai yang belum sesuai dengan kriteria efisiensi atau belum berada pada taraf efisien.

EVALUASI PERKEMBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN DI KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA

SUKMA
2021 · Book · Open Access

Kawasan agropolitan merupakan bagian dari potensi wilayah Kabupaten, sehingga kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas ini memiliki pengaruh terhadap perkembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas. Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas maka diperlukan evaluasi kawasan. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengidentifikasi kriteria-kriteria Kawasan Agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas (2) Untuk mengevaluasi perkembangan Kawasan Agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Penelitian di laksanakan di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode penentuan sampel yang di gunakan yaitu dengan metode purposive sampling. Metode purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Data yang bersumber dari key-informan, nantinya akan di gunakan untuk menganalisis kriteria dan alternatif dalam pengembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas, responden di ambil berjumlah 5 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini faktor utama yang mempengaruhi pelaksanaan perkembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas yaitu memiliki karakteristik yang terletak di daerah aliran sungai kayan, dengan keadaan tanah aluvial, tanah gambut dan lahan kering. Kecamatan Tanjung Palas dapat dikembangkan dengan melihat kriteria-kriteria kawasan agropolitan berdasarkan komoditas unggulan, daya dukung dan potensi fisik, luas kawasan dan jumlah penduduk dan memiliki prasarana dan sarana yang mampu meningkatkan perkembangan di kawasan agropolitan Kecamatan Tanjung Palas sesuai tujuan yang di harapkan. Hasil evaluasi kondisi pada kriteria-kriteria perbandingan dari tahun 2015 dan tahun 2020 evaluasi komoditas unggulan, evaluasi daya dukung dan potensi fisik, evaluasi luas kawasan dan jumlah penduduk dan evaluasi prasarana dan sarana yang mampu memanfaatkan, memaksimalkan dan mampu meningkatkan daya saing sehingga tercapainya pengembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas.

Uji Kemampuan Rhizobakteri Indigenous Dalam Memproduksi Hormon IAA dan Pengaruhnya Terhadap Perkecambahan Jagung (Zea Mays L.)

RINRIN RINDIANI
2021 · Book · Open Access

Jagung merupakan salah satu komoditas yang berperan penting di Indonesia, namun produksi jagung masih belum dapat memenuhi kebutuhan jagung secara nasional. Maka dari itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi jagung di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan proses perkecambahan benih jagung. Perlakuan benih merupakan salah satu perlakuan yang bertujuan meningkatkan proses perkecambahan benih jagung di lapangan. PGPR yang mampu memproduksi hormon IAA merupakan salah satu bahan dalam perlakuan benih. Hormon IAA merupakan auksin yang berperan dalam merangsang imbibisi, mempercepat perkecambahan benih, meningkatkan aktivitas enzim, dan mendorong pemanjangan sel batang dan akar. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan memiliki 14 isolat rhizobakteri indigenous penambat nitrogen dan 2 pelarut fosfat, namun belum diketahui dalam menghasilkan hormon IAA. Tujuan penelitian untuk mendapatkan isolat penambat nitrogen dan pelarut fosfat yang mampu menghasilkan hormon IAA dan mengetahui pengaruhnya terhadap perkecambahan benih jagung. Penelitian dilakukan dua tahap, yaitu uji rhizobakteri penghasil hormon IAA dengan metode spektrofotometri dan uji kemampuan rhizobakteri terhadap perkecambahan jagung dengan metode perendaman benih. Analisis data uji rhizobakteri penghasil hormon IAA menggunakan metode deskriptif kuantitatif sedangkan uji perkecambahan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu : P0 (aquades), P1 (NB), P2 (B5(6)), P3 (B1(17)), P4 (B3(12)) dan P5 (B3(16)). Perlakuan P2, P3, P4 dan P5 benih direndam dengan kerapatan isolat rhizobakteri 108 cfu/ml. Parameter penelitian yaitu daya kecambah, laju perkecambahan, potensi tumbuh benih, kecepatan tumbuh benih, tinggi tanaman, panjang akar dan jumlah akar. Hasil penelitian menunjukkan isolat rhizobakteri penambat nitrogen dan pelarut fosfat mampu menghasilkan hormon IAA. Isolat B5(6) = 55,19 ppm, B1(17) = 31,99 ppm, B3(12) = 48,14 ppm dan B3(16) = 62,23 ppm. Hasil penelitian perlakuan isolat rhizobakteri terhadap perkecambahan jagung menunjukkan konsentrasi hormon IAA yang dihasilkan masih belum memenuhi kebutuhan jagung untuk meningkatkan proses perkecambahannya.

KENDALA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS BASIS BUAH-BUAHAN DI KABUPATEN BULUNGAN

SITI NURKUMALASARI.D.S
2021 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi komoditas buah-buahan yang menjadi basis di masing-masing Kecamatan di Kabupaten Bulungan; (2) mengidentifikasi kendala pengembangan komoditas buah-buahan basis di Kabupaten Bulungan dan (3) mengidentifikasi strategi pengembangan komoditas buah-buahan basis di Kabupaten Bulungan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis Location Quentient (LQ) dan Analitycal Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis LQ menunjukan bahwa terdapat 22 komoditas buah-buahan basis dan 3 komoditas buah-buahan non basis di 10 Kecamatan . Pada kendala pengembangan komoditas basis buah-buahan di Kabupaten Bulungan, analisis AHP menunjukkan pemerintah harus memfokuskan pada kendala substansi dengan tujuan kriteria yang perlu diperhatikan adalah kriteria sumber daya manusia yang belum memadai. Pada strategi pengembangan komoditas basis buah-buahan di Kabupaten Bulungan, analisis AHP menunjukkan pemerintah harus memfokuskan pada peningkatan sumber daya manusia dan teknologi dan kriteria tujuan yang perlu diperhatikan adalah kriteria pelatihan budidaya.

DIVERSIFIKASI DAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN RUMPUT LAUT DI UMKM AR-RAIHAN, KOTA TARAKAN

SITI NUR ATIKA
2021 · Book · Open Access

UMKM Ar-Raihan, Kota Tarakan ini memiliki peluang yang menjanjikan untuk terus dikembangkan mengingat produk yang dihasilkan adalah inovasi baru terutama dalam menunjang produk olahan baru dari rumput laut dalam meningkatkan keuntungan dan nilai tambah bagi pelaku usaha Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait diversifikasi dan nilai tambah produk olahan rumput laut di UMKM Ar-Raihan pertama, Untuk mengetahui diversifikasi produk olahan rumput laut yang paling diminati di UMKM Ar-Raihan.Kedua, untuk mengetahui nilai tambah yang diperoleh dari produk chips nori dan brownis rumput laut. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pemilik yang mengelola UMKM Ar-Raihan adapun analisis data yang digunakan analisis Analisis Deskriptif , Analisis Total Biaya, Analisis Penerimaan, Penyusutan, dan Metode Hayami. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : pertama , UMKM Ar-Raihan melakukan kegiatan diversifikasi produk dengan berbahan dasar rumput laut dimana produk yang sudah dibuat di UMKM Ar-Raihan diantaranya Dodol, Brownies, Pilus, Coklat jelly, Pangsit, Agar-Agar, Chips Nori, Nugget. Dari beberapa macam produk olahan diversifikasi rumput laut di UMKM Ar-Raihan, produk olahan chips nori dan brownis rumput laut merupakan produk dengan peminat konsumen yang tinggi dan masih sering di produksi oleh UMKM Ar-Raihan Kedua: Nilai Tambah yang diperoleh UMKM Ar-Raihan dalam kegiatan produksi chips nori yaitu sebesar Rp. 1.563.323 dan rasio nilai tambah sebesar 86,85% yang tergolong dalam rasio tinggi. Kemudian nilai tambah brownis rumput laut sebesar Rp. 1.619.816 dan rasio nilai tambah sebesar 91,11% yang tergolong dalam rasio tinggi.

Analisis Break Event Point (BEP) dan Bauran Pemasaran Usaha Kopi Sangrai (Studi Kasus pada Meranti Roastery Kota Tarakan)

INDAH PUTRI NINGSIH
2021 · Book · Open Access

Usaha kopi sangrai saat ini banyak dijumpai, namun pemilik usaha seringkali tidak mengetahui jumlah penjualan minimum yang harus dipertahankan dan jumlah penjualan yang harus dicapai agar tidak mengalami kerugian. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait analisis break event point (BEP) dan bauran pemasaran kopi sangrai (studi kasus pada Meranti Roastery Kota Tarakan). Pertama, untuk menganalisis break event point (BEP) pada usaha kopi Meranti Roastery. Kedua, Mengetahui bauran pemasaran yang dilakukan oleh Meranti Roastery ditinjau dari segi produk, harga, tempat, promosi, orang, tampilan fisik, dan proses. Penentuan sampel dalam penelitian ini Sampling Jenuh dengan jumlah sampel yang diambil adalah 9 responden. Analisis datanya, yaitu analisis BEP dan Bauran pemasaran. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, Pertama, BEP harga kopi robusta Rp.66.196, kopi arabika gayo Rp.37.971, kopi arabika toraja sapan Rp.40.684, kopi arabika bali kintamani Rp.34.434, dan arabika solok Rp.37.871. BEP produksi kopi robusta 3 bungkus, kopi arabika gayo 6, kopi arabika toraja sapan 6, kopi bali kintamani 5, dan kopi arabika solok 6. BEP penerimaan kopi robusta Rp.429.027, kopi arabika gayo Rp.459.135, kopi arabika toraja sapan Rp.484.642, kopi arabika bali kintamani Rp.429.027, dan kopi arabika solok Rp.459.135, sehingga Meranti Roastery telah melampaui BEP. Kedua, bauran pemasaran yang dilakukan Meranti roastery dari kemasan terdapat logo dan warna yang menarik. Harga produk lebih murah dari produk serupa. Distribusi yang telah dijalankan menjangkau Se-Kaltara dan Berau. Lokasi Meranti Roastery terjangkau. Promosi yang dilakukan hanya 2 minggu sekali melalui media sosial dan mendatangi langsung ke usaha kedai. Media Sosial yang aktif digunakan adalah Instagram dan Whattsapp. Kebersihan karyawan sangat terjaga dari rambut hingga pakaian, sikap dan pelayanan karyawan selalu sigap dalam melayani pembeli. Kebersihan ruangan terbebas dari bau dan sampah, Proses produksi kopi menggunakan SOP, proses pembayarannya melalui cash atau transfer.

ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK IKAN KERING TIPIS DIKELURAHAN JUATA LAUT KECAMATAN TARAKAN UTARA KOTA TARAKAN (Studi Kasus : Usaha Ikan Kering Tipis Bapak Suryanto)

DEWI FITRI DSS
2021 · Book · Open Access

Nilai tambah (Value added) adalah pertambahan nilai suatu komoditas karena mengalami proses pengolahan, pengangkutan ataupun penyimpanan dalam suatu produksi. Sektor industri khususnya pada industri pengolahan saat ini merupakan sektor yang cukup berkontribusi dalam perekonomian. Kelurahan Juata Laut merupakan salah satu daerah di Kota Tarakan yang sebagian masyarakatnya bergerak di sektor industri ikan kering tipis, terutama pada daerah pesisir. Hal yang mendorong terjadinya pengelompokan industri ikan kering tipis di daerah tersebut yaitu letak geografis yang dekat dengan wilayah laut, dimana wilayah laut pada daerah Juata Laut tersebut banyak ditemukan bahan baku ikan kering tipis yang disebut dengan ikan Nomei (Harpodon nehereus) dan ikan nomei tersebut memiliki nilai yang rendah dan jarang dikonsumsi dalam kondisi ikan segar. Tujuan penelitian ini : 1) Untuk mengetahui biaya produksi pada usaha ikan kering tipis bapak Suryanto. 2) Untuk mengetahui besar keuntungan dan nilai tambah pada usaha produk ikan kering tipis bapak Suryanto. Pengambilan sample pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dimana sampel diambil berdasarkan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya memproduksi hasil laut yaitu ikan nomei menjadi ikan kering tipis khas Kota Tarakan. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan menggunakan Metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan oleh usaha ikan kering tipis bapak Suryanto yaitu sebesar 5.329.889 per produksi. Nilai tambah yang diperoleh dari usaha ikan kering tipis bapak Suryanto memberikan nilai tambah sebesar Rp. 9.827/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 63%. Dan keuntungan yang diperoleh dari pengolahan ikan kering tipis ini adalah Rp. 7.072/kg dengan tingkat keuntungan sebesar 45%.

ANALISIS USAHATANI DAN EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG MANIS ( Zea mays L. Saccharata Sturt ) DI KELURAHAN JUATA LAUT, KECAMATAN TARAKAN UTARA, KOTA TARAKAN

NOOR AFRIANI
2021 · Book · Open Access

Jagung manis adalah salah satu komoditas yang di budidayakan di Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui budidaya tanaman jagung, (2) Untuk mengetahui besar pendapatan yang diperoleh oleh petani jagung, (3) Untuk mengetahui kelayakan usahatani jagung, (4) Untuk mengetahui tingkat efisiensi pemasaran jagung. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif analisis pendapatan, dan analisis efesiensi pemasaran yang melibatkan margin pemasaran dan Farmer’s Share. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan usahatani jagung manis sebesar Rp. 895.232,63 per satu kali musim tanam. Kelayakan usahatani jagung manis menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 1,6 yang berarti usahatani jagung manis layak untuk diusahakan. Ada dua pola saluran pemasaran didaerah penelitian yaitu petani - pedagang pasar dan petani - pengepul - pedagang pasar. Dari kedua saluran pemasaran tersebut saluran pemasaran pertama lebih efisien dibandingkan dengan saluran pemasaran kedua.

Asuhan Keperawatan Pada Tn. B Dengan Masalah Utama Isolasi Diri: Menarik Diri Di Ruang Teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan

MUHAMMAD NAUFAL AQIL
2021 · Book · Open Access

ABSTRAK Skizofrenia merupakan suatu gangguan jiwa yang ditandai adanya penyimpangan dasar dan adanya perbedaan dari pikiran, disertai dengan adanya ekspresi emosi yang tidak wajar. Isolasi sosial suatu keadaan kesepian yang dirasakan seseorang karena orang lain menyatakan negatif dan mengancam. Berdasarkan data Rekam Medik Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan pada tahun 2018 sebanyak 32 jiwa penderita isolasi sosial yang dirawat di ruang teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan. Tujuan umum penulisan laporan tugas akhir ini adalah mendapatkan gambaran dan pengalamannya tatentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn. B masalah utama isolasi sosial: menarik diri di ruang teratai Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pada metode ini, menggunakan pengumpulan data sebagai berikut: wawancara, observasi, studi kepustakaan, studi dokumentasi, hasil: terdapat satu kesenjangan pada Tn.B yaitu yang ada pada teori namun tidak ada pada kasus yaitu: harga diri rendah dan diagnosa yang tidak ada diteori tapi ada pada kasus tidak ditemukan kesenjangan. Saran: meningkatkan komunikasi yang terapeutik dengan petugas medis, keluarga maupunTn.B

Studi morfometrik meristik lobster hasil tangkapan jaringan insang (Gillnet) di perairan beringin kota Tarakan

RINAWATI
2021 · Book · Open Access

ABSTRAK Lobster mempunyai nilai ekonomis yang tinggi sesuai dengan jenis dan ukuran. Lobster Pakistan (Panulirus polyphagus) hasil tangkapan jaring insang (gillnet) di perairan Tarakan memiliki harga Rp.600.000/kg dan lobster Mutiara (Panulirus ornatus) dengan kisaran harga Rp.800.000/kg. Tingginya nilai ekonomis lobster mempengaruhi pola pemanfaatan yang cenderung eksploitatif. Pola pemanfaatan lestari sumberdaya lobster memerlukan kebijakan yang berbasis data/informasi secara ilmiah, termasuk data morfometrik-meristik lobster. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakter morfometrik-meristik lobster hasil tangkapan jaring insang (gillnet) di perairan Tarakan, yang dilakukan pada April hingga Mei 2021. Metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampel dengan metode purposive sampling serta analisis data menggunakan analisis karakter dan rasio ukuran morfometrik-meristik. Panulirus polyphagus terbesar 32 cm, memiliki warna hijau kecoklatan, spina lebih sedikit, 10 kaki jalan, dan memilik 8 pleopod. Panulirus ornatus terbesar 28 cm, memiliki warna tubuh biru, spina lebih banyak, 10 kaki jalan dan memiliki 8 pleopod. Hasil analisa regresi Panjang Total (PT) dengan Panjang Abdomen (PAb) dan Panjang Karapas (PK), diketahui nilai signifikan F pada Panulirus polyphagus lebih kecil dari 0.05 dan pada Panulirus ornatus nilai signifikasi F juga lebih kecil dari 0.05. Hal ini bermakna bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keterkaitan ukuran panjang total dengan ukuran panjang karapas / abdomen. Kata Kunci: Morfometrik-Meristik, Lobster Pakistan, Lobster Mutiara, Jaring Insang, Perairan Tarakan.

Ektrak daun Pepaya (carica papaya) sebagai anti bakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri vibrio harveyi secara invitro

MUSLIADI
2021 · Book · Open Access

Salah satu golongan yang menyerang udang windu (Penaeus monodon) adalah Vibrio harveyi dan merupakan patogen yang dapat menginfeksi larva udang. Larva yang terserang V. harveyi terlihat bercahaya pada kondisi gelap seperti kunang-kunang, sehingga disebut penyakit kunang – kunang atau luminescent vibriosis, untuk menanggulangi vibriosis pada udang yakni penggunaan bahan yang ramah lingkungan (natural product) yang mudah di dapat sehingga tidak menimbulkan resistensi. Salah satu bahan alami yang berpotensi sebagai antibakteri adalah daun pepaya (Carica papaya). Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh dari daun pepaya (Carica papaya), mengenai daya hambat pertumbuhan bakteri V. harveyi berdasarkan zona hambat yang terbentuk. Metode jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris in vitro. Metode pengujian antibakteri yang digunakan adalah metode difusi dengan menggunakan cakram disk. Penelitian menggunakan 6 kelompok perlakuan yang terdiri dari antibiotik tetracilin sebagai kontrol positif, aquades sebagai kontrol negatif, dan ekstrak etanol 10 mg, 20 mg, 30 mg dan 40 mg, dengan tiga kali ulangan. Ekstraksi dilakukan dengan cara meserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hal yang diamati dari penelitian ini adalah diameter zona hambat yang terbentuk di sekitar disk setelah inkubasi 24 jam.

ANALISIS BAURAN PEMASARAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA MINUMAN BERBAHAN DASAR KOPI YANG DISAJIKAN CAFE HOWZIT ROOFTOP LOUNGES KOTA TARAKAN

MUHAMAD RIZSKI JAUHARI
2021 · Book · Open Access

Saat ini kedai-kedai kopi kekinian dapat dengan mudah ditemukan di berbagai kota di Indonesia terkhusus di Kota Tarakan sendiri kedai kopi dapat dengan mudah di temukan. Hadirnya kedai-kedai minuman kopi tersebut menjadikan tingginya tingkat persaingan dalam usaha penjualan minuman berbahan dasar kopi. Berdaraskan hal tersebut peneliti tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang bauran pemasaran dan pengaruh dari bauraan pemasaran terhadap kepuasan pelanggan yang di lakukan Cafe Howzit untuk menarik pelanggan dan tetap mendapat keuntungan dari usahanya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui seperti apa bauran pemasaran minuman kopi yang dilakukan oleh Cafe Howzit, mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan pelanggan pada minuman berbahan dasar kopi yang disajikan Cafe Howzit. Metode penentuan sampel penelitian menggunakan Purposive sampling dengan jumlah responden 50 orang. Jenis data pada penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan sumber data primer yaitu data kuesioner dan data sekunder yaitu data hasil penjualan kopi Cafe Howzit Rooftop. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, studi pustaka serta dokumentasi. Analisis data yang di gunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linier berganda dengan uji r, uji f dan uji t. Hasil dari penelitian ini adalah bauran pemasaran kopi yang dilakukan Cafe Howzit mulai dari tempat yang nyaman dan mudah dijangkau, harga yang diberikan cukup terjangkau, produk minuman kopi yang disajikan sesuai dengan yang ada di menu dan berkualitas lalu promosi dilakukan dengan menggunakan media sosial dan promosi langsung dari waiters. Hasil analisis regresi linier berganda didapatkan hasil variabel harga dan produk memiliki nilai signifikan menggunakan uji f dan uji t. Hasil uji f menghasilkan bahwa variabel X (bauran pemasaran) berpengaruh terhadap variabel Y (kepuasan pelanggan). Hasil uji t, variabel yang berpengaruh signifikan adalah variabel harga dan variabel produk.

KAJIAN PEMBERIAN PESTISIDA NABATI KIRINYUH (Chromolaena odorata L.) PADA TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) DALAM BUDIDAYA HIDROPONIK.

TARMINDA
2021 · Book · Open Access

Budidaya tanaman hidroponik tidak terlepas dari serangan hama dan sering menyebabkan kerugian pada hasil budidaya. Penggunaan pestisida sintetik yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi hama dan pencemaran lingkungan sehingga perlu adanya upaya kajian pemanfaatan bahan sebagai pestisida nabati yang ramah terhadap lingkungan dan memiliki efektivitas sama seperti pestisida sintetik, salah satunya adalah tumbuhan kirinyuh (Chromolaena odorata L.). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian pestisida nabati kirinyuh terhadap intensitas kerusakan daun tanaman pakcoy dan mengetahui hasil tanaman pakcoy dalam budidaya hidroponik. Penelitian dilaksanakan pada lahan yang berada di Juata Laut, Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor dan analisis ragam taraf 5%. Parameter dalam penelitian ini diantaranya adalah mengamati tingkat kerusakan daun tanaman dan mengukur berat basah tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pestisida nabati ekstrak kirinyuh memberikan pengaruh tidak nyata terhadap parameter kerusakan tanaman dan berat basah tanaman. Namun memiliki nilai rata-rata kerusakan yang relatif lebih kecil dibandingkan tanpa perlakuan. Selain itu, perlakuan P2 pemberian pestisida nabati ekstrak kirinyuh terhadap parameter kerusakan tanaman sebanyak (30 g) menghasilkan nilai rata-rata yang sama dengan penggunaan bahan pestisida sintetik dengan nilai kerusakan sebesar (33.33%). Hydroponic cultivation is inseparable from pest attacks and often causes losses in cultivation yields. Excessive use of synthetic pesticides can cause pest resistance and environmental pollution, so it is necessary to study the use of materials as vegetable pesticides that are friendly to the environment and have the same effectiveness as synthetic pesticides, one of which is kirinyuh (Chromolaena odorata L.). The purpose of this study was to determine the effect of the application of kirinyuh vegetable pesticides on the intensity of leaf damage of pakcoy plants and to determine the yield of pakcoy plants in hydroponic cultivation. The research was carried out on land located in Juata Laut, North Tarakan, Tarakan City, North Kalimantan. The research design used a Randomized Block Design (RAK) with one factor and 5% level analysis of variance. Parameters in this study include observing the level of damage to plant leaves and measuring the wet weight of the plant. The results showed that the botanical pesticide treatment of kirinyuh extract had no significant effect on the parameters of plant damage and plant wet weight. However, it has an average damage value which is relatively smaller than without treatment. In addition, the P2 treatment with the use of vegetable pesticides of kirinyuh extract on plant damage parameters as much as (30 g) resulted in the same average value as the use of synthetic pesticides with a damage value of (33.33%).

Asuhan Keperawatan Padan Tn. M dengan Masalah Utama Isolasi Sosial: Menarik Diri di Puskesmas Sebengkok Daerah Tarakan

APRILIA CHRISTIANI DEWI
2021 · Book · Open Access

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antar pribadi normal. Isolasi sosial merupakan keadaan dimana individu mengalami penurunan atau bahkan sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan orang lain disekitarnya. Metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Hasil pengkajian pada Tn. M di dapatkan 3 masalah keperawatan yang diangkat menjadi diagnosa keperawatan yaitu: Isolasi Sosial: Menarik Diri, Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Penglihatan, Defisit Perawatan Diri: Mandi. Intervensi pada diagnosa isolasi sosial: menarik diri ada beberapa yang terlaksana, diagnosa kedua gangguan persepsi sensorik: halusinasi penglihatan ada beberapa yang terlaksana, diagnosa ketiga defisit perawatan diri ada beberapa diagnosa yang terlaksana. Faktor penghambat intervensi tidak terlaksana yaitu keluarga klien tidak mendukung sehingga waktu bertemu klien hanya pada malam hari, faktor pendukung intervensi terlaksana klien sangat kooperatif. Kesimpulan: penulis tidak menemukan kesenjangan antara teori dan kasus. Saran: perlu adanya kerjasama yang baik antar mahasiswa dank lien serta keluarga untuk melibatkan dan membantu proses penyembuhan klien serta memberikan dukungan.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.D DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI PUSKESMAS SEBENGKOK TARAKAN

MUHAMAD NUR
2021 · Book · Open Access

Kesehatan jiwa adalah kondisi dimana seorang individ dapat berkembang secarafisik,mental,spiritual, dan sosial sehigga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri. Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa di mana klien mengalami perubahan sensori persepsi, merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaaan atau penghiduan. Tujuan umum pada penulisan laporan tugas akhir ini adalah mendapatan gambaran dan pengalama nnyata tentang penerapan asuhan keperawatan kepada klien Tn.D dengan masalah utama Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Puskesmas Sebengkok Tarakan. Metode penulisan ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Pada metode ini, menggunakan pengumpulan data sebagai berikut: wawancara, observasi, studi kepustakaan, studi dokumentasi. Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menemukan kesenjangan diagnosa keperawatan pada Tn.D yaitu ada pada teori namun tidak ada pada kasus yaitu: Isolas isosial: menarik diri, Harga diri rendah dan diagnosa ada pada kasus namun tidak ada pada teori yaitu: Resiko perilaku kekerasan dan penulis melakukan intervensi yang tidak teratasi yaitu pada diagnosa: gangguan persepsi sensori: Halusinasi pendengaran dan Defisit perawatan diri. Proses pemecahan masalah pada kasus Tn.D yaitu melaksanakan 3 strategi pelaksanaan untuk masing-masing diagnosa keperawatan.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.S DENGAN DIAGNOSIS MEDIS NON HEMORAGIK STROKE DIRUANG DAHLIA B RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TARAKAN

EDO SAPUTRA
2021 · Book · Open Access

Stroke non hemoragik adalah stroke yang disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah diotak oleh thrombosis maupun emboli sehingga suplai glukosa dan oksigen ke otak berkurang dan terjadi kematian sel atau jaringan otak yang disuplai.tujuan penulisan ini untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Ny.S, dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus, pengumpulan data, me;iputi observasi, wawancara, pemeriksaan head toe toe, dokumentasi, kepustakaan subjek adalah klien terdapat 5 diagnosis keperawatan yaitu : gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskuler, defisit perawatan diri berhubungan dengan gangguan musculoskeletal, risiko aspirasi dibuktikan dengan penurunan tingkat kesadaran, risiko jatuh dibuktikan dengan kekuatan otot menurun, defisit pengatahuan dibuktikan dengan menyakan masalah yang dihadapi dan penulis melakukan intervensi, terdapat 3 diagnosis teratasi dan 2 diagnosis yang belum teratasi.kesimpulan: penulis menemukan kesenjangan diagnosis keperawatan pada Ny.S yang ada pada teori namun tidak terdapat pada kasus yaitu: gangguan mobilitas fisik, deifisit pengatahuan dan defisit perawatan diri. Dan diagnosis yang tidak terdapat pada teori namun ada di kasus yaitu: resiko aspirasi, dan resiko jatuh.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. H DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUANG PERAWATAN ANGSANA RUMAH SAKIT UMUM KOTA TARAKAN

DIAH INDRIANA
2021 · Book · Open Access

Diabetes Melitus atau sering disebut dengan kencing manis adalah suatu penyakit kronik yang terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin (resistensi insulin). Indonesia menempati peringkat 7 sebagai negara dengan penyandang DM terbanyak di dunia, dan diperkirakan akan naik peringkat 6 pada tahun 2040. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan mendapatkan pengalaman nyata tentang penerapan dan pelaksanaan asuhan keperawatan pada Ny. H dengan Diabetes Melitus Tipe II. Metode Penulisan Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode ilmiah dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil pengkajian dari Ny. H terdapat 5 masalah keperawatan yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah, gangguan mobilitas fisik, gangguan integritas jaringan, gangguan pola tidur dan defisit nutrisi. Kesimpulan penulis menemukan kesenjangan yang ada pada teori tetapi tidak ada pada kasus mulai dari pengkajian dan diagnosis keperawatan. Evaluasi hasil yang didapatkan terdapat empat diagnosis yang teratasi.