Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

6.831 item publik

Publikasi

Halaman 26 dari 342

Analisis Sistem Pengendalian Internal Atas Persediaan Barang Dagang Berbasis COSO (Studi Kasus My Shop Kota Tarakan)

KATARINA LEONARDA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem pengendalian internal persediaan barang dagang pada My Shop Kota Tarakan berdasarkan kerangka COSO (2013). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal yang diterapkan belum efektif, ditinjau dari lima komponen COSO yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Kelemahan utama terletak pada tidak adanya sistem pencatatan persediaan, belum dilaksanakannya penilaian risiko secara formal, serta lemahnya aktivitas pemantauan. Oleh karena itu, penelitian ini menghasilkan perancangan sistem pencatatan persediaan sebagai upaya perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal.

ANALISIS PERAN AUDIT INTERNAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN UMUM DAERAH ANEKA USAHA TARAKAN

SISPANG JANGIN
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit internal dalam mendukung kinerja karyawan pada Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha Kota Tarakan, yang dilatarbelakangi oleh minimnya kajian terkait kontribusi audit internal terhadap kinerja karyawan pada sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan dari pihak manajemen dan staf terkait. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal berperan strategis dalam meningkatkan disiplin kerja, kepatuhan terhadap prosedur, dan akuntabilitas, sehingga aktivitas operasional menjadi lebih terarah dan sesuai standar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengelolaan data, sistem pengarsipan yang belum optimal, serta dinamika sumber daya manusia. Audit internal juga dinilai cukup efektif dalam membentuk budaya kerja yang tertib dan patuh terhadap aturan, meskipun belum sepenuhnya mampu meningkatkan motivasi individu karyawan. Dengan demikian, audit internal memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kinerja karyawan melalui penguatan sistem kerja, peningkatan pengawasan, dan perbaikan tata kelola organisasi, serta diharapkan dapat menjadi kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit internal pada sektor BUMD.

MANAJEMEN LABA DAN TATA KELOLA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN BUMN DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE (2020 – 2024 )

WINDA GIANTI SILABAN
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh manajemen laba dan tata kelola perusahaan terhadap nilai perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024, sedangkan sampel penelitian terdiri dari 14 perusahaan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dengan total 70 observasi. Manajemen laba diukur menggunakan Modified Jones Model, tata kelola perusahaan diukur menggunakan skor Good Corporate Governance (GCG), dan nilai perusahaan diukur dengan Tobin’s Q. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan tata kelola perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.

Analisis Pengaruh Good Corporate governance terhadap Kinerja Keuangan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Makanan dan Minuman di BEI)

GITA SABRINA AMALIA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode penelitian yang digunakan adalah 2018–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI, dengan sampel sebanyak 15 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 105 observasi. Variabel GCG diukur menggunakan indikator jumlah direksi dan komisaris independen, kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Tobin’s Q, sedangkan ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG berpengaruh negative signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan serta tidak mampu memoderasi hubungan antara GCG dan kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai peran GCG dan ukuran perusahaan dalam konteks industri makanan dan minuman di Indonesia, serta menegaskan bahwa kualitas implementasi tata kelola perusahaan lebih menentukan kinerja keuangan dibandingkan skala perusahaan.

PENGARUH REMUNERASI BERBASIS KINERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MEDIASI MOTIVASI KERJA PADA RSUD KABUPATEN MALINAU

ASRIANSYAH
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh remunerasi berbasis kinerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada RSUD Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai RSUD Kabupaten Malinau sebagai responden penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi berbasis kinerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai. Disiplin kerja dan motivasi kerja juga berpengaruh terhadap kinerja pegawai, sedangkan remunerasi berbasis kinerja tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja pegawai. Namun demikian, motivasi kerja mampu memediasi pengaruh remunerasi berbasis kinerja terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja juga memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki peran penting dalam menjembatani hubungan antara kebijakan organisasi dan peningkatan kinerja pegawai. Oleh karena itu, pengelolaan sistem remunerasi dan penerapan disiplin kerja yang baik perlu diiringi dengan upaya peningkatan motivasi kerja pegawai guna mendukung peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Malinau.

PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN TERHADAP KINERJA DIMEDIASI MANAJEMEN TALENTA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI INSTANSI PEMERINTAHAN KABUPATEN MALINAU

ROMELDA BUSAK
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian survei yang bertujuan mengembangkan model manajemen talenta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Malinau yang efektif dan efisien. Penelitian ini didasarkan pada kerangka Human Capital Theory (Gary Becker, 1964) dan Resource-Based View (Jay Barney, 1991) sebagai landasan teoritis dalam menganalisis peran strategis pelatihan, pengembangan, dan manajemen talenta terhadap kinerja pegawai. Sebanyak 60 responden berpartisipasi dalam penelitian ini, dengan teknik purposive sampling yang menyasar PNS yang telah mengikuti atau memiliki pemahaman tentang program pelatihan dan pengembangan di instansi pemerintahan Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form, dan dianalisis dengan pendekatan PLS-SEM menggunakan aplikasi PLS-SEM 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pengembangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil. Selain itu, pelatihan dan pengembangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen talenta, serta manajemen talenta terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PNS. Lebih lanjut, hasil pengujian menunjukkan bahwa manajemen talenta mampu memediasi pengaruh pelatihan dan pengembangan terhadap kinerja PNS secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja PNS tidak hanya dipengaruhi secara langsung oleh pelatihan dan pengembangan, tetapi juga diperkuat melalui peran manajemen talenta sebagai mekanisme mediasi yang efektif dalam meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan instansi pemerintahan Kabupaten Malinau. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi instansi pemerintah untuk mengevaluasi dan meningkatkan program pelatihan, pengembangan, dan manajemen talenta agar berdampak nyata pada kinerja pegawai.

ENGARUH HEDONIC SHOPPING DAN SHOPPING LIFESTYLE DIMODERASI OLEH MEDIA SOSIAL TERHADAP IMPULSE BUYING DI SHOPEE (Studi Pada Masyarakat Pengguna Shopee di Kota Malinau)

DESSY PUSPITASARI SINAGA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Hedonic Shopping dan Shopping Lifestyle yang dimoderasi oleh Media Sosial terhadap Impulse Buying pada pengguna Shopee di Kota Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 200 responden dan dianalisis menggunakan PLS SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hedonic Shopping tidak berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying. Sebaliknya, Media Sosial dan Shopping Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying, dengan Shopping Lifestyle sebagai faktor paling dominan. Interaksi Media Sosial dengan Hedonic Shopping maupun Shopping Lifestyle tidak terbukti signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya hidup berbelanja dan paparan media sosial lebih berperan dalam mendorong pembelian impulsif di bandingkan motivasi hedonis.

PENGARUH IKLAN DI MEDIA SOSIAL TERHADAP NIAT BELI: PERAN MEDIASI KETERLIBATAN KONSUMEN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP MEREK PADA UMKM DI KABUPATEN MALINAU

KADARISMAN
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh iklan melalui media sosial terhadap niat beli konsumen dengan keterlibatan konsumen dan kepercayaan merek sebagai variabel mediasi pada UMKM di Kabupaten Malinau. Perkembangan media sosial telah membawa perubahan dalam strategi pemasaran UMKM, di mana iklan digital kini menjadi sarana utama dalam menjangkau pasar. Namun, efektivitas iklan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering iklan tersebut dilihat, melainkan juga dipengaruhi oleh proses psikologis yang muncul, seperti keterlibatan konsumen serta tingkat kepercayaan terhadap merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada konsumen yang pernah melihat atau berinteraksi dengan iklan UMKM di media sosial. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan di media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Selain itu, iklan juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap keterlibatan konsumen dan kepercayaan merek. Kepercayaan merek berpengaruh signifikan terhadap niat beli serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara iklan dan niat beli. Sebaliknya, keterlibatan konsumen tidak terbukti menjadi mediator yang kuat dalam hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks UMKM di Kabupaten Malinau, pembentukan kepercayaan terhadap merek merupakan faktor penting dalam meningkatkan niat beli melalui strategi iklan di media sosial.

PENGARUH TANDA TANGAN ELEKTRONIK (TTE) DAN KOMITMEN TERHADAP KINERJA DIMEDIASI MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MALINAU

YULIUS ASEP
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan Komitmen Pegawai terhadap Kinerja Pegawai yang dimediasi oleh Motivasi Kerja pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malinau. Penelitian ini didasarkan pada Teori Hierarki Kebutuhan Maslow (1943) dan Teori Komitmen Organisasional Meyer dan Allen (1991) sebagai landasan teoretis dalam menjelaskan peran motivasi kerja dan komitmen pegawai terhadap pencapaian kinerja di sektor publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden penelitian berjumlah 60 pegawai yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pegawai yang telah menggunakan atau memahami penerapan TTE dalam proses pelayanan administrasi kependudukan. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi PLS SEM 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TTE dan Komitmen Pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dan Motivasi Kerja. Selain itu, Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Hasil pengujian juga membuktikan bahwa Motivasi Kerja memediasi secara signifikan hubungan antara TTE dan Kinerja Pegawai, serta antara Komitmen Pegawai dan Kinerja Pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan teknologi digital yang didukung oleh komitmen pegawai dan motivasi kerja yang tinggi mampu meningkatkan kinerja pegawai secara optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan Teori Hierarki Kebutuhan Maslow dan Teori Komitmen Organisasional, serta memberikan implikasi praktis bagi instansi pemerintah dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui digitalisasi dan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif.

PENGARUH KOMPENSASI DAN PENGHARGAAN TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH DESA DENGAN MEDIASI MOTIVASI KERJA DI KECAMATAN MALINAU UTARA.

APRENUS
2026 · Book · Open Access

Kinerja merupakan hasil kerja baik kuantitas maupun kualitas yang dicapai oleh individu dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya dengan melihat kualitas dan kuantitas hasil kerja, ketepatan waktu, kepatuhan terhadap prosedur serta kerja sama tim. Tentu saja dalam prosesnya kinerja para aparatur Desa dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, Seperti pemberian kompensasi, penghargaan maupun motivasi dari setiap individu. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menggetahui bagaimana pengaruh kompensasi dan penghargaan terhadap kinerja aparatur pemerintah desa dengan mediasi motivasi kerja di kecamatan malinau utara. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan pada seluruh Aparatur Pemerintahan Desa yang ada di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau yang terdiri dari 12 Desa. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 96 aparatur pemerintah desa. Teknik sampling yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan sampling jenuh (census sampling) dimana, seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang terdiri dari 55 butir instrumen pertanyaan yang mencakup variabel Kompensasi (X1), Penghargaan (X2), Motivasi Kerja (Z), dan Kinerja Aparatur (Y). Analisis ini meliputi uji Outer Model, uji Inner Model, serta Hipotesis. Sedangkan pengolahan datanya menggunakan Smarpls. Berdasarkan hasil analisis PLS Algorithm, diperoleh nilai R-Square pada Variabel Kinerja Aparatur (Y) sebesar 0,782 hal ini menunjukan bahwa variabel Kompensasi (X1) dan Penghargaan (X2) dan Motivasi kerja sebagai variabel mediasi secara simultan berkontribusi positif atau berpengaruh positif terhadap kinerja aparatur pemerintah desa di Kecamatan Malinau Utara dengan nilai pengaruh sebesar 78,2%, Sedangkan sisanya 21,8% dipengaruhi oleh variabel lain diluar dari variabel yang di bahas dalam penelitian ini., sehingga semakin baik dan proporsional pemberian kompensasi, penghargaan dan motivasi kerja maka akan meningkatkan kinerja aparatur desa di Kecamatan Malinau Utara. Hasil ini menunjukan hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh kompensasi dan penghargaan terhadap kinerja aparatur pemerintah desa dengan mediasi motivasi kerja di kecamatan malinau utara di terima.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA TOKO ENIQ COSMETIC DI KABUPATEN MALINAU.

ULAN KUMALA SARRY
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi pada Toko Eniq Cosmetic Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Toko Eniq Cosmetic, dengan jumlah sampel sebanyak 140 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 3.2.9. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa mutu layanan dan kepercayaan memberikan dampak positif yang nyata terhadap kepuasan konsumen. Di samping itu, ketiga variabel yakni mutu layanan, kepercayaan, dan kepuasan konsumen secara konsisten berpengaruh signifikan terhadap kesetiaan pelanggan. Kepuasan konsumen terbukti berfungsi sebagai mediasi parsial antara mutu layanan dan kepercayaan dengan kesetiaan pelanggan. Nilai koefisien R Square mengindikasikan bahwa model yang dibangun mampu menjelaskan variasi kepuasan maupun kesetiaan pelanggan secara memadai. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan bahwa upaya peningkatan mutu layanan dan penguatan kepercayaan konsumen menjadi prioritas strategis dalam rangka mendorong kepuasan dan kesetiaan jangka panjang. Implikasi manajerial dari studi ini mengarahkan perusahaan untuk secara konsisten meningkatkan standar layanan, membangun fondasi kepercayaan yang kuat, serta merancang pengalaman berbelanja yang bernilai positif guna mempertahankan basis pelanggan yang setia.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA DENGAN MEDIASI DISIPLIN KERJA PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN MALINAU

MASPRI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Satpol PP Kabupaten Malinau yang berjumlah 100 orang, dan penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data yang digunakan adalah metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Pengujian hipotesis lainnya menemukan bahwa lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, serta disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi kerja. Pada uji mediasi, hasil penelitian membuktikan bahwa disiplin kerja tidak memediasi pengaruh antara lingkungan kerja terhadap prestasi kerja. Namun, disiplin kerja terbukti secara signifikan memediasi pengaruh antara motivasi kerja terhadap prestasi kerja pegawai. Secara keseluruhan, peningkatan motivasi kerja yang diiringi dengan disiplin kerja akan mendorong pencapaian prestasi kerja yang lebih optimal.

PENGARUH KONTEN PEMASARAN DIGITAL TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN: PERAN MEDIASI NILAI YANG DIRASAKAN DAN KEPUASAN KONSUMEN PADA PENGGUNA ONLINE SHOP DI KALIMANTAN UTARA

SUPIATI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konten pemasaran digital terhadap loyalitas konsumen dengan peran mediasi nilai yang dirasakan dan kepuasan konsumen pada pengguna online shop di Kalimantan Utara. Perkembangan perdagangan digital menuntut pelaku usaha untuk menyajikan konten yang informatif, relevan, dan persuasif guna membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Loyalitas tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses evaluasi nilai dan pengalaman kepuasan yang dirasakan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pengguna online shop yang aktif bertransaksi, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten pemasaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai yang dirasakan dan kepuasan konsumen. Nilai yang dirasakan berpengaruh positif terhadap kepuasan dan loyalitas, serta kepuasan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Uji mediasi menunjukkan bahwa nilai yang dirasakan dan kepuasan konsumen memediasi pengaruh konten pemasaran digital terhadap loyalitas. Temuan ini menegaskan bahwa strategi konten digital yang efektif mampu meningkatkan loyalitas melalui pembentukan persepsi nilai dan pengalaman kepuasan konsumen.

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEMUDAHAN AKSES, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP PENGGUNA APLIKASI ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) MELALUI KEPUASAN PELAKU USAHA KABUPATEN MALINAU

ABDUL MUIS
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, kemudahan akses, dan kepercayaan terhadap pengguna aplikasi Online Single Submission (OSS) melalui kepuasan pelaku usaha di Kabupaten Malinau. Implementasi OSS sebagai sistem perizinan berbasis elektronik menuntut peningkatan kualitas layanan publik yang efektif, efisien, dan transparan. Kepuasan pelaku usaha menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan transformasi digital layanan perizinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pelaku usaha yang telah menggunakan aplikasi OSS di Kabupaten Malinau. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, kemudahan akses, dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelaku usaha. Kepuasan pelaku usaha terbukti berpengaruh signifikan terhadap intensitas penggunaan aplikasi OSS. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan pelaku usaha memediasi pengaruh kualitas pelayanan, kemudahan akses, dan kepercayaan terhadap pengguna aplikasi OSS. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi OSS tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis sistem, tetapi juga oleh kualitas interaksi layanan dan tingkat kepercayaan pengguna.

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DENGAN MEDIASI KOMITMEN ORGANISASIONAL DI BAPPEDA DAN LITBANG KABUPATEN MALINAU

AGUS HENDRI SETIAWAN
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan budaya organisasi terhadap prestasi kerja pegawai dengan komitmen organisasional sebagai variabel mediasi di BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Malinau sebanyak 54 orang, dan sampel diambil menggunakan metode sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1-5. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (p=0,425); (2) budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (p=0,190); (3) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional (p=0,000); (4) budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasional (p=0,383); (5) komitmen organisasional tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (p=0,166); (6) komitmen organisasional tidak memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap prestasi kerja (p=0,190); (7) komitmen organisasional tidak memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap prestasi kerja (p=0,528). Kesimpulan: Disiplin kerja terbukti menjadi faktor kunci dalam membangun komitmen organisasional, namun baik disiplin kerja maupun budaya organisasi belum mampu secara langsung maupun tidak langsung (melalui komitmen organisasional) meningkatkan prestasi kerja pegawai secara signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa prestasi kerja di lingkungan BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Malinau lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, LINGKUNGAN KERJA DAN TUNJANGAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KOMPETENSI KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA INSPEKTORAT KABUPATEN MALINAU

NATALIANI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan tunjangan terhadap kinerja pegawai dengan kompetensi kerja sebagai variabel moderasi pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 61 pegawai, sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan tunjangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kompetensi kerja terbukti mampu memoderasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai. Namun, kompetensi kerja tidak mampu memoderasi pengaruh lingkungan kerja dan tunjangan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan transformasional sebagai faktor dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai, didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif dan sistem tunjangan yang memadai. Di sisi lain, kompetensi kerja berfungsi sebagai penguat pada hubungan tertentu, khususnya dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan.

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN MALINAU

JOSRI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi di Sekretariat DPRD Kabupaten Malinau. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai tetap sebanyak 80 orang, dengan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai serta memediasi secara parsial pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model memiliki daya jelaskan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan transformasional dan peningkatan motivasi kerja sebagai strategi dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja pegawai di lingkungan organisasi sektor publik.

PERAN BUDAYA ORGANISASI DALAM MEMPERKUAT HUBUNGAN ANTARA INTEGRITAS DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI INSPEKTORAT KABUPATEN MALINAU

RENSI JALUNG
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integritas dan kompetensi terhadap kinerja pegawai Inspektorat Kabupaten Malinau serta menguji peran budaya organisasi dalam memoderasi hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh pegawai Inspektorat yang berjumlah 60 orang menggunakan teknik sensus. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompetensi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Budaya organisasi memiliki pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap kinerja. Namun demikian, budaya organisasi tidak terbukti memoderasi pengaruh integritas maupun kompetensi terhadap kinerja pegawai. Nilai R-square sebesar 0,834 menunjukkan bahwa model penelitian memiliki daya jelaskan yang sangat kuat dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai Inspektorat lebih efektif dicapai melalui penguatan integritas individu dan peningkatan kompetensi profesional, sementara budaya organisasi berperan seba

DAMPAK HARGA PRODUK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP MINAT BELI ULANG DI SENTRA UMKM MALINAU DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

JHON ANDERSON LUMBAN TOBING
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak harga produk dan kualitas produk terhadap minat beli ulang di sentra UMKM Malinau dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada konsumen UMKM di Malinau. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dan uji mediasi untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung dari harga produk dan kualitas produk terhadap minat beli ulang melalui kepuasan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga produk dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, yang pada gilirannya meningkatkan minat beli ulang konsumen. Kepuasan pelanggan terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara harga produk dan kualitas produk dengan minat beli ulang. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pelaku UMKM di Malinau untuk meningkatkan kualitas produk dan menetapkan harga produk yang kompetitif guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.

PERAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI DALAM PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALINAU

JUSLIAS
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan “untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut.” Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau dengan melibatkan 84 responden yang terdiri dari pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Honorer. Pendekatan studi yang diterapkan ialah kuantitatif melalui metode survei, sementara analisis data dilangsungkan melalui penerapan PLS-SEM. Temuan yang ada menjabarkan gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan ialah variabel yang memiliki pengaruh paling besar pada kinerja pegawai. Selain itu, hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, meskipun dengan kontribusi mediasi yang relatif terbatas. Temuan tersebut menjabarkan peningkatan kinerja pegawai lebih efaktif dicapai melalui penguatan kepemimpinan, pembentukan budaya